Anda di halaman 1dari 7

Bung Karno

Penyambung Lidah Rakyat


Judul: Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
Judul asli: Sukarno An Autobiography As Told To Cindy Adams
Penulis: Cindy Adams Penerjemah: Syamsu Hadi
Penerbit: Media Pressindo dan Yayasan Bung Karno,Yogyakarta, 2011
Tebal : xv + 432 halaman
ISBN : 979-911-032-7-9

1
Tugas Diskusi B. Indonesia
Biografi
Berjudul
Bung Karno
Penyambung Lidah Rakyat
Penulis : Cindy Adams

Oleh :
Gusti Willies Aisyah
Mita Azzahra Ramadhan
Putri Widya Sari
Vika aprilia
Widya Febriani

2
1. Riwayat Hidup
- Soekarno lahir pada tanggal 06 Juni 1901 di Surabaya dari
pasangan Raden Sukemi Sosrodihardjo seorang guru dan Ida
Ayu Nyoman Rai (Bangsawan Bali) dan lebih dikenal sebagai
Idayu. Sukemi dan istrinya tinggal di Singaraja sampai putri tertua
mereka lahir bernama Sukarmini, dalam masa dua tahun setelah
kelahiran putrinya itu Sukemi beserta keluarga pindah ke
Surabaya.
- Di Surabaya kemudian Soekarno dilahirkan Nama kecil Soekarno
adalah Koesnososro Soekarno,tapi karena sering sakit waktu
kecil kemudian sesuai dengan kebiasaan Jawa ia hanya dipanggil
Soekarno saja.
- Beliau mempunyai pengasuh yang sangat menyayanginya yang
bernama Sarinah.
- Pendidikan beliau di Inlandsche School, HBS, dan Sekolah
Teknik Tinggi. Beliau memperoleh ijazah Insyisur, tanggal 25 Mei
1926.
- Nama istri-istri beliau, yaitu :
1. Utari
2. Inggit
3. Fatmawati
4. Hartini
5. Ratna Sari
- Dan nama anak-anak beliau, yaitu :
1. Taufan
2. Bayu
3. Rachmawati
4. Sukmawati
5. Guntur
6. Ega
7. Guruh
8. Kartika
- Beliau sangat menyukai makanan gado-gado. Dan minuman kopi.
- Beliau bercita-cita untuk mewujudkan amanat penderitaan rakyat.
- Beliau bekerja sebagai presiden pertama di Indonesia
- Beliau wafat pada tanggal 21 Juni 1970. Di Rumah Sakit Pusat
Angkatan Darat (RSPAD). Ia disemayamkan di Wisma Yaso,
Jakarta dan dimakamkan di Blitar, Jawa Timur di dekat makam
ibundanya Ida Ayu Nyoman Rai.

