Anda di halaman 1dari 10

STANDARD COSTING

Disusun oleh :
Putu Ari Dewanty (1807531216)
Putu Nadya Jarini Putri (1807531217)
Ida Ayu Made Purba Dwiyanthi (1807531218)
Ni Kadek Yunita Arisya Prabandari (1807531219)

JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS UDAYANA
2019/2020
Soal 1
Untuk memproduksi 1 satuan produk diperlukan biaya produksi menurut standar :

Biaya bahan baku 5 Kg @ Rp. 1.000 Rp. 5.000

Biaya tenaga kerja 20 jam @Rp. 500 Rp. 10.000

Biaya over head pabrik :

Variabel 20 jam @ Rp. 400 8.000

Tetap 20 jam @ Rp. 300 6.000

Total Rp. 29.000

Jam kerja kuantitas standar 5000 jam

Kapasitas produksi perbulan direncanakan 5.200 jam tenaga kerja langsung

Transaksi yang terjadi dalam bulan januari 19x1 adalah :

1. Biaya bahan baku yang dibeli adalah 1500 kg @ Rp. 1.100


2. Jumlah produksi yang diproduksi dan selesai diproses dalam bulan januari 19x1 adalah
250 satuan dengan biaya produksi sesungguhnya sbb :
a. Biaya bahan baku 1.050 kg @ Rp. 1.100 : 1.155.000
b. Biaya tenaga kerja 5.100 jam @ Rp. 475 : 2.422.500
c. BOP : 3.650.000

Jawaban :
Harga Pokok Standar Per Satuan Produk adalah :
Biaya Bahan Baku 5 kg @ Rp 1.000 Rp 5.000
BTKL 20 jam @ Rp 5.00 Rp 10.000
BOP:
Variabel 20 jam @ Rp 400 Rp 8.000
Tetap 20 jam @ Rp 300 Rp 6.000
Rp 14.000
Harga pokok standar per produk Rp 29.000
Perhitungan Selisih Biaya

Biaya Harga Pokok Standar Harga Pokok Selisih Biaya


Sesungguhnya
BBB 250 x 5.000 = 1.050 x 1.100 = 1.155.000 95.000
1.250.000
BTK 250 x 10.000 = 5.100 x 475 = 2.422.500 77.500
2.500.000
BOP 250 x 14.000 = = 3.600.000 (150.000)
3.500.000
Total 7.250.000 7.227.500 (22.500)

Analisa Selisih
Selisih Biaya Bahan Baku Rp 95.000 FV
a) Selisih Harga Bahan Baku
SHBB = ( H ssg – H std ) x Kt ssg
= ( Rp 1.100 – Rp 1.000 ) x 1.050
= 105.000 UV
b) Selisih Kuantitas Bahan Baku
SKBB = ( Kt ssg – Kt std ) x H std
= ( 1.050 – 1.250 ) x 1.000
= 200.000 FV
Selisih Biaya Tenaga Kerja Rp 77.500 FV
a) Selisih Tarif Upah
STU = ( TU ssg – TU std ) x JK ssg
= ( 475 – 500 ) x 5.100
= 127.500 FV
b) Selisih Jam Kerja
SJK = ( JK ssg – JK std ) x TU std
= ( 5.100- 5.000) x 500
= 50.000 UV
Selisih Biaya Overhead Pabrik Rp 150.000 UV
Analisis 4 selisih
a) Selisih Pengeluaran
SP = BOP ssg – { KN x TT + ( Kssg x TV ) }
= 3.650.000 – { 5.200 x 300 + ( 5.100 x 400 )
= 3.650.000 – { 1.560.000 + 2.040.000 }
= 3.650.000 – 3.600.000
= 50.000 UV

b) Selisih Kapasitas
SK = ( KN – K ssg ) x TT
= ( 5.200 – 5.100 ) x 300
= 30.000 UV

c) Selisih Efisiensi Tetap


SET = ( K ssg – K std ) x TT
= ( 5.100 – 5.000 ) x 300
= 30.000 UV

d) Selisih Kapasitas Variabel


SEV = ( K ssg – K std ) x TV
= ( 5.100 – 5.000 ) x 400
= 40. 000 UV

Soal 2
PT. ABC menghitung Harga Pokok dengan menggunakan harga pokok standar. Harga Pokok
untuk menghasilkan 1 batang coklat adalah sebagai berikut :

Jenis Bahan Baku Kuantitas Harga/gr Jumlah


Coklat 3gr Rp. 150 Rp. 450
Kacang 1gr Rp. 100 Rp. 100
Gula 1gr Rp. 50 Rp. 50
Harga Pokok Standar/Unit Rp. 600

