Anda di halaman 1dari 8

Modul 5 – Siapkah Saya Menghadapi Tantangan dalam

Usaha?
November 24, 2020.
TIPS BERBISNIS

Kita semua tahu bahwa masa depan mungkin masih di depan, tetapi pasti akan terjadi. Baik itu
merencanakan untuk hari esok, seminggu, sebulan, atau satu tahun dari sekarang, penting untuk tetap
berpikir ke depan. Mengapa? Ya, sebab waktu akan tetap terus berjalan.

Oleh karenanya, penting untuk membuat rencana hidup, mempertimbangkan berbagai hal dari perspektif
pribadi, keluarga, dan profesional. Rencana hidup membantu menetapkan apa yang ingin Anda capai,
bagaimana Anda ingin mencapainya, dan apa yang Anda perlukan untuk mencapainya. Rencana ini harus
memiliki tujuan yang jelas, realistis dan jadwal yang sudah ditetapkan. Jika tidak, akan mudah untuk
diabaikan.

Ya, tuntutan pekerjaan sehari-hari terkadang membuat kita kehilangan tujuan atau mengabaikan bagian
tertentu dari hidup kita, termasuk keluarga, usaha, atau bahkan diri kita sendiri.

Tanyakan pada diri Anda apa yang ingin Anda capai. Seperti apa hidup Anda sekarang? Bagaimana Anda
akan mencapai tujuan Anda? Mengapa Anda ingin mencapainya? Kapankah And aakan mencapainya?
Dengan mengetahui rencana-rencana hidup tersebut, tentu akan lebih mudah bagi Anda untuk
merealisasikannya di masa mendatang nanti.

Lalu, ada dua pertanyaan lain yang tak kalah pentingnya yang akan dibahas pada sub-modul berikut ini.

Apa yang Memotivasi Anda? Apa yang Menghalangi


Anda?
Melakukan introspeksi diri akan membantu Anda berpikir tentang diri Anda sebagai individu dan akan
membantu Anda mengidentifikasi kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses) internal Anda serta
peluang (opportunities) dan ancaman (threats) eksternal Anda. Introspeksi diri juga dapat membantu Anda
mengidentifikasi apa yang memotivasi Anda dan apa yang menahan Anda untuk mencapai tujuan Anda.  
Mengidentifikasi hal-hal tersebut dapat membantu Anda mengubah sikap, keyakinan, dan kondisi Anda.

Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats)

FAKTOR INTERNAL:  FAKTOR EKSTERNAL: 


KEKUATAN PELUANG
Apa keahlian yang saya miliki? Apa sisi baik Apa faktor eksternal yang dapat menolong saya
saya yang paling dominan? Apa yang menjadi mencapai tujuan saya? Apa sumber daya yang
minat saya? Apa yang benar-benar saya saat ini saya miliki untuk membantu saya
kuasai?   mencapai tujuan saya? 
KELEMAHAN ANCAMAN
Apa sifat yang menghalangi saya mencapai
Apa keadaan, orang-orang atau keyakinan yang
tujuan? Apa yang harus saya tingkatkan? Apa
mungkin membuat saya sulit untuk mencapai
keyakinan yang harus saya ubah untuk meraih
tujuan?  
tujuan saya?  

Mengubah dan meningkatkan hidup Anda membutuhkan kejujuran untuk mengenali kesalahan Anda,
optimisme untuk melihat peluang, dan ketekunan untuk mencapai tujuan Anda.

Penting untuk Diingat:

 Kebanyakan orang senantiasa menjalani kehidupannya dengan bereaksi terhadap apa yang terjadi
di hadapan mereka saat itu juga. Membangun rencana hidup dan menjalaninya akan membantu
Anda mengantisipasi keadaan tertentu serta membuat jalan keluar Anda sendiri.
 Rencana hidup boleh saja berjangka waktu menengah atau panjang, tapi tetap pastikan bahwa
rencana tersebut jelas, realistis, serta menjangkau sumber daya yang Anda miliki. Anda juga harus
memastikan lini waktu yang jelas.
 Penting untuk menetapkan tujuan demi kehidupan pribadi, kehidupan keluarga, dan kehidupan
profesional Anda. Namun, hal yang terpenting adalah memastikan bahwa Anda melakukan
setidaknya satu hal setiap hari untuk membuat Anda selangkah lebih maju.
 Apa yang dapat Anda pikirkan dalam hidup Anda hari ini yang membantu atau menghalangi jalan
menuju tujuan Anda? Penting untuk memikirkan hal-hal ini untuk membuat perubahan yang
diperlukan dalam sikap, rencana tabungan, serta rencana usaha Anda.

