Anda di halaman 1dari 227

BUKU PENUNTUN

MEMBUAT POLA BUSANA TINGKAT DASAR

Ditulis oleh :

SOEKARNO

KETUA SUB KONSORSIUM

MENJAHIT PAKAIAN PRIA DAN WANITA

DIREKTORAT PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

TINGKAT PUSAT

. PENGAMBILAN UKURAN

. PE,MBUATAN POLA DASAR

. PERUBAHAN MODEL

. PERENCANAAN BAHAN

. TE,KNIK PEMBUATAN SKETSA BUSANA


Buku Penuntun
Membuat Pola Busana TingkatDasar
oleh: Soekalno
GM21002.045
O Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Jl Palmerah Barat 33-37. Jakarta 10270

Ilustrator sketsa busana: Rasmini


Ilustrator pola: Soekarno
Setting dan pcrwa.lahan: Putra Buana Sakti

Diterbitkan pertame kali oleh


Penerbit PT Gramedta Pustaka Utama.
anggota IKAPI. Jakarta. Agustus 2002

Cetakan kelim(t. APril 2006


Cetakan keenam: Juli 2007
Cetakan ketujuh; l''lovember 2008

Hak cipta dilindungi oleh Undang-undang.


Di I aran g men-sutip atau memperbanyak sebag i an
atar-r scluruh isi buku ini tanpa izin tertulis darr Penerbit

Sanksi Pelanggaran Pasal 44


Undang-undang Nomor 7 tahun 1987,
Tentang Perubahan atas Undang-undang
Nomor 6 Tahun 1982 Tentang Hak Cipta:
1. Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau
memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu, dipidana dengan
pldana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak
Rp. I 00.000.000.- tseratusjuta rupiah).
2. Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau
menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran hak
cipta sebagaimana dimaksud dalam ayat l, dipidana dengan pidana penjara
paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 50.000.000,-
(lima puluh juta rupiah).

Dicetak oleh Percetakan PT SLrN, Jakarta


lrA'-TA PENGANTAR

Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan busanayangbaik, membuat banyak pihak ingin terjun dalam bidang
ini. Banyaknya pesefta pada kursus-kursus menjahit menandakan bahwa bidang busana ini memang diminati
dan akan terus berkembang. Dalam perkembangannya iru tentu saja dibutuhkan buku-buku yang dapat menjadi
penuntun bagi mereka yang ingin mendalaminya.

Buku ini disusun untuk memberi tambahan pengetahuan dan keterampilan menjahit busana, sesuai dengan
Kurikulum Pelaksanaan Kursus dan Ujian Nasional Menjahit Pakaian Tahun 2000. yang diselaraskan dengan .
perkembangan kebutuhan dalam masyarakat. Di dalamnya diberikan petunjuk untuk membuat pola busana
dengan carayangpraktis dan sederhana, dimana materinya meliputi cara pengambilan ukuran, pembuatan pola
dasar, pemecahan model, perencanaan bahan/pelengkap pakaian, hingga pengenalan teknik pembuatan sketsa
busana.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terwujudnya buku ini. Kami
berharap buku ini akan bermanfaat untuk berkarya dalam masyarakat, khususnya untuk meningkatkan
pengetahuan dan keterampilan menjahit pakaian. Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari rekan-
rekan Guru pada pendidikan formal dan non formal di seluruh Indonesia serta dari siapapun untuk perbaikan
tulisan buku yang sederhana ini.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi dharma bakti kita untuk berkarya dalam masyarakat, hingga
mendapatkan nilai-nilai seni busana yang anggun dan indah, yang dapat mengangkat kehidupan kita bersama.

Hormat kami

SOEKARNO

lll
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR 111

BAB I. PENDAHULUAN I
A. Mengenal peralatan dan bahan untuk menggambar pola dan menjahit I
B. Tanda-tanda yang diperlukan dalam pembuatan pola dan perubahan model 10
C. Cara mengambil ukuran badan wanita dewasa 12
D. Daftar ukuran wanita dewasa 15
E. Cara mengambil ukuran celana 16
F. Daftar ukuran pria dewasa 17
G. Struktur program pendidikan kegiatan belajar menjahit pakaian 18

BAB II. POLA DASAR DARI ANEKA METODE t9


A. Metode Dressmaking l9
B. Metode SO-EN 25
C. Metode Cuppens Geurs 28
D. Metode Meyneke JJ
E. Metode Charmant 38
F. Metode Danckaefis 42
G. Metode Leeuw Van Rees 45

BAB III. POLA ROK 49


A. Pola Dasar Rok 49
B. Rok Span/Suai 5l
C. Rok Span/Suai Dua Kupnat 52
D. Rok Lipit Hadap I 54
E. Rok Lipit Hadap II 56
F. Rok Lipit Sungkup 58
G. Rok Lipit Pipih 60
H. Rok Kerut 62
I. Rok Pias Enam 64
J. Rok Pias Delapan untuk Bahan Polos 66
K. Rok Pias Delapan untuk Bahan Bergaris 68
L. Rok Pias Duabelas/Sn,ingrok 70
M. Rok Setengah Lingkaran 71
N. Rok Lingkaran 72
O. RokAsimetris 73
P. Rok Kerut Berlingkat 15
Q. Rok Lipit Kipas 76
Contoh Soal Ujian Tingkat Dasar 11

BAB IV. POLA KULOT 19


A. Pola Dasar Kulot 79
B. Kulot Model Lipit Dua 81
C. Kulot Berlipit di Bagian Dalam 83
D. Kulot Setengah Lingkaran 85
Contoh Soal Ujian Tingkat Dasar 87

iv
BAB V. POLA DASAR BADAN ATAS, LENGAN, DAN KERAH 88
A. Pola Dasar Badan Atas dan Lengan B8
B. Membuat dan Memindahkan Kupnat 9l
C. Jenis Lengan 94
D. Jenis Kerah 97
E. Blus dengan Kerah Sport dan Lengan Licin 102
F. Blus dengan Garis Leher Siku dan Lengan BalonlPolf 105
G. Blus Kerah Kemeja 109
H. Blus Kerah Setali 113
I. Rompi 116
Contoh Soal Ujian Tingkat Dasar 118

BAB VI. POLA GAL]N 120


A. Pola Dasar Gaun Dewasa 120
B. Gaun Tanpa LenganlSackdress 124
C. Sackdress Model Kemben (Bustier) 128
D. Pola Dasar Daster 131
E. Gaun Lengan Raglan 135
Contoh Soal Ujian Tingkat Dasar t39

BAB VII. POLA KEBAYA 14t


A. Kebaya Pendek t4t
B. Kamisol/Camissole 145
C. Kebaya Modifikasi 147

BAB VIII. POLA DASAR PAKAIAN ANAK-ANAK 151


A. Pola Dasar KemejaAnak Laki-laki 151
B. Celana Kodok 153
C. Overall
Celana 155
D. Main
Celana 151
E. Main Bergaris
Celana 159
F. dan Kemeja Anak
Celana 162
G. Panjang Anak
Celana 167
H. Mantel Bayi (Babycape) dengankerudung 170
I. Pola Dasar Gaun Anak tll
J. Gaun Anak Kerah Rebah 173
K. Gaun Anak dengan Kombinasi di Depan t76
Contoh Soal Ujian Tingkat Dasar t79

BAB IX. POLA CELANA t82


A. Rumus Perubahan Ukuran Pola Celana Panjang 182
B. Celana Pendek I 184
C. Celana Pendek II 187
D. Celana Selutut 191
E. Celana Panjang Model Jeans 195
F. Celana Panjang dengan Dua Lipit t99
G. Celana Pantalon WanitalSlack 203
BAB X. TEKNIK PEMBUATAN SKETSA BUSANA 206
A. Pengertian Sketsa Busana 206
B. Jenis-jenis Sketsa: 207
a. Sketsa Desain 207
b. Sketsa Desain Produksi 208
c. Ilustrasi Mode 208
d. Desain Produksi Anatomi 209
C. Teknik Pembuatan Sketsa Busana: 209
a. Anatomi dan Figur 209
b. Latihan Membuat Sketsa Busana: 2t3
1. Pembuatan sketsa dari berbagai macam lipit/kerut 2t3
2. Pembuatan sketsa dari berbagai macam kerung leher 215
3. Pembuatan sketsa dari berbagai macam lengan 218
4. Pembuatan sketsa dari berbagai macam penutup belahan pakaian 2t9

TENTANG PENGARANG 220

V1
BAB I
PENDAHULUAN

Busana mempunyai hubungan yang erat dengan manusia, karena menjadi salah satu kebutuhan utamanya.
Sejak jaman dahulu, dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak bisa dipisahkan dari pemakaian busana.
Di masa kini, pakaian tidak lagi sebagai penutup tubuh, melainkan dibuat dengan desain menarik yang
membutuhkan daya cipta, rasa, karsa, dan karya. Desain busana yang demikian ini adalah hasil kreatifitas
manusia. Meskipun demikian sebuah busana juga perlu dibuat sedemikian rupa, agar nyaman ketika
dikenakan.

Agar dapat mewujudkan sebuah busana yang indah dan menarik namun sekaligus juga enak dipakai,
kita perlu mengetahui seluk beluk pembuatan busana. Di dalamnya kita akan mengenal aneka bahan dan
peralatan yang diperlukan untuk membuat sebuah busana. Kita juga akan mengetahui cara pengambilan
ukuran, pembuatan pola, serta cara merancang bahan.

A. MENGENAL PERALATAN DAN BAHAN UNTUK MENGGAMBAR POLA &


MENJAHIT

Sebelum mempelajari teori dan praktek menjahit pakaian, sebaiknya terlebih dahulu mengenal
peralatan dan bahan yang dipergunakan dalam pelajaran tersebut.
a. Peralatan yang diperlukan antara lain :
1. Buku kostum/pola
2. Skala
Adalah alat pengukur yang dibuat dari kertas yang cukup tebal tetapi lentur (misalnya karton
manila). Skala digunakan untuk menggambar pola yang diperkecil. Biasanya skala dibuat dalam
ukuran 1/2,1/q, 1/a,1/a.
Beberapa produsen yang menjual buku pola biasanya juga menyertakan sebuah skaia di dalamnya.
3. Penggaris 30 cm
4. Pensil hitam
5. Penghapus
6. Pensil merah/biru
7. Pita ukuran
Adalah alat yang dipakai untuk mengambil ukuran bahan. Pita ukuran juga menjadi alat bantu pada
waktu membuat ukuran di pola besar. Biasanya pita ukuran terbuat dari plastik lentur yang tidak
tembus pandang atau kain. Lebar pita tersebut 1- l1/z cm sedangkan panjangnya biasanya 150 -
200 cm. Pita ukuran mempunyai dua macam ukuran di setiap sisinya yaitu ukuran sentimeter pada
satu sisi, dan ukuran inci pada sisi sebaliknya.
8. Kertas sampul
9. Kertas roti/minyak
10. Gunting kain
Adalah gunting yang dipakai khusus untuk menggunting kain.
Gunting kain tidak boleh digunakan untuk menggunting kertas atau
bahan lain, agar selalu tajam dan tidak mudah tumpul. Gunting kain
yang baik adalah yang mempunyai dua buah pegangan. Satu
pegangan yang cukup besar agar cukup untuk 4 jari tangan,
sedangkan lubang yang lain digunakan untuk tempat ibu jari.
Rawatlah gunting dengan hati-hati agar tetap tajam. Gunting yang
jatuh dapat berkurang fungsinya.

11. Gunting kertas


Gunting kertas khusus digunakan untuk menggunting kertas.
Mata gunting kertas yang sudah pernah digunakan untuk
menggunting bahan logam biasanya akan bergerigi sehingga saat
digunakan untuk menggunting kerlas tidak menghasilkan guntingan
yang rapi dan bersih. Gunting kain yang sudah digunakan cukup
lama dan sudah agak tumpul dapat digunakan sebagai gunting
kertas.

12. Gunting benang


Gunting benang digunakan untuk menggunting benang atau bagian
bagian yang sulit untuk digunting dengan gunting besar. Gunting
benang mempunyai satu pegangan yang cukup untuk dua buah jari.
Penggunaannya adalah dengan menekannya hingga membuka dan
menutup dengan kedua buah jari tersebut. Jika tidak tersedia, bisa
juga digunakan gunting kertas kecil.

13. Gunting zig-zag


Gunting semacam ini digunakan untuk menggunting tiras kain yang
tidak mudah terurai tirasnya. Tepi kain yang digunting dengan
gunting ini akan tampak bergerigi (biku-biku). Cara
menggunakannya sama seperti gunting kain.

14. Gunting listrik


Adalah gunting kain yang biasa digunakan pada industri pakaian
jadi. Gunting ini digerakkan dengan tenaga listrik dan digunakan
untuk menggunting kain dalam jumlah banyak sekaligus.

15. Lem keftas


16. Vetter-band
Adalah semacam tali atau pita dari bahan katun. Biasanya dijual
dalam keadaan tergulung. Vetter-band berfungsi untuk mengikat
pinggang pada waktu diukur. Ikatan di pinggang tersebut akan
menjadi patokan untuk mengukur bagian tubuh lain, agar mendapat
hasil yang lebih tepat.

t7. Penggaris aneka ukuran


Selain penggaris lurus 30 cm, aneka jenis penggaris lain juga
diperlukan untuk membuat busana. Diantaranya penggaris besar
(panjang 50 atau 60 cm), penggaris siku-lengkung, penggaris
pembentuk bagian pinggul (atau sering disebut sebagai penggaris
dressmaking), dan lain-lain. Sebaiknya penggaris-penggaris ini
disimpan di satu tempat agar lebih rapi dan memudahkan saat akan
digunakan.

18. Rader
Adalah alatyang bertangkai serta mempunyai sebuah roda pada
ujungnya, dan digunakan untuk menekan karbon jahit sewaktu
memberi tanda pola pada bahan yang akan dijahit. Rader dibedakan
menjadi:
a. Rader beroda polos
Biasanya digunakan untuk merader bahan halus seperti sifon,
sutera, satin silk.

b. Rader beroda tumpul


Untuk merader bahan sejenis katun, tetoron, georgette, supra,
dan lain-lain.

Rader beroda gerigi


Untuk merader bahan tebal sejenis drill, curdoroy, jeans,
gabardin, dan lain-lain.

d. Rader beroda kembar


Untuk memindahkan tanda dua garis sekaligus

19. Karbon
Digunakan untuk memberi tanda-tanda pola pada kain dengan
bantuan tekanan rader. Biasanya karbonjahit terbuat dari lapisan
lilin berwama-warni. Karbon jahityangbaik akan mudah terhapus
saat terkena sterika yang tidak terlalu panas.

3
20. Bidal/topi jari
Berguna untuk melindungi jari-jari saat menjahit. Biasanya bidal
terbuat dari logam atau kulit yang cukup keras menahan jarum agar
tidak melukai jari.

21. Kapur jahit


Adalah sejenis kapur yang digunakan untuk memberi tanda pada
kain, atau dapat juga untuk menggambar pola di atas kain. Kapur
jahit yang baik dapat dihapus dengan mudah.

22. Pencabut benang


Adalah alatyang berfungsi untuk mencabut benang yang telah terjahit
pada kain.

23. Jarumtangan
Adalah jarum yang digunakan untuk membuat jahitan dengan tangan
(bukan dengan mesin). Ada beberapa macam jarum tangan, antara
lain:
a. Jarum standar
Jarum jenis ini biasanya digunakan untuk menjahit aneka jahitan
tangan pada pakaian. Misalnya jelujur, soom, tusuk veston, dan
lain-lain. Jenis jarum ini banyak sekali tergantung sifat dan jenis
bahan yang sedang dikerjakan.

b. Jarum tisik
Gunanya untuk menisik atau memasang payet dan manik-manik
kecil. Biasanya lebih pipih darijarum strandal dengan ukuran
lubang benang yang lebih kecil pula.

c. Jarum strimin
Biasanya digunakan untuk mengerjakan sulaman dengan media
bahan strimin. Sulaman semacam ini sering kita kenal sebagai
T-.-------.--=-}
tusuk silang atau kruistik.

4
24. Alat untuk memasukkan benang
Adalah alat untuk memasukkan benang pada jarum yang lubangnya
terlalu kecil.

25. Jarum pentul


Jarum kecil-kecil ini sangat diperlukan saat membuat pola, karena
memiliki banyak fungsi, antar a lain'.
- Menyemat pola pada rancangan bahan.
- Menyatukan bagian-bagian pola yang sudah dipotong.
- Memberi tanda pada waktu pengepasan, untuk menandai bagian-
bagian yang perlu diperbaiki.
Ada beberapa macam jarum pentul, antara lain:
a. Jarum pentul sedang berkepala kecil

b. Jarum pentul panjang berkepala besar

c. Jarum pentul panjang tanpa kepala

d. Jarum pentul kecil tanpa kepala

26. Bantalanjarum
Adalah alat untuk menyimpan atau menyematkan jarum agar tidak
mudah hilang dan dapat dengan mudah digunakan.

27. Jarum mesin jahit


Ada beberapa macam jarum mesin jahit:
a. Jarum untuk mesin jahit manual
Berbentuk pipih di salah satu sisi jarum. Selain untuk mesin jahit 4
manual, dapat juga digunakan untuk mesin jahit semiotomatis
atau otomatis.

b. Jarum mesin jahit industri


Jarum ini berbentuk bulat di setiap sisinya, tidak ada bagian yang
pipih seperti pada jarum untuk mesin manual.
C, Jarum mesin obras
Bentuk jarum mesin obras lebih pendek dari jarum mesin manual.
Dalam penggunaan, 3 buah jarum mesin obras digunakan
bersama-sama.
J/
d. Jarum kembar
Adalah jarum yang terdiri dari dua buah mata jarum sekaligus.
Biasanya digunakan untuk membuat jahitan aplikasi atau
---___:!_--
=.------4-L
mengelim tiras kain.

e. Jarum ballpoint
Disebut juga jarum anti lotak, dipakai untuk menjahit bahan yang
dapat melar seperti bahan kaus atau stretch.

28. Silet, obeng, dan lain-lain

29. Pembalik bis/tali kecil


Digunakan untuk membalikkan bis yang telah dijahit.
-o
30. Mesin jahit lengkap
Untuk menjahit pakaian pada jaman sekarang, mesin jahit sangat
diperlukan. Jenis-jenis yang ada saat ini antaralain:

a. Mesin jahit manual/kaki


Adalah mesin jahit jahit yang dioperasikan dengan mengandalkan
kayuhan kaki pada pedal.

b. Mesin jahit tangan


Adalah mesin jahit yang dioperasikan dengan mengandalkan
alunan tangan pada roda penggerak di sebelah kanan atas.
Saat ini mesin jahit tangan juga dapat digerakkan dengan listrik
menjadi mesin semiotomatis

c. Mesin jahit listrilCotomatis


Adalah mesin jahit yang dihubungkan dengan dinamo sebagai
sumber energi, sehingga penggunanya tidak perlu mengeluarkan
banyak tenaga.
d. Mesin jahit untuk keperluan industri

---..'.,
t"'1f.

e. Mesin jahit untuk tiras kain, lebih lazim dikenal


sebagai mesin obras

31. Sepatu jahit


Terdiri dari :
a. Sepatu jahit biasa
Digunakan untuk menjahit jahitan lurus pada kain yang pipih.
Dapat juga unfuk menjahit ritsleting biasa.

b. Sepatu jahit sebelah


Digunakan untuk menjahit bahan yang bervolume, misalnya rel
ritsleting, ritsleting, atau bisban isi.

c. Sepatu ritsleting semi otomatis


Digunakan untuk memasang ritsleting pada mesin jahit semi
otomatis.

d. Sepatu ritsleting Jepang


Digunakan khusus untuk menjahit ritsleting Jepang.

e. Sepatu ritsleting industri


Digunakan untuk menjahit ritsleting biasa maupun ritsleting
Jepang, dipasang pada mesin jahit industri.

32. Setrika
Setrika sangat diperlukan dalam pekerjaan jahit-menjahit. Bukan
hanya untuk menyetrika busanayang telah jadi, setrika juga
diperlukan saat membuat bagian-bagian busana misalnya ban
pinggang, kerah, manset, kupnat, dan lain-lain.
Ada beberapa jenis setrika antara lain:
a. Setrika manual
Adalah setrika yang tidak bisa diatur temperatumya. Pemanasnya
dapat berasal dari listrik atau bara arang. Agar tidak merusak kain,
lapisi bahan yang disetrika dengan kain katun. Akan lebih baik
jika kain katun tersebut agak lembab.

b. Setrika elektrik otomatis


Adalah setrika listrik yang mempunyai temperatur yang dapat
disesuaikan dengan jenis kain yang akan disetrika.

c. Setrika dengan semprotan air


Adalah setrika yang mempunyai semprotan air di bagian depan,
yang dapat disemprotkan pada kain sembari menggerakkan
setrika. Gunanya adalah agar kain yang terkena air dapat lebih A'
licin. Menggunakan setrika semacam ini juga harus menggunakan
alas kain lembab, agar tidak hangus.

d. Setrika uap
Adalah setrika yang dapat mengeluarkan uap pada alasnya.
Gunanya adalah untuk memanaskan bahan yang disetrika agar
lebih licin dan mudah dibentuk. Biasanya digunakan untuk
menyetrika kerah, manset, ban pinggang, sefta bagian lain yang e
ci
perlu dilapis dengan kain keras, kain kapas, atau vliselin.
I

33. Papan setrika


Guna papan setrika adalah alas untuk menyetrika busana maupun
bagian busana yang belumjadi. Papan setrika yang baik biasanya
beralaskan busa sterika atau bahan tebal. Papan setrika berbentuk
khusus akan memudahkan saat menyetrika rok, kemeja, blus, atau
lengan, karena bagian yang telah disetrika dapat diletakkan di bagian
bawah meja, sementarakita menyetrika bagian lainnya.

34. Bantal setrika


Bantal setrika berbentuk unik ini akan sangat membantu kita saat
menyetrika bagian-bagian yang mempunyai bentuk khusus.
Ada beberapa macam bantal setrika sesuai fungsinya, antara lain:
a. Bulat
Digunakan untuk menyetrika bagian-bagian yang berbentuk
bulat. Misalnya puncak payudara, puncak lengan, pinggul dan
lain-1ain.

b. Bulat panjang
Digunakan untuk menyetrika garis patah kerah, bahu, pinggul,
klep/gulbi, manset dan lain-lain.

c. Panjang
Digunakan untuk menyetrika bagian yang perlu kupnat yang
dipecah (pecah naafl, misalnya lengan jas, jaket, atau safari.
Dapat juga untuk menyetrika kaki celana panjang.

35. Boneka jahit


Digunakan untuk memperlihatkan bentuk jadi busana atau
bagian busana. Busana yang kita buat diletakkan atau dipakaikan
pada boneka tersebut, untuk mengetahui jatuhnya jahitan.
Beberapa bagian yang perlu perhatian saat dicobakan pada boneka
antara lain: bahu, pinggang, pinggul, punggung dan kerung lengan.
Boneka jahit biasanya berbentuk torso manusia hingga pinggul dan
tanpa lengan. Karena itu, boneka jahit juga dikenal dengan nama
boneka torso. Boneka ini berbeda dengan manekin (mannequin)
yang digunakan untuk keperluan etalase toko. Boneka torso
tersedia dalam beberapa ukuran standar yaitu S, M, L, dan XL,
dengan bentuk badan pria maupun wanita.
b. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat pakaian antara lain

1. Benangjahit.
2. Benangjelujur.
3. Ritsleting.
4. Bermacam-macam kancing kemeja.
5. Bermacam-macam kancing bungkus.
6. Bermacam-macam kancing untuk bebe.
7. Bermacam-macam kancing kait/hak.
8. Bermacam-macam kancing tekan.
9. Bermacam-macam kancing hias.
10. Bermacam-macam renda hias

11. Bermacam-macam gesper.

1 2. Bermacam-macam biku-biku.
1 3. Bermacam-macam bis-ban.
14. Bermacam-macam kain keras.

I 5. Bermacam-macam perekat.

16. Bermacam-macam anti slit.

17. Bermacam-macam elastik.

18. Bermacam-macam bis pipih dan bis kacang/isi.

19. Bermacam-macam benang hias/tali pengisi.

20. Bermacam-macam busa. dll.

B. TANDA-TANDAYANG DIPERLUKAN DALAM PEMBUATAN POLADAN


PERUBAHAN MODEL

1. Garis pensil hitam: garis pola asli

2. Garis merah (pensil merah) : garis pola menurut badan depan

J. Garis biru (pensil biru): garis pola menurut model badan belakang

4. Garis hijau (pensil hijau/bolpen/spidol) :


garis untuk pola-pola yang
tidak jelas batas antara pola depan dan belakang misalnya pola lengan,
manset, atau ban pinggang.

5. r--! r rr:io Titik-titik: garis pertolongan, denganwarnapensilmenurutbagiannya


(depan : merah, biru : belakang)

10
6. t *a
Strip titik strip titik : garis lipatan, dengan warna pensil menulut
bagiannya (depan : merah, biru : belakang).

7. Strip strip strip : garis rangkapan (belegstuk).

8. Garis pena hitam: garis tempat lipit atau pola perlu digunting untuk
dilebarkan / dikerut.

9.

10
ry Tanda bagian yang harus dihapus, dengan warna pensil menurut
bagiannya (depan : merah, belakang : biru).

Tanda bagian yang harus dilebarkan, dengan warna pensil menurut


bagiannya (depan : merah, belakang : biru).

11. ff Lipit (plooi).

t2. Setengah lipit {halve plooi), dengan warna pensil menurut bagiannya
(depan : merah, belakang : biru).

13. Bagian yang harus dilipit pada pola, batas memakai pena hitam
(kupnat yang dipindahkan ).

t4. TM : Tengah Muka (bagian depan).

15. TB : Tengah Belakang.

t6. pt : potong.

17.
il_ siku-siku.

18. tanda panah dua arah : tanda arah benang/ serat kain.

t9. <r(=lrc{7 garis tanda dikerut.

20. _B_
--{F- lipit hadap.

2t.
-F.T-
?Isr lipit sungkup.

22
l,n
garis yang sama.

11
C. CARA MENGAMBIL UKURAN BADAN WANITA DEWASA
Sebelum mengambil ukuran tubuh seseorang, perhatikan bentuk
bahu. badan, pinggang, dan pinggulnya. Ukuran pada bagian-bagian
tersebut pasti berbeda pada setiap orang. Hal ini membuat setiap pola
yang dibuat akan mempunyai ukuran yang berlainan juga. Orang
yang akan diukur sebaiknya mengenakan busana yang pas di badan
agar ukuran yang diambil dapat akurat. Sebelum mulai mengukur,
ikatkan seutas vetter ban atau tali yang lemas di sekeliling pinggang.
Lingkaran tali di sekeliling pinggang tersebut akan menjadi patokan
yang dapat membantu proses pengukuran bagian teftentu, misalnya
lingkar pinggang, permulaan panjang rok, dan sebagainya.

Ukuran-ukuran vang diperlukan ialah :

1. Lingkar badan (LB)


Diukur pada bagian badan belakang, melalui ketiak hingga
melingkari paludara, diambil angka pertemuan meteran dalam
keadaan pas. Tambahkan 4 cm pada hasil ukurannya.
(Diukur dari titikA - B - C - A).

2. Lingkar pinggang (LP)


Diukur pada bagian pinggang yang terikat vetter-band, diambil angka
pertemuan meteran dalam keadaan pas, tambahkan 2 cm pada hasil
ukurannya.
(Diukur dari ritik D - E - F - D).

