Anda di halaman 1dari 3

PEMASANGAN INSTALASI GENSET

https://www.tptumetro.com/2019/03/cara-merubah-jalur-pln-dengan-genset-ke.html

Penggunaan listrik dari perusahaan penyedia listrik yang di Indonesia dikuasai oleh PLN. Semua kebutuhan listrik untuk
kebutuhan rumah tangga dipasok dari PLN. Jika ada pemadaman listrik ya kita harus menggunakan sumber listrik yang
lain, salah satunya digunakan genset. Banyak macam genset yang digunakan untuk rumah tangga, mulai dari ratusan
watt hingga ribuan watt yang dipilih sesuai dengan kebutuhan untuk rumah kita. Untuk merubah aliran listrik dari PLN
ke genset juga ada beberapa cara :

1. Menghubungkan kabel dari genset ke stop kontak


Cara ini yang paling sederhana yaitu dengan menghubungkan kabel dari genset ke stop kontak kemudian jalur ke PLN
diputuskan dengan mematikan MCB seperti pada gambar di bawah ini :

Kelebihan sistem ini adalah sangat sederhana tanpa banyak bahan yang digunakan. Kekurangannya antara lain resiko
tersengat arus listrik lebih besar karena harus memindah jalur secara manual. Selain itu juga harus mematikan MCB
pada KWH meter. Jika lupa mematikan MCB sedangkan genset sudah menyala, maka aliran listrik akan mengalir ke
seluruh jaringan luar rumah. Jika genset masih menyala dan MCB tidak dimatikan, pada waktu PLN sudah menyala
maka akan terjadi benturan arus listrik yang berbeda phasenya. Ini dapat merusak genset yang digunakan.
2. Menggunakan saklar TPDT (Triple Pole Double Throw) atau Cam Starter
Jika menggunakan saklar TPDT kita tidak perlu mematikan MCB yang ada pada KWH meter, hanya dengan merubah
posisi saklar maka jalur listrik juga akan berubah. Rangkaian pemasangan saklar TPDT diperlihatkan pada gambar di
bawah ini :

Kelebihan sistem menggunakan cam starter adalah lebih aman dari resiko sengatan arus listrik dan tidak akan terjadi
benturan aliran listrik dari PLN ke genset walaupun semua menyala. Hal ini dikarenakan jalur hanya terhubung pada
salah satu sumber. Seandainya jalur dirubah maka jalur sebelumnya akan terlepas terlebih dahulu baru kemudian
terhubung dengan jalur yang baru. Kelemahan sistem ini adalah pemindahan jalur masih dilakukan secara manual
dengan merubah posisi saklar.
3. Menggunakan Relay
Keuntungan dengan menggunakan relay ini adalah kita tidak perlu merubah saklar TPDT ataupun mematikan MCB.
Jalur listrik akan berubah dari ke genset saat genset dihidupkan, dan akan pindah ke PLN jika genset dimatikan.
Dengan demikian akan lebih aman dari sengatan listrik. Rangkaian ditunjukkan pada gambar di bawah ini:

Cara kerja rangkaian secara umum sama dengan prinsip kerja relay. Relay MK2P-1 mempunyai dua kontak NC yaitu
terminal 1-4 dan 8-5 sehingga jika genset tidak menyala maka jalur PLN dengan instalasi listrik rumah akan
terhubung dan jalur genset dengan instalasi rumah akan terputus. Pada saat genset dinyalakan, relay akan aktif dan
kontak akan berpindah (terminal 1-3 dan 8-7 akan terhubung) sehingga jalur PLN dengan instalasi listrik rumah akan
terputus dan jalur genset dengan instalasi listrik rumah akan terhubung. Pada saat genset dimatikan, jalur akan
kembali ke PLN dan instalasi listrik rumah. Perlu diperhatikan bahwa relay ini mempunyai daya hantar yang terbatas,
untuk menambah daya hantar relay perlu adanya modifikasi penggunaan beberapa relay atau menggunkan
tambahan kontaktor.