Anda di halaman 1dari 25

FUN !!

SELASA, 29 OKTOBER 2013

Rangkuman Biologi Kelas X Semester 1

RESUME BIOLOGI

BAB 1
BIOLOGI SEBAGAI ILMU
 Biologi adalah ilmu tentang kehidupan. Diambil dari bahasa Yunani, bios yang berarti kehidupan dan logos yang
berarti ilmu
 Berdasarkan tingkat organisasi :
1.        Tingkat molekul              : Biologi molekuler, biokimia, dan genetika
2.        Tingkat sel                      : Sitologi
3.        Tingkat jaringan              : Histologi
4.        Tingkat organ dan sistem organ : Organologi, anatomi, dan fisiologi :
  Pulmonologi            : Paru-paru manusia
  Kardiologi                : Jantung manusia
  Endokrinologi          : Sistem endoktrin manusia
  Neurologi                : Sistem saraf manusia
5.        Tingkat individu              : Biologi perkembangan
6.        Tingkat populasi             : Biologi populasi, biogeografi, dan generika populasi
7.        Tingkat ekosistem          : Ekologi, ilmu lingkungan, toksikologi, biologi kelautan, dan limnologi
8.        Tingkat bioma                 : Bioma tropis
 Cabang biologi yang mempelajari kehidupan pada suatu kelompok organisme, diantaranya sebagai berikut : 
1.        Taksonomi      : Pengelompokkan berdasarkan persamaan dan perbedaan organisme
2.        Virologi           : Virus
3.        Mikrobiologi    : Mikroorganisme
4.        Bakteriologi    : Bakteri
5.        Mikologi          : Jamur, ragi, dan kapang
6.        Botani             : Tumbuhan. Co : 
  Pteridologi              : Paku
  Bryologi                   : Lumut
7.        Zoologi : Hewan. Co:
  Entomologi             : Serangga
  Iktiologi                   : Ikan
  Herpetologi             : Reptilia dan amfibi
  Ornitologi                : Unggas
  Mamologi               : Mamalia
 Cabang biologi berdasarkan aspek kehidupan :
1.        Biologi perkembangan   : Perkembangan individu organisme
2.        Embriologi                      : Perkembangan embrio
3.        Anatomi                          : Struktur internal organisme
4.        Fisiologi                          : Fungsi yang terjadi pada kehidupan organisme
 Cabang biologi kelompok ilmu campuran dan terapan :
1.        Biokimia : Proses kimia dalam sistem kehidupan
2.        Biofisika : Proses fisika dalam sistem kehidupan
3.        Bioteknologi : Teknologi yang memanfaatkan organisme
4.        Paleontologi : Perkembangan sejarah kehidupan berdasarkan catatan fosil
 Manfaat biologi : 
o    Bidang pertanian : Peningkatan produksi pangan
1.        Teknik penanaman yang lebih efisien
2.        Tanaman budidaya melalui rekayasa genetika, mampu menghasilkan insektisida sendiri
3.        Teknik kultur jaringan
4.        Teknik rekayasa genetika, buah-buahan tanpa biji
o    Bidang peternakan : Peningkatan produksi hewan ternak
1.        Inseminasi buatan (kawin suntik)
2.        Fertilisasi in vitro, menghasilkan embrio diluar uterus
o    Bidang kesehatan : Pencegahan diagnosa, dan penanganan terhadao berbagai penyakit dan kelainan
1.        Transplantasi organ
2.        Menciptakan vaksin-vaksin
3.        Teknik bayi tabung
4.        Antibiotik 
o    Bidang industri : 
1.        Pemanfaatan mikroorganisme dalam industri makanan
2.        Pemanfaatan beberapa jenis mikroorganisme dalam industri obat-obatan
 Metode ilmiah, tahapannya :
1.        Menemukan masalah : Pertanyaan yang timbul dari melihat masalah
2.        Mengajukan hipotesis : Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap masalah, hipotesis didasari pada pengetahuan dan hasil
penelitian terdahulu
3.        Melakukan percobaan : Untuk menguji kebenaran hipotesis. Sebelum melakukan percobaan, harus dilakukan perencanaan
percobaan yang meliputi
  Menentukan alat dan bahan
  Menentukan variabel :
1.        Variabel adalah ciri objek yang dapat diukur secara kuantitatif dan memiliki nilai yang berubah-ubah
2.        Variabel bebas merupakan faktor yang diubah 
3.        Variabel terikat adalah faktor yang berubah tergantung perubahan variabel bebas
4.        Pada percobaan biologi terdapat 2 kelompok : Kelompok yang diberi perlakuan dan kelompok kontrol (Kelompokyang tidak
diberi perlakuan)
4.        Menarik kesimpulan : Berisi hasil percobaan yang dapat mendukung atau tidak mendukung hipotesis yang dibuat sebelumnya
 Laporan ilmiah, urutannya :
1.        Perumusan masalah dan hipotesis 
2.        Tujuan
3.        Metode 
4.        Hasil
5.        Pembahasan : Harus menunjukkan apakah kasil tersebut menjawab hipotesis awal atau tidak
6.        Kesimpulan : Intisari atau hasil percobaan dan pembahasaan. Harus menjawab pertanyaan awal yang diajukan sebelum
melakukan pecobaan