3. Lingkar leher (LL)


Diukur keliling leher, diambil angka pertemuan meteran pada lekuk
leher depan bagian bawah.
(Diukur dari titik G keliling leher sampai titik G kembali).

4. Lebar dada (LD)


Di bawah lekuk leher turun * 5 cm, diukur mendatar dari kerung
lengan sebelah kiri sarnpai kerung lengan sebelah kanan.
(Diukurdari titik H - I ).

5. Panjang dada (PD)


Diukur dari titik G ke bawah sampai dengan batas pinggang (yang
terikat vetter-band).

6. Panjang sisi (PS)


Diukur dari bawah kerung lengan ke bawah sarnpai batas pinggang.
(Diukur dari titik B - E ).

t2
Lebar bahu (LB)
Diukur dari batas leher sampai bagian bahu yang terendah (pangkal
lengan).
(Diukur dari titik K - J ).

8. Panjang lengan ( PL )
a. Lengan pendek :

Diukur dari ujung bahu/pangkal lengan ke bawah, sampai + 5 cm


di atas siku atau sepanjang yang diinginkan.
(Diukur dari titik K - L ).
b. Lengan panjang :

Diukur dari ujung bahu/pangkal lengan ke bawah, sampai + 2 cm


di bawah ruas pergelangan tangan atau sepanjang yang
diinginkan.
(Diukur dari titik K - L - M ).

9. Lingkar kerung lengan ( KL)


Diukur pada keliling kerung lengan dalam keadaan pas, tambahkan
t 4 cm pada hasil ukurannya.
(Diukur dari titik K - I - Q - T - K).

10. Lingkar pangkal lengan (LPL)


Diukur tepat di bawah ketiak pada pangkal lengan dalam keadaan
pas, tambahkan + 4 cm pada hasil ukurannya.
(Diukur dari titik R - S - R ditambah + 4 cm).

11. finggi kepala lengan (TKL)


Meteran tidak dilepas dan diukur dari batas kerung lengan (ujung
bahu) sampaipangkal lengan (tepat di tempat Lingkar Pangkai
Lengan/LPL diukur).
(Diukur dari titik S - K).

12. Lingkar lengan (LL)


Ukur keliling lengan dalam keadaan pas, tambahkan* 4 cm pada
hasil ukurannya.
(Diukur dari titik V - L - V ditambah + 4 cm).

13. Lingkar pergelangan lengan (LPL)


Ukur keliling pergelangan lengan dalam keadaan pas ditambah
* 2 cm atau sesuai dengan model lengannya.
(Diukur dari titik M - W - M ditambah + 2 cm).

13
14. Jarak payudara (JPD)
Diukur dari puncak payudara sebelah kiri ke sebelah kanan.
(Diukur dari titik X - Y).

15. Tinggi puncak (TP)


Diukur dari pinggang ke atas sampai kurang 2 cm dari puncak
pal.Lrdara.
(Diukur dari titik Z -Y).

16. Ukuran pemeriksa (UP)


Diukur dari perlengahan pinggang bagian depan. serong melalui
pal.Lrdara ke bahu yang terendah, kemudian teruskan ke perlengahan
pinggang belakang.
(Diukur dari titik D - K - P).

17. Panjang punggung (PP)


Diukur pada bagian punggung. dari mas tulang leher yan_e menonjol
di pangkal leher, turun ke bar,r,ah sampai batas pinggang bagian
belakang.
(Diukur dari titik O - P).

18. Lebar punggung (LP)


Dari ruas tulang leher turun + 8 cm, diukur dari kerung lengan
sebelah kiri sampai kerung lengan sebelah kanan.
(Diukur dari titik T - U)

19. Panjang rok (PR)


Diukur dari batas pinggang ke bawah sampai panjang rok yan-u
diinginkan.
(Diukur dari titik a - b).

20. Lingkar pinggul (LP)


Diukur bagian pinggul yang terbesar, dari ukuran pas ditambah
*4cm.
(Diukur dari titik d - e - d ditambah + 4 cm).

21. Tinggi pinggul (T PD


Diukur dari pinggul yang terbesar ke atas sampai batas pinggang.
(Diukur dari titik t - r).

22. Lingkar pinggang rok (LPR)


Diukur pada bagian pinggang yang terikat vetterban, diambil angka
peftemuan pada pita meteran dalam keadaan pas.
(Diukur dari titik F - E - F).

t4
D. DAFTAR UKURAN WANITA DEWASA

Dalum sentimeter

No. Istilah Ukuran S M L

1. Lingkar badan 80 B6 86 90 92 98

2. Lingkar pinggang 64 66 68 72 14 78

3. Lingkar leher JJ 34 35 36 37 38

4. Panjang dada 30 31 32 JJ JJ 34

5. Lebar dada 30 31 JZ JJ 34 35

6. Panjang punggung 34 35 36 37 38 39

1. Lebar punggung 3/. JJ 34 35 35 36


1/z t2 13 1/z
8. Lebar bahu 11 11 121/z 13

9. Panjang sisi 15 16 l6 11 l1 18

10. Panjang lengan 20150 2U52 22154 23155 23156 24151

11. Lingkar kerung lengan 40 42 43 44 46 48

12. Lingkar lengan 30 JI JJ 34 34 35

13. Lingkar pergelangan 16 t7 18 19 20 2t


1/z 1/z 1/z
14. Tinggi puncak 12 12 12 13 13 13

15. Jarak payudara tl 17 1/z 17 1/z


18 18 1/z l9
t6. Panjang rok 50 55 60 65 65 70

17. Tinggi pinggul 16 t7 17 l8 19 20

18. Lingkar pinggul 84 88 90 96 98 108

Celana panjang:
Lingkar pinggang 64 66 68 72 '74 7B
1

2 Panjang celana 86 90 92 96 98 t02


J Lingkar pesak 60 63 65 69 70 75

4 1/zLingkar paha 2s128 26129 2813t 29t32 30133 3U34


1/zLingkar lutut 20t21 2U22 22123 23124 2412s 2st26
5

6
1/zLingkarkaki t6lt7 t7lt9 18/19 19t20 20t2t 21122

Keterangan untuk ukuran: 1/z Tingkar paha, 1/z lingkar lutlu;t, 1/z lingkar kaki, terdiri dari :

- Ukuran kecil untuk model polos / tanpa lipit (angka di depan garis miring).
- Ukuran besar untuk model lipit dua (angka di beiakang garis miring).
15
E. CARA MENGAMBIL UKURAN CELANA
Ukuran yang diperlukan :
1. Panjang celana
Diukur dari ban pinggang sebelah kanan ke bawah sampai * 3 cm
di bawah mata kaki atau sesuai keinginan.
(Diukur dari titik A sampai B).

2. Lingkar pinggang
Diukur pada bagian pinggang (di atas ban pinggang celana),
diambil keliling pinggang hingga pada perternuan meterannya.
(Diukur dari titik C - D - C).

3. Lingkar pinggul
Diukur pada bagian pinggul yang terbesar, diambil angka
pertemuan pada meterannya dalam keadaan pas.
(Diukur dari titik : E - F - E).

4. Lingkar pesak
Diukur dari ban pinggang bagian depan ke bawah melalui
selangkang melingkar ke atas sampai pada akhir ban pinggang
bagian belakang.
(Diukur dari titik G sampai H).

5. VzLingkar paha
a. Diukur pada kelilingpahanya, diambil 1/zlingkaran pahanya
ditambah * 2 cm. (model polos).
b. Diukur pada bagian paha yang terbesar dari lipatan celananya
bagian belakang sampai bagian depan.
(Diukur dari titik I sampai J).

6. 7z Lingkar lutut
Diukur pada sekeliling lutut, dari lipatan celana bagian belakang
sampai depan. Bagi hasilnya menjadi 2,lalrt tambahkan 3 cm.
(Diukur dari titik : K sampai L).

7. 7z Lingkar kaki
Diukur pada kakinya, dari lipatan celana bagian belakang sampai
depan (besar kecilnya hasil disesuaikan dengan permintaan
pemesan).
(Diukur dari titik : M sampai N).

8. Panjang lutut
Diukur dari ban pinggang sebelah kanan ke bawah sampai batas
lututnya.
(Diukur dari titik :A sampai O).

l6
F. DAFTAR UKURAN PRIA DEWASA

Dalam sentimeter
No. Istilah Ukuran S M L

I Panjang kemeja 69 70 7l 72 73 74

2 Lebar punggung 42 43 44 45 46 47

-1 Lingkar badan 84 88 92 96 98 100

4 Lingkar leher 36 37 38 39 40 4t

5 Panjang lengan 55 56 57 58 59 60

1/zLingkar lengan t6 t7 li 1/z


6 161/z l8 781/z

7 Rendah bahu J 3 1/z


3 1/e 4 +
a
4 1/z

8 Rendah punggung l9 19 1/z


20 2A Vz 2t 21 1/z

9 Panjang punggung _18 39 40 +l 42 43

Celana panjang:

I Panjang celana 92 94 96 98 100 102

2 Lingkar pinggang 72 74 76 78 80 82

J Lingkar pesak 63 66 69 72 75 78

4 Lingkar pinggul 88 90 92 94 96 98

5
1/zLingkar paha 28 29 31 32 JJ
30

6 7z Lingkar lutut 22 221/z /.J 231/z 24 25

7
1/zLingkarkaki 16 t7 t9 20 21
18

8 Panjang lutut 52 53 54 541/z 55 55 1/z

17
G. STRUKTUR PROGRAM PENDIDIKAN KEGIATAN BELAJAR MENJAHIT PAICAIAN

GUGUS MATA PELAJARAN/ TINGKAT PENDIDIKAN


Mata Pelajaran Mahir
Dasar Terampil Mahir
Laniutan

I. UMUM
1. Kewiraswastaan 3 3 3 J

II.PENUNJANG
1. Peng. Konsumen & Tekstil 4 6 9 9
2. Pemeliharaan Busana 1 J 6 6
3. Pengelolaan Usaha Busana 6 12 15 15
4. Estetika & Etika Busana 4 6 10 10
5. Etika Profesi 2 2 2 2
6. Sejarah Busana 2 4 8 4
7. Peristilahan Bidang Busana 2 2 2 2
8. Alat Menjahit Pakaian 2 2 2 2
9. Paham Gambar 4 6 6 6

III.KETRAMPILAN
l. Pembuatan Sketsa t4 t7 t9 19
2. Pengambilan Ukuran Pakaian 14 t4 t4 t2
3. Pembuatan Pola & Perubahan Model 20 30 30 18
4. Perencanaan bahan, perlengkapan & harga pakaian 20 30 J./_ 20
5. Pemotongan bahan & Pelengkap pakaian 18 22 26 26
6. Penyelesaianpakaian 47 63 67 47

Jumlah seluruh jam pelajaran 150 jam 200 jam 225 iam 175 jam

18
BAB II
POLA DASAR DARI ANEKA METODE

A. METODE DRESSMAKING AF
POLA DASAR ROK
Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Tinggi pinggul.
4. Panjang rok.

Contoh ukuran:
Lingkar pinggang: 64 cm.
Lingkar pinggul : BB cm.
Tinggi pinggul : 20 cm.
Panjang rok : 62 cm.

Pola depan:
A - A' : turun I 1/z cm.
A'- C : tinggi pinggul:20 cm.
A'- D : panjang rok: 62 cm.
A' - L : 1/t lingkar pinggang * 1 cm + kupnat
(64 cm : 4) + 1 cm*4 cm : 21 cm.
C-G : 1/+ lingkar pinggul+ I cm:(88 cm:4)+ I cm:23 cm.

D-E : C-G:23cm.
E-F 3cm.
B-F A'-D: panjangrok: 62cm.
A'-H: 1/l0lingkarpinggang + 1cm : (64 cm:10) + 1cm
7,4 cm (dibulatkan menjadi 7,5 cm).
H-I lebarkupnat:2cm.
H-M: panjang kupnat : 9 cm.
I-J jarakkupnatkedua : 6cm.
J-K lebarkupnatsisi : 2cm.
J-N panjangkupnat = 9cm.

19
Pola belakang:
H-I turun 11,/z cm.
I -J tinggi pinggul : 20 cm. -rH
I -K : panjangrok: 62cm.
I -T V+ lingkarpinggang- I cm+kupnat.
: (64cm : 4)- I cm*4cm: 19cm.
J -N : 1/alingkarpinggul- I cm:(88 cm : 4)- 1 cm:21 cm.
K-L : J-N:21cm.
L-M: 3cm.
T-M : panjang rok: 62 cm.
I-O li 10 lingkar pinggang : 64 cm : l0: 6,4 cm (dibulatkan
menjadi 6,5 cm).
O- P lebar kupnat:2 cm.
O-Q: panjang kupnat : 9 cm.
P-R jarakkupnatll:4crn.
R-S lebar kupnat sisi :2 cm.
R-U : panjangkupnatsisi:9cm.

POLA BADAN DEPAN


Ukuran yang diperlukan:
l. Lingkarbadan.
2. Lingkar pinggang.
3. Lingkar leher.
4. Lebar dada.
5. Tinggi dada.
6. Jarak payudara.
7. Lebar bahu.
8. Lebarpunggung.
9. Panjang punggung.

Contoh ukuran:
l. Lingkar badan 84 cm.
2. Lingkar pinggang 64 cm.
3. Lingkar leher 36 cm.
4. Lebar dada 33 cm.
5. Tinggi dada 181/z cm.
6. Jarakpayudara 18 cm.
7. Lebar bahu 12 cm.
8. Lebar punggung 35 cm.
9. Panjang punggung 37 cm.

20
Pola depan:
A-F = 7o lingkar leher * 1/z cm: (36 cm : 6) + t72 cm: 61/z cm.
A-C : 7o lingkar leher* 2 cm: (36 cm :6)+ 2 cm:8 cm.
F-C kerung leher depan.
A-B : panjang punggung + l1/z cm : 37 cm + 11/z cm : 381/z cm.
A-D : 1/zpanjang punggung + l1/z cm: (37 cm :2) + 11/z cm= 20 cm.
C-H = 1/zC -D.
F.G lebar bahu: 12 cm. u
G.J turun 31/z cm.
}I
r
F-J lebar bahu : 12 cm. I

H-I :
33 cm :2: 161/z cm.
1/zlebar dada c
D _E : 1/zltngkarbadan+ I cm:(84 cm : 4) + 1 cm:22 cm
J - I - E: kerung lengan depan.
B-B'= turun3cm.
B' -N : 1/+lingkarpinggang + I cm + kupnat : (64 cm : 4) -=I
:-_r E,
+lcm+3cm:20cm.
P- C tinggi dada :181/z cm.
e'\ d
P-Q = l/zjarakpayudara: 18 cm :2:9 cm.
B'-S: P-Q. B
S-U = S-tJ':3cm: 2=l1/zcm. B,
sul
E-T : turun*9cm.
(E - T) + (N - Y) = t/, panjang punggung : 37 cm :2: 181/z cm.

Pola tlelakang:
A-X : turun2cm.
X-L : panjang punggung : 37 cm.
x _K : 1/zX _ L:37 cm :2: 181/z cm.
A-F r/,0lingkarleher+ 1/zcm=(36cm : 6)+t72cm: 61,/zcm.
F-X : kerung leherbelakang.
F-G = lebarbahu:L2cm.
G-J turun4cm.
F-J lebar bahu : 12 cm.
X-H: turun9cm.
H-I 1/zlebar punggung:35 cm 2:171/zcm.
K_E : 1/+lingkar pinggang_ l cm:(84cm 4)_l cm:20cm.
J - I - E: kerung leherbelakang.
L-N : l/zlingkar pinggang- 1cm*kupnat:(64cm:4)- 1cm
+2 cm: 17 cm.
HubungkantitikE-N.
L-L' : r/,, lingkarpinggang : 64 cm : l0 : 6,4(dibuiatkan menjadi 61/z cm).
L'- N'- lebar kupnat:2 cm.
Titik O turun 3 sampai 4 cm dari garis K - E.

2t
POLA DASAR LENGAN
Ukuran yang diperlukan:
1. Panjang lengan. rs-'
2. Lingkar kerung lengan.
3. Tinggi puncak.
4. Panjang siku. rt K\
5. Lingkar siku.
LIL+-.
t.) y 'll
I

I )
I
.S

6. Lingkar pergelangan. bagian bagian


I
I
d epan be 1 axang
Contoh ukuran:
l. Panjang lengan
2. Lrngkar kerung lengan :
55 cm.
42 cm. l. J-
lc u1
3. Tinggi puncak 121/z cm.
4. Panjang siku 29 cm. I
5. Lingkar siku 32 cm.
I
6. Lingkar pergelangan 26 cm.
I

Lengan licin: I
: :
A-B
A-C :
:
tinggi puncak
panjang
121/z cm.
siku: 29 cm. I
L
N -+
A-D panjang lengan: 55 cm.
B -E : B -F:1/z lingkarkerunglengan-2 sampai3 cm: (42cm:2)-2cm:19cm.
C-L C-M : 1/zlingkarsiku: 32 cm:2: 16cm.
D-N : D- O:1/zlingkar pergelangan: 26 cm:2: 13 cm.
E - F dibagi 6 bagian yang sama: E - Q : Q - P:P-B:B-R:R-S:S-F.
Tariklah garis penolong A - E dan A - F.
T - U : turun 71,/z cm sampai 2 cm.
V - W : naik l1/z cm sampai 2 cm.
Garis yang menghubungkan titikA - W - U - E adalah kerung lengan depan.
X - Y : naik 2 sampai 21/z cm.
Z -K : tumn l/z cm.
A - Y - K - F adalah kerung lengan belakang.

Pola lengan mantelpak:


A-C : E - F :1/zlingkarkerunglengan+2 sampai
3 cm : (42 cm 2) + 2 cm:23 cm.
A-E : C-F:panjanglengan:55cm.
A-B 1/z A-C:23 cm :2:ll1/zcm.
A-J : C-Y:7cm.
C-M : tinggi puncak : 121/z cm.
C-H : panjang siku: 29 cm.
Perhatikanlah pola kecil dan besar
H-O 3cm
F-I :2cm
))
Titiklnaiklcm.
M-N : 4cm.
O-P 3cm.
I-U 2cm.
J-K = 6cm.
TitikKnaiklcm.
P-Q : 1/zlingkarsiku- 3 cm: (32 cm:2) -3cm: 13 cm.
U-T l/zlingkarpergelangan -2 cm- (26 cm:2) -2cm: 11 cm.
T-S 2cm.
Q-R 3cm.
B-D : 2cm.

POLA DASAR GAUN ANAK


Ukuran yang diperlukan:
l. Lingkar badan.
2. Lingkar pinggang.
3. Panjang punggung.
4. Lebar punggung.
5. Lebar bahu.
6. Lebar dada. t\
7. Panjang gaun. E- 'llH
G I

Contoh ukuran: L Pr
1. Lingkarbadan : 56 cm.
2. Lingkar pinggang : 54 cm. i,
3. Panjang punggung : 22 cm.
4. Lebar punggung : 23 cm.
5. Lebarbahu:8cm.
6. Lebar dada : 22cm.
7. Panjang gaun : 42 cm.

A-B : C-D : 1/+lingkarbadan:56cm : 4:14cm.


A-C : B-D : panjanggaun+ 1 cm: 42cm* 1 cm:43cm.
A-E turun 1cm.
A-F 1/+ (A - B) + l1/z cm: (14 cm :4) + l1/2: 5 cm.

A-G : (A-F)+ 1 cm:5cm* 1 cm:6cm.


B-H: turun2l/zcm.
Hubungkan:F-H.
F-F' : lebarbahu:Scm.
A-J 1/z panjang punggung + l1/z cm: (22 cm 2) + l1/z cm: 121/z cm
C-L - turun3cm.

)l
L-P 1/zlebar punggung : 23 cm : 2 : 111/z cm.
L-K : 1/zlebar dada : 22cm:2: 1l cm.
E.M: panjang punggung :22 cm.
M-R: (A- B) - 1 cm= 14 cm- 1 cm: 13 cm.
M-O: turun l1/z cm.
D-N: ke kanan 4 cm.
N-N': naik l1/z cm.

POLA DASAR LENGAN ANAK


Ukuran yang diperlukan:
l. Lingkar kerung lengan.
2. Panjanglengan. //l\
3. Lingkar lengan bawah
I
B:
Contoh ukuran:
1. Lingkar kerung lengan :24 cm.
2. Panjang lengan: 10 cm.
3. Lingkar lengan bawah: 17 cm.

A-C : lingkarkerung lengan-5 cm :24 cm-5 cm: 19 cm.


A_B : B_C :19cm:2:91/zcm.
B-D : 1/z (A -B)+ l sampai2cm:(91/z cm 2)+2cm:63/+cm.
D - E = panjang lengan: 10 cm.
E-F E-G : 1/zlingkar lengan:17cm:2:81/zcm.
A-D : dibagi4bagianyangsama,titikLnaik I cmdantitikKturun I cm.
D - L - I - K - A adalah kerung lengan depan.
D-C : dibagi 3 bagian yang sama, titik H naik l1/z cm.
O-Q = 1/z O-C.
Titik Q turun 7+ cm.
D - H - O - Q - C adalah kerung lengan belakang.
Hubungkan titikA- F dan C - G.

24
B. METODE SO-EN
_--rH
POLA DASAR ROK
Ukuran yang diperlukan:
i. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Tinggipinggul.
4. Panjang rok.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang : 64 cm.
2. Lingkar pinggul :
88 cm.
3. Tinggi pinggul:20 cm.
4. Panjang rok: 62 cm.

Pola depan:
A-A' : turun l1Z cm.
A'- B : l/+lingkarpinggang+ 1 cm*kupnat
(64 crn : 4) +I cm+ 3 cm :20 cm.
A'- C : tinggi pinggul:20 cm.
A'- D : panjang rok:62 cm.
C -G : 1/+lingkarpinggul + 1 cm:(88 cm : 4)+ 1 cm: 23 cm.
D-E: C-G:A-C:23CM.
E-X: 3cm.
B-X: panjangrok:62cm.
A'-L : r/,olingkarpinggang+ 1 cm (64cm : 10)+ 1 cm :'71/z cm.
L-M: lebarkupnat:3cm.
M - P = panjang kupnat : 12 cm.

Pola belakang:
H - H' = turun 11/z cm.
i{'-l 1/+lingkar pinggang- I cmi kupnat:(64cm:4)- 1cm+3cm: 18cm.
H'- J tinggi pinggul:20 cm.
H'- K : panjang rok:62 cm.
i -G l/tlingkar pinggul - I cm:(88 cm:4)- l cm:21 cm.
K-E: J-G:H-C:2ICM.
H'- L : 1/,,, lingkar pinggang :
64 cm : 10: 61/z cm.
L-M: lebarkupnat =3cm"
M-P : panjang kupnat : 12 cm"
E-V : 3cm.
I-V panjang rok: 62 cm.

)<
POLA DASAR BADAN
Ukuran yang diperlukan:
l. Lingkar badan.
2. Lingkar pinggang.
3. Lebar dada.
4. Panjang dada.
5. Lebar bahu.
6. Lebarpungung. A
7. Panjang punggung.
8. Tinggi puncak.
+ I
9. Jarak pal.udara. t

Hr
Contoh ukuran:
L Lingkar badan: 88 cm.
2. Lingkar pinggang : 68 cm. -.+-+-F
T
3. Lebar dada: 32 cm. _3
4. Panjang dada: 33 cm.
5. Lebar bahu : 12 cm.
6. Lebar punggung :34 cm.
7. Panjang punggung: 38 cm.
8. Tinggi puncak: l5 cm.
9. Jarak payudara: 18 cm.

Pola belakang:
A-B : r/,olingkarbadan +21/zcm: (88 cm:20)-t21/zcm -J cm.
B - B' : naik21/z cm.
B'-A : kerung leher belakang.
B-C : lebarbahu:12cm.
C-C': turun2cm.
B'- C' : lebar bahu + kupnat bahu: 12 cm * l1/z cm:731/z cm.
A-R : :
panjang punggung 38 cm.
A-D : 1/zpanjangpunggung + l1/z cm: (38 cm :2) + 71/z cm:201/z cm.
A-H: turun9cm.
H-I 1/7 lebar punggung :34 cm:2: 17 cm.
H _ H' : 1/z H_I:17 cm..2:91,/z cm.
B'_ S' : 1/z B _C: 12cm:2:6 cm.
S'- S lebar kupnat bahu : l1/z cm.
S'- I' panjang kupnat bahu : 7 cm.
D -E : 1/+lingkar badan - I cm:(88cm 4:)- l cm:21 cm.
C' - I - E : kerung lenganbelakang.
R- K: 1/+lingkar pinggang - 1 cm + kupnat: (68 cm :4.) - 1+2cm: 18 cm.
Hubungkan E - K.

26
R-Q 1/zR-K: lScm 2:9cm.
Q-R Q-K':1cm.
T-Z 3 cm.

Pola depan:
A-B : 7 cm : A-B(dipolabelakang).
A-Y :
B-Y:
B - C' :
(A-B)*1cm :
kerungleherdepan.
lebar bahu :
7

12 cm.
cm+lcm:8cm.
ol r
t-J
tt-

I
C - C' :
t
tmn31/z cm.
A-X : : .i_
A-F
A - D (pola belakang)
A-R (polabelakang) :
201/z cm.
38cm.
- Hr

Y-U: 1/zY-X.
T
U-W: 1/zlebar dada: 32 cm: 2: 16 cm.
X-E : 1/+lingkar badan * 1 cm: (88 cm : 4) _1
+ 1 cm :23 cm.
C' - W - E : kerung lengan depan.
Y - M : panjang dada: 33 cm.
M-L : 1/+lingkarpinggang+ 1 cm+kupnat
: (68 cm :4) + I cm + 3 cm:21 cm.
M - P : tinggi puncak: 15 cm.
P-O M - N : 1/zjarakpayudara: 18 cm : 2
:9 cm.
N_M': N_L":11/zcm.
M'- L' : lebar kupnat : 3 cm.
E-V : turun8cm.
(E - V) + (L - V') : panjang sisi : E - K
(pola belakang).
Panjang kupnat sisi dan kupnat pinggang kurang
2 cm dari titik O.

POLA DASAR LENGAN


Ukuran yang diperlukan:
l. Lingkar kerung lengan.
2. Panjanglengan.
3. Panjang siku.
4. Lingkar siku.
5. Lingkarpergelangan.

Contoh ukuran:
1. Lingkar kerung lengan :44 cm.
2. Panjang lengan: 56 cm.
3. Panjang siku: 30 cm.

)1
4. Lingkar siku: 30 cm.
5. Lingkar pergelangan :22 cm.

A-B : 1/+ lingkar kerung


lengan + l1/z sampai 21/z cm:
(44 cm: 4) + 2 cm: 13 cm.
A-E panjang siku: 30 cm.
A-F panjang lengan: 56 cm.
A- D : A - C : 1/zlingkarkerung lengan : 44 cm: 2:
22 cm.

Kerung lengan depan:


A - D dibagi 4bagian yang sama.
Titik N nalk l1/z cm dan titik P turun l1/z cm.
Garis yang menghubungkantitik A- N - O - P - D adalah
kerung lengan depan.

Kerung lengan belakang:


A - C dibagi 3 bagian yang sama besar.
L-M: naik2cm.
R turttnl/z cm.
Garis yang menghubungkantitik A- M - K - R- C adalah
kerung lengan belakang.
E-I E- : J 1/z lingkarsiku: 30 cm :2: 15 cm.
F-G : F-H : 1/z lingkar pergelangan:22cm:2:11cm.
Hubungkan titik C - I,- G dan titik D - J - H.