3
2. Keistimewaan Tokoh
- Kelahiran Soekarno disebut-sebut mengandung unsur bermacam
pertanda dan perlambang. Salah satu diantaranya peristiwa
meletusnya Gunung Kelud, sebuah gunung merapi dekat Kediri di
Jawa Timur, namun tidak ada yang tahu apakah hal itu pertanda
sambutan baik, ataukah pertanda kemarahan.Hanya saja
Soekarno lebih serius ketika menjelaskan tahun dan tanggal
lahirnya yang menurutnya fajar sebuah abad baru dan sebuah
hari yang membawa keberuntungan,“ Hari kelahiranku adalah
serba enam. Tanggal enam bulan enam. Adalah menjadi nasibku
yang paling baik dilahirkan dibawah bintang Gemini, lambang
kekembaran, dan memang itulah aku sesungguhnya. Dua sifat
yang berlawanan. Aku bisa lunak dan aku bisa cerewet. Aku bisa
keras laksana baja, atau lembut berirama. Kepribadianku adalah
paduan antara pikiran sehat dan getaran perasaan. Aku seorang
yang suka memaafkan, akan tetapi aku pun seorang yang keras
kepala. Aku menjebloskan musuh-musuh Negara ke belakang
jerajak besi, namun demikian aku tidak sampai hati membiarkan
burung dalam sangkar “. Soekarno lahir pada Kamis, 6 Juni 1901
di kampung Lawang Seketeng, Surabaya. Persamaan tanggal
dan bulan kelahirannya membawa pengaruh pada pola
berpikirnya yang selalu berada di ujung dua garis ekstrim yang
saling bertolak belakang
- Sejak kecil¸ Soekarno sudah menyimpan mitos tentang dirinya
sebagai pejuang besar dan pembaharu bagi bangsanya. Ibunya,
Ida Nyoman Rai menceritakan makna kelahiran Soekarno di
waktu fajar.“ Kelak engkau akan menjadi orang yang mulia,
engkau akan menjadi pemimpin dari rakyat kita, karena ibu
melahirkanmu jam setengah enam pagi di saat fajar mulai
menyingsing. Kita orang Jawa mempunyai suatu kepercayaan,
bahwa orang yang dilahirkan di saat matahari terbit, nasibnya
telah ditakdirkan terlebih dahulu. Jangan lupakan itu, jangan
sekali-kali kau lupakan nak., bahwa engkau ini putra dari sang
fajar. “.
- Bahkan Soekarno sudah mencatat sebelum meninggalkan
bangku HBS, bahwa dirinya diramalkan oleh beberapa orang
penting akan menjadi pemimpin. Pemimpin besar, pemimpin
bangsa. Catatan Soekarno dalam biografinya mengingatkan kita
pada ramalan-ramalan dalam Babad Tanah Djawi mengenai raja-
raja Jawa. Ramalan yang oleh Soekarno disebut ’ golden
prophecy ’, ramalan emas, mula-mula diucapkan ibunya sendiri
ketika ia baru lahir, dan diulangi neneknya sewaktu ia masih
kanak-kanak.
- Prof. Hartagh yang pernah menjadi gurunya, ketika Soekarno
masih berusia belasan tahun sudah mengetahui akan
4
keistimewaan dalam diri Soekarno. Bahkan Dr. Douwes Dekker
Setiabudi mengatakan, ” Anak kecil ini kelak akan menjadi
penyelamat bangsanya ”. Chokroaminoto pun berpesan kepada
seluruh keluarga Soekarno pada suatu sore yang sedang diguyur
hujan,” Ikutilah anak ini. Ia diutus Allah untuk menjadi Pemimpin
Besar. Saya bangga memberinya tempat berteduh di rumah saya
”.
- Sikap ini berdasar pada keinginan Soekarno yang ingin
menciptakan keselarasan (harmoni), kesatuan dan toleransi
beragama (unity and religious tolerance) yang sesuai dengan sifat
kejawaan yang menjadi latar belakang kehidupannya. Dalam hal
ini ia bisa menjadi satu ketika digolongkan sebagai orang yang
radikal sementara pada sisi lain ia justru sebaliknya.
- Soekarno melihat dirinya yang terdiri dari dua sifat yang
berlawanan sebagai suatu kemungkinan pertanda nasibnya di
dunia politik.“ Karena aku terdiri dari dua belahan, aku dapat
memperlihatkan segala rupa,aku dapat mengerti segala pihak,
aku memimpin semua orang. Boleh jadi ini secara keseluruhan
bersamaan. Boleh jadi juga belahan dari watakku itu
menjadikanku seseorang yang merangkul semuanya. “.
- Akar budaya Jawa yang melekat dalam kejiwaan Soekarno
berangkat dari adanya harmoni di alam semesta karena alam ini
diciptakan dalam satu kesatuan sistemik oleh karena itu tidak
boleh terjadi konflik antara satu dengan yang lain. Dan dalam
posisi ini Soekarno menempatkan dirinya sebagai penyeimbang
(balancer) dari setiap aliran politik yang berkembang di tanah air.
- Dari ibunya Soekarno mewarisi citra rasa kesenian yang lebih
bergairah daripada yang biasa dijumpai di Jawa, dimana orang
lebih memikirkan bagaimana mengawetkan dan mengasah suatu
tradisi kebudayaan yang sangat halus daripada melakukan
pembaharuan dan eksperimentasi. Sedangkan dari ayahnya
Soekarno memperoleh naluri tradisi mistik Jawa dan kesadaran
akan kebutuhan suatu penataan atas alam yang tidak teratur.
- Soekarno dimata dunia dikenal sebagai seorang tokoh dengan
kemampuan berorasi atau berpidato tanpa teks selama berjam-
jam. Ia setingkat dengan Fidel Castro, Nehru serta tokoh-tokoh
politik dunia lainnya. Sosoknya sangat dihormati oleh para
pemimpin dunia.
- Nama Soekarno identik dengan Indonesia , bahkan banyak
penulis yang menggambarkan Soekarno sebagai ikon daripada
Indonesia. Nama Indonesia dikenal melalui nama besar
Soekarno. Melihat perjalanan sejarah dan sepak terjang
Soekarno equivalen dengan melihat sejarah perjalanan bangsa
Indonesia. Para pemimpin dunia bahkan menyebut Soekarno
sebagai “ George Washington dan Jefferson-nya Indonesia “.
- Soekarno selain sebagai politikus, insinyur, pemimpin partai,
presiden, ia juga seorang pecinta seni. Seni mengalir deras dalam
5
jiwanya dan sedikit atau banyak selalu turut mempengaruhi setiap
tingkah dan lakunya. Koleksi lukisannya terdiri dari lukisan-lukisan
dari dalam negeri maupun luar negeri. Dalam hal lukisan ia
cenderung pada aliran naturalisme. Soekarno juga mampu
melukis, salah satu lukisan buah karyanya adalah yang dibuatnya
sewaktu ia dibuang di Flores ketika zaman penjajahan Belanda.
Selain lukisan ia juga menyukai seni pahat, tarian, nyanyian dan
wayang, ia juga memiliki selera yang tinggi terhadap bangunan.
- Pada tanggal 17 Agustus 1950 negara-negara bagian RIS
menyatakan kembali ke Negara Kesatuan RI dengan soekarno-
Hatta sebagai presiden dan wapres. Pada tanggal 18-25 April
1955 Soekarno berhasil membawa Indonesia menyelenggarakan
Konfrensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung yakni sebuah konfrensi
yang mempersatukan sesama negara-negara bekas jajahan
berdasarkan persamaan nasib dan perlawanan terhadap
kolonialisme dan imperialisme serta kapitalisme.
- Soekarno seorang Islamis, nasionalis, komunis. Ujarnya
“ Dalam cita-cita politikku,Aku ini nasionalis,
Dalam cita-cita sosialku,Aku ini sosialis,
Dalam cita-cita-sukmaku,Aku ini sama sekali theis,Sama sekali
percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.”.
Sama sekali mengabdi kepada Tuhan “ .
- Soekarno menjadi tokoh Dunia Ketiga yang selalu menjadi
sorotan internasional. Sikapnya yang charming dan kosmopolitan,
kegandrungannya terhadap kesenian dan kebudayaan,
pengetahuannya terhadap sejarah, bahasa tubuhnya yang
menyenangkan telah menjadikan Soekarno menjadi manusia
sejarah yang terpenting di abad ke-20 dan hanya dapat ditandingi
oleh Fidel Castro atau J.F. Kennedy.
- Nama Soekarno telah melegenda sedemikian rupa, pada usia 15
tahun ia sudah menulis 15 artikel dan sebahagian hidupnya ia
habiskan di penjara. Pada usia 17 tahun ia sudah menemukan
konsep Pancasila sebagai dasar negara yang dikemukan secara
komprehensif di depan BPUPKI.
- Pengenalan Soekarno terhadap Indonesia tidak sekedar
mengetahui melainkan dia merasa dirinya adalah bagian dari
totalitas Indonesia dikarenakan kesenyawaan Bung Karno
dengan Indonesia dalam periode pergerakan nasional,
perjuangan kemerdekaan, dan pengisian kemerdekaan selama
masa hidunya yang sedemikian kental.

