Anda di halaman 1dari 11

Konselor

Volume 00Number00 20XX, pp xx-xx


ISSN: Print 1412-9760 – Online 2541-5948
http://ejournal.unp.ac.id/index.php/konselor
DOI: https://doi.org/10.24036//XXXXXX-XX-0000-00
Received Month DD, 20YY; Revised Month DD, 20YY; Accepted Month DD, 20yy

Aspirasi Karir Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling


di Universitas Negeri Padang
Yuni Susanti1, A. Muri Yusuf2, Afdal3
1
Mahasiswa FakultasIlmuPendidikan,UniversitasNegeri Padang
2
DosenFakultasIlmuPendidikan,UniversitasNegeri Padang
3
DosenFakultasIlmuPendidikan,UniversitasNegeri Padang
*Yunisusanti49@gmail.com

Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya fenomena seperti adanya mahasiswa yang belum
memiliki aspirasi karir yang realistik atau tidak sesuai dengan kemampuannya, dan masih ada
mahasiswa yang memiliki aspirasi karir berdasarkan harapan orang tua terhadap dirinya. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran aspirasi karir mahasiswa BK di Universitas
Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan
instrument berupa angket model skala likert. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa Program Studi
Bimbingan dan Konseling di Universitas Negeri Padang TA 2019/2020. Teknik analisis data yang
digunakan yaitu teknik statistik deskriptif menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil
penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa subjek memiliki aspirasi yang tinggi terkait
karirnya, baik pada aspek sikap maupun perilaku.

Keywords:Aspirasi Karir, Mahasiswa

How to Cite: YuniSusanti, A. Muri Yusuf, Afdal (2020).


AspirasiKarirMahasiswaJurusanBimbingandanKonseling di UniversitasNegeri Padang

This is an open access article distributed under the Creative Commons 4.0 Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and
reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. ©2018 by author.

Introduction
Manusia pada dasarnya selalu mempunyai harapan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,
akan tetapi tidak semua harapan itu dapat terwujud jika tidak diiringi dengan usaha dan kerja keras.
Hal ini menjadi perhatian penting bagi orang tua, pendidik dan siswa sebagai pendukung dalam
memperoleh cita-cita karir atau sering disebut aspirasi karir. Dalam teori perkembangan karir,
aspirasi karir termasuk pada tahap eksplorasi.
Winkel (dalam Widiastuti, 2017) mengemukakan perkembangan karir merupakan salah satu
aspek perkembangan individu yang bersifat sangat kompleks karena mengandung penggabungan
dari banyak faktor dan bercirikan perubahan, serta merupakan bagian penting dalam perencanaan
hidup. Super (dalam Sifah, 2015) menjelaskan adanya hubungan mengenai usia dengan tahapan
perkembangan karir. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan karir individu adalah
aspirasi karir. Aspirasi dimulai pada tahap eksplorasi yakni sekitar usia 14 tahun dan ditandai oleh
pengerucutan pilihan karir, dari fantasi karir, identifikasi pilihan tentatif, hingga keputusan akhir
tentang karir pilihan.
Purnawati (dalam Sifah, 2015) menjelaskan aspirasi berasal dari kata aspire, yang berarti
bercita-cita atau menginginkan. Aspirasi merupakan keinginan atau ambisi yang sungguh-sungguh
untuk keberhasilan pada masa mendatang yang
memiliki arah untuk lebih baik atau tinggi tingkatannya dengan tujuan mencapai kemajuan
tertentu.Harapan atau aspirasi dapat dilihat dari bagaimana individu itu menginginkan yang terbaik
dari suatu hal yang ingin dicapainya, misalnya aspirasi mengenai karir.

