Anda di halaman 1dari 36

KAJIAN BUKU AJAR KIMIA II

KELAS XI SEMESTER II
DOSEN PEMBIMBING : PANGOLOAN SOLEMAN RITONGA, S.Pd. M.Si.

UIN SUSKA RIAU

OLEH :

ADE IRMA ISNAINI (11417203565)

ANNISA ( 11417201001)

ANNISAH FITRIANI (11417200870)

JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SULTAN SYARIF KASIM

RIAU

2017 / 1438 H
Defenisi koloid Koloid adalah campuran zat heterogen
antara dua zat atau lebih dimana
partikel-partikel zat koloid tersebar
merata dalam zat lain.

Efek tyndall

Sifat Gerak brown


KOLOID

Bermuatan

Fase
Sol
terdispersi

Terdiri dari emulsi


Fase
pendipersi
buih

Dispersi

Dapat dibuat
Kondensasi

Manfaat koloid dalam


kehidupan
MISKONSEPSI PADA MATERI KOLOID :

Pada buku phibeta dan grafindo busur bredig terlampir didalam peta konsep
menjadi bagian tersendiri dalam pembuatan koloid sedangkan isi pada bukunya
busur bredig merupakan bagian dari dispersi.

1. Pada buku kimia 2 penerbit yudhistira dalam buku ini tidak membahas
secara detail tentang pengertian koloid yang mana buku ini langsung
membahas pengelompokkan koloid.
2. Pada buku kimia 2 penerbit yudhistira yang mana pada cara pembuatan
koloid dibuku ini tidak lengkap, sedangkan pada buku kimia 2 penerbit
erlangga lebih lengkap.
3. Pada buku kimia 2 penerbit erlangga dan pada buku kimia untuk
SMA/MA kelas IX penerbit erlangga tidak ada menjelaskan tentang cara
memurnikan koloid, sementara pada buku kimia 2 penerbit yudhistira ada.
4. Pada buku grafindo media pratama kimia 2 pada pembahasan koloid
pertama kali menjelaskan tentang sistem dipersi bukan defenisi koloid.
5. Pada buku kimia SMA 2 Phißeta tidak dijelaskan lansung apa itu koloid
melainkan peserta didik diminta untuk memahami apa itu koloid dari
perbedaan antara koloid, suspense dan campuran.

Syarat pembelajaran :

 Campuran
 Larutan
Di bab 1 pada KD 1 tentang hakikat peranan ilmu kimia
dalam kehidupan sehari-hari.
 Ikatan kimia
 Persamaan reaksi
1) Hal – hal berikut merupakan ciri system koloid, kecuali …
a. Stabil d. Homogen
b. Tidak dapat disaring e. Menghamburkan cahaya
c. Terdiri atas 2 fase
Jawabanya : E

Pembahasan :

Cirri koloid :

 Homogen (secara makrokopis), heterogen (secara mikrokopis)


 Ukuran 1 nm – 100 nm
 Dua fase
 Stabil
 Tidak dapat disaring kecuali dengan penyaring ultra
( Wuri, Dian Astuti, dkk. 2009. Bahas Tuntas 1001 soal Kimia SMA
kelas X, XI, dan XII. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. hlm 217. No. 1)
Pada revisi saat ini : kami kesalahan dalam menuliskan jawaban,
jawaban yang tepat adalah B yaitu tidak dapat disaring, sedangkan
koloid hanya dapat disaring dengan penggunaan penyaring ultra.

2) Sifat – sifat berikut menunjukan sifat secara umum koloid, kecuali …


a. Dapat lolos dari kertas saring
b. Menghamburkan berkas cahaya
c. Dapat mengabsorbsi
d. Menunjukan gerak brown
e. Dapat bersifat hidrofob atau hidrofil
Jawabanya: A

Pembahasan :

Sebab, disini kami ambil sifat secara umum koloid yaitu dapat disaring
dengan penyaring ultra. Kertas saring merupakan penyaring ultra
1. Efek tyndall : peristiwa menghamburnya cahaya, bila dipancarkan
melalui sistem koloid. Hal itu disebabkan oleh partikel-pertikel koloid.
2. Gerak brown : gerakan dari partikel dalam sistem koloid yang terjadi
karena adanya tumbukan antar partikel tersebut, gerakan ini sifatnya
acak dan tidak terhenti.
3. Elektroforesis : suatu proses pengamatan imigrasi atau berpindahnya
partikel-pertikel dalam sistem koloid karena pengaruh medan listrik .
4. Adsorbsi : proses penyerapan bagian permukaan benda atau ion yang
dilakukan sistem koloid ini mempunyai muatan listrik.
5. Koagulasi : suatu keadaan dimana partikel-partikel koloid membentuk
suatu gumpalan yang lebih besar.
6. Dialisis : kemampuan koloid untuk memisahkan ion-ion dalam proses.
7. Koloid liofil dan liofob : koloid liofil, suatu sistem dimana zat
terdispersinya mempunyai daya tarik terhadap medium
pendespersinya. Sebaliknya, koloid liofob suatu sistemdimana zat
terdispersinya mempunyai daya tarik yang kecil terhadap medium
pendespersinya. Jika medium dispersinya adalah air, maka kedua jenis
ini disebut koloid hidrofil dan koloid hidrofob.
( Wuri, Dian Astuti, dkk. 2009. Bahas Tuntas 1001 soal Kimia SMA
kelas X, XI, dan XII. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. Hlm 217. No.
3)

3) Peristiwa berikut ini :


1. Pembentukan delta pada muara sungai
2. Pemurnian gula pasir
3. Penyembuhan sakit perut oleh norit
4. Penjernihan air
Merupakan contoh koagulasi koloid adalah …
a. 1 dan 2 d. 2 dan 3
b. 1 dan 3 e. 2 dan 4
c. 1 dan 4
Jawabanya: C

