Anda di halaman 1dari 12

PERHITUNGAN PERENCANAAN KABEL

1. Dari SUTM ke Incoming Kubikel PLN (3 core)


S trafo
800 x 10 3
Ip = = ¿ = 23,09 A
√ 3 x V √3 x (20x 103 ¿

KHA minimal = 1,25 x 23,09 A = 28,86 A


 Faktor Penempatan = 1 (Grouping of multicore cable, number of grouping 1)
 Faktor suhu = 1 ( XLPE insulation 30 0C)

Karena penghantar dipasang diluar ruangan (outdoor) dan di rencanakan penghantarnya


ditanam, maka penghantar yang digunakan adalah N2XSEFGbY (24kV) dengan luas
penampang penghantar fasa 1(3x35mm2) dengan KHA 171 A di suhu 30 0C (CU/tembaga)
di tanah (supreme)
(NB: keterangan lebih lengkap ada pada lampiran katalog)

KHA = KHA kabel x faktor penempatan x faktor suhu


= 171 x 1 x 1
= 171 A (memenuhi syarat , karena KHA kabel masih jauh lebih tinggi dari pada
KHA minimal)

 Jarak SUTM ke kubikel PLN 20 m


Cek dengan drong tegangan (ΔV)

ΔV = √ 3 x Ip x l
x cu x A

3 x 23,09 x 20
¿√
56 x 35

= 0,40A

Syarat ΔV sesuai SPLN 1:1995 page.5 maksimal +5% , maka ΔV harus < 5% dari 20 kV
yaitu harus < 1000 V. Jadi ΔV dari SUTM ke kubikel PLN masih memenuhi syarat.
2. Dari Outgoing Kubikel PLN ke Incoming Kubikel Pelanggan (3 core)
Ip = 23,09 A
KHA minimal = 1,25 x 23,09 A = 28,86 A
 Faktor Penempatan = 1 (Grouping of multicore cable, number of grouping 1)
 Faktor suhu = 1 ( XLPE insulation 30 0C)

Karena penghantar dipasang diluar ruangan (outdoor) dan di rencanakan penghantarnya


ditanam, maka penghantar yang digunakan adalah N2XSEFGbY (24kV) dengan luas
penampang penghantar fasa 1(3x35mm2) dengan KHA 171 A di suhu 30 0C (CU/tembaga)
di tanah (merk supreme)
(NB: keterangan lebih lengkap ada pada lampiran katalog)

KHA = KHA kabel x faktor penempatan x faktor suhu


= 171 x 1 x 1
= 171 A (memenuhi syarat)

 Jarak Kubikel PLN ke Incoming Kubikel Pelanggan 10 m


Cek dengan drong tegangan (ΔV)

ΔV = √ 3 x Ip x l
x cu x A

3 x 23,09 x 10
¿√
56 x 35

= 0, 40 V

Syarat ΔV sesuai SPLN 1:1995 page.5 maksimal +5% , maka ΔV harus < 5% dari 20 kV
yaitu harus < 1000 V. Jadi ΔV dari kubikel PLN ke incoming kubikel pelanggan masih
memenuhi syarat.
3. Dari Outgoing Kubikel Pelanggan ke Incoming Trafo 1
Ip = 23,09 A
KHA minimal = 1,25 x 23,09 A = 28,86 A
 Faktor Penempatan = 0,88 (Grouping in air, number of system flat formation 3, Laid on
the ground ins flat formation)
 Faktor suhu = 1 ( XLPE insulation 30 0C)

Karena kabel akan ditanam didalam track cable, maka penghantar yang digunakan adalah
N2XSY (24kV) dengan luas penampang penghantar fasa 3(1x35mm2 ) dengan KHA 233 A
di suhu 30 0C (CU) di udara (merk supreme)
(NB: keterangan lebih lengkap ada pada lampiran katalog)

KHA = KHA kabel x faktor penempatan x faktor suhu


= 233 x 0,88 x 1
= 205 A (memenuhi syarat)

4. Dari Outgoing Kubikel Pelanggan ke Incoming Trafo 2


Ip = 23,09 A
KHA minimal = 1,25 x 23,09 A = 28,86 A
 Faktor Penempatan = 0,88 (Grouping in air, number of system flat formation 3, Laid on
the ground ins flat formation)
 Faktor suhu = 1 ( XLPE insulation 30 0C)