BAB 2
KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
 Sistem klasifikasi : Sistem yang dapat memudahkan kita mempelajari dan mengenali makhluk hidup
 Taksonomi : Cabang ilmu biologi yang mengkaji pengelompokkan makhluk hidup
 Sistem klasifikasi makhluk hidup pertama kali dipelopori oleh Carolus Linnaeus
 Proses klasifikasi – makhluk hidup dikelompokkan berdasarkan persamaan dan perbedaan cirinya
1.        Sistem klasifikasi alami                                 : Pengelompokkan berdasarkan ciri morfologi, anatomi, dan fisiologi
2.        Sistem klasifikasi filogeni              : Pengelompokkan yang memperhatikan sejarah evolusi
3.        Sistem klasifikasi buatan               : Pengelompokkan berdasarkan ciri morfologi yang mudah dilihat
 Tingkatan takson makhluk hidup :
1.        Kingdom
2.        Filum (untuk hewan) atau divisio (untuk tumbuhan)
3.        Kelas
4.        Ordo
5.        Family
6.        Genus
7.        Spesies
 Sistem tata nama makhluk hidup :
o    Carolus Linnaeus pada tahun 1735 menciptakan sistem tata nama
o    Menggunakan bahasa Latin
o    Terdiri dari 2 bagian :
1.        Bagian pertama : Nama genus (diawali huruf besar)
2.        Bagian kedua : Nama spesies (diawali huruf kecil)
o    Kedua bagian nama tersebut dicetak miring jika diketik dengan komputer atau digarisbawahi jika ditulis dengan tangan
o    Sistem penamaan yang terdiri dari 2 bagian ini disebut tata nama ganda (binomial nomenclature)
 Manfaat klasifikasi :
1.        Mengetahui keanekaragaman hayati
2.        Mengenal berbagai jenis spesies makhluk hidup meliputi ciri makhluk hidup, hubungan kekerabatan, interaksi antar makhluk
hidup dengan lingkungannya
3.        Mengetahui ciri-ciri unggul dari berbagai spesies makhluk hidup, kita dapat memanfaatkan secara langsung antara lain untuk
bahan pangan, sandang, dan papan
 Beberapa sistem klasifikasi yang sudah dikembangkan para ilmuwan biologi :
1.        Sistem dua kingdom       : Kelompok tumbuhan dan kelompok hewan
2.        Sistem tiga kingdom      : Protista, plantae, dan animalia
3.        Sistem empat kingdom : Monera, protsta, plantae, dan animalia
4.        Sistem lima kingdom     : Monera, protista, fungi, plantae, animalia
5.        Sistem enam kingdom   : Eubacteria, Archaebacteria, protista, fungi, plantae, dan animalia
 Identifikasi atau determinasi adalah menentukan nama hewan atau tumbuhan dengan benar dan menempatkannya di
dalam sistem klasifikasi hewan dan tumbuhan. Caranya :
1.        Ingatan            : Determinasi dilakukan berdarkan pengetahuan atau ingatan kita tentang tumbuhan atau hewan yang dikenal
sebelumnya
2.        Bantuan orang lain         : Determinasi tumbuhan/hewan dapat dilakukan dengan meminta bantuan ahli-ahlu botani, zoologi, atau
siapa saja yang dapat membantu
3.        Spesimen acuan             : Identifikasi tumbuhan/hewan dilakukan dengan membandingkan secara langsung dengan spesimen
acuan yang telah diidentifikasi dan diberi etiket bertuliskan namanya
4.        Pustaka : Membandingkan/mencocokkan ciri-ciri tumbuhan.hewan yang akan diidentifikasi dengan pustaka. Dapat pula
mengguanakan kunci identifikasi atau determinasi
5.        Komputer        : Program komputer yang dapat menyimpan, mengolah, dan memberikan keterangan tentang tumbuhan/hewan
 Kunci dikotom : Kunci identifikasi dengan menelusuri jalur yang ditetapkan oleh keputusan beraturan dengan setiap
pilihannya adalah biner (karena hanya ada 2 alternatif) 

BAB 3
VIRUS
 Ciri virus :
1.        Ukuran dan bentuk
1.        25-300 nm
2.        Paling kecil virus polio. Paling besar virus TMV
3.        Bulat : Virus influenza, & HIV
4.        Oval : Virus rabies
5.        Batang : Virus TMV
6.        Polihedral : Adenovirus
7.        Huruf T : Bakteriofage
2.        Struktur dan fungsi
1.        Bukan berupa sel (aseluler), berupa partikel yang disebut virion
2.        Asam nukleat : Molekul pembawa informasi genetika. DNA saja/RNA saja
3.        Selubung protein (kapsid) : Pembungkus asam nukleat, tersusun dari subunit protein yang disebut kapsomer
4.        Memberi bentuk virus
5.        Virus kompeks : Memiliki bagian kepala dan ekor. Contoh : Bakteriofage
6.        Gabungan dari asam nukleat dan kapsid disebut nukleokapsid
 Reproduksi :
1.        Tahap pelekatan : Saat partikel virus (virion) melekat pada sel yang diinfeksi. Tempat pelekatan disebut reseptor
2.        Tahap penetrasi : Tahap materi genetik virus masuk ke dalam sitoplasma sel inang
3.        Tahap replikasi dan sintesis : Tahap terjadinya perbanyakan partikel virus di dalam sel inang. Sel inang akan dikendalikan
sehingga sel dapat membuat komponen virus
4.        Tahap pematangan : Penyusunan asam nukleat dan protein menjadi partikel virus yang utuh
5.        Tahap pelepasan : Tahap partikel virus keluar dari sel inang dengan memecahkan sel tersebut
6.        Siklus litik : Tahapnya seperti diatas, pematangan berlangsung cepat kemudian memecahkan sel tersebut hingga sel inang mati
(lisis)
7.        Siklus lisogenik : DNA/RNA virus yang disisipkan pada kromosom sel inang akan mengadakan replikasi secara terus-menerus.
Menghasilkan banyak sel anakan yang terinfeksi
 Habitat : 
1.        Bakteri
2.        Mikroorganisme
3.        Eukariot (seperti protozoa dan khamir)
4.        Tumbuhan : Masuk melalui perantara serangga (vektor)
5.        Hewan/manusia : Masuk melalui makanan, minuman, udara, darah, luka, atau gigitan
 Klasifikasi :
1.        Menggunakan sistem ICTV (International Committee on Taxonomy of Viruses)
2.        3 tingkat takson :
a.        famili diakhiri viridae,
b.        genus diakhiri virus,
c.        spesies menggunakan bahasa Inggris dan diakhiri virus 
3.        Virus bakteri : Bakteriofage/fage, mengandung DNA
4.        Virus mikroorganisme eukariotik : Mengandung RNA, contoh : Mycovirus
5.        Virus tumbuhan : Mengandung RNA, contoh : TMV
6.        Virus hewan : Mengandung RNA/DNA, contoh : Virus penyakit mulut dan kaki pada sapi
 Virus yang memberi manfaat : Bidang rekayasa genetika krn dapat digunakan untuk kloning gen (produksi DNA secara
identik). Co : Mengendalikan pertumbuhan serangga, terapi gen manusia
 Virus yang merugikan : 
1.        Virus yang menyebabkan penyakit pada manusia
  Influenza virus : Menyebabkan penyaki flu
  Human immunodeficiency virus (HIV) : Penyebab AIDS, menyerang sel-sel darah putih jenis limfosit B
  Hepatitis delta virus : Penyakit hepatitis B
  Ebola virus : Penyakit ebola
  Measles virus : Penyakit cacar
  Polio virus : Penyakit polio
  Herpes simplex virus : Penyakit herpes
  Mumps virus : Penyakit gondong
  Human papollomavirus : Penyebab kutil pada kilit
2.        Virus yang menyebabkan penyakit pada hewan
  Rous sarcoma (RSV) : Penyebab tumor pada ayam
  Bovine papillomavirus : Penyebab tumor pada sapi
  Virus penyakit mulut dan kaki pada sapi
  Virus penyakit tetelo pada ayam (Newcastle disease)
  Rabies virus : Penyebab rabies pada anjing, monyet, kucing dan manusia
3.        Virus yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan 
  Tobacco mosaic virus (TMV) : Penyakit mosaik pada tembakau
  Citrus leprosis virus (CiLV) : Penyebab penyakit pada jeruk
  Virus tungro : Penyakit pada tanaman padi
  Virus yang menyerang tanaman hias
 Pencegahan terhadap virus : Pemberian vaksin. Vaksin adalah suatu zat yang mengandung mikroorganisme patogen
yang sudah dilemahkan, memberikan kekebalan secara pasif. Contoh :
o    OPV (Oral polio vaccine) : Vaksin polio
o    Vaksin rabies
o    Vaksin hepatitis B
o    Vaksin influenza
o    Vaksin cacar
o    Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) untuk cacar, gondong dan campak

