Anda di halaman 1dari 23

1.

Seorang perawat melakukan pengkajian pada pasien yang didiagnosis gagal ginjal
kronis, dari pengkajian ditemukan adanya penumpukan krital urea pada kulit
pasien.Apaistilah yang dapatmenggambarkankeadaanpenumpukankristal urea pada
kulitpasiengagalginjalkronis?
A. Uraemicfetor
B. Uraemic frost
C. Uraemicodors
D. Uraemic color
E. Uraemic factor
2. Tuan A usia 60 tahun memiliki tekanan darah 180/110 mmHg, pasien diberikan obat
penurun tekanan darah dari golongan Angiotension-converting enzyme (ACE)
inhibitors per oral. Setelah minum obat tersebut pasien mengeluh jantung berdetak
kencang, sesak napas dan batuk. Apa yang harus perawat lakukan pada pasien ini?
A. Memberikanpenyuluhantentangefeksampingobat
B. Menganjurkanuntukberhentiminumobat
C. Memberikanpenyuluhan cara meminumobat
D. Mengajurkanuntukmenggantijenisobat
E. Melakukanmonitoringtekanandarah
3. Mahasiswa melakukan pengukuran tekanan darah, hasil pengukran tersebut
diberikan kepada perawat yang sedang jaga, akan tetapi perawat mendapati
mahasiswa salah menggunakan “cuff/manset” yang terlalu besar (lebar) untuk pasien
tersebut.Apa pengaruhnya terhadap hasil pengukuran darah tersebut?
A. Hasil pengukuran tekanan darah valid
B. Hasil pengukuran tekanan darah lebih tinggi dari yang
seharusnya
C. hasil pengukuran tekanan darah menjadi lebih rendah dari yang
seharusnya
D. hasil pengukuran tekanan darah menjadi lebih tinggi 20% dari
yang seharusnya
E. hasil pengukuran tekanan darah tidak ada bedanya mau pakai
manset yang berbeda
4. Perawat akan melakukan pengkajian pada pasien laki-laki 48 tahun dan keluarganya
untuk mengetahui kebutuhan belajar tentang miokardial infark yang dialaminya 2 hari
yang lalu. Pada saat melakukan pengkajian, perawat menemukan bahwa ayah pasien
meninggal pada usia 52 tahun yang disebabkan karena miokardial infark.Area
pengkajian mana yang akan mempengaruhi perencanaan pendidikan kesehatan
untuk pasien dan keluarganya?
A. karakteristik belajar
B. karakteristik fisik
C. karakteristik psikologi
D. karakteristik sosial
E. karakteristik kultural
5. Perawat di ruangan bedah melakukan pengkajian termasuk melakukan review
terhadap hasil tes laboratorium pada pasien preoperative.Hasil test apa yang harus
mejadi perhatian dokter bedah segera?
A. Serum K+ 3.8 mEq/L
B. Hemoglobin 15 g/dL
C. Glukosa darah 100 mg/dL
D. White blood cell (WBC) 18,500/μL
E. Rh positif
6. Pasien yang menghadapi pembedahan biasanya merasa asing terhadap ruangan
bedah, untuk mengurangi perasaan asing tersebut maka ruangan bedah harus
dimodifikasi sedemikaian rupa supaya tidak “menyeramkan”.Tujuan memodifikasi
ruangan bedah adalah untuk meningkatkan?
A. keamanan kelistrikan
B. asepsis (medis dan pembedahan)
C. kenyamanan dan privasi pasien
D. komunikasi diantara tim bedah
E. kecepatan penyembuhan
7. Perawat akan melakukan pengangkatan NGT pada pasien pasca bedah, pengakatan
ini didarkan bahwa pasien sudah dapat makan sendiri, akan tetapi pada saat proses
pengangkatan pasien mengalami epistaksis.apa yang harus dilakukan perawat?
A. menjepit hidung dengan ibu jari dan telunjuk
B. memposisikan pasien pada satu sisi
C. menghiperektensikan leher
D. memberikan es dibelakang leher
E. lapor ke dokter penanggung jawab
8. Pasien Tuan B didiagnosis miokard infark, pada saat dokter memberikan suntikan
nitrogliserin melalui IV, pasien masih mengeluh bahwa nyerinya tidak hilang.obat apa
yang kemungkinan harus diberikan pada pasien tersebut?
A. Morphin sulfate IV
B. Calcium channel blockers
C. IV amiodarone (Cordarone)
D. Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitors
E. Nirogliserin oral
9. Seorang pasien masuk ke rumah sakit akan melakukan pemeriksaan karena nyeri
dada, dari hasil laboratorium menunjukan tidak mengalami perubahan serum cardiac
markers 4 jam setelah kejadian. Apa tindakan diagnostic test non invasive yang dapat
dipergunakan untuk membedakan type angina dari tipe nyeri dada tersebut?
A. EKG 12 lead
B. Exercise stress test
C. Coronary angiogram
D. Transesophageal echocardiogram
E. Photorontgent
10. Pasien wanita usia 62 tahun mengalami prehypertensi (142/90 mmHg) dan merokok 1
bungkus per hari. Dia tidak memiliki gejala CAD tapi kadar LDL 154 mg/dL (3.98
mmol/L). Berdasarkan nilai tersebut apa rencana tindakan pertama untuk pasien
tersebut?
A. diet dan terapi obat
B. olahraga dengan bimbingan
C. diet dan berhenti merokok
D. obat dan berhenti merokok
E. olahragatanpabimbingan
11. Klien Usia 45 tahun datang ke emergensi dengan keluhan sesak, nyeri dada,dada
berdebar, cepat lelah, banyak berkeringat dan badan lemas. Dari hasil pengkajian
didapatkan data TD : 150/90 mmHg, Nadi : 88 x/mnt, RR : 30 x/mnt, GD : 170 mg/dl
dan pada palpasi leher terdapat hipertiroid, hasil T3 dan T4 meningkat. Apa Prioritas
masalah keperawatan yang muncul pada klien di atas?
a. Gangguan oksigenasi
b. Resiko kekurangan caiaran
c. Gangguan rasa nyaman : nyeri dada
d. Gangguan pemenuhan ADL
12. Seorang wanita, usia 18 tahun, status belum menikah, mengeluh pada payudaranya
keluar ASI. Pada saat dikaji tidak sedang masa hamil ataupun menyusui. Intervensi
apakah yang dapat diberikan pada klien tersebut?
a. Anjurkan klien untuk mengeluarkan ASI terus menerus
b. Beritahu klien untuk tidak mengeluarkan ASI
c. Beritahu klien untuk melakukan diet rendah susu
d. Observasi siklus menstruasi
13. Seorang pria, umur 39 tahun datang dengan keluhan badan terasa lemas, sering
kencing, sering haus dan lapar terus . Klien mengatakan keluhannya baru terasa
kurang lebih satu minggu yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan BB terjadi
penurunan ± 7 Kg, terdapat luka gangren dengan diameter 5 cm, keadaan luka kotor.
Klien mengeluh nyeri pada lukanya. Keluarga tidak ada yang mengalami DM. Dari
hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS : 215 mg/dl, Glukosuria (+). DM :
Diabetes mellitus. Apa Kemungkinan penyebab DM pada kasus di atas?
a. Obesitas
b. Pankreatitis
c. Herediter
d. Gagal ginjal
