Anda di halaman 1dari 4

MENGULIR DENGAN JAM ULIR

Mengoperasikan mesin bubut manual untuk pekerjaan ulir dapat dilakukan dengan 2 cara
1. Menggunakan saklar on of, artinya setelah selesai jarak tempuh penguliran mesin
dimatikan lalu putar berbalik arah matikan lagi, majukan pahat bubutnya mesin
jalankan lagi, sampai selesai.
2. Menekan dan melepas handel ulir yang berhubungan poros penguliran (transporti).
Cara ini hanya bisa dilakukan untuk pembubutan ulir yang sejenis dengan ulir
transportirnya. Jenis ulir transportir ada 2 jenis, yaitu ulir inchi dan ulir metrik. Oleh
karena itu mengulir metrik bisa menggunakan cara yg kedua ini bila mesin bubutnya
ulir transportirnya metrik juga. Dan begitu juga ulir inchi.

Dalam pembahasan ini hanya akan kita bahas cara yang kedua diatas
A. Mengulir Metrik
Menggunakan mesin bubut metrik, misalnya ulir trasportirnya 6 m, 5mm, 4mm,
3mm, dll.
Contoh Ulir metrik misalnya :
M 6 x1
M 8 x 1,25
M 16 x 2
M 20 x 3
Sc 40 x6
Tr. 40 x 6 , dll
Angga paling belakang pada penunjukan ulir dinamakan kisar dan satuannya mm
Kemudian ulir transportir mesin bubut selalu berupa ulir segi empat tunggal. Cara
mengukur kisarnya sebagai berikut . P = kisar

Contoh :
1. Mengulir M 16 x2 pada mesin bubut dengan transportir mesin 6 mm, bagai mana
cara menggunakan handel penekannya.
Jawab.
Kita cari angka persekutuan terkecil dari semua kisar. Baik kisar benda kerja
maupun kisar transportirnya. Yaitu 2 mm dan 6 mm.
Kita buat diagramnya :
Z1 2mm 2mm 2mm
benda kerja

6mm
As transportir

Ulir kita gambarkan sebagai ulir segitiga untuk memudahkan pemahaman. Pada
garis ulir biru, puncak ulir transportir akan sama dengan puncak ulir yang dibuat.
Transportir berbutar 1 x, benda kerja berputar 2 x. Ini artinya pada setia putaran
transportir akan sellu bersamaan dengan posisi alur ulir yang akan dibut.
Lihat angka dibawah ini :

2 x 3

6 Persekutuan terkeci dari 2 dan 6

6 x 1 Angkat satu berarti bebas untuk menekan


handel dan tidak akan berubah tempat.
Soal.
Bagaiman untuk mengulir :
M.10 x 1,5
M 6x1
M 12 x 1,75 ?..............
Bagaiman bila angka perkaliannya dai 6 tersebut bukan angka 1 ????
Misalnya ketemu persekutuan 6 x 2, 6 x 3, 6 x 5 dst. Angka 2, 3 dan 5
tersebut menunjukkan putaran transportir. Berarti memerlukan roda
gigi yang dipasang pada jam ulir yang menghubungkan transportir
yang berjumlah kelipatan 2, 3 atau 5 sesuai perolehan persekutuan
tersebut.
Sebagai contoh benda jam ulir diatas memiliki gigi pemutar jam
sebanyak 24 gigi. Berarti 1 putan jam ulir diputar poros tranportir
sebanyak 24 x putaran. Ketika transportir berputar hanya 6 x putaran
maka jam ulir hanya berputar ¼ putaran saja. Dan ini sebagai acuan
penekanan handel. Roda gigi ini bisa diganti sesuai dengan keperluan
contoh bilangan jumlah gigi : Z.18, 20, 24, 36, dll.
2. Contoh
Mengulir M.12 x 1,75 pada mesin bubut dengan kisar
trasnportir 6 mm. ( banyak mesin bubut SMKN 2 Karanganyar)
Jawab.

1,75 x 24

42 Persekutuan terkeci dari 1,75 dan 6

6 x 7
Ambil roda gigi Z, kelipatan 7, misalnya 28. Padang pada jam ulir, pastikan
berputar bersama poros transpotir. Pedoman penekanannya adalah : tiap tiap
kelipatan 7 putaran transportir atau misalnya tiap yang berangka saja seperti
marking jam ulir di atas. Anda bisa membuat marking maupun jam ulir sesuai
kebutuhan untuk memudahkan kerja anda.

KERJA MUDAH KERJA CEPAT DWIT BANYAR


Mudah bukan ??????
Untuk anda coba.
Mesin Bubut smkn2 kra umumnya memiliki kisar 6 mm tranportirnya.
Roda pengganti juga tersedia dan mudah membuat bila tidak ada.
Sekarang selesaikan persoalan anda untuk membuat ulir dengan jam
ulir. Apa keuntungannya, ? jelas panyak dan sekali.....
Coba Ulir :
1. M 8 x 1,25
2. M 18 x 2,5
3. M 60 x 5,5
Jawaban pasti saya tagih.....klau tdk didunia ya di akherat.....