BAB 4
EUBACTERIA DAN ARCHAEBACTERIA
A.       Eubacteria 
 eu (=sejati) dan bacteria (=bakteri). Eubacteria (=bakteri sejati)
 Bakteri ditemukan pertama kali oleh Anthony Van Leeuwenhoek
 Ilmu yang mempelajari bakteri adalah bakteriologi
 Ciri sel : 
1.        Ukuran dan bentuk sel : berdiameter 0,12 mikron sampai ratusan mikron. Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya dan mikroskop
elektron. Ada 3 bentuk dasar :

  Kokus (bulat) 
  Basil (batang)
  spirila (spiral)
2.        Struktur dan fungsi sel :
  Dinding sel : berfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk bakteri. Terususn dari peptidoglikan, yaitu gabungan protein dan
polisakarida. Berdasarkan ketebalan lapisan peptidoglikan : 
1.        Bakteri gram positif : Bakteri yang memiliki dinding sel dengan lapisan peptodoglikan yang tebal, warna : ungu, co : Vibrio
cholerae
2.        Bakteri gram negatif : Bakteri yang memiliki dinding sel dengan lapisan peptidoglikan yang tipis, warna : merah muda/merah,
co : E.coli
  Membran plasma : Membarn yang menyelubungi sitoplasma. Tersusun dari lapisan fosfolipid dan protein. Bersifat selektif
permeabel dan berfungsi untuk mengatur pertukaran zat antara sel dengan lingkungannya
  Sitoplasma : Cairan sel. Mengandung ribosom, DNA, dan granula penyimpanan
  Ribosom : Organel yang berukuran sangat kecil dan merupakan tempat terjadinya sintesis protein yang dibantu oleh RNA
  DNA : Materi pembawa informasi genetik 
  Granula penyimpanan : Berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan
  Kapsul atau lapisan lendir : lapisan diluar dinding sel. Tebal=kapsul / tipis=lapisan lendir. Berfungsi membantu sel bakteri melekat
pada suatu permukaan/dengan sel bakteri lainnya, pertahanan bakteri dari sel-sel fagosit, dan melindungi sel bakteri saat
mengalami kekeringan
  Flagelum : Bulu cambuk 
1.        Satu : Monotrik
2.        Banyak flagelum di satu sisi : Lofotrik
3.        1/banyak flagelum di dua sisi : Amfitrik
4.        Tersebar di seluruh permukaan : Peritrik
  Endospora : Bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif
 Cara hidup : Berdasarkan cara memperoleh makanan
o    Bakteri heterotrof : Bakteri yang makanannya berupa senyawa organik dari organisme lain.Terbagi menjadi :
1.        Bakteri saprofit : Bakteri yang memperoleh makanan dari sisa organisme lain/produk organisme lain. Baketri pengurai
(dekomposer)
2.        Bakteri parasit : Bakteri yang memperoleh makanan dari inangnya. Jika menimbulkan penyakit pada inangnya maka akan
disebut bakteri patogen
o    Bakteri autotrof : Bakteri yang mampu membuat makanannya sendiri
 Berdasarkan Kebutuhan oksigen untuk merombak makanan agar memperoleh energi :
o    Bakteri aerob : Membutuhkan oksigen untuk memperoleh energi
o    Bakteri anaerob : Tidak membutuhkan oksigen untuk memperoleh energi. Energi diperoleh dengan fermentasi. Dibedakan menjadi

1.        Anaerob obligat : Hanya dapat hidup juka tidak ada oksigen
2.        Anaerob fakultatif : Dapat hidup jika ada oksigen maupun tidak ada oksigen
 Reproduksi :
1.        Aseksual : Pembelahan biner (setiap sel membelah menjadi 2)
2.        Seksual : 
  Transformasi : Masuknya DNA telanjang ke dalam sel bakteri dan mengubah sifat sel bakteri
  Transduksi : Pemindahan materi genetik 1 sel bakteri ke sel bakteri lainnya dengan perantara organisme lain, yaitu bakteriofage
  Konjugasi : Pemindahan materi genetik secara langsung melalui kontak sel dengan membentuk struktur seperti jembatan di antara 2
sel bakteri yang berdekatan
 Habitat : Lingkungan lembab atau agak basah dengan temperatur 25-37 derajat Celsius
 Klasifikasi eubacteria : 5 filum 
1.        Proteobacteria : bakteri ungu yang bersifat fotoautotrof/fotoheterotrof dan proteobacteria yang bersifat
kemoautotrof/kemoheterotrof
2.        Cyanobacteria :
  Memiliki klorofil
  Tidak memiliki alat gerak tapi dapat melakukan fotosintesis 
  Hidup soliter/koloni. Koloni berbentuk benang, lembaran, atau bola berongga. 
  Berbentuk benang ada 3 macam sel utama : 1. Heterokista : Sel berdinding tebal yang berguna untuk mengikat nitrogen, 2. Akinet :
Sel berdinding tebal yang berfungsi untuk pertahanan diri, 3. Baeosit : Sel-sel bulat kecil hasil reproduksi, berguna untuk
fotosintesis.
  Tidak memiliki membarn inti (prokariot)
  Mengandung pigmen klorofil, karoten, fikosianin (biru), dan fikoeritrin (merah)
  Autotrof
  Menghasilkan oksigen
  Reproduksi : Aseksual : Pembelahan biner, fragmentasi, dan pembentukan akinet (spora)
3.        Spirochetes : Berbentuk spiral dengan panjang 5-250 mikron. Merupakan bakteri gram negatif. Memiliki suatu struktur unik
yang disebut filamen aksial : Semacam serabut di sepanjang tubuh, di dalam selubung terluang tetapi di luar dinding sel,
berfungsi untuk membuat gerakan berputar
4.        Chlamydias : Hidup sebagai parasit. Memiliki 2 bentuk sel dalam siklus hidupnya, yaitu : 
  Badan dasar : Masuk ke dalam sel inang dan berkembang menjadi badan inisial
  Badan inisial : Tumbuh dan membelah diri, lalu membentuk badan dasar kembali dan dilepaskan ke sel inang yang disertai
pecahnya sel inang
5.        Bakteri gram positif : Beberapa bakteri gram positif membentuk endospora ketika lingkungan miskin akan zat makanan