Pembahasan :

Koagulasi merupakan suatu keadaan dimana partikel-partikel koloid


membentuk suatu gumpalan yang lebih besar.penggumpalan ini
dikarenakan oleh beberapa faktor antara lain karena penambahan zat kimia
atau enzim tertentu.
Contoh peristiwakoagulasi :

 Pembentukan delta muara sungai


 Penggumpalan karet dalam lateks dengan asam format
 Penggumpalan lumpur koloidal dalam air sungai dengan t awas
 Koagulasi asap atau debu dengan koagulator listrik
( Wuri, Dian Astuti, dkk. 2009. Bahas Tuntas 1001 soal Kimia SMA
kelas X, XI, dan XII. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. Hlm 218. No.
20)
4) Berikut merupakan cara pembuatan koloid :
1. Reaksi redoks
2. Busur bredig
3. Reaksi hidrolisis
4. Peptiasi
5. Reaksi pemindahan
6. Mekanik
Pembuatan koloid secara disperse adalah …
a. 1, 2, dan 3 d. 2, 4, dan 6
b. 1, 3, dan 4 e. 4, 5, dan 6
c. 2, 3, dan 4
Jawabanya: D

Pembahasan :
Cara dipersi ini merupakan dimana partikel kasar dipecah menjadi partikel
koloid. Pembuatan koloid dengan cara disperse dapat dilakukan secara
mekanik, peptiasi, atau dengan loncatan bunga listrik (cara busur bredig).

1. Cara mekanik  butir-butir kasar digerus dengan lumping atau


penggiling koloid sampai diperoleh tingkat kehalusan tertentu.
Contoh : sol belerang yang dapat dibuat dengan menggerus belerang
bersama sama dengan suatu zat inert (Seperti gula pasir), kemudian
mencampur serbuk halus itu dengan air.
2. Cara peptiasi  pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu
endapan dengan bantuan zat pemeptiasi (pemisah). Contoh : agar-agar
yang dipepriasi oleh air , karet oleh bensin.
3. Cara busur bredig  untuk membuat sol-sol logam , logam yang akan
dijadikan koloid digunakan sebagai elektroda yang dicelupkan kepada
medium dispersi.
( Wuri, Dian Astuti, dkk. 2009. Bahas Tuntas 1001 soal Kimia SMA
kelas X, XI, dan XII. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. Hlm 219. No.
37)
5) Proses elektrodialisis yang dilakukan terhadap larutan koloid bertujuan
untuk ….
a. Memisahkan partikel- pertikel koloid
b. Mengendapkan partikel – pertikel koloid
c. Mengukur dimensi partikel – pertikel koloid
d. Membuang kelebihan ion – ion elektrolit dari larutan koloid
e. Semuanya benar
`Jawabanya: D

Pembahasan :

Elektrodialisis bertujuanuntuk membuang kelebihan ion- ion dari larutan


koloid
( Wuri, Dian Astuti, dkk. 2009. Bahas Tuntas 1001 soal Kimia SMA kelas
X, XI, dan XII. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. Hlm 220. No. 46)

6) Diantara zat- zat berikut ini yang tidak dapat membentuk koloid liofil jika
di despersikan ke dalam air adalah …
a. Kanji d. sabun
b. Belerang e. agar - agar
c. gelatin
`Jawabanya: B

Pembahasan :

koloid liofil merupakan suatu sistem dimana zat terdispersinya mempunyai


daya tarik terhadap medium pendespersinya. Sebaliknya, koloid liofob
suatu sistemdimana zat terdispersinya mempunyai daya tarik yang kecil
terhadap medium pendespersinya.Jika medium dispersinya adalah air,
maka kedua jenis ini disebut koloid hidrofil dan koloid hidrofob. Contoh
koloid hidrofil : protein, sabun, detergen, agar – agar, kanji, dan gelatin.
Sedangakan contoh koloid hidrofob : susu, mayones, sol belerang, sol
Fe(OH)3, sol- sol sulfide, dan sol-sol logam.
( Parning. 2005. Kimia 2b. Jakarta: Yudistira, Ghalia Indonesia. Hlm. 183.
No. 12)

7) penyusun sistem koloid asap adalah …


a. gas terdispersinya dalam gas
b. gas terdispersinya dalam padat
c. padat terdispersinya dalam gas
d. padat terdispersinya dalam cair
e. cair terdispersinya dalam gas
Jawabanya: C

Pemba hasan :
Koloid asap merupakan contoh dari koloid aerosol padat, dimana fase
terdispersinya padat dalam fase pendispersinya gas. Contohnya asap dan
debu diudara.

( Parning. 2005. Kimia 2b. Jakarta: Yudistira, Ghalia Indonesia. Hlm. 184.
No. 19)

8) sistem koloid berikut termasuk golongan emulsi, kecuali …


a. mayonnaise d. susu
b. alcohol 70 % e. santan
c. minyak ikan
Jawabnya : B

Pembahasan :

Sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat cair disebut emulsi
dapat dibagi menjadi dua bagian emulsi minyak dalam air seperti
santan,susu, dan lateks. Emulsi minyak dalam minyak seperti :
mayonnaise, minyak bumi, dan minyak ikan.
( Purba, Michael. 2002. kimia untuk SMA kelas XI.Jakarta : Erlangga.
Hlm. 171. No.10)

9) salah satu perbendaan antara suspense dan koloid adalah …


a. koloid bersifat homogeny, sedangkan suspense bersifat heterogen
b. koloid menghamburkan cahaya, sedangkan suspense meneruskan
cahaya
c. koloid stabil, sedangkan suspensi tidak stabil (fase pendispersinya dan
terdispersinya tidak terlepas)
d. koloid satu fase, sedangkan suspense dua fase
e. koloid transparan, sedangkan suspense keruh
Jawabnya: C
Pembahasan
Dilihat dari sistem dispersi dikatakan koloid lebih stabil dibandingkan
suspensi karena koloid merupakan padatan halus atau tidak mengendap,
sementara suspensi merupakan padatan kasar atau mengendap.

