Anda di halaman 1dari 7

11.

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR ILMU PENGETAHUAN


SOSIAL (IPS) SMP/MTs

KELAS: VII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap


spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi
tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati


ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial
yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran
tidak langsung (indirect teaching), yaitu melalui keteladanan, pembiasaan, dan
budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang


proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai


berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)


3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji
konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak menggambar, dan mengarang) sesuai
mata. dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/teori.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Memahami konsep ruang (lokasi, 4.1 Menjelaskan konsep ruang (lokasi,
distribusi, potensi, iklim, bentuk distribusi, potensi, iklim, bentuk
muka bumi, geologis, flora, dan fauna) muka bumi, geologis, flora dan fauna)
dan interaksi antarruang di dan interaksi antarruang di
Indonesia serta pengaruhnya Indonesia serta pengaruhnya
terhadap kehidupan manusia dalam terhadap kehidupan manusia
aspek ekonomi, sosial, budaya, dan Indonesia dalam aspek ekonomi,
pendidikan. sosial, budaya, dan pendidikan.
3.2 Mengidentifikasi interaksi sosial 4.2 Menyajikan hasil identifikasi tentang
dalam ruang dan pengaruhnya interaksi sosial dalam ruang dan
terhadap kehidupan sosial, pengaruhnya terhadap kehidupan
ekonomi, dan budaya dalam nilai sosial, ekonomi, dan budaya
dan norma serta kelembagaan sosial dalam nilai dan norma serta
budaya. kelembagaan sosial budaya.

-74-
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.3 Memahami konsep interaksi 4.3 Menjelaskan hasil analisis
antara manusia dengan ruang tentang konsep interaksi antara
sehingga manusia
menghasilkan berbagai kegiatan dengan ruang sehingga menghasilkan
ekonomi (produksi, distribusi, berbagai kegiatan ekonomi (produksi,
konsumsi, permintaan, dan distribusi, konsumsi, permintaan,
penawaran) dan interaksi dan penawaran) dan interaksi
antarruang untuk keberlangsungan antarruang untuk keberlangsungan
kehidupan ekonomi, sosial, dan kehidupan ekonomi, sosial, dan
3.4 budaya
Memahami Indonesia.
kronologi perubahan, dan budaya Indonesia.
4.4 Menguraikan kronologi perubahan,
kesinambungan dalam kehidupan dan kesinambungan dalam
bangsa Indonesia pada aspek kehidupan bangsa Indonesia pada
politik, sosial, budaya, geografis, aspek politik, sosial, budaya,
dan pendidikan sejak masa geografis, dan pendidikan sejak
praaksara sampai masa Hindu- masa praaksara sampai masa
Buddha dan Islam. Hindu- Buddha dan Islam.

-75-
KELAS: VIII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap


spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi
tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati


ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial
yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran
tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya
sekolah; dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan
dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang


proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai


berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)