B.       Archaebacteria
 Kelompok bakteri yang dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan, namun membran plasmanya mengandung
lipid
 Hidup pada lingkungan ekstrim
 Berdasarkan lingkungan ekstrimnya, Archaebacteria dibagi menjadi 3 :
1.        Bakteri metanogen : Bakteri yang menghasilkan metana dari gas hidrogen dan karbon dioksida/asam asetat. Metana disebut juga
biogas. Hidup dirawa sebagai pengurai. Co : Methanobacterium
2.        Bakteri halofil : Bakteri yang hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi. Co : Halobacterium
3.        Bakteri termoasidofil : Hidup di lingkungan ekstrim yang panas dan asam. Kondisi optimal : temperatur 60-80 derajat Celsius
dengan pH 2-4. Bakteri ini terdapat pada daerah yang mengandung asam sulfat, misalnya di kawah vulkanik.
Co : Sulfolobus dan Thermoplasma

C.        Bakteri dalam kehidupan manusia


 Bakteri yang menguntungkan : 
1.        Eubacteria : 
  Pembusukan sisa-sisa makhluk hidup. Co : E. Coli
  Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi. Co : Acetobacter : Pembuatan asam cuka, Lactobacillus bulgaricus :
Pembuatan yogurt
  Berperan dalam siklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen. Co : Rhizobium leguminosarum
  Penyubur tanah. Co : Nitrosococcus
  Penghasil antibiotik. Co : Bacillus polymixa : Polimiksin B
  Penelitian rekayasa genetika
  Pembuatan zat kimia. Co : Clostridium acetobutylicum
2.        Archaebacteria : Berperan dalam proses pembusukan sampah dan kotoran hewan sehingga menghasilkan energi alternatif
metana berupa biogas. Co : Methanobacterium
 Bakteri yang merugikan
1.        Eubacteria :
  Pembusukan makanan. Co : Clostridium botulinum
  Penyebab penyakit pada manusia. Co : Mycobacterium tuberculosis (TBC), Vibrio chloerae (kolera/muntaber), Clostridium
tetani (tetanus)
  Penyebab penyakit pada hewan. Co : Bacillus anthracis (antraks pada sapi)
  Penyebab penyakit pada tanaman budidaya. Co : Pseudomonas solanacearum 
2.        Archaebacteria : Penyebab kerusakan makanan yang diawetkan dengan garam
 Penanggulangan terhadap bakteri :
1.        Pengawetan dan pengolahan makanan
1.        Pemanisan
2.        Pengeringan
3.        Pengasapan
4.        Pengasinan
5.        Pendinginan
6.        Pasteurisasi : Pemanasan dengan suhu 63-72 derajat Celsius selama 15-30 menit. Dilakukan pada susu untuk mematikan bakteri
patogen dan mempertahankan rasa dan aroma khas susu
7.        Sterilisasi : Pemanasan dengan menggunakan udara panas/uap air panas bertekanan tinggi. Menggunakan oven dengan
temperatur 170-180 derajat Celsius. Untuk mensterilkan peralatan gelas. Alat : Autoklaf
2.        Kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan
1.        Menjaga kebersihan lingkungan
2.        Menjaga kebersihan badan
3.        Makan makanan sehat
4.        Cukup istirahat
5.        Melakukan olah raga
3.        Imunisasi
1.        Vaksin kolera : Kolera
2.        Vaksin tifus : Tifus
3.        Vaksin BCG : TBC
4.        Vaksin DPT : Difteri, tetanus, batuk

