Anda di halaman 1dari 15

BAHASA INDONESIA

“PERAN SAINS DALAM TEKNOLOGI DAN SENI UNTUK KEHIDUPAN


MASYRAKAT”

Disusun oleh:
Novita Eka Anggraini (170210104035)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA


JURUSAN PENDIDIKAN MIPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER
2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat
serta karunia-Nya kepada saya sehingga saya berhasil menyelesaikan makalah
yang berjudul “Peran Sains dalam Teknologi dan Seni untuk Kehidupan
Masyarakat” tepat pada waktunya untuk menyelesaikan tugas UAS. Makalah ini
berisikan tentang makna, peran serta dampak sains, teknologi, dan seni bagi
kehidupan manusia. Diharapkan makalah ini dapat memberikan informasi kepada
kita semua, khususnya bagi mahasiswa/mahasiswi Universitas Jember. Saya
menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik
dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi
kesempurnaan makalah ini. Dalam kesempatan ini penulis juga ingin
mengucapakan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta
memberi dukungan berupa moril maupun materi’il sehingga makalah ini dapat
terselesaikan tepat waktu.

Jember, 17Desember2018

Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................ii

DAFTAR ISI ..........................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................


1 1.1. Latar Belakang ......................................................................................... 1
1.2. Rumusan Masalah .................................................................................... 1

1.3. Tujuan ....................................................................................................... 2

1.4. Manfaat……………………………………………………………………2

Abstrak………………………………………………………………………

BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................


3 2.1. Makna Manusia, Sains, Teknologi dan Seni ............................................ 3
2.2.1. Manusia ............................................................................................. 3

2.2.2. Sains .................................................................................................. 3

2.2.3. Teknologi .......................................................................................... 4

2.2.4. Seni .................................................................................................... 5

2.3. Peranan Sains, Teknologi, dan Seni bagi Kehidupan Manusia ................ 5
3.4.4. Peran Terhadap Kebutuhan Pokok .................................................... 5

2.2.2. Peran Terhadap Peningkatan Kesehatan ........................................... 6

2.3.2. Peran Terhadap Penyediaan Energi .................................................. 6

2.3.3. Peran Terhadap Komunikasi dan Transportasi ................................. 6

2.3. Manusia sebagai Subyek dan Obyek bagi Sains, Teknologi dan Seni. .... 7
2.3.1. Dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. ....................... 7
2.3.2. Dalam bidang telekomunikasi ........................................................... 8

2.3.3. Dalam bidang kedokteran dan kesehatan .......................................... 8 2.3.4.


Dalam bidang pertahanan dan keamanan .......................................... 8

2.4. Perkembangan Sains, Teknologi dan Seni. .............................................. 8


2.4.1. Problematika Pengembangan Sains, Teknologi, dan Seni ................ 9

2.5. Dampak Positif dan Negative Teknologi ............................................... 10


2.5.1. Bidang Informasi dan komunikasi. ................................................. 10

2.5.2. Bidang Ekonomi dan Industri ......................................................... 11

2.5.3. Bidang Pendidikan .......................................................................... 12

2.5.4. Bidang politik .................................................................................. 13

2.6. Dampak Penyalahgunaan Sains, Teknologi dan Seni pada Kehidupan Sosial
Budaya. ................................................................................................... 14

BAB III KESIMPULAN .......................................................................................16

DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................................17


ABSTRAK
BAB I PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

Dalam kehidupan saat ini, tidak dapat dilepaskan dari ilmu pengetahuan dan
teknologi. Semua orang dapat merasakan begitu banyak kemudahan yang dapat
dinikmati akibat perkembangan teknologi. Orang dapat melakukan perjalanan
jauh dalam waktu singkat dengan alat transportasi seperti pesawat terbang.
Manusia dapat melakukan komunikasi dengan orang lain yang berada di kota atau
negara lain dengan menggunakan telepon. Manusia juga dapat mengerjakan
sesuatu dengan ringan karena ditemukannya berbagai macam mesin yang
meringankan pekerjaan manusia. Adapun seni atau lebih khusus meninjau tentang
seni rupa modern, umumnya hanya dinilai sebagai praksis filosofis yang justru
identik dengan berbagai ketidakpastian, penafsiran personal dan subjekivitas.
Pertentangan bipolar itu juga terkait dengan pandangan khalayak dimana satu sisi
memahami teknologi sebagai perwujudan nyata dari cita-cita kemajuan peradaban
modern secara kongkret, sehingga berdampak pada kehidupan manusia.
Sementara di sisi lain, melihat seni sebagai aktualisasi pengalaman batin, intuisi,
dunia pra-reflektif manusia dan khasanah rasa yang tak terjamah. Namun
disamping banyaknya manfaat yang telah diperoleh manusia, disisi lain muncul
pula dampak yang tak jarang dapat merugikan manusia dan sering pula terjadi
penyalahgunaan manfaat dan fungsi kemajuan teknologi bagi kehidupan manusia.
Walaupun sebenarnya dampak positif jauh lebih diharapkan untuk dapat
mengiringi perkembangan jaman. Serta pemanfaatan kemajuan sains, teknologi,
dan seni secara baik harus diterapkan sehingga dapat menjaga kelestarian budaya
bangsa.