Selama bulan Maret telah dihasilkan sebanyak 2.050 batang coklat dengan pemakaian coklat
sebanyak 6.100 gr @ Rp. 150, kacang 2.000 gr @ Rp. 90 dan gula 1.900 @ Rp. 60

Berdasarkan data diatas selanjutnya diasumsikan untuk menghasilkan 1 batang coklat dibutuhkan
waktu 0,03 JKL dengan tarif upah Rp. 5000/JKL dan 0,02 JM dengan tarif BOP Rp. 12.500 (TV
Rp. 7.500 dan TT Rp. 5.000). Jam kerja sesungguhnya 62 Jam dengan tarif upah sesungguhnya
Rp. 5.500/JKL serta BOP sesungguhnya Rp. 500.000 untuk 42 JM.

Kapasitas Normal adalah 40 JM.

Diminta :

a. Hitung selisih biaya bahan baku yang terjadi selama bulan maret
b. Analisa selisih biaya yang terjadi kedalam selisih biaya bahan baku, selisih komposisi
bahan baku dan selisih hasil bahan baku
c. Hitung harga pokok standar per batang coklat
d. Hitung selisih BTK dan analisa kedalam STU,SJK, dan SHsTK
e. Hitung selisih BOP dan analisa kedalam ST,SV, SHsBOP
f. Buat jurnal yang diperlukan

Jawaban :
Harga Pokok Standar untuk Menghasilkan 1 Batang Coklat
Biaya Bahan Baku :
Coklat 3 gr @ Rp 150 = Rp 450
Kacang 1 gr @ Rp 100 = Rp 100
Gula 1 gr @ Rp 50 = Rp50
Rp 600
BTKL : 0,03 JKL @ Rp 5000 Rp 150
BOP :
Variabel 0,02 jam @ Rp 7.500 = Rp 150
Tetap 0,02 jam @ Rp 5.000 = Rp 100
Rp 250
Harga pokok standar 1 batang coklat Rp 1.000

Total Biaya Standar


Biaya Bahan Baku 2050 batang @ Rp 600 Rp 1.230.000
Upah Tenaga Kerja 2050 batang @ 0,03 JKL @ Rp 5000 Rp 307.500
BOP Standar 2050 batang @ Rp 250 Rp 512.500
Rp 2.050.000
Total Biaya Sesungguhnya
Biaya Bahan Baku
Coklat 6.100 gr @ 150 = Rp 915.000
Kacang 2.000 gr @ 90 = Rp 180.000
Gula 1.900 gr @ 60 = Rp 114.000
Rp 1.209.000
BTKL 62 jam @ Rp 5.500 Rp 341.000
BOP 42 jam Rp 500.000
Rp 2.050.000

Perhitungan Selisih Biaya

Biaya Harga Pokok Standar Harga Pokok Selisih Biaya


Sesungguhnya
BBB 2050 x 600 = Rp 1.230.000 10.000 .......... = Rp Rp 21.000
BTK 2050 x 0,03 x 5000 = Rp 1.209.000 (Rp 33.500)
BOP 307.500 62 x 5500 = Rp 341.000 Rp 12.500
2050 x 250 = Rp 512.500 42 jam .......... = Rp
500.000
Total Rp 2.050.000 Rp 2.050.000 0

Analisa Selisih
Selisih Biaya Bahan Baku Rp 21.000 FV
a) Selisih Harga Bahan Baku
SHBB = ( H ssg – H std ) x Kt ssg
Coklat : ( Rp 150 – Rp 150 ) x 6100 = 0
Kacang : ( Rp 90 – Rp 100 ) x 2000 = ( 20.000 ) FV
Gula : ( Rp 60 – Rp 50 ) x 1900 = 19.000 UV
1.000 FV

b) Selisih Komposisi Bahan Baku


SKpBB = ( Kp ssg – Kp std ) x H std

Coklat : ( 6100 – 60 % x 10.000) x 150 = 15.000 UV


Kacang : ( 2000 – 20% x 10.000) x 100 =0
Gula : ( 1900 – 20% x 10.000) x 50 = ( 5.000) FV
10.000 UV
*catatan :
60% di dapat dari 3/5 x 100%
20% di dapat dari 1/5 x 100%

c) Selisih Hasil Bahan Baku


SHBB = ( Hs ssg – Hs std ) x BBB std per unit hasil
= ( 2050 – 2000 ) x 600
= 30.000 FV
*catatan :
Hasil standar di dapat dengan 10.000 : 5 = 2000