C. METODE CUPPENS GEURS


POLA DASAR ROK
Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Panjang rok.
4. Tinggi pinggul.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang : 68 cm.
2. Lingkar pinggul :96 cm.
3. Panjang rok:58 cm.
4. Tinggi pinggul: 18 cm.
K
r -h'

28
Pola depan:
A-F 1/+lingkarpinggang +2 cm+kupnat: (68 cm : 4) + 2 cm A
: 3 cm :22 cm. Ar
A - A' : turun l1/z cm.
A' - B : panjang rok: 58 cm.
A'- D : tinggi pinggul: 18 cm.
D -E : 1/+lingkar pinggul +2cm:(96cm:4)+2cm:26cm.
B-H : D-E:26cm.
H-H': 4sampai 5cm.
F_K : A,_B:panjangrok:5gcm.
A'- G : r/,0 lingkar pinggang -t 71/z cm: (68 cm : 10) + l1/z cm
: 8,3 cm (dibulatkan menjadi 8,5 cm).
G - G' : lebar kupnat: 3 cm.
G-L : panjang kupnat: 12 cm.

Pola belakang:
A-F 1/+lingkarpinggang - 2 cm* 3 cm (untuk kupnat)
+ (68 cm : 4) - 2cm + 3 cm: 18 cm.
A - A' : furun l1/z cm. K

A'- B : panjang rok: 58 cm. HEI


A'- D : tinggi pinggul: 18 cm.
D _E : i/+lingkar pinggul _2cm: (96 cm :4) _2cm:22cm.
B-H : D-E:22cm.
H-H': 4sampai 5cm.
F-K : A'-B:panjangrok:58cm.
A'- G : 1/,0
lingkar pinggang : 68 cm : 10 : 6.8 cm (dibulatkan
menjadi 7 cm).
G- : G' lebar kupnat:3 cm.
G-L : panjang kupnat : 12 cm.

POLA DASAR BADAN


Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkarbadan.
2. Lingkar pinggang.
3. Lingkar leher.
4. Panjang dada.
5. Lebar dada.
6. Panjang sisi.
7. Panjangpunggung.
8. Lebarpunggung.
9. Lebar bahu.
10.Tinggi puncak.
1 1. Jarak pay'udara.

29
Contoh ukuran:
1. Lingkar badan : 88 cm.
2. Lingkar pinggang : 68 cm.
3. Lingkar leher: 36 cm.
4. Panjang dada: 32 cm.
5. Lebar dada: 33 cm.
6. Panjang sisi: 17 cm.
7. Panjang punggung: 36 cm.
8. Lebar punggung : 34 cm.
9. Lebarbahu: 12 cm.
l0.Tinggi puncak: 14 cm.
11. Jarak payudara : 18 cm.

Pola depan:
H-K : A-B : 1/z lingkar badan : 44cm.
A-A': 2cm.
A'-O : O-E :l5cm :2:71/zcm. A A'
A' _ L' :
t-E :--r
tIV)
1/a lingkar leher + 21/z cm: (36 cm :

6) + 21/z cm:81/z cm.


Tariklah garis serong dari A" melalui titik K terus
,
ke bawah.
L'- M : panjang dada: 32 cm. ---{
Dari M tariklah garis siku-siku. I

M -N : 1/tlingkar pinggang +2cm*kupnat


: (68 cm : 4) + 2 cm + 3 cm : 22 cm.
Hubungkantitikl-N.
E -E'turun 2cm.
O - Q (melalui E'): adalah lebar bahu : 12 cm.
O- L' : kerung leher depan. U J'TU G
L'-Z: turun5cm.
Z - Z' : 1/zlebar dada : 33 cm :2: 161/z cm.

Q - Z'- I : kerung lengan depan.


M - X : K'- X' : 1/z jarak payudara :
18 cm:2:9 cm.
M - K': tinggi puncak : 14 cm.
X - M': X - N' : 1/z lebar kupnat : 11/z cm.
M'- N': lebar kupnat : 3 cm.
Tinggi kupnat turun 2 cm dari titik X'.
I-l' turun *7cm.
(l - I') + (N - U') : panjang sisi 17 cm.
Panjang kupnat sisi kurang 2 cm dari titik X'.

30
Pola belakang:
A-B : 1/zlingkarbadan:88 : 2 :44 cm.
A-E E-D: D-E:1/a A-B:44 cm:3:
142/s cm (dibulatkan menjadi 15 cm). t0
E
B-F
B-C :
turun2cm.
1/alingkarleher+ 1/zcm:(36 cm : 6) +
I-
-h
r
D C B
-1
1/z cm:61/z cm.

C-F kerung leher belakang. ,


F-G :
G-H :
panjang punggung :36 cm.
panjang sisi: 17 cm.
z*__.{
,
H-I l/+lingkar badan -2cm
:(88cm:4)-2:20cm.
-J xr
,_r_ _.
G-U : 1/+lingkarpinggang -2 cm+ kupnat :
(68 cm : 4)*2cm+3 cm : 18 cm.
F-Y turun9cm.
Y-W : 1/zlebar punggung :34 cm:2: 17 cm.
D-D': turun3cm. M
C-R : melalui D' adalah lebar bahu : 12 cm.
R-W- I: kerung lenganbelakang.
G- J 1/,0lingkarpinggang:7 cm.
J - J' lebar kupnat : 3 cm.
U-I panjang sisi: 17 cm.
Tinggi kupnat turun 4 cm dari garis H - I.

FB
POLA DASAR LENGAN
Ukuran yang diperlukan:
l. Panjang lengan.
'I T
2. Lingkar kerung lengan.
3. Panjang siku.
4. Lingkar siku.
5. Lingkar pergelangan.

Contoh ukuran:
l. Panjang lengan : 56 cm.
2. Lingkar kerung lengan :44 cm.
I
3. Panjang siku: 30 cm.
4. Lingkar siku: 32 cm. I

5. Lingkar pergelangan :24 cm.

A - B : 1/z lingkar kerung lengan dikurangi 1 sampai 2 cm I

(44 cm: 2) - 2 cm : 20 cm.


S-W: A-B:20cm. -{

31
A-S B-W : panjang lengan: 56 cm. AC
1/zA-B:20cm:2 :
A-D 10cm. rr
A-E
A-G
4 cm.
(A - D) + 3 cm: 10 cm + 3 cm: 13 cm.
il
A-M panjang siku:30 cm.
tl,
A-C S-T:2cm.

Pola lengan tragian bawah:


X-I turunlcm.
N-O : A-C:2cm.
O-P 1/zlingkarsiku-4cm:(-:2cm : 2) -4cm: 12 cm.
T -U : 1/zlingkar pergelangan - 3 cm -(24 cm:2) -3 cm:9 cm.
Garis yang menghubungkan titik K - J - I - O - T - U - P - K adalah
pola lengan bagian barvah.

Pola lengan bagian atas:


I-H 2xA-C:2x2cm:4cm.
o-M: T-R: I-H :4cm.
U-V : 2cm.
P-Q 4cm.
Garis yang menghubungkan titik D - H - M - R - V - Q - L - D adalah
pola lengan bagian atas.

Penjelasan:
- Jumlah lingkar kerung lengan bagian bawah dan kerung lengan
bagian atas lebih besar 21/z sampai 3 cm dari jumlah kerung lengan
depan dan kerung lengan belakang pada badannya.
- Garispola lengan atas danbawah (H - M - R, L- Q - \, dan I - O - T,
K - P - U) dapat diubah atau dipindahkan menurut garis model (hias)
pada badan depan dan badan belakang.

32
D. METODE MEYNEKE A

POLA DASAR ROK Ar


Ukuran yang diperlukan:
L Lingkar pinggang.
2. Paryang rok depan.
3. Lingkar pinggul.
4. Tinggi pinggul. fc
5. Panjang rok sisi. i
6. Panjang rok belakang.

Contoh ukuran:
1. Lingkarpinggang : 68 cm.
2. Panjang rok depan : 60 cm.
3. Lingkarpinggul : 92cm.
4. Tinggi pinggul : 17 cm.
5. Panjang rok sisi : 6l cm.
6. Panjang rok belakang : 59 cm.
r'
Pola depan:
A-A' : turun 2cm.
A'- B : 1/+lingkar pingang + kupnat *2 cm: (68 cm :4) +3 cm*2 cm:22 cm.
A'- C : tinggi pinggul: 17 cm.
A'- E : panjang rok depan: 60 cm.
C-D : 1/+lingkar pinggul + 2 cm: (92 cm:4) + 2 cm:25 cm.
E-F (C - D) + 5 cm:25 cm+ 5 cm:30 cm.
B - D - F : panjangrok sisi : 6l cm.
Menentukan kupnat:
:
A'- G R- L (lihat pola badan depan) : 71/z cm.
G-H : lebarkupnat:3cm.
G-I panjang kupnat : 12 cm.

Pola belakang:
A-A': turun2cm.
A'-B : l/+lingkar pinggang+kupnat -2cm:(68 cm:4)+3 cm
- 2 cm: 18 cm.
A'- C : tinggi pinggul: 17 cm.
A'- D : panjang rok belakang: 59 cm.
C-D : 1/+ lingkar pinggul -2cm:(92cm:4) -2 cm:21 cm.

E-F (C - D) + 5 cm:21cm* 5 cm:26 cm.


B - D - F panjangrok sisi : 6l cm
:

33
Menentukan kupnat:
:
A' - G t/,0 lingkar pinggang : 68 cm : 10: 6,8 cm (dibulatkan menjadi 7 cm).
G-H: lebarkupnat:3cm.
G-I panjang kupnat : 12 cm.

POLA DASAR BADAN


Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkarbadan.
2. Lingkar leher.
3. Panjang dada.
4. Lebar dada .

5. Lingkar pinggang.
6. Lebar punggung.
7. Panjang punggung
B. Lebar bahu.
9. Tinggi puncak.
10.Jarak pal.udara.
E
ll.Panjang sisi.
B.

Contoh ukuran:
l. Lingkar badan : 88 cm.
2. Lingkar leher : 36 cm.
- -. /-
3. Panjang dada : 32 cm. I

4. Lebar dada : 34 cm. I


5. Lingkarpinggang :68 cm.
6. Lebar punggung : 35 cm.
7. Panjang punggung : 37 cm.
8. Lebar bahu : 12 cm. 'I
9. Tinggi puncak : 13 cm.
lO.Jarakpayudara : 18 cm. {
ll.Panjang sisi : 17 cm.

Pola dasar badan depan:


D-Q : 1/+lingkar badan-r2cm: (88 cm :4)+2cm:24 cm.
E-R D-Q:24cm.
R-S panjang dada: 32 cm.
S-T 1/a lingkar leher + 21/z cm: (36 cm : 6) + 21/z cm: 81/z cm.
T-U 1/alingkar leher:6 cm.
U-S kerung leher depan.
U-V: lebarbahu:12cm.
I -V : turun:4cm.

34
T_T, : e_D:24cm.
U - V diperpanjang sampai memotong garis T'- E melalui titik V'.
U-W: 1/zlebar bahu - l cm: (l2cm:2) - | cm:5 cm.
V,_W, : 1/zlebar bahu + 1 cm: (12 cm 2) + I cm: 7 cm.
W:
W'- lebar kupnat bahu.
S-X : turun5 cm(X-X')+(Y-Y'):l/zlebat dada:34cm:2 : 17 cm.
V'-Y - D : kerung lengan depan.
R- Z 1/zlingkarpinggang -r 2 cm+kupnat: (68 cm : 2) + 2cm+ 3 cm:22 cm.
R-K : tinggi puncak: 13 cm.
K G
- : 1/z jaruk payudara : 18 cm :2:9 cm.

R-L (K - G) - 11/z cm: 9 cm - l1/z cm:71/z cm.


L- L' : lebarkupnat:3 cm.
Hubungkan titlk D -2.

Pola belakang:
A-B panjang punggung : 36 cm.
A-C := panjangsisi: 17cm. E
^l-
r &r-+- -
J/r--t'! - -'lf
C-D : l/+lingkarbadan -2 cm: (88 cm : 4) -r-l
B. I
-2 cm: 20 cm. I
A-E C-D:20cm. K I
1

B-F naik2cm.
- -. /- I
F-G : 1/alingkarleher:36cm : 6:6cm.
B-G : kerung leherbelakang.
I
I
lY
G-H : lebar bahu : 12 cm. C
I-H: +4cm.
G-J 1/zG - H - I cm:(12 cm 2) - I cm:5 cm.
J - J' H - H' : lebar kupnat bahu: l1/z cm. /l'
J-K panjang kupnat bahu: 81/z cm.
B-L
L-M :
turun9cm.
1/zlebarpunggung: 35 cm : 2: 771/zcm. A I
H'- M - D : kerung lengan belakang.
A-N : l/+lingkar pinggang+kupnat -2cm:(68 cm 4)+3 cm-2 cm:18 cm.
Hubungkantitik D-N.
A-O : 1/,0
lingkar pinggang: 68 cm : 10 : 6,8 cm (dibulatkan menjadi 7 cm).
O- :
O' lebar kupnat: 3 cm.
Titik P: 5 cm di bawah garis C - D.
O-P panjangkupnat.

35
POLA DASAR LENGAN PENDEK
Ukuran yang diperlukan:
1. Besar lubang lengan atas.
2. Panjanglengan.
3. Besar lingkar lengan.
4. Tinggi puncak.

Contoh ukuran:
l. atas :
Besar lubang lengan 36 cm. K
2. Panjang lengan : 22 cm.
3. Besar lingkar lengan : 32 cm.
4. Tinggi puncak : 12 cm.
HD
A-B : 1/z besarlubanglenganatas = 36cm : 2: 18 cm.
A-T 1/zA-B:l8cm 2=9cm.
T-C tinggi puncak: 12 cm.
I-L J-K: I-C : A-T: 9CM.
F-H : 1/zlingkarlengan: 32 cm : 2: 16 cm,
Tarik garispenolong T - L dan T - K.
T - L dibagi menjadi 4bagianyang sama: T - N : N - M : M - O : O - L.
Titik N naik I cm, dan titik O turun I cm.
Garis yang menghubungkan titik T - N - M - O - L adalah kerung lengan depan.
T- K dibagimenjadi 3 bagianyangsama: T-P : P-R = R-K.
Titik P : naik l1/z cm.
R-Q = 1/zP.-K.
a : turun 1/z cm.
Garisyangmenghubungkantitik T- P- R- Q - K adalah
kerung lengan belakang.

Pola dasar lengan panjang:


(dengan cara lain)
Ukuran yang diperlukan:
1. Besar lubang lengan atas.
2. Panjanglengan.
3. Tinggi puncak.
4. Lingkar lengan.
5. Lingkar pergelangan,

36
Contoh ukuran:
l. Besar lubang lengan atas 36 cm.
2. Panjanglengan 55 cm.
3. Tinggipuncak 12 cm.
4. Lingkarlengan 34 cm.
5. Lingkar pergelangan 22 cm.

A-B : 1,/zbesar lubang lengan atas:36 cm : 2: 18 cm.


A- D : B -E:panjanglengan=55 cm.
A-F B - P: tinggi puncak: 12 cm.
F-G 1/z(lF-D)-2cm.
H-I H-J:4cm.
F-N : F-M:D-L:D-K:4CM.
F_S 1/qF _A:12cm:4:3cm.
B-O: turun3l,/zcm.
TitikNdanMturun 1cm.
TitikLdanKturun 1cm.
E-R : turun+4cm.
Garis yang menghubungkantitikT - S - N - I - L- K - R -K -J-M-O-T
adalah pola dasar lengan panjang.

if
ll/
,/ \--4-
q -t{-
/
-t, \
[,* r4l
i\
I L,r--lr- - ]- l
4 ,, I

I
I l
41_ _ _J*

37
E. METODE CHARMANT
POLA DASAR ROK
Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkar pinggang.
2. Tinggi pinggul.
3. Lingkar pinggul.
4. Panjang rok.

Contoh ukuran: baglan depan


1. Lingkar pinggang : 72 cm.
2. Tinggi pinggul : 19 cm.
3. Lingkar pinggul : 102 cm.
4. Panjang rok : 60 cm.
\
Pola dasar rok depan dan belakang:
A- B : s/ax1/zlingkarpinggul + 2 cm \
: s/a x(102 cm : 2) + 2 cm: 441/z cm.
A-C : 1/a x 1/z lingkar pinggul : 1/a x
( 102 cm : 2): 81/z cm.
HubungkantitikC-B.
C-D: D-B.
D-E: turtnll/zcm.
C -F E-H :B - c : tinggipinggul : 19 cm.
F-G : 1/zlingkar pinggul : 102 cm:2: 51 cm.
C-J E-K: B-M: panjangrok:60cm.
F-H H-G : 51 cm 2:251/zcm.
J-K K-M.
H-I K-L : l1/zsampai2cm.
Menentukan kupnat:
C - E : 1/qlingkar pinggang + kupnat + 2 cm: (72 cm: 4) + 3 cm+ 2
cm:23 cm.
B -R : 1/+lingkar pinggang+kupnat -2cm:(72cm:4)+3 cm-2cm:19cm.
C-N : E-V (poladepan):8cm.C-N:1/,nlingkarpinggang* 1cm:72cm: 10+ I cm
:8,2 cm (dibulatkan menjadi 8 cm).
N-O: lebarkupnat:3cm.
N-P panjangkupnat: 13 cm.
B-Q : 1/,0 lingkar pinggang :72 cm l0:7,2 cm.
Q-S lebarkupnat:3cm.
Q-T : panjang kupnat: 13 cm.

38
POLA DASAR BADAN
Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkar badan.
2. Lrngkar pinggang.
3. Lebar dada.
4. Panjang dada.
5. Lebarbahu.
6. Lebar punggung.
7. Panjang punggung.
8. Jarak payudara.
9. Tinggi puncak.
10. Panjang sisi.
I i. Ukuran periksa.

Contoh ukuran: tr -f I NK
1. Lingkar badan : 96 cm.
2. Lingkar pinggang :72 cm. I
3. Lebar dada : 34 cm. r I
- t- - -
4. Panjang dada: 33 cm.
5. Lebarbahu : 13 cm. #t --r' R

6. Lebar punggung : 35 cm.


it Ir
I
{
\B
7. Panjang punggung : 37 cm.
8. Jarak payrdara: 19 cm.
-.F- -
9. Tinggi puncak: 13 cm.
10. Panjang sisi: 17 cm.
11. Ukuran periksa :41139 cm.

Pola depan: ZSY


A-B : 1/zlingkar badan :96 cm:2: 48 cm.
A-C : 1/z lebar dada : 32 cm: 2 : 18 cm.
C-D : ke kanan 21/z cm.
Tariklah garis penolong: A - D diperpanjang ke atas dan ke bawah.
D-E: panjang dada : 33 cm.
D-F +2cm:l/ex (96 cm :2)+2 cm:
l/ex(1/z lingkarbadan) 8 cm.
F-G (D -F)- I cm:8 cm- I cm:7 cm.
G-D: kerungleherdepan.
G-H : lebar bahu: 13 cm.
E-H : ukuranperiksa I : 41 cm.
D-I turun 5cm.
I-J l/zlebar dada : 34 cm:2: 17 cm.
A-T 1/+lingkar badan + l1/z cm: (96 cm : 4) + 1 1/z cm:25 1/z cm.
Tariklah garis H - J - T : kerung lengan depan.

39
Pola belakang:
Tariklah garis tegak lurus B - K : 1/zpanjangpunggung
+ l1/z cm: (37 cm:2) + l1/z cm
:20 cm. Fr- {u- - K
K - K' : turtn l1/z cm. o
I
K'- L : panjang punggung : 37 cm. I I
L-E garispinggang.
C
r I I

L-M: l1/zcm. E- *
R
-.r' - l- -
tr
K-N :
N - K' :
F-G poladepan : 7 cm.
kerung leher belakang.
li l:/t 1t I
\r
1

r' \
N-O :
M-O:
lebar bahu: 13 cm.
: :-:fr, -ts-
K'- M :
K'_P :
ukuran periksa II
garis tengah belakang.
1/zK' _B :
39 cm.

1g 1/zcm:2:91/qcm.
Ir
P-Q 1/zlebar punggung : 35 cm:2:
17 1/z cm.
Tariklahgarispenolong:J-Q. Z SY
Q-R: 1/zQ-1.
Dari R - T tariklah garis tegak lurus A - B dan diperpanjang sampai garis pinggang
melalui titik S.
S -T' : panjang sisi : 17 cm.
B'- T' : 1/+lingkar badan - | 1/z cm: (96 cm : 4) - 1 1/z cm:221/z cm.
O-Q- T' : kerung lenganbelakang.
S-Z S-Y: l1/zcm.
HubungkantitikT'- Z dan T'-Y.
M - X : 1/,0 lingkar pinggang :72 cm l0:7,2 cm (dibulatkan menjadi 7 cm).
X - X' : lebar kupnat:2 sampai 3 cm.
E-W : tinggi puncak: 13 cm.
W-W' : 1/z jarak payudara : 19 cm :2:9 1/z cm.
E_V : W_W' _ 1 1/zcm :9 1/zcm- 1 1/zcm:g cm.
V - U lebarkupnat : 3 sampai 5 cm.

40
POLA LENGAN
Ukuran yang diperlukan:
L Lingkar lubang lengan.
2. Lingkar lengan atas.
3. Lingkar lengan.
r-, B
-1

I
4. Lingkar siku.
I
5. Lingkar pergelangan.
Contoh ukuran:
1. Lingkar lubang lengan = 46 cm. baglan baglan fi
2. Lingkar lengan atas: 42 cm. dePan belakan6
3. Lingkar lengan :56 cm. I Ir
4. Lingkar siku:36 cm.
t' It
5. Lingkarpergelangan : 18 cm.
I

A-B : lingkar lengan atas: 42 cm.


I
I
D-E : A-B : 42cm. I
A-D : B-E: panjanglengan:56cm.
I

A_C : D_R: 1/z A_B:42cm:2:2lcm. lr I


A-F : B-G: 1/+lingkar lubanglengan+2cm: DL Ju
(46cm:4)+2 cm : 13 1,/zcm.
c_H : 1/c A_C:21cm:4:51/+cm.
F dan H - G.
Tariklah garis penolong H -
H-I 1/eH-F dan H-J: J-G.
F-K : G-L : 1/z (F -D) - 2cm.
M _N : M_O : 1/zlingkarsiku: 36cm : 2: 18 cm.
R-P : R-Q: 18cm.
R-S :3cm.
S-T : + 4cm.
T - U : panjang belahan: 10 cm.

4t
F. METODE DANCKAERTS
Ukuran yang diperlukan:
l. Lingkar badan.
2. Lingkar pinggang.
3. Lingkar pinggul.
4. Lebar dada. *r
5. Panjang dada.
6. Lebar punggung. B
7. Panjang punggung. r
8. Lebar bahu.
9. Panjang rok.
,
I
l0.Tinggi pinggul. a

Contoh ukuran:
DI
-rt
I P
R
1. Lingkar badan : 90 cm.
2. Lingkar pinggang : 68 cm.
3. Lingkar pinggul : 96 cm.
4. Lebar dada : 34 cm.
t'
5. Panjang dada:32cm. I
6. Lebar punggung : 35 cm.
7. Panjang punggung :37 cm. I
8. Lebar bahu : 12 cm. I
9. Panjang rok : 56 cm.
l0.Tinggi pinggul : l9 cm.
ri-
I

POLA DASAR BADAN ATAS DAN ROK i


Pola rok depan:
I
C-T N-V: tinggipinggul: 19cm.
C-U : panjangrok:59cm. I
T-V 1/+lingkarpinggul * 2 cm :
(96cm : 4) + 2 cm : 26 cm.
U-W: T-V + 4cm : 26cm+4cm : 30cm. I
TitikWnaik2cm. I
M - X : panjang kupnat + 13 cm.

Pola badan depan:


A-B : ll20 lingkarbadan+4cm: (90cm:20)+4cm :81/zcm.
B-C : panjangdada: 32cm.
B_D : 1/zB_D : 32cm:2 : 16cm.
A-E (A-B)-2cm:61/zcm.
Hubungkan titik E - B menjadi kerung leher depan.
E-F lebar bahu : 12 cm.

42
F-G r/"olingkarbadan- 1 cm : (90crn : 20) 1 cm : 31/zcm.
S-G : S-F: lebarbahu - 12crn.
E-H : 1/z E -G : 12 cm:2 - 6cm.
B-I turun5cm.
I-J 1/zlebar dada : 34cm 2: 17 cm.
D-P 1/+lingkarbadan * 2 crn : (90 crn : 4) * 2 cm : 211/z cm.
C-L naik2cm.
L-N : 1/+ lingkar pinggang + kupnat i-2 cm : (68 cm : 4)* 3 cm*2 cm : 22cm.
C-M : 'i,o pinggang
: 68 cni : 10 : 6.8 cri, (dibulatkan menjadi 7 cm).
D-K : r,/,,,
lingkar badan : 9 cm.
M - M': lebar l<upnat ,= 3 cm.
L-O D-P:241/zcn. n
Y!-
O-Q : 1/z panjangpunggung : 37 cm : 2 : 18 1,/z cm.
-#E -U
Hubungkantitik G - J - Q rnenjadi kerung lengan depan. I
Q-R : turun *8cm. -L__ sxl
R-S lebarkupnat: *3cm. I
I
I
* l-Q_
I
POLA DASAR ROK DAN BADAN BELAI(A,NG
Pola rok belakang:
C-R: turun2cm.
R.S N-T: tinggipin-egui: 19cm.
S-T 1/+lingkarpinggul - 2 cm : (96cm : 4) - 2 cm : 22 cn. o
R- U : panjang rok : 56 crn.
U-V : (S-T)+4cm:22cil+4ctn :26cm.
R-U : C-K:7crn.
U-X : lebarkupnat:2cm
X-y panjang kupnat : i3 crn.
TitikVnaik2cm.
E-_*_

Pola badan belakang:


A-B: turun2cm.
B - C : panjangpunggung : 37 cm.
B -D : 1/zpanjangpunggung : 37 cm:2 : 18 1/zctn.
B-E untukdervasagcm.
A-F A-E polabadandepan -1,bcrn: 61/zcn- crn : 1,/z
6cm.
Hubungkan titik F - B menjadi kenurg leher beiakang.
F- G lebar bahu .= 12 cnr
H-G: lingkal badan : 90 cur :20 == 4 1,a; ctn.
r/",,

E- I 1/zleher punggung : 35 cm :2 - ll iizcttt.


D-P 1/+lingkar badan - 2 cm : (90 cl-t1 : zi - 2 cm : 20 1/z cm.
)
C-O : D-P:201/z cm.

43
C-N : 1/+lingkarpinggang+kupnat -2 cm : (68 cm : 4) + 2
cm- 2 cm : 17 cm.
O-J 1/z panjangpunggung : 37 cm: 2 : 18 1/zcm.
Hubungkantitik G - I - Jmenjadikerung lenganbelakang.
D-Q : 1/,olingkarpinggang+ 1 cm : (68 cm : 10)+ 1 cm : 7,8cm
Q-L tumn3cm.
F-M - 1/z F -G : 12cm'.2 -
6cm.
C-K : lingkarpinggang : 68 cm :
r/,n
l0 : 6,8 cm (dibulatkan menjadi 7 cm).
K-Z : lebarkupnal.: 2cm.
Hubungkantitik N-J.

