Anda di halaman 1dari 4

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19

No. Dokumen : ... /.../SOP-PKM /2020


No. Revisi :  
SOP
Tgl Terbit :
Halaman : 1/2
UPT
PUSKESMAS Hj. Yenni Kesuma, SKM.
KECAMATAN MKes
PULO AMPEL
1. Pengertian Pasien dalam pengawasan (PDP) adalah orang yang menunjukkan gejala influenza
disertai sesak dan ada kontak dengan kasus yang sudah terkonfirmasi COVID-19.
2. Tujuan Agar mengurangi resiko penyebaran dan penularan virus COVID-19
3. Kebijakan SK Kepala UPT Puskesmas No..../../SK-PKM/2018 tentang Penanganan Pasien
Dalam Pengawasan (PDP)
4. Referensi Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19)
5. Gejala dan Gejala :
Faktor Resiko  Demam (>380C)
 Batuk
 Pilek
 Nyeri Tenggorokan
 Pneumoni ringan hingga berat

Faktor Resiko :
 Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan
transmisi lokal
 Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di
Indonesia
 Memiliki riwayat kontak dengan pasien COVID-19
6. Tatalaksana 1. Berikan masker pada pasien
2. Bawa pasien ke ruang isolasi
3. Gunakan APD lengkap (Masker N95, Baju Pelindung, Kacamata Google,
Pelindung Wajah, Hand Scoon Panjang, Sepatu Bot)
4. Periksa TTV (Tekanan darah, Nadi, Laju Pernafasan, Suhu, Saturasi
Oksigen)
5. Berikan terapi oksigen sesuai dengan saturasi pasien
6. Berikan terapi cairan jika pasien dehidrasi
7. Lapor Dinas Kesehatam Kab. Serang
8. Hubungi Call Center COVID-19 Kab. Serang
9. Hubungi daerah rumah sakit rujukan COVID-19
10. Rujukan pasien ke rumah sakit dengan menggunakan ambulance dan
APD lengkap untuk nakes yang mendampingi
11. Dirumah sakit rujukan spesimen PDP diambil untuk pemeriksaan
laboratorium dan pasien berada di ruang isolasi
12. Jika Hasil (-) : Pasien diberikan terapi sesuai dengan gejala dan pasien
dirumahkan selama 14 hari dan dalam pemantauan puskesmas
13. Jikas Hasil (+) : Dinyatakan sebagai penderita COVID-19, sampel akan
diambil setiap hari, akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan
sampe 2 (dua) kali berturut-turut hasilnya negatif.
7. Unit terkait  Puskesmas
 Dinas Kesehatan
 Rumah Sakit Rujukan
8. Rekaman
No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai Diberlakukan
Historis

Penanganan Orang Dalam Pemantauan


COVID-19

2/2
No. Dokumen : .../ /SOP-PKM 2018
No. Revisi :  
SOP
Tgl Terbit :
Halaman :
UPT PUSKESMAS Hj. Yenni Kesuma,
KECAMATAN SKM,M.Kes
PULO AMPEL
1. Pengertian Orang dalam pemantauan (ODP) adalah seseorang dengan atau tanpa gejala
influenza tetapi dari daerah terjangkit atau kontak erat dengan PDP atau dari
daerah yang melaporkan kasus dengan konfirmasi COVID-19.
2 .Tujuan Agar mengurangi resiko penyebaran dam penularan virus COVID-19
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. / /KAPUS-SK/2020 tentang Penanganan
Orang Dalam Pemantauan COVID-19
4. Referensi Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19)
5.Gejala dan Faktor Gejala :
Resiko
 Demam (>380C)
 Batuk
 Pilek
 Nyeri tenggorokan

Faktor Resiko :

 Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang


melaporkan transmisi lokal
 Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di
Indonesia
 Memiliki riwayat kontak dengan pasien COVID-19

6. Tatalaksana
1. Berikan masker pada pasien
2. Periksa TTV (Tekanan Darah, Nadi, Laju Pernafasan, Suhu, Saturasi
Oksigen)
3. Berikan terapi sesuai dengan gejala
4. Pasien di isolasi di rumah selama 14 hari
5. Lakukan observasi keadaan pasien secara berkala per hari selama 14
hari dirumah oleh tenaga kesehatan dari puskesmas
6. Buat laporan pemantauan pasien
7. Jika selama 14 hari keadaan pasien semakin memburuk maka pasien
naik status menjadi PDP dan lapor dengan dinas kesehatan terkait
8. Lapor call center COVID-19 Kabupaten Serang
9. Ikuti instruksi lanjutan
10. Jika selama 14 hari keadaan pasien membaik maka edukasi pasien
terkait etika batuk, gizi dan pencegahan lainnya oleh tenaga
kesehatan.
7. Unit terkait  Puskesmas
 Dinas Kesehatan
 Rumah Sakit Rujukan

8. Rekaman Historis N Yang diubah Isi Tanggal mulai


o Perubaha Diberlakukan
n

2/2

Anda mungkin juga menyukai