Anda di halaman 1dari 2

Case 21: “Victoria Chemicals plc (A): The Merseyside and Rotterdam Projects”

Context

Victoria Chemicals adalah produsen polypropylene terkemuka, polimer yang digunakan dalam berbagai
macam produk. Wakil presiden eksekutif James Fawn diberikan dua proyek untuk meningkatkan
produksi polypropylene untuk Victoria Chemicals: satu untuk pabrik Merseyside, yang lainnya untuk
pabrik di Rotterdam.

Setiap proyek berpotensi meningkatkan produksi sebesar 7%. Karena kenaikan gabungan sebesar 14%
tidak beralasan, James hanya dapat mendukung salah satu proyek yang diusulkan. Victoria Chemicals
menggunakan empat kriteria dalam evaluasi proposal proyek: nilai sekarang bersih, tingkat
pengembalian internal, periode pengembalian modal, dan pertumbuhan laba per saham.

Problema Kasus

Mereka memiliki dua proyek belanja modal yang saling eksklusif untuk ditinjau oleh perusahaan. Proyek
pertama adalah meningkatkan fasilitas yang ada dan proses produksi pabrik Merseyside. Proyek kedua
adalah membeli pipa dan memperluasnya ke pabrik Rotterdam. Meskipun kedua proyek ini dapat
meningkatkan produksi polypropylene tetapi mereka hanya dapat memilih satu proyek untuk
dilaksanakan.

Identifikasi teori dan konsep

Victoria Chemical menggunakan empat kriteria untuk mengevaluasi kedua proyek tersebut. Empat
kriteria tersebut adalah nilai sekarang bersih (NPV) yang dihitung dengan biaya modal yang sesuai,
tingkat pengembalian internal (IRR), periode pengembalian modal, dan pertumbuhan laba per saham.
Setelah mereka melakukan analisis, keempat kriteria yang digunakan untuk mengevaluasi kedua proyek
menunjukkan preferensi yang berbeda pada setiap proyek. Keempat kriteria yang digunakan untuk
mengevaluasi kedua proyek menunjukkan preferensi yang berbeda pada setiap proyek:

- nilai sekarang bersih (NPV) dihitung dengan biaya modal yang sesuai

- tingkat pengembalian internal (IRR)

- periode pengembalian

- pertumbuhan laba per saham

Pemecahan Problema

Ada konflik yang ada antara dua proyek yang saling eksklusif ini. Oleh karena itu, kami akan memilih
proyek terbaik berdasarkan kriteria terbaik, yaitu NPV karena NPV mengasumsikan investasi ulang
dengan biaya modal dan itu umumnya merupakan asumsi terbaik. Oleh karena itu, proyek Rotterdam
harus dipilih.

Kami yakin tingkat diskonto harus disesuaikan. Kami menggunakan tingkat diskon 7% yang dianggap
lebih akurat. Kami juga memperhitungkan premi inflasi 3%.