BAB 5
PROTISTA
 Ciri protista :
1.        Sel eukariotik
2.        Uniseluler/multiseluler
3.        Tidak memiliki jaringan yang sebenarnya 
 Protista yang menyerupai jamur :
1.        Merupakan jamur parasit dan predator yang menghasilkan spora. Jamur parasit merupakan jamur air pengurai uniseluler yang
hidup di perairan. Jamur predator/fagosit merupkan jamur lendir yang hidup menyerupai amoeba
2.        Kesamaan dengan jamur adalah :
  Memiliki struktur yang menghasilkan spora
  Heterotrof
  Parasit/pengurai
3.        Jamur air (Oomycota) :
  Hidup bebas dan mendapatkan nutrisi dari sisa tumbuhan di kolam, danau, dan aliran air
  Hidup di dalam jaringan yang mati pada tumbuhan
  Parasit pada organisme akuatik
  Patogen pada tanaman
  Reproduksi seksual : Penyatuan gamet jantan dan betina
  Contohnya : Saprolegnia (parasit pada hewan air), Plasmopora viticula (pada buah anggur), Phytophthora infestans (pada kentang
dan tomat)
4.        Jamur lendir (Myxomycota) :
  Menghasilkan sel-sel yang hidup bebas pada sebagian siklus hidupnya disebut amoeboid
  Predator fagosit karena menelan bakteri, hama, spora, dan berbagai komponen organik
  Co : Dictyostelium discoideum
 Protista yang menyerupai hewan :
1.        Dikenal dengan istilah Protozoa
2.        Uniseluler dan heterotrofik
3.        Eukariotik
4.        berukuran mikroskopis, 10-200 mikron
5.        Reproduksi aseksual : Pembelahan biner
6.        Reproduksi seksual : Konjugasi
7.        Inti makronukleus : Mengatur metabolisme
8.        Inti mikronukleus : Konjugasi
9.        Vakuola makanan : Cerna
10.     Vakuola kontraktil : Osmoregulator
11.     Jika lingkungan kering, akan membentuk krista
12.     Klasifikasi berdasarkan alat geraknya :
  Rhizopoda :
1.        Alat gerak : Pseodopoda (kaki semu)
2.        Ektoamoeba (bebas) :
  Foraminifera : Tanah globigerina (indikator minyak)
  Amoeba
  Radiolaria : Tanah radiolaria (bahan penggosok)
  Arcella
  Diflugia
3.        Entamoeba (parasit) :
  Ginggivalis : Gusi
  Dysentriae : Disentri
  Coli : Di kolon
4.        Tidak memiliki bentuk tetap
5.        Sitoplasmanya terdiri dari Ektoplasma dan Endoplasma
  Flagellata :
1.        Alat gerak : Flagellum (bulu cambuk)
2.        Bebas :
  Euglena : Euglenophyta
  Voluax
  Noctiluca Miliaris : Kunang laut
3.        Parasit :
  Di darah manusia :
1.        Leismania donovani : Kalazar
2.        Tryponosoma cruzi : Anemia
3.        Tryponosoma gambiue : Tidur
  Di usus manusia :
1.        Giordialamblia : Diare
  Di alat kelamin :
1.        Trichomonas vaginalis
  Di darah ternak :
1.        Trypanosoma evansi : Surrah
  Cilliata :
1.        Alat gerak : Silia (rambut getar)
2.        Balantidium coli
3.        Vorticella : Bentuk lonceng
4.        Stentor : Bentuk terompet
5.        Paramecium
6.        Suctoria
7.        Didinum
8.        Stylonichia
  Sporozoa :
1.        Tidak memiliki alat gerak
2.        Toxoplasma gondii : Tokso pada janin
3.        Plasmodium :
  Falcivarum : Tropika (1 x 24 jam)
  Vivax : Tertiana (2 x 24 jam)
  Malariae dan ovale : Guartana (3 x 24 jam)
4.        Reproduksi vegetatif : Pembelahan biner
5.        Reproduksi generatif : Pembentukan gamet dilanjutkan dengan penyatuan gamet jantan & betina
13.     Peran protozoa dalam kehidupan manusia :
  Menguntungkan :
1.        Foraminifera, cangkang, atau kerangkanya merupakan petunjuk dalam pencarian sumber daya minyak, gas alam dan mineral
2.        Radiolaria, kerangkanya jika mengendap di dasar laut menjadi tanah radiolaria
  Merugikan :
1.        Entamoeba histolytica : Diare
2.        Trypanosoma brucei : Penyakit tidur di Afrika
3.        Leishmania : Penyakit kala-azar
4.        Trichomonas vaginalis : Parasit, pada alat kelamin wanita dan saluran kelamin laki-laki
5.        Toxoplasma gondii : Toksoplasmosis
6.        Plasmodium : Penyakit malaria 
 Protista yang menyerupai tumbuhan :

1.        Ganggang uniseluler ada yang hidup soliter dan ada yang hidup berkoloni
2.        Ganggang multiseluler ada yang berbentuk benang/lembaran
3.        Struktur yang tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun disebut talus
4.        Eukariotik, memiliki kloroplas (organel yang mengandung zat warna (pigmen) yang digunakan untuk berfotosintesis
5.        Pigmen dalam kloroplas berfungsi menyerap energi cahaya matahari yang berguna untuk proses fotosintesis. Pigmen utama
fotosintesis adalah klorofil
6.        Pigmen tambahan : karoten dan fikobilin
7.        Pirenoid berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan pada sema jenis ganggang
8.        Organisme autotrof, berperan sebagai produsen
9.        Beberapa jenis ganggang yang berbentuk talus, reproduksi : Metagenensis (pergiliran keturunan). Metagenesis terjadi antara
generasi penghasil spora (sporofit/vegetatif) dan generasi penghasil gamet (gametofit/generatif)
10.     Cara reproduksi pada ganggang :
1.        Isogami : Penyatuan 2 gamet yang berbeda jenis namun memiliki bentuk dan ukuran sama
2.        Anisogami : Penyatuan 2 gamet yang berbeda jenis, memiliki bentuk sama namun ukuran berbeda
3.        Oogami : Penyatuan 2 gamet yang berbeda bentuk dan ukuran
                        Reproduksi aseksual : Pembelahan biner (ganggang uniseluler), fragmentasi (ganggan multiseluler berbentuk filamen
dan talus), dan pembentukan spora (ganggang uniseluler maupun ganggang multiseluler)
                        Reproduksi seksual : Penyatuan 2 gamet yang berbeda jenis
                        Klasifikasi ganggang :
  Euglenoid (euglenophyta) :
1.        Memiliki pigmen merah (fikobilin)
2.        Mendeteksi dan bergerak menuju cahaya
3.        Uniseluler, tidak memiliki dinding sel
4.        Reproduksi aseksual : Pembelahan biner
5.        Contoh : Euglena
  Ganggan keemasan (chrysophyta) :
1.        Pigmen dominan : Santofil (keemasan)
2.        Uniseluler soliter (co : Ochromonas)
3.        Multiseluler (co : Vaucheria)
4.        Dinding sel mengandung hemiselulosa, silika, dan pektin
5.        Reproduksi aseksual : Pembelahan biner & pembentukan spora
6.        Reproduksi seksual : Penyatuan 2 jenis gamet
7.        Contohnya : Navicula,Synura, dan Mischococcus
  Ganggang api (pyrrophyta/dinoflagellata) :
1.        Mampu berpendar
2.        Menyebabkan timbulnya red tide yang menghasilkan toksin (racun) yang dapat membunuh ikan & hewan laut disekitarnya. Pada
manusia dapat menimbulkan kerusakan otak pada manusia yang memakan makanan laut yang tercemar toksin tersebut
3.        Pigmen : Klorofil a dan c, santofil, dinosantin, dan fikobilin
4.        Hanya hidup di laut dan dikenal sebagai produsen utama fitoplankton laut
5.        Reproduksi aseksual : Pembelahan biner
6.        Contoh : Gymnodinium breve, Gambierdiscus toxicus, Gonyaulax, Noctiluca scintillans
  Ganggan hijau (chlorophyta) :
1.        Pigmen dominan : Klorofil a dan b
2.        Multiseluler, uniseluler
3.        Hidup di air tawar
4.        Contohnya : Ulva, Chlorella, Chlorococcum, Chlamydomonas, Volvox, Gonium dll
5.        Reproduksi aseksual : Membelah diri, pembentukan spora, dan fragmentasi
  Ganggang coklat (phaeophyta) :
1.        Pigmen dominan : Fukosantin
2.        Cadangan makanan disimpan dalam laminarin
3.        Reproduksi aseksual : Fragmentasi
4.        Reproduksi seksual : Isogami, anisogami, dan oogami
5.        Contohnya : Sargassum, Laminaria, Turbinaria, fucus vesiculosus, Macrocystis, Nereocystis, dan Hormosira
  Ganggang merah (rhodophyta) :
1.        Pigmen dominan : Fikoeritrin
2.        Cadangan makanan : Tepung florid
3.        Reproduksi aseksual : Spora
4.        Reproduksi seksual : Oogami
5.        Contoh : Euchema spinosum, Gelidium robustum, Chondrus crispus, Gigartina mammilosa, Gracillaria verrucosa dll
                        Manfaat gangang bagi manusia :
  Chlorella, Suplemen bergizi tinggi
  Ulva, Caulerpa, dan Enteromorpha, Sumber makanan berupa sayur
  Ganggang merah, penghasil gelatin untuk pembuatan agar-agar
  Ganggang keemasan, bahan peledak, bahan penggosok
  Ganggan coklat, Pupuk pertanian
  Laminaria digitalis, Penghasil yodium untuk obat penyakit gondok
  Macrocystis dan Laminaria, Penghasil asam alginat

