Anda di halaman 1dari 17

REPRODUKSI PADA TUMBUHAN

KD 3.2.
Menganalisis sistem perkembangbiakan pada IPK 3.2.1
tumbuhan dan hewan serta penerapan Mengidentifikasi berbagai sistem
teknologi pada sistem reproduksi tumbuhan perkembangbiakan pada tumbuhan yang
dan hewan meliputi perkembangbiakan vegetatif alami
,vegetatif buatan ,dan generative
KD 4.2.
Menyajikan karya hasil
IPK 4.2.1.
perkembangbiakan
Menyajikan tanaman yang dihasilkan
pada tumbuhan
dari proses mencangkok

TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu Menganalisis cara perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan
dengan tepat Menganalisis cara perkembangbiakan vegetatif buatan pada tumbuhan dengan
tepat Setelah melakukan kegiatan mencangkok
Alat-alat reproduksi apa saja yang
terdapat pada bunga kembang sepatu?

Apa fungsi dari alat reproduksi


pada bunga kembang sepatu?

Apakah bunga kembang sepatu


mengalami proses reproduksi
secara generatif atau vegetatif?
Reproduksi pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi
reproduksi aseksual (vegetatif) dan reproduksi seksual
(generatif).
Reproduksi vegetatif alami merupakan cara
perbanyakan yang dilakukan tumbuhan tanpa melibatkan
bantuan manusia.
Reproduksi vegetatif buatan merupakan cara perbanyakan tumbuhan yang
sengaja dilakukan oleh manusia. Dalam hal ini, manusia sengaja memanfaatkan
kemampuan meristematis tumbuhan untuk menghasilkan lebih banyak keturunan.
Cara perbanyakan ini dapat dilakukan dalam waktu relatif lebih singkat
dibandingkan dengan secara alami.

Reproduksi seksual/generatif merupakan cara reproduksi yang melibatkan proses peleburan


gamet jantan dan gamet betina. Proses peleburan dua gamet induk ini biasa disebut pembuahan.
Reproduksi generatif terjadi pada tumbuhan berbiji , baik gimnospermae (berbiji terbuka) maupun
angiospermae (berbiji tertutup).
Berikut ini merupakan contoh
reproduksi vegetatif secara
alami
Rhizoma (rimpang, akar tinggal) merupakan batang yang tumbuh menjalar secara
horizontal di dalam tanah menyerupai akar. Contohnya kunyit, temulawak, jahe,
lengkuas, alang-alang, dan lain-lain.
Stolon (geragih) merupakan batang yang tumbuh menjalar di atas tanah. Jika batang tersebut
tertimbun tanah, bagian buku-buku (ruas) stolon akan tumbuh menjadi individu baru. Contohnya
arbei (stroberi), dan daun kaki kuda (Centela asiatica).
Umbi lapis (bulbus) merupakan batang berukuran pendek di dalam tanah yang dikelilingi oleh
berlapis-lapis daun tebal. Tunas umbi lapis tumbuh ke arah samping dari bagian tubuh induk,
biasanya dinamakan siung. Jika siung dipisahkan dari induknya, siung tersebut akan tumbuh
menjadi tumbuhan baru. Contohnya bawang merah (Allium cepa).

Tunas merupakan bagian yang memiliki bakal tunas yang dapat tumbuh menjadi tunas dan
individu baru. Perkembangan tunas menjadi individu baru dipengaruhi oleh lingkungan
(kelembapan, suhu, pH, dan cadangan makanan). Contohnya bamboo dan kelapa.
Umbi batang merupakan batang yang membengkak di dalam tanah dan mengandung cadangan
makanan. Pada umbi batang terdapat mata (kuncup) sehingga pada saat ditanam dapat tumbuh
membentuk tunas dan akar baru. Contohnya ubi jalar dan kentang.

Daun merupakan organ utama tumbuhan. Pada beberapa tumbuhan tertentu, daun berfungsi
sebagai alat reproduksi. Pada daun demikian terutama bagian pinggirnya terdapat jaringan
meristem yang dapat tumbuh membentuk tunas dan akar (individu baru). Contohnya cocor bebek.
Berikut ini merupakan
contoh reproduksi
vegetatif secara
BUATAN
mencangkok adalah membuang sebagian kulit dan kambium secara melingkar pada cabang
batang , lalu ditutup dengan tanah yang kemudian dibalut dengan sabut atau plastik dan tanah.
Contoh tanaman yang bisa dicangkok Mangifera indica (mangga)

Menyambung merupakan usaha perbanyakan yang dilakukan dengan cara menyambung dua
batang tanaman yang masih tergolong satu spesies, satu genus, atau satu famili.