3. Hal-hal Yang Dapat Diteladani Dari Tokoh


1. Ramah kepada siapa saja.
2. Berbakti kepada kedua orang tua
3. Pada usia yang sudah tua, beliau masih bekerja keras demi
6
mewujudkan amanat penderitaan rakyat yang dijajah kurang lebih
3,5 abad.
4. Sayang kepada makhluk Allah. Misalnya, beliau digigit nyamuk
beliau tidak ingin membunuh nya beliau hanya berkata “ Nyamuk,
pergilah. Jangan gigit aku”.
5. Suka membaca buku
6. Membaktikan dirinya untuk tanah air sejak masih remaja, berumur
16 tahun.
7. Membaktikan diri untuk mengembangkan kebudayaan asli, seperti
tarian Jawa
8. Melakukan kegiatan sosial. Misalnya mengumpulkan dana bagi
sekolah atau membantu korban bencana gunung meletus. Dengan
mengadakan pertunjukan ditempat-tempat yang membutuhkan
bantuan.
9. Tidak suka menghamburkan uang begitu saja.
10. Anak yang patuh, tekun, dan menaruh hormat kepada semua
guru.
11. Tidak pantang menyerah.
12. Setia kepada istrinya.
13. Berprinsip untuk selalu bergotong royong.
14. Selalu teguh pendirian.
15. Sangat setia kawan. Misalnya, beliau menunda membaca teks
prokmalasi karena Drs. Moh. Hatta belum datang, padahal semua
orang sudah sangat mendesak Soekarno.
16. Beliau nasionalis, sosialis, dan islamis.
17. Bersabar atas omongan-omongan tentang beliau yang
merendahkan beliau.
18. Mepunyai semangat yang sangat luar biasa untuk Indonesia.
19. Beliau sangat rajin belajar. Walaupun lampu tidak ada dan
banyak nyamuk yang mengerumungi beliau, beliau tetap belajar
dengan sunguh-sungguh.
20. Sangat disiplin.
21. Selalu memaafkan orang yang bersalah.