Koloid Suspensi
(campuran susu dan air) (campuran tepung terigu dan air)
Secara maskrokopis bersifat
homogeny dan secara mikrokopis Heterogen
bersifat heterogen.
Dimensi antara 1nm-100nm Dimensi > 100 nm
2 fase 2 fase
Pada umumnya stabil Tidak stabil
Tidak dapat disaring kecuali dengan
menggunakan saringan membrane Dapat disaring
atau saringan ultra.
( Purba, Michael. 2002. kimia untuk SMA kelas XI.Jakarta : Erlangga.
Hlm. 170. No.3)

10) disperse zat cair atau zat padat dalam gas disebut…
a. sol d. aerosol
b. emulsi e. suspensi
c. buih
Jawabnya
Pembahasan :
Aerosol merupakan sistem koloid dari partikel padat atau cair yang
terdispesrsi dalam gas. Jika zat terdispersinya adalah zat padat disebut
aerosol padat, contohnya : asap dan debu diudara. Jika zat terdispersinya
adalah cair maka disebut aerosol cair, contohnya : kabut dan awan.
( Purba, Michael. 2002. kimia untuk SMA kelas XI.Jakarta : Erlangga.
Hlm. 170. No.5)
11) berikut ini adalah peristiwa-peristiwa koagulasi pada partikel koloid,
kecuali …
a. Penggumpalan lateks
b. Pengobatan sakit perut
c. Pengendapan debu pada cerobong asap
d. Penjernihan lumpur dari air sungai
e. Pembentukan delta pada muara sungai

Jawabanya : B

Pembahasan:

Beberapa contohkoagulasi dalam kehidupan sehari-hari dan industry :

1. Pembentukan delta dimuara sungai terjadi karena koloid tanah liat


(lempung) dalam air sungai mengalami koagulasi ketika bercampur
dengan elektrolit dalam air laut.
2. Karet dalam lateks digumpalkan dengan menambahkan asam format.
3. Lumpur koloidal dalm air sungai dapat digumpalkan dengan
menambahkan tawas.
4. Asap atau debu dari pabrik/ industry digumpalkan dengan alat
koagulasi listrik dari cuttrel.
Sedangkan pengobatansakit perut merupakan contoh dari adsorpsi.
( Wuri, Dian Astuti, dkk. 2009. Bahas Tuntas 1001 soal Kimia SMA
kelas X, XI, dan XII. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. Hlm 220. No.
47)
12) Pembuatan sol Fe(OH)3 dilakukan dengan cara …
a. Mekanik d.Hidrolisis
b. Peptiasi e. Presipitasi
c. Kondensasi
Jawabanya : D
Pembahasan
Reaksi hidrolisi adalah reaksi suatu zat dengan air. Contohnya,
pembuatan sol Fe(OH)3 dengan penguraian garam FeCl3 menggunakan
air mendidih. Pembuatan sol Fe(OH)3 dari hidrolisis FeCl3 akan
terbentuk sol Fe(OH)3.
Reaksi :
FeCl3 (aq) + 3H2O (l)Fe(OH)3 (koloid) + 3HCl (aq)
( Wuri, Dian Astuti, dkk. 2009. Bahas Tuntas 1001 soal Kimia SMA
kelas X, XI, dan XII. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. Hlm 218. No.
28)

13) Jika gas belerang dioksida dialirkan ke dalam larutan hydrogen sulfida,
maka zat terakhir ini akan teroksidasi menjadi
a. H2SO3 d. H2SO4
b. S e. H2S2O3
c. H2SO4
Jawabanya : B

Contoh ini merupakan cara kondensasi dengan cara reaksi redoks.,


dimana pembuatan sol belerang dari reaksi antara hydrogen sulfida (H2S)
dengan belerang dioksida (SO2) yaitu dengan mengalirkan gas H2S ke
dalam larutan SO2.

2 H2S(g) + SO2(aq)  2 H2O (I) + 3S (koloid)

( Wuri, Dian Astuti, dkk. 2009. Bahas Tuntas 1001 soal Kimia SMA kelas
X, XI, dan XII. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. Hlm 220. No. 50)
14) Gerak brown terjadi karena …
a. Gaya gravitasi
b. Tolak-menolak antara partikel koloid yang bermuatan sama
c. Tarik-menarik antara partikel koloid yang berbeda muatan
d. Tumbukan antara partikel koloid
e. Tumbukan molekul medium dengan partikel koloid
Jawabanya : E

Koloid dapat menghamburkan cahaya, jika diamati dengan miskroskop


ultra, akan terlihat partikel koloid senantiasa bergerak terus menerus
dengan gerakan patah-patah (zig zag) yang disebut dengan gerak brown
(Robert Brown) . gerak brown ini terjadi disebabkan tumbukan yang tidak
seimbang dari molekul-molekul medium tehadap partikel koloid. Semakin
tinggi suhu semakin cepat gerak brown berlansung karena energy kinetic
molekul medium meningkat sehingga menghasilkan tumbukan yang kuat.
( Purba, Michael. 2002. kimia untuk SMA kelas XI.Jakarta : Erlangga.
Hlm. 171. No.12)

15) Yang termasuk koloid hidrofob adalah …


a. Amilum dalam air d. lemak dalam air
b. Protein dalam air e. agar agar dalam air
c. Putih telur dalam air
Jawabanya : D

Pembahasan :

Lemak dalam air.