Karena kabel akan ditanam didalam track cable, maka penghantar yang digunakan adalah
N2XSY (24kV) dengan luas penampang penghantar fasa 3(1x35mm2 ) dengan KHA 233 A
di suhu 30 0C (CU) di udara (merk supreme)
(NB: keterangan lebih lengkap ada pada lampiran katalog)

KHA = KHA kabel x faktor penempatan x faktor suhu


= 233 x 0,88 x 1
= 205 A (memenuhi syarat)
5. Dari Outgoing Trafo 1 ke LVMDP 1

Beban pada MDP 1 : SDP5 = 161783 VA


SDP6 = 161783 VA
SDP8 = 148301 VA
SDPNP 10 = 136876 VA
SDP7 = 104198 VA
+

Total = 713,9 kVA

I s trafo = 1154 A

KHA minimal = 1,25 x 1154 A = 1442,5 A


 Faktor Penempatan = 0,74 (Grouping of single core cables flat formation, number of
grouping 4, PVC insulation)
 Faktor suhu = 1 ( PVC insulation 30 0C)

Pemasangan kabel ada didalam ruangan (indoor) jadi menggunakan kabel NYY, karena di
pasaran tidak ada kabel yang KHA nya sampai 1442,5 A, maka akan menggunakan kabel
yang sudah tersedia dipasaran, yakni kabel NYY (0,6)kV dengan luas penampang 150
mm2 dengan KHA 445 A di suhu 30 0C di udara (merk KABELINDO)
(NB: keterangan lebih lengkap ada pada lampiran katalog)

 Jumlah kabel yang dibutuhkan


KHA = KHA kabel x faktor penempatan x faktor suhu
= 445 x 0,74 x 1
= 329,3 A (memenuhi syarat)

KHA minimal 1 442, 5


∑ kabel= 329,3
=
329,3
=4,3 kbl≈ 5 kabel ( perfasa)

Jadi NYY 5 ( 1x150mm2 )  329,3 A x 5 = 1646,5 A


(nilainya jauh diatas KHA minimal, jadi jumlah kabel yang
digunakan mampu untuk mengalirkan arus)

 Jarak outgoing trafo ke LVMDP 10 m


Cek dengan drop tegangan (ΔV)
ΔV = √ 3 x Is x l = √ 3 x 1 154 x 1 0 = 0,39 A
x cu x A 56 x 900
Maka kabel yang di gunakan sudah memenuhi syarat.

Jadi : kabel Perfasa 6(1 x 150 mm2)


kabel netral 3(1 x 150 mm2)

 sepatu kabel
Menggunakan sepatu kabel merk OHMPRO dengan ukuran lubang 14mm
(NB: keterangan lebih lengkap ada pada lampiran katalog)

 mur dan baut


Menggunakan mur baut merk SIGMA dengan ukuran 13mm

6. Dari Outgoing Trafo 2 ke LVMDP 2

Beban pada MDP 1 : SDPNP 11 = 132325 kVA


SDP1 = 173794 kVA
SDP2 = 164446 kVA
SDP3 = 175265 Kva
SDP4 = 197735 Kva
+

Total = 843,5 kVA

I s trafo = 1 154 A

KHA minimal = 1,25 x 1154 A = 1442,5 A


 Faktor Penempatan = 0,74 (Grouping of single core cables flat formation, number of
grouping 4, PVC insulation)
 Faktor suhu = 1 ( PVC insulation 30 0C)

Pemasangan kabel ada didalam ruangan (indoor) jadi menggunakan kabel NYY, karena di
pasaran tidak ada kabel yang KHA nya sampai 1442,5 A, maka akan menggunakan kabel
yang sudah tersedia dipasaran, yakni kabel NYY (0,6)kV dengan luas penampang 150
mm2 dengan KHA 445 A di suhu 30 0C di udara (merk KABELINDO)
(NB: keterangan lebih lengkap ada pada lampiran katalog)
 Jumlah kabel yang dibutuhkan
KHA = KHA kabel x faktor penempatan x faktor suhu
= 445 x 0,74 x 1
= 329,3 A (memenuhi syarat)