POLA LENGAN
Ukuran yang diperlukan:
i. Lingkar badan.
2. Panjang lengan sampai siku.
3. Panjang lengan sampai nadi.
4. Lingkar siku.
5. Lingkar nadi.
r AB

Contoh ukuran: Ei
1. Lingkar badan : 90 cm.
-ui-eraI- b";1t;
2. Panjang lengan sampai siku:28 cm. I belakang. depan
3. Panjang lengan sampai nadi: 56 cm. I
4. Lingkar siku:30 cm.
5. Lingkar nadi : 20 cm. I

TI I L
A-B : C-D :'/,ulingkarbadan+9cm : (90cm: l0) -.J r,
I
*9cm: 18cm.
A-H: turun3cm.
H - C : panjang lengan sampai nadi: 56 cm.
B-D : A-C : 56cm*3cm : 59cm.
A-M : l/s(.A-B) : lBcm:3 : 6cm.
A-I B-E : 2/z(A-B) : (l8cm:3) x2:t2cm.
H-J
B-L
panjang lengan sampai siku : 28 cm.
A-J :3cm*28cm : 31cm.
D ri c-
J-K 1/zlingkar siku:30cm:2: 15cm.
C-G : (J-K)*1cm: 16cm.
C-F - naik2cm.
A-N-O : O-E: VI(A-E).
O-P: turun2cm.
Garis yang menghubungkantitik A- N - P- E - K- F-C-F-K-E-M -A adalahpola lengan.

44
G. METODE LEEUW VAN REES ar
POLA DASAR ROK
Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Tinggi pinggul.
4. Panjang rok.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang : 72 cm.
2. Lingkar pinggul: 100 cm.
Pola depan
3. Tinggi pinggul: 20 cm.
4. Panjang rok :65 cm.

Pola depan:
A-A': turun2cm.
A'- C : tinggi pinggul : 20 cm.
A'- E : panjang rok : 65 cm.
A -B : l/+lingkarpinggang* 1 cm+kupnat - (.12cm : 4) + 1 cm
+3cm:22cm.
B-D : A'-C: tinggiping_uu1 :20cm.
C-D - 1/+lingkarping_eu1- 1 cm : (i00cm:4)r i cm : 26cm.
E-F 1/alingkarpinggul + 5 cm : (100 cm : 4) * 5 cm : 30 crn.
B-F A'-E : panjangrok : 65cm. }I

Menentukan kupnat: Ar
A'-G: D-Gpolabadandepan : 8cm.
G-H: J-B - lebarkupnat:3cm.
G-I panjang kupnat : 12 cm.

Pola belakang:
A-A': turun2cm.
A-C: tinggi pinggui : 20 cm.
A'- E : panjang rok : 65 cm.
A'-B : 1/+hngkar pinggang- l cm+ kupnat:(72cm:4) - 1cm
* 3 cm:20 m.
PoIa belakang
B-D : A'-C: tinggipinggul:20cm.
C-D : 1/+lingkarpinggul- 1 cm : (100cm:4)-1 cm : 24cm. r{
E-F (C-D)*4cm - 24cm*4cm: 28cm. €0)
B-F A'-E : panjangrok : 65cm. q,
hc
Menentukan kupnat: tr
A'-G : D- Gpolabadanbelakang : 7 cm.
o
H
G-H : J-B: iebarkupnat:3cm.
G-I panjang kupnat : 12 cm.

45
POLA DASAR BADAN
Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkar badan (diukur pas, kemudian ditambah 6 cm).
2. Panjang dada.
3. Lebar dada.
4. Panjang samping.
5. Lebar bahu.
6. Tinggi buste.
7. .Iarak buste.
8. Panjang punggung.
9. Lebar punggung.
l0.Lingkar pinggang.

Contoh ukuran:
1. Lingkar badan : 90 + 6 :96 cm.
2. Panjang dada: 34 cm.
3. Lebar dada - 34 cm.
4. Panjang samping:20 cm.
5. Lebar bahu : 13 cm.
6. Tinggi buste: 23 cm.
7 . Jarak buste : 19 cm.
8. Panjang punggung:38 cm.
9. Lebar punggung : 36 cm.
l0.Lingkar pinggang :72 cm.

Panduan untuk membuat kerung leher pada pola badan

Lingkar badan Kerung leher belakang Kerung leher depan

84cm-99cm A-H:6cm A-H:7cm


A-B:2cm A-B:8cm
100 cm - 120 cm A - H: 61/z cm A - H: 71/z cm

A-B:2cm A-B:81/zcm
120 ke atas A-H:7cm A-H:8cm
A-B:2cm A-B:9cm

46
Pola depan:
A-H: 7cm.
A-B : 8cm.
H-B : kerung leher depan. A
B-D : panjang dada: 34 cm.
H-O : lebar bahu: 13 cm. B
I
Q-O: turun4cm.
B-C : .L
C-J
D-F
turun5cm.
1/zlebardada:34 cm:2:17 cm.
panjang samping (sisi): 20 cm.
C
t:
F-K: 1/+lingkarbadan+icm F,
B
(96 cm : 4) + 1 cm:25 cm.
O J - K : kerung lengandepan.
-
D-T: F-K:25cm.
D-L 1/+ lingkar pinggang * 1 cm + kupnat :
(72 cm: 4) + 1 cm * 3 cm- 22 cm.
Hubungkan titik K - L. D

Menentukan kupnat:
H-P 1/zH- O :13 cm'.2: 61/zcm.
E-R : 1/zjarakbuste : 19cm :2 : 9 l/zcm..
P-R tinggi buste : 23 cm.
J-I turun *4cm.
I-N lebar kupnat kerung lengan * I 1/z cm
D-G : (E-R) -71/zcm : 91/zcm- I 1/zcm : 8cm.
G-S lebarkupnat:3cm.

Pola belakang:
A-H: 6cm.
A-B : 2cm.
H-B : kerung leherbelakang.
H-O : lebar bahu: 13 cm.

Q-O: turun4cm.
B-D : panjang punggung: 38 cm.
B-C : turun9cm.
C-J 1/zlebar punggung: 18 cm.

D-F panjang samping:20 cm.


F-K : 1/+lingkarbadan- 1 cm :(96cm : 4)
- 1 cm:23 cm.
O-J- K: kerung lengan belakang.
D-L 1/+ lingkar pinggang - I cm + kupnat :
(72 cm : 4) - | cm * 3 cm : 20 cm.
HubungkantitikK-L.

47
POLA DASAR LENGAN
Ukuran yang diperlukan:
l. Lingkar kerung lengan.
2. Panjang lengan.
3. Lebarujung lengan.
D
Contoh ukuran: bagian baglan
1. Lingkar kerung lengan : 45 cm. belakang depan
2. Panjang lengan: 55 cm.
3. Lebar ujung lengan:22 cm.

A- B : panjang lengan : 55 cm.


A - C : 1/z lingkar kerung lengan 2 cm : (45 cm : 2)
-2 cm:201/z cm.
A-D : 1/zlingkarkerung lengan+ 1 :(45 cm : 2)
* 1 cm :23 1/z cm.
B-G : 1/z lingkar ujung lenga
n: 22 cm : 2: i cm.
1

A-E 1/z A-D.


E-F turun1cm.
:
Titik K naik 1/z cm.
TitikH : turun 1cm.
Garis yang menghubungkan titikA- K - F - H - D adalah kerung len-{an bagian depan.
Titikl: naik2cm.
Titik I :turun 1/z cm.
GarisyangmenghubungkantitikA-L-E-i-Dadalahkerunglenganbagianbelakang.
Hubungkan titik D dengan G sesuai dengan gambar lengan.

48
BAB III
POLA ROK

Rok adalah bentuk atau jenis pakaian wanita yang dikenakan di bagian
bawah untuk menutupi perut, pinggul, paha, dan sebagian kaki. Rok
dapat dibuat dalam berbagai model dan digunakan dalam berbagai
macam kesempatan.

A. POLA DASAR ROK


Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Panjang rok.
4. Tinggi pinggul.

Contoh ukuran:
1. : 68 cm.
Lingkar pinggang
2. Lingkar pinggul - 92 cm.
3. Panjang rok : 60 cm.
4. Tinggi pinggul : 19 cm.

POLA ROK BAGIAN DEPAN


Buatlah sudut siku-siku: E, - A - D.
A-B turun 11,/z cm.
B-C tinggi pinggul: 19 cm.
B-D panjang rok:60 cm.
B-E 1/+lingkar pinggang+ i cm+kupnat
:(68 cm:4)+ I cm*3 cm:21 cm. I

E-F B - C-tinggipinggul:19cm.
K
C-F 1/+lingkar pinggul: t cm:(92 cm:4) + 1 cm:24 cm.
D-G C-F:24cm. ----d

G-H kekanan+3cm.
Titik H naik + l1/q cm dari garis D.
Hubungkan titik B - E, E - F - H dan D - H.
Menentukan kupnat:
B-L ri,,,lingkarpinggang* 1 cm:(68cm: 10)+ 1 cm:7,8cm
(dibulatkan menjadi 8 crn).
L-M lebarkupnat:3cm.
M-K : panjangkupnat +12cm.

49
POLA ROK BAGIAN BELAKANG
Biiatlah sudut siku-siku: E - A - D.
A-B turun 172 cm.
B-C tinggi pinggul: 19 cm.
B-D panjang rok:60 cm.
U-E 1/+lingkar pinggang- I cm +kupnat
: (68 cm : 4) - l cm+ 3 cm: 19 cm.
E -F B -C:tinggipinggul:19 cm.
C -F % lingkarpinggul- 1cm:(92 cm:4)- 1cm :22 cm. ----
D-G C-F:22cm.
G - FI ke kanan * 3 cm.
Titik H naik + 11/q cm dari garis D.
Hubungkan titik B - E, E - F - H dan D - H.
lv'lenentukan kupnat :

B-L r/,n
lingkarpinggang:68 crn : 10: 6.8 cm
(dibulatkan menjadi 7 cm).
L - N{ lebar kupnat : 3 cm.
M-K : panjang kupnat + 12 cm.

Rancangan bahan:
Lebar kain: 150 cm, panjang: 75 crn.

pola
belaka,
t
I

i
--F

50
B. ROK SPAN / SUAI

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkar pinggang.
2. Tinggi pinggul.
3. Lingkar pinggul.
4. Panjang rok.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang 64 cm.
2. Tinggi pinggul 19 cm.
3. Lingkar pinggul 92 cm.
4. Panlang rok 57 cm.
,_/
) l',/
,r
Buatlah pola dasar rok bagian depan dan ,/j
bagian belakang, perubahannya:

Pola depan:
D-G C-F.
G-I *2cm.
Hubungkan titik E - F - I menjadi garis sisi depan. K

Pola belakang:
D-G C-F. !o1a
belakaug
G-I *2cm.
Hubungkan titik E - F - I menjadi garis sisi belakang.

Rancangan bahan: I
Lebar kain: 150 cm, panjang: 75 cm. I

51
C. ROK SPAN / SUAI DUA KUPNAT

Ukuran yang diperlukan:


I . Lingkar pinggang.

2. Lingkar pinggul.
3. Tinggi pinggul.
4. Panjang rok.

Contoh ukuran:
1. Lingkar :
pinggang 61 cm.
2. Lingkar pinggul 92 cm.
3. Tinggi pinggul 18 cm.
4. Panjang rok 55 cm.

Keterangan model:
- Ban pinggang terusan/pelapis.
- Dua kupnat di depan.
- Dua kupnat di belakang.
- Belahan belakang.
- Menggunakan ritsleting Jepang.

Buatlah pola rok span depan dan belakang, perubahannya:


Pola depan:
B-E 1/+lingkar pinggang + kedua kupnat
4l<:.ban
4 cm atau 41/z c:m.
B-B': E-E'naik4cm. =._ban t belakans
Bentuk kupnat tegak lurus.
I1-'
Pola belakang:
B-E 1/+ lingkar pinggang +
kedua kupnat
( 4 cm atau 4 1/z cm). -- -ll-tt-
B-B'- E-E':naik4cm.
Bentuk kupnat tegak lurus.
Panjang belahan belakang sesuai selera.

pola pola
depan belakaug

52
Rancangan bahan:
Lebar kain: 150 cm, panjang: J5 cm.

pola pola
depan b elakang

53
D. ROK LIPIT HADAP I

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Tinggi pinggul.
4. Panjang rok.

Contoh ukuran:
l. Lingkar pinggang : 68 cm.
2. Lingkar pinggul 92 cm.
3. Tinggi pinggul 18 cm.
4. Panjang rok 60 cm.

Keterangan model:
- Ban sambung, bagian depan bawah berbentuk lengkung.
- Kantong sisi lengkung.
- Bagian depan lipit hadap
- Ritsleting di bagian belakang.
- Satu kupnat di depan.
- Dua kupnat di belakang.

Pola rok depan:


Buatlah pola dasar rok bagian depan, perubahannya:

O - O' : D - D' : 10 cm sampai 12 cm (sebagai tambahan lipit M.


hadap bagian tengah depan).
B-O 2cm. 1
Ft
Letak kantong sisi serong lengkung:
E-E' 3cm.
r
-'- P8
E-I turun2cm. ,, tz,
I - F' lebar kantong 731/z cm l--+

pola

fl:

54
Pola rok belakang:
Buatlah pola dasar rok bagian belakang, perubahannya:
B-E 1/+lingkar pinggang 1 cm + 41/z cm: (68 cm : 4)
- - 1cm
+ 4 1/z cm:20 1/z cm.
B- L 1/,0 lingkar pinggang :7 cm.
L-M lebar kupnat belakang 21/z cm. --d

L-P l/zL -M: | 1/q cm. pola


P-K panjang kupnat 1l cm. belakang;
M-I jarakkupnat4cm.
I-N lebar kupnat sisi belakang 2 cm.
I-J %I-N:lcm.
J-O panjang kupnat 10 cm.

Pola ban pinggang:


A-B lebar ban 31/z cm.
B-D lingkar pinggang 68 cm.
A-G 1/zA-C:34cm.
G-H 51/zcm.
D-E 3cm.

Rancangan bahan:
Lebar kain: 150 cm, panjang: 100 cm.

3ca
2cm
pola
belakang'

t-i
2' 2,
'iu
t?t17
-l

55
E. ROK LIPIT HADAP II

Ukuran yang diperlukan:


L Lingkar pinggang.
2. Tinggi pinggul.
3. Lingkar pinggul.
4. Panjang rok.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang : 64 cm.
2. Tinggi pinggul 19 cm.
3. Lingkar pinggul 92 cm.
4. Panjang rok 5J cm.

Pola depan:
Buatlah pola dasar rok bagian depan dan bagian belakang, perubahannya:
L-P l/zL-M.
C-N D-O:A-P.
Hubungkan titik P - K - N - O.
Lebar lipit hadap sesuai dengan model (kebutuhan), tambahan kain untuk
satu lipit + 10 cm.
_I
Pola belakang:
1/zL-M. iN
L-P
C-N D-O:A-P, lo'F
deprn
Hubungkan titik P - K - N - O.

III
I

**11 -
belak{nS

II iT

56
Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 150 cm.

a- r-
<F___+

Tengab belakang r

II Slsi
{..r.-.+
depan --- t5-c,
.F. *.Lcu-.-i*.F. .
!5-
cm
-:--. ---H'
-.-:-i. +b nm -' -'
--f
._,_ 5 ctr
H

t, ctr
._,. 81st belakang II
{....+
I Tengah depan
-
-a-l-a-a-.-l

3t
F. ROK LIPIT SUNGKUP

Ukuran yang diperlukan:


l. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Tinggi pinggul.
4. Panjang rok.

Contoh ukuran:
l. Lingkar pinggang : 64 cm.
2. Lingkar pinggul 92 cm.
3. Tinggi pinggul 19 cm.
4. Panjang rok 60 cm.

Pola depan:
Buatlah pola dasar rok bagian depan dan bagian belakang, perubahannya:
B-O 6cm.
C-T 7cm.
D-N 8cm.
O-P 11/zcm.
P-L 5cm. I

T-U 7cm. I
N-J
O-S
8cm.
1l cm.
r
t. III
I-K O-S:llcm.
titik I
Hubungkan S-T- N dan K - U - J.
Tambahan untuk lipit 8 sampai 10 cm.

A
Pola belakang:
B
Buatlah pola dasar rok belakang, perubahannya:
B-O 5cm.
C-T 6cm.
D-N 7 cm.
O-P 11/zcm.
P-I 41/zcm.
III
T-U 6cm-
N-J 7cm.
i-L l1/zcm.
O-S I-K:11cm. pol
Hubungkan titik S-T- N dan K - U - J. bel

s8
Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 150 cm

tF.ErH.-aHaEl-t-t

I 11 .--;
€ IIf
I (I0) cE
B ro,t ( cur

F--E-+ 1I .r..--r.---r.+
TI
I (10) cm
(10i clo
I pola belakan pola depan
*I
tHtH.H.-ad-<aHr
a----t

59
G. ROK LIPIT PIPIH

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang rok.
2. Lingkar pinggang.
3. Lingkar pinggul.
4. Tinggi pinggul.

Contoh ukuran:
1. Panjang rok 60 cm.
2. Lingkar pinggang 68 cm.
3. Lingkar pinggul 96 cm.
4. Tinggi pinggul 19 cm.

Pola rok:
A- B 1/zlingkar pinggul : 96 cm :2 cm:48 cm.
D-C L-M:K-N:A-B:48CM.
A-L B - M: panjang kupnat: 12 cm.
A-K B - N: tinggi pinggul: 19 cm.
A- D B - C:panjangrok:60 cm.
D-I :t C-T:*11/zcm.
Menghitung jumlah I ipit:
Tentukan jumlah lipit di bagian depan dan belakang.
Misalnya jumlah lipit depan ada 8 buah, perhitungannya menjadi:
D-J A-G:(D-C):8:48cm:8:6cm.
E-F 1/zlingkarpinggang : 8 : (68 : 2) : 8 : 4 1/+ cm.
G-F G-H:A-E:(6cm- 4 1/+cm):2:lcm(kurang).

RQP og
rF# I
I
-1'r-11
I

J
K
ll 4 5 6 7 N

I
I

!, 2 1 5 6 ? 8l
l4
m
60
Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 140 cm.

I
I
I

il
li
ti

$
i
I I

6t
H. ROK KERUT

Ukuran yang diperlukan:


l. Lingkar pinggang.
2. Panjang rok.
3. Lingkar pinggul.
4. Tinggi pinggul.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang : 68 cm.
2. Panjang rok 60 cm.
3. Lingkar pinggul 96 cm.
4. Tinggi pinggul 19 cm.

Pola rok depan:


Buatlah pola dasar rok bagian depan dan belakang, perubahannya:
B-I tambahan kerut: + 10 cm. * A
C-N D-O:B-I:10cm. I T:B
Pola trelakang:
B-I tambahan kerut: + 10 cm. Nl---
C-N D-O:B-I:10cm. lc x-Hd

Penjelasan:
Bila menginginkan kerut yang lebih banyak, tambahan kerut pada
pinggang (B - I) dapat diperbesar.
Pada bagian sisi bawah (G - H) dapat diperkecil.
G-H 1cm.

F- - -i T a

I
pola
belakan i

j i

HG D 0
62
Rancangan bahan:
Lebar kain: 90 cm, panjang: 150 cm.

I
. t_.-.-d._-*
-t-a-.

I
I
I
I
I
I {___-.-_,
pola depan 1a belakang

) ,.€.-.8.
-.-..;-rN

63
I. ROK PIAS ENAM

Ukuran yang diperlukan:


l. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Panjang rok.
4. Tinggi pinggul.

Contoh ukuran:
1. Lingkar :
pinggang 64 cm.
2. Lingkar pinggul 96 cm.
3. Panjang rok 60 cm.
4. Tinggi pinggul 19 cm.

Pola depan:
Buatlah pola dasar rok bagian depan, perubahannya:
L-P 1/zL-M.
D-J A-P.
J-O J-N:3sampai5cm.
G-H 3sampai 5cm.
Letak kantong depan:
E-S 't31/zcm.
S-I turun2cm.
I-R lebar kantong : 14 cm.
L-V 25cm. II
R-X 10cm.
Hubungkan titik S- I - R sesuai model kantong.

qA
Pola belakang:
Buatlah pola rok bagian belakang, perubahannya:
L-P 1/zL-}.1..
D-J A-P.
J-O J-N:3sampai5cm.
G-H 3sampai 5cm.

irora
lbela

64
Rancangan bahan:
Lebar kain: 150 cm, panjang: 75 cm.

pola I
t

I
,a
It
I
il
I
il a

I
i
i
re
P
3 I
a

65
J. ROK PIAS DELAPAN UNTUK BAHAN POLOS

Ukuran yang diperlukan:


l Panjang rok.
2. Lingkar pinggang.
3. Lingkar pinggul.
4. Tinggi pinggul.

Contoh ukuran:
1. Panjang rok 60 cm.
2. Lingkar pinggang 64 cm.
3. Lingkar pinggul 96 cm.
4. Tinggi pinggul 19 cm.

Pola depan:
Buatlah pola dasar rok bagian depan, perubahannya: K
L-P 1/zL-M. I
D-J
D-I
A-P.
G-H:3sampai5cm.
r- v
J-N J-O:3sampai5cm. I

Letak kantong depan:


M-S 6cm.
lr
E-R
S-T
8cm.
R-U:*21/zcm.
ln"
I
i

'l
d"o.o I

S-V lJ cm.
R-X 15cm. I

lrl

Pola belakang:
Buatlah pola dasar rok bagian belakang, perubahannya:
L-P 1/zL-M.
D-J A-P.
D-I G-H:3sampai5cm.
J-H J-O:3sampai5cm.
Bentuk sambungan pias bagian depan dan bagian belakang dapat
dibentuk sesuai keinginan.
lrr
lrot,
i"'*n
I
I

66
Rancangan bahan:
Lebar kain: 150 cm, panjang: 75 cm.

pola
E].AL
enSa
-t r;]
Ia
epan
pola
rI
slsl,
Ir
depan
1
t I
T
*
+
I laka
:1-
la:rIllltatrtll,r
-

67
K. ROK PIAS DELAPAN UNTUK BAHAN BERGARIS

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang rok.
2. Lingkar pinggang.
3. Lingkar pinggul.
4. Tinggi pinggul.
5. Tinggi paha.

Contoh ukuran:
1. Panjang rok 65 cm.
2. Lingkar pinggang 64 cm.
3. Lingkar pinggul 96 cm.
4. Tinggi pinggul 18 cm.
5. Tinggi paha 30 cm.

Pola depan dan belakang:


A-B tinggi pinggul 18 cm.
A-C tinggi paha 30 cm.
A-D panjang rok 65 cm.
E- E' :64 cm: 8:8
1/alingkar pinggang cm. FET!
A-E A-E':8cm 2:4cm. --i.'. -
F - F'
B-F
C -G
D-H
7a lingkar pinggul
B-F':12cm:2:6cm.
: 96 cm : B : 12 cm.

C -G':(B -F)+21/zcm:6 cm* 21/zcm:8


D-H':B-F:6CM.
1/z
ilt
r-r -i
H-I
E _I
H' - I' : 12 cm (sesuai selera).
E' _ I': panjang rok 65 cm. i-i.il

68
Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang 260 cm.

I)
ffiI,

69
L. ROK PIAS DUA BELAS I SWII{GROK

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Tinggi pinggul.
4. Panjang rok.

Contoh ukuran:
1. Lingkar :
pinggang 72 cm.
2. Lingkar pinggul 96 cm.
3. Tinggi pinggul 20 cm.
4. Panjang rok 65 cm.

Pola depan dan belakang:


A-B :72 cm: t2 -- 6 cm.
1/12 lingkar pinggang Acts
ACB
A-C 1/zA-B:6cm:2:3cm.
C-I tinggi pinggul:20 cm.
E-F lll2lingkarpinggul : 96 cm : 12 : 8 cm.
E-I 1/zE -F: 8 cm :2:4 cm.
C-H panjang rok: 65 cm.
Hubungkan titik A - E diperpanjang sampai G.
B - F diperpanjang sampai J.
G-K:J-L:*5cm.
Titik K dan L naik 1/z cm.

Hubungkan titikA- E - K - L - F - B - Amenjadi pola rokpias


dua belas.

Rancangan bahan:
Lebar kain: 140 cm, panjang: 150 cm.

! 1
l
i1 1
I
iI
I
:
I

70
M. ROK SBTENGAH LINGKARAN

Ukuran yang diperlukan:


l. Lingkar pinggang.
2. Panjang rok.

Contoh ukuran:
L Lingkar pinggang : 66 cm.
2. Panjang rok 60 cm.

Pola rok setengah lingkaran (depan dan belakang):


Perhatikanlah jari-jari lingkaran pada gambar pola.
A-B % lingkarpinggangdikurangi 1 cm
: (66 cm : 3) - 1 cm:21 cm.
A-E A-G:A-B:21 cm.
B-D panjang rok: 60 cm.
G-H E-F:B-D:60cm.
Hubungkan titik B - G - E dan D - H - F
dengan menggunakan jangka.

Rancangan tlahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 175 cm.

7l
N. ROK LINGKARAN

Ukuran yang diperlukan:


l. Lingkar pinggang.
2. Panjang rok.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang : 60 cm.
2. Panjang rok 40 cm.

Pola depan dan belakang:


Perhatikanlah jari-jari lingkaran pada gambar pola.
A-B A - D: % lingkar pinggang dikurangi 1/z crn
(60 cm : - cm : 9
6') 1/z 1/z cm.

A-H A_G:A_F:A_B:9 1/zcm.


B-C D - E:panjangrok:40 cm. A

H-I G-J:F-K:B-C:40CM. 1= J
Hubungkan titik B - F - G - H - D dan C - K -J- I-E
dengan mempergunakan j angka.
Belahan untuk tempat ritsleting disesuaikan dengan
keinginan (di belakang, sisi, atau depan). I

Rancangan bahan:
Lebar kain: 150 cm, panjang: 175 cm.

ia

It
il
\
i

1)
O. ROK MODEL ASIMETRIS.

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Panjang rok.
4. Tinggi pinggul.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang : 64 cm.
2. Lingkar pinggul 96 cm.
3. Panjang rok 60 cm.
4. Tinggipinggul 19 cm.

Pola depan:
Buatlah pola dasar rok depan seluruhnya (kanan dan kiri).
perubahannya:
E-X turun8cm.
E-R turun 20 cm.
X-U U-I:I-S:6cm. al

titikX - U - i rd
Hubungkan - S - R sesuai dengan model. -1
Z-S D-O. -lli
O-J 7cm. I I

J-N 7cm.
i
Hubungkan titik S - O, I - J, U - N. p01 a'a
Guntinglah pola pas pinggul R - S - I - U - X. t

Tutuplah kedua kupnat depan. I 1V

l:s i
Pola belakang:
Buatlah pola bagian belakang,
perubahannya:
B-Z-E-X:turunBcm.
Hubungkan titik X -K - Z.
Tutuplah kupnat belakang.
H-O:O-J:J-D.

po a
be ak u8
IIi II I
73
Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 150 cm.

# IV

T
I F aa.l'
t-
ol.a
-i-:l}
oeJ.akang l

---\
J: pola depan I

Itrr\E

74
P. ROK KERUT BERTINGKAT

Ukuran yang diperlukan:


l. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Tinggi pinggul.
4. Panjang rok.

Contoh ukuran:
l. Lingkar pinggang : 64 cm.
2. Lingkar pinggul 92 cm.
3. Tinggi pinggul 19 cm.
4. Panjang rok 60 cm.

Pola depan dan belakang:


Perhatikanlah perbandingan garis hias serta model
yang terdapat dalam gambar:
I. A-B C-D :2x|/qlingkarpinggang
2x(64cm:4):32cm.
C
A- B - D :1/zpanjangrokdikurangi
5cm (60cm: 3)-5cm: 15cm.
IL C-E F-G :2x(A-B):2x32cm
:64 cm.
' C-F E-G :1/spanjangrok:7sx
60 cm : 20 cm.
III. F - H J -I2x (C - E) :2x64 cm: 128 cm.
F-J H-l : 1/spanlang rokditambah
5cm (60cm:3)+5cm:25cm.