Koloid hidrofob merupakan liofob yang medium dispersinya yang dipakai


adalah air. Liofob dalam bahasa yunani (Yunani = phobia = takut/benci)
yang berarti takut cairan.
( Purba, Michael. 2002. kimia untuk SMA kelas XI.Jakarta : Erlangga.
Hlm. 172. No.19)

16) Sifat koloid yang dapat menghamburkan cahaya disebut …


a. Dialisis
b. Gerak brown
c. Efek tyndall
d. Elektroforesis
e. Koagulasi

Jawabanya: C

Pembahasan :

a. Dialisis yaitu pemurnian koloid dari ion dengan menggunakan


selaput semipermeabel
b. Gerak brown adalah gerak acak (tidak beraturan) dari partikel
koloid yang disebabkan oleh benturan antara partikel koloid
dengan mediumnya
c. Efek tyndall adalah penghamburan cahaya yang melalui koloid
yang disebabkan oleh partikel-partikel koloid
d. Elektroforesis adalah peristiwa bergeraknya partikel koloid ke
elektrode positi ataupun negatif. Partikel koloid yang bermuatan
negatif akan bergerak ke eletrode positif dan sebaliknya
e. Koagulasi adalah peristiwa penggumpalan partikel koloid
(Bakri, Mustafal.2012. seri pendalaman materi untuk SMA/MA .
jakarta : Erlangga. Hlm.100)
17) Koloid dapat menyerap ion pada permukaannya. Sifat ini disebut …
a. Elektroforesis
b. Absorbsi
c. Adsorpsi
d. Dialisis
e. Elektroforesis
Jawaban C

Pembahasan :

a. Elektroforesis adalah peristiwa bergeraknya partikel koloid ke


elektrode positi ataupun negatif. Partikel koloid yang
bermuatan negatif akan bergerak ke eletrode positif dan
sebaliknya.
b. Absorpsi adalah suatu peristiwa penyerapan atau peresapan zat
cair lain atau zat padat, hingga keduanya menyatu.
c. Adsorpsi adalah peristiwa penyerapan ion pada permukaan
partikel koloid.Adanya penyerapan ion ini menyebabkan koloid
menjadi stabil.Hal tersebut disebabkan ion sejenis yang diserap
pada permukaan menimbulkan tolakan antara partikel.
d. Dialisis yaitu pemurnian koloid dari ion dengan menggunakan
selaput semipermeabel
e. Elektroforesis adalah peristiwa bergeraknya partikel koloid ke
elektrode positi ataupun negatif. Partikel koloid yang
bermuatan negatif akan bergerak ke eletrode positif dan
sebaliknya.
(Bakri, Mustafal.2012. seri pendalaman materi untuk SMA/MA .
jakarta : Erlangga. Hlm.100)

18) Koloid yang fase terdispersinya zat padat adalah…


a. Kabut, susu
b. Asap, agar-agar
c. Santan, mayones
d. Embun, tinta
e. Minyak ikan, susu

Jawaban B

Pembahasan :
FASE MEDIUM JENIS
NO TERDISPERSI PENDISPERSI KOLOID CONTOH
1 Gas Cair Busa Busa sabun, krim
kocok
2 Gas Padat Busa padat Batu apung, karet busa
3 Cair Gas Aerosol cair Kabut, hair spray,
awan
4 Cair Cair Emulsi Susu, santan, minyak
goreng
5 Cair Padat Emulsi Keju, mentega,
padat mutiara
6 Padat Gas Aerosol Asap, debu
padat
7 Padat Cair Sol Cat, lem kanji, agar-
agar, selai
8 Padat Padat Sol padat Kaca berwarna

(Sudarmo, unggul.2013.untuk SMA/MA kelas XI.Jakarta :Erlangga.


Hlm.317)

19) Koloid berikut merupakan koloid yang medium pendispersinya gas,


yaitu…
a. Kabut, busa sabun
b. Awan, asap
c. Debu, busa sabun
d. Asap, tinta
e. Busa sabun, asap

Jawaban B

Pembahasan :
FASE MEDIUM JENIS
NO TERDISPERSI PENDISPERS KOLOID CONTOH
I
1 Gas Cair Busa Busa sabun, krim
kocok
2 Gas Padat Busa padat Batu apung, karet
busa
3 Cair Gas Aerosol Kabut, hair spray,
cair awan
4 Cair Cair Emulsi Susu, santan, minyak
goreng
5 Cair Padat Emulsi Keju, mentega,
padat mutiara
6 Padat Gas Aerosol Asap, debu
padat
7 Padat Cair Sol Cat, lem kanji, agar-
agar, selai
8 Padat Padat Sol padat Kaca berwarna

(Sudarmo, unggul.2013.untuk SMA/MA kelas XI.Jakarta :Erlangga.


Hlm.317)

20) Di antara zat berikut yang termasuk aerosol adalah …


a. Kaca berwarna
b. Cat
c. Busa sabun
d. Mutiara
e. Kabut

Jawaban E

Pembahasan :

a. Kaca berwarna termasuk sol padat


b. Cat termasuk sol
c. Busa sabun termasuk busa cair (buih)
d. Mutiara termasuk emulsi
e. Kabut termasuk aerosol cair

(Bakri, Mustafal.2012. seri pendalaman materi untuk SMA/MA .


jakarta : Erlangga. Hlm.101)

21) Peristiwa koagulasi dapat ditemukan pada …


a. Pembusukan air susu
b. Pembuatan agar – agar
c. Terjadinya berkas sinar
d. Pembuatan cat
e. Terjadinya delta di muara sungai

Jawaban E

Pembahasan :

Koagulasi koloid adalah peristiwa pengendapan koloid.Terbentuknya


delta di muara sungai merupakan peristiwa koagulasi yang terjadi
bertahun-tahun. Partikel tanah liat dalam air sungai yang bercampur
dengan air laut atau sungai lain terjadi koagulasi karena air laut atau
sungai yang lain merupakan suatu elektrolit.