Menyetek dilakukan dengn cara menanam potongan batang tanaman. Contoh tanaman yang
dapat disetek misalnya Manihot sp. (ketela pohon)

Merunduk merupakan usaha perbanyakan yang dilakukan dengan cara merundukkan


(melengkungkan) cabang tanaman, kemudian ditimbun dengan tanah. Sementara itu, ujung cabang
dibiarkan muncul di permukaan tanah. Bagian tanaman yang dirundukkan (ditimbun) terlebih
dahulu harus dikupas. Contohnya pada tanaman Alamanda (Alamanda cathartica)

kultur jaringan merupakan usaha tanaman dengan memanfaatkan sifat totipotensi tanaman. Totipotensi
dalah kemampuan beberapa sel tanaman yang masih dalam proses pertumbuhan untuk membentuk individu
tanaman dalam proses kultur jaringan. Melalui kultur jaringan dapat diperoleh bibit tanaman dengan jumlah
yang banyak dalam waktu yang bersamaan.
Reproduksi Seksual/Generatif

1.Alat Reproduksi Tumbuhan


Alat reproduksi pada kebanyakan tumbuhan berbiji adalah bunga.
Bunga umumnya terdiri atas kelopak, mahkota, benang sari, dan
putik. Kelopak dan mahkota merupakan perhiasan bunga, sedangkan
benang sari dan putik merupakan alat kelamin bunga. Bunga yang
memiliki keempat bagian bunga tersebut disebut bunga lengkap.
Benang sari/stamen merupakan alat kelamin jantan.
2.Penyerbukan
Penyerbukan atau polinasi merupakan proses awal sebelum terjadinya pembuahan. Pada
angiospermae, penyerbukan adalah proses melekatnya serbuk sari di kepala putik, sedangkan
pada gimnospermae, penyerbukan adalah peristiwa melekatnya serbuk sari pada bakal biji.

• Penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari

Otogami merupakan proses penyerbukan oleh serbuk sari yang


berasal dari bunga yang sama (satu bunga). Misalnya:
– Protandri, yaitu peristiwa serbuk sari yang matang lebih dulu
daripada putik. Misalnya pada seledri, Allium sp. (bawang), dan Zea
mays (jagung).
– Protogini, yaitu peristiwa putik yang matang lebih dulu daripada
serbuk sari. Misalnya pada bunga Brassica sp. (kol), bunga Theobroma
cacao (cokelat), dan bunga Persea Americana (avokad).
Serbuk sari tidak dapat sampai di kepala putik.
Alogami atau xenogami merupakan proses penyerbukan
oleh serbuk sari yang berasal dari individu lain , namun
masih dalam satu jenis.
Geitonogami/penyerbukan tetangga merupakan proses
penyerbukan oleh serbuk sari yang berasal dari bunga lain ,
tetapi masih dalam satu individu.

Kleistogami merupakan bagian dari otogami yang terjadi


pada saat bunga belum mekar. Contohnya kacang tanah.

Bastar merupakan proses penyerbukan oleh serbuk sari yang


berasal dari bunga tumbuhan beda jenis.
• Penyerbukan berdasarkan faktor yang membantu

Anemogami merupakan proses penyerbukan dengan bantuan


angin.

Hidrogami merupakan proses penyerbukan dengan bantuan air.


Jenis penyerbukan ini biasanya terjadi pada tumbuhan yang
hidup di air. Misalnya hidrila (Hydrilla verticilata).

Zoidiogami merupakan proses penyerbukan dengan bantuan


hewan.
Berdasarkan nama hewannya, tipe penyerbukan ini dapat
dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu:
Entomogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan serangga.
Saat mengisap madu, tubuh serangga tertempel serbuk sari, dan
jika serangga berpindah ke bunga lain atau menyentuh kepala
putik bunga yang sama, serbuk sari akan tertinggal di kepala
putik tersebut sehingga terjadi penyerbukan.

Ornitogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan burung.

Malakogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan siput.

Kiropterogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan kelelawar.


Biasanya bunga mekar pada malam hari, berukuran besar,
berwarna cerah, dan letaknya tidak tersembunyi.
3. Pembuahan
Pembuahan atau fertilisasi merupakan proses peleburan antara inti
sperma dengan sel telur. Pada tumbuhan, ada 2 macam pembuahan,
yaitu pembuahan tunggal dan pembuahan ganda. Pembuahan tunggal
adalah pembuahan yang hanya memungkinkan sekali peleburan inti
sperma dengan inti sel telur. Pembuahan tunggal biasa terjadi pada
gimnosperma. Pembuahan ganda adalah pembuahan yang
menyebabkan terjadinya dua kali peleburan inti sperma. Pertama ,
peleburan antara inti sperma I dengan sel telur membentuk lembaga.
Kedua, peleburan antara inti sperma II dengan kantong lembaga
sekunder yang akan berkembang menjadi endosperma. Pembuahan
ganda biasanya terjadi pada angiosperma.
TUGAS PROYEK:
KALIAN AKAN MENCANGKOK
TANAMAN DIRUMAH LALU
VIDEOKAN DAN KIRIM KE
CLASSROOM.
KHUSUS IX A DAN IX B VIDEONYA
KIRIM KE WA-NYA BU RITAYATI.
NOMOR: 0813-5313-9446