Anda di halaman 1dari 65

F.

6
PEMERIKSAAN RAPID ANTIGEN TEST PADA LANSIA DENGAN KOMORBID
DI DESA KARANGDADAP
TANGGAL 18 Januari 2021
PESERTA HADIR Lansia di Desa Karangdadap
LATAR Screening Covid-19 adalah langkah penting dalam
BELAKANG mencegah penularan penyakit Covid-19. Screening merupakan
tindakan awal yang dilakukan petugas kesehatan terhadap pasien.
Screening Covid-19 dilakukan oleh petugas medis yang
berkompeten sesuai dengan pedoman protokol penanganan Covid-
19 yang diterbitkan Kementerian Kesehatan. Dalam screening,
diperlukan kerja sama dari pasien demi mendapatkan hasil yang
valid. Ketidakjujuran dalam pemberian keterangan akan berpotensi
meningkatkan penyebaran virus corona.
Jumlah penderita dan kasus kematian akibat infeksi virus
Corona setiap harinya terus meningkat. Sejauh ini, virus Corona
terlihat lebih sering menyebabkan infeksi berat dan kematian pada
orang lanjut usia (lansia) dibandingkan orang dewasa atau anak-
anak. Kelompok lanjut usia sering dikaitkan dengan kelompok
yang rentan terhadap berbagai penyakit oleh karena fungsi
fisiologisnya berangsur-angsur akan berkurang termasuk sistem
imum tubuh. Hingga saat ini, virus Corona telah menginfeksi
lebih dari 100.000 penduduk dunia dan sekitar 4.000 orang di
antaranya dinyatakan meninggal dunia. Kematian paling banyak
terjadi pada penderita COVID-19 yang berusia 80 tahun. WHO
dan CDC melaporkan bahwa pada usia pra-lansia (50-59 tahun)
angka kematian hampir 2 %, usia 60-69 tahun 4 ?n terus naik
menjadi 8 sampai 15 % pada usia diatas 70 tahun. Kematian paling
banyak terjadi pada penderita COVID-19 yang berusia 80 tahun ke
atas, dengan persentase mencapai 21,9%. Sistem imun yang sudah
melemah ditambah adanya penyakit kronis dapat meningkatkan
risiko COVID-19 pada lansia, baik risiko terjadinya infeksi virus
Corona maupun risiko virus ini untuk menimbulkan gangguan
yang parah, bahkan kematian. Desa Karangdadap sebagai salah
satu wilayah kerja Puskesmas Kalibagor, ditemukan kasus warga
yang meninggal akibat COVID-19. Oleh karena itu, pemerintah
daerah Kabupaten Banyumas beserta Dinas Kesehatan Banyumas,
menugaskan Puskesmas Kalibagor untuk melakukan screening
melalui rapid antigen test pada lansia dengan komorbid yang
diharapkan dapat mencegah penularan yang lebih meluas.
PERMASALAHAN Kelompok lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap
penularan COVID 19, terlebih lagi mereka yang memiliki
komorbid seperti hipertensi, diabetes mellitus, dll. Oleha karena
itu, perlu dilakukan skrining rapid test massal untuk mengetahui
sebaran penularan Covid-19 dan mencegah penularan yang lebih
meluas.
PERENCANAAN
DAN PEMILIHAN Pemeriksaan terhadap
INTERVENSI
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Hari/Tanggal : Senin, 18 Januari 2021
Waktu : Pukul 08.00 wib s/d selesai
Tempat : Balai Pertemuan Desa Karangdadap, Kec.
Kalibagor, Kab, Banyumas
Sasaran : Lansia dengan komorbid (hipertensi, diabetes
melitus, dislipidemia) di Desa Karangdadap
Melakukan intervensi dengan melakukan pemeriksaan
swab test dengan metode rapid antigen. Pemeriksaan ini dijalankan
dengan mengambil sampel dari pangkal hidung. Sebelum prosedur
screening Covid-19 dilakukan, pemudik akan diminta menjalani
wawancara serta pemeriksaan epidemiologi. Petugas akan
menanyakan sejumlah hal yang berkaitan dengan Covid-19