14. Seorang pria, umur 39 tahun datang dengan keluhan badan terasa lemas, sering
kencing, sering haus dan lapar terus . Klien mengatakan keluhannya baru terasa
kurang lebih satu minggu yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan BB terjadi
penurunan ± 7 Kg, terdapat luka gangren dengan diameter 5 cm, keadaan luka kotor.
Klien mengeluh nyeri pada lukanya. Keluarga tidak ada yang mengalami DM. Dari
hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS : 215 mg/dl, Glukosuria (+).Apa
yang bukan penyebab luka gangren pada kasus di atas?
a. Viskositas darah meningkat
b. Vaskularisasi perifer meningkat
c. Penurunan sensitifitas
d. Neuropathi
15. Seorang pria, umur 39 tahun datang dengan keluhan badan terasa lemas, sering
kencing, sering haus dan lapar terus . Klien mengatakan keluhannya baru terasa
kurang lebih satu minggu yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan BB terjadi
penurunan ± 7 Kg, terdapat luka gangren dengan diameter 5 cm, keadaan luka kotor.
Klien mengeluh nyeri pada lukanya. Keluarga tidak ada yang mengalami DM. Dari
hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS : 215 mg/dl, Glukosuria (+).Apa
masalah keperawatan utama pada klien di atas?
a. Gangguan nutrisi : methabolisme sel
b. Gangguan integritas kulit
c. Resiko injury
d. Resiko ketidakseimbangan cairan
16. Seorang perempuan berusia 65 thn (Ny.T), dirawat di ruang penyakit dalam dengan
Keluhan utama : Luka di kaki kanan akibat tersandung batu sejak 2 bulan. Pasien
kemudian merasakan kakinya bengkak, teraba panas, berdarah (+), nanah (+). Hasil
Pemeriksaan fisik : Keadaan umum: tampak sakit sedang, kompos mentis, TD :
120/70 mmHg, FN : 90 x/mnt, FP : 20 x/mnt, Suhu : 37,5 C, Tinggi badan : 153
cm, Berat badan : 51 kg, Mata: konjungtiva pucat, Ekstremitas : edema -/-, baal(+).
Pasien baru mengetahui menderita DM. GDS : 423 mg/dL, Hb : 7,8 Mg/dL, Leukosit
11000. Apa Penyebab utama Luka (ulkus diabetik) yang terjadi pada Ny. T?
a. Hiperglikemia
b. Neuropati
c. Infeksi
d. Hb rendah
17. Seorang perempuan berusia 65 thn (Ny.T), dirawat di ruang penyakit dalam dengan
Keluhan utama : Luka di kaki kanan akibat tersandung batu sejak 2 bulan. Pasien
kemudian merasakan kakinya bengkak, teraba panas, berdarah (+), nanah (+). Hasil
Pemeriksaan fisik : Keadaan umum: tampak sakit sedang, kompos mentis, TD :
120/70 mmHg, FN : 90 x/mnt, FP : 20 x/mnt, Suhu : 37,5 C, Tinggi badan : 153
cm, Berat badan : 51 kg, Mata: konjungtiva pucat, Ekstremitas : edema -/-, baal(+).
Pasien baru mengetahui menderita DM. GDS : 423 mg/dL, Hb : 7,8 Mg/dL, Leukosit
11000. Komplikasi apakah yang tidak terjadi pada Ny. T di atas?
a. Ulkus pedis
b. Retinopati
c. Infeksi
d. neuropati/kerusakan saraf
18. Seorang perempuan berusia 65 thn (Ny.T), dirawat di ruang penyakit dalam dengan
Keluhan utama : Luka di kaki kanan akibat tersandung batu sejak 2 bulan. Pasien
kemudian merasakan kakinya bengkak, teraba panas, berdarah (+), nanah (+).
Pasien baru mengetahui menderita DM. GDS : 423 mg/dL, Hb : 7,8 Mg/dL, Leukosit
11000.Berdasarkan hasil pemeriksaan penunjang, apa diagnosa utama yang munglin
muncul pada Ny. T tersebut?
a. Resiko komplikasi b.d hiperglikemia
b. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan b.d hiperglikemia
c. Resiko gangguan perfusi jaringan b.d anemia
d. Resiko defisit volume cairan b.d peningkatan output
19. Seorang perempuan berusia 65 thn (Ny.T), dirawat di ruang penyakit dalam dengan
Keluhan utama : Luka di kaki kanan akibat tersandung batu sejak 2 bulan. Pasien
kemudian merasakan kakinya bengkak, teraba panas, berdarah (+), nanah (+). Hasil
Pemeriksaan fisik : Keadaan umum: tampak sakit sedang, kompos mentis, TD :
120/70 mmHg, FN : 90 x/mnt, FP : 20 x/mnt, Suhu : 37,5 C, Tinggi badan : 153
cm, Berat badan : 51 kg, Mata: konjungtiva pucat, Ekstremitas : edema -/-, baal(+).
Pasien baru mengetahui menderita DM. GDS : 423 mg/dL, Hb : 7,8 Mg/dL, Leukosit
11000. Apakah Prioritas penatalaksanaan apa yang dilakukan pada Ny. T?
a. Debridement luka
b. Pemberian insulin
c. Perawatan luka dengan teknik septik dan antiseptik
d. Amputasi digiti I pedis dextra
20. Seorang Laki-laki berusia 47 tahun berobat ke poli penyakit dalam dengan keluhan
sering buang air kecil, lapar terus, sering haus dan dalam 4 bulan terakhir ini Berat
Badannya turun dari 70 Kg menjadi 59 kg. Tinggi Badan : 157 cm. Pemeriksaan Gula
darah puasa: 302 mg/dl. Klien dianjurkan untuk melakukan perencanaan makan dan
olahraga. Berapakah Kebutuhan kalori basal klien tersebut ?
a. 1359 kalori
b. 1539 kalori
c. 1282 kalori
d. 1228 kalori
21. Seorang laki- laki berusia 46 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam, dengan keluhan
nyeri pada tulang belakang, terutama saat tidur. Hasil pengkajian ditemukan adanya
perubahan bentuk punggung menjadi agak bungkuk (kiposis) serta berkurangnya
kepadatan tulang. Apakah jenis latihan yang lebih efektif , untuk mengatasi masalah
pada kasus diatas?
a. senam
b. jogging
c. meditasi
d. berenang
e. bersepeda
22. Seorang pasien berusia 35 tahun, dirawat di ruang unit luka bakar hari ke -2, dengan
luka bakar karena tersiram air panas. Luka bakar mengenai daerah dada, perut dan
kedua paha, luka tampak kemerahan dan melepuh, pasien mengeluh panas dan perih
dipermukaan kulitnya. Apakah tindakan yang tepat dilakukan pada kasus diatas?
a. Menghitung luas luka bakar pasien
b. Memasang dower kateter secara cepat
c. Memasang infus pada tangan yang sehat
d. Menganjurkan pasien untuk immobilisasi
e. Merawat luka bakar dengan metode lembab
23. Seorang laki-laki berusia 54 tahun dirawat diruang penyakit dalam. Hasil pengkajian
didapatkan riwayat terkurung dalam lift di gedung yang terbakar, luka bakar didaerah
wajah yaitu hidung dan mulut, kumis terbakar, suara parau dan nafas pasien tampak
sesak.Apakah masalah keperawatan prioritas yang dialami pasien tersebut?
a. Nyeri akut
b. Resiko infeksi
c. Gangguan jalan nafas
d. Resiko syok hipovolemik
24. Seorang laki – laki usia 38 tahun, dirawat di ruang bedah. Hasil pengkajian
