Anda di halaman 1dari 1

Gambaran Kadar Pemeriksaan Anti HBs Sebelum Vaksinasi Hepatitis B

Pada Tenaga Laboratorium Klinik Cito Semarang

Rizky Damayanie1 , Herlisa Anggraini2 , Budi Santosa3

ABSTRAK
Tenaga laboratorium merupakan orang yang memiliki kecenderungan
terkontaminasi penyakit hepatitis B karena terpapar langsung oleh berbagai macam cairan
tubuh seperti darah, cairan vagina, cairan semen dan resiko tertusuk jarum yang dapat
menularkan penyakit hepatitis B. Pencegahan penderita penyakit Hepatitis B dapat
dilakukan dengan cara pemberian vaksin yang berguna untuk melindungi diri dari
serangan virus hepatitis B.
Kadar Anti HBs adalah kandungan antibodi spesifik untuk HbsAg. Anti HBs
diinterpretasikan sebagai kekebalan atau dalam masa penyembuhan penyakit hepatitis B.
Antibodi ini memberikan perlindungan terhadap penyakit hepatitis B dengan kadar yang
memiliki titer di bawah 10 IU/L dianggap non reaktif, sedangkan Anti HBs dengan hasil
lebih dari atau sama dengan 10 IU/L dianggap reaktif mengindikasikan imunitas
terhadap hepatitis B dari vaksinasi atau pulih dari suatu infeksi.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui
kadar pemeriksaan Anti HBs pada tenaga laboratorium klinik Cito Semarang sebelum
mendapatkan vaksinasi hepatitis B. Penelitian ini dilakukan di laboratorium klinik Cito
Indraprasta Semarang dengan jumlah spesimen sebanyak 30 dari total populasi berupa
serum darah vena, waktu penelitian dimulai bulan Desember 2016. Dari hasil penelitian
menunjukan bahwa, 28 (98%) responden memiliki kadar Anti HBs sebelum vaksinasi
Hepatitis B yang kurang dari 10 IU/L dan sebanyak 2 (2%) responden memiliki kadar
Anti HBs sebelum vaksinasi Hepatitis B lebih dari 10 IU/L.

Kata Kunci : Anti HBs, Vaksinasi, Hepatitis B

http://repository.unimus.ac.id
iv