Rancangan bahan:
Lebar kain: I 15 cm, panjang: 150 cm.

75
Q. ROK LIPIT KIPAS

Rok lipit kipas adalah model rok yang mempunyai beberapa lipit yang
tersusun seperli kipas di bagian depan.
Ukuran yang diperlukan:
l. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Panjang rok.
4. Tinggi pinggul.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang : 64 cm.
2. Lingkar pinggul 96 cm.
3. Panjang rok 60 cm.
4. Tinggi pinggul 19 cm.
A
Pola depan:
B
-il
Perubahannya:
D-J:(B-L)*71/zcm.
HubungkantitikK-J.
Renggangkan pola tengah depan (I) dan pola sisi depan (Il),
sesuai dengan kebutuhan lipit. po
Bentuk dan besar lipit dapat dibuat berbagai macam model.
de I

Pola belakang:
Buatlah pola rok belakang tanpa perubahanltetap.
I rrr I

Rancangan bahan: I
Lebar kain: 150 cm, panjang: 150 cm.

J---.-r-}

po].a belakang
pola slsi deeal rr
8 (1O) cm
I (10)
I (1O). c& _
B ( lO) cur
{-------a
pola tengah dePan I
-
-lt -.-.
-.1-.
76
CONTOH SOAL TINGKAT DASAR

A. SOAL 1

I. Persiapan

L Buatlah pola, perubahan model dan berilah tanda-tanda pola


dari sebuah rok menurut model di sebelah, dengan ukuran:
Lingkar pinggang 68 cm.
Lingkar pinggul 92 cm.
Tinggi pinggul 19 cm.
Panjang rok 65 cm (diukur dari garis pinggang).
2. Persiapkanlah bahan / perlengkapan yang diperlukan sesuai
instruksi ujian.

II. Menggunting dan menjahit


. Gunting dan jahitlah rok tersebut di atas dalam waktu 6 jam.
. Pekerjaan harus selesai (hingga bagian luar dan dalam) serta
siap untuk dipakai.

77
B. SOAL 2

I. Persiapan

1. Buatlah pola, perubahan model dan berilah tanda-tanda pola dari


sebuah rok menurut model di dalam gambar sebelah, dengan ukuran:
Lingkar pinggang: 66 cm.
Lingkar pinggul : 88 cm.
Tinggi pinggul : 19 cm.
Panjang rok : 60 cm (diukur dari garis pinggang)
2. Persiapkanlah bahan / perlengkapan yang diperlukan sesuai
dengan Instruksi Ujian.

ll. Menggunting dan menjahit


. Gunting dan jahitlah rok tersebut di atas dalam waktu 6 jam.
. Pekerjaan harus selesai (hingga bagian luar dan dalam)
serta siap untuk dipakai.

78
BAB IV
POLA KULOT

A. POLA DASAR KULOT


Ku.lot (cullote) merupakan salah satu penutup tubuh di bagian
bawah yang berbentuk perpaduan anlara rok dan celana. Karena itu,
kulot sering disebut sebagai rok celana.

Ukuran yang diperlukan:


l. Lingkar pinggang.
2. Tinggi pinggul.
3. Lingkar pinggul.
4. Panjang kulot.
5. Tinggi duduk.

Contoh ukuran:
i. Lingkar pinggang : 64 cm.
2. Tinggi pinggul 19 cm.
3. Lingkarpinggul 88 cm.
4. Panjang kulot 57 cm.
5. Tinggi duduk : 24 cm.

POLA DASAR KULOT


Pola dasar kulot dibuat dari:
. Pola rok bagian depan.
. Pola rok bagian belakang.

Pola depan:
Buatlah pola rok bagian depan, perubahannya:
A-B: t:urunll/zcm.
B - C : tinggipinggul : 19cm.
B - D : tinggi duduk :24 cm. lr:
D-E: turun3sampai5cm.
B-F : panjangkulot:57. !'
'1

B - J : 1/+lingkar pinggang +3 (64 cm :4) + 3 cm: 19 cm. poLa depan


C - L : 1/+lingkarpinggul+ 1 (88 cm : 4)+ 1 cm :23 cm.
I

F-M: C-L:23cm. I

M-N: 3cm. I

J-N : B-F:57cm.. I

E - O : Y+ (1C -L) + 11 cm: (23 cm: 4) + I cm: 7 cm. I


IF

79
D-P : 1cm.
HubungkantitikB - P - O, B - J - L -N dan R - F -N.
Q:E-O:7cm.
Q-R: l1/zcm.
Titik R naik 12 cm.
B-H: 71/zcm.
H-I : 3cm.
H -K : panjangkupnat: 11 cm.

Pola belakang:
A-B: turun 1I/zcm.
B - C : tinggi pinggul: 19 cm.
B - D : tinggiduduk:23 cm.
D-E: turun3sampai5cm.
B - F : panjang kulot: 57 cm.
B - J : l/+lingkar pinggang+ kupnat (64 cm:4) + 3 cm: 19 cm.
C-L : 1/+lingkar pinggul- 1cm:(88cm:4)-cm:21 cm.
F-M: C-L:23CM, |g-
M-N: 3cm.
D-P': 2cm. ,/l; --]
E - O : E - O (poladepan):O - O' : 4cm.
/),
F-Q: E-O:7cm. 0l r pola
Q-Q': 4cm.
Q'- R: | 1/z cm I uetat ang
Titik R naik 1 1/z cm. I
I
Hubungkantitik B - P' - O' - R, B - J - L - N dan R- F -N.
B - H : 1/,,, lingkarpinggang : 6 1/z cm.
I I

H-I lebarkupnat 3cm.


I I

H-K - panjangkupnat: 11cm.

80
B. KULOT MODBL LIPIT DUA

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkar pinggang.
2. Tinggi pinggul.
3. Lingkar pinggul.
4. Panjang kulot.
5. Tinggi duduk.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang 64 cm.
2. Tinggi pinggul 19 cm.
3. Lingkarpinggul 88 cm.
4. Panjang kulot 57 cm.
5. Tinggi duduk 24 cm.

Pola depan:
Buatlah pola dasar kulot bagian depan, perubahannya:
B -J 1/tlingkarpinggang+kupnat:(64cm:4)+3 cm:19 cm. II
i,';::
G-
;1;*
X lebar kantong: 14 cm.
/)
J - Y : tambahan kerut karet:4 cm.
B-T 1/,0 lingkar pinggang +
l1/z cm: (64 cm : 10) + l1/z cm: 8 cm.
T-U: 1/z(T-V):4cm.
T-H : T-l : 0,75 cm(lebarkupnat).
Pada titik U dibuat kupnat sama besar dengan kupnat titik T.
F-K : B-T:8cm.
K-S : T-U:4cm.
Garis K - T dan S - U digunting dan direnggangkan untuk membuat
lipit.
rilI LI
i' ,i-i- l -'
rE-1-t-
I

l,o,"l.+'" I

i,,.l,l M
I

81
Pola belakang:
Buatlah pola dasar kulot bagian belakang, perubahannya:
B-J : 1/,u lingkarpinggang+ kupnat: (64 cm:4)+ 4 cm:20 cm.
J -Y : tambahan untukkerut karet : 4 cm.
B-T: 71/zcm.
T-U: 4cm.
Lebar kupnat titik T :2 cm.
U : lebar kupnat :2 cm.

4t
nil" kans
I

+.
Ir
I

t !o lr yl
Rancangan bahan:
Lebar kain: I 15 cm, panjang: 125 cm.

82
C. KULOT BERLIPIT DI BAGIAN DALAM

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkar pinggang.
2. Lingkar pinggul.
3. Tinggi pinggul.
4. Panjang kulot.
5. Tinggi duduk.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang 64 cm.
2. Lingkar pinggul 88 cm.
3. Tinggi pinggul 18 cm.
4. Panjang kulot 50 cm.
5. Tinggi duduk 24 cm.

Model kulot:
- Ban luar, karet sisi.
- Kantong sisi serong.
- Satu kupnat depan.
- Satu kupnat belakang.
- Lipit hadap di paha dalam.
- Tali ban 5 buah.

Pola depan:
Buatlah pola dasar kulot depan, perubahannya:
J- J' : ke kanan * 3 cm (untuk tambahan karet).
Hubungkan titik J' - M.
D-D': kekiri 1cm. I
a
,
Hubungkan titik B - D'
(letak lipit).
diperpanjang ke bawah, melalui titik X
or E L--'
Pola belakang:
2II
(lihat gambar pola depan)
D-D': kekiri2cm.
B-B'- naik lcm.
Hubungkan titik B' - J' dan B' - D' diperpanjang ke bawah, melalui
titikY.

83
Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 125 cm.

kantong kantong
tall I ban

5cm
')
rt-
l\
em

?
8ulbl Kr -.alL ---j
II

pola depan pola belakang

84
D. KULOT SETENGAH LINGKARAN

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkar pinggang.
2. Tinggi duduk.
3. Panjang kulot.
4. Lingkar pinggul.
5. Tinggi pinggul.

Contoh ukuran:
1. Lingkar pinggang 66 cm.
2. Tinggi duduk 25 cm.
3. Panjang kulot 57 cm.
4. Lingkar pinggul 96 cm.
5. Tinggi pinggul 19 cm.

Pola depan:
A-B : % lingkar pinggang dikurangi 1 cm
(66cm:3)-1cm:21 cm.
A-C : A-D : A-B : 2ICrr'.
B-H : panjangkulot - 57cm.
c-Q : D-W: B-H:57cm.
B-E : tinggipinggul: 19cm.
C-P D-R: B-E:19cm.
B-F : tinggi duduk : 25 cm.
D-S : B-F:25cm.
F-G : S-T:5cm.
G-K : l sampai2cm.
K-L '/,nlingkarpinggul -2cm: (96 cm:10) -2cm
:71/z cm.
K-M: 4cm.
H_N : G_L : I cm+71/zcm - 81/zcm.
N-O: \1/zcm. v
pola baglan dePan t

Pola belakang: .t
T-U : 21/zcm.
U-V : (K-L)*4cm :71/zcm*4cm: 111/zcm.
U -Z : 41/zcm.
W-X: T-Y :21/z cm+ ll1/zcm: 14cm. pola stX
X-Y : 11/zcm. baslan T
ft-
betakans
i

85
Dari titikAtariklah garis lengkung memakai jangka ke B - c - D dan o - H - e - w - y.
Garis yang menghubungkan titik B - M - L - o - H - e - w - y -v - z- D - c - B adalah pola dasar
kulot setengah lingkaran.

Catatan tambahan:
Pola dasar kulot setengah lingkaran dapat dikembangkan menjadi berbagai macam garis hias:
4 pias, 6 pias, 8 pias, dan sebagainy1 agar lebih bervariasi.

Rancangan bahan:
Lebarkain: 115 cm, panjang: 175 cm.

Peralatan kulot:
a. Ban pinggang.
b. Gulbi.
c. Klep.
d. Tali ban.
an

IEBryl I

86
CONTOH SOAL UJIAN TINGKAT DASAR

I. Persiapan
1. Buatlah pola kulot termasuk perubahan modelnya dari gambar di
sebelah. Tambahkan tanda-tanda hingga kulot tersebut siap untuk
digunting.

Ukuran:
- Lingkar pinggang : 70 cm.
- Lingkar pinggul : 94 cm.
- Tinggi pinggul : 20 cm.
- Tinggi duduk : 26+5cm:31cm.
- Panjang rok celana : 60 cm.

2. Persiapkan bahan / perlengkapan yang sudah Anda beli sesuai


dengan Instruksr Ujian.

II. Menggunting menjahit


- Gunting dan jahitlah rok celana tersebut di atas dalam rvakfu
6 jam.
- Pekerjaan ini harus selesai (hingga semua bagian luar dan dalam)
serta siap untuk dipakai.

87
BAB V
POLA DASAR BADAN ATAS, LENGAN, DAN KERAH

A. POLADASARBADANATAS DAN LENGAN


Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkar badan.
2. Lingkar leher.
3. Lingkar pinggang.
4. Lebar bahu.
5. Panjang dada.
6. Lebar dada.
7. Panjang punggung.
8. Lebar punggung.
9. Panjang sisi.
10. Tinggi puncak.
11. Jarakpay.udara.

Contoh ukuran:
1. Lingkarbadan 88+4cm.
2. Lingkar leher 36 cm.
3. Lingkar pinggang 68 cm.
4. Lebar bahu 12 cm.
5. Panjang dada 32 cm.
6. Lebar dada 33 cm.
7. Panjang punggung 37 cm.
8. Lebar punggung 34 cm.
9. Panjang sisi 77 cm.
10. Tinggi puncak 13 cm.
I l. Jarak payudara 18 cm.

POLA DASAR BADAN DEPAN


Buatlah sudut siku-siku: K - F - E.
F - G : 1/a lingkar leher + 1/z cm: (36 cm : 6) +cm: 61,/z cm
1/z

-D 1/alingkar leher+
F 2cm: (36cm 6)+2 cm:8 cm.
Hubungkan titik G - D (kerung leher depan).
G-K: lebarbahu:12cm.
!t'-
K-H: 31/zcm.
G-H : G-K: 12cm. -+LZ>'\l
----il.-
,r
D - E : panjang dada: 32 cm.
E-A : panjangsisi: 17 cm.
D-B: l/zD-A:71/zcm.

88
B- C: 1/zlebardada: 33 cm : 2: 161/z cm.
A-T 1/+lingkarbadan+ 1 cm : (92 cm: 4)+ I cm:24 cm.
Hubungkan titik H - C - T (kerung lengan badan depan).
E-Z 1/+lingkar pinggang+ l cm*kupnat:(68 cm:4) + t cm+ 3 cm:21 cm.
E - L : tinggi puncak: 13 cm.
L - N : 1/z jarak payudara : 18 cm : 2: 9 cm.
E-o : 1/,olingkarpinggang* l cm:(68cm:10)+ 1cm:7,8cm(dibulatkanmenjadi8cm).
O-P kupnat:3
lebar cm.
Hubungkan titlkT - Z.
C-Q: 3cm.
Q-R : lebar kupnat: 11/z cm.
T - T' : 1/z cm (pengganti lipit dada).
L
POLA DASAR BADAN BELAKANG
---. - rxK
Buatlah sudut siku-siku: L - X - M.
X-N : 1/alingkar leher+ 1/zcm: (36cm:61+ 1/zcm:61/zcm
X-K: turun2cm.
N - K : adalah kerung leher belakang.
N-L lebar bahu : 12 cm. H
L-Q : turun3l,/zcm. - -l
N-Q: lebarbahu:l2cm.
K - M : panjang punggung: 37 cm.
M - B : panjang sisi: 17 cm.
K-C: l/zK-B:10cm.
C - D : 1/zlebar punggung - 34 cm:2: 17 cm.
B -T 1/+lingkar badan- 1cm:(92cm'.4
)- l cm:22cm.
M -Y : 1/+lingkarpinggang :
- 1 cm + kupnat ( 68 cm : 4 ) - 1 cm + 21/z cm: 181/z cm.
Hubungkan titik Q - D - T dan T - Y.
M - E : i/,0lingkar pinggang: 68 cm : 10:6,8 cm (dibulatkan menjadi 7 cm).
E-F lebar kupnat: 21/z cm.
H-G: turun2cm-

89
POLA DASAR LENGAN PENDEK
Ukuran yang diperlukan:
1. Panjang lengan.
2. Lingkar kerung lengan.
3. Lingkar lengan.

Contoh ukuran:
1. Panjang lengan 23 cm.
2. Lingkar kerung lengan 42 cm.
3. Lingkar lengan 32 cm.

A - E : panjang lengan :23 cm.


A - C : 1/+ lingkar kerung lengan t 2 cm: (42 cm:4 )+ 2 cm:121/zcm.
A - C - H adalah sudut siku-siku.
A - H : 1/zlingkar kerung lengan :42 cm:2:21 cm.
E- F 1/z lingkar lengan : 32 cm : 2 : 16 cm.

Kerung lengan depan:


A - H dibagi 4bagianyang sama.
Titik E : ke kiri l1/z cm sampai l3/q cm.
Titik D : ke kanan 11/z sampai l3/+ cm.
HubungkantitikA- E - B - D - H (kerung lenganbagiandepan).

Kerung lengan belakang:


D-G: 3/+cmsampailcm.
Hubungkan titikA - E - G - H adalah kerung lengan bagian belakang.

90
B. MEMBUAT DAN MEMINDAHKAN KUPNAT

Maksud dan tujuan kupnat (lipit pantas) adalah agar


busana yang dibuat dapat mengikuti bentuk tubuh sr pemakai
busana. Selain itu, kupnat juga digunakan untuk merubah model
hingga sesuai dengan yang diinginkan.

1. Memindahkan kupnat sisi pada pinggang.


Cara memindahkannya:
a) Gunting pola dari kupnat pinggang sampai puncak
payudara dan ujung kupnat sisi.
b) Tutuplah kupnat sisi, maka kupnat di pinggang seperti
yang dimaksud akan terbentuk secara otomatis.

2. Memindahkan kupnat sisi pada lebar bahu.


Cara memindahkannya: ')!
. a) Hubungkan titik M' denganX', perpanjang hingga .+{
memotong garis lebar bahu melalui titik D. \t
b) Gunting pola dari titik E sampai X'.
c) Tutuplah kupnat sisi, maka kupnat bahu E - E' dapat
terbentuk secara otomatis menurut besar kecilnva
payudara.

3. Memindahkan kupnat sisi pada kerung lengan.


Cara memindahkannya:
a) Gunting pola pada + 2 dari kerung lengan ke arah
puncak payudara dan ujung kupnat sisi.
b) Tutuplah kupnat sisi, maka kupnat pada kerung lengan
akan terbentuk secara otomatis.

9t
4. Memindahkan kupnat sisi pada bagian Tengah Muka.
Cara memindahkannva:
a) Dari Tengah Depan, -r 1/s dari 3 panjang dada, gunting
pola ke arah puncak payudara dan ujung kupnat sisi.
b) Tutuplah kupnat sisi,dan kupnat yang dimaksud akan
terbentuk secara otomatis.

5. Memindahkan kupnat sisi ke leher depan.


Cara memindahkannya:
a) Pada * 1/z dari kerung leher,
gunting pola ke arah
puncak payudara dan ujung kupnat sisi.
b) Tutuplah kupnat sisi,dan maka kupnat yang dimaksud
akan terbentuk secara otomatis.

6. Membuat garis empire.


Cara membuatnya:
a) Ukurlah dari garis tengah depan M Y: naik 10 cm
dan dari garis melengkung ke bawah dari titik Y
sampai V
b) Garis empire dapat berubah-ubah sesuai model yang
diinginkan. Untuk merubah, biasanya kupnat sisi
ditutup seperli terlihat pada gambar.

7. Membual garis princess.


Cara membuatnya:
a) Dari kerung lengan depan buatlah garis melengkung
melalui puncak payudara ke bawah sampai kupnat
pinggang.
b) Gunting garis tersebut dan tutuplah kupnat sisi serta
kupnat bagian pinggang dan terbentuklah garis
princes s yang dimaksudkan.

92
8. Membuat garis princess dari bahu ke pinggang.
Cara membuatnya:
a) Buatlah garis dari kupnat bahu melalui puncak
paludara ke bawah sampai kupnat pinggang.
b) Tutuplah kupnat bagian pinggang serta guntinglah
garis princess bahu sampai pinggang. Secara otomatis
akan terbentuk garis princess yang dimaksudkan.

m
9. Membuat garis opnaissel dari bahu ke pinggang.
Cara membuatnya:
a) Tutuplah kupnat sisi dan ukurlah O - a: * 2 cm.
b) M - d:t4 cm. a - b: b - c :d- e: e - f:jarak
opnai.ssel: * 2 cm.
c) Hubungkanlah titik a - d, b - e, c - f.
d) Tutuplah kupnat bahu. Guntinglah dari masing.
I'
masing garis, dan renggangkan sebesar * 1 cm.
Z

93
C. JENIS LENGAN

1. Lengan licin.
Ialah lengan yang tidak berkerut di bagian atas dan bawahnya.
Ukuran yang diperlukan:
l. Panjang lengan.
2. Lingkar kerung lengan.
3. Lingkar lengan.

Contoh ukuran:
1. Panjang lengan 23 cm.
2. Lingkar kerung lengan 44 cm.
3. Lingkar lengan 34 crn.
i_J
l^ l.*l
Pola lengan licin:
l-'
1) t[],
A - E: panjang lengan:23 cm.
A - C: 1/+lingkar kerung lengan * 2 cm : (44 cm:4) + 2 cm: 13 cm.
A - H: 1/zlingkar kerung lengan :22 cm.
E - F : 1/zlingkar lengan: lJ cm.

2. Lengan gelembung.
Ialah lengan yang berkerut di bagian atas dan bawah. Setelah pola dasar
lengan dibuat, pecah pola sepefii tampak pada garnbar.

,13
5
I
n 3

aH
i

3
_i_
El 1
D
3. Lengan gelembung atas.
Ialah lengan yang berkerut pada sebagian kerung lengan atas dan bagian
lengannya. Setelah pola dasar lengan dibuat, pecah pola seperli tampak
pada gambar.

ff 94
Lengan lipit.
Ialah lengan yang mempunyai lipit pada
kerung lengannya. Setelah pola dasar lengan
dibuat, pecah pola seperli tampak pada
gambar.

Lengan puncak.
lalah lengan yang berkerut di bagian atasnya
saja. Setelah pola dasar lengan dibuat, pecah
pola seperti tampak pada gambar.

6. Lengan lonceng.
Ialah lengan yang lebar pada bagian bawah
dan pada bagian atasnya polos (licin).
Setelah pola dasar lengan dibuat, pecah pola
seperli tampak pada gambar.

7. Lengan setali.
lalah lengan yang menjadi satu dengan
badannya. Setelah pola dasar badan dibuat,
pecah pola seperli tampak pada gambar.

Lengan raglan.

ff
Ialah lengan yang menjadi satu dengan
sebagian badan bagian atas. Pola dipotong
dari sebagian kerung leher sampai akhir
kerung lengan. Setelah pola dasar lengan dan
badan dibuat, pecah pola seperli tampak
pada gambar.

95
9. Lengan tulip / kuncup mawar.
Ialah lengan yang terdiri dua bagian yaitu depan
I
dan belakang. Setiap bagian hanya terbuat dari
* 3/q lengan puncak. Setelah kedua bagian I

ditumpukkan, bentuknya akan menyerupai bunga


tulip (kuncup mawar). Setelah pola dasar lengan
dibuat, pecah pola seperti tampak pada gambar.

l0.Lengan gladde.
Ialah lengan yang pada bagian lingkar lengannya
merupakan gladde atau lipatan ke arah luar.

ll.Lengan slit.
Ialah lengan yang pada bagian lingkar lengannya
merupakan kerut / lipit yang sekaligus menjadi rE
manset. Lengan slit juga terdiri dari 2 bagian le
masing-masing sebesar 3/+ puncak lengan. Setelah I

pola dasar lengan dibuat, pecah pola seperli


tampak pada gambar. ]/

12.Lengan balon samtrung.


Ialah lengan yang terdiri dari dua bagian lengan
gelembung. Setelah pola dasar lengan dibuat,
pecah pola seperli tampak pada gambar.
-1\
I
l5 ;rtr
I

t,
_6t I

96
D. JENIS KERAH

1. Kerah sport
Ialah kerah rebah, tetapi juga dapat berdiri tanpa penegak.

Pola kerah sporl:


A-B: C-D :6cm.
A-C : B -D : polakerungleherbelakanB+depan : 18 cm
D-E: naikl1/zcm.
D -F : 7o lingkarleher: 36 : 6: 6 cm.
C-G: *|l/zcm.
E-G: lebarkerah:6cm.
A

Kerah shiller
Ialah kerah rebah dan dapat berdiri tanpa penegak, apabila ditutup
menjadi kerah tegak.

Pola kerah shiller;


A-B: C-D: 6cm.
A-C : B - D : 2 lingkarleher:36 cm : 2 : 18 cm.
D-E: naiklcm.
C-G: *L1/zcm.
E-G: lebarkerah6cm.
D - F : 1/alingkar leher : 6 cm.
B - H: nalk3/q sampai 1 cm.

3. Kerah kemeja boord terusan


Ialah kerah dengan boord atau penegaknya terbuat dari satu pola.

Pola kerah kemeja boord terusan:


A-B: C-D:3cm.
A-C : B-D : 1/zlingkarleher : 36cm: 2 : 18cm. ?

D-E: turunlcm.
B-K: 1/zB-D:18cm:2 :9cm. I
C-G: *5cm: lebarkerah
B-J : 21,/zcm. ?
E-F : 21/zcm.
A
F-H: 21/qcm. fi
E-I l1/zcm. *;-
Zt- J
K Dr
H-L : 1/aleher: 6cm. -.:,:iir

97
Kerah kemeja
Ialah kerah berdiri yang terdiri dari dua bagian, yaitu kerah dan kaki
kerah. Kerah semacam ini dikenal dengan sebutan boord kraah.

Pola kerah kemeja:


A-B: C-D : 31/zcm.
A-C : B -D : 1/zlingkarleher:36cm : 2: 18 cm.
B - G: 1/zB -D: 18 cm :2:9 cm.
C-H: 1/zC-A:6cm.
D-E: turun1cm.
C-F: l1/zcm.
E-F : lebarkerah :51/zcm.
*wEr
Pola kaki kerah:
A-B: 3cm.
A-C : 1/z lingkar leher : 18 cm.
A-E : 1/zA-C: 9cm.
C-D: naiklcm.
D-I : l1/zcm
D-F: 21/zcm.
F-G: 21/qcm.
G-H: 6cm.

5. Kerah Shanghay
Ialah kerah polos yang berdiri di seputar leher. Kerah semacam ini
juga dikenal-dengan nama kerah Cina.
Pola kerah Shanghay:
A-B: 3cm.
B-C: lebarkerah: 3cm.
B - D : 1/zlingkarleher: 36 cm : 2 : 18 cm.
B-E:l/zB-D:9cm. .A_______D
C - G : kerung leher(K - G - D).
D-G: B-C : lebarkerah : 3 cm.
!

o
""232'
o

98
6. Kerah setali
Ialah kerah yang menjadi satu dengan garis leher.
Pola kerah setali:
D-E: S-R:2cm.
E-Q: *8cm.
U-G: 1cm.
G-I : l1/zcm.
Hubungkan titik I - Q, adalah garis bukaan. -F/
I-K : (/
4cm.
r ,'.,t
C-F : lebarkerah: +6cm. tlz
V - G - L: sudut siku-siku.
.

l
G-L : G-K: kerung leherbelakang.
I
I
L-N: l1/zcm. .l- I

N-O: 3cm. I

L-G-D-E: E-D-X-O. I
l/
X - O - P : sudut siku-siku.
o _ P : lebar kerah : 51,/z cm.
Hubungkan:P-U-E-Q.

7. Kerah tegak
Ialah kerah yang dapat berdiri tegak mengikuti bentuk leher.

ftft;
8. Kerah setengah tegak
Ialah kerah yang setengah berdiri pada kerung leher.

99
9. Kerah rebah
Ialah kerah yang terletak datar/pipih pada leher sejajar dengan garis
bahu.

l0.Kerah dasi
Ialah kerah dengan model yang disimpulkan sebagai dasi.

l1.Kerah rever
Ialah kerah yang berbentuk kelepak, seringkali kerah seperli inijuga
berfungsi sebagai bukaan depan.