PELAKSANAAN Waktu dan tempat: Senin, 18 Januari 2021 di Balai Pertemuan


Desa Karangdadap, Kec. Kalibagor, Kab, Banyumas
Sasaran: Lansia dengan komorbid di Desa Karangdadap
Proses Pelaksanaan: Kegiatan dimulai dengan meminta informed
consent kepada para lansia. Selanjutnya dilakukan wawancara
serta pemeriksaan epidemiologi terkait COVID-19. Kemudian
melakukan pemeriksaan swab test dengan metode rapid antigen

Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya

MONITORING Kegiatan screening Covid-19 berjalan dengan lancar. Pada


kegiatan ini, dilakukan pemeriksaan kepada 45 lansia dengan
komorbid. Dari hasil pemeriksaan rapid test antigen yang
dilakukan didapatkan keseluruhan 45 hasil negatif. Setiap lansia
yang hasil rapid tes negatif, maka tetap diberikan edukasi
melaksanakan protokol kesehatan 3M
EVALUASI -

F.
PEMASANGAN IUD PADA AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS KALIBAGOR
TANGGAL 7 Desember 2020
PESERTA HADIR Dokter Internship, Dokter Pembimbing, Bidan, Akseptor KB
LATAR Salah satu masalah yang cukup besar di Indonesia adalah tentang
jumlah penduduk yang padat. Hal ini menimbulkan berbagai
BELAKANG
macam masalah. Untuk itu pemerintah mencanangkan program
keluarga berencana (KB) yaitu program untuk membatasi jumlah
anak yakni dua anak untuk setiap keluarga. Program KB di
Indonesia mengalami kemajuan yang cukup pesat dan diakui
keberhasilannya di tingkat internasional. Hal ini terlibat dari angka
keikutsertaan KB yang meningkat dari 26% pada tahun 1980
menjadi 50% pada tahun 1991, dan terakhir 57% di tahun 1997.
Keluarga Berencana merupakan upaya peningkatan kepedulian
dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan
(PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga,
peningkatan kesehatan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Agar
dapat mencapai hal tersebut maka dibuatlah beberapa alternatif
untuk mencegah atau menunda kehamilan. Cara tersebut termasuk
kontrasepsi. Kontrasepsi yaitu pencegahan terbuahinya sel telur
oleh sel sperma (konsepsi), atau pencegahan menempelnya sel
telur yang telah dibuahi pada dinding rahim .
Pemilihan jenis kontrasepsi didasarkan pada tujuau penggunaan
yaitu menunda kehamilan pasangan dcngan istri dibawah 20 tahun,
mcnjarangkan kchamilan (mcngatur kesuburan), mengakhiri
kesuburan. Pada saat sekarang ini telah banyak beredar berbagai
macam alat kontrasepsi, khususnya alat kontrascpsi metode efektif
yaitu: pil, suntik, IUD dan implan. Alai kontrasepsi hendaknya
memenuhi syarat yaitu aman pemakaiannya dan dapat dipercaya,
efek samping yang merugikan tidak ada, lama kerjanya dapat
