Anda di halaman 1dari 9

Bagaimana Saya Dapat Mengembangkan Usaha Lewat

Pinjaman Modal?
November 18, 2020.
TIPS BERBISNIS

Dalam menjalankan usaha, pinjaman modal tentu menjadi hal penting karena dapat membantu
menjalankan usaha dengan lebih maksimal. Pada modul kali ini, Anda akan mempelajari perbedaan
pinjaman formal dan informal sehingga Anda dapat lebih memahami bagaimana menghitung seberapa
banyak investasi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan usaha.

Mari kita mulai!

Usaha Anda membutuhkan investasi untuk berkembang. Investasi ini dapat berupa waktu yang Anda
luangkan untuk usaha, meningkatkan keterampilan manajemen, dan/atau uang. Kebanyakan usaha
membutuhkan investasi modal untuk membeli inventaris, atau mungkin peralatan dan mesin yang akan
membantu mereka berkembang.

Investasi ini bisa berasal dari uang yang Anda tabung dari keuntungan usaha atau dari pinjaman pihak
ketiga. Pinjaman sendiri merupakan produk finansial yang menyediakan uang untuk berbagai kebutuhan
tertentu. Jumlah pinjaman harus dibayar beserta dengan bunga yang dikenakan dalam kurun waktu tertentu
(yang telah disetujui oleh peminjam).

Untuk mengetahui berbagai jenis pinjaman/kredit yang tersedia, mari lihat infografik di bawah ini.
Studi Kasus
Mari berkenalan dengan Intan, pemilik kedai kopi yang akan mengajak Anda untuk mendalami lebih lanjut
bagaimana cara mengajukan pinjaman modal usaha.

Bagaimana Saya Dapat Mengembangkan Usaha Lewat


Pinjaman Modal?
November 18, 2020.
TIPS BERBISNIS
Ya, di sebagian besar usaha, mungkin ada bulan-bulan tertentu di mana pengeluaran Anda lebih besar
daripada penghasilan Anda. Hal ini mungkin disebabkan oleh berbagai sebab, termasuk pembelian yang
dilakukan secara kredit atau pembelian musiman (misalnya untuk Natal, Hari Valentine, Hari Ibu, dll.).

Menggunakan Pinjaman untuk Meningkatkan Usaha


Anda
Setelah mengetahui kapan saat yang tepat untuk mengambil pinjaman dan bagaimana cara berinvestasi
untuk usaha Anda, saatnya mengenal lebih dalam bagaimana pinjaman dapat meningkatkan usaha.

Dalam unit ini, kami akan membahas cara menghitung kemampuan Anda untuk membayar pinjaman, serta
tingkat utang usaha Anda. Hal ini akan membantu memastikan likuiditas usaha Anda agar tidak terlalu
banyak. Kami juga akan membahas peran biro kredit serta untuk apa riwayat kredit Anda digunakan.
Ingatlah bahwa Anda yang memutuskan kapan dan apa yang dibutuhkan oleh usaha Anda untuk
berkembang.
Hmm… Bukankah Meminjam Sama dengan Berutang?
Punya utang yang besar bukanlah sesuatu yang buruk, tetapi menerima pinjaman tanpa tahu Anda mampu
membayarnya justru berbahaya. Ada berbagai cara untuk menentukan apakah Anda mampu atau tidak
untuk membayar pinjaman tersebut. Untuk menghitung kemampuan Anda membayar suatu pinjaman,
Anda harus memiliki pemahaman penuh mengenai total utang dan aset yang tersedia.

Beginilah tingkat utang Anda. Salah satu cara untuk menghitungnya adalah dengan membagi total aset
yang tersedia dengan total pembayaran pinjaman per bulan. Apabila hasilnya kurang dari 30%, maka
tingkatan utang Anda masih bagus.

Tingkatan utang = Utang (kewajiban)/Pendapatan (aset)

Contoh, usaha Anda memiliki aset sejumlah Rp25 juta dan kewajiban utang sejumlah Rp10 juta.
Kewajiban utang dibagi dengan jumlah aset: 10 juta / 25 juta = 0,4 atau 40%.