Pola kerah rever / kelepak:


G-U: 1cm.
D-E: S-R:2cm.
E-Q: turun*8cm.
Hubungkan titik U - Q, garis bukaan.
C-F: lebarbukaan:7cm.
Hubungkan titik U - F - Q sesuai dengan model.
-;
1
I

100
l2.Kerah kelasi
Ialah kerah berbentuk lebar dan bersudut siku-siku, seperli seragam
kelasi.

Pola kerah kelasi:


Pola badan depan dan belakang dipadukan pada kerung
lehernya sedang pada bahu ditumpuk 2 cm, sesuai pada
gambar.
D-I : tutun*8cm.
I-E S-R:2cm.
E-R: +19cm.
V-K: *2cm.
E - R-N : sudut siku-siku.
Titik N lebih besar 1 cm dari kerung leher belakang.
Hubungkan titik E - G - I dan E - R - N - K - I.

l3.Kerah shircle
Ialah kerah yang berbentuk lingkaran.
Pola kerah .sltircle:
A-B: lebarkerah: 8cm.
A-C: 1/zA-B:4cm.
A- C - D : sudut siku-siku.
C-O: l/zC-B:2cm.
BuatlahlingkaranC - O -B - D -A-F -B - E - B - G.

101
E. BLUS DENGAN KERAH SPORTDAN LENGAN LICIN.

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang blus.
2. Lebar punggung.
3. Panjang punggung.
4. Lingkar leher.
5. Lingkar badan.
6. Lingkar pinggang.
7. Lebar bahu.
8. Lebar dada
9. Panjang dada.
l0.Panjang sisi.
I 1. Lingkar kerung lengan.

l2.Panjang lengan.
l3.Lingkar lengan.

Contoh ukuran:
1. Panjang blus 65 cm.
2. Lebar punggung 35 cm.
3. Panjang punggung 39 cm.
4. Lingkar leher 36 cm.
5. Lingkar badan 88 cm.
6. Lingkar pinggang 66 cm.
7. Lebar bahu 12 cm.
8. Lebar dada 33 cm.
9. Panjang dada 33 cm.
l0.Panjang sisi 18 cm.
1 l.Lingkar kerung lengan : 44 cm.
l2.Panjang lengan 22 cm.
l3.Lingkar lengan 34 cm.

102
Pola depan:
Buatlah pola dasar badan depan, perubahannya:
D - C : E - P : 2 cm (kelebihanuntuk lubangkancing).
I-K: naiklcm.
K-H: 21/zcm.
G-S: H-R: turun3cm.
R-L : turun I cm.
Hubungkan titik G - H, S - R dan S - L.
T - J : turun 1 cm dan ke kanan 3 cm.
P-N : (W-J)- 1cm.
F-U : panjangblus : 65 cm.
ll-V: 2cm. I Pora
V-O: (W-J)+lcm. I uua"t
TitikOnaiklcm. aenan
v-x: %(v-o). i
Hubungkan titik L - J - N - O dan V - K - O.
x-_
Pola belakang: Ki,-J
Buatlah pola dasar badan belakang, perubahannya:
Q-D - naiklcm.
N-D : G-H : lebarbahupolabadandepan.
T-J : turun 1 cm dan ke kanan 3 cm. i T
M-H : (W-J)-1crn.
G-O : (W-J)+lcm.
J - H - O : J - N - O (lihatpola depan).
i
K-P : turun7cm. DI
K-P - S : sudut siku-siku.
S-C : tulun 1/z cm. r pola
P.R : V-E:lebarlipit3cm.
badan
G-F : P-R:3cm.
S-V : +7cm. belakang
Hubungkan titik D - S, C - J - H - O dan F - O.

Pola lengan:
Buatlah pola dasar lengan, perubahannya:
,r
. Ukur kerung lengan badan depan (H - R) + (L - J), ditambah kerung I

lengan badan belakang (D - S) + (C - J) dan catat jumlahnya.


. Ukur juga kerung lengan depan dan kerung lengan belakang: K - M -
A - N - I, catatlah jumlahnya.
. Ukuran pola lengan yang baik, kerung lengan lebih besar 1 cm sampai
12 cm dari kerung lengan badannya.
. Bila terdapat selisih ukuran antara kerung lengan badan dan kerung
puncak lengan, titik I - J dan K - L dapat diperpanjang I sampai 2 cm.
CL-J
103
Pola kerah sport:
A-C : B - D : kerung leher belakang (K - N) ditambah kerung
leher depan (G - S - D) : 8 cm + 12 cm: 20 cm. A CF
A-B : C -D : lebarkerah:*6 cm.
D-G : naiklcm.
C-F : *1cm.
D-E : 1/alingkarleher+ 1 cm:(36cm : 6)+ 1 cm:7cm.
Tn
k
&
D
Pola pas bahu:
Pola pas bahu belakang (P - S - N - K) disatukan dengan pola pas bahu
depan(S-R-H-G).
it
P

Rancangan bahan:
Lebar kain: I 15 cm, panjang: 150 cm.

t--.4

D, .r
2t22

104
F. BLUS DENGAN GARIS LEHER SIKU DAN LENGAN BALONIPOFF

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang blus.
2. Lebar punggung.
3. Panjang punggung.
4. Lingkar leher.
5. Lingkar badan.
6. Lingkar pinggang.
7. Lebar bahu.
8. Lebar dada
9. Panjang sisi.
10. Panjang dada.
11. Lingkar kerung lengan.
12. Panjang lengan.
13. Lingkar lengan.

Contoh ukuran:
1. Panjang blus 64 cm.
2. Lebar punggung 34 cm.
3. Panjang punggung 37 crn.
4. Lingkar leher 36 cm.
5. Lingkar badan 86 cm.
6. Lingkar pinggang 64 cm.
7. Lebar bahu 12 cm.
8. Lebar dada 32 cm.
9. Panjang sisi 77 cm.
10. Panjang dada 33 cm.
1 1. Lingkar kerung lengan 42 cm.
12. Panjang lengan 18 cm.
13. Lingkar lengan 28 cm.

105
rt
Pola depan: t, B
Buatlah pola badan depan, perubahannya -rl,
r,
:

G-S :1cm.
D-C
F-U
: turun2sampai3cm.
: panjangblus : 64cm.
,tl l,
I
C-P : U-V:71/zcmatau 13/qcm. !l
I
P- W : V- L: lebarbelahanterbatas :3 sampai 3 1/z cm. Y
I
C-R : *61/zcm.
?
titik S - R - P menjadi kerung leher
Hubungkan depan.

A-T II - E - J

j
HubungkantitikW-L. t,
W-E : turun7cm. t

W - E -Y : sudut siku-siku.
I
:1/zE-Y. I
E-Q
TitikQturun2cm. I

E-Q : L-X. ?
Q - X merupakan lipit hadap.
I
I-K
ebar lipit hadap 6 cm sampai 8 cm.
:naiklcm.
4r
K-H :2cm.
T-J : turun 1 cm dan ke kanan 2 cm.
L-O : (A-J)+1cm.
TitikOnaiklcm.
L x[q
Kembangkan pola menjadi beberapa bagian:

106
Pola belakang:
N-R: 1cm.
X-K: turun3cm.
Hubungkan titik K - V - R sesuai model kerung leher belakang.
Q-D: naiklcm.
R- D : S - H lebarbahupolabadandepan.
T - J : turun 1 cm dan ke kanan 2 cm. i:_L
G-O: (W-J)*1cm.
K-P : turunScm.
K- P - S : sudut siku-siku.
P-E 7z(P-S). [;
TitikEturun2cm.
Hubungkan titik D - S - J dan J - O. I
G.F : P-E,.
Hubungkan titik P - E - S sesuai model pas punggung. i

Kembangkan pola menjadi beberapa bagian.

Pola lengan pof:


Buat pola dasar lengan, ukur kerung lengan (L - A - J). Tambahkan 12 cm
dari hasil ukuran kerung lengan badan depan dan belakang.
Perubahannya: ---$ --1
Gunting dari titik E ke titik K dan serong ke titik L dan J.
Renggangkan titik K + 5 cm dan pada titik D dan H diberikan tambahan
+3cm.

t07
Pola bis (manset):
A-D : C-F: lingkarlengan:28cm. p
A-B : D-E: lebarbis :l1/zcm. l,
B-C : E-F : A-B : 11,/zcm.

Pola pas bahu/punggung:


Potongan punggung dan bahu dalam prakteknya dapat dibuat terpisah,
dapat juga disatukan (terusan).

Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 150 cm.

r08
G. BLUS DENGAN KERAH KBMEJA
Blus ini berlengan panjang, dan pada bagian badan depan dihias dengan lipit tindas.

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang blus.
2. Lebar punggung.
3. Panjang punggung.
4. Lingkar leher.
5. Lingkar badan.
6. Lingkar pinggang.
7. Lebar bahu.
8. Lebar dada
9. Panjang sisi.
10. Panjang dada.
11. Lingkar kerung lengan.
12. Panjang lengan.
13. Lingkar lengan.

Contoh ukuran:
1. Panjang blus 64 cm.
2. Lebarpunggung 34 cm.
3. Panjang punggung 37 cm.
4. Lingkar leher 36 cm.
5. Lingkar badan 86 cm.
6. Lingkar pinggang 64 cm.
'7. Lebarbahu 12 cm.
8. Lebar dad 32 cm.
9. Panjang sisi 17 crn.
10. Panjang dada 33 cm.
11. Lingkar kerung lengan : 42 cm.
12. Panjang lengan 54 cm.
13. Lingkar lengan 28 cm.

109
Pola depan:
D-C - E-P : | 1/z cm(kelebihanuntuk tempat kancing dan lubang kancing).
I-K : naiklcm. FG
K-H: 21/zcm. K

G-S : H-R - turun3cm.


R-L : turun1cm.
Hubungkan titik G - H, S - R dan S - L.
T- J : turun 1 cm dan ke kanan 3 cm.
P-N (W-J)-1cm. E
.- tl -t--
F - U : panjang blus : 67 cm.
U-V: 11/zcm.
V.-O: (W-J)*1cm.
O-X: f 7cm.
Hubungkan titik L - J - N - X - X - V.
pola
C -C' : V -V' : 3 cm (lebarbelahanterbatas). badan
depan

vl
Pola belakang:
Q-D: naiklcm.
N-D: G-H(poladepan).
T - J - tumn I cm dan ke kanan 3 cm.
M-H: (w-J)-1cm.
G-O: (W-J)*1cm.
J - H - O : J -N - O (polabadan depan).
O-K: *7cm.
A-P : turunTcm.
A-P - S : sudut siku-siku.
S-C : tul-un 1/zcm.
P-R G - F : lebarlipit sungkup 3 cm.
pola
badan
belakang
Pola kerah dasi: 1--
I
A-B : C-D:31/zcm. Jo
A-C : B -D : 1/zlingkarleher: 36 :2: 18 cm.
B-G : 1/zB-D: 9cm.
D-F : turun1cm.
C-E :-rl1/zcm.
F-E : t51/zcm.
$=dJ
110
Pola kaki kerah I boord:
A - B : 1/zlingkar leher:36 cm : 2: 18 cm.
A-C: turun1cm.
B-E :21/zcm. c
C-D: 3cm. D
E-F :21/zcm.
F-G : 6cm.

Lipit tindas:
c'-Q : v'-Y : 11 cm.
Jarak lipit tindas harus sama, yaitu + 2 cm.

Pola lengan panjang:


Ukuran yang diperlukan:
1. Panjang lengan.
2. Lingkar kerung lengan.
3. t ingkar lengan.
4. Lingkarpergelangan.

Contoh ukuran:
1. Panjang lengan 54 cm.
2. Lingkar kerung lengan 44 cm.
3. Lingkar lengan 36 cm.
4. Lingkarpergelangan 18 cm.

Pola lengan depan dan belakang:


A-H : panjang lengan dikurangi lebar manset: 54 cm - 4 cm: 50 cm.
A-B : 1/+lingkar kerunglengan* 1cm:(44cm:4)+ I cm:12 cm.
B-E 1/zB-H
H-M: turun+11/zcm.
A-C : A-D : 1/zlingkar kerunglengan -1/zcm: (44cm:2)
- 1/z cm : 21 1/z cm.
E-G : E-F: l/zlingkar lengan:36cm:2: l8cm.
H-J : H-I: E-G: 18CM.
M-K: Jcm.
K-L : 9cm.

111
Pola manset:
A-B : C-D - 22cm. A. .B
A-F : B-E: lebarmanset:4cm. FE:I:-E
F-C : E-D : A-F :4CM. F-r_b
Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 150 cm.

Keterangan :
Lebar kaln = 115 cm
Panjang = 1)O cu,

tl2
H. BLUS KERAH SETALI

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang blus.
2. Lebar punggung.
3. Panjang punggung.
4. Lingkar leher.
5. Lingkar badan.
6. Lingkar pinggang.
7. Lebar bahu.
8. Lebar dada.
9. Panjang dada.
10. Panjang sisi.
1 1. Lingkar kerung lengan.
12. Panjang lengan.
13. Lingkar lengan.

Contoh ukuran:
1. Panjang blus : 65 cm.
2. Lebar punggung : 34 cm.
3. Panjang punggung :37 cm.
4. Lingkar leher:36 cm.
5. Lingkar badan : 86 cm.
6. Lingkar pinggang :64 cm.
7. Lebar bahu : 12 cm.
8. Lebar dada :32 cm.
9. Panjang dada - 33 cm.
10. Panjang sisi: 17 cm.
1 1. Lingkar kerung lengan : 42 cm.
12. Panjang lengan :22 cm.
13. Lingkar lengan : 34 cm.

Keterangan model:
- Kerah setali.
- Berpita / memakai dasi.
- Badan depan dan belakang memakaiprincess
- Kantong depan berbentuk ves.
- Lengan berkerut bagian atas.
- Kancing hias 5 buah, lebar 11,/z cm.
- Ikat pinggang lebar 4 cm.

113
Pola depan:
Buatlah pola dasar badan depan, perubahannya:
I-K : naiklsampail2cm.
Tarik garis penolong: G - K.
G-H : lebarbahu 13 cm.
G-G': H-H': turunlcm.
T-T': 3cmsampai5cm. ;lYu
F - U : panjang blus 65 cm.
D-J U -U' : belahandepan2 k't\
i:u
cm.
U'- O': 1 - T': 29 cm.
Titik O'naik I cm.
T,
Letak princess'.
H-C: turunl0cm.
C-C': l2cm. _rl
L-N : U'-X: 1lsampail2cm. -\l
HubungkantitikC -N - P - Z -Xdan O' - N - p' - Z -X.
\l
\
Pola kerah setali:
J-J' : turun8cm.
Lff --\
IUY
G-S 12cm. U

Tarik garis penolong: S - J'adalah garis bukaan (garis patah).


K - G - M : sudut siku-siku.
G - M : K - N (kerung leherbadanbelakang).
M - M',: 12 cm.
M'-Z: 3 cm.
G'-Z : G'-M-
G'-Z- R : siku-siku.
Z-R : lebar kerah belakang 62 cm.
S-V : 42cm.
W-E : lebarujungkerah 9 cm.
Tarik garis penolong (pola bayangan kerah): S - V - E - J' sesuai model
kerah dan jiplak. Model kerahnya kemudian lipat ke arah luar.
/i l,
Pola badan belakang: /I ., lltl
Buatlah pola dasar badan belakang, perubahannya:
Q-H: naiklsampail2cm.
JiII t-r\
H : 13 cm.
Tarik garis penolongN - \l \
N -N' : H - H' : I cm(penggantipoladepan). \
T-T': 3cmsampai5cm. \
G-O: (B-T')+1cm:26cm. -:

tt4
Letak princess:
H-D: turunl0cm.
B-B': G-G': 12cm.
HubungkantitikD - B' - I - G' danD - B' - I - G'.

Membuat lengan kop / puncak lengan: r- -,


Buatlah pola dasar lengan, perubahannya:
A-A': 6sampaiTcm.
A'- Y : 7 cm sampai 8 cm (sebagai tambahan kerut). u,,_
Bentuklah pola kerung lengan: L - Y - A' - Y - J.
Bilamana kerut lengan ingin lebih besar, pada titik J dan L
dapat ditambah.

Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 150 cm. Keterangan potongan:

a
A. Kerah dalam
B. Kerah luar
C. Kantong Ves
D. Ves (paspol bawah)
E. Lapisan
F. Isi Ves (kain keras)

-,tr'
l--T]
m
c

115
I. ROMPI

Rompi adalah pakaian luar sebatas pinggang dan tanpa lengan, yang
berfungsi sebagai pelengkap. Rompi dapat menambah keindahan dalam
berbusana. Rompi dapat dibuat dalam berbagai macam model, sesuai dengan
waktu dan kesempatan dalam pemakaiannya.

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang rompi: 55 cm.
2. Lingkar badan : 88 cm.
3. Lingkar pinggang : 68 cm.
4. Lingkar leher: 36 cm.
5. Panjang dada: 32 cm.
6. Panjang punggung : 38 cm.
7. Lebar punggung :34 cm.
8. Lebar dada: 33 cm.
9. Panjang sisi: 16 cm.
10. Tinggi puncak: l3 cm.
11. Jarak payudara : 18 cm.
12. Lebar bahu:
12 cm.
13. Lebar punggung : 38 cm.
14. Lebar bahu rompi: 9 cm.

Contoh ukuran:
l. Panjang rompi.
2. Lingkar badan.
3. Lingkar pinggang.
4. Lingkar leher.
5. Panjang dada.
6. Panjang punggung.
7. Lebar punggung.
ffi
8. Lebar dada.
9. Panjang sisi.
10. Tinggi puncak.
I 1. Jarak payudara.
12. Lebar bahu.
13. Lebarpunggung.
14. Lebar bahu rompi.
Keterangan model:
ru
- Garis princess di depan.
- Kantong tempel/tutup kantong.
- Pas bahu belakang.
- Garis hias belakang.

116
Pola depan:
Buatlah pola badan depan, perubahannya:
H-H': naik 1cm.
F- H' : 2lebar punggung atas : 38 cm :2 : 19 cm.
F r'
I
: lebar bahu rompi : 9 cm.
H'- G'
G'-S :
T-T' :
H'-M: tutunl2cm.
2cmdanA-L - turun3cm
D
I
E-H :
N-R :
panjangrompi
P-P': naik:6cm.
: 55 cm.
r
I

L-L' : R-R' : 2cm(kelebihankancing). I

R,_ p, : (L,_ T,) * I cm. -\


Tr

Princess depan:
M-C: i2cmdanC-C' :
Hubungkan
12cm.
titik C - U - Y - O dan C' - U - Y' - O.
/'l
\3J
B

Letak kantong dan kancing dibuat sesuai keinginan.

Pola belakang: I
I
Buatlah pola dasar badan belakang, perubahannya:
Q-Q': naiklcm.
NL- --JP
X-Q': 2lebar punggungatas : 19cm.
Q - N' : lebar bahu rompi
: 9 cm.
Q'-M: N'-S: naikl2cm. M
T-T': 2cm.
T,_ y' _ Z, : T, _ Z, _ p, : (pola depan).
F.-2,: (B-T,)*1cm.

Pola pas bahu:


M - H - turun 12 cm
X - D+{ : sudut siku-siku. \_J
D-G: E'-Z:8CM.
E-W: (D-G)-lcm-Jcm. I
W - W': l1/z cm.
Hubungkan titik G -W - Zdan G -W' - Z.
s-J

tt7
CONTOH SOAL TINGKAT DASAR

SOAL I

I. Persiapan

1. Buatlah pola dan perubahan model dari sebuah


blus menurut model di sebelah dengan ukuran:

Lingkar badan: 84 cm + 4 cm.


Lingkar leher: 36 cm.
Lingkar pinggang: 66 cm.
Panjang punggung: 37 cm.
Lebar punggung: 33 cm.
Panjang dada: 32 cm.
Lebar dada: 31 cm.
Lebar bahu: l2 cm.
Panjang sisi: 17 cm.
Panjang blus dari bahu teratas: 62 cm.
Lingkar kerung lengan: 42 cm.
Panjang lengan: 20 cm.
Lingkar lengan: 26 cm.

2. Persiapkanlah bahan / perlengkapan yang sudah


anda beli sesuai dengan Instruksi Ujian.

II. Menggunting dan menjahit:


- Gunting dan jahitlah blus tersebut di atas
d$m waktu 6 jam.
- Pekerjaan harus selesai (hingga bagian luar
dan dalam) serla siap untuk dipakai.

118
SOAL 2

TINGKAT : DASAR.

I. PERSIAPAN MENJAHIT:

L Buatlah pola, perubahan model dan berilah tanda-tanda pola dari


sebuah blus menurut model di sebelah dengan :

Ukuran :

- Lingkar badan: 90 cm.


- Lingkar pinggang: 70 cm.
- Lingkar pinggul: 94 cm.
- Tinggi pinggul: 19 cm.
- Panjang blus: 63 cm.
- Panjang dada: 32 cm.
- Lebar dada: 33 cm.
- Panjang punggung: 37 cm.
- Lebar punggung: 35 cm.
- Lebar bahu: 12 cm.
- Lingkar leher: 36 cm.
- Lingkar kerung lengan: 43 cm.
- Panjang lengan: 22 cm.
- Lingkar lengan: 25 cm.

II. MENGGLNTING / MENJAHIT :


- Gunting dan jahitlah blus tersebut di atas dalam waktu 6 jam.
- Pekerjaan harus selesai bagian luar dan dalam serta siap untuk
dipakai.

,.

119
BAB VI
POLA GAUN
A. POLADASAR GAUN DEWASA
Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkarbadan
2. Lingkar leher
3. Lingkar pinggang
4. Lebarbahu
5. Panjang dada
6. Lebar dada
7. Panjang punggung
8. Lebarpunggung
9. Panjang sisi
10. Tinggi puncak
11. Jarakpayudara
12. Lingkar lengkung lengan
13. Panjang lengan
14. Lingkar lengan
15. Lingkar pergelangan
16. Panjang rok
17. Tinggi pinggul
18. Lingkar pinggul

Contoh ukuran :

1. Lingkar badan : 88 cm * 4 cm:92 cm.


2. Lingkar leher : 36 cm.
3. Lingkarpinggang : 66 cmi2 cm: 68 cm.
4. Lebar bahu : 12 cm.
5. Panjang dada: 32 cm -

6. Lebar dada:33 cm.


1. Panjang punggung: 38 cm.
8. Lebar punggung : 34 cm.
9. Panjang sisi: l7 cm.
10. Tinggi puncak: 13 cm.
11. Jarak payudara : 18 cm.
12. Lingkar lengkung lengan :44cm.
13. Panjang lengan:23 cm/55 cm.
14. Lingkar lengan:34 cm.
15. Lingkar pergelangan : 22 cm.
16. Panjang rok:60 cm.
17. Tinggi pinggul: 19 cm.
18. Lingkar pinggul : 94 cm + 4 cm : 98 cm.

120
POLA DASAR BADAN DEPAN

Buatlah sudut siku-siku: K - F - M.


F-G :%lingkarleher+1/zcm: (36crn 6)+2 cm : 61/zcm.
F - D :1/alingkarleher+ 2 cm : (36 cm : 6) + 2cm : 8 cm.
Hubungkan titik G - D menjadi kerung leher depan.
G-K: lebarbahu:72cm I

K-H: 31,/zcm.
G-H : G-K: l2cm.
D-E : panjangdada: 32cm.
E -A : panjang sisi: 17 cm.
B - C : 1/z lebar dada : 33 cm :2 : 161/z cm,
A-T 1/+lingkar badan* l cm :24cm.
Hubungkan titik H - C - T menjadi kerung lengan depan
E-Z 1/+lingkar pinggang +l cm + kupnat : (68 cm : 4) + lcm.
*'3 cm : 2l cm.
:
E-L tinggipuncak: 13cm.
L - H : 1/z jarak payudara : 18 cm :2:9 cm.
E-O : r/,olingkarpinggang* 1cm:(68 cm:10)+ l cm:7,8 cm.
(dibulatkan menjadi 8 cm)
O-P lebarkupnat:3cm.
HubungkantitikT-Z
C-Q: 4cm,
Q - R : lebarkupnat : l1/zcm. ae

E-S : turunl1/zcm. -

S-I : tinggipinggul: 19cm.


S-M : Z-X: panjangrok : 60cm.
S-Z : 1/+lingkarpinggang* l cm+3 cm:(68cm:4)+l cm*3 cm.
: (68 crg: 4) + I cm * 3 cm :21 cm.
I-J = 1/+ lingkarpinggul+1cm:(98cm:4)+ 1 cm:251/zcm.
M-G:, I-J :251/zcm.
G-X: 3cm.
Titik X naik I 1/z cm
S-U - E-O:Scm.
U-V : lebarkupnat:3cm,
U-W : panjangkupnat : 12 cm.
Hubungkantitlk Z -J-X dan M-X.

121
POLA DASAR BADAN BELAKANG

Buatlah sudut siku-siku: L - X - R.


: : N L
X-N 1/alingkarleher+ 1/zcm:(36 cm : 6) +1/zcm
X-K: turun2cm,
6 1/z cm. ,X'- -
Hubungkan titik N - K menjadi kerung leher belakang
N-L lebar bahu : 12 cm.
:
L-Q turun 31/zcm,
N-Q: N-L: l2cm.
K - M : panjang punggung : 37 cm. g
M-B: panjangsisi : 17cm,
K-C: 1/zK-B:10cm.
C - D : 1/z lebar punggung : 34 cm.: 2 : 17 cm.
B-T l/+lingkarbadan - I cm.: (92 cm.:4) 1 cm. : 22 cm.
-
M-Y: 1/+lingkar pinggang- 1cm.+kupnat :(68cm.: 4)-1cm.
* 3 cm: 19 cm.
HubungkantitikQ - D - T dan T -Y
M - E : 1/,0 lingkar pinggang : 68 cm.: 10 : 6,8 cm.(dibulatkan
menjadi 7 cm)
E-F lebarkupnat:3cm.
H-G : turun2cmsampai4cm.
M-I : turun l1/zcm. d*z
-

I-P : tinggipinggul: 19cm.


-

I - R : panjang rok :60 cm.


I-Y : M-Y: 19cm.
P-U 1/+lingkar pinggul I cm.: (98 cm.: 4)
- - 1 cm.: 231/z cm.
R-S : P-U :231/zcm.
S-Z 3cm.
Y -Z + I - R : panjangrok: 60 cm.
I-J : M-E:7cm.
J-K :. lebarkupnat :3 cm.
J - O : panjang kupnat :12 cm.
Hubungkan titikY -rJ - Z dan R - Z.

122
POLA DASAR LENGAN

Ukuran yang diperlukan:


l. Panjang lengan
2. Lingkar kerung lengan
3. Lingkar lengan
4. Lingkar pergelangan

Contoh ukuran:
1. Panjang lengan:55 cm.
2. :44
3.
Lingkar kerung lengan
Lingkar lengan : 30 cm.
:22
cm.
---ic
4. Lingkar pergelangan cm.

Buatlah sudut siku-siku: A- B - G.