1
KONSELOR ISSN: 1412-9760 2

Gibson dan Mitchell (2011) menjelaskan karir sebagai perjalanan pengalaman kerja
seseorang di dalam kategori pekerjaan. Karir merupakan salah satu aspek yang paling tinggi tingkat
aspirasinya, banyak karir dari seseorang yang tidak sesuai dengan yang diharapkan atau bahkan
tidak tercapai, hal ini dikarenakan tindakan untuk memenuhi aspirasi karir itu yang belum
maksimal. Pada dasarnya karir seseorang bisa ditentukan dari seberapa besar aspirasi yang
dimilikinya terhadap karir tersebut.
Aspirasi karir dipandang sebagai refleksi dari self efficacy dan mediator penting dari
motivasi dan pengembangan karir. Aspirasi karir juga dapat diartikansebagai suatu harapan dalam
pemilihan karir. Aspirasi karir merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kematangankarier.
Individu harus membentuk aspirasi karier dalam konteks kemampuan, potensi atau kapasitas, serta
penerimaan terhadap situasi dan kenyataan di sekitar individu untuk mencapai kematangan karir.
Aspirasi kariermengarahkan tingkah laku individu untuk mencapai karier yang menjadiharapan atau
cita-citanya.
Aspirasi karir dapat membantu mahasiswa untuk memilih karir yang sesuai degan
kemampuan dan potensi yang dimilikinya, atau sesuai dengan jurusan yang diambilnya. Menurut
Santrock(dalam Widiastuti, 2017)seseorang mulai memiliki aspirasi karir sebenarnya sudah di
mulai pada usia dini, tetapi aspirasi karir tersebutmasih bersifat fantasi di usia 11 hingga 17 tahun.
Selanjutnya, pada usia 17 tahun ke atas, usia ketika remaja duduk di Sekolah Menengah Atas,
aspirasi karir individu mulai realistis, individu mulai menyesuaikan dengan keadaan dan
kemampuan mereka. Usia ini merupakan sebuah transisidari tahap fantasi masa kecil ke tahap
pengambilan keputusan realistis dari masa dewasa awal.
Fenomena yang terjadi di lapangan, sebagaian besar mahasiswa belum memiliki aspirasi
karir yang realistik, atau memiliki aspirasi yang terlalu tinggi, maksudnya tidak sesuai dengan batas
kemampuannya, atau memiliki aspirasi karir yang tidak sesuai dengan bakat yang dimiliki. Selain
itu, masih ada mahasiswa yang memiliki aspirasi karir berdasarkan harapan orang tua terhadap
dirinya, atau tidak sesuai yangia inginkan sebenarnya. Aspirasi karir merupakan faktor penting
untuk pencapaian karir di masa depan. Aspirasi karir yang tinggi ditunjukkan dengan adanya
impian, ambisi, ide-ide, perencanaan, strategi, serta usaha yang sungguh-sungguh dari individu.
Berdasarkan hasil wawancara dengan lima orang mahasiswa bimbingan dan konseling di
Universitas Negeri Padang tanggal 25 April 2018, diperoleh data bahwa beberapa mahasiswa
mudah terpengaruh oleh lingkungan, terutama teman sebaya dalam memilih jurusan di perguruan
tinggi. Oleh karena itu, banyak mahasiswa yang merasa jurusan yang diambilnya tidak sesuai
dengan kemampuan dan cita-citanya, Selain itu, masih ada mahasiswa yang belum mengenal
kemampuan dirinya. Hal ini dapat dilihat dari beberapa mahasiswa yang belum bisa memahami
potensi dasar seperti minat, cita-cita dan kemampuan yang mereka miliki.
Selanjutnya, sebagian besar mahasiswa juga belum merencanakan pilihan karir yang sesuai
dengan kemampuan dan cita-citanya serta masih ragu-ragu dalam menentukan arah pilihan karir
yang sesuai dengan jurusan yang telah diambilnya. Beberapa mahasiswa tidak tahu pekerjaan apa
yang akan dimasukinya setelah menyelesaikan studi di perguruan tinggi, sehingga menyebabkan
mahasiswa merasa cemas untuk menghadapi masa depannya. Hal ini disebabkan oleh
ketidakyakinan mahasiswa akan ketercapaian cita-citanya.
Method
Penelitianinimerupakanpenelitiankuantitatifjenisdeskriptif. Subjekdalam penelitianini
adalahmahasiswajurusanBimbingan dan Konseling Universitas Negeri PadangTahun Masuk 2019
sebanyak 20 orang.Instrumenpenelitianmenggunakanskalaaspirasikarir. Data diolah dengan
menggunakan rumus persentase, dan selanjutnya kategori penskoran dan analisis deskriptif
ditetapkan dengan menggunakanrumusskor ideal.