ditemukan fraktur tertutup 1/3 distal tibia sinistra, tampak kemerahan dan bengkak
yang berlebihan pada kaki yang fraktur, ujung jari tampak pucat,pasien tidak
merasakan sensasi pada ujung jarinya.Apakah pengkajian neurovaskular yang
dilengkapi pada kasus diatas?
a. Tipe fraktur
b. Skala nyeri
c. Denyut nadi
d. Derajat fraktur
e. Kekuatan otot
25. Seorang perempuan berusia 38 tahun dirawat diruang penyakit dalam, dengan
keluhan mual dan gatal- gatal pada kulit. Hasil pengkajian ditemukan riwayat muntah
darah, jaundice, kulit tampak kuning keabu-abuan, kering dan kusam, kadar ureum
7.1 dl/gr.Apakah fungsi hati yang terganggu pada kasus diatas?
a. detoksifikasi
b. emulsifikasi lemak
c. metabolisme protein
d. menginaktifkan hormon
e. sintesis faktor pembekuan
26. Seorang laki-laki berusia 42tahun dirawat diruang penyakit dalam, dengan keluhan
mual dan muntah darah. Hasil pengkajian ditemukan riwayat muntah darah 3 bulan
yang lalu, jaundice, kulit tampak kuning, asites dan pasien tampak
pucat.Bagaimanakah patofisiologi terjadinya muntah darah pada kasus diatas?
a. Pecahnya pembuluh darah vena esophagus
b. Tekanan yang meningkat pada vena hepatica
c. Kolateral dari aliran ke hepar yang tersumbat
d. Pengikisan dinding lambung oleh asam lambung
e. Peningkatan tekanan hidrostatik di pembuluh darah
27. Seorang perempuan berusia 35 tahun dirawat diruang penyakit dalam, dengan
keluhan perut bengkak dan tidak bisa buang angin, sejak 2 hari yang lalu. Hasil
pengkajian ditemukan riwayat diurut pada bagian perut, distensi abdomen, bising
usus 3 x/mnt, tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi nadi 84x/mnt, frekuensi napas
26 x/mnt, suhu 37.6o C. Apakah tindakan yang tepat untuk mengurangi keluhan
pasien pada kasus diatas?
a. Pasien dipuasakan
b. Pasang Nasogastrik tube
c. Berikan posisi semi fowler
d. Lakukan pemasangan infus
e. Rencanakan untuk dioperasi
28. Seorang perempuan berusia 37 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri
pada punggung saat berdiri ataupun duduk. Hasil pengkajian punggung tidak bisa
tegak, selalu miring kekanan dan pinggul tidak sejajar.Apakah kelainan tulang
belakang yang dialami oleh pasien tersebut?
a. kiposis
b. skoliosis
c. lordosis
d. sway back
e. hipolordosis
29. Seorang laki – laki berusia 45 tahun , dirawat di ruang penyakit dalam dengan
keluhan sesak, mual dan tidak bisa tidur. Hasil pengkajian didapatkan riwayat sirosis
hepatis, asites , dengan lingkaran perut 108 cm, pasien tampak kurus dan lemah.
Hasil pemeriksaan Tekanan darah 100/70 mmHg, frekuensi nadi 88x/mnt, frekuensi
napas 28xmnt, S 37 o C. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada pasien
tersebut?
a. Intoleransi aktivitas
b. Gangguan pola nafas
c. Gangguan istirahat tidur
d. Gangguan volume cairan : berlebih
e. Ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari kebutuhan
30. Seorang perawat sedang melakukan pengkajian reflex tendon, dengan cara
menggoreskan ujung reflek hammer yang runcing pada telapak kaki pasien, sehingga
muncul gerakan pada ujung jari pasien. Apakah nama pengkajian yang dilakukan oleh
perawat tersebut?
a. Openheim
b. Babinski
c. Chaddok
d. Gordon
e. Archiles
31. Anak perempuan usia 14 tahun datang ke poli anak dengan keluhan sering pusing,
dan mudah lemah, saat pengkajian ditemukan conjunctiva anemis, bibir pucat dan
kering, BB 25 kg, TB 138 cm, HB 9 gr%, Ibunya bertanya kepada perawat jenis
makanan yang sebaiknya diberikan kepada anaknya.
Apakah perencanaan pendidikan nutrisi selain protein yang dibutuhkan oleh anak
tersebut ?
a. Nutrisi yang mengandung besi, vitamin C dan Calcium
b. Nutrisi yang mengandung besi, vitamin B12 dan thiamin
c. Nutrisi yang mengandung besi, vitamin A dan Asam Folat
d. Nutrisi yang mengandung besi, vitamin B12 dan asam folat
e. Nutrisi yang mengandung besi, vitamin E dan Riboflavin
32. Anak perempuan usia 1 tahun dengan dibawa ibunya dengan keluhan sesak nafas.
Sesak nafas yang disertai batuk, pilek dan panas. Pada pemeriksaan fisik kulit
tampak pucat, suara nafas terdengar wheezing (+), rochi (+) tampak retraksi
interkostal pada epigasrium, perkusi area paru terdengar dullness, pergerakan paru
kurang maksimal nadi 120 kali/menit, Respirasi rate 32x/menit, suhu 38,7 C, , BB 8,2
kg (BBL 3200 gr). pemeriksaan laboratorium, HB 11,2 gr%, leukosit 6900/mm3,
glukosa sewaktu 128 mg/dl
Apakah diagnosa keperawatan yang prioritas pada kasus di atas ?
a. Tidak efektifnya jalan nafas berhubungan dengan akumulasi sekret
b. Gangguan pola nafas berhubungan dengan hipersensitifitas
c. Gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan
anoreksia
d. Gangguan perfusi jaringan berhubungan dengan kurangnya suplai oksigen
e. Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit berhubungan dengan
peningkatan suhu tubuh
33. Seorang anak laki-laki usia 10 bulan datang ke poli Anak dengan keluhan lemah.
Pada saat dikaji klien tampak lemah, pucat, conjuctiva tampak ikterus, kulit berwarna
hitam bersisik, muka bulat mongoloid, pada perabaan tampak pembesaran hati dan
limfa, pada pemeriksaan CRT lebih dari 3 detik, BB anak 8 kg, HB 5gr% Ht 22 % , Fe
1500 gr/dl
Apakah diagnosa keperawatan yang prioritas pada kasus di atas ?
A. Gangguan rasa nyaman berhubungan dengan
B. Gangguan perfusi jaringan berhubungan dengan anemia
C. Gangguan body image berhubungan dengan kulit berwarna hitam
D. Gangguan pemenuhan nutrisi berhubungan dengan anoreksia
E. Resiko injury berhubungan dengan hemosiderosis
34. Anak laki-laki usia 7 tahun dibawa ibunya datang ke poli anak, , menurut ibunya
setiap 2 minggu anaknya rutin datang untuk mendapatkan tranfusi, saat dilakukan
pengkajian tampak lemah, pucat anak sulit makan, conjuctiva tampak ikterus, kulit
berwarna hitam bersisik, muka bulat mongoloid, pada perabaan tampak pembesaran
hati dan limfa, pada pemeriksaan CRT lebih dari 3 detik, BB anak 13 kg, HB 8 gr%
Ht 24 %
Apakah perencanaan pendidikan nutrisi yang tepat pada klien di atas?

