Anda di halaman 1dari 38

Mengapa eLOK dibuat dan

bagaimana strategi pembelajaran daring yang asyik?


Sri Suning Kusumawardani
Pusat Inovasi dan Kajian Akademik UGM
2020
Suning
Kusumawardani
Suning Kusumawardanis
Kusumawardani
suning@ugm.ac.id kusumawardanis
Agenda:
Mengapa eLOK dibuat?

Konsep eLearning dan MOOCs, serta Aspek


Pedagogi Pembelajaran Daring

Bagaimana strategi pembelajaran daring


yang asyik?
Capaian Pembelajaran Sesi:
Setelah mengikuti sesi ini, peserta diharapkan mampu:
• menjelaskan alasan eLOK dibuat.
• menggambarkan konsep penting eLearning dan MOOCs,
serta aspek pedagogi pembelajaran daring.
• menggambarkan strategi pembelajaran daring yang asyik.
Identifikasi Permasalahan dan Strategi Pembelajaran daring
yang Asyik
Interaksi menggunakan Mentimeter
Go to www.menti.com and use the code ….

Menurut Ibu/Bapak/Teman-Teman,
1. permasalahan utama pembelajaran daring itu apa saja? (masing-
masing 2 permasalahan)
2. strategi pembelajaran daring supaya asyik dan tidak garing itu apa
saja? (masing-masing 2 strategi)
Mengapa eLOK dibuat?
Belajar Tanpa Batas
Sumber Belajar Sepanjang Hayat

Pengembangan SDM

MOOCs: Pengakuan Kredit

Mata Kuliah Bersama


Kompetisi Daring
Beberapa Pertanyaan yang Sering Muncul
• Mengapa eLOK dibuat?
• Mengapa tidak menggunakan eLisa saja?

Untuk menjawab ini maka perlu kita telusuri:


• Apa itu eLearning,
• Apa itu MOOCs,
• Bagaimana perkembangannya?
• Apakah eLearning ada standar industrinya?
Konsep eLearning dan MOOCs, serta
Aspek Pedagogi Pembelajaran Daring
E-Learning: E atau Learning?
E-Learning adalah proses pembelajaran dengan
memanfaatkan Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) yang merupakan hasil integrasi
secara sistematis atas komponen-komponen
pembelajaran dengan memperhatikan mutu,
sumber belajar, dan berciri khas adanya interaksi
pembelajaran (engagement) lintas waktu dan
ruang (Kusumawardani, SS., 2015).
Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran
Proporsi
Deskripsi Tipe
Online

0% Tatap muka sepenuhnya, pembelajaran dengan bahan ajar cetak Tatap muka tradisional
atau lisan.

1 %- 29% Menggunakan teknologi Internet untuk memfasilitasi pola tatap Web-enhanced


muka, mungkin menggunakan LMS atau laman untuk mem-pos- (pembelajaran diperkaya
kan bahan ajar dan tugas. dengan akses Internet)

30% - 79% Mengkombinasikan cara daring dan tatap muka. Ada proporsi Blended/Hybrid
pengantaran bahan ajar secara daring, biasanya dilengkapi
dengan interaksi dan diskusi daring, dan ada pengurangan
frekuensi tatap muka di kelas.

> 80% Sebagian besar atau seluruh bahan ajar diantarkan secara Fully Online
daring, bisa tanpa porsi tatap muka di kelas sama sekali.
Mengapa eLearning?

eLearning memberikan akses dan fasilitas


kepada mahasiswa untuk membangun
pengetahuannya secara mandiri dan terarah;
serta memberikan peran penting dosen
sebagai perancang, pemantik, fasilitator dan
motivator pembelajaran.
Massive Open Online Courses
(MOOCs)

“A model for delivering learning content online to


virtually any person - with no limit on attendance –
who wants to take the course”
Karakteristik Pengembangan
MOOCs saat ini

Berdasarkan arah pedagogis yang berbeda:

▪ The connectivist MOOCs (cMOOC)


Didasarkan ada teori connectivism.

▪ Content-based MOOCs (xMOOCs)


Berbasis konten yang mengikuti pendekatan behaviorism.
Contoh: coursera, edx, udacity, dll.
Permasalahan Pendidikan Tinggi di Indonesia

Ketersediaan Keterjangkauan Kualitas

Keterbatasan -Sebaran PT Terbatasnya


kapasitas/daya -Biaya kuliah+akomodasi sumberdaya pendidikan
tampung PT berkualitas

APK < 30% PT Bermutu terkon-


sentrasi di P. Jawa

Kesetaraan
Belum setara dalam
memberikan layanan
Belum dapat menjamin memenuhi pendidikan tinggi bermutu
semua permintaan pendidikan Keterjaminan
tinggi bermutu