BAB 6
FUNGI (JAMUR)
 Ciri-ciri jamur :
1.        Eukariotik yang memiliki dinding sel
2.        Tidak memiliki klorofil
3.        Makanannya berupa bahan organik yang diperoleh dari lingkungannya, baik dari mahkluk hidup lain atau dari sisa mahkluk
hidup
4.        Dinding sel tersusun dari kitin
5.        Beberapa memiliki zat warna, seperti Amanita muscaria
6.        Jamur multiseluler memiliki sel-sel memanjang berupa benang-benang (hifa)
7.        Hifa pada jenis jamur tertentu memiliki sekat antar-sel yang disebut septum
8.        Hifa tanpa sekat : Hifa senositik
9.        Hifa jamur bercabang-cabang dan berjalin membentuk miselium
10.     Miselium vegetatif : Menyerap makanan
11.     Miselium generatif : Alat reproduksi, menghasilkan spora
12.     Melakukan pencernaan secara ekstraseluler atau di luar tubuh jamur
13.     Bersifat heterotrof
 Berdasarkan cara memperoleh makanannya :
1.        Saprofit : Memperoleh zat organik dari sisa-sisa organisme mati dan bahan tak hidup. Sebagai pengurai (dekomposer) utama
2.        Parasit : Memperoleh zat organik dari organisme hidup lain. Merugikan organisme inangnya karena dapat menyebabkan
penyakit
3.        Simbiosis mutualisme : Hidup saling menguntungkan dengan organisme lain. Contohnya : Jamur bersimbiosis dengan ganggang
hijau biru membentuk lumut kerak dan jamur yang bersimbiosis dengan akar tanaman tingkat tinggi membentuk mikoriza
 Habitatnya :
1.        Tempat basah/lembab di daratan
2.        Organisme/sisa-sisa organisme di laut/air tawar
3.        Lingkungan asam
4.        Konsentrasi gula tinggi

 Reproduksi aseksual :
1.        Pembentukan kuncup/tunas pada jamur uniseluler
2.        Pemutusan benang hifa (fragmentasi miselium) pada jamur uniseluler
3.        Pembentukan spora aseksual (spora vegetatif) pada jamur multiseluler. Spora aseksual berupa :
  Sporangiospora : Dihasilkan dari pembelahan mitosis sel dalam kotak spora (sporangium) yang terdapat pada ujung sporangiofor
(struktur yang mendudukung sporangiofor)
  Konidiospora : Dihasilkan dari pembelahan mitosis sel pada ujung konidiofor (penudukung konidia)
 Reproduksi seksual : Pembentukan spora seksual yang dihasilkan secara singami (penyatuan sel/hifa yang berbeda
jenis)
 Klasifikasi berdasarkan cara reproduksi seksualnya :
a)       Zigomycota :
  Hifa tak bersekat
  Hifa berdiferensiasi membentuk sporangium
  Alat reproduksi seksual : Zigosporangium yang berdinding tebal dan bewarna kehitaman
  Tidak memiliki tubuh buah
  Habitatnya :
1.        Merupakan jamur terestrial (daratan)
2.        Saprofit pada makanan/pada sisa tumbuhan dan hewan
3.        Parasit pada manusia dan tumbuhan
4.        Bersimbiosis saling menguntungkan dengan organisme lain
  Reproduksi aseksualnya : Fragmentasi miselium atau pembentukan spora aseksual (spora vegetatif) yang dihasilkan oleh
sporangium
  Peranannya :
1.        Rhizopus oryzae : Pembuatan tempe
2.        Mucor javanicus : Pembuatan tape
3.        Rhizopus stolonifer, Rhizopus nigricans, Mucor mucedo, Pilobolus : Pengurai saproba sisa organisme/bahan yang terbuat dari
produk organism
b)       Ascomycota :
  Sebagian besar multiseluler, uniseluler (Saccaromyces cerevisiae)
  Yang multiseluler hifanya bersekat
  Alat reproduksi aseksualnya : Hifa yang berdiferensiasi membentuk konidiofor
  Alat reproduksi seksualnya : Askus
  Tubuh buah pada Ascomycota : Askokarp
  Peranannya :
  Saccharomyces cerevisiae : Pembuatan roti dan minuman beralkohol (mengubah gula menjadi alkohol (etanol) dan karbon
dioksida)
  Saccharomyces ellipsoideus : Pembuatan wine dari buah anggur
  Saccharomyces tuac : Pembuatan tuak dari air nira
  Neurospora crassa : Oncom
  Morchella esculenta dan Sarcoscypha coccinea : Tubuh buahnya dapat dimakan
  Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum : Antibiotik
  Penicillium camembertz dan Penicillium roqueforti : Keju
c)        Basidiomycota :
  Jamur multiseluler hifanya bersekat
  Tubuh buah pada Basidiomycota : Basidiokarp
  Alat reproduksi seksualnya : Basidiospora
  Reproduksi aseksualnya : Membentuk spora konidia
  Peranannya :
-          Jamur kuping (Auricularia polytricha), jamur merang (Volvariella volvacea), dan jamur shitake (Lentinula edodes) : Dapat
dimakan tubuh buahnya
-          Jamur kayu (Ganoderma) : Obat/makanan suplemen
Yang merugikan :
-          Jamur karat (Puccinia graminis) : Parasit pada daun tanaman pertanian
-          Punnicinia arachidis : Parasit pada tanaman kacang
-          Ustilago maydis : Parasit pada jagung
-          Amanita ocreata dan Amanita phalloides : Beracun dan mematikan bila dimakan
-          Amanita muscaria : Menyebabkan halusinasi bila dimakan
d)       Deuteromycetes :
  Bukan kelompok jamur sebenarnya dalam klasifikasi jamur
  Setiap jenis jamur sudah diidentifikasi tetapi belum diketahui reproduksi seksualnya dikelompokkan dalam deuteromycetes (jamur
tidak sempurna)
  Jika cara reproduksi suatu jenis jamur Deuteromycetes diketahui, jamur tersebut akan dikelompokkan ulang menjadi anggota salah
satu divisi jamur Zygomycota, Ascomycota, atau Basidiomycota
 Lumut kerak :
1.        Bentuk kehidupan saling menguntungkan antara jamur dan organisme fotosintetik
2.        jamur dalam lumut kerak umumnya adalah Ascomycota dan Basidiomycota, sedangkan organisme fotosintetiknya adalah
Cyanobacteria/ganggan hijau uniseluler
3.        Jamur memperoleh hasil fotosintesis dari Cyanobacteria
4.        Jamur bertugas menjaga ketersediaan air bagi Cyanobacteria
5.        Cyanobacteria memperoleh nutrien untuk fotosintesis yang diserap oleh jamur dari lingkungan
6.        Reproduksi aseksual : Fragmentasi badan vegetatif (talus) atau dengan soredia
7.        Reproduksi seksualnya : Jika yang bersimbiosis adalah Ascomycota dan Basidiomycota yang menghasilkan askospora dan
basidiospora
 Mikoriza :
1.        Simbiosis mutualisme antara jamur dan akar tumbuhan tingkat tinggi
2.        Jamur memperoleh senyawa organik
3.        Tumbuhan memperoleh air dan mineral (terutama fosfor) yang diserap oleh jamur dari dalam tanah, jamur juga menyediakan
hormon pertumbuhan tertentu yang melindungi akar tumbuhan terhadap infeksi mikroorganisme