Nah, mau tahu bagaimana mengurus usaha sekaligus kehidupan pribadi, serta memaksimalkannya? Klik
halaman selanjutnya, yuk!

Mengurus Usaha Sekaligus Kehidupan Pribadi


Kali ini, kita akan membahas keuntungan dari memiliki tujuan pribadi dan profesional yang jelas dan
berbeda, menetapkan anggaran pribadi, dan memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang akan terjadi
dengan usaha Anda dalam 15 tahun, 20 tahun, atau bahkan lebih. Ingat, hidup tidak hanya untuk
bekerja. Penting juga untuk mengatur aspek-aspek lain dalam hidup kita. Mari kita bahas satu per satu!

Penganggaran 
Selain menerapkan anggaran untuk usaha Anda, penting juga untuk memiliki anggaran belanja pribadi,
yang akan membantu Anda mengatur pengelolaan uang dengan lebih baik. Kami menyarankan untuk
mengatur besaran gaji Anda sendiri dan merencanakan pengeluaran berdasarkan pendapatan itu.

Anggaran Pribadi
1. Hitung pendapatan Anda per hari, minggu, atau tahun.
2. Buatlah daftar pengeluaran yang harus Anda tanggung, termasuk pengeluaran pribadi Anda dan
keluarga Anda. Pastikan Anda memasukkan jumlah total masing-masing. Gunakan pengeluaran
Anda selama dua bulan terakhir sebagai panduan. 
3. Pisahkan pengeluaran mana yang merupakan pengeluaran tetap (yang selalu harus dibayar) dan
pengeluaran tidak tetap.
4. Tambahkan semua pengeluaran untuk menghitung total pengeluaran yang perlu ditanggung  setiap
hari, minggu, atau bulan (gunakan periode waktu yang sama dengan yang Anda gunakan di
langkah 1). 
5. Kurangi total pengeluaran Anda dari total pendapatan Anda. Jika Anda memiliki tingkat
pendapatan yang lebih tinggi daripada pengeluaran Anda, Anda mengalami surplus; jika Anda
memiliki pengeluaran lebih dari pendapatan, Anda mengalami defisit.
Tujuan Lainnya 
Menetapkan tujuan pasti melibatkan tindakan nyata untuk mencapainya. Kami merekomendasikan Anda
untuk menetapkan tujuan dalam berbagai aspek kehidupan Anda demi menjaga keseimbangan antara
pekerjaan, keluarga, dan kesejahteraan.  

Meskipun Anda mengetahui banyak hal tentang usaha Anda, jangan pernah berhenti
Pelatihan belajar. Mempelajari hal-hal baru dapat membantu kita melihat usaha kita secara
berbeda, menciptakan variasi, atau sekadar menambah hobi baru.
Gaya hidup yang sehat, baik secara fisik maupun mental, mampu mengurangi risiko
sekaligus membantu Anda dalam menghadapi tantangan hidup dengan lebih baik.
 Kesehatan dan
Untuk menjaga kesehatan fisik, Anda perlu makan makanan yang seimbang, menjaga
kesejahteraan
kebersihan diri, olahraga, dan istirahat. Sementara itu, untuk menjaga kesehatan mental,
penting untuk belajar bersyukur, menghindari stres, dan menikmati aktivitas rekreasi.
Waktu merupakan sumber daya yang sangat berharga. Jika Anda menggunakannya
Manajemen dengan baik, Anda akan mudah mencapai tujuan Anda. Setiap hari, buat daftar aktivitas
waktu  prioritas yang harus dilakukan, termasuk waktu pencapaiannya. Di penghujung hari,
periksa daftar untuk melihat mana yang telah Anda capai dan mana yang belum.