A- C : 1/+lingkar kerung lengan-r2cm:(44 cm:4)+2 cm: 13 cm.
A-B : panjang lengan: 55 cm.
C-D : Yz(C-B)-3 cm: 18cm.
A - C - E adalah sudut siku-siku
A-E 1/z lingkar kerung lengan : 44 cm : 2 : 22 cm,

D-F l/zlingkar lengan : 30 cm :2: 15 cm (untuk membuat lengan


pendek cukup hingga batas ini)
B - G : 1/zlingkar pergelangan :22 cm: 2 : l1 cm .
Hubungkantitik E-F-G
Kerung lengan depan: A - E dibagi 4 bagian yang sama
A-X : XyH: H-I:I-E
Titik X naik l1/z cm dan titik I turun 11/z cm
Hubungkantitik A-X - H - I - E menjadi kerung lengan depan.
Kerung lengan belakang: A - E dibagi 3 bagian yang sama
A-N N-K: K-E
K-L =
; l/zK-E
Titik N naik2 cm dan titik L turunl/z cm
Hubungkantitik A-N - K- L- E menjadikerung lenganbelakang

t23
B. GAUN TANPA LENGAN/.SI CKDRESS

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang gaun
2. Lingkar badan
3. Lingkar leher
4. Lebar bahu
5. Lingkar pinggang
6. Panjang dada
7. Lebar dada
8. Panjang punggung
9. Lebarpunggung
10. Lingkar pinggul
ll. Panjang sisi
12. Lingkar kerung lengan
13. Tinggi puncak
14. Jarak payudara
15. Turun kerung leher
16. Lebar kerung leher

Contoh ukuran:
1. gaun: 105 cm.
Panjang
2. Lingkar badan: 88 + 4:92 cm.
3. Lingkar leher: 36 cm.
4. Lebai bahu : 12 atau 9 cm.
5. Lingkar piilgang : 66 + 2 : 68 cm.
6. Panjang dada: 32 cm.
7. Lebar dada:33 cm.
8. Panjang punggung:38 cm.
9. Lebaf punggung : 34 cm.
10. Lingkar pinggul :92 + 4:96 cm.
11. Panjang sisi : 17 cm.
12. Lingkar kerung lengan : 42 cm.
13. Tinggi puncak: 13 cm.
14. Jarak payudara: 18 cm.
15. Turun kerung leher: 8 cm.
16. Lebar ker[ng leher : l3 cm .

Keterangan model:
- Kerung leher bulat lengkung.
- Gaun tanpa lengan.
- Princess depan dan belakang
- Bagian bawah lebar "

124
Pola depan:
Buatlah pola dasar gaun, perubahannya: rr G
_5
F - G : 1/alingkar leher + 1/z cm: (36 cm + 6) + 1/z cm:61/z cm. Fr I
:! iI
II
F- D 1/alingkar leher+ 1/zcm: (36 cm :6)+1/z cm:8 cm. D r
G -K : G- H: lebarbahu : 12 cm. t,
D - E : panjang dada: 32 cm. B
E, -A : panjang sisi: 17 cm.

D -B : 1/z D - A : (32cm- 17 cm) : 2 : 71/zcm.


A
rf-
N'
B - C : 1/z lebar dada 33 cm '. 2 : 76 1/z cm. L
A-T 1/+lingkar badan* 1cm:(92cm:4)+ I cm:24cm-
F. - Z 1/+lingkar pinggang * I cm * 3 cm:21 cm. DI
E L

E - L : tinggi puncak: 13 cm, D

L-N : E-O : 1/z jarakpayudara:9cm.


o_P : o_P, : 3cm:2 :\1/zcm.
E-S : turunll/zcm.
1t, t

S - I : tinggi pinggul: 19 cm.


S-M : Z-X : panjangrok : 64cm.
I-J l/+lingkar pinggul * 1 cm: (98 cm:4) + t cm: (98 cm:4) I

* I cm :251/z cm. I
I t\
M-G: I-J :251/zcm. I
G-X: 3cm. I
I

I
I
Perubahan model : I 1
1. Bagian bahu: I
G-G' : H-H' : turlrn I cm ( ll/zcm) I
I

F' - H' : ilbaurpunggung atas : 36 cm : 2 : 18 cm.


H'- G' : lebar bahu: 9 cm.
2. Kerung leher:
D-B': turun+8cm.
D-D': *7 cm.
Gamlarlah titik: G' - D' - B' sesuai model agar posisi kerung leher
dapat baik (melekat) tutup kupnat D'
3. Garis princess:
M-M': L-N:9CM.
M'-Q: M'-R:X-X':*5cm.
Bentuk lebar di bawah sesuai selera.
Hubungkantitik C -N - P - W- R dan C - C' : 2cm lebarkupnat
kerung lengan
T - T' : naik l1/z cm sampar 2 cm (untuk model tanpa lengan)
Hubungkan titik G'- N'- P'- W - Q dan T' - Z - J - X'- Q

t2s
Pola belakang:
Buatlah pola dasar belakang, perubahannya:
X - N : 1/alingkar leher + 1/z cm: (36 cm :6)+ t72 cm:6 1/zcm.
X-K: turun2cm.
K-Q : lebar bahu dasar: 12 cm.
K- M : panjangpunggung: 38 cm.
M-B: panjang sisi: 17 cm.
K-C : 1/z K-B :(38 cm- lTcm) : 101/z cm.
:2
C-D : 1/z lebar punggung: 34 cm :2: 17 cm.

B-T 1/+lingkar badan- l cm:(92cm: 4)- 1 cm:22cm.


M-Y : 1/+lingkar pinggang- I cm+3 cm:(68 cm 4)-1*3 cm.
:19 cm.
M - M': 1/z cm.
M'- E : 1/,,, lingkar pinggang : (68 cm :10) : 6,8 cm (dibulatkan
menjadi 7 cm)
E-F lebarkupnat:3cm.
M-I : turun lI/zcm.
I-P : Y-U : tinggipinggul: 19cm.
P-U 1/+lingkar pinggul - 1 cm: (98 cm :4) - 1 cm: 231/z cm. I

R-S P-U:231/zcm. I

S-Z 3cm. I
l_R : y_ Z : panjangrok: 64cm. I

Perubahan model: I

I
1. Bagian bahu:
N-N' : a -Q' : naik 1 cm( l1/zcn)
I

K-Q' : 1/zlebarpunggung atas : 36 cm : 2 : zt


18 cm fika
menggunakanpaddinglbantalan bahu, titik Q' naik I cm)
K-K': turun 1cm.
Hubungkan titik K'- N'.
2. Garis princess'.
A P_O : R_J : M'_E+11/zcm:J cm+ 11/zcm:91/zcm.
J-A J-A': Z-Z': *5cm.
Hubungkantitik D - G - E - O -A'.
D-D'-1/zcm.
Hubungkan titik D'- G - F - O - A.
3. Bagian sisi:
T - T' : nalk l1/z cm sampai 2 cm,
Hubungkan titik T'- Y - U - Z'- A.
I- I' :
turun 10 cm.
Hubungkantitik B - M'- I'- F - R.

126
Rancangan bahan:
Lebar kain: 1 l5 cm, panjang: 225 cm.

terangan:
A Tengah depan
B Sisi depan
C Tengah belakang
D : Sisi belakang
E Lapisan dada
F Lapisan belakang

127
C. SACKDRESS MODEL KEMBEN (BUSTIER )

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang SackDress
2. Lingkar badan
3. Lingkar pinggang
4. Lingkar pinggul
5. Panjang dada
6. Lebar dada
7. Jarak payudara
8. Tinggi puncak
9. Panjang punggung
10. Lebarpunggung
11. Panjang sisi
12. Turun dada

Contoh ukuran:
1. Panjang Sack Dress: 103 cm.
2. Lingkar badan: 88 + 2 : 90 cm
3. Lingkar pinggang : 66 + 2 : 68 cm.
4. Lingkar pinggul :92 + 4:96 cm.
5. Panjang dada: 32 cm.
6. Lebar dada:33 cm.
7 . Jarak paludara :18 cm.

8. Tinggi puncak: 13 cm.


9. Panjang punggung:38 cm.
10. Lebar punggung :34 cm.
11. Panjang sisi: 17 cm.
12. Turun dada: 12 cm.

Keterangan model:
- Bentuk dada lengkung.
- Garis dada langsung diteruskan hingga kupnat pinggang.
- Tali model sengkelit/spaghetti strap.
- Bagian bawah model span.

128
Pola depan:
rr GK
ir, rl-;,
Buatlah pola dasar gaun depan, perubahannya:
T - T' : narkl/z cm.
D - B' : turun 12 cm (selera model)
B-M : L -N : %jarakpayudara: 9 cm. I
8,1
J,!
B'- R : ke kanan 1/z cm, lT-rh, Tr
R-X : 1/z R- M:9 cm :2:41/zcm. B
Titik M ke kiri dan ke kanan 1,/z cm.
Tutuplah kupnat pada titik X.
E- L : tinggi puncak: 13 cm.
u-w: E-o : L-N:9cm.
Hubungkan titik M - N - P - Wdan titikM - N - P'- W.
Tutuplah kupnat: Q - N - R dan bentuklah R - X - M - Q - T' sesuai model
M-G: I-J
G-X : kekiri2 cm sampai 3 cm.
F - M : panjang sack dress: 103 cm, atau dapatjuga diukur dari S - M
: panjang rok: 63 cm.
Hubungkan titik T'- Z - J - X - M.
X - X' : panjang belahan sisi : 25 cm.

Pola belakang:
Buatlah pola dasar gaun belakang, perubahannya:
T - T' : nalk I1/z cm. =+
B -B: : naik l1/zcm. I
M - M': ke kanan 1/z cm.
Tutuplah garis pinggang: M'- Y - I'.
-lo
I
Tt
Hubungkan titik B' - B - M' - O' - P - R menjadi garis tengah T
belakang.
R-S : P-U
S -Z = kekiri2cmsampai3 cm.
Hubungkan titik T'- Y -UZ :T' - Z- J - X lihat pola depan.

s
4

129
Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 150 cm.

Keter'angan:
A: Badan depan
B: Badan belakang
C: Lapisan dada
D: Lapisan belakang
E: Tali bahu
Badan
belakang

Badan
depan

t/

Pola lapisan

Keterangan:
A. Pelapis lapisan dada
B. Pelapis belakang

130
D. POLA DASAR DASTER

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkarbadan
2. Lingkar leher
3. Lingkar pinggang
4. Lingkar pinggul
5. Lebar bahu
6. Panjang dada
1. Lebar dada
8. Panjang punggung
9. Lebarpunggung
10. Panjang sisi
I l. Tinggi puncak
12. Jarakpayudara
13. Lingkar kerung lengan
14. Panjang lengan
15. Lingkar lengan
16. Panjang daster
17. Tinggi pinggul

Contoh ukuran:
1. Lingkar badan : 88 + 4: 92 cm.
2. Lingkar leher: 36 cm.
3. Lingkar pinggang:66 cm * 2 cm: 68 cm.
4. Lingkar pinggul :92 cm * 4 cm : 96 cm.
5. Lebar bahu :72 cm.
6. Panjang dada:33 cm.
7. Lebar dada:33 cm.
8. Panjang punggung:37 cm.
9. Lebar punggung: 35 cm.
10. Panjang sisi: 17 cm.
11. Tinggi puncak : 13 cm.
12. Jarak paludara: 18 cm.
13. Lingkar kerung lengan : 44 cm.
14. Panjang lengan :23 cm.
15. Lingkar lengan:36 cm.
16. Panjang daster:98 cm.
17. Tinggi pinggul: 19 cm.

131
Keterangan model:
- Kerung leher bulat
- Belahan depan tidak terbatas
- Kancing hias 8 buah, diameter masing-masing 71/z cm
- Kantong tempel2 buah.
- Lengan licin.

POLA DASAR DASTER


F- GGI x
Pola depan:
F'l Er
F-G 1/a lingkar
leher + 1/z cm: (36 cm : 6) +1/2 cm -- 61/z cm .

F -D 1/alingkarleher+ 2cm:(36cm : 6)+2cm:8 cm.


Hubungkan titik G - D menjadi kerung leher belakang
,?Y
G-K: lebarbahu12cm.
K-H : 31/zcm.
G-H : G-K: l2cm. L_
D - E : panjang dada 33 cm.
E -A : panjang sisi 17 cm.
A_B : 1/z A_ D:gcm.
B - C : 1/zlebar dada:33 cm :2:161/zcm.
lE'
A- T 1/+lingkar badan+ I cm: (92cm:4)+ I
cm:24
Hubungkan titik H - C - T menjadi kerung lengan badan depan.
cm.
I
E -Z : thlingkarpinggangf l cm+kupnat: (68 cm:4) + I cm.
+3 cm:21 cm.
t
E - V : tinggi puncak 13 cm. rr
V - N : 1/z jarak payudara : 18 cm : 2 :9 cm.
C-Q - turun4cm. I
Q - R : lebar kupnat l1/z cm.
E-E' : tttrun l1/z cm.
E'- I : tinggi pinggul 19 cm.
F - M : panjang daster 98 cm"
I- J :,l/+lingkarpinggul+ 1 cm:(96 cm : 4)+ 1cm:25 cm.
M-L: I-J:25cm.
L-P 3cm.
Titik P nalk l1/z cnl
Hubungkan titik T - Z - J - P dan M - P
G-G': 2cm.'
D-U: 3cm.
H-H': 1cm.
Hubungkan titik G' - U menjadikerung leher
U-U': M-M':2cm-
M-S : V-N:9cm.
T-T': 3cm.
Tutuplahkupnat Q - N - Rdan guntinglah S - N, makapolabagianbawah akan terbuka,
S-S' : P-P':Scm.
132
Pola belakang:
X-N : % lingkarleher+ 1/zcm: (36 cm :6)+1/zcm:61/zcm.
X-K: turun2cm,
N-L lebar bahu 12 cm.
L-Q : turun31/zcm,
N-Q : N-L: l2cm.
K - M : panjang punggung 3'7 cm, N.N.I L
M - B : panjang sisi 17 cm.
K-C: l/zK-B:l0cm.
C - D : 1/zlebarpunggung : 35 cm : 2: 171/z cm.
B -T 1/+lingkar badan- I cm:(92cm:4)-1 cm:22cm.
M-Y : l/+lingkar pinggang - I cm+kupnat: (68 cm:4 ) - 1cm.
+3cm:19cm.
Hubungkan titik Q - D - T dan T - Y serta K - N.
S-R : panjangdaster- l cmsampai ll/zcm:98 cm- 1cm:9J cm.
M - M': turun 11/z cm.
M'- P : tinggi pinggul : 19 cm.
P-U : 1/qlingkarpinggul- l cm:(96cm:4)- 1cm:23 cm. ={.i:1,
R-S : P-U:23cm.
S-Z 3cm, \\
N-N': 2cm.
K-K'-- 2cm. --{
Hubungkan titik N' - K'
Q-Q':1cm. tt
T-T': 3cm.
Z-Z' : 8 cm.
Hubungkan titik Q'- N'- T'- Z' danPt- Z' l\
T'- Z' : T'- P' (pola bagian depan).
,iI

133
Pola lengan daster:
Jr
Ukurlah kerung lengan badan depan dan belakang, beri tambahan lebih
besar 1/z cm dari ukuran yang didapat. Setelah itu buatlah pola dasar
lengan licin.

A-E : '-.
panjang lengan 23 cm.
-r-
A-B : 1/+ lingkar kerung lengan

A - B - K danA - B - J sudut siku-siku


* 2 cm:(44 cm:4)+2 cm:

A - K : 1/zhngkar kerung lengan : 44 cm : 2: 22 cm.


13 cm.
A

\*l
A-J : A-K:22cm. D
Buatlah kerung lengan depan dan belakang sesuai pola dasar.
E -D : E-H : l/zlingkarlengan:36cm : 2: 18 cm.

Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 125 cm.

Peralatan daster: /^
A. Badan depan
B. Badan belakang I
C. Lengan :
D. Kantong _t
E. Lapisan kerung leher belakang
F. Lapisan kerung leher depan
I
ll
LIt t
:

'I
134
E. GAUN LENGAN RAGLAN

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkarbadan
2. Lingkar pinggang
3. Lingkar pinggul
4. Lingkar leher
fIIr{:/
5. Lebar bahu
6. Panjang dada
7. Lebar dada
D'\
8.

fiilL:i
Panjang punggung
9. 'l'l-e
t-.1
.'a.;\
Lebarpunggung L..'
10. Panjang sisi [. o.'
11. Tinggi puncak
tt\ b-?
12. Jarakpayudara \.qlsil
\s.
13. Lingkar kerung lengan
14. Panjang lengan
15. Lingkar lengan
li
16. Tinggi pinggul FI
17. Panjang daster

Contoh ukuran:
l. Lingkarbadan : 88 cm + 4 cm : 92 cm.
$i
r0

/i;.'/ , o.l. -.t'cl


/t.;l l'o l'l'$b .[
Df
2.
3.
Lingkar pinggang: 66 cm + 2 cm:68 cm.
Lingkar pinggul :92 cm + 4 cm:96 cm.
Irl r lal i,,'Dl;\
Y+lri ll
4. Lingkar leher : 36 cm.
ri/i ,..l';\ .l ti\i]
5.
6.
Lebarbahu: 12cm.
Panjang dada:33 cm.
:
lililir.b; .
ll rl r
7. Lebar dada 33 cm.
8. Panjang punggung: 38 cm. llu:;l
9. Lebarpunggung: 35 cm.
10. Panjang sisi: 17 cm.
11. Tinggi puncak :
12. Jarak payudara: 18 cm.
13 cm.
[i'*
13. Lingkar kerung lengan :44 cm. l. ;l 1.1 li'ar
14. Panjang lengan :23 cm. I;
r. )r I

15. Lingkar lengan:36 cm. I ,


tOl
,.1
16. Tinggi pinggul - 19 cm. :.
17. Panjang daster:98 cm.
h$
t/i I
[.

135
Keterangan model:
- Pemilihan bahan pakaian berkembang kecil/bercorak
- Kerung leher bulat.
- Berkerut pada kerung leher.
- Lengan raglan
- Princessdepanlbelakang.
- Bukaan depan.
- Kancing hias 3 buah, diameter masing-masing l1/z cm
- Lingkar lengan dan kerung leher memakai bisban dengan warna serasi
- Bagian bawah pakaian klok / melebar.
- Kantong sisi dalam / gantung .

Pola depan:
Buatlah pola dasar daster depan, perubahannya:
G-G':3cm.
D-D':3cm.
Hubungkan titik G'- D'.
H-H' : naik l1/zcm.
Tarik garis penolong G - H'dan diperpanjang sampai K \
H'- K : panjang lengan 23 cm.
\
K - K' : turun 4 cm sampai 5 cm.
H',-K',: H',- K:23 cm.
{
K'- V : 1/z lingkar lengan :
36 cm : 2 : 18 cm.
T-T': 3cm.
T'-W: 4cm.
I'- I l1/z cm.
A-B : turun7cm.
D'-U: B-B':2cm.
G'-Y: 5cm.
J ffi \
Y-L - 1,/zY-D' +-1
C - C' :, l1/z cm.
(Y-C)+(C'-W):Y-W',
G'-F: 5cm(kerut)
Hubungkan titik F - K'- V - W - I - P'.

Pembuatan princess:
S-J S-O:5cm. \\
Hubungkantitik C -N - M - X - O dan C' -N - M' - X - J.
Tarik garis penolong N - L dan dibuka sebagai tambahan kerut leher
*5cm

136
Pola belakang:
Buatlah pola dasar daster belakang, perubahannya:
N-N': 3 cm.
K-K':3cm.
Hubungkan titik N'- K'.
Q - Q' : naik l1/z cm.
Tarik garis penolong N - Q'dan diperpanjang sampai L
Q'- L: panjang lengan 23 cm.
L - L' : turun 4 cm sampai 5 cm, --rl
/--
Q'- L' : L: \ Lt
l
Q'- 23 cm.
L'- W : 1/z lingkar lengan : 36 cm : 2 : 18 cm .

T-T': 3cm.
T'-D : 4cm.
P
-Tl
Y'-Y : 71/zcm. lt
N'-E: 5cm. I
N'-A : 5 cm.
M
M, I
HubungkantitikA-L'
E-F 1/zE-K' - I
E-G-D: E-C
I
I
Hubungkan titikA - L'- W -D -Y - Z'. I

Pembuatan princessz
U-P : U-X:5cm.
Hubungkan titik G - P- M - V - X dan G - P- M' - V- P
Tarik garis penolong P - F, dan dibuka sebagai tambahan kerut leher
*5cm.

137
Rancangan bahan:
Lebar kain: I 15 cm, panjang: 250 cm

Peralatan gaun lengan raglan'.


A. Bagian depan
B. Sisi depan
C. Bagian belakang
D. Sisi belakang
E. Lengan
F. Kantong sisi

:I

138
CONTOH SOAL TINGKAT DASAR

SOAL 1

I. Persiapan:

1. Buatlah pola, perubahan model dan berilah tanda-tanda pola dari


sebuah gaun menurut model di sebelah dengan ukuran :
- Lingkar badan sudah dengan kelonggaran: 92 cm.
- Lingkar leher: 35 cm.
- Lingkar pinggang: 68 cm.
- Panjang punggung: 37 cm.
- Lebar punggung: 34 cm.
- Panjang dada: 32 cm.
- Lebar dada: 32 cm.
- Panjang rok dari pinggang: 60 cm.
- Lebar bahu: 12 cm-
- Lingkar kerung lengan: 42 cm.
- Panjang lengan: 18 cm.
- Lingkar lengan: 24 cm.

2. Persiapkanlah bahan/perlengkapan yang sudah Anda beli sesuai


dengan Instruksi Ujian Nasional.

II. Menggunting dan menjahit:


- Gunting dan jahitlah gaun tersebut di atas dalam waktu 61/z jam
- Pekerjaan harus selesai (hingga bagian luar dan dalam)
serta siap untuk dipakai

139
SOAL 2

I. Persiapan:

Buatlah pola, perubahan model dan berilah tanda-tanda pola dari sebuah
daster menurut model di sebelah dengan ukuran :

Lingkar badan sudah dengan kelonggaran : 90 cm.


Panjang punggung: 37 cm.
Lebar punggung: 34 cm.
Panjang muka: 32 cm.
Lebar muka:32 cm.
Tinggi puncak: 13 cm.
Jarak pay'Lrdara: 17 cm.
Lebar bahu: 12 cm.
Lingkar pinggang: 68 cm.
Lingkar leher: 35 cm. $' 'lS w';,;\
Lingkar pinggul: 94 cm.
Tinggi pinggul: l9 cm.
;l xir{lt'
Panjang rok dari pinggang: 65 cm.
Lingkar kerung lengan: 43 cm.
Panjang lengan: 24 cm.
fli t-fi
"n 6i &

Lingkar lengan: 35 cm. x/rl8 *

II. Menggunting dan menjahit:


Gunting dan jahitlah gaun tersebut di atas dalam waktu 61/z jam 4:li,\
Pekerjaan harus selesai (hingga bagian luar dan dalam)
serta siap untuk dipakai

140
BAB VII.
POLA KEBAYA
A. KEBAYAPENDEK

Ukuran yang diperlukan:


l. Lingkarbadan
2. Lingkar leher
3. Lebarbahu
4. Panjang dada
5. Lebar dada
6. Tinggi puncak
7. Jarak payudara
8. Panjang punggung
9. Lebarpunggung
10. Panjang sisi
1 1. Lingkar pinggang
12. Lingkar pinggul
13. Tinggi pinggul
14. Panjang kebaya
15. Lingkar kerung lengan
16. Panjang lengan
17. Panjang siku
18. Lingkar siku
I 9. Lingkar pergelangan
20. Lebar punggung atas

Contoh ukuran:
1. Lingkar badan : 88 cm.
2. Lingkar leher: 36 cm.
3. Lebar bahu : 12 cm.
4. Panjang dada: 32 cm.
5. Lebar dada :32 cm.
6. Tinggi puncak: 13 cm.
1. Jarak payudara: 18 cm.
8. Panjangpunggung : 37 cm.
9. Lqbarpunggung : 34 cm.
10. Panjang sisi: 17 cm.
I 1. Lingkar pinggang : 68 cm.
12. Lingkar pinggul : 96 cm.
13. Tinggi pinggul: 18 cm.

t4t
14. Panjang kebaya :22 cm.
15. Lingkar kerung lengan :42 cm.
16. Panjang lengan : 56 cm.
17. Panjang siku : 30 cm.
18. Lingkar siku:32 cm.
19. Lingkar pergelangan :24 cm.
20. Lebar punggung atas : 35 cm,

POLA DASAR KEBAYA


Pola depan
Buatlah pola dasar badan depan, perubahannya:
A-B : 1/a lingkar leher + 1/z cm: (36 cm : 6) + 1/z cm: 61/z cm.
A-D : 1/alingkar leher + 2 cm:(36 cm : 6) + 2cm : 8 cm.
B-C : lebar bahu: 12 cm. B Br c
'br
C-I : turun31/zcm. iI
B-I : B-C:12cm. ,, lut
D -E : panjangdada:32 cm.
E-F : panjang sisi: 17 cm. I /l
E-L 1/+lingkar pinggang*
+ 3 cm:21 cm.
1cm+kupnat:(68 crn:4)+ 1cm. - r l-"t
F -J 1/+lingkar badan+ 1 cm:(88 cm:4)+ I cm:23 cm.
D-G : l/zD -F-(32cm 17cm) :2:J1/zcm.
G - H : 1/zlebar dada : 32 cm:2: 16 cm.
I-H-J : kerunglengandepan.
1#
E - M : tinggi pinggul: 18 cm.
E - N : panjang kebaya :22 cm.
M-P : 1/+lingkar pinggul* 1 cm: (96 cm:4) + 1cm:25 cm.
til"
N-O : M-P:25cm,
N- Q : turun4cmsampai 5 cm.
E - R = tinggi puhcak: 13 cm.
R - S :, 1/zjarakpayudara: 18 cm : 2 : 9 cm. I
E-T (E - S) - 71/z cm: 71/z cm, M -T -
T-U: lebarkupnat:3cm. N -J-
T-V : panjangkupnat:+ 10 cm. q

Perubahan pola kebaya:


B -W : U - P :polakerung leher: B cm.
X-Y: naiklcm.
Y-W: lebarkerah-*7cm.
B - B' : I - I' : lebar kupnat bahu :2 cm.
B'-W': I'- H': tutun I cm.
TitikJ-J': naiklcm.
Hubungkan titik H' - H - J' menjadi kerung lengan depan dan titik J' - L - P - O - Q

142
Pola belakang:
D
tit
Buatlah pola dasar badan belakang, perubahannya: UF ttv
X-N : 1/alingkar leher + 1/zcm- (36 cm :6) +1/zcm:61/zcm.
X-K: turun2cm"
N - D : lebar bahu: 12 cm.
D-Q: turw3l/zcm.
N-Q: N-D:12cm.
K - M : panjang punggung: 37 cm.
M - B : panjang sisi: l8 cm.
B-T 1/+lingkar badan - 1 cm: (88 cm :4:) - | cm:21 cm.
M -Y : 1/+lingkar pinggang - I cm+ 3 cm : (68 cm:4) - 1 cm.
* 3 cm: 19 cm"
M-C: turun12cm.
C - H : tinggi pinggul: 18 cm.
H-I : N-R:1/q lingkarpinggul- 1cm:(96cm:4)- l cm: 23 cm.
C - N : panjang kebaya 22 cm.
K-U: naikl1/zcm.
T' -Y - R : J' - L - O (sisi depan)
I
Perubahan pola kebaya:
U - W : l/zlebar punggung atas:35 cm
N R
:2: 771/z cm. s
N-P Q-W: naiklcm.
:
W-P W'-H': lebarbahu

Pola lengan kebaya:


A
A-B : panjang lengan: 56 cm.
A-C : 1/alingkar kerung lengan + 4 cm: (42 cm: 4) + 4 cm: 141/z cn .