KHA minimal 14 42,5


∑ kabel= 329,3
=
329,3
=4,3 kbl ≈5 kabel(perfasa)

Jadi NYY 5 ( 1x150mm2 )  329,3 A x 5 = 1646,5 A


(nilainya jauh diatas KHA minimal, jadi jumlah kabel yang
digunakan mampu untuk mengalirkan arus)

 Jarak outgoing trafo ke LVMDP 10 m


Cek dengan drop tegangan (ΔV)

ΔV = √ 3 x Is x l = √ 3 x 1154 x 10 = 0,39 A
x cu x A 56 x 900
Maka kabel yang di gunakan sudah memenuhi syarat.

Jadi : kabel Perfasa 6(1 x 150 mm2)


kabel netral 3(1 x 150 mm2)

 sepatu kabel
Menggunakan sepatu kabel merk OHMPRO dengan ukuran lubang 14mm
(NB: keterangan lebih lengkap ada pada lampiran katalog)

 mur dan baut


Menggunakan mur baut merk SIGMA dengan ukuran 13mm
PENENTUAN ARUS NOMINAL UTAMA DAN ARUS
NOMINAL CABANG

Dalam perhitungan pengaman sekunder kita harus memperhatikan arus nominal untuk
masing-masing kelompok.

a. Arus Nominal Cabang ( MDP 1)


161783
 SDP 5 = √3 x 380 = 245,8 A
161783
 SDP 6 = √3 x 380 = 245,8 A
148301
 SDP 8 = √3 x 380 = 225 A
136876
 SDPNP 10 = √3 x 380 = 207,9 A
104198
 SDPP 7 = √3 x 380 = 158,31 A

 KHA Sisi Sekunder = 1,25 x In terbesar + ∑ ¿ ¿ In lainnya


= 1,25 x 245,8 + 837,01
= 1144,26 A

b. Arus Nominal Cabang ( MDP 2)


5224
 SDPNP 4 = √ 3 x 380 = 7,93 A
132325
 SDPNP 11 = √ 3 x 380 = 201,04 A
9086
 SDPNP 5 = √ 3 x 380 = 13,80 A
7755
 SDPNP 3 = √ 3 x 380 = 11,78 A
173794
 SDP 1 = √ 3 x 380 = 264,05 A
164446
 SDP 2 = √ 3 x 380 = 249,85 A
175265
 SDP 3 = √ 3 x 380 = 266,29 A
197735
 SDP 4 = √ 3 x 380 = 300,43 A

 KHA Sisi Sekunder = 1,25 x In terbesar + ∑ ¿ ¿ In lainnya


= 1,25 x 300,43 + 1014,74
= 1390,27 A

c. PENENTUAN KHA UTAMA DAN KHA CABANG


KHA Masing-Masing Cabang (MDP 1)

 SDP 5 (245,8 A)
KHA = 1,25 x 245,8 = 307,25 A
 SDP 6 ( 245,8 A)
KHA = 1,25 x 245,8 = 307,25 A
 SDP 7 ( 158,31 A)
KHA = 1,25 x 158,31 = 197,88 A
 SDP 8 ( 225 A)
KHA = 1,25 x 225 = 281,25 A
 SDPNP 10 ( 207,9 A)
KHA = 1,25 x 207,9 = 259,87 A

KHA Masing-Masing Cabang (MDP 2)

 SDPNP 4 (7,93 A)
KHA = 1,25 x 7,93 = 9,91 A
 SDPNP 11 (201,04 A)
KHA = 1,25 x 201,04 = 251,3 A

 SDPNP 5 (13,80 A)
KHA = 1,25 x 13,80 = 17,25 A
 SDPNP 3 (11,78 A)
KHA = 1,25 x 11,78 = 14,72 A
 SDP 1 (264,05 A)
KHA = 1,25 x 264,05 = 330.06 A