(Bakri, Mustafal.2012. seri pendalaman materi untuk SMA/MA .


jakarta : Erlangga. Hlm.102)

22) Terjadinya gerak brown dari partikel koloid disebabkan oleh…


a. Benturan partikel koloid
b. Gaya gravitasi
c. Pengadukan
d. Pemanasan
e. Muatan partikel koloid
Jawaban A

Pembahasan :

Gerak brown diakibatkan interkasi antara partikel-partikel koloid


dengan molekul-molekul pendispersinya. Interkasi berupa tumbukan
antarpartikel tersebut tidak seimbang karena kecilnya ukuran
partikel.Akibatnya arah gerakan partikel berubah-ubah tidak menentu
dan membentuk gerakan zig-zag.

( Justiana, Sandri.dkk.2009. Kimia 2 SMA kelas XI. Jakarta :


Yudhistira. Hlm : 225)

23) Pemberian tawas pada air minum dimaksudkan untuk …


a. Mengendapkan partikel-partikel koloid agar air menjadi jernih
b. Membunuh kuman yang berbahaya
c. Menghilangkan bahan - bahan yang menyebabkan pencemaran air
d. Menghilangkan bau tidak sedap
e. Memberikan rasa segar pada air
Jawaban A
Pembahasan :
Tawas yang dilarutkan dalam air selain dapat mengadsorpsi juga
dapat mengendapkan kotoran – kotoran dalam air. Tawas akan
membentuk koloid Al(OH) yang bermuatan positif. Kotoran –
kotoran dalam air keruh yang bermuatan negatif akan
dikoagulasikan sehingga kotoran mengendap dan dapat
dipisahkan.
( Justiana, Sandri.dkk.2009. Kimia 2 SMA kelas XI. Jakarta :
Yudhistira. Hlm : 228)

24) Faktor – faktor berikut yang tidak menyebabkan terjadinya koagulasi pada
koloid adalah…
a. Pemanasan
b. Pendinginan
c. Adsorpsi
d. Pencampuran
e. Penambahan elektrolit

Jawaban: C
Pembahasan :

Peristiwa koagulasi pada koloid dapat terjadi akibat peristiwa–


peristiwa mekani satu peristiwa kimia. Peristiwa mekanis misalnya
pemanasan atau pendinginan.Darah merupakan sol butir – butir darah
merah yang terdispersinya dalam plasmadarah. Jika darah dipanaskan,
darah akan menggumpal. Sebaliknya agar – agar akan menggumpal
jika didinginkan. Peristiwa kimia yang dapat menyebabkan terjadinya
koagulasi misalnya pencampuran koloid yang berbeda muatan dan
adanya elektrolit.

(Sudarmo, unggul.2013.untuk SMA/MA kelas XI.Jakarta :Erlangga.


Hlm.321)

25) Alatpengendapcottrel yang dipasangpadacerobongasapdanknalpot


mobilmerupakanpemanfaatandari proses …
a. Dialysis
b. Peptidase
c. Kondensasi
d. Elektroforesis
e. Busurbredig

Jawaban: D

Pembahasan :

Peristiwa elektroforesis ini dimanfaatkan dalam proses pemisahan


potongan – potongan gen pada proses
bioteknologidanpenyaringdebupabrikpadacerobong asap, yang
disebutdenganpengendepan cottrel.

(Sudarmo, unggul.2013.untuk SMA/MA kelas XI.Jakarta :Erlangga.


Hlm.321)

26) Contohpemanfaatan dialysis padakehidupansehari – hariadalah…


a. Proses cucidarah
b. Pembuatansusububuk
c. Pembuatanlem kanji
d. Pembuataneskrim
e. Alatpengendapancottrel

Jawaban: A

Pembahasan :

Salah satupemanfaatan proses dialysis yang pentingadalah proses


cucidarah (hemodialisis). Pada proses
hemodialisisdarahkotordaripasiendilewatkandalampipa – pipa yang
terbuatdari membrane semipermeabel. Selamadarahberjalan,
pipasemipermebaeltersebutdialiricairan( biasanya plasma darah)
sehingga ion –ion dalamdarahkotortadiakanterbawapadaaliran plasma
darah yang berfumgsisebagaipencuci.

(Sudarmo, unggul.2013.untuk SMA/MA kelas XI.Jakarta :Erlangga.


Hlm.322-323)

27) Jeniskoloid yang faseterdispersinyacairdan medium


pendispersinyapadatadalah …
a. Emulsipadat
b. Busapadat
c. Sol padat
d. Aerosol padat
e. Sol

Jawaban :A

FASE MEDIUM JENIS


NO TERDISPERSI PENDISPERS KOLOID CONTOH
I
1 Gas Cair Busa Busa sabun, krim
kocok
2 Gas Padat Busa padat Batu apung, karet
busa
3 Cair Gas Aerosol Kabut, hair spray,
cair awan
4 Cair Cair Emulsi Susu, santan, minyak
goreng
5 Cair Padat Emulsi Keju, mentega,
padat mutiara
6 Padat Gas Aerosol Asap, debu
padat
7 Padat Cair Sol Cat, lem kanji, agar-
agar, selai
8 Padat Padat Sol padat Kaca berwarna

(Sudarmo, unggul.2013.untuk SMA/MA kelas XI.Jakarta :Erlangga.


Hlm.317)

28) Berikutinifenomenasehari –hari yang menunjukkansifatkoloid :


1) Proses cucidarah
2) Pemberiantawaspadapengolahan air
3) Penyaringandebupabrik
4) Pembentukan delta di muarasungai
5) Penjernihan air

Sifatelektroforesiskoloidditunjukkanolehnomor …

a. (1) d. (4)
b. (2) e.(5)
c. (3)

Jawaban :C

Pembahasan :

Peristiwaelektroforesisinidimanfaatkandalam
prosespemisahanpotongan – potongan gen pada proses
bioteknologidanpenyaringdebupabrikpadacerobongasap, yang
disebutdenganpengendepan cottrel.

