Anda di halaman 1dari 2

4.

2 PEMBAHASAN Pada praktikum kali ini kita menggunakan sample Contimoxsazolc dimana kita
memiliki tujuan dari percobaan ini untuk menentukan cara analiss k terhadap obat-obata golongan
sulfonamida prnsip kerja dari praktikum kali mi adalah melakukan un sesuia dengan golongan obat
untuk mengidentifilas golongan sulfonanuda dengan menggunakan preaksi yang spesifilk (Pam, Diazo,
CuSO NaOH+CusO FeCh) Diazotasi adalah reaksı antara amin aromatis primer dengan asam nitrt yang
berasal dari natrium nitnt dalam suasana asam untuk membentuk garam diazonium Metode ini hampir
digunakan terhadap sulfadiazin dan sernyawa lain yang mempunyaı gugus amin aromatis primer bebas
atau yang pada hidrolisis atau reduksi mampu menghasilkan amin aromatıs primer bebas atau yang
pada hidrolisis atau reduksi mampu menghasilkan amin aromatis primer Reaksi diazotası telah
digunakan secara umum untuk penetapan gugusan amino aromatis dalam industri zat warna dan dapat
dipakai untuk penctapan sulfanilamida dan semus senyawa-senyawa yang mengandung gugus amino
aromatis Senyawa-senyawa yang dapat ditentukan dengan metode nitritometri antara lan sulfamerazin,
sulfadiazine, sulfanilamide Prinsipaya adalah reakst diazotasi, Pembrtukan garam diazonium dani gugus
amin aromatic pnmer (amn aromatic sekuder dan gugus nitro aromatic), Pembentukan senyawa
nitrosamine dan amiın alifatik sekunder Pembentukan senyawa azidan gugus hidrazida dan Pemasukan
gugus nitro yang jarang teradı karena sulitrya nitras dengan menggunakan asam nitrit dalam suasana
asam metode diazotasi ini dimana natrium nitrit sebagai penitrannya menghasilkan asaum nitrat yang
akan bercaksi dengan gugus amina aromatik primer (NH:) dani sulfametoksazol yang berlangsung dalam
suasana asam schingga terbentuk garam diazomum Senyawa-senyawa int dalam farmasi sangat
bermanfaat seperti sulfanilamide sebagai antimikroba Melihat kegunaannya tersebat, maka percobaan
ini perlu dilakukan Metode titrasi diazotasi disebut juga dengan nitrimetri yakni metode penetapan
kadar secara kuantitatif dengan mengunakan larutan baku natrium nitrit Metode ini didasarkan pada
reaksi diazotasi yakni reaksi antara amina aromatic primer dengan asam nitit dalam suasana asam
membentuk garam diazonium Sulfonamide bersifat amfoter yang berarti balıwa senyawa-senyawa ini
dapat membentuk garam baik dengan asam maupun dengan basa Sulfonamide sukar larut dalam air
Garam alkalinya mudanya larut tetapi tidak mudah terurai Sulfonamide efektif sebagai baktenostatik
terhadap bakteri gram postif, gram negative, pseudomonass dan protein melalui persaingan substrat.
Sulfanilamide adalah turunan dari p-aminobenzen sulfonilamid, suatu senyawa khas yang yang
tersubtitusi pada NI atau N4, yang digunakan sccara luas untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh
bakteri Gram-positif dan Gram-negatif tertentu. Sulfanammida bekerja secara langsung sebagai
antagoni, melalui mekanisme penghambatan bersaing, terhadap kedua jalur biosintesis asam
dihidrofolat di atas dan secara tidak langsung mempengaruhi penggabungan asam glutamat dan asam
dihidropteroat Klasifikasi Sediaan sulfonamide Berdasarkan kecepatan absorpsi dan eksresinya,