Tugas Anda Sebagai Pemimpin

Apa yang akan terjadi berikutnya? Apakah Anda siap dengan tantangan berikutnya? Apakah Anda
mengetahui tipe orang serta tipe pemimpin seperti apa Anda sebenarnya? 

Sikap positif dalam menyongsong masa depan dapat membantu memunculkan kreativitas dan inovasi
setiap individu. Merasa puas dengan pekerjaan serta apa pun yang Anda lakukan akan mempengaruhi
kepuasan dalam kehidupan pribadi Anda. Kepuasan ini perlahan-lahan tercermin dalam cara Anda
berinteraksi dengan karyawan, pelanggan, dan orang-orang di sekitar Anda.  
Memiliki usaha berarti menjadi pemimpin bagi sekelompok orang. Terlepas dari ukuran usaha, Anda yang
menentukan langkah-langkah yang harus diambil dan bertanggung jawab atas keputusan yang dibuat. Mari
kita lihat! 

Apa Itu Seorang Pemimpin? 


Seorang pemimpin adalah orang yang menggunakan inspirasi, antusiasme, dan empati untuk
membimbing orang di sekitarnya menuju masa depan. Seorang pemimpin mampu mewujudkan tujuannya.
Pemimpin menciptakan sesuatu yang bermanfaat, yang belum ada sebelumnya dan berperan penting untuk
lingkungan kerja dan keluarga. Dalam dunia bisnis, seorang pemimpin membantu bisnis mencapai
tujuannya. Banyak karakteristik berbeda yang menciptakan seorang pemimpin.

Pemimpin Bukan Pemimpin


– Membimbing dan memberikan saran
– Senang pamer
– Mendengarkan
– Tidak bertanggung jawab
– Bekerja dalam tim
– Bekerja sendirian
– Mendukung perkembangan
– Tidak terorganisir
– Menghargai pencapaian
– Menurunkan motivasi
– Berpikiran positif
– TIdak dapat dipercaya
– Memotivasi delegasi
– Kurang berkarakter
– Bertanggung jawab
– Keras
– Murah hati
– Gegabah
– Ramah
– Egois
– Mudah dipercaya

Pemimpin dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan tipe kepribadiannya. Pemimpin


Demokratis menyukai kesepakatan satu sama lain dan komunikasi yang aktif. Pemimpin
Otokratis memberikan tugas tanpa penjelasan, memberi perintah, dan menghukum atau menghargai
bawahan. Pemimpin Afiliatif berusaha menciptakan harmoni di antara tim mereka, memastikan bahwa
anggota tim merasa terhubung antara satu sama lain dan meningkatkan komunikasi serta kepercayaan
masing-masing. 

INGAT: Salah satu cara untuk menjalankan kepemimpinan yang baik adalah dengan menyadari
pentingnya memperhatikan tim dan karyawan Anda. Suatu saat nanti, hal ini akan membantu
meningkatkan dedikasi mereka terhadap tujuan usaha yang lebih ambisius. Tanyakan kepada tim Anda
mengapa mereka senang bekerja dengan Anda dan lakukan semua yang Anda bisa untuk meningkatkan
motivasi  

Mengikuti Sang Pemimpin 


Seorang pemimpin mampu mengidentifikasi mana yang penting bagi karyawannya dan bekerja dengan
mereka untuk meningkatkan komitmen mereka terhadap tujuan bisnis. 

1. Pernahkah Anda bertanya kepada karyawan atau kolega Anda apakah bisnis Anda juga penting
bagi mereka? 
2. Tahukah Anda apa yang penting bagi karyawan Anda? Keluarga mereka? Rumah mereka? Uang
mereka?