a. Anjurkan ibu untuk membatasi anaknya makan sayuran hijau

b Anjurkan ibu untuk memberikan multivitamin yang mengandung Fe

c Anjurkan ibu untuk memberikan anaknya makan tinggi serat

d Anjurkan ibu untuk memberikan makanan tinggi karbohidrat

e. Anjurkan ibu untuk membatasi pemberian garam

35. Anak perempuan usia 2 bulan dibawa oleh ibunya untuk dilakulan imunisasi, ibu
mengatakan anaknya akan dilakukan imunisasi selanjutnya, Hasil pengkajian anak
telah diimunisasi Hepatitis B1 dan Polio 1
Apakah jenis imunisasi dasar yang selanjutnya diberikan ?

a. DPT 1, Polio 2,

b. Hepatitis B 2, Polio 2

c. Campak, Polio-2

d. Hepatitis B-2, DPT 1

e . DPT 2, Hepatitis B2

36. Seorang bayi laki-laki lahir dengan BB 2 Kg, proporsi kepala Nampak lebih besar
daripada badan, kulit tipis transparan, lanugo banyak terutama pada dahi, pelipis,
telinga dan lengan, lemak kulit kurang, ekstremitas Nampak kebiruan, genitalia teraba
testis belum turun. Pada pemeriksaan tanda vital diperoleh frekuensi nafas 60
x/menit, frekuensi nadi 100 x/menit, suhu 35,80C
Apakah diagnose keperawatan prioritas dari kasus diatas ?
a. Gangguan keseimbangan suhu tubuh; hypotermi s.d proses adaptasi dengan
lingkungan luar rahim
b. Resti kekurangan volume cairan dan elektrolit s.d efek dari inkubator
c. Gangguan pola nafas s.d imaturitas organ pernafasan
d. Inefektifitas jalan nafas s.d penumpukan sekret
e. Infeksi s.d imaturitas imonoglobulin
37. Seorang anak usia 3 tahun sedang di rawat di RS. Anak nampak ketakutan, terus
menangis dan tidak mau ditinggal ibunya.
Apakah Intervensi keperawatan yang dapat diberikan untuk mengurangi dampak
hospitalisasi pada anak tersebut?
a. Memaksimalkan manfaat hospitalisasi
b. Meminimalkan sressor atau penyebab stres.
c. Memberikan permainan sesuai dengan usianya
d. Memberikan dukungan pada anggota keluarga lain
e. Mempersiapkan anak untuk mendapat perawatan di RS
38. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun datang bersama ibunya ke RS dengan
keluhan sejak 2 minggu yang lalu badannya panas menggigil, keluhan disertai pusing,
mual, nafsu makan menurun. Pada pemeriksaan fisik diperoleh BB turun hingga 20%,
klien tampak pucat, mukosa bibir kering, nyeri ulu hati skala 4, kadang disertai diare,
muntah 4x/hr.Pada pemeriksaan tanda vital diperolehSuhu= 380C. TD= 90/60,
frekuensi nadi = 104x/mnt.Hasil Pemeriksaan Diagnostik: Pemeriksaan darah tepi
(DDR) plasmodium fositif.
Apakah Masalah keperawatan utama yang mungkin muncul?
a. Gangguan perfusi jaringan otak
b. Deficit cairan dan elektrolit
c. Inefektif jalan nafas
d. Hipotermi
e. Mual
39. Seorang bayi berusia 3 hari datang dengan keluhan dari ibunya kuning. Pada
pemeriksaan fisik diperoleh BB 2 Kg, bayi tidak mau menetek, perut tampak buncit.
Pada pemeriksaan tanda-tanda vital diperoleh frekuensi nadi 120 x/menit, frekuensi
nafas 50 x/menit, suhu 370. Pada pemeriksaan laboratorium diperoleh kadar bilirubin
serum 13 mg%.
Apakah tindakan perawat yang harus dilakukan pada pasien diatas?
a. Melakukan fototherapy
b. Memberikan therapy cairan
c. Mengobservasi tanda-tanda vital
d. Memasukkan klien ke dalam inkubator
e. Menjaga keseimbangan suhu tubuh klien
40. Seorang bayi usia 10 hari dibawa oleh ibunya ke RS dengan keluhan kejang-kejang
dan tidak dapat menetek. Pada hasil pemeriksaan ditemukan ada trismus pada otot
mulut, leher kaku, terjadi opistotonus, kadang terjadi kejang pada otot pernafasan,
bayi nampak sianosis. Pemeriksaan tanda-tanda vital diperoleh suhu 390C, frekuensi
pernafasan 65x/menit, frekuensi nadi 100 x/menit.
Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan perawat untuk mengatasi gangguan
fungsi pernafasan pada bayi tersebut?
a. Atur posisi bayi dengan kepala ekstensi
b. Berikan oksigen 1-2 liter/menit
c. Observasi tanda-tanda vital setiap setengah jam
d. Bersihkan jalan nafas
e. Pasangkan sudip lidah
41. Bayi A usia 6 hari di rawat di ruang cempaka rumah sakit harapan anak. Saat ini bayi
a tidak mau meneteki ke ibunya. Reflek menghisap kurang. Bayi sering terlihat tidur.
Berat badan 1900 gram bilirubin 15 mg/dl
Apakah Intervensi keperawatan yang tepat untuk mengatasi masalah nutrisi bayi
tersebutt?
A. Memberikan ASI lewat sendok 10 ml tiap 2 jam
B. Memasang Nasogastric tube.
C. Mengganti ASI dengan susu formula
D. Memberikan dukungan pada ibu untuk terus meneteki
E. Mempersiapkan anak untuk mendapat perawatan di NICU
42. Anak A 6 tahun datang bersama ibunya ke puskesmas dengan keluhan sejak 3 hari
yang lalu anak nya diare BAB 5x/hari, disertai adanya muntah. Pada pemeriksaan
fisik diperoleh BB turun hingga 20%, klien tampak pucat dan lemah, mukosa bibir
kering,Cubitan kulit perut kembali sangat lambat (≥ 2 detik). Pada pemeriksaan tanda
vital diperolehSuhu= 380C. TD= 90/60 mmHg, frekuensi nadi = 104x/mnt. BB : 20 kg
Apakah intervensi keperawatan utama yang harus dilakukan?
a. Berikan infuse cairan ringer laktat sebanyak 600 ml dalam 1 jam pertama
b. Siapkan rujukan ke rumah sakit terdekat
c. Berikan oksigen 3 l/mnt lewat nasal canule
d. Berikan tablet zinc 20 mg/hari selama 10 hari
e. Berikan larutan oralit menggunakan pipa nasogastrik
43. Seorang bayi berusia 3 hari dirawat di rumah sakit. Ketika perawat mau memandikan
keluarga pasien menolak dengan alas an memegang kepercayaan bahwa selama
sakit pasien jangan dimandikan sampai benar benar sembuh.
Apakah tindakan perawat yang harus dilakukan pada pasien diatas?
a. Tidak jadi memandikan pasien dengan alasan menghargai kepercayaan
keluarga
b. Memandikan klien dengan alasan menjaga kebersihan di lingkungan rumah sakit
c. Memberikan pendidikan kesehatan tentang personal higiene kepada keluarga
pasien
d. Hanya mencuci muka pasien
e. Mengganti baju pasien
44. Seorang anak usia 14 tahun hari dirawat di ruang mawar rs. Harapan anak. Pasca
operasi apendictomi hari ke-2. Pasien mengeluh lapar dan haus. Pada hasil
pemeriksaan ditemukan Bising usus 6 x/ mnt suhu 37.80C, frekuensi pernafasan
28x/menit, frekuensi nadi 100 x/menit pasien mengaku belum buang angin (flatus)
Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan perawat terkait keluhan anak
tersebut?
a. Tetap dipuasakan sampai pasien flatus
b. Berikan bubur saring
c. Berikan minum air putih secara bertahap.
d. Berikan makanan hangat sedikit tapi sering
e. Berikan jus buah lewat sedotan
45. Seorang anak usia 14 tahun telah dirawat di rumah sakit selama 8 hari diagnose
typoid. Pasien saat ini ada rencana pulang Pasien tampak lemas dan dianjurkan
bedrest selama di rumah. Ibu Pasien bertanya kepada perawat tentang perawatan di
rumah. nutrisi apa yang sebaiknya diberikan terhadap pasien selain bubur saring .
Diagnosa keperawatan yang muncul pada keluarga pasien diatas?
a. Kesiapan keluarga pasien meningkatkat pengetahuan tentang nutrsi pasien
b. Cemas sehubungan dengan kurang pengetahuan
c. Gangguan komunikasi verbal
d. Gagguan nutrsi kurang dar kebutuhan tubuh
e. Gangguan pola pemenuhan nutrisi.
46. Klien laki-laki berusia 75 tahun masuk panti wreda dalam keadaan post stroke 2 bulan
