Anda di halaman 1dari 7

Mata Kuliah : Sintesa Organik

CRITICAL BOOK REPORT (CBR)


PEMANFAATAN MINYAK GORENG BEKAS MENAJDI BIODIESEL

OLEH :
NAMA : RUTH NATALIA MANURUNG
NIM : 4173510016
KELAS : KIMIA 2017

Dosen Pengampu : Drs. Bajoka Nainggolan, MS

PROGRAM STUDI KIMIA


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
2021
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur para penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan
penyertaan-Nya, penulis dapat menyelesaikan salah satu tugas pada matakuliah Sintesa Organik
ini dengan baik. Adapun meteri dari tugas pada mata kuliah ini yaitu tentang Critical Book
Review (CBR).

Pada kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan banyak terimakasih kepada bapak
Dosen Pengampu yaitu bapak Drs. Bajoka Nainggolan,MS selaku dosen pada matakuliah Sintesa
Organik.

Dan juga, penulis menyadari pada penulisan makalah kali ini, masih tedapat banyak
kekurangan, untuk itu penulis terlebih dahulu ingin meminta maaf. Akhir kata, penulis berharap
bahwa makalah ini dapat digunakan sebaik-baiknya dan bermanfaat bagi pembaca.

Medan, Januari 2021

RUTH N. MANURUNG
CRITICAL BOOK REPORT (CBR)
KIMIA ORGANIK
PENGANTAR
Kurikulum Pendidikan Tinggi merupakan program untuk menghasilkan lulusan yang
menjamin lulusannya memiliki kualitas yang setara dengan kualifikasi pada Kerangka
Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Dengan diterbitkannya KKNI melalui Peraturan
Presiden. No. 8 Tahun 2012, maka semua Perguruan Tinggi berusaha menyesuaikan diri dengan
ketentuan di dalamnya. KKNI merupakan pernyataan kualitas SDM Indonesia dengan tolok ukur
kualifikasi dan ditetapkan berdasarkan capaian pembelajaran CP (learning outcomes) yang
dimilikinya. Jenjang kualifikasi di Pendidikan Tinggi adalah setiap lulusan harus memiliki
capaian pembelajaran sesuai rumusan deskripsi KKNI, pada pendidikan S1 setara dengan jenjang
6 KKNI, S2 setara jenjang 8 KKNI, dan S3 setara dengan jenjang 9 KKNI. Rumusan kompetensi
lulusan harus dikaji terhadap deskripsi dan jenjang kualifikasi yang ditetapkan KKNI, dan
kemampuan dirumuskan ke dalam capaian pembelajaran CP (learning outcomes) yang
kompetensinya merupakan bagian dari CP. Dengan terbitnya Standar Nasional Pendidikan
Tinggi (SNPT ) maka rumusan capaian pembelajaran terdiri dari unsur sikap , ketrampilan
umum, ketrampilan khusus, dan pengetahuan. Unsur sikap dan ketrampilan umum dirumuskan
secara rinci pada lampiran SNPT dan unsur ketrampilan khusus serta pengetahuan dirumuskan
forum program studi yang merupakan ciri khas lulusannya. (UU PT No.12/2012 ; KKNI Perpres
N0.8/2012 ; SNPT Permendikbud No.49/2014 )
Oleh karena itu pada implementasi kurikulum Pendidikan Tinggi kualifikasi KKNI,
UNIMED menerapkan sistem pendidikan tinggi ke semua prodi di UNIMED pada jenjang
pendidikan S1 , S2, dan S3, semua peserta didik melaksanakan critical book record ( CBR ),
critical journal review (CJR), critical ide record (CIR ), Projec (P), mini research ( MR), dan
tugas rutin ( TR ) . Atas dasar itu maka pada pembelajaran di S-1 Pendidikan Kimia dengan
matakuliah “Sintesa Organik” yang diasuh oleh dosen “Dr. Marham Sitorus,M.Si dan Drs.
Bajoka Nainggolan,MS” di program studi S-1 mengemban salah satu tugas mahasiswa untuk
melakukan aktivitas kegiatan “Critical Book Report (CBR ). Oleh karena itu pada kesempatan
ini dilakukan “Critical Book Report (CBR ) terhadap buku yang berjudul “Kimia Organik”.
Pengertian “Critical Book Report (CBR ) adalah mengkaji buku berdasarkan konsep
atau teori yang dipelajari dalam suatu mata kuliah untuk menentukan critical position yang
melakukan kajian. Substansi kajian pada critical book report dimaksud adalah kajian substansi
ringkasan masalah, pertanyaan dan issu yang ada, mempertimbangkan konteks dan asumsi,
berkomunikasi perspektif sendiri, hipotesis atau dugaan, analisis data pendukung dan bukti,
menggunakan perspektif dan dugaan lainnya, kajian kesimpulan, implikasi dan konsekuensi,
serta berkomunikasi secara efektif.
Berikut ini adalah hasil “Critical Book Report (CBR ) terhadap buku yang berjudul “Kimia
Organik”

