Anda di halaman 1dari 8

Radioaktivitas

Kesetabilan inti

PENTING :
1. Inti-inti dengan nomor atom 20 ke bawah (Z ≤20)
akan stabil jika jumlah protonnya sama dengan jumlah
neutronnya (N = Z) “Radioisotop”.
2. Untuk inti Z>20 akan stabil jika N >Z
dengan perbandingan 1,5.
1
1 H, 12 H, 13 H, 11
23 24
Na, 11 Na,
12
6 C, 14
6 C,
14
7 N, 15
7 N,
1. Pancaran sinar alpha  2  4

Contoh peluruhan sinar alfa PENTING :
Suatu inti atom radioaktif yang memancarkan sinar ALFA
92 U 235
 90 Th 231
 2  4
akan menyebabkan nomor atom inti induk berkurang dua dan

88 Ra 224
84 Rn 220
 2  4 nomor massa induk berkurang empat sehingga berubah
menjadi inti atom yang lain

2. Pancaran sinar beta PENTING :


Isotop radioaktif jika memancarkan sinar BETA , maka akan
menyebabkan nomor atom inti induk nomor massa tetap
Contoh peluruhan sinar beta sedangkan nomor atomnya bertambah satu sehingga berubah
menjadi inti atom yang lain

91 Pa 233
 90 U 231
 1 e 0

89 Ac 227
84 Th 227
 1  0
PENTING
Inti atom yang tereksitasi akan memancarkan
3. Pancaran sinar gamma sinar gamma (efek fotolistrik).

6 C *12
6 C12

Daya tembus sinar radioaktif
Setiap sinar radioaktif memiliki daya tembus (intensitas) serap pada suatu
bahan.
x
I  I0 e
I0 I

Sedangkan untuk lapisan harga paruh


(Half Vaule Layer “HVL”)

x 0, 693
HVL 

µ(koefisien pelemah “m-1”)
Soal
Sinar gamma dengan intensitas I diserap oleh suatu bahan yang
mempunyai kooefisien serap 0,20 cm-1. Berapa tebal bahan yang
dibutuhkan agar intensitas yang melewati bahan menjadi 30% dari
semula.
Nilai HVL sinar gamma yang mempunyai energi 0,1 MeV di
dalam kain adalah 4,05 cm. Hitung kooefisien pelemahan sinar
gamma dalam kain tersebut.
Suatu bahan yang tebalnya 5 cm memiliki HVL 4,5 cm. Berapa
persen intensitas sinar radioaktif yang akan diserap jika melalui
bahan tersebut.
Waktu paro
Waktu yang dibutuhkan oleh suatu inti radioaktif untuk meluruh hungga
jumlah inti yang tertinggal separuh dari jumlah inti mula-mula.
N t  T1
N   Akan menjadi
t 2

1
N N N0
t   2  ln
N
 t
N N0
atau N  N 0 e  t
Ralat penyampaian materi minggu sebelumnya
N  N 0 e  t
N  N 0 e T1 / 2 PENTIKNG
yang benar Aktifitas inti radioaktif memiliki satuan
t t 1 Bq = 1 peluruhan/sekon
 1  T1 / 2  1  T1 / 2 1 curie = 3,70 ×1010 Bq
N  N 0   atau A  A0  
2 2 dan dapat dicari dengan persamaan
A  N
Contoh
Jika diketahui unsur radioaktif X memiliki waktu paruh 4 tahun, dan
massa mula-mula unsur tersebut adalah 400g, tentukan
a. Harga konstanta peluruhan
b. Massa X setelah 9 tahun dan massa yang hilang selama kurun waktu
tertentu.
Reaksi Inti
a. Muatan dan massa proton, neutron dan elektron
Reaksi inti terjadi akibat interaksi antar partikel penembak
yang terdiri atas partikel elementer, seperti foton, neutrion
dengan suatu inti target.
Pada reaksi inti terdapat beberapa hukum yang harus dipatuhi:
1. Hukum kelestarian momentum “momentum sebelum reaksi
sama dengan momentum ”
2. Hukum kelestarian energi “ energi sebelum sama dengan
energi sesudah ” (E = 931,5 MeV)
3. Hukum kelestarian nomor atom “hukum ini mengindikasikan
jumlah proton dan neutron kontinyu”
4. Hukum kelestarian nomor massa “”
Secara sederhana reaksi dapat dirumuskan :
a  X  b Y Q
Q merupakan energi yang terlibat dalam reaksi, sedangkan untuk
perumusan energi pada rangkaian reaksi dirumuskan.
 ma  mX  931,50 MeV   mb  mY  931,50 MeV  Q