(Title)
Author name 1, Author name23

Results and Discussion


Berdasarkanpengolahan data yang telahdilakukan, maka data
hasilpenelitianmengenaiAspirasiKarirMahasiswa BK UNP dibagimenjadidua sub
variabelyaituterkaitsikapdanperilaku
1. Sikap
Berkenaan dengan sikap aspirasi karir dapat dilihat sesuai dengan indikatornya sebagai
berikut:
a. Impian
Hasil pengolahan data pada indikator impian dapat dilihat pada tabel 1.
Tabel 1
Indikator Impian
N=20
Alternatif Jawaban
No Pernyataan SS S CS KS TS
f % f % f % f % f %

Say a memiliki keinginan


1 karir y ang ingin 13 65 6 30 0 0 1 5 0 0
diwujudkan (+)

Say a enggan mengikuti


2 seminar-seminar mengenai 1 5 2 10 7 35 6 30 4 20
karir y ang di minati (-)

Say a tidak ingin menjadi


3 orang y ang p aling 1 5 5 25 3 15 7 35 4 20
menonjol di kelas (-)

Say a ingin meningkatkan


kemamp uan untuk
4 10 50 9 45 0 0 1 5 0 0
mewujudkan karir y ang
didambakan (+)

Tabel 1 menunjukkan bahwa 65% mahasiswa menjawab sangat sesuai terkait


memiliki keinginan karir yang ingin diwujudkan dan tidak ada yang menjawab cukup dan
tidak sesuai terkait memiliki karir yang ingin diwujudkan, 35% mahasiswa menjawab sukup
sesuai terkait enggan mengikuti seminar-seminar mengenai karir yang diminati dan hanya
5% mahasiswa yang menjawab sangat sesuai terkait enggan mengikuti seminar-seminar
mengenai karir yang diminati.
Terdapat 35% mahasiswa yang menjawab kurang sesuai terkait ketidakinginan
menjadi yang paling menonjol di kelas dan 5% yang menjawab sangat sesuai terkait
ketidakinginan menjadi yang paling menonjol di kelas, 50% mahasiswa menjawab sangat
sesuai terkait ingin meningkatkan kemampuan untuk mewujudkan karir yang didambakan
dan tidak ada mahasiswa yang menjawab cukup dan tidak sesuai terkait ingin meningkatkan
kemampuan untuk mewujudkan karir yang didambakan.
b. Ambisi
Hasil pengolahan data pada indikator ambisi dapat dilihat pada tabel 2.

Tabel 2
Indikator Ambisi

KONSELOR, Open Access Journal: http://ejournal.unp.ac.id/index.php/konselor


KONSELOR ISSN: 1412-9760 4

N=20
Alternatif Jawaban
No Pernyataan SS S CS KS TS
f % f % f % f % f %

Saya tidak y akin dengan


1 dengan kemamp uan diri 2 10 0 0 5 25 9 45 4 20
sendiri (-)

Saya merasa say a bisa


2 memep roleh p ekerjaan 5 25 11 55 4 20 0 0 0 0
y ang bagus (+)

Saya y akin bisa meniti


3 4 20 9 45 7 35 0 0 0 0
karir di instansi (+)

Saya berani mengambil


4 resiko atas perencanaan 6 30 13 65 1 5 0 0 0 0
karir y ang saya p ilih (+)