(Sudarmo, unggul.2013.untuk SMA/MA kelas XI.Jakarta :Erlangga.


Hlm.321)

29) Mentegamerupakansalahsatujeniskoloid yang terdiridarifaseterdispersidan


medium pendispersiberturut – turut adalah …
a. Cairdanpadat
b. Padatdancair
c. Cairdancair
d. Gas dancair
e. Gas danpadat

Jawabannya: A

Pembahasan :

FASE MEDIUM JENIS


NO TERDISPERSI PENDISPERS KOLOID CONTOH
I
1 Gas Cair Busa Busa sabun, krim
kocok
2 Gas Padat Busa padat Batu apung, karet
busa
3 Cair Gas Aerosol Kabut, hair spray,
cair awan
4 Cair Cair Emulsi Susu, santan, minyak
goreng
5 Cair Padat Emulsi Keju, mentega,
padat mutiara
6 Padat Gas Aerosol Asap, debu
padat
7 Padat Cair Sol Cat, lem kanji, agar-
agar, selai
8 Padat Padat Sol padat Kaca berwarna

(Sudarmo, unggul.2013.untuk SMA/MA kelas XI.Jakarta :Erlangga.


Hlm.317)

30) Sistemdisepersikoloid yang medium pendispersinya gas


danfaseterdispersinyapadatdisebut …
a. Busa
b. Busapadat
c. Aerosol padat
d. Sol
e. Emulsi

Jawaban :C

Pembahasan :
FASE MEDIUM JENIS
NO TERDISPERSI PENDISPERS KOLOID CONTOH
I
1 Gas Cair Busa Busa sabun, krim
kocok
2 Gas Padat Busa padat Batu apung, karet
busa
3 Cair Gas Aerosol Kabut, hair spray,
cair awan
4 Cair Cair Emulsi Susu, santan, minyak
goreng
5 Cair Padat Emulsi Keju, mentega,
padat mutiara
6 Padat Gas Aerosol Asap, debu
padat
7 Padat Cair Sol Cat, lem kanji, agar-
agar, selai
8 Padat Padat Sol padat Kaca berwarna

(Sudarmo, unggul.2013.untuk SMA/MA kelas XI.Jakarta :Erlangga.


Hlm.317)

31) Diantarakoloidberikut yang bukanmerupakankoloidjenis sol adalah……..


A. Cat
B. Tinta
C. Agar-agar
D. Minyakikan
E. Larutan Fe(OH)
Jawabanya : D

Pembahasan :
KOLOID jenis sol adalah fase terdispersinya padat dan fase
pendispersinya cair, sol juga terbagi 2 yaitu :1. sol liofil (sol yang
suka mengabsorbsi molekul cairan hingga terbentuk selubung di
sekeliling partikel koloid. Biasanya agak kental dibanding medium
dispersinya sebab fase terdispersi suka pada mediumnya 2
solliofob yaitu sol yang tidak mengabsorbsi molekul cairan
biasanya terdiri atas zat organic.Diantara klu yang diberikan diatas
hanya minyak ikan yang tidak termasuk kedalam sol, karena fase
terdispersinya maupun medium pendispersinya cair, dan termasuk
kedalam emulsi.

(Buku SUMARJONO “Jalanpintaspintarkimia” hal: 230 no. 1)

32) System koloid yang medium


pendispersinyacairdanfaseterdisfersinyacairadalah……
A. Susu
B. Kabut
C. Awan
D. Keju
E. Mentega
Jawaban : A

Pembahasan :

System koloid yang medium pendispersinya dan fase


pendispersinya cair yaitu: emulsi klu yang diberikan diatas yang
termasuk kedalam emulsi yaitu susu, keju, dan mentega, namun
keju dan mentega fase pendispersinya padat dan termasuk kedalam
emulsi padat, sedangkan kabut dan awan adalah aerosol cair yang
fase terdispersinya cair dan fase pendispersinya gas.

(Buku SUMARJONO “Jalanpintaspintarkimia” hal: 230 no. 2)


33) Jenis zat koloid yang zat ter dispersinya cair dan medium pendispersinya
gas adalah…
A. Gel
B. Sol
C. Busa
D. Emulsi
E. Aerosol cair

Jawaban :E

Pembahasan :

Jika kita tinjau klu diatas, Gel adalah sol liofil setengah padat yang
fase terdispersinya menyerap medium dispersinya sehinggaa gak
padat. Sol yaitu yang fase pendispersinya dan fase terdispersinya
cair padat. Busa fase terdispersinya gas dan fase pendispersinya
cair. Emulsi fase terdispersinya cair dan fase pendispersinya cair,
sedangkan aerosol cair fase terdispersinya cair dan
mediumpendispersinya gas. Jadi, jawaban yangtepat yaitu E

(Buku SUMARJONO “Jalanpintaspintarkimia”hal : 230 no. 3

34) Dintara zat-zat dibawah iniyang tidak dapat membentuk koloid liofil jika
didispersikan kedalam air adalah…
A. Kanji D. Sabun
B. Belerang E. Agar-agar
C. Gelatin
Jawaban :B

Pembahasan :

Koloidliofil (sol yang suka mengabsorbsi molekul cairan hingga terbentuk


selubung di sekeliling partikel koloid. Biasanya agak kental dibanding
medium dispersinya sebab fase terdispersi suka pada mediumnya.
Contohnya kanji, sabun, gelatin dan agar agar.Sedangkan belerang
termasuk kedalam sol liofob yang tidakmeng absorbsi molekul cairan.