Diposting oleh Unknown di 04.34 
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

80 komentar:

1.

Unknown4 Oktober 2014 18.14

Terimakasih sangat membantu dalam pelajaran :)


Balas
Balasan

1.

Unknown2 Juli 2015 02.19

Artikelnya menarik kak, ini saya juga punya artikel tentang Virus, semoga bisa
saling melengkapi

Materi Biologi SMA - Virus (Lengkap)

2.
Unknown3 November 2019 19.26

Terimakasih kak... Sangat membantu saya dalam pembelajaran biologi:)


Balas

2.

Rahma Safira Arini4 Desember 2014 05.39

Trims, sangat membantu...


Balas

3.

Unknown5 Desember 2014 03.00

pas buat UAS nih, terima kasih bang....


Balas

4.

SMP MASEHI PARAKAN13 Desember 2014 21.06

makasih
Balas

5.

Mr. G16 Desember 2014 10.49

thanks bermanfaat..
Balas

6.

Eizra Berta Nadikta13 Januari 2015 05.13

Bagus. Thanks :)
Balas

7.

Unknown12 Februari 2015 06.11

terimakasih, mbantu ulangan harian


Balas
8.

Unknown21 April 2015 08.27

makasih,,, mmbntu sklie


Balas

9.

Expo Lowongan Kerja29 Juni 2015 00.09

Makasih bgt bro info nya, sangat bermanfaat buat saya. hehe
Jangan Lupa mampir ke blog EXPO Lowongan Kerja Terbaru ane ya Lowongan Kerja BUMN
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
Balas

10.

Unknown26 Agustus 2015 02.49

wew makasih coeg info nya membantu sekali untuk pelajar sma ipa kelas 10
Balas

11.

X.113 September 2015 04.50

terimakasih,ijin copas
Balas

12.

Unknown2 Oktober 2015 06.05

Sippp.. Terimakasih
Balas

13.

Unknown6 Oktober 2015 07.08

terima kasih min, semoga hidupnya berkah


Balas

14.

Unknown15 Oktober 2015 06.06


thanks. ini sangat berguna sekalai buat saya
Balas

15.

Unknown2 November 2015 06.55

terima kasih banyak min. sgt bermanfaat. semoga mendapat balasan terbaik dariNya :D izin copas.
Balas

16.

Unknown12 November 2015 07.43

thans resume ini sangat bermanfaat bagi kami semoga yang maha kuasa memberikan balasan
dariNya
Balas

17.

Unknown1 Desember 2015 06.31

Thanks, kak sangat membantu..buku saya hilang jadi tinggal baca di sini aja.
Balas

18.

Unknown6 Desember 2015 06.41

Bermanfaat & lengkap,

thanks udah di post (y)


Balas

19.

Unknown10 Desember 2015 04.58

Suwon lur 👍👍
🏼👍🏼
Balas

20.

Syarif12 Desember 2015 01.20

lengkap banget
Balas
21.

Unknown13 Desember 2015 05.01

mantap makasih
Balas

22.

Gibran23 Desember 2015 00.04

terima kasih informasinya sangat bermanfaat


visit back Adara Team
Balas
23.

Anonim15 Januari 2016 04.54

waahh sangat membantu artikelnya buat tugas nih :D


#thanks
Balas

24.

Unknown27 Januari 2016 07.55

terimakasih, sangat membantu, izin sav abd reshare.


Balas

25.

Unknown16 Maret 2016 03.18

Sangat membantu sekali. Terima kasih


Balas

26.

akhmad hilal awami19 Juli 2016 02.28

good
Balas

27.

Unknown30 Juli 2016 18.32


sangat simple dan mudah di fahami
thank's
Balas

28.

Unknown9 Agustus 2016 17.58

wah keren nich boss infonya thx yah ..


Salam para POKERMANIA....
Dalam Event Ulang Tahun Poker99.net situs poker online terbaik & terpercaya mengadakan
Hot Promo Poker99.net Edisi Ramadhan :
- Bonus Extra Deposit 10% ( Max 50Ribu )
- Dalam 1 hari bonus hanya di berikan 1 kali
- Maksimal bonus yang di berikan 50.000 / hari
- Pengambilan bonus harus di konfirmasi ke live chat terlebih dahulu
- Minimal turn over harus mencapai 3x dari nilai deposit anda
NB : jika ada terdapat unsur kecurangan maka bonus akan kami tarik kembali

Mari segera daftarkan diri anda dan nikmati bonus deposit nya setiap hari :)
LINK >>> http://poker99.co/

Jangan Lupa Memberitahukan Promo Menarik ini kepada Kerabat Anda.