Tabel 2 memperlihatkan bahwa 45% mahasiswa menjawab kurang sesuai terkait


dengan ketidakyakinan dengan kemampuan diri sendiri, dan tidak ada yang menjawab
sesuai mengenai ketidakyakinan dengan kemampuan diri sendiri. Terdapat 55% mahasiswa
yang menjawab sesuai terkait dirinya mampu memperoleh pekerjaan yang bagus dan tidak
ada yang menjawab kurang sesuai dan tidak sesuai sangat terkait dengan dirinya mampu
memperoleh pekerjaan yang bagus
Dan selanjutnya terdapat 45% yang menjawab sesuai mengenai keyakinan dirinya
meniti karir di instansi, dan tidak ada yang menjawab kurang sesuai dan tidak sesuai sangat
terkait dengan dirinya mampu meniti karir di instansi. Sedangkan 65% mahasiswa
menjawab sesuai dengan keberaniannya mengambil resiko atas perencanaan karir yang
dipilih, dan tidak ada yang menjawab kurang sesuai dan tidak sesuai sangat terkait dengan
keberaniannya mengambil resiko atas perencanaan karir yang dipilih.

c. Ide-ide
Hasil pengolahan data pada indikator ide-ide dapat dilihat pada tabel 3.

Tabel 3
Indikator Ide-ide

(Title)
Author name 1, Author name25

N=20
Alternatif Jawaban
No Pernyataan SS S CS KS TS
f % f % f % f % f %

Say a berp ikir mencari


1 informasi karir pada 6 30 11 55 3 15 0 0 0 0
media online (+)

Say a mencari lowongan


pekerjaan yang sesuai
2 9 45 9 45 2 10 0 0 0 0
dengan bidang akademik
(+)

Say a berp ikir p erencanaan


3 karir harus dimulai dari 11 55 7 35 2 10 0 0 0 0
sekarang (+)

Say a beranggapan ,
informasi karir
4 7 35 11 55 2 10 0 0 0 0
mendukung perencanaan
karir saya (+)

Tabel 3 memperlihatkan bahwa 55% mahasiswa menjawab sesuai terkait dengan


mencari informasi karir pada media online, dan tidak ada yang menjawab kurang sesuai dan
tidak sesuai sangat terkait dengan mencari informasi karir pada media online. Terdapat 45%
mahasiswa yang menjawab sesuai dan sangat sesuai terkait dengan mencari lowongan
pekerjaan yang sesuai dengan bidang akademik. dan tidak ada yang menjawab kurang sesuai
dan tidak sesuai sangat terkait dengan mencari lowongan pekerjaan yang sesuai dengan
bidang akademik.
Dan selanjutnya terdapat 55% yang menjawab sangat sesuai mengenai perencanaan
karir harus dipikirkan dari sekarang, dan tidak ada yang menjawab kurang sesuai dan tidak
sesuai sangatterkait dengan perencanaan karir harus dipikirkan dari sekarang.Sedangkan
55% mahasiswa menjawab sesuai dengan beranggapnya bahwa informasi karir mendukung
perencanaan karirnya, dan tidak ada yang menjawab kurang sesuai dan tidak sesuai sangat
terkait dengan beranggapnya bahwa informasi karir mendukung perencanaan karirnya.
2. Perilaku
Berkenaan dengan perilaku aspirasi karir dapat dilihat sesuai dengan indikatornya
sebagai berikut:

a. Perencanaan
Hasil pengolahan data pada indikator perencanaan dapatJawaban
Alternatif dilihat pada tabel 4.
No Pernyataan SS S CS KS TS
f % f % f % f % f %

Say a merancang kegiatan


1 y ang akan say a lakukan 8 40 9 45 2 10 1 5 0 0
setelah tamat kuliah (+)

Say a meminta saran


2 kep ada orang tua dalam 8 40 10 50 1 5 1 5 0 0
p erencanaan karir (+) Tabel 4
Indikator Perencanaan
N=20
Say a enggan merancang
p erencanaan karir say a
3 2 10 1 5 3 15 12 60 2 10
karena takut tidak menjadi
keny ataan (-)
KONSELOR, Open Access Journal: http://ejournal.unp.ac.id/index.php/konselor

Say a telah membuat


4 rancangan terget p ekerjaan 5 25 11 55 3 15 1 5 0 0
y ang ingin dicap ai (+)
KONSELOR ISSN: 1412-9760 6