Memerlukan strategi khusus untuk dapat menyediakan pendidikan tinggi bermutu yang terjangkau bagi
segenap bangsa Indonesia dalam waktu singkat dan biaya murah
15
Aspek Pedagogi Pembelajaran Daring

Cara Pandang dan Rancangan/Perencanaan Pembelajaran Daring

Etiket Pembelajaran Daring dan Sikap Belajar yang Positif

Pengembangan Modul Digital dan Strategi Penyampaian Materi

Penguatan Interaksi dan Keterlibatan Pembelajar

Asesmen dan Evaluasi Berkelanjutan


Perkembangan dan Standar eLearning

(RK Prasad, 2016)


Bagaimana strategi pembelajaran daring
yang asyik?
Hasil Survei
Pembelajaran
Daring (Mahasiswa)
Matriks Kelas Daring
Berdasarkan
Kelengkapan Fitur
dan Kemudahan
Pengelolaan
Aktivitas
Penting/Dasar
Pembelajaran
Daring
Etiket LOGIN DENGAN
IDENTITAS NAMA ASLI
GUNAKAN HEADSET MUTE MICROPHONE
DAN KLIK SIMBOL
TANGAN UNTUK
PELAJARI MATERI DAN
KERJAKAN TUGAS/UJIAN
SESUAI JADWAL

Interaksi INTERUPSI

Daring
NON-AKTIFKAN VIDEO IJIN VIA CHAT KEPADA GUNAKAN
KETIKA TIDAK DIMINTA FASILITATOR KETIKA FASILITAS/FITUR
OLEH FASILITATOR MENINGGALKAN RUANG DENGAN BAIK DAN
INTERAKSI TANGGUNG JAWAB
Beberapa Catatan Video
Pembelajaran
• Maksimal 15 menit.
• Video bisa berasal dari eksternal yang relevan atau rekaman dosen.
Akan lebih baik dosen sudah mulai membuat video
pembelajarannya.
• Memperhatikan Besar file dan kesederhanaan.
• Video mengajak bicara.
• Berbagai macam media.
• Ada capaian pembelajaran di video tsb, kuis/pertanyaan utk
assessment materi.
• Feedback dari mahasiswa.
• Ekspresi pengajar perlu terlihat.
Strategi dan Tools
untuk meningkatkan engagement Pembelajaran Daring
• Learning Paths
• Reward Programs
• Gamification
• Communication Strategy
INTERAKSI SANGAT PENTING!
Beberapa yang bisa digunakan:
• https://www.mentimeter.com/ Get real-time input from remote teams and
online students with live polls, quizzes, word clouds, Q&As and more.
• https://www.sli.do/ The ultimate Q&A and polling platform.
• https://kahoot.com/schools-u/ Kahoot! offers free access to all features to
support distance learning in schools affected by the coronavirus
outbreak. Education institutions can get free access to Kahoot! Premium
to empower distance and online learning and engage students anywhere,
anytime.
Flipped Learning?
• Flipped Learning
• Flipped Classroom
Istilah-Istilah • Flipped Model
• Inverted Model
Definisi
Flipped Learning
Sebuah pendekatan pedagogis,
dimana pembelajaran yang sifatnya
langsung (satu arah) dilakukan di luar
kelas, sehingga waktu di dalam kelas
dapat diisi dengan pembelajaran
kelompok yang aktif dan mendorong
kreativitas pembelajar pada suatu
materi ajar (Flipped Learning
Network (FLN), 2014).
• Lingkungan belajar yang fleksibel
Karakteristik
• Budaya belajar
Flipped • Materi yang bertujuan
Learning • Peran pengajar
Prinsip Flipped Learning
Proses pembelajaran diarahkan untuk memberikan KELAS RUMAH
kesempatan, peluang, dan tantangan melakukan eksplorasi hal- Traditional Classroom
hal baru. Pengalaman dari hal-hal baru tersebut kemudian Penyajian materi Tugas/ PR
direfleksikan. Tanya jawab Latihan soal
Diskusi kelompok Percobaan/
Rangkuman penyelidikan

Flipped Classroom

Mencari sumber belajar Sharing temuan


Membuat pointers Mencari solusi
Menyusun pertanyaan Temuan baru

RUMAH KELAS
Prinsip

Non-Flipped vs Flipped Classroom


Prinsip

Non-Flipped vs Flipped Classroom


Prinsip

Non-Flipped vs Flipped Classroom


Saat ini kita sedang menanam bibit, cikal bakal amal dari ilmu.
Sebaran amal bisa kita perluas melalui pembelajaran daring.
TERIMA KASIH
Filosofi Patrap Triloka:

Ing ngarsa sung tuladha


Ing madya mangun karsa
Tut wuri handayani

(Ki Hajar Dewantara, 1889)