yang lalu, Klien mengalami kelumpuhan pada ektremitas kanan, sehingga perlu
bantuan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Apakah tindakan yang paling tepat bagi
Klien tersebut?
a. Memberikan kursi roda
b. Melatih pergerakan sendi
c. Memijat daerah ektremitas
d. Memotivasi untuk ambulasi
e. Memberi kebutuhan penuh
47. Klien lanjut usia dalam keluarga binaan perawat, yang mengalami kasus diabetes
memiliki kulit yang sangat kering pada kaki dan ekstremitas bawah. Untuk
mempertahankan kulit yang utuh keluarga bertanya pada perawat .Manakah
intervensi yang harus diberikan oleh perawat pada kelurga?
a. merendam kakinya dengan sering ke air hangat.
b. menggunakan losion tanpa pewangi.
c. menggunakan bedak kaki
d. menghindari stoking elastis setinggi lutut.
e. memberikan Penkes kepada seluruh masyarakat
48. Klien berusia 80 tahun dengan kesadaran penuh dipindahkan ke fasilitas perawatan
jangka panjang oleh keluarganya. Pada malam kedua klien menjadi bingung dan tidak
mengenali keluarganya. Diagnosa keperawatan apa yang paling sesuai dengan kasus
di atas?
a. kurang pengetahuan
b. gangguan memori.
c. gangguan sensori persepsi
d. perubahan proses pikir.
e. Devisit perawatan diri
49. Seorang keluarga klien mengatakan kepada Anda bahwa, dalam budaya mereka
orang meninggal tidak boleh ditinggalkan seorang diri sebelum penguburan.
Kebijakan rumah sakit menyatakan bahwa setelah jam 6 sore saat kamar jenazah
ditutup, tubuh disimpan dialat pendingin kamar jenazah rumah sakit sampai hari
berikutnya. Bagaimana cara terbaik untuk mengatasi pada keluarga yang di
tinggalkan?
a. menjelaskan kebijakan rumah sakit kepada keluarga secara lembut.
b. bertanya kepada pemilik rumah sakit mengenai kebijakan yang dapat diberikannya.
c. menghubungi dokter klien untuk meminta saran.
d. pindahkan jenazah keruang kosong dan tugaskan seorang asisten untuk
menemaninya.
e. menganjurkan kepada klien untuk meningkatkan kemampuan sistem imun
50. Saat menunggu kedatangan keluarga dari klien yang sudah meninggal, jadwal dinas
telah berganti. Perawat yang akan dinas belum pernah bertemu dengan kelurga dari
klien yang meninggal dunia. Bagaimana cara perawat untuk menyatakan rasa simpati
pada situasi tersebut?
a. “saya ikut berduka atas kehilangan yang anda rasakan”.
b. “saya akan membwa anda masuk untukmelihat jenazahnya”.
c. “saya tidak tahu keluarga anda, tetapi saya yakin anda adalah orang yang sabar”
d. “Berapa lama anda ingin terus menerus mengalami kesedihan keluarga yang sudah
meninggal”
e. e”saya rasa kita semua kehilangan”
51. Seorang wanita berusia 45 tahun melangkah mondar mandir dan agitasi sejak dia
masuk rumah sakit pagi ini, ia berpakaian rapi, bersih dan sesuai dengan rambut
tertata rapi. Ia berkata bahwa ia bertanggung jawab terhadap perceraiannya 12 tahun
yang lalu, berpikir bahwa dirinya bodoh dan tahu bahwa tidak ada seorang pun yang
dapat menyukainya
Apa perilaku yang penting yang harus dicatat untuk mengetahui tingkat depresi klien
ini
a. Afek dan proses pikir
b. Mood dan kontrol impuls
c. Orientasi dan penampilan
d. Keputusasaan dan ketidakberdayaan
52. Seorangklien berkata pada anda ” anda adalah perawat terbaikk yang pernah saya
temui. Saya ingin anda mengingat saya.” Apakah respon perawat yang tepat
a. ”Apakah anda berpikir untuk bunuh diri?”
b. Terimakasih. Saya juga merasa anda spesial”
c. ”Anda mungkin mengatakan hal itu kepada semua perawat.”
d. ”Saya curiga anda menginginkan sesuatu dari saya. Apakah itu?”
53. Seorang klien perempuan memakai baju yang sangat minim, riasan wajah yang tebal
dan mencolok. Ketika ia melambaikan roknya di depan klien pria, jelas terlihat ia tidak
memakai celana dalam. Perawat mengalihkan perhatiannya dan membawanya ke
kamar untuk memakai celana dalam. Apakah yang harus dilakukan perawat untuk
mengatasi nya ?
a. Membuatnya berhenti menari
b. Menghindari rasa malu klien pria
c. Mengajarkannya tentang pakaian yang pantas
d. Meminimalkan rasa malu klien terhadap perilakunya saat itu
54. Perempuan, 33 tahun masuk 33. rumah sakit untuk ketiga kalinya, dengan diagnosa
skizofrenia paranoid. Sudah lama meminum obatnya secara teratur, tetapi dua
minggu yang lalu berhenti meminumnya dan mengatakan pada orang tuanya obat
adalah racun yang membuat saya sakit. Kemarin dibawa kerumah sakit setelah teriak
– teriak di rumahnya Apakah data pengkajian tambahan yang diperlukan perawat
untuk merencanakan perawatannya?
a. Efek samping obat yang dirasakan
b. Tidak ada yang mengawasi minum obat
c. Ungkapan klien tentang kesulitan mengikuti program pengobatan
d. Menemukan isi setiap halusinasi yang melarang untuk minum obat
55. Jhon dirawat dengan diagnosa skizofrenia paranoid. Jhon sangat waspada dan curiga
serta sangat sedikit berbicara pada orang sekitarnya. Rambutnya kusut dan
badannya bau, dan ia memakai beberapa lapis pakaian tebal walaupun suhu ruangan
hangat. Sampai saat ini jhon menolah makanan atau minuman yang ditawarkan.
Ketika perawat mendekati jhon dengan satu dosis obat ia mengatakan” anda ingin
saya mati?”Apakah diagnosa keperawatan yang tepat
a. Defisit perawatan diri
b. Gangguan harga diri rendah
c. Koping individu tidak efektif
d. Gangguan persepsi sensori halusinasi
56. Seorang perempuan berusia 24 tahun menyukai lingkungan sekitarnya rapi. Pada
kenyataannya, ia biasanya sibuk mengatur barang – barang dalam posisi simetris.
Menurut teori Freud, ia memperlihatkan fiksasi pada tahap mana?
a. Oral
b. Anal
c. Genitas
d. falik
57. Seorang laki-laki semakin marah. Ia melangkah dengan cepat, hiperventilasi,
menegangkan rahangnya, mengemgam tangannya, dan tubuhnya bergetar, berbicara
melantur dengan nada suara tinggi, dan tampak preokupasi dengan pikirannya. Ia
memukulkan kepalan tanggannya ke tangan yang lain sambil mondar mandirI.
Tentukan tingkat ansietas laki- laki tersebut ?
a. Ringan
b. Sedang
c. Berat
d. Panik
58. Imam mengantri dikantin sekolah ketika ia merasa seolah – olah tercekik, frekuensi
jantungnya meningkat, mengalami nyeri dada, berkeringat, mual, dan pusing. Ia
berlari meninggalkan kantin dan buku serta tas punggungnya. Ketika anda
menemukannya di luar kantin beberapa menit kemudian sudah tampak lebih tenang,
tetapi takut terjadi sesuatu dengan jantungnya. Gangguan apa yang mengindikasikan
gejala – gejala ini
a. Panik
b. Agorafobia
c. Ansietas umum
d. stres pasca trauma
59. Seorang laki- laki berusia 25 tahun baru saja pulang dari tempat kerjanya, lalu segera
mandi, ia menyabuni berulang-ulang waslapnya dan menggosok setiap inci tubuhnya
dengan kuat. ” saya tidak boleh melewatkan bagian sekecil apapun, saya harus
membuang semua kuman ini. Apa pengkajian yang harus dilakukan oleh perawat ?
a. Deskripsi perilaku
b. Penilaian terhadai perilakunya
c. Upaya yang dilakukan untuk mengatasinya
d. Pikiran klien terhadap perilaku yang dilakukan
60. Perawat yang menangani klien selama mengalami kilas balik mengatakan ” saya tahu
anda ketakutan, tapi anda berada ditempat yang aman. Apakah anda melihat telivisi