Tabel 4 memperlihatkan bahwa 45% mahasiswa menjawab sesuai terkait merancang


kegiatan yang akan dilakukan setelah tamat kuliah dan tidak ada yang menjawab tidak
sesuai terkait merancang kegiatan yang akan dilakukan setelah tamat kuliah, 50%
mahasiswa menjawab sesuai terkait meminta saran orang tua dalam perencanaan karir dan
tidak ada mahasiswa yang menjawab tidak sesuai terkait meminta saran orang tua dalam
perencanaan karir.
Terdapat 60% mahasiswa yang menjawab kurang sesuai terkait enggan merancang
perencanaan karir karena takut tidak menjadi kenyataan dan 5% yang menjawab sesuai
terkait enggan merancang perencanaan karir karena takut tidak menjadi kenyataan, 55%
mahasiswa menjawab sesuai terkait membuat rancangan target pekerjaan yang ingin dicapai
dan tidak ada mahasiswa yang menjawab tidak sesuai terkait membuat rancangan target
pekerjaan yang ingin dicapai.
b. Strategi
Hasil pengolahan data pada indikator strategi dapat dilihat pada tabel 5.

Tabel 5
Indikator Strategi

(Title)
Author name 1, Author name27

N=20

Tabel 5 memperlihatkan bahwa 30% mahasiswa menjawab cukup dan kurang sesuai
terkait anggapan bahwa perkuliahan tidak menentukan kesuksesan karir seseorang dan 10%
yang menjawab sangat sesuai terkait anggapan bahwa perkuliahan tidak menentukan
kesuksesan karir seseorang, 55% mahasiswa menjawab sesuai terkait membuat target yang
harus dicapai begitu menyelesaikan perkuliahan dan tidak ada mahasiswa yang menjawab
tidak sesuai terkait membuat target yang harus dicapai begitu menyelesaikan perkuliahan.
Terdapat 50% mahasiswa yang menjawab sesuai terkait mengembangkan kreativitas
agar mampu bersaing di dunia kerja dan tidak ada mahasiswa yang menjawab kurang dan
tidak sesuai terkait mengembangkan kreativitas agar mampu bersaing di dunia kerja, 45%
mahasiswa menjawab sesuai terkait mencari pengalaman untuk mendukung perencanaan
karir dan tidak ada mahasiswa yang menjawab kurang dan tidak sesuai terkait mencari
pengalaman untuk mendukung perencanaan karir.
c. Usaha
Hasil pengolahan data pada indikator usaha dapat dilihat pada tabel 6.

Alternatif Jawaban
No Pernyataan SS S CS KS TS
f % f % f % f % f %
Say a mencari tahu
berbagai p ekerjaan yang
1 9 45 8 40 3 15 0 0 0 0
sesuai dengan jurusan
say a (+)

Say a mencari berbagai


2 p erkerjaan y ang sesuai 8 40 9 45 3 15 0 0 0 0
keahlian (+)
Tabel 6
Indikator Usaha
N=20
Say a mengikuti p elatihan
diluar kamp us untuk
3 3 15 6 30 8 40 3 15 0 0
mengembangkan
keterampilan (+)
KONSELOR, Open Access Journal: http://ejournal.unp.ac.id/index.php/konselor
Say a mencari berbagai
4 informasi mengenai karir 6 30 11 55 2 10 1 5 0 0
y ang diminati (+)
KONSELOR ISSN: 1412-9760 8