Apabila tingkat utang Anda mencapai 40%, maka Anda seharusnya tidak mengambil pinjaman
tambahan. Ketidakmampuan dalam membayar hanya akan membawa masalah, seperti gagal bayar dan
kebangkrutan. Sebelum mengambil pinjaman, Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki kemampuan
untuk membayar serta menilai bagus atau tidak tingkat utang yang Anda miliki.

Nah, setelah Anda membuat keputusan untuk berinvestasi guna meningkatkan penjualan, artinya Anda
harus mulai mengembangkan usaha Anda. Proses ini termasuk menyediakan lebih banyak peralatan,
memperluas wilayah penjualan, mempersiapkan lebih banyak bahan baku, meningkatkan jumlah
karyawan, dll.

Utang Anda berada di luar kendali ketika:

1. Anda mengambil utang lagi untuk membayar utang yang sudah ada sebelumnya, atau bahkan
butuh keringanan untuk membayar utang tersebut.
2. Anda menggunakan uang dari pinjaman untuk membayar pengeluaran pribadi yang harus
ditanggung oleh gaji Anda.

Penyedia kredit selalu melacak setiap orang yang memiliki kredit dari lembaga pendanaan atau pusat
perbelanjaan. Jika Anda melakukan semua pembayaran tepat waktu dan secara penuh, tidak ada alasan
untuk mengkhawatirkan riwayat kredit Anda.

Ingatlah bahwa penyedia kredit akan melacak semua pembayaran yang terkait dengan pinjaman atau kredit
formal. Sejarah kredit yang baik menambah reputasi baik Anda.

Lebih Banyak Pilihan Pembayaran = Lebih Banyak


Penjualan
Setelah membahas pinjaman, unit kali ini akan membahas hal yang tidak jauh dari keuangan, yakni
pembayaran. Zaman sekarang, banyak orang menggunakan berbagai jenis pembayaran ketika membeli
suatu barang, termasuk kartu kredit dan debit. Unit ini akan mencakup manfaat dari setiap metode
pembayaran dan hal-hal yang harus Anda ketahui agar Anda lebih nyaman memilih metode yang tepat
untuk usaha.
Menerima Metode Pembayaran Lainnya
Setiap opsi pembayaran memiliki kelebihan dan kekurangan, dan setiap usaha memiliki kebutuhannya
sendiri-sendiri. Semakin banyak opsi pembayaran dan alternatif yang Anda tawarkan, semakin besar
kemungkinan pelanggan Anda kembali ke usaha Anda.

INGAT: Hal terpenting saat memilih metode pembayaran yang akan Anda terima adalah manfaat yang
akan mereka berikan kepada pelanggan dan usaha Anda. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan
metode elektronik, Anda perlu mempelajari metode tersebut dan memastikan nilainya bertambah.

Kuis Terakhir! Selamat Mengerjakan!


ISI KUIS 6 SEKARANG

Kesimpulan
Meskipun uang tunai masih merupakan metode pembayaran yang paling umum, menawarkan opsi lain
seperti pembayaran debit atau kartu kredit dapat membuat perbedaan besar dalam penjualan Anda.
Menyiapkan Point-of-sale (POS) untuk mencatat transaksi penjualan usaha Anda juga bisa menjadi opsi
yang tepat!

Ingat, semakin banyak opsi pembayaran yang Anda tawarkan, semakin besar kemungkinan Anda
untuk meningkatkan penjualan!

Pastikan Anda memperhatikan keuangan usaha Anda selama bulan-bulan sebelum dan sesudahnya
untuk membantu Anda membuat keputusan.

Jika tidak, Anda mungkin tidak memiliki likuiditas untuk membeli inventaris secara massal untuk
penjualan yang signifikan sehingga Anda harus membeli dengan biaya yang lebih tinggi. Di sisi lain, Anda
juga tidak dapat membayar gaji Anda atau karyawan selama berbulan-bulan. Maka, pikirkanlah dengan
matang, ya.