 SDP 2 (249,85 A)
KHA = 1,25 x 249,85 = 312,31 A
 SDP 3 (266,29 A)
KHA = 1,25 x 266,29 = 332,86 A
 SDP 4 (300,43 A)
KHA = 1,25 x 300,43 = 375,53 A

d. PENENTUAN PENGHANTAR UTAMA DAN PENGHANTAR CABANG


MDP 1
 SDP 5 : KHA = 307,25 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4 x (1x 120 mm ) , dengan KHA = 390 A,
0
in Air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (30 x 5 mm, dengan KHA = 379 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 120 mm x2
 SDP 6 : KHA = 307,25 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4 x (1x 120 mm ) , dengan KHA = 390 A,
0
in Air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (30 x 5 mm, dengan KHA = 379 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 120 mm x2
 SDP 7 : KHA = 197,88 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4x(1 x 70 mm ), dengan KHA = 270 A, in
0
air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (25 x 3 mm, dengan KHA = 245 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 70 mm x2
 SDP 8 : KHA = 281,25 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4x(1 x 120 mm ), dengan KHA = 390 A, in
0
air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (30 x 5 mm, dengan KHA = 379 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 120 mm x2
 SDPNP 10 : KHA = 259,87 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4x(1 x 120 mm ), dengan KHA = 390 A, in
0
air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (30 x 5 mm, dengan KHA = 379 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 120 mm x2
-

MDP 2
 SDPNP 4 : KHA = 9,91 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4 x (1x 10 mm ) , dengan KHA = 80 A, in
0
Air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (12 x 2 mm, dengan KHA = 100 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 1x 6 mm
 SDPNP 5 : KHA = 17,25 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4 x (1x 10 mm ) , dengan KHA = 80 A, in
0
Air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (12 x 2 mm, dengan KHA = 100 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 1x 6 mm
 SDPNP 3 : KHA = 14,72 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4 x (1x 10 mm ) , dengan KHA = 80 A, in
0
Air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (12 x 2 mm, dengan KHA = 100 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 1x 6 mm

 SDPNP 11 : KHA = 251,3 A


2
- Menggunakan kabel NYY 4x(1 x 120 mm ), dengan KHA = 390 A, in
0
air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (30 x 5 mm, dengan KHA = 379 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 120 mm x2
 SDP 1 : KHA = 330,06 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4x(1 x 120 mm ), dengan KHA = 390 A, in
0
air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (30 x 5 mm, dengan KHA = 379 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 120 mm x2
 SDP 2 : KHA = 312,31 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4x(1 x 120 mm ), dengan KHA = 390 A, in
0
air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (30 x 5 mm, dengan KHA = 379 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 120 mm x2
 SDP 3 : KHA = 332,86 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4x(1 x 120 mm ), dengan KHA = 390 A, in
0
air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (30 x 5 mm, dengan KHA = 379 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 120 mm x2
 SDP 4 : KHA = 375,53 A
2
- Menggunakan kabel NYY 4x(1 x 120 mm ), dengan KHA = 390 A, in
0
air pada suhu 30 C.
- Busbar ukuran (30 x 5 mm, dengan KHA = 379 A jumlah 1 batang)
2
- Kabel PE : 120 mm x2
-

PERHITUNGAN PERENCANAAN BUSBAR UTAMA

 Busbar dari Pengaman Utama ke LVMDP 1

Strafo 800 x 103


Is = = = 1154 A
√ 3 x V √ 3 x 400
KHA minimal = 1,25 x 1154 A = 1443 A

Dari PUIL 2000 hal 235 tabel 6.6-1 dipilih busbar ukuran 100x5 (500 mm2) dengan
jumlah 2 busbar KHA 2000 A ,suhu sekitar 30 – 35 0C dan suhu penghantar tembaga
maksimum 65 0C. Sehingga dipilih busbar merk isoflexx (premium) 10x100x1 mm2 (35-65
o
C) dengan panjang dengan KHA= 1810 A

 Busbar dari Pengaman Utama ke LVMDP 2

Strafo 800 x 103


Is = = = 1154 A
√ 3 x V √ 3 x 400
KHA minimal = 1,25 x 1154 A = 1443 A

Dari PUIL 2000 hal 235 tabel 6.6-1 dipilih busbar ukuran 100x5 (500 mm2) dengan
jumlah 2 busbar KHA 2000 A ,suhu sekitar 30 – 35 0C dan suhu penghantar tembaga
maksimum 65 0C. Sehingga dipilih busbar merk isoflexx (premium) 10x100x1 mm2 (35-65
o
C) dengan panjang dengan KHA= 1810 A