Tabel 6 memperlihatkan bahwa 45% mahasiswa menjawab sangat sesuai terkait


mencari tahu berbagai pekerjaan yang sesuai dengan jurusan dan tidak ada mahasiswa yang
menjawab kurang dan tidak sesuai terkait mencari tahu berbagai pekerjaan yang sesuai
dengan jurusan, 45% mahasiswa menjawab sesuai terkait mencari berbagai pekerjaan yang
sesuai keahlian dan tidak ada mahasiswa yang menjawab kurang dan tidak sesuai terkait
mencari berbagai pekerjaan yang sesuai keahlian.
Terdapat 40% mahasiswa yang menjawab cukup sesuai terkait mengikuti pelatihan
diluar kampus untuk mengembangkan keterampilan dan tidak ada mahasiswa yang
menjawab tidak sesuai terkait mengikuti pelatihan diluar kampus untuk mengembangkan
keterampilan, 55% mahasiswa menjawab sesuai terkait mencari berbagai informasi
mengenai karir yang diminati dan tidak ada mahasiswa yang menjawab tidak sesuai terkait
mencari berbagai informasi mengenai karir yang diminati.

3. Rekapitulasi Aspirasi Karir Mahasiswa BK FIP UNP

Rekapitulasi Aspirasi Karir Mahasiswa BK UNP


N=20

(Title)
Author name 1, Author name29

Skor
No Aspirasi Karir Mahasiswa BK % Kategori
Rata-rata
1 Sikap
Impian 3.96 79.25 T
Ambisi 3.95 79 T
Ide-ide 4.3 86 ST
Rata-rata 4.07 81.4 T
2 Perilaku
Perencanaan 4 80 T
Strategi 3.95 79 T
Usaha 4 80.5 T
Rata-rata 3.99 79.8 T
RATA-RATA KESELURUHAN 4.0 80.6 T

Berdasarkan tabel hasil rekapitulasi di atas, dapat disimpulkan bahwa aspirasi karir
mahasiswa BK UNP memiliki skor rata-rata sebesar 4,0 dengan persentase 80,6% dan
berada pada kategori Tinggi. Artinya, rata-rata aspirasi karir mahasiswa BK UNP dengan
masing-masing sub variabel, yaitu: (1) sikap ditemukan skor rata-rata sebesar 4,07 dengan
persentase 81,4% dan berada pada kategori tinggi, artinya rata-rata aspirasi karir mahasiswa
BK UNP dalam hal sikap tergolong tinggi, (2) perilaku ditemukan skor rata-rata sebesar
3,99 dengan persentase 79,8% dan berada pada kategori tinggi, artinya rata-rata aspirasi
karir mahasiswa BK UNP dalam hal perilaku tergolong tinggi.

Discussion
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dikemukakan sebelumnya, berikut ini dikemukakan
pembahasan sesuai dengan pertanyaan penelitian yang telah diajukan. Dalam pembahasan ini
aspirasi karir mahasiswa BK UNP ditinjau dari beberapa aspek, adapun pembahasan tentang hasil
penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Sikap
Aspek sikap dapat dilihat dalam bentuk motivasi untuk mencapai tujuan. Adapun aspek
sikap terdiri dari impian karir, ambisi karir dan ide-ide karir. Adanya impian, ambisi dan ide-
ide, seseorang akan termotivasi untuk mencapai tujuannya tersebut. Tujuan akan jelas apabila
seseorang memiliki impian. Kemudian, jika individu itu berambisi untuk mencapai tujuannya
maka ia akan melhirkan ide-ide yang menunjang tercapainya tujuannya (Ali, Saba Rasheed and
Saunders, 2009).
Menurut hasil penelitian yang dilakukan tentang aspirasi karir mahasiswa BK UNP pada
umumnya diketegorikan tinggi, hal itu ditunjukkan dari 20 siswa yang diteliti diperoleh
persentase mutu aspirasi karir dalam hal sikap sebesar 81,4%. Untuk meningkatkan lagi aspirasi
karir mahasiswa menjadi lebih baik lagi dapat berikan layanan bimbingan dan konseling.
2. Perilaku
Aspek perilaku yakni tindakan yang diambil untuk mencapai dan mewujudkan impian.
Perilaku tersebut membuat individu berjuang untuk mencapai tujuannya. Untuk mewujudkan
impian dan mencapai tujuan tersebut dibutuhkan usaha seperti melakukan perencanaan dalam
memilih suatu karir sehingga dapat merancang strategi untuk mencapai karir tersebut. Rencana
dan strategi tersebut dapat berjalan apabila individu melakukan usaha untuk mencapai yang ia

