Anda di halaman 1dari 2

NOTULEN

DISKUSI PEMANDU KELOMPOK 2


Rabu, 8 Juli 2020 (18.30-20.00 WIB)

JOBDESC PEMANDU
1. Orang tua maba selama PKKMB. (Yosephine)
2. Mendampingi dan memberikan arahan kepada maba terkait kegiatan PKKMB. (Yunisa)
3. Diantalogikan tourguide. Jadi, semisal maba belum tahu tentang sesuatu (seputar kampus)
jadi tahu karena kita, entah karena mereka tanya atau kita yang memberi tahu. (Dwi)
4. Fasilitator untuk informasi. (Yunisa)
5. Pemandu mengingatkan maba tentang penugasan dan peraturan-peraturan agar tidak
terkena tegur KPK. (Yosephine)
6. “Pemandu itu muka pertamanya FE”. Jadi seperti first impression maba ke FE itu terletak
dari pemandunya. (Mbak Tyas)
7. Support system maba. (Mbak Tyas)
8. Menjadi pendamping yang membuat maba nyaman (maba tidak merasa bosan). (Aprilia)
9. Pemandu lebih ke jadi orang tua maba di awal masuk kuliah. Dia yang membimbing
maba dari yang sebelumnya belum tau apa-apa seputar kampus hingga maba tersebut
benar-benar bisa mandiri dan paham akan lingkungan kampusnya. (Azkar)
10. Pembimbing maba. (Daffa)

Kesimpulan:
 Orang tua maba
 Tourguide maba
 Fasilitator

URGENSI PEMANDU
1. Keharusan yang mendesak; hal sangat penting. (KBBI)
2. Urgensi itu suatu hal yang penting yang harus dilakukan. (Azkar)
3. Pemandu harus bisa beradaptasi dengan sistem daring yang baru/pertama kali diterapkan
dalam kegiatan PKKMB. Pemandu juga harus belajar bagaiman caranya bisa
menjalankan jobdesc dengan baik meskipun tidak dapat bertatap muka langsung dengan
maba. (Yunisa)
4. Bagaimana caranya pemandu bisa lebih dekat dengan maba berhubung tidak dapat
bertatap langsung. Jadi harus mengeluarkan effort lebih besar lagi agar bisa dekat dengan
maba. (Yosephine)
5. Pemandu harus benar-benar meningkatkan kemampuan untuk komunikasi secara daring
baik via chat maupun videocall secara merata. Karena, secara offline saja terkadang masih
ada saja maba yang secara tidak sengaja kurang kita perhatikan, apalagi online. (Mbak
Tyas)