(Buku SUMARJONO “Jala n pintas pintar kimia” hal: 230 No.4)

35) Gejalaatau prosesyang paling tidak ada hubungannya dengan system


koloid adalah…
A. Efektyndall D. Emulsi
B. Dialysis E. Elektrolisis
C. Koagulasi

Jawaban : E

Pembahasan :

Dalam sistem koloid efek tyndall, dialisis, koagulasi dan emulsi


merupakan sifat sifat dari koloid sedangkan Elektrolisis disini berarti Sel
elektrolisis merupakan perangkat yang digunakan dalam proses
elektrolisis, yang terdiri atas sumber arus searah serta elektro depositif dan
negatif.Zat yangdielektrolisis merupakan elektrolit berupa larutan atau
cairan (lelehan) zat murni. Ikasuatu cairan atau larutan elektrolit dialiri
arus listrik searah melalui batang elektrode, ion-ion yang berada dalam
cairan atau larutan tersebut akan bergerak menuju elekrode yang
muatannya berlawanan. Tidak ada hubungan atau pun proses terhadap
sistem koloid.

(Buku SUMARJONO “Jalanpintaspintarkimia” hal: 230 no. 5)

36) Kabut adalah systemkoloid dari….


A. Zat cair dalam gas D. Gas dalam zat padat
B. Gas dalam zat cairE. Zat acir dalam cair
C. Gas dalam gas
Jawaban :A

Pembahasan :
Kabut adalah system koloid yang termasuk kedalam aerosol,
aerosol disini merupakan system koloid partikel padat atau cair
yang terdispersike dalam gas.

(Buku kimia I WAYAN JULIARTAWAN “contoh soal dan


penyelesaiannya” hal : 162)

37) Larutan koloid dimurnikan dengan…


A. Kristalisasi D. Distilasi
B. Ultramikroskop E. Penguapan
C. Dialysis
Jawaban : C

Pembahasan :

Dialisi sadalah proses pemurnian partikel koloid dari muatan-muatan yang


menempel pada permukaannya. Pada proses dialisis ini digunakan selaput
semi permeabel. Pergerakan ion-ion dan molekul – molekul kecil melalui
selaput semi permiabel disebut dialysis. Suatu koloidbiasanya bercampur
dengan ion-ion pengganggu, karena pertikel koloid memiliki sifat
mengadsorbsi. Pemisahan ion penggangu dapat dilakukan dengan
memasuk kan koloid kedalam kertas / membran semi permiabel (selofan),
baru kemudianakan dialiri air yang mengalir. Karena diameter ion
pengganggu jauh lebih kecil dari pada kolid, ion pengganggu akan
merembes melewati pori-pori kertas selofan, sedangkan partikel kolid
akan tertinggal.Proses dialisis untuk pemisahan partikel-partikel koloid
dan zat terlarut dijadikan dasar bagi pengembangan dialisator. Salah satu
aplikasi dialisator adalahsebagai mesin pencuci darah untuk penderita
gagal ginjal. Jaringan ginjalbersifat semi permiabel, selaput ginjal hanya
dapat dilewati oleh air dan molekul sederhana seperti urea, tetapi menahan
partikel-partikel koloid seperti sel-sel darah merah

(Buku kimia I WAYAN JULIARTAWAN “contoh soal dan


penyelesaiannya” hal : 162)
38) Pembuatan koloid dibawah ini yang termasuk cara disperse adalah…
A. As2S3 dibuat dengan mengalirkan gas H2S kedalam larutan As2O3
B. Sol belerangdibuatdenganmengalirkan gas SO2 kedalam larutan H2S
C. Sol AgCl dapat dibuat dengan mereaksikan perak nitrat encer dengan
larutan HCl
D. Sol emas dibuat dengan melompatkan bunga api listrik dari electrode
Au dalam air
E. Sol Fe(OH)3 dibuat dengan menambahkan lerutan FeCl3 jenuh kedalam
air yang mendidih
Jawaban : D

Pembahasan :

Cara dispersi ada 4 yaitu :

a. Dispersi langsung (mekanik)


cara ini dilakukan dengan memperkecil zat terdispersi sebelum
didispersikan ke dalam medium pendispersi.
b. Homogenisasi
Pembuatan susu kental manis yang bebas kasein dilakukan dengan
cara mencampurkan serbuk susu skim ke dalam air didalam mesin
homogenisasi sehingga partikel-partikel susu berubah menjadi
seukuran koloid.
c. Peptidasi
Dilakukan dengan cara memecahkan partikel-partikel besar dengan
menambahkan zat pemecah tertentu
d. Cara Busur Bredig
Cara busur Bredig ini biasanya digunakan untuk membuat sol-sol
logam, seperti Ag, Au, dan Pt. Dalam cara ini, logam yang akan
diubah menjadi partikel-partikel koloid akan digunakan sebagai
elektrode. Kemudian kedua logam dicelupkan kedalam medium
pendispersinya (air suling dingin) sampai kedua ujung nya saling
berdekatan. Kemudian, kedua elektrode akan diberi loncatan listrik.
Panas yang timbul akan menyebabkan logam menguap, uapnya
kemudian akan terkondensasi dalam medium pendispersi dingin,
sehingga hasil kondensasi tersebut berupa pertikel-pertikel koloid.
Karena logam diubah jadi partikel koloid dengan proses uap logam,
maka metode ini dikategorikan sebagai metode dispersi.

(Buku kimia I WAYAN JULIARTAWAN “ contoh soa ldan


penyelesaiannya” hal : 231)

39) Sistem koloid yang medium pendispersinya cair dan fase terdispersinya
cair adalah …
A. Susu D. Keju
B. Kabut E. Mentega
C. Awan
Jawaban :A

Pembahasan :

Emulsi cair : medium pendispersinya cair, fase terdispersinya cair.