Silakan hubungi kontak kami di :
WEB : http://poker99.net/
LINK ALTERNATIF : http://kartu99.net/
LIVECHAT : http://bit.ly/1TTxFqq / http://bit.ly/1WCbo4A
FB : http://bit.ly/1TP3NJ2
PiN BB : 5C0356AE
WA : +669 8314 500
YM : Poker99_cs1
Balas

29.

Unknown3 Desember 2016 04.01

thanks kak, sangat membantu, pas nih buat Uas.


Balas

30.

Unknown6 Desember 2016 07.15

Pas buat uas besok.. heee..


SistemKebutSemalam
Balas

31.

Unknown6 Januari 2017 01.40


ijin copas ndan
Balas
32.

Anonim21 Januari 2017 03.42

makasih baanyakk...
Balas

33.

Naufal Taufiq23 Januari 2017 05.38

makasih bang ,bermanfaat banget!


Balas

34.

Unknown30 April 2017 13.25

ijin copas.makasih semoga bermanfaat


Balas

35.

Unknown26 Juli 2017 18.46

makasih kak
Balas

36.

Unknown5 September 2017 07.32

makasih
Balas

37.

SPC24 September 2017 10.46

izin copy rangkumannya,yah?


Balas

38.

Unknown29 November 2017 04.12


mantab bang pas buat UAS besok :v
Balas

39.

Unknown21 Maret 2018 15.55

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.


Balas

40.

Unknown21 Maret 2018 15.55

Thanks ka bermanfaat bgt,,wkwk


Balas

41.

Teruslah berkarya18 Mei 2018 03.41

Terima kasih
Balas

42.

Unknown11 Juli 2018 07.31

Bisa bermanfaat bagi kehidupan manusia


Balas

43.

Unknown11 Juli 2018 07.32

Ini bisa bermanfaat bagi kehidupan manusia


Balas

44.

Unknown11 Juli 2018 07.34

Ini bisa bermanfaat bagi kehidupan manusia


Balas

45.

Unknown18 Juli 2018 07.30


Thanks sangat bermanfaat sekali...copas pkoknya
Balas

46.

Unknown25 Juli 2018 05.58

Ijin kopy ya mas..


Balas

47.

IIS IDAM TIK 22 September 2018 08.09

materinya bagus
Balas

48.

Unknown19 November 2018 23.17

makasihh bangettt materinya!!


Balas

49.

ALANMAULANA1 Desember 2018 20.30

terimaaa kasiiihh, buat bekal uas


Balas

50.

Unknown1 Desember 2018 23.31

Iya ni buat uas.mantep


Balas

51.

Unknown17 Januari 2019 20.56

Terimakasih kak
Balas

52.

HARLAN SOALOON23 Juli 2019 19.35


mohon izin menyadur kawan lah.....
Balas

53.

Unknown5 Agustus 2019 04.28

Makasih bantu banget buat pelajaran


Balas

54.

Julian Archie Tobias Ng25 September 2019 23.10

terima kasih banget..


Balas

55.

Unknown26 September 2019 04.50

Makasih materinya kk
Balas

56.

ZulfaCO3 Oktober 2019 03.42

Alhamdulillah nemu web mantul rangkuman biologi dari beberapa bab sangat mudah dipahami dan
menarik thanks kak
Balas

57.

Unknown4 November 2019 02.59

Alhamdullilah dapet materi yang dapat dipahamiiiii, makasih ka:)


Balas

58.

Unknown2 Desember 2019 04.46

<3
Balas

59.
Unknown4 Desember 2019 15.56

O
Balas

60.

Unknown24 Februari 2020 10.25

If you're trying to lose fat then you certainly have to try this totally brand new personalized keto
meal plan diet.

To create this service, licenced nutritionists, fitness couches, and professional cooks have joined
together to provide keto meal plans that are effective, suitable, economically-efficient, and fun.

Since their grand opening in 2019, thousands of clients have already remodeled their figure and
well-being with the benefits a proper keto meal plan diet can offer.

Speaking of benefits: clicking this link, you'll discover eight scientifically-tested ones given by the
keto meal plan diet.
Balas

61.

Unknown16 Maret 2020 16.23

Saya suka dengan materi biologi ini


Balas

62.

Unknown13 April 2020 09.48

Ijin copas y
Balas

63.

Biologi20 April 2020 05.57

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.


Balas

64.

Biologi20 April 2020 05.59

Terimah kasih atas artikel pecinta biologi jangan lupa silahkan baca disiniBiologi
Balas
65.

Aditdonut.blogspot9 Juni 2020 08.29

mantul
Balas

66.

chopip20 Juni 2020 20.27

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.


Balas

67.

chopip21 Juni 2020 19.10

Makasih Kak....sangat membantu sekali


Balas

68.

Unknown13 Juli 2020 02.16

Spank me. It’s the only way I learn. Hey, i am looking for an online sexual partner ;) Click on my
boobs if you are interested (. )( .)
Balas

69.

Rikhu17 Juli 2020 18.39

Makasih

klik_disini
Balas

70.

Unknown21 Juli 2020 01.36

Makasih banyakk
Balas

71.
Unknown23 Juli 2020 00.40

Makasih
Balas

72.

Unknown31 Juli 2020 07.05

Masak an disuruh tulis semua😭😭😭


Balas

73.

Unknown3 Agustus 2020 09.35

TERIMAKASIH BANYAK, KAK


Balas

74.

Slks235 Agustus 2020 06.02

Terimakasih kak, sangat membantu pelajaran daring


Balas

75.

Slks235 Agustus 2020 06.06

Terimakasih kak, sangat membantu pelajaran daring


Balas

76.

Slks235 Agustus 2020 06.06

Terimakasih kak, sangat membantu pelajaran daring


Balas

77.

Unknown9 September 2020 17.23

TERIMAKASIH.. INI SANGAT MEMBANTU SAYA DALAM BELAJAR MESKI TIDAK


MEMPUNYAI BUKU🙏🙏
Balas
78.

Unknown13 September 2020 00.42

terima kasih ini sangat membantu sekali


Balas

Posting Lebih BaruPosting LamaBeranda


Langganan: Posting Komentar (Atom)
ARSIP BLOG
 ▼  2013 (6)
o ▼  Oktober (6)
 Tips dan Trik Listening Bahasa Inggris
 Rangkuman Biologi Kelas X Semester 1
 Rangkuman Geografi Kelas X Semester 2
 Rangkuman Sejarah Kelas X
 Rangkuman PKN Kelas X Semester 1
 Rangkuman Bahasa Indonesia Kelas X

MENGENAI SAYA
Unknown
Lihat profil lengkapku

Tema Jendela Gambar. Diberdayakan oleh Blogger.