yang ada di ruangan anda?. Apakah anda merasakan makanan yang anda makan?
Tehnik apakah yang digunakan perawat
a. Distraksi
b. Relaksasi
c. Grounding
d. Orientasi realitas
61. Di Desa Ceria, dalam 5 tahun terakhir kejadian Kehamilan dibawah umur 20
tahunmemiliki jumlah yang sangat tinggi, bulan Juli 2012terdapat 34 perempuan hamil
di bawah umur 20 tahun, 8 diantaranya meninggal ketika persalinan dan 5
diantaranya mengalami abortus. Prevalensi kasus Bulan Juli sudah melewati
prevalensi kehamilan di bawah umur tahun sebelumnya. Apakah masalah
keperawatan komunitas utama sesuai dengan kasus diatas
A. Tingkat kepekaan yang rendah
B. Kondisi lingkungan yang jelek
C. Tingkat pendidikan yang rendah
D. Sosial ekonomi masyarakat rendah
E. Tidak adanya kepedulian masyarakat
62. Di Desa U, sebagian besar warga dirumahnya memilikiusaha pembuatan bantal
dengan bahan dasarkapuk yang pegawainya adalah keluarga sendiri, Ketika
membuat bantal sebagian besar pegawai tidak menggunakan masker kaena mereka
merasa tidak nyaman. ,Pegawai sudah pernah mendapatkan sosialisasi dari tenaga
kesehatan tentang penggunaan alat pelindung diri ketika bekerja seperti masker tapi
karena tidak biasa menggunakannya pegawai tersebut malas untuk menggunakan
masker. Tindakan yang akan dilakukan melihat kondisi di atas :
a. Anjurkan warga untuk pindah pekerjaan
b. Anjurkan warga untuk menghentikan usahanya
c. Anjurkan warga untuk menjaga memeriksakan kesehatannya
d. Bekerjasama dengan pihak lurah agar pegawai menjadi menuru
e. Lakukan pendidikan kesehatan secara berkala tentang proses
pemanfaatan masker
63. Hasil pengkajian mahasiswakeperawatan perguruan tinggi negeri di Bandung yang
sedang melaksanakan praktek profesi ners di salah satu RW, ditemukan data
penyakit ISPA pada balita sebanyak 20% dari total balita 40 orang, penyakit rematik
pada lansia sebesar 30 % dan hypertensi 20 % dari total 50 orang lansia. Diagnosa
keperawatan komunitas berdasarkan data di atas ?
a. Peningkatan penyakit pada lansia
b. Terjadi penurunan derajat kesehatan pada masyarakat
c. Peningkatan angka kejadian penyakit infeksi pada anak
d. Resiko terjadinya peningkatan penyakit degeneratif pada lansia
e. Potensial terjadinya peningkatan derajat kesehatan pada lansia
64. Desa T merupakandesa yang sangat fanatic terhadap agama,, yang menjadi panutan
jalannya kegiatan masyarakat di desa tersebut adalah tokoh agama yang tinggal
diwilayah desa T. Suatu hari di Desa T ada kejadian luar biasa penyakit DBD.
Petugas kesehatan akan melaksanakan asuhan keperawatan komunitas di Desa
tersebut. Petugas kesehatan harus mampu melakukan komunikasi theurapeutik.
Apakah yang perlu dilakukan perawat tersebut pada fase pra interaksi?
a. Pertemuan dengan tokoh Agama
b. Pendataan keluarga sesuai format
c. Pengkajian langsung pada keluarga yang bermasalah
d. Pencarian data primer masyarakat tentang kesehatan yang dialami
e. Survei wilayah yang akan digunakan seperti sumber daya, sumber dana,
dan keamanan
65. Hasil pengkajian di desa H diwilayah RW 01 jumlah penduduk sebanyak 150 jiwa,
masyarakat RW 01 sebagian besar melakukanaktivitas sehari hari seperti mandi,
menggosok gigi, serta mencuci pakaian semua dilakukan di sungai, hasil pengkajian
sebagia besar 40 % masyarakat sering mengalami penyakit gatal gatal (borok).
Apakah rencana tindakan keperawatan pada kasus diatas ?
a. Pembuatan MCK khusus untuk RW 01
b. Pendidikan kesehatan tentang hidup sehat
c. Pembinaan sanitasi kepada kepala keluarga
d. Promosi kesehatan kepada kepala keluarga
e. Pendidikan kesehatan tentang penyakit gatal
66. Seorang mahasiswa yang sedang praktek profesi ners di Desa Dsedang melakukan
upaya peningkatan kesehatan gigi pada anak usia sekolah di SD K. dengan cara
memberikan penyuluhan cara menggosok gigi yang benar. Termasuk rencana
tindakan keperawatan apakah pada kasus diatas ?
A. Promosi kesehatan
B. Preventif penyakit dan injuri
C. Pemeriksaan kesehatan berkala
D. Mengikuti aturan manajemen perusahaan
E. Perencanaan program kesehatan kerja
67. Perawat K melakukan pengkajian kepada warga RW 02 di wilayah desa R setelah
mendapatkan laporan dari seorang kader bahwa ada 3 orang warganya terkena
penyakit aneh kakinya membesar dan sering sakit di malam hari, Perawat K
memberikan obat anti filariasis kepada seluruh warga Desa T karena setelah dikaji 3
orang warga tersebut mengalami penyakit filariasis. Apakah tujuan perawat
memberikan obat anti filariasis kepada seluruh warga?
a. Mengobati virus yang datang
b. Mencegah supaya tidak tertular
c. Memberikan obat gratis kepada warga
d. Mengobati seluruh warga karena menular
e. Memberikan ketenangan supaya warga tidak cemas
68. Puskesmas J melakukan survey di wilayah Deemenunjukkan bahwa Angka kejadian
diare dalam 3 bulan terakhir 75% anak anak mengalami diare. Setelah dilakukan
pengkajian di wilayah tersebut sebagian warga menggunakan sumber air berasal dari
sungai dari desa tetangga. Apa masalah keperawatan yang paling tepat untuk kasus
diatas ?
a. Tingginya kejadian diare di Desa Y.
b. Tingginya sanitasi lingkungan di Desa Y.
c. Rendahnya sanitasi lingkungan di Desa Y.
d. Resiko tinggimeningkatnya kasus sumber air kotor di Desa Y
69. Perawat N (25 tahun) sedang melakukan pengkajian komunitas dengan
menggunakan metoda Roda pengkajian komunitas sebagai mitra mengidentifikasi
subsistem pelayanan kesehatan dan sosial sebagai faktor pendukung kemitraan
dalam komunitas. Salah satu identifikasi yang dikaji dalam pelayanan kesehatan dan
sosial adalah ?
a. Kualitas udara
b. Rumah singgah
c. l apangan kerja
d. Tempat khusus untuk berkumpul warga
e. Afiliasi partai apa yang paling berpengaruh
70. Perawat komunitas Y (25 tahun) memberikan perhatian terhadap pengaruh faktor
lingkungan meliputi fisik, biologi, psikologis, sosial, dan kultural serta spritual ,
terhadap kesehatan masyarakat dan memberi prioritas pada strategi pencegahan,
peningkatan dan pemeliharaan kesehatan dalam mencapai tujuan.
Seorang perawat melakukan tugas keperawatan keluarga dengan menyepakati
tujuan akhir keperawatan untuk memandirikan keluarga dalam upaya kesehatan
terkait lima tugas keluarga , yang dilakukan perawat tersebut adalah aplikasi dari
teori dan model keperawatan?
A. D.E. Orem
B. Betty Neuman
C. Neuman
D. Adaptasi C. Roy
E. Model imogene M. King
71. Di ruangan intensif, seorang perawat merawat 1 orang pasien secara holistik pada
dinas pagi, kegiatan yang dilakukannya seluruh kegiatan apapun yang dibutuhkan
oleh pasien tersebut. Keesokan harinya perawat tersebut merawat pasien lainnya
sama seperti pasien sebelumnya. Kemungkinan metode penugasan yang digunakan
oleh perawat tersebut
a. Tim
b. Primer
c. Kasus
d. Fungsional
e. Modular
72. Di salah satu ruang rawat dengan jenis perawatan penyakit dalam, terdapat 18 orang
perawat pelaksana dan 1 orang kepala ruangan. Jenjang pendidikan dan lama kerja
serta keahlian dari perawat di ruangan tersebut bervariasi.Ruangan akan mencoba