1.2.Rumusan Masalah

1.Apakah makna sains, teknologi, dan seni dalam kehidupan manusia?

2. Bagaimana peranan sains, teknologi, dan seni dalam kehidupan manusia?

3. Apakah dampak sains, teknologi, dan seni dalam kehidupan manusia.

1.3.Tujuan

1.Mengetahui makna sains, teknologi dan seni dalam kehidupan manusia.

2.Mengetahui peran sains, teknologi, dan seni dalam kehidupan manusia.

3 Mengetahui dampak sains, teknolodi dan seni dalam kehidupan manusia.

1.4 Manfaat
BAB II

PEMBAHASAN

2.1.Makna Manusia, Sains, Teknologi dan Seni

2.1.1.Manusia

Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna


dibandingkan makhluk ciptaan Allah yang lain. Dikatakan paling sempurna
karena manusia dibekali akal sekaligus nafsu. Meskipun manusia mempunyai
nafsu tetapi yang paling berperan adalah akal. Akal ini bertujuan untuk
membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, akal juga sebagai alat untuk
berfikir, berhitung, dan berkreasi sehingga kerja sama antara keduanya sangat
diperlukan dalam kehidupan manusia.

2.1.2. Sains

Menurut P. Medawar sains dalam istilah Inggris berarti science berasal dari
bahasa Latin yaitu scientia yang berarti ilmu pengetahuan. Pengertian
pengetahuan adalah sebagai istilah filsafat yang tidak sederhana dan mudah
dipahami secara umum karena memiliki bermacam-macam pandangan serta teori
yang melingkupi makna pengetahuan tersebut. Diantaranya pandangan Aristoteles
yang berpandangan bahwa pengetahuan merupakan sesuatu yang dapat ditangkap
melalui indera. Sedangkan menurut Bacon dan David Home pengetahuan
diartikan sebagai pengalaman indera dan batin. Tetapi tidak semua ilmu boleh
dikatakan sains. Ilmu pengetahuan (sains) yang sesungguhnya adalah ilmu yang
dapat diuji kebenarannya dan dikembangkan secara bersistem dengan kaidah-
kaidah tertentu berdasarkan kebenaran atau kenyataan yang ada, sehingga
pengetahuan yang dipedomani tersebut bisa dipercayai melalui percobaan secara
teori. Permasalahan yang timbul dalam bidang ilmu pengetahuan meliputi arti
sumber, kebenaran pengetahuan, serta sikap ilmuwan sebagai dasar langkah
berkelanjutan. Ilmu pengetahuan mencakup ilmu pengetahuan alam dan ilmu
pengetahuan sosial dan kemanusiaan. Sains memberikan penekanan kepada
sumbangan pemikiran manusia dalam menguasai ilmu pengetahuan itu. Proses
mencari kebenaran serta mencari jawaban atas persoalan-persoalan secara
sistematik dinamakan pendekatan saintifik dan itu menjadi landasan
perkembangan teknologi yang menjadi salah satu unsur terpenting dalam
peradaban manusia.

2.1.3.Teknologi

Teknologi berasal dari kata techne dan logia, kata Yunani Kuno techne berarti
seni kerajinan. Dari kata techne, kemudian lahirlah perkataan technikos yang
berarti orang yang memiliki keahlian tertentu. Dengan perkembangan
keterampilan tersebut menjadi semakin tetap karena menunjukkan suatu pola,
langkah, dan metode yang pasti. Sehingga keterampilan tersebut menjadi teknik.
Diungkapkan Jacques Ellul dalam tulisannya berjudulThe Technological Society
tidak mengatakan teknologi tetapi teknik, meski arti dan maksudnya sama.
Teknologi memperlihatkan fenomena dalam masyarakat sebagai hal inpersonal
dan memiliki otonomi mengubah setiap bidang kehidupan manusia menjadi
lingkup teknis. Batasan ini bukan dalam bentuk teoritis, melainkan perolehan
aktivitas masing-masing dan observasi fakta dari apa yang disebut manusia
modern dengan perlengkapan tekniknya. Jadi teknik menurut Ellul adalah
berbagai usaha, metode, dan cara untuk memperoleh hasil yang sudah
distandarisasi dan diperhitungkan sebelumnya. Dalam kepustakaan, teknologi
memiliki berbagai ragam pendapat yang menyatakan teknologi adalah
transformasi kebutuhan (perubaan bentuk dari alam). Teknologi adalah kenyataan
yang diperoleh dari dunia ide. Secara konvensional mencakup penguasaan dunia
fisik dan biologis, tetapi secara luas juga mencakup teknologi sosial terutama
teknologi sosial pembangunan sehingga teknologi itu menjadi metode sistematis
untuk mencapai tujuan insani. Sedangkan teknologi dalam makna subyektif
adalah keseluruhan peralatan dan prosedur yang disempurnakan. Jadi secara
umum, teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang
yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.