Kepemimpinan Aktif Mendorong Hasil Positif


Untuk meraih ekspektasi, tujuan, dan visi usaha, seorang pemimpin harus secara aktif melibatkan timnya
untuk menciptakan hasil yang bermanfaat bagi semua orang. Seorang pemimpin yang baik harus
berkomunikasi secara aktif, jelas serta masuk akal dalam setiap perintahnya.
Tips: 
1. Pastikan permintaan Anda tepat dan jelas menerangkan kebutuhan dan prioritas bisnis. 
2. Menetapkan jadwal dan ekspektasi setiap anggota tim. 
3. Katakan sesuatu dengan lantang, bahkan jika itu tampak jelas. 
4. Dengarkan orang lain mengulangi permintaan yang Anda buat. 
5. Tanyakan tentang permasalahan atau kesulitan yang mereka anggap mungkin terjadi. 
6. Tanyakan kepada anggota tim Anda apakah mereka bersedia berkomitmen untuk tugas tersebut. 

INGAT: Meskipun tugas aktual penting demi mencapai tujuan bisnis Anda, namun agar usaha Anda
berkembang, fokusnya harus pada hasil. Pastikan Anda menetapkan tujuan menengah selama periode
waktu tertentu untuk memastikan bahwa Anda membuat kemajuan dalam mencapai tujuan akhir. 

Menyeimbangkan Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi


Pekerjaan dan bisnis Anda adalah bagian penting dari hidup Anda. Mampu mengerjakan sesuatu yang
Anda sukai dapat membuat Anda bahagia. Namun jangan lupa juga untuk fokus pada aspek lain dalam
hidup Anda:  

1. Tubuh: kesehatan dan kebutuhan fisik 


2. Pikiran: pengalaman dan pengetahuan
3. Spiritual: kepercayaan dan nilai-nilai yang menentukan bagaimana Anda berperilaku, berpikir
dan memandang nilai kehidupan. 

Menjalani kehidupan yang seimbang di mana Anda memperhatikan setiap aspek terhadap diri sendiri akan
menjadikan Anda merasa puas sebagai seorang pebisnis, pemimpin, anggota keluarga (ayah, ibu,
pasangan, anak, saudara, keponakan, paman/bibi), teman, tetangga dan sebagai manusia.

Siap Mengisi Kuis Modul 5?


ISI KUIS 5 SEKARANG

Kesimpulan:
1. Menjadi pemimpin tidak hanya memberikan perintah, mendelegasikan tanggung jawab, dan
melakukan semua hal seorang diri; seorang pemimpin mampu membuat orang-orang yang bekerja
dengannya memiliki komitmen yang sama untuk mencapai hasil serta perkembangan bisnis. 
2. Seorang pemimpin adalah sosok yang bertanggung jawab, murah hati, rendah hati, dan
mempercayai timnya. Pemimpin yang baik juga mengenal para karyawannya, termasuk apa yang
penting bagi mereka, serta memberikan motivasi dan manfaat yang mendorong mereka untuk
mendedikasikan energinya untuk misi bisnis. 
3. Seorang pemimpin yang baik memiliki kemampuan untuk memegang komitmen dari timnya.
Penting untuk membuat permintaan yang selaras dengan prioritas usaha, jelas dan wajar sesuai
kondisi aktual, serta lebih terbuka dalam mempertimbangkan kesulitan yang mungkin terjadi. 
4. Untuk mendorong kelancaran proses menuju tujuan utama bisnis, pemimpin yang baik akan
menciptakan tujuan menengah yang lebih kecil, yang berkontribusi pada tujuan yang lebih besar.
Hal ini juga akan membantunya lebih fokus terhadap tujuan tersebut.
5. Bisnis dan keluarga Anda merupakan aspek penting dalam menjalani kehidupan yang seimbang.
Pastikan Anda fokus dalam menentukan tujuan pribadi, serta tujuan keluarga dan usaha. 
6. Ketika Anda mencapai tujuan pribadi Anda, keluarga dan bisnis juga akan mendapatkan
keuntungan.
Sangat penting meluangkan waktu untuk merenungkan apa yang ingin Anda lakukan, alami, dan capai
dalam hidup Anda serta apa yang Anda harapkan dari pewaris Anda. Visualisasikan masa depan Anda dan
jalani hidup yang seimbang! Anda selalu punya kesempatan untuk melakukan perubahan!