Anda di halaman 1dari 8

PENYULUHAN DESMINORE (NYERI HAID)

TANJUNGPINANG

Disusun oleh :

Muhammad Haritsah

PRODI SARJANA ILMU KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANG TUAH TANJUNGPINANG

T.A.2020/2021
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Desminore (Nyeri Haid)


Sub Pokok Bahasan : Desminore pada usia remaja
Sasaran : Remaja, usia 15 tahun keatas
Hari/tanggal : Rabu, 2 Desember 2020
Tempat : Rumah
Pukul : 10.00-selesai
Waktu : 15 menit
Penyuluh : Muhammad Haritsah

A. Tujuan
1. Tujuan Umum:
Setelah mendapat penyuluhan selama 15 menit tentang Desminore (nyeri haid) pada
remaja, peserta remaja usia 15 tahun keatas mengerti apa penyebab dan cara
mengatasi desminore.

2. Tujuan Khusus:
Setelah mendapatkan penyuluhan satu kali diharapkan peserta penyuluhan mampu:
a. Memahami tentang Desminore (Nyeri Haid).
b. Mengerti penyebab desminore .
c. Bisa mengatasi desminore.
d. Mencegah terjadinya desminore.

B. Materi
1. Pengertian desminore.
2. Penyebab desminore.
3. Tanda dan gejala desminore.
4. Akibat desminore.
5. Cara menjaga kebersihan saat haid.
6. Cara mengurangi nyeri haid.
C. Media
Leafleat.

D. Metode Penyuluhan
1. Ceramah.
2. Tanya jawab.

E. Setting Tempat

Penyuluh
https://hellose
meja Peserta
https://hellose

F. Kegiatan penyuluhan

No Kegiatan Respon Peserta Waktu

1. Pendahuluan: a. Membalas salam 2 menit

a. Penyampaian salam b. Memperhatikan

b. Perkenalan c. Memperhatikan

c. Menjelaskan topik penyuluhan d. Memperhatikan

d. Menjelaskan tujuan e. Memperhatikan

e. Menjelaskan waktu pelaksanaan

2. Penyampaian materi: 1. Memperhatikan 10 menit

1. Materi penjelasan dan


mencermati materi.
a. Pengertian desminore.
b. Penyebab desminore. 2. Bertanya
c. Tanda dan gejala desminore.
3.Memperhatikan
d. Akibat desminore.
jawaban
e. Cara menjaga kebersihan saat
haid.
f. Cara mengurangi nyeri haid.
2. Memberikan kesempatan untuk
bertanya

3. Menjawab pertanyaan peserta

3. Penutup: a. Memperhatikan 3 menit

a. Menyimpulkan hasil penyuluhan b. Menjawab salam

b. Mengakhiri dengan salam

G. Evaluasi
1. Apakah pengertian desminore (nyeri haid) ?
2. Apa penyebab desminore (nyeri haid) ?
3. Sebutkan upaya pencegahan desminore (nyeri haid) ?
MATERI PENYULUHAN
DISMENORE PADA USIA REMAJA

1. Pengertian Dismenore
Menurut Proverawati & Misaroh (2009), Dismenore adalah nyeri
menstruasi yang memaksa wanita untuk istirahat atau berakibat
pada menurunnya kinerja dan berkurangnya aktifitas sehari-hari.
Istilah Dismenore (dysmenorrhoea) berasal dari bahasa “Greek”
yaitu dys (gangguan atau nyeri hebat/ abnormalitas), meno (bulan)
dan rrhoea yang artinya flow (aliran). Jadi Dismenore adalah
gangguan aliran darah menstruasi atau nyeri menstruasi.
Dismenore adalah kondisi ginekologis yang menyebabkan nyeri
akut selama menstruasi. Dismenore juga dikenal sebagai “kram
menstruasi”. Hormon prostaglandin dianggap sebagai stimulan
untuk dismenore. Leukotrien juga dianggap meningkatkan sensasi
nyeri di rahim. Vasopresin adalah hormon lain yang berperan dalam
meningkatkan sensitivitas miometrium.