diatur menurut keinginan, tidak mengganggu hubungan seksual,
harganya murah dan dapat diterima oleh pasangan suami istri .
Meskipun demikian, masih banyak dari pasangan usia subur (PUS)
yang masih enggan untuk menggunakan alat kontrasepsi, hal ini
tidak hanya karena terbatasnya metode yang tersedia tetapi juga
oleh ketidaktahuan mereka tentang persyaratan dan keamanan
metode kontrasepsi tersebut, berbagai faktor harus
dipertimbangkan termasuk status kesehatan.
Berdasarkan data survei demografi dan kesehatan Indonesia
(SDKI) pada tahun 2012, tingkat prevalensi pemakaian alat
kontrasepsi menunjukan tingkat kesertaan KB di antara pasangan
usia subur mencapai 61,9%.Sebanyak 57,9% di antaranya
menggunakan cara KB modern, hanya meningkat sebesar 0,5%
dari 57,4% dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, penggunaan
kontrasepsi didominasi oleh alat kontrasepsi jangka pendek,
terutama suntikan,yang mencapai 31,9%.
Tingkat pemakaian metode KB jangka panjang (MKJB), yaitu
IUD, implan, metode operasi pria (MOP/vasektomi) dan metode
operasi wanita (MOW/ tubektomi) hanya sebesar 10, 6%.
Dampak apabila masih banyak pasangan usia subur tidak
menggunakan kontrascpsi yaitu jumlah penduduk semakin besar
dan semakin meningkat, kekurangan pangan dan gizi sehingga
menyebabkan kesehatan masyarakat yang buruk, pendidikan
rendah, kurangnya lapangan pekerjaan, tingkat kelahiran dan
kematian yang tinggi khususnya di negara berkembang. Upaya
yang dilakukan untuk meningkatkan prosentase pemakaian alat
kontrasepsi yairu dengan cara melakukan komunikasi yang efektif,
memberikan infonnasi dan edukasi (KIE) mengenai manfaat
kontrasepsi serta konseling, hal ini sangat diperlu kan dalam
pelayanan keluarga berencana
PERMASALAHAN Angka cakupan pelaksanaan KB di masyarakat belum mencapai
100%, hal ini dapat dipengaruhi banyak faktor pertimbangan yaitu
faktor pasangan, persepsi efek samping, efektifitas, dan faktor dari
metode kontrasepsi sendiri
PERENCANAAN
DAN PEMILIHAN Pemeriksaan terhadap
INTERVENSI
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Hari/Tanggal : 7 Desember 2020
Waktu : Pukul 08.00 wib s/d selesai
Tempat : Desa Kaliori, Desa Pekaja, Kec. Kalibagor, Kab,
Banyumas
Sasaran : Wanita usia subur (ingin menunda kehamilan) di
Kec. Kalibagor
Melakukan intervensi dengan melakukan pemasangan KB IUD.
PELAKSANAAN Waktu dan tempat: 7 Desember 2020 di Puskesmas Kalibagor
Sasaran: Wanita usia subur (ingin menunda kehamilan) di
Kecamatan Kalibagor
Proses Pelaksanaan: Melakukan anamnesis, meminta persetujuan
pasien, menjelaskan secara singkat tentang KB IUD, dan
melakukan pemasangan KB IUD di ruang pemasangan KB
Puskesmas Kalibagor

Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya

MONITORING Kegitan pemasangan IUD pada akseptor KB di wilayah


Puskesmas Kalibagor berjalan lancer.
EVALUASI Dikarenakan kegiatan pemasangan KB dilakukan saat era pandemi
Covid-19 maka kegaitan dilakukan dengan menerapkan protocol
Kesehatan, secara cepat dan hanya dilakukan edukasi singkat
tentang KB IUD

F.6
PENYELIDIKAN EPIDEMIOLOGI COVID-19 DI DESA KARANGDADAP,
KECAMATAN KALIBAGOR
TANGGAL 30 Januari 2021
PESERTA HADIR Peserta PIDI, Kesmas, Pasien Probable COVID 19
LATAR Setiap kasus suspek, kasus probable dan kasus konfirmasi
BELAKANG COVID-19 harus dilakukan penyelidikan epidemiologi
menggunakan formulir penyelidikan epidemiologi yang telah
diterbitkan Kemenkes. Hasil penyelidikan epidemiologi dapat
digunakan untuk memberikan masukan bagi pengambil kebijakan
dalam rangka penanggulangan atau pemutusan penularan secara
lebih cepat. Selain penyelidikan epidemiologi, kegiatan
penanggulangan lain meliputi tatalaksana penderita, pencegahan,
pemusnahan penyebab penyakit, penanganan jenazah, komunikasi
risiko.
PERMASALAHAN Penularan virus Corona dapat terjadi melalui kontak langsung
(droplet/percikan) dan kontak tidak langsung (kontak dengan
benda yang terkena droplet pasien probable/konfirmasi COVID-
19), sehingga orang yang kontak dekat dengan orang yang
terinfeksi virus memungkinkan penyebaran. Orang yang kontak
dekat ini berpotensi menyebarkan ke orang lain, oleh karena itu
diperlukan penyelidikan epidemiologi untuk mengidentifikasi
kontak erat dan mengendalikan pergerakan orang yang berpotensi
menularkan.
PERENCANAAN
DAN PEMILIHAN Pemeriksaan terhadap
INTERVENSI
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Hari/Tanggal : Sabtu, 30 Januari 2021
Waktu : Pukul 08.00 wib s/d selesai
Tempat : Rumah warga Desa Karangdadap, Kec. Kalibagor,
Kab, Banyumas
Sasaran : Pasien Probable COVID-19 di Desa Karangdadap
Melakukan intervensi dengan melakukan penyelidikan
epidemiologi secara komprehensif, dilakukan dengan tujuan
mengetahui besar masalah KLB dan mencegah penyebaran yang
lebih luas. Secara khusus tujuan penyelidikan epidemiologi
sebagai berikut:
a. Mengetahui karakteristik epidemiologi, gejala klinis dan
virus
b. Mengidentifikasi faktor risiko
c. Mengidentifikasi kasus tambahan
d. Mengidentifikasi kontak erat
e. Memberikan rekomendasi upaya penanggulangan
PELAKSANAAN Waktu dan tempat: Sabtu, 30 Januari 2021 di Rumah warga Desa
Karangdadap, Kec. Kalibagor, Kab, Banyumas
Sasaran: Pasien Probable COVID-19 di Desa Karangdadap
Proses Pelaksanaan: Penyelidikan Epidemiologi dilakukan melalui
1) Identifikasi kasus, termasuk gejala klinis
2) Identifikasi faktor risiko
3) Identifikasi kontak erat
4) Pengambilan sample dengan metode Swab Nasofaring dan
Orofaring
5) Pemberian obat-obat simptomatis kepada pasien

Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya

MONITORING Kegiatan penyelidikan epidemiologi Covid-19 berjalan dengan


lancar. Pada kegiatan ini, dilakukan pemeriksaan kepada 3 orang
yang dilaporkan memiliki hasil rapid antigen positif dan bergejala
seperti kriteria klinis COVID-19. Pada orang dengan probable
COVID-19 tsb diminta untuk tetap menjalankan isolasi mandiri
selama 14 hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu
3M dan melaporkan jika ada perburukan gejala.
EVALUASI -