sulfonamide dibagi menjadi: a Sulfonamid dengan absorpsi dan eksresi cepat, antara lain sulfadiazine
dan sulfisoksazol b Sulfonamid yang hanya diabsorpsi sedikit bila diberikan per oral dank arena itu
kerjanya dalam lumen usus, antara lain falilsulfatiazol dan sulfasalazin c.Sulfonamid yang terutama
digunakan untuk pemberian topical antara lain sulfasetamid, mefenid, dan Ag-sulfadiazin mid dengan
masa kerja panjang, seperti sulfadoksin, absorpsinya cepat dan eksresinya lambatDalam percobaan yang
di lakukan pertama kita perlu mempersiapkan dan bahan untuk alat sendini kita perlu menggunakan
rabung reaksi sebagai untuk mereaksikan sample, lalu ada bunsen dimana bunsen di gunakan sebaga
alat pemanas, ada gegep yang di gunakan sebagai petjepit tabyng reaksi sat d lakukkannya pemanasan,
pipet tetes dimana di gunakan untuk mengambil yang kita butuhkan dan skat tabung dimana d( gunakan
untuk membersihkan tabyng yang telah digunakan agar tidak ada zat- zat atau sample yang tertinggal di
dalam tabung untuk bahan sendiri ada Contimoxsazole sebagai zat aktif dan ada SL sebagai zat
tambahan dan ada beberapa reagen yang kita perlukan yaitu CuSO4 NaOH Air, Diazo dan Perri alat
Pertama kita harus mengetahui zat tambahan yang kita gunakan dengan mclakukan uji sample + air-
larut zat tambahannya SL Ialu apabila sample+ air -panaskan gel makan zat tambahan yang di dapat
yaitu amprotab pada percobaan ini pada sample sediaan no. 11 di dapatkan bahwa zat tambahannya
yaitu SL. Untuk zat aktif sendiri di gunakan sample contimoxazol Untuk hasl uji yang di dapat yaitu
sebagai berikut Contimoxsazole FeCl- kuning cream Contimoxsazole + CusO-Hijau Toska
Contimoxsazole+NaOH+CuSO4 Green Tea Contimoxsazole 10mg +air 1 mL + Diazo 2 tts-Cream
Contimoxsazole+ Parri- Merah Daralh Pada pecobaan ini di gunakan beberapa pereaksi di mana hasil
yang di dapat berbeda-beda pada percobaan menggunakan FeCls menghasilkan wama kuning cream lalu
untuk preaksi CuSO, menghasilkan warna Hijau Toska lalu untuk preaksi NaOH CuSO, menghasilkan
wama Green Tea lalu untuk preaksi diazo yaitu menghasilkan warna cream lalu untuk preaksi yang
terakhir menggunakan preaksi parri menghasilkan wama merah muda di mana warna yang di dapat
tidak sesuaf hal ini dapat di pengaruhi olch beberapa faktor yaitu

I. Bisa jadi dalam pembuatan reagen tidak sesuia prosedure 2 Bisa saja dalam waktu mereaksikan tidak
scsuai prosedure 3. Atau ada zat yang tertinggal di dalam tabung reaksu yang mengakibatkan
terkontaminasinya sample 4.Disini dapat di ketahui bahwa pada diktat di temukan bahwa zat aktif yang
di gunakan yaitu sulfaguanidinum pada sample yang kami gunakan yaitu contimoksazole dimana
perbedaan sample dapat mempengaruhi hasil yang di dapat

S 1 KESIMPULAN Dapat di simpulkan bahwaa dari sample yang di dapat pada sediaan no 11 yaitu zat
aktif yang di dapat contimoxazol dan pada zat tambahan yang di dapat yaitu St. dimana pada saat
melakukan percobaan parri hasil yang di dapat tidak sesuni pada diktat hal ini dapat di pengaruhi olch
beberapa faktor 5.2 SARAN Sebclum melakukan percobaan sebaiknya pelajari terlebih dahulu
materinya, lakukan percobaan dengan hati- hati dengan menggunakan masker dan handscoon agar
tidak terluka akibat zat zat kimia