2. Penyebab dismenore
Dismenore disebabkan kontraksi otot di rahim. Jika kontraksi
rahim terlalu kuat, kondisi ini dapat menekan pembuluh darah di
dekatnya, menghambat pasokan oksigen ke jaringan otot rahim.
Selama periode menstruasi, dinding uterus memproduksi hormon
yang disebut prostaglandin. Hormon ini menyebabkan uterus
berkontraksi dan sering kali menimbulkan rasa sakit.

3. Tanda dan Gejala Dismenore


Sebenarnya, gejala dismenore dapat bervariasi pada setiap
wanita. Namun secara umum, tanda dan gejala paling khas
dari dismenore adalah:

 Kram atau nyeri di perut bagian bawah yang bisa


menyebar sampai ke punggung bawah, dan paha bagian
dalam
 Nyeri haid muncul 1-2 hari sebelum menstruasi atau di
awal-awal menstruasi
 Rasa sakit terasa intens atau konstan

Bagi beberapa wanita, mereka juga mengalami beberapa


gejala lain yang muncul bersamaan sebelum atau saat siklus
menstruasi datang. Berikut gejala penyerta lainnya yang
sering dikeluhkan wanita ketika menstruasi:

 Perut kembung
 Diare
 Mual dan muntah
 Sakit kepala
 Pusing
 Lemah, lesu, dan tidak bertenaga

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak


disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan
sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

4. Akibat dismenore
Akibat yang terjadi apabila wanita terkena dismenore :
 Gampang emosi
 Gelisah
 Malas beraktivitas
 Kurang percaya diri

5. Cara menjaga kebersihan saat haid

 Bersihkan area kewanitaan dengan air mengalir dari arah depan


ke belakang. Perhatikan baik-baik arah membasuh saat
membersihkan vagina ya. Sebaiknya memang membersihkan
dari arah depan ke belakang, agar kuman dari anus tidak masuk
ke vagina. Akan lebih baik lagi kalau kita menggunakan air
hangat suam kuku saat membasuh. 
 Setelah dibasuh, keringkan area kewanitaan dengan
menggunakan tissue atau handuk lembut. Keringkan dengan
cara menepuk-nepuk dengan lembut. Jangan digosok.
 Jangan menggunakan celana dalam yang terlalu ketat. Celana
yang ketat akan membuat area kewanitaan jadi lebih mudah
lembab dan sulit “bernapas”. Sebaiknya pilih celana dalam yang
berbahan katun.
 Kalau kita berolahraga atau kebetulan beraktivitas berat di luar
ruangan yang mengakibatkan tubuh berkeringat, sebaiknya
segera ganti celana dalam.
 Rutin mengganti pembalut, setidaknya 4 jam sekali. Supaya
lebih ramah lingkungan, ada baiknya kalau menggunakan
pembalut yang bisa dicuci atau menstrual cup.
 Kalau perlu, cukur atau potong pendek rambut kemaluan untuk
mengurangi kelembaban di area tersebut
 Gunakan sabun pembersih untuk organ intim kewanitaan yang
diformulasikan secara khusus dengan antimikroba dan
kombinasi ekstrak bahan-bahan alami. Salah satu produk yang
direkomendasikan adalah Sabun Sirih Ainie Manjakani. 

6. Cara mengurangi nyeri haid


 Perbanyak minum air putih
 Kurangi minum air kopi, karena kopi akan memperparah kram
dan membuat tubuh tidak nyaman
 Istirahat yang cukup sambil melakukan tarik napas panjang dan
hembuskan perlahan
 Kompres bagian yang nyeri dengan air hangat, kompres
tersebut dapat melemaskan otot yang kaku sekaligus memberi
rasa nyaman pada tubuh
 Pijat lembut bagian perut untuk memberikan rasa nyaman dan
memgurangi nyeri
DAFTAR PUSTAKA

https://www.ibusegalatau.com/2020/02/tips-menjaga-kebersihan-area-
kewanitaan.html

https://www.kajianpustaka.com/2020/04/dismenore-pengertian-jenis-derajat-faktor-
dan-pengobatan.html

https://www.kajianpustaka.com/2020/04/dismenore-pengertian-jenis-derajat-faktor-
dan-pengobatan.html

https://hellosehat.com/kesehatan/penyakit/dismenore/

https://hellosehat.com/hidup-sehat/perawatan-kewanitaan/menjaga-vagina-bersih-
saat-haid/