F.
TRACING CONTACT
TANGGAL 3 Februari 2021
PESERTA HADIR
LATAR Pelacakan Kontak adalah proses untuk mengidentifikasi,
BELAKANG menilai dan mengelola orang-orang yang berkontak erat dengan
kasus konfirmasi/probable untuk mencegah penularan selanjutnya.
Kegiatan ini penting karena kasus konfirmasi dapat menularkan
penyakit sejak 2 hari sebelum hingga 14 hari sesudah timbulnya
gejala.
Pelacakan kontak yang komprehensif harus dilakukan
segera setelah kasus atau kluster teridentifikasi. Selama terjadinya
transmisi yang intens, pelacakan kontak mungkin sulit dilakukan
tetapi harus dilaksanakan sejauh mungkin, dengan fokus pada
kontak yang rentan dan kontak rumah tangga, dan petugas
kesehatan. Oleh karena itu pelacakan kontak merupakan kegiatan
yang penting untuk mengendalikan wabah penyakit menular,
seperti COVID-19.
PERMASALAHAN Penularan virus Corona dapat terjadi melalui kontak langsung
(droplet/percikan) dan kontak tidak langsung (kontak dengan
benda yang terkena droplet pasien probable/konfirmasi COVID-
19), sehingga orang yang kontak dekat dengan orang yang
terinfeksi virus memungkinkan penyebaran. Orang yang kontak
dekat ini berpotensi menyebarkan ke orang lain, oleh karena itu
diperlukan tindakan tracing untuk mengidentifikasi kontak erat
dan mengendalikan pergerakan orang yang berpotensi menularkan.
PERENCANAAN
DAN PEMILIHAN Pemeriksaan terhadap
INTERVENSI
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya
Hari/Tanggal : Rabu, 3 Februari 2021
Waktu : Pukul 08.00 wib s/d selesai
Tempat : Rumah warga Desa Petir, Kec. Kalibagor, Kab,
Banyumas
Sasaran : Orang yang kontak erat dengan pasien konfirmasi
COVID-19 di Desa Petir
Melakukan intervensi dengan melakukan identifikasi
terhadap orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien
positif Covid-19. Tujuan dari kegiatan ini adalah pencegahan
penyebaran infeksi ke kerumunan besar atau komunitas melalui
pemutusan rantai transmisi.

PELAKSANAAN Waktu dan tempat: Rabu, 3 Februari 2021 di Rumah warga Desa
Petir, Kec. Kalibagor, Kab, Banyumas
Sasaran: Orang yang kontak erat dengan pasien konfirmasi
COVID-19 di Desa Petir
Proses Pelaksanaan: Pelacakan kontak dilakukan melalui tiga
langkah. Pertama, melakukan identifikasi kontak. Di sini, orang
yang terinfeksi diminta untuk merunut kegiatannya sejak
timbulnya gejala penyakit dan jumlah orang yang telah mereka
kunjungi atau kontak. Kedua, mendaftar kontak. Ketiga, tindak
lanjut kontak. Di sini, tindak lanjut rutin dilakukan ke seluruh
orang yang sudah didaftar.

Pemeriksaan terhadap
status gizi balita rutin
dilaksanakan
di Posyandu Wilayah
Karang Jati setiap
bulan nya, dimulai
sekitar pukul 08.30
sampai dengan selesai.
Secara umum,
balita akan diperiksa
mulai dari
penimbangan berat
badan
dan tinggi badan.
Penambahan berat
badan setiap bulannya
merupakan salah satu
indikator gizi pada
balita. Apabila
penambahan berat
badan tidak sesuai
dengan yang
seharusnya maka
selanjutnya ibu akan
mendapatkan
konsultasi gizi tentang
gizi balita nya. Ibu akan
ditanyakan
pola makan sehari-
harinya dan akan
diberi kesempatan
untuk mengartikan
apakah gizinya
tersebut sudah
mencukupi untuk
kebutuhan balitanya.
Selain itu kami juga
memberi konsultasi
seputar masalah
kesehatan kader-kader
posyandu yang terdiri
dari ibu-ibu
rumah tangga di sekitar
wilayah posyandu
wilayah Karang
Jati untuk melakukan
pemeriksaan
antropometri pada
balita
dan degera
melaporkan jika
terdapat balita BGM
maupun
gizi buruk.
Selama kegiatan
posyandu kader
kader posyandu
menyiapkan makanan
sehat untuk para ibu
dan balita agar
dapat dicontoh oleh
para ibu ibu untuk
pilihan makanan
balita nya

MONITORING Kegiatan tracing Covid-19 berjalan dengan lancar. Pada kegiatan


ini, dilakukan pemeriksaan kepada 6 orang yang dilaporkan
berkontak dengan kasus konfirmasi COVID-19. Pada orang tsb
telah ditanya secara runut riwayat kontak dengan pasien tsb, dan
dikatakan tidak ada gejala setelah kontak dengan pasien
terkonfirmasi COVID 19. Orang yang kontak erat tsb diminta
untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu 3M dan
melaporkan jika ada gejala.
EVALUASI -