I. Pengantar
Dari penelusuran yang dilakukan pada buku “Kimia Organik” terkait dengan
pengantar, sudah sesuai dengan kriteria, karena pada pengantar telah diuraikan secara
ringkas tentang tujuan penulisan buku, sistematika buku, materi sajian yang dimuat,
cara belajar yang harus diikuti , serta hal-hal yang dianggap penting bagi pemakai/
peserta didik. Selain itu juga telah adanya penjelasan ringkas tentang daftar buku dan
sumber acuan yang digunakan sebagai bahan rujukan , indeks berupa istilah-istilah
penting dan nama-nama ahli kimia dalam teks, juga penjelasan mengenai glosarium
yang berisi istilah-istilah penting dalam teks dengan penjelasan arti istilah tersebut
yang dijelaskan secara ringkas.
II. Ringkasan Buku
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan pada buku“Kimia Organik”, maka
dapat diuraikan secara ringkas bahwa : semua materi yang dijelaskan ataupun dikaji
dalam buku tersebut cukup relevan. Materi-materi yang dibuat disusun secara
sistematika. Setiap bab dijelaskan secara terperinci dengan jelas terlihat dari
penyampaian setiap materi yang dibarengi dengan contoh soal dan pembahsannya
sehingga memudahkan pemahanan. Buku ini memiliki implikasi dalam konsekuensi
peningkatan pemahaman dan perluasan wawasan pembaca yang dikemukakan secara
komunikatif dan efektif dalam semua cakupan pembahasan kajian materi.
III. Keunggulan Buku
Buku ini meiliki keunggulan yang dapat dilihat dari isi pada setiap pokok
bahasan. Materi yang diuraikan memiliki kedalaman materi dilihat dari penjelasan
setiap pokok bahasan yang disertai contoh-contoh soal dan pembahsannya serta
reaksi-reaksi yang terkait dijelaskan secara rinci dan juga menggunakan struktur
kimianya.
Dari sisi keakuratan mencakup akurasi fakta , konsep, prinsip, prosedur penyajian,
teori, dan keterkaitan antar fakta dengan konsep sudah akurat, karena fakta/peristiwa
yang disajikan rasional dan sesuai dengan kenyataan, penyajian konsep sesuai definisi
yang berlaku di bidang kimia dan tidak menimbulkan banyak tafsir, prinsip sesuai
dengan bidang kimia secara tepat, penerapan metode dilakukan secara runtut dan
benar dalam penyajian teori kimia dalam buku ini. Uraian soal dan latihan membuat
para pembaca lebih mudah memahami isi materi dan pembaca mampu
mengembangkan dan mengasah potensi yang dia dapat. Terkait pengembangan
kecakapan hidup (Life Skill), maka uraian, contoh dan latihan yang disajikan telah
dapat memotivasi pengguna buku ini untuk mengenal kelebihan dan kekurangan diri
serta mendorong untuk mengembangkan diri sendiri sebagai pribadi mandiri,
makhluk sosial dan makhluk ciptaan Tuhan. mendorong untuk berkomunikasi,
berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain , memotivasi untuk menggali dan
memanfaatkan informasi dalam menyelesaikan masalah dan membuat keputusan
dalam kerja ilmiah. Bahasa yang digunakan menggunakan bahasa Indonesia yang
baik dan benar sehingga lebih mudah dipahami.
IV. Keterkaitan Antar Bab
Sistetematika materi dalam setiap pokok bahsan didalam buku memiliki antar
fakta, antar konsep, antar teori, keseimbangan antar bab dan keseimbangan substansi
antar sub bab. Kesesuaian buku ini dalam setiap penggunaan ilustrasi,gambar, tabel
maupun lampiran yang dicantumkan sangat sesuai dengan topik yang dibahas. Setiap
tabel, gambar dan lampiran diberi nomor, judul dan keterangan yang sesuai,
pengantar pada buku berisi tujuan penulisan buku, sistematika buku, serta hal-hal
yang dianggap penting bagi peserta didik, ditulis secara alfabetis dan disertai nomor-
nomor halaman tempat istilah tersebut, daftar buku dan sumber acuan yang digunakan
sebagai bahan rujukan ditulis secara alfabetis dan mengikuti konvensi penulisan
daftar pustaka yang lazim.
V. Kemuktahiran Buku
Kemutakhiran pada buku ini yaitu kesesuaian dengan perkembangan ilmu,
keterkinian, kutipan, dan satuan yang digunakan sudah menunjukkan kemutakhiran
yang relevan dengan isi. Materi yang dijelaskan sesuai dengan perkembangan ilmu
kimia dapat dilihat dari berbagai kutipan yang digunakan maupun soal-soal dan
pembahasan yang dicantumkan, daftar pustaka yang digunakan valid dan up to date
satuan yang digunakan juga merupakan satuan Internasioanal (SI).
VI. Kelemahan Buku
Kelemahan buku yang terdapat pada buku ini yaitu ringkasan dalam setiap bab
tidak dicantumkan disetiap akhir bab menggunakan kalimat ringkas, jelas dan mudah
dipahami.
VII. Implikasi
Implikasi yang utama yang ada pada buku ini yaitu uraian , contoh dan latihan
yang disajikan telah menggambarkan peran kimia dalam perkembangan sains,
lingkungan, teknologi dan masyarakat sehingga peran kimia didalam perkembangan
sains maupun lingkungan masyarakat sangat terlihat nyata adanya.
VIII. Kesimpulan dan Saran
1. Kesimpulan
Dari hasil penelusuran yang dilakukan terhadap buku ini maka dapat disimpulkan
sebagai berikut.
1. Buku ini sangat baik untuk dijadikan referensi pendamping bagi mahasiswa
jurusan kimia maupun farmasi, karena buku ini memiliki isi materi yang
sesuai dengan mata kuliah Kimia Organik.
2. Buku ini memiliki isi materi yang mendalam dan akurat

3. Ditinjau dari kelayakan isi, kelayakan bahasa, kelayakan penyajian setiap


pokok bahasan dan sub pokok bahasan dalam bab dan antar bab, dan dari sisi
kegrafikannya, maka buku ini sudah sesuai dengan standar.

2. Saran
1. Sebaiknya buku ini dilengkapi dengan ringkasan setiap bab pada setiap akhir
bab menggunakan kalimat yang ringkas agar mudah dipahami oleh pembaca
IX. Daftar Pustaka

Wardiyah. (20016). Kimia Organik. Jakarta ; Pusdik SDM Kesehatan


Bukti Foto :