2.1.4.Seni

MenurutJanet Woll seni adalah produk sosial. Sedangkan menurut Kamus


B.Indonesia, seni adalah keahlian yang membuat karya yang bermutu (dilihat dari
segi kehalusannya, keindahannya, dll), seni dapat berupa seni rupa, seni musik dll.
Menurut bahasa ”seni” berarti indah, tetapi menurut istilah ”seni” merupakan
suatu manisfestasi dan pancaran rasa keindahan, pemikiran, kesenangan yang lahir
dari dalam diri seseorang untuk menghasilkan suatu aktiviti. Wujud dari lahirnya
suatu karya seni adalah hasil dari ide-ide para seniman yang berlandaskan daya
imajinasi, pengetahuan, pendidikan dan inspirasi serta tenaga seniman itu sendiri.
Karya seni dapat dituangkan dalam bentuk garis, warna, gerak, bunyi, kata-kata,
bahasa dan rupa bentuk yang bersifat kreatif dan imajinatif dari suatu kemahiran.
Seni juga merupakan segi batin masyarakat yang juga berfungsi sebagai jembatan
penghubung antar kebudayaan yang beraneka ragam. Karya seni selalu bersifat
sosial karena kehadirannya menggambarkan masyarakat yang berjiwa kreatif,
dinamis dan agung. Memahami seni suatu masyarakat berarti memahami aktivitas
penting masyarakat yang bersangkutan dalam momen yang paling dalam dan
kreatif.

2.2.Peranan Sains, Teknologi, dan Seni bagi Kehidupan Manusia


2.2.1.Peran Terhadap Kebutuhan PokokSandang :

Salah satu contoh adalah manusia menemukan cara untuk memintal benang
sehingga dihasilkan sehelai kain dan pada saat ini telah ditemukan mesin pintal
modern yang dapat memproduksi kain dalam jumlah besar dalam waktu yang
relativ singkat dengan berbagai variasi warna dan corak.

2. Proses regenerasi kepemimpinan. Sudah barang tentu peralihan generasi


kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang
diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental.

3. Di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh


berkembangnya regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah
menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang
teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut.
Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga
regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi baru.

2.6.Dampak Penyalahgunaan Sains, Teknologi dan Seni pada Kehidupan Sosial


Budaya.

Akibat kemajuan teknologi bisa kita lihat.

1. Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat


bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai
pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis.
Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya
merupakan pekerjaan pria semakin menonjol. Data yang tertulis dalam
buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang ditulis
oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa
peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak
wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen,
senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya.
2. Meningkatnya rasa percaya diri. Kemajuan ekonomi di negara-negara
Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan
ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai
suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat
melecehkan bangsa-bangsa Asia.

3. Tekanan kompetisi yang tajam di berbagai aspek kehidupan. Sebagai


konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun
dan pekerja keras.
Meskipun demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negative pada aspek
budaya :
a. Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di
kalangan remaja dan pelajar.
b. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya
pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian
warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam
rohani”.
c. Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin
meningkat, semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di
masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah
melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam
menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama,
kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar
semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian,
corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
d. Pola interaksi antar manusia yang berubah. Kehadiran komputer pada
kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah
pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon
telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia
luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah
membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu
tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang
kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet
sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini
semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan
komputer.
BAB III

KESIMPULAN

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan
ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu
pengetahuan. Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan. Setiap inovasi
diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia.
Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan
aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati
banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam
dekade terakhir ini. Namun manusia tiudak bisa menipu diri sendiri akan
kenyataan bahwa teknologi mendatangkan berbagai efek negatif bagi manusia.
Oleh karena itu untuk mencegah atau mengurangi akibat negatif kemajuan
teknologi, pemerintah di suatu negara harus membuat peraturan-peraturan atau
melalui suatu konvensi internasional yang harus dipatuhi oleh pengguna
teknologi.
DAFTAR PUSTAKA

Tumanggor, Rusmin, dkk, 2008, Ilmu Sosial & Budaya Dasar , Jakarta, Kencana
Prenada Media Group.

Tasmuji, dkk, 2011, Ilmu Alamiah Dasar Ilmu Sosial Dasar Ilmu Budaya Dasar

, Surabaya, IAIN Sunan Ampel.

Rambe, 2011. Pembahasan Manusia, Sains, Teknologi, dan Seni.