Selisih Biaya Tenaga Kerja Langsung Rp 33.500 UV


a) Selisih Tarif Upah
STU = ( TU ssg – TU std ) x JK ssg
= ( 5.500 – 5.000) x 62
= 31.000 UV

b) Selisih Jam Kerja


SJK = ( JK ssg – Jk std ) x TU std
= ( 62 – 2000 x 0,03 ) x 5000
= 10.000 UV

c) Selisih Hasil Tenaga Kerja


SHsTK = ( Hs ssg – Hs std ) x BTK std per unit hasil
= ( 2050 – 2000) x 150
= 7.500 FV

Selisih Biaya Overhead Pabrik 12.500 FV


Analisa 2 Selisih
a) Selisih Terkendali
ST = BOP ssg – { KN x TT + ( K std x TV )}
= 500.000 – { 40 x 5000 + (2000 x 0,02 x 7.500)}
= 500.000 – { 200.000 + 300.000)}
=0

b) Selisih Volume
SV = ( KN – K std ) x TT
= ( 40 – 40 ) x 5000
=0

c) Selisih Hasil Overhead Pabrik


SHsBOP = ( Hs ssg – Hs std ) x BOP std per unit hasil
= ( 2050 – 2000 ) x 250
= 12. 500 FV

Ayat Jurnal Pencatatan


1. Selisih BBB
Selisih kuantitas bahan baku Rp 10.000
BDP – BBB Rp 21.000
Selisih harga bahan baku Rp 1.000
Selisih hasil bahan baku Rp 30.000

2. Selisih BTKL
Selisih tarif upah Rp 31.000
Selisih jam kerja Rp 10.000
BDP – BTKL Rp 33.500
Selisih Hasil tenaga kerja Rp 7.500

3. Selisih BOP
BDP – BOP Rp 12.500
Selisih Hasil Overhead Pabrik Rp 12.500

Soal 3
Diketahui standar untuk 20.000 produk x adalah sebagai berikut :

Bahan A 10.000 Kg @ Rp. 1.300 = Rp. 13.000.000

Bahan B 15.000 Kg @ Rp.800 = Rp. 12.000000

Input 25.000 Kg Rp. 25.000.000


Total output adalah 20.000 Kg

Data sesungguhnya

Bahan baku dibeli dan dibapaki

A : 10.750 Kg @ Rp. 1.350

B : 16.250 Kg @ Rp. 780

Jika untuk mengubah 25.000 Kginput menjadi 20.000 Kg output memerlukan 40 jam TKL
dengan tarif Rp. 4.500 perjam. Atau tarif standar perliter adalah Rp. 9 perliter dihitung dari (40
jam : 20.000) X Rp. 4.500). jam standar perliter adalah 0,002 jam. Total jam actual 35 jam
dengan tarif actual Rp. 4.700

FOH dibebankan berdasarkan tarif jam kerja langsung Rp. 5.000 perjam atau Rp. 10 per Kg
(dihitung dari (Rp. 40 : 20.000) X Rp. 5.000). tariff FOH variabel standar adalah Rp. 3.000 per
jam dan FOH tetap Rp. 100.000, FOH sesungguhnya adalah Rp. 210.000

Diminta : selisih bahan baku, tenaga kerja dan FOH

Jawaban :
BiayaBahan Baku
 Bahan A : 10.000 kg @ Rp 1.300 = Rp 13.000.000
 Bahan B : 15.000 kg @ Rp 800 = Rp 12.000.000 +
Rp 25.000.000
Biaya Tenaga KerjaLangsung
40 JKL x Rp 4.500 Rp 180.000
Biaya Overhead Pabrik
 Variable : 40 JKL x Rp 3.000 = Rp 120.000
 Tetap : 40 JKL x Rp 2.000 = Rp 80.000 +
Rp 200.000
HargaPokokStandar 20.000 produk Rp 25.380.000

Total biayasesungguhnya
BiayaBahan Baku
 Bahan A : 10.750 kg @ Rp 1.350 = Rp 14.512.500
 Bahan B : 16.250 kg @ Rp 780 = Rp 12.675.000 +
Rp 27.187.000
Biaya Tenaga KerjaLangsung
35 JKL x Rp 4.700 Rp 164.500
Biaya Overhead Pabrik
35 JKL Rp 210.000
Rp 27.563.000

PerhitunganSelisihBiaya

Biaya HargaPokokStandar HargaPokokSesungguhnya Selisih


BBB 20.000 X Rp 1.250 = Rp 20.000 X Rp 1.359= (2.187.500)
BTK 25.000.000 Rp27.187.500 15.500
BOP 20.000 X Rp 9 = Rp 35 JKL X Rp 4.700 = Rp (10.000)
180.000 164.500
20.000 X Rp 10 = Rp 35 JKL………………..= Rp
200.000 210.000
Total Rp 25.380.000 Rp 27.562.000 2.182.000

Anda mungkin juga menyukai