menerapkan model asuhan keperawatan profesional. Metode yang cocok untuk
kondisi tersebut di atas adalah :
a. Metode kasus
b. Perawatan tim
c. Perawatan primer
d. Manajemen kasus
e. Metode fungsional
73. Seorang perawat ditunjuk oleh rumah sakit untuk menjalankan model keperawatan
primer, dalam melaksanakan kegiatannya perawat tersebut melakukan asuhan
keperawatan kepada pasien kelolaannya.ada saat pasien mengalami panas, tindakan
apa yang seharusnya dilakukan oleh perawat primer tersebut
a. Meminta pendapat dokter tentang tindakan yang harus dilakukan
b. Berdiskusi dengan dokter tentang obat yang akan diberikan
c. Memberikan obat sesuai permintaan dokter
d. Menghubungi dokter untuk pemberian obat
e. Meminta kepada perawat pelaksana untuk langsung memberikan obat
74. Hasil analisis kelemahan didapatkan bahwa ruangan mengalami kekurangan tenaga
keperawatan dan tenaga keperawatan yang adapun dengan tingkat pendidikan D3
Keperawatan dan SPK. Dilain fihak pada aspek eksternal didapatkan data bahwa
ruangan tersebut sering digunakan oleh institusi pendidikan untuk proses belajar di
lapangan. Rencana strategis yang sesuai dengan kekuatan dan peluang di atas
adalah
a. Melibatkan mahasiswa sebagai perawat pembantu dalam melaksanakan
asuhan keperawatan
b. Meminta kepala bidang keperawatan untuk menambah jumlah tim
keperawatan
c. Meningkatkan tingkat pendidikan perawat pelaksana
d. Membuat surat persetujuan bersama untuk meningkatkan jumlah perawat
e. Mengajukan pertambahan jumlah tenaga kepada kepala rumah sakit
75. Hasil perawatan didapatkan bahwa seorang pasien mengalami keadaan yang sangat
kompleks, perawat yang merawat pasien tersebut merasa bingung untuk menentukan
intervensi yang akan dilakukan. Pada saat operan dilaporkan kegiatan dari kondisi
pasien tersebut, dan disepakati untuk melakukan kegiatan ronde keperawatan.
Tindakan awal untuk pelaksanaan ronde keperawatan adalah
a. Meminta persetujuan dari pasien dan keluarga untuk berdiskusi di depan
pasien
b. Menjelaskan kondisi riil pasien secara langsung
c. Meminta kepala ruangan untuk mendampingi saat dilakukan intervensi
d. Berdiskusi langsung didepan pasien
e. Menjelaskan kepada kepala ruangan dan tim tentang kondisi pasien
76. Perawat di ruangan sedang melakukan kegiatan timbang terima yang dilanjutkan
dengan diskusi kasus di ruangan. Pada saat berdiskusi timbullah perdebatan antar
satu perawat dengan perawat yang lain, dimana ada perawat yang mendominasi dari
setiap diskusi. Kegiatan yang termasuk dalam perilaku asertif
a. Menjadi pendengar yang atentif
b. Ikut berbicara saat orang lain berdebat
c. Memberikan masukan dengan penuh percaya diri
d. Mementingkan keberhasilan tanpa melihat proses
e. Menunjukkan kemampuan dalam tindakan
77. Perawat A dan B mengalami konflik yang berhubungan dengan pekerjaannya.
Perawat A pada awalnya tidak mengetahui bahwa rekannya memusuhi dirinya dan
dia melaksanakan tugas sesuai dengan kegiatan yang biasa dilakukannya
dikarenakan dia merasa konflik yang ditimbulkan sangat tidak penting dan jika dia
masuk ke dalam konflik tadi malah bisa menyebabkan penurunan kinerjanya.
Mekanisme penanganan konflik yang dilakukan perawat A adalah
a. Penghindaran
b. Akomodasi
c. Kolaborasi
d. Konfrontasi
e. Kompromi
78. Pada satu ruangan untuk penanganan pasien di Ruang Bedah dibentuk suatu tim
beranggotakan Perawat Primer, dokter, ahli gizi, fisioterapi dan farmasi yang bekerja
bersama untuk menangani pasien tertentu. Dalam hal ini sudah dibuat aturan
bersama diantara anggota tim kesehatan di atas untuk pengelolaan pasien.Jenis
model asuhan keperawatan profesional yang diterapkan pada ruangan bedah
tersebut
a. Manajemen kasus
b. Metode kasus
c. Metode Fungsional
d. Metode Tim
e. Keperawatan Primer
79. Kepala bidang keperawatan merencanakan akan menerapkan pengelolaan model
asuhan keperawatan secara tim kepada satu ruang rawat, saat akan diterapkan
timbul penolakan dari kepala ruangan yang menganggap metode tim itu menyita
waktu dan hanya menambah beban kerja saja. Mekanisme perubahan paling tepat
untuk mengurangi faktor penghambat tersebut dalam jangka waktu pendek,
diantaranya dengan cara
a. Menempatkan perawat ahli untuk menjadi pengganti kepala ruangan
b. Sharing pemikiran kepada kepala ruangan
c. Menyekolahkan kepala ruangan ke jenjang lebih tinggi
d. Membuat kursus pelaksanaan model asuhan keperawatan
e. Melibatkan kepala ruangan dalam pengambilan keputusan
80. Seorang supervisor (penyelia) melakukan kegiatan supervisi dengan mengitari
seluruh ruangan yang menjadi tanggung jawabnya. Pada saat masuk ke satu ruangan
didapatkan perawat sedang tertidur di ruangan dan tidak ada yang terjaga untuk
mengobservasi pasien. Teknik supervisi yang dilakukan oleh supervisor tadi jika
menggunakan pendekatan kemanusiaan adalah
a. Menuliskan dalam laporan tentang kejadian tertidurnya perawat
b. Membangunkan perawat dan memberi pengarahann kepada perawat
tersebut
c. Melaporkan kepada unit yang berhubungan dengan etika
d. Menghukum perawat sesuai dengan kadar kesalahannya
e. Memberikan penghargaan kepada perawat lain yang tidak tertidur
81. Seorang perempuan, berusia 29 tahun datang ke IGD dengan keluhan perdarahan
per vaginam disertai nyeri. Hasil pengkajian, diperoleh data : uterus terasa tegang,
bagian-bagian janin sulit untuk dipalpasi dan gerakan janin berkurang. Apakah
masalah yang terjadi pada kasus di atas ?
a. Solusio plasenta ringan
b. Solusio plasenta sedang
c. Solusio plasenta berat
d. Plasenta previa parsialis
e. Plasenta previa totalis
82. Seorang perempuan berusia 35 tahun post partum hari ke 2 dirawat di ruang nifas
mengatakan belum menyusui bayinya dan mengeluh nyeri, payudara bengkak serta
hasil pemeriksaan fisik didapatkan payudara ibu teraba keras. Apa tindakan yang
harus dilakukan pada pasien diatas ?
a. Kompres dingin
b. Kompres hangat
c. Pijatan halus
d. Ajarkan relaksasi
e. Ajarkan distraksi
83. Seorang perempuan berusia 24 tahun, datang untuk melakukan antenatal ke
puskesmas pada tanggal 31 Oktober 2012. Berdasarkan data hasil anamnesa
perawat, diketahui status G1P0A0, HPHT 20 Maret 2012. Berapa usia gestasi bagi
perempuan di atas ?
a. 28 – 29 minggu
b. 29 – 30 minggu
c. 30 – 31 minggu
d. 31 – 32 minggu
e. 32 – 33 minggu
84. Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan KB,
tetapi ibu belum tahu jenis KB apa yang akan digunakan. Ibu sudah memiliki 6 orang
anak dengan jarak kelahiran antara 2-3 tahun. apa jenis KB yang sebaiknya
digunakan oleh pasien tersebut ?
a. IUD
b. Tubektomi
c. Vasektomi
d. Pil
e. Suntik
85. seorang ibu post partum spontan hari pertama terdapat luka episiotomy dan belum
BAK selama 4 jam. Pada saat di palpasi bladder teraba keras. Apa tindakan yang
dilakukan pada pasien tersebut ?
a. lakukan pemasangan kateter untuk mengeluarkan urin
b. membiarkan ibu mendengar bunyi air mengalir, merendam tangan di air
hangat
c. membantu ibu ke kamar kecil atau berkemih di bedpan jika ia tidak
mampu berjalan
d. membantu ibu mandi atau melakukan sitz bath