3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar
pengetahuan (faktual, dalam ranah konkret (menggunakan,
konseptual, dan prosedural) mengurai, merangkai, memodifikasi,
berdasarkan rasa ingin tahunya dan membuat) dan ranah abstrak
tentang ilmu pengetahuan, (menulis, membaca, menghitung,
teknologi, seni, dan budaya; menggambar, dan mengarang);
terkait fenomena dan kejadian sesuai dengan yang dipelajari di
tampak mata. sekolah dan sumber lain yang sama
dalam sudut pandang/teori.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Menelaah perubahan keruangan dan 4.1 Menyajikan hasil telaah tentang
interaksi antarruang di Indonesia perubahan keruangan dan
dan interaksi
negara-negara ASEAN yang antarruang di Indonesia dan negara-
diakibatkan oleh faktor alam dan negara ASEAN yang diakibatkan oleh
manusia (teknologi, ekonomi, faktor alam dan manusia (teknologi,
pemanfaatan lahan, politik) dan ekonomi, pemanfaatan lahan, politik)
pengaruhnya terhadap dan pengaruhnya terhadap
keberlangsungan kehidupan keberlangsungan kehidupan
3.2 ekonomi, sosial,
Menganalisis budaya,interaksi
pengaruh dan politik. 4.2 ekonomi,
Menyajikansosial,
hasilbudaya,
analisis dan politik.
tentang
sosial dalam ruang yang pengaruh interaksi sosial dalam
berbeda terhadap kehidupan ruang yang berbeda terhadap
sosial dan budaya serta kehidupan sosial dan budaya
pengembangan kehidupan serta pengembangan kehidupan
kebangsaan. kebangsaan.
3.3 Menganalisis keunggulan dan 4.3 Menyajikan hasil analisis tentang
keterbatasan ruang dalam keunggulan dan keterbatasan ruang
permintaan dan penawaran serta dalam permintaan dan penawaran
teknologi, dan pengaruhnya serta teknologi, dan pengaruhnya
terhadap interaksi antarruang bagi terhadap interaksi antarruang bagi
kegiatan ekonomi, sosial, dan kegiatan ekonomi, sosial, budaya, di
budaya di Indonesia dan negara- Indonesia dan negara-negara
negara ASEAN. ASEAN.
-76-
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.4 Menganalisis kronologi, perubahan 4.4 Menyajikan hasil analisis
dan kesinambungan ruang kronologi, perubahan dan
(geografis, kesinambungan
politik, ekonomi, pendidikan, ruang (geografis, politik, ekonomi,
sosial, budaya) dari masa pendidikan, sosial, budaya) dari
penjajahan sampai tumbuhnya masa penjajahan sampai
semangat kebangsaan. tumbuhnya semangat kebangsaan.

-77-
KELAS: IX

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap


spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi
tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, “Menghargai dan menghayati


ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial
yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran
tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya
sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan
dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang


proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan
guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai


berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)


3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar
pengetahuan (faktual, konseptual, dalam ranah konkret (menggunakan,
dan prosedural) berdasarkan rasa mengurai, merangkai, memodifikasi,
ingin tahunya tentang ilmu dan membuat) dan ranah abstrak
pengetahuan, teknologi, seni, (menulis, membaca, menghitung,
budaya terkait fenomena dan menggambar, dan mengarang) sesuai
kejadian tampak mata dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Menelaah perubahan keruangan 4.1 Menyajikan hasil telaah tentang
dan interaksi antarruang negara- perubahan keruangan dan
negara interaksi
Asia dan benua lainnya yang antarruang negara-negara Asia dan
diakibatkan faktor alam, manusia benua lainnya yang diakibatkan
dan pengaruhnya terhadap faktor alam, manusia dan
keberlangsungan kehidupan manusia pengaruhnya terhadap
dalam ekonomi, sosial, pendidikan keberlangsungan kehidupan manusia
dan politik dalam ekonomi, sosial,
3.2 Menganalisis perubahan kehidupan 4.2 pendidikan
Menyajikan dan
hasilpolitik
analisis tentang
sosial budaya Bangsa Indonesia perubahan kehidupan sosial budaya
dalam menghadapi arus Bangsa Indonesia dalam
globalisasi untuk memperkokoh menghadapi arus globalisasi untuk
kehidupan kebangsaan memperkokoh kehidupan
kebangsaan

-78-
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.3 Menganalisis ketergantungan 4.3 Menyajikan hasil analisis tentang
antarruang dilihat dari konsep ketergantungan antarruang
ekonomi (produksi, distribusi, dilihat
konsumsi, harga, pasar) dan dari konsep ekonomi (produksi,
pengaruhnya terhadap migrasi distribusi, konsumsi, harga, pasar)
penduduk, transportasi, dan pengaruhnya terhadap
lembaga sosial dan ekonomi, migrasi penduduk, transportasi,
pekerjaan, pendidikan, dan lembaga sosial dan ekonomi,
kesejahteraan masyarakat pekerjaan, pendidikan, dan
3.4 Menganalisis kronologi, perubahan 4.4 kesejahteraan masyarakat
Menyajikan hasil analisis kronologi,
dan kesinambungan ruang perubahan dan kesinambungan
(geografis, politik, ekonomi, ruang (geografis, politik, ekonomi,
pendidikan, sosial, budaya) dari awal pendidikan, sosial, budaya) dari
kemerdekaan sampai awal reformasi awal kemerdekaan sampai awal
reformasi

-79-

Anda mungkin juga menyukai