KONSELOR, Open Access Journal: http://ejournal.unp.ac.id/index.php/konselor


KONSELOR ISSN: 1412-9760 10

inginkan tersebut. Suatu gagasan akan berhasil bila diiringi tindakan nyata sebagai
perwujudannya (Ali, Saba Rasheed and Saunders, 2009).
Menurut hasil penelitian yang dilakukan tentang aspirasi karir mahasiswa BK UNP pada
umumnya diketegorikan tinggi, hal itu ditunjukkan dari 20 siswa yang diteliti diperoleh
persentase mutu aspirasi karir dalam hal sikap sebesar 79,8%. Untuk meningkatkan lagi
kedisiplinan siswa menjadi lebih baik lagi dapat berikan layanan bimbingan dan konseling.

Conclusion
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan pada Bab IV mengenai
aspirasi karir mahasiswa BK UNP, dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Aspirasi karir mahasiswa pada sikap berada pada kategori tinggi.
2. Aspirasi karir mahasiswa pada perilaku sikap berada pada kategori tinggi.
3. Perlu bagi Konselor memberikan bantuan berupa layanan konseling kepada mahasiswa untuk
lebih meningkatkan lagi aspirasi karirnya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dipaparkan pada bab IV, maka dapat dikemukan beberapa
saran:
1. Konselor
Bagi konselor, diharapkan dapat memberikan bantuan berupa layanan untuk memotivasi
mahasiswa untuk lebih meningkatkan lagi aspirasi karirnya baik dari segi sikap maupun
perilakunya.
2. Bagi peneliti
Bagi peneliti selanjutnya, agar dapat meneliti aspirasi karir mahasiswa dengan menambah
subjek penelitian yang akan diteliti. Dengan demikian akan penelitian yang dilakukan akan
lebih mendalam. Ataupun dapat juga menganti subjek penelitiannya.
3. Mahasiswa
Bagi siswa, agar dapat memahami pentingnya aspirasi karir terutama bagi dirinya serta dapat
memiliki aspirasi karir yang tinggi serta sesuai dengan kemampuannya.

Acknowledgment
Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberi nikmat dan karunianya sehingga
pemakalah dapat menyelesaikan tugasnya hingga waktu yang telah ditentukan. karena dengan
pertolongannyalah Artikel ini dapat tersusun.Salawat beserta salam senantiasa kami sampaikan
kepada Baginda Rasulullah SAW, ia lah suri tauladan bagi seluruh mahluk di muka bumi ini, maka
hanya dengan mengikuti sunnahnya kita berharap akan mendapatkan syafa’at di hari akhir kelak,
amin.
Ucapan terima kasih banyak saya sampaikan kepada dosen pembimbing mata kuliah BK
KarirBapakProf. Dr. A. Muri Yusuf, M.Pd, dan Bapak Dr. Afdal, M.Pd., Kons.dengan
bimbingan dan arahan mereka maka tugas Artikel berkenaan dengan topik kuliah BK Karir ini
dapat saya selesaikan.
Dalam penyusunan artikel ini tidak luput dari salah, maka dari itu saya mohon koreksinya
untuk perbaikan kedepannya, sehingga dapat membuat artikel yang lebih baik lagi.

(Title)
Author name 1, Author name211

References
Ali, Saba Rasheed and Saunders, J. L. (2009). The Career Aspirations of Rural Appalachian High School Students.
Journal of Career Assessment.
Mitchell, M. H., & Gibson, R. L. (2011). Bimbingan dan Konseling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sifah, Z. (2015). Pengaruh Efikasi Diri terhadap Aspirasi Karir pada Siswa Kelas X SMA NEGERI 1 Depok Sleman
Yogyakarta, (November).
Widiastuti, N. (2017). ASPIRASI KARIER SISWA SMA BERDASARKAN STATUS SOSIAL EKONOMI DAN
GENDER, 109–128.

KONSELOR, Open Access Journal: http://ejournal.unp.ac.id/index.php/konselor