e. meletakkan minyak peppermint didalam bedpan di bawah ibu
86. Seorang ibu G2P1A0 datang ke UGD diantar oleh suaminya dengan keluhan
perdarahan pervagina, darah berwarna merah segar, tidak ada nyeri pada perut, hasil
pemeriksan DJJ (+), konjungtiva anemis, usia gestasi 30 minggu. Apakah Manajemen
yang tepat untuk mengatasi kasus tersebut ?
a. SC
b. Konservatif
c. Pemberian tokolitik
d. Partus normal
e. Perawatan dengan bedrest
87. seorang perempuan sedang dalam proses melahirkan dengan tanda-tanda kontraksi
lebih teratur, kekuatan sedang, frekuensinya tiap tiga sampai lima menit, ibu terlihat
meringis kesakitan, ibu terlihat ragu-ragu untuk mengatasi nyeri. Apa yang
seharusnya dilakukan oleh perawat ?
a. Cobalah untuk memahami nyeri dan rasa tidak nyaman yang
diungkapkan ibu
b. Dalam melakukan prosedur yang diperlukan bersikap baik, penuh
perhatian dan kompeten
c. Dorong pasien dan pasangannya untuk mengungkapkan kehawatirannya
d. Jalin hubungan baik dengan ibu dan keluarganya
e. Lakukan massage pada punggung dan perut ibu serta anjurkan untuk
tetap lakukan teknik nafas dalam
88. Seorang perempuan datang ke UGD dengan keluhan mulas usia kehamilan 39
minggu. Hasil pemeriksaan adalah TD 130/80 mmHg, N 98 x/menit, R 22 x/menit.
Pembukaan cervik 5. Selaput ketuban masih utuh. Kontraksi (+), DJJ bayi 122
x/menit. Pasien tampak kesakitan, wajah pasien meringis sampai dengan menangis.
apa masalah keperawatan pada pasien diatas?
a. Nyeri
b. Cemas
c. Gangguan rasa nyaman
d. Gangguan body image
e. Resiko tinggi terjadi infeksi
89. Seorang perempuan berusia 33 tahun P3A0, pasien mengatakan selama hamil tidak
pernah melakukan senam hamil. Hasil pemeriksaan fisik terlihat jelas abdomen lunak/
dinding perut lembek dan kendor. apakah tindakan yang dilakukan kepada pasien
tersebut ?
a. Mengajarkan senam hamil
b. Mengajarkan senam nifas
c. Mengajarkan yoga
d. Menganjurkan untuk sit up
e. Menganjurkan untuk push up
90. Seorang ibu P1A0, melahirkan dengan cara SC. Pada pemeriksaan payudara
didapatkan hasil puting susu datar.Apakah tindakan yang tepat untuk pasien
tersebut ?
a. mengajarkan Teknik Hoffman
b. mengajarkan Homan’s sign
c. mengajarkan Senam nifas
d. mengajarkan Perawatan payudara
e. mengajarkan Teknik pompa ASI
91. seorang perempuan G1P0A0 hamil 5 minggu mengeluh sering kencing dan tidak
dapat menahannya. Pasien mengatakan dalam sehari bisa kencing lebih dari 10 kali.
Apa masalah yang dialami oleh pasien tersebut ?
a. Gangguan rasa cemas
b. Kurang pengetahuan tentang perkembangan kehamilan
c. Kurang pengetahuan tentang perkembangan kehamilan normal
d. Gangguan nyeri
e. Gangguan rasa nyaman
92. seorang perempuan 30 tahun G2P1 A0 usia kehamilan 32 minggu, mengeluh
mengalami kesulitan B.A.B (Konstipasi). Pasien mengatakan sudah minum air putih
yang banyak. apakah intervensi untuk mengatasi masalah pasien diatas ?
a. Berikan makanan TKTP
b. Berikan makanan rendah natrium
c. Berikan makanan buah-buahan segar dan sayuran
d. Anjurkan makan yang cukup
e. Anjurkan tidur siang
93. Seorang perempuan usia 22 tahun G1P0A0 usia kehamilan 6 mg datang ke poli
obstetrik dengan ditemani oleh suaminya mengeluh mual sampai dengan muntah,
cepat lelah dan BB mengalami penurunan. Apakah informasi yang harus diberikan
oleh perawat?
a. Anjurkan pada saat pagi-pagi untuk menyiapkan biscuit manis
b. Anjurkan suaminya untuk menyiapkan makanan
c. Anjurkan untuk menjaga aktivitas
d. Anjurkan untuk beraktivitas
e. Anjutkan untuk beristirahat
94. seorang perempuan berusi 36 tahun G4P1A2 dengan usia kehamilan 5 minggu
datang ke poli obstetrik untuk memeriksakan kehamilannya. Bayi yang dilahirkan
mengalami kecacatan dan pada saat dilahirkan mengalami hipoglikemi. Pernah
mengalami pre eklampsi pada kehamilan kedua. apakah pengkajian tambahan untuk
menentukan tindakan yang akan dilakukan ?
a. Riwayat hipertensi
b. Riwayat TORCH
c. Riwayat DM
d. Riwayat penyakit jantung
e. Riwayat abortus
95. seorang perempuan berusi 47 tahun dirawat di ruang ginekologi dengan Ca Cervix
Stadium II, pasien sedang menjalani kemoterapi, keluhan pasien mual, tidak nafsu
makan, BB 36 kg, TB 151 cm. Hasil pemeriksaan konjungtiva anemis, wajah klien
terlihat pucat, nilai Hb 10,2 gr%. apakah intervensi yang akan dilakukan terhadap
pasien tersebut?
a. Berikan nutrisi parenteral
b. Berikan transfusi darah WB 3 labu
c. Anjurkan makan sedikit tapi sering
d. Berikan nutrsi TKTP
e. Berikan makanan dalam keadaan hangat
96. Seorang laki-laki berusia 40 tahun tinggal bersama istri dan 2 orang anaknya. Istrinya
mengatakan bahwa suaminya sering marah-marah jika ada masalah.Anaknya juga
sering menjadi sasaran kemarahannya.
Apakah diagnosa keperawatan yang utama?
a. Konflik peran orang tua
b. Perubahan dalam proses keluarga
c. Risiko terhadap tindakan kekerasan
d. Koping keluarga tidak efektif, menurun
e. Koping keluarga tidak efektif, ketidakmampuan
97. Keluarga Tn. A usia 50 tahun tinggal serumah dengan isterinya Ny. Y usia 45 tahun
dan anaknya Tn. B usia 25 tahun, An T berusia 25 tahun dan menantunya Ny. R 23
tahun.
Apakah tipe keluarnya Tn. A.?
a. Nuclear family
b. Extended family
c. Dyad family
d. Single parent family
e. Cohabiting family
98. Hasil pengkajian didapatkan keluarga Tn. R. Berusia 60 tahun, isterinya Ny. K 55
tahun, mempunyai anak 3 orang, anak pertama berusia 17 tahun, anak kedua berusia
14 tahun dan anak ketoga berusia 10 tahun.
Apakah tahap perkembangan keluarga Tn. R.?
A. Keluarga anak sekolah
B. Keluarga anak remaja
C. Keluarga usia dewasa
D. Keluarga usia pertengahan
E. Keluarga usia lansia
99. Tn. X tinggal berdua dengan istrinya . Hasil pemeriksaan fisik anggota keluarga Tn. X,
istri Tn X terdapat ulkus diabetic, mengeluh kram pada ekstremitas, sering BAK,
lemah, letih, kulit tampak bersisik. Tn X mengeluh nyeri pada lutut, penglihatan kabur
Apakah sifat masalah keperawatan pada Tn. X.?
A. Sejahtera
B. Ancaman
C. Aktual
D. Krisis
E. Potensial
100. Sepasang suami istri tinggal bersama 2 anaknya. Anak pertamanya berjenis kelamin
laki laki berusia 5 tahun dan anak keduanya berjenis kelamin perempuan berusia 2
tahun, keduaanak tersebut sangat sehat dan pintar
Apakah tahap perkembangan keluarga tersebut?
a. Keluarga baru menikah
b. Keluarga usia pertengahan
c. Keluarga dengan anak remaja
d. Keluarga dengan anak preschool
e. Keluarga dalam menikmati masa tua
Kunci Jawaban 34. A 69. B
35. D 70. A
Soal Paket 4
36. A 71. C
1. 1. B
37. B 72. B
2. E
38. B 73. B
3. C
39. A 74. A
4. A
40. A 75. A
5. D
41. A 76. A
6. C
42. A 77. A
7. A
43. C 78. A
8. C
44. C 79. B
9. B
45. A 80. B
10. C
46. B 81. B
11. A
47. B 82. B
12. B
48. C 83. D
13. A
49. B 84. B
14. B
50. A 85. A
15. A
51. E 86. B
16. A
52. A 87. D
17. B
53. D 88. A
18. B
54. A 89. B
19. A
55. A 90. A
20. B
56. B 91. E
21. B
57. C 92. C
22. E
58. B 93. A
23. C
59. A 94. C
24. E
60. C 95. D
25. A
61. C 96. C
26. A 97. B
62. E
27. B 98. B
63. A
99. C
28. B
64. A 100. D
29. D
65. E
30. B
66. B
31. D
67. B
32. A
68. A
33. B

Anda mungkin juga menyukai