A - C - H : adalah sudut siku-siku


A - H : 1/zlingkar kerung lengan : 42 cm:2:21 cm.
A-E = panjangsiku:30cm. c
E - F :, 1/zlingkar siku : 32 cm:2: 16 cm.
B - D : 1/zlingkar pergelangan :24 cm:2: 12 cm.
A - H : dibagi 4 bagian yangsama
I-L : naik2cm. E
J-K : turun2cm.
A - L - G - K - H adalah kerung lengan depan
A - L - J - H adalah kerung lengan belakang
Hubungkantitik H-F-D.

t43
Rancangan bahan:
a. Posisi bahan terbuka:
Lebar kain: I l5cm, panjang: 150 cm

b. Posisi bahan terlipat:


Lebar kain: I 15cm, panjang kain: 125 cm.

144
B. KAMISOLICAMISOLLE
Kamisol digunakan sebagai pelapis busana yang tembus pandang di
bagian atas. Kebaya seringkali dibuat dari bahan tembus pandang seperri
sifon, organdi dan sari, atau bahan berlubang-lubang seperi lace dan
brokat. Karena itu kamisol diperlukan saat berkebaya daribahan-bahan
seperli tersebut di atas, untuk menutupi atau melapisi pakaian dalam.
Dengan demikian kesan keseluruhan akan tampak lebih rapi.

Ukuran yang diperlukan :


1. Lingkarbadan
2. Lingkar pinggang
3. Lingkar pinggul
4. Panjang dada
5. Lebar dada
6. Tinggi puncak
7. Jarak payudara
8. Panjang punggung
9. Lebarpunggung
10. Panjang baju
11. Panjang tali baju

Contoh ukuran :
1. Lingkar badan: 86 cm + 2 cm: 88 cm.
2. Lingkar pinggang : 66 cm + 2 cm: 68 cm.
3. Lingkar pinggul : 94 cm * 2 cm: 96 cm.
4. Panjang dada: 32 cm.
5. Lebar dada:33 cm.
6. Tinggi puncak: 13 cm.
7 . Jarak pay.Lrdara : 18 cm.

8. Panjang punggung: 38 cm. trJ*


9. Lebpr punggung : 34 cm.
10. Panjang baju: 60 cm (dari bahu)
11. Panjang tali baju :32 cm. B IJ(
Br'd
Pola depan:
Buatlah pola dasar badan depan, perubahannya: L N
T-T': naik2cm.
D - B' : turun 13 cm (sesuai selera) E _l
B - M : L - N : l/zjarak pay,udara : 18 cm : 2:
B' - R : ke kanan 1/q cm.
9 cm. D
,l
R-X : 1/zR_M: g cm :2: 41/z cm. W
I-I' : R-M:9CM. Jr

145
Hubungkan titik M - N - U - I' dan N - V - W - I'. N
Xr-
Tutuplah kupnat Q - N' - R dan X - N.
Besar kupnat titik x 1/z cm.
J - J' :
l-
I
=i*
naik 12 cm sampai 2 cm.
Pola depan terdiri dari dua bagian pola.
h{-' -- B-t'
I^
l----
lg' E}
Pola belakang: B t-
,l-l
Buatlah pola dasar badan belakang, perubahannya:
T-T':
B-B':
naik2cm.
naik*3cm.
il'l
H_R: naik+41/zcm.
Hubungkan titik B'- R - T'(sesuai model).
M - M': ke kanan 1/z cm.
M
I
tlu'ri )'/
i'q rt
M'- E : 1/,0 lingkar pinggang: 7 cm.
E - E' : lebar kupnat: 3 cm. u
P
P-O : B-H:81/zcm. o
Hubungkan titik R - G - E - O dan G - E' - O.
T'-Y-U : T'-Z-J' (polasisidepan).
Garis pinggang: M' - I' ditutup.
Garis tengah belakang: B' - M' - P (ritsleting).

Rancangan bahan:
a. Lebarkain: 150 cm, panjang: 75 cm.
b. Lebar kain: 115 cm, panjang: 100 cm.

Keterangan:
A. Tengah depan.
B. Sisi depan.
C. Lapisan dada.
D. Badan belakang.
E. Lapisan badan belakang.
F. Tali kamisol / sengkelit I spaghetti strap.

Rancangan bahan pelapis:


Lebar vliseline:90 cm, panjang: I5 cm.

Keterangan:
A : Pelapis lapisan dada.
B : Pelapis lapisan punggung.

t46
C. KEBAYA MODIFIKASI

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang kebaya
2. Lingkar badan
3. Lingkar leher
4. Lebar bahu/model
5. Lingkar pinggang
6. Lingkar pinggul
7. Panjang dada
8. Lebar dada
9. Panjang punggung
I 0. Lebar punggung/atas
11. Panjang sisi
12. Tinggi puncak
13. Jarak payudara
14. Lingkar kerung lengan
15. Panjang lengan
16. Lingkar lengan
17. Lingkar pergelangan

Contoh ukuran:
1. Panjang kebaya:65 cm.
2. Lingkar badan : 86 + 2 : 88 cm.
3. Lingkar leher: 36 cm.
4. Lebar bahu/model - 12 cm I 9 cm.
5. Lingkar pinggang :66 + 2 : 68 cm,
6. Lingkar pinggul :92 + 4:96 cm. \
7. Panjang dada: 32 cm.
B. Lebar dada :32 cm.
9. Panjang punggung:38 cm.
10. Lebar punggung/atas : 34 cm / 36 cm.
11. Panjang sisi: 17 cm.
12. Tinggi puncak: 13 cm.
13. Jarak payudara : 18 cm.
14. Lingkar kerung lengan :42 cm.
15. Panjang lengan:54 cm.
16. Lingkar lengan :32 cm.
17. Lingkar pergelangan : 22 cm.

147
Keterangan model:
- Kerung leher persegi lengkung, turun 9 cm, lebar l3 cm
- Lengan berlipit.
- Kancing sengkelit 9 buah
- Menggunakan vuring yang dijahit jadi satu dengan kebaya

Pola depan:
Buatlah pola badan depan, perubahannya:
A - B : 1/a lingkar leher + 1/z cm: (36 cm : 6) + 1/2 cm: 61,/z cm.
A - D : 1/alingkar leher + 2 cm:(36 cm : 6) + 2cm : 8 cm.
B-C: lebarbahu:l2cm.
C-I : turun3cm.
B-I : B-C:12cm. ^2;5f+
D -E : panjang dada: 32 cm. ,1\
'-\z
,

E - F : panjang sisi: 17 cm.


l,\. r
Kr
.> K
D - G : 1/z(D -F):(32 cm-.17 cm) : 2 :J1/zcm.
G - H : 1/zlebardada: 32 cm : 2 : 16 cm.
'./\"
F-K : 1/+lingkar badan+ l cm:(88 cm:4)+ I cm:23 cm.
Hubungkantitikl-H-K
E- L 1/+lingkar pinggang + 1 cm+kupnat: (68
cm:4) + I cm. -- rlrls
+ 3 cm :21 cm.
M-P : 1/+lingkar pinggul+ I cm:(96 cm :4)+ I cm:25 cm.
E'-y
A-N : panjangkebaya:65 cm.
N-O: M-P:25cm.
N-Q: turun5cm. L'l
Hubungkan titik K - L - P - O - Q
E - R : tinggi puncak: 13 cm. --laar
R-S : M' -Y :1/ziarak payudara : lB :2:9 cm. N
-?,4? -?
T-U: lebarkupnat:3cm. a
H-Y: turun3cm. e
Y-Y':,2cm.

Perubahan kerung leher:


D - D' : furun 9 cm (sesuai model)
B - W : I - I' :turun I cm sampai l1/z cm.
A'- I' : l/zlebar punggung atas : 36 cm:2: l8 cm.
I'-W' : lebarbahu:9cm.
D' - X : l/zlebar kerung dada : 13 cm :2: 61/z cm.
Gambarlah kerung leher sesuai model.
Tutuplah kupnat: Y - S - Y'dan kupnat titik: X
D'-F': turun1cm.
F'- M' : + 35 cm.
Lebar lidah sengkelit : 3 cm.

148
K - K' : naik l1/z cm sampai 2 cm.
W'- N': panjang kebaya: 65 cm. x
N
K
Pola belakang:
Buatlah pola badan belakang, perubahannya:
X - N : 1/a lingkar leher + 1/z cm: (36 cm : 6) + 1/z cm: 61/z cm.
X-K: turun2cm.
N-D: lebarbahu:12cm.
D-Q: ttrun31,/zcm. :-:&-::
N-Q: N-D:12cm.
K - M : panjang punggung: 38 cm.
M - B : panjang sisi: 17 cm.
B -T l/+lingkar badan- I cm:(88 cm:4)-l cm:21 cm.
B-J 1/zB -K: (38 cm - 17 cm) :2:701/zcm.
J-P 1/zlebarpunggung : 34 cm : 2 : 17 cm.
HubungkantitikQ-P-T
M-Y : 1/+lingkar pinggang- I cm+3 cm:(68cm:4)- I cm.
* 3 cm: 19 cm.
M-C: turunll/zcm.
C-H : Y-I: tinggipinggul:18cm.
H-I 1/+lingkar pinggul - I cm: (96 cm:4) - l cm:23 cm.

Perubahan pola belakang:


N - N' : :
Q - Q' naik 1 cm sampai l1/z cm.
Q'- N': lebar bahu : 9 cm.
K-K': turunlcm.
K - Q': 1/zlebar punggung atas:36 cm : 2: 18 cm.
T - T' : nalk l1/z cm sampai 2 cm,
T'-Y- I - R : K' - L- P- O (pola sisi depan)

Pola leqgan lipit: tt1


Buatlah pola lengan kebaya, perubahannya:
Ukur pola kerung lengan depan + kerung lengan belakang : 2 : A-H
A-R : naik4cm. It
S-T :21/zcm. !-tf
U-V : 21/qcm.
W - X : 2 cm (lebar masing-masing lipit lengan, jumlah 3 buah)
R-S : T-U : V-W: jaraklipit :L1/zcm.
A_H : X_H,+41/zcm.
Buatlah kerung lengan depan dan belakang sesuai gambar
t/
E - F' : 1/zlingkar lengan : 16 cm.
B - D : 1/zlingkarpergelangan : 11 cm.

t49
Rancangan bahan:
Lebarkain: 115 cm, panjang: 175 cm.

Iengan

belakang / depa

i laplsan
lberat<ane

Rancangan vuring:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 75 cm

I
dan
lakang

1s0
BAB VIII.
POLA DASAR PAKAIAN ANAK.ANAK

A. POLA DASAR KEMEJAANAK LAKI-LAKI


Ukuran yang diperlukan:
i. Lingkar badan
2. Panjang punggung
3. Lebar punggung I
4. Lingkar leher
5. Lebarbahu
A
r
I
T-

6. Lebar dada I

Contoh ukuran:
1. Lingkar badan : 64 cm. I

2. Panjang punggung :23 cm.


3. Lebar punggung:26 cm.
4. Lin-ekar leher:30 cm.
Pola depan Pola belakang
5. Lebar bahu - 9 cm.
6. Lebar dada:25 cm.

Pola depan: CI

Buatlah -uans siku: A, B, C, D.


A-B 1/zlingkar badan + 2 cm: (64cm :2) + 2 cm: 34 cm.
C-D A-B:34cm.
A-C panjang punggung + 1 1/z cm: 23 cm + l1/z cm: 24 1/z cm .

B-D A-C:241/zcm.
A-K 1/alingkar leher + 1/z cm: (30 cm :6) + 1/z cm:5 1/z cm.
A-L (A- K) + l cm -51/z cm* 1cm:61/zcm.
K.L kerung leher depan.
A-I 1/zA-B:34 cm:2: 17 cm.
C-R A-I:17cm.
I-J turun21/zcm.
R- H 1/zR- J:(241/zcm-21/zcm):2: 11 cm.
HubungkantitikK-J
K-P lebar bahu:9 cm.
C-G R-H:11cm.
L-M 1/zL-G:31/zcm.
M-S 1/z lebar dada : 25 cm : 2 - 12 1/z cm.
Hubungkan titik P - S - H menjadi kerung lengan badan depan
C-C':turun1cm.
Hubungkan titik C' - R .

151
Pola belakang:
B-F: turunll/zcm.
B-O:A-K:51/zcr;r.
Hubungkan titik O - F menjadi kerung leher belakang.
Tariklahgaris: O-J.
O - Q: lebar bahu 9 cm.
D-E:R-H:11cm.
E - N: 1/zE -F:6 cm.
N - T: 1/zlebar punggung :26 cm: 2 : 13 cm.
Hubungkan titik Q - T - H menjadi kerung lengan badan belakang.

o
-i-
- J-'
JI
I

Pola depan PoIa belakang

ts2
B. CELANA KODOK

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkar badan : 64 cm.
2. Panjang punggung :23 cm.
3. Lebar punggung : 26 cm.
4. Lebar bahu : 9 cm.
5. Lingkar leher: 30 cm.
6. Lebar dada : 25 cm.
'7. Tinggi duduk: 19 cm.
8. Panjang pakaian (baju): 47 cm.

Contoh ukuran:
1. Lingkar :64 cm.
badan
2. Panjang punggung :23 cm.
3. Lebar punggung :26 cm.
4. Lebar bahu:9 cm.
5. Lingkar leher: 30 cm.
6. Lebar dada :25 cm. Ar __J
7. Tinggi duduk: 19 cm. rr - -P--J I

8. Panjang pakaian (baju) :47 cm.


L
x
Pola dasar celana kodok:
Buatlah pola dasar celana anak, perubahannya:
?
A-U panjang bajr47 cm.
C -U tinggi duduk+ 3 cm:19 cm+ 3 cm:22cm.
U-Y 4cm.
W-W': 5 cm.
W'-Z : 3 cm.
H - H' .: turun 2 cm. ke kanan l1/z cm.
R - R' 1,/z
cm.
=
F-X turun5cm.
X-X': 9cm.
L-V turun4cm.
V-V': 7cm.
K-K': 31/zcm.
K'-P': 3cm.
Garis yang menghubungkan titikV - V' - H' - R' - Z -Y - U - V
adalah pola bagian depan.
I
Garis yang menghubungkan titikX - X' - H' - R' - Z -Y - U - X
adalah pola bagian belakang.
-Jw
X - U dan U - Y diletakkan di lipatan kain.

1s3
Rancangan bahan:
Lebar kain : I 15 cm, panjang : 100 cm (cukup untuk membuat dua cerana)

Keterangan Potongan Ba han:


A. Badan depan 1 potong
B. Badan belakang 1 potong
C. Lapisan belakang I potong
D. Tali bahu 2 potong
E. Saku/kantong 2 potong
F. Lapisan paha 2 potong
G. Lapisan dada 1 potong

badan
belakan6
ts

tr
I

D Ir
Ir
badan i
de

154
C. CELANIAOVERALL

Ukuran yang diperlukan:


L Lingkar badan
2. Panjang punggung
3. Lebarpunggung
4. Lingkar leher
5. Lebarbahu
6. Lingkar pinggang
7. Lingkar pinggul
8. Panjang celana
9. Lingkarpesak
10. 1/z hngkar paha
11.1/zlingkar lutut

Contoh ukuran:
L Lingkar badan: 64 cm.
2. Panjang punggung:23 cm.
3. Lebar punggung : 26 cm.
4. Lingkar leher: 30 cm.
5. Lebar bahu:9 cm. AK XJ P+
DI
I
6. Lingkarpinggang: 52 crn.
: '7-.l- l'- i,
"'r" /
7.

8.
Lingkar pinggul
:24
66 cm.
lr
Panjang celana cm.
Ir
1l
9. Lingkar pesak 45 cm.
10.1/zlingkar paha :22 cm.
:

ll . 1/z lingkar lutut : 20 cm.


,r',1 sr
t;
\l
Pola depan:
Buatlah pola dasar celana dan baju anak laki-iaki, perubahannya:
L-L": turun5cm.
L'-S E 10cm.
Hubungkan titik L'- S - H. cr
K-K' : K'-P': S-S':3cm.
Hubungkan titik S - P', S' - K' dan K' - G. P' - G'.
R-T panjang ceiana :24 cm.
C-X R -T:24cm.
C-B % lingkarpesak+,1cm-(45 cnr:-1) l 4cm.= t9 cin.
D-N 1/zlingkar paha ?. cm -. 21 crt -2 cir - 2C crir.
-
x-u tunrn I cm sailrpai L: ir.,. i
T-Y 7z lzi
iinghariutr-rt I ci,i:2{i rur - i 1/b i-rrn-: j8 14 r:r;r.
-[,= *-D JIi T

C-C' R - R' : lebar ban -1 cm.


B-B' 6cm. ].{.-
Hubungkan titik C - B' - N - Y - T
Ttr
r55
Pola belakang: v
Aal
I
C-V 3cm. i=-,r
lt
Hubungkan titik B - V, teruskan ke atas . J
V-V' : 2cm, Lf'
V'-W: C-R.
N-N': D-D':2cm.
Y-Y' T-T': l1/zcm.
Hubungkan titik
bagian belakang.
V' - N' - Y' - T' - D' -'W' - V'menjadi pola
tr
G
I

ru
Rancangan bahan:
Lebarkain: 115 cm, panjang: 75 cm.
c
ot
Keterangan Potongan Bahan:
A. Badan depan : 1 potong
B. Celana depan 2 potong
C. Celana belakang 2 potong
D. Tali bahu 2 potong
E. Saku celana 2 potong
F.
G.
Saku atas
Pas pinggang
1 potong
1 potong
4_
NIB D
H. Lapisan 1 potong
I. Lapisan saku 2 potong Tfr

s E/

r-ll L
C
\IG
\\r
ru
156
D. CELANA MAIN
Ukuran yang diperlukan:
1. Lingkar badan
2. Panjang punggun,q
3. Lebarpunggung
4. Lingkar pinggang
5. Lebar bahu
6. Tinggi duduk
7. Panjang celana dari bahu
8. Lingkar pinggul
9. Lingkar pipa
10. Lingkar lutut

Contoh ukuran:
1. Lingkar badan : 6zl cm .

2. Panjang punggung - 2,1 cm.


3. Lebar punggung : 24 cm.
4. Lingkar pinggang : 56 crn
5. Lebar bahu: B cm. A
F B
6. Tinggi duduk: 16 + 2: 18 cm. D -t
--lH
1. Panjang ceiana dari bahu : 48 cm.
8. Lingkar pinggul : 68 cm.
9. Lingkar pipa : 46 cm. I

10. Lingkar lutut : 12 cm. I

Keterangan model: l*
- Saku depan tempel
- Pinggang sisi berkaret
- Ritsleting belakang

Pola d€pan dan belakang:


A-B 1/+ lingkar badan : 64
cm : 4 : 16 cm. 4-4
A-C
C-E
A-F
B - E -panjangcelana:48 cm.
A-B:16cm.
1/q(A- B)+ 1 1/zcm: (16cm:4)+ 1 1/zctn:51/zcm.
y,\l
A-D t:urun l1/z cm, I
Hubungkan titik D - F menjadi kerung leher belakang.
A-G 1/+(A- B)+2 cm:(16cm:4) +2cm:6cm. _l
G- F kerung leher depan. I

B-H turun21/zcm-
F-I lebarbahu-8cm.
D-K panjang punggung :24 cm.

157
D-L l/zD-K:24 cm:2: l2cm.
P-N K-L:D-L:12cm.
G-M: turun3cm.
M-O : 1/z lebar pungglrng :24 cm:2 - 72 cm.
Hubungkan titik I - O - N rnenjadi kerung lengan.
K - P' 1/+ lingkar pinggang : 56 cm : 4 : 14 cm.
K-R tinggi duduk : 18 cm.
R- S 1/q(.A- B)+ l cm: (16 cm:4)+ l cm:5 cm.
R-V naik5sampai6cm.
V-W: 1cm.
V'X 2cm.
S-Z %lingkarpaha 2crn-(46cm:2) 2cm-21 cm.
C - C' turun 1 1/z cm.
Y-U 1/zhngkar lutut 2 cm: (42 cm:2)
- -2 cm: 19 cm.
Hubungkan titik K - V - S - U menjadi pola pesak bagian depan.
S-Q U-T:4crn.
Hubungkan titik K - X - Q - T menjadi pola pesak ba_eian belakan_e.

Rancangan bahan :

Lebar kain: 115 cm, panjang : 75 cm.

Keter angan p ot onga n ba han :


A. Badan depan : 2 potong
B. Badan belakang : 2 potong
C. Lapisan depan : 2 potong
D. Lapisan belakang : 2 poton-e
E. Saku depan : 1 poton-e

158
E. CELANA MAIN BERGARIS

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkar badan
2. Panjang punggung
3. Lebar punggung
,1. Lingkar leher
5. Lebar bahu
6. Lingkar pinggang
7. Lingkar pinggul
8. Panjang celana dari bahu
9. Tinggi duduk
10. Lingkar pipa
11. Lingkar lutut

Contoh ukuran:
1. Lingkar badan : 64 cm.
2. Panjang punggung:24 cm.
3. Lebar punggung :24 cm,
4. Lingkar leher: 30 cm.
5. Lebar bahu - 8 cm.
6. Lingkar pinggang : 56 cm.
7. Lingkar pinggul: 68 cm.
8. Panjang celana dari bahu:45 crli.
9. Tinggi duduk: 16 + 3 - 19 cm.
10. Lingkar pipa - 46 cm .

11. Lingkar lutut : 42 cm-

Keterangan model:
- Pemilihan bahan pakaian bergaris kecil
- Kerah setengah tegak
- Kancing hias 5 buah,
- Badan depan dan belakang memakaiprilc'ts.s agar dapat membuat pennainan garis .
- Lengan balon / bergelembung.
- Lingkar lengan memakai manset,

159
Pola depan:
Buatlah pola dasar celana bennain bagian depan, perubahannya:
C-I turun 10 cm.
I - I' L- L'- belahan depan | 1,/z
cm.
K-K': P-P':turunlcm,
C-U R- T: panjang celana 24 cm.
C -B 1/zlingkar pesak+4cm:(45 cm:3 )+ 4cm:19cm. I

D-N 1/z lingkar paha - 2 cm: 22 cm - 2 cm: 20 cm . +


U-X
T-Y
B-B':
turun 1 cm sampai l1/z cm.
1/z lingkar

6cm.
lutut - 1 1/z cm: 20 cm I i/z cm: 18 t/z cm .
r
P'-E turun5cm.
T
C' -Z 1/z(C' -H):8 1/zcm. L
R-S 1cm.
C-G (C' -Z)-1/zcm:8 cm.
G-G': 1cm.
1/
Y-X': 1/zY-T
HubungkantitikK' - L' - I' - I - B'-N -y-T- D -R- S-E _p, _ K,
menjadi pola depan.
I
I
)
Princess depan: \-'\ / -rD-
Hubungkan E - Z -G - O - X'
N,I - Dr
dan Z - G, - O
I
Kantong sisi:
R-n turun 1cm.
n-m lebar kantong 10 cm.

Pola belakang:
Buatlah dari pola bagian depan, perubahannya:
(lihat gambar pola depan)
c-v F-F',:K-Q:2cm.
Hubungkan V - B
N-Nl : D-D':2cm.
Y-Y': T-T':11/zcm.
Q-W: K'-P'
Q-Q': W-W':naik1cm.
Q' - W': K' - p, (lebar bahu)
W'- E,': turun 7 cm.
S-S' R-R':2cm.
Z-Z' G-J':2cm.
Hubungkan titik Q'- F'- N'- y'- T,- D, - R,- S'- E, - W'- Q'menjadi pola belakang
Hubungkan titik E' - Z' - J'- O' - X, danZ, - J - O,

160
Pola lengan gelembung/pof:
Buatlah pola lengan licin, perubahannya:
A-E
B-F
5cmsampaiTcm.
A-E:7cm. ,/roru
belakaqgl
!

E-E' 3cm. /
F-F' 2cm.
/b.d*o
l___l
Hubungkan E' - C dan F' - D. lo sannal ng

7";
lr'
5 sanpal ? |

Pola kerah setengah tegak:


- Kutiplah pola badan depan dan badan belakang.
- Letakkan pola badan depan dan badan belakang sesuai pada gambar
- Buatlah gambar kerah sesuai model

Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 125 cm.

+.-..-....-.},
I

161
}.. CELANA DAN KEMEJA ANAK

A. CELANA
Ukuran yang diperlukan:
1. Lrngkar pinggang
2. l.ingkar pinggul
3. Lingkar pesak
1. Panjang celana
5. lizlingkar paha
6. 1z! iingkar lutut

Contoh nkuran:
1. Lingkar pinggang : 52 crn.
2. Lingkar pinggul : 60 cm.
3. Lingkar pesak : ,15 cm.
1. Panjang celana :21 cm.
5. 1/z lingkar paha : 22 cm .

6. 1/z lingkar lutut : 20 cm .

Keterangan model:
- Kantong depan len-ekung
- Ban sambung
- Kerut bagian sisiielastik

B. KEMEJA
Iikuran yang diperlukan:
1. Lingkarbadan
2. Panjang pungglrng
3. Lebarpunggung
4. Lebar bahu
5. Panjang kemeja
6. Lingkar leher
1. Panjang lengan
B. Lingkar kerung lengan
9. Lingkar lengan
10. Lebar punggung atas

Contoh ukuran:
1. Lingkar badan : 64 cm.
2. Panjang punggung :24 cm.
3. Lebar plrnggung :24 cm.
4. Lebar bahu:8 cm.
5. Panjang kemeja : 40 cm.

162
6. Lingkar leher: 30 cm.
7 Panjang iengan : 15 cm.
.
8. Lingkar kerung lengan:28 cm.
9. Lingkar lengan :24 cm.
10. Lebar punggung atas:32 cm.

Keterangan model:
- Kerah shiller/spor1
- Panjang belahan sesuai selera
- Pas bahu belakang
- Badan belakang memakai lipit
- Kantong depan tempel

Pola celana pendek:


Pola depan:
A-B lebarban3cm.
A-C l/alingkar pesak + 4 cm: (45 cm : 3) + 4 cm: 19 cm. I
3
A-D panjang celana - 24 cm. ft
R'l
C-E 1/zlingkar paha- 2 cm:22 cm 2 cm:20 cm.
- ,
E-F 3cm"
C-F 20cm-3cm:17cm.
C-G 1/zC -F:17 cm:2:81/zcm.
B-I C-G:81/zcm.
J-K l/+lingkar pinggang:52 cm : 4: 13 cm.
I-J I-K:13cm:2:61/zcm,
J - J' K - K' : tambahan untuk kerut 2 cm.
Hubungkan K' - F.
K' tumn 1/z cm.
F-L C-M:6cm.
HubungkanK'-L-E
D-N = C-G:81/zcm.
N-O 1cm.
P-Q %lingkarlutut 1/z cm:20 cm - | 1/z cm :
1 18 1,/z
cm .

O-P O-Q- 181/zcm: 2:9 1/q cm.


Titik Q turun 1 1/z cm"

t3 t3
Untuk membuat kantong, lihat gambar berikut ini: kantong
I5 t7 15

L3 L3

163
Untuk membuat klep/gulbi, lihat gambar berikut ini:
a !+
kllp
l1

Pola belakang:
K-V 2cm. tYrIil
Hubungkan F - V
V-V': naik2crn.
V'- W : 1/nlingkar pinggang -- 52 cm: 4 : l3 cm.
W - W': V' - X :21/z cm (tambahan untuk kerut)
C-C' E-E':2sm. M -i.
- LI\
P-P' Q-Q':11/zcm.
Hubungkan titikW'- C'- P'- Q'- E'- X - W'menjadi pola belakang
Cp

36x2=?acn
ban plnggang

Pola