Contohnya : susu dan santan

(Tim Pena Eksakta. 2013. Mendadak UN. Yogyakarta: C.V ANDI


OFFSET. Hlm 388 No.17)

40) Diberikan beberapa cara pembuatan koloid berikut


1. Reaks I redoks
2. Bususrbredig
3. Reaksi hidrolisis
4. Peptidase
5. Reaksipemindahan
6. Mekanik
Pembuatankoloidsecara dispersi adalah…

A. 1,2 dan 3
B. 1,3 dan 5
C. 1,3 dan 4
D. 2,4 dan 6
E. 4,5 dan 6
Jawaban :D

Pembahasan :

Cara dispersi

Dengan cara dispersi partikel kasar dipecah menjadi partikel koloid. Cara
dispersi dapat dilakukan secara mekanik, peptisasi, atu dengan loncatan
bunga listrik(busur bredig).

1) Cara mekanik

Dengan cara ini, butir-butir kasar  digerus dengan lumpang, sampai


diperoleh tingkat kehalusan tertentu, kemudian diaduk dengan medium
pendispersi. Contoh pembuatan sol belerang dengan menggerus serbuk
belerang bersama zat inert seperti gula pasir, kemudian mencampur
dengan air.

2) Cara peptisasi

Cara peptisasi adalah pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari
suatu endapan dengan bantuan zat pemecah (pemeptisasi).

3) Cara busur bredig

Cara busur bredig digunakan untuk membuat sol-sol logam. Logam yang
akan dijadikan koloid digunakan sebagai elktrode yang dicelupkan
kedalam medium dispersi, kemudian diberi loncatan listrik dikedua
ujungnya. Mula-mula atom logam akan terlempar kedalam air, lalu atom
tersebut mengalami kondensasi sehingga membentuk partikel koloid. Jadi
cara busur bredig ini merupakan gabungan cara disperse dan kondensasi.

(Buku kimia I WAYAN JULIARTAWAN “ contoh soal dan


penyelesaiannya” hal : 162)

41) Kresol (metal fenol) mempunyai system koloid sebanyak…


A. Dua
B. Tiga
C. Empat
D. Lima
E. Takpunya isomer
Jawaban : B

Pembahasan :

Ada 3 yaitu isomer orfo-metilfenol, mefa-metilfenol dan para-metilfeno

(Buku kimia I WAYAN JULIARTAWAN “ contoh soal dan


penyelesaiannya” hal : 162)

42) Pada umumnya masyarakat menggunakan tawas untuk menjernihkan air,


bak ,air sumur, air pam. Atau jenis air yang lainnya. Prinsip menjernihkan
air dengan menggunakan tawas berkaitan dengan sifat koloid yaitu ..
A. Gerak Brown D. Koagulasi
B. Elktrolisis E. Adsorpsi
C. Efek tyndall
Jawabanya D

Pembahasan :

Prinsip penjernihan air dengan menggunakan tawas merupakan sifat


koagulasi dimana tawas akan diikat atau menyerap partikel kotoran dan
menggumpalkannya.
(Tim Pena Eksakta. 2013. Mendadak UN. Yogyakarta: C.V ANDI
OFFSET. Hlm 388 No.18)

43) Padapembuataneskrim, cat, atautinta .koloid yang


membentuklapisandisekelilingpartikelkoloid yang lain disebut…
A. Koloidpelindung
B. Gel
C. Aerosol
D. Emulsi
E. Buih
Jawaban :A

Pembahasan :

Banyak koloid yang harus dipertahankan dalam bentuk koloid untuk


penggunaannya.

Contoh: eskrim, cat, dan tinta

Untuk itu digunakan koloid lain yang dapat membentuk lapisan


disekeliling koloid tersebut. Koloid lain ini disebut koloid pelindung.
Contoh: gelatin pada sol Fe(OH)3.

(Buku kimia I WAYAN JULIARTAWAN “ contoh soal dan


penyelesaiannya” hal :163-164

44) Kelebihan elektrolit dalam suatu disperse koloid biasa dihilangkan


dengan cara…
A. Elektrolisis
B. Dialysis
C. Elektroforesis
D. Dekantasi
E. Presipitasi
Jawaban : B
Pembahasan :

Dialisis merupakan proses pemurnian koloid dengan membersihkan atau


menghilangkan ion-ion pengganggu menggunakan suatu kantong yang
terbuat dari selaput semipermiabel

Untuk stabilitas koloid diperlukan sejumlah muatanion suatu elektrolit.


Akan tetapi, jika penambahan elektrolit ke dalam sistem koloid terlalu
banyak, kelebihan ini dapat mengendapkan fase terdispersi dari koloid itu.
Hal ini akan mengganggu stabilitas sistem  koloid tersebut. Untuk
mencegah kelebihan elektrolit, penambahan elektrolit dilakukan  dengan
cara dialisis.

(Buku kimia I WAYAN JULIARTAWAN “ contoh soal dan


penyelesaiannya” hal : 163)

45) Pembuatan koloid dapat dilakukan dengan cara :


1. Hidrolisis 3. Reaksi redoks
2. Peptisasi 4. Penggilingan

Pembuatan koloid dengan cara kondensasi adalah nomot …

a. 1 dan 2 c. 1 dan 4 e. 2 dan 4


b. 1 dan 3 d. 2 dan 3
Jawabanya : B

Pembahasan :

Pembuatan koloid dengan cara kondensasi dapat meliputi :

a. Reaksi redoks
b. Hidrolisis
c. Dekomposisi rangkap
d. Penggantian pelarut
( Wuri, Dian Astuti, dkk. 2009. Bahas Tuntas 1001 soal Kimia SMA kelas
X, XI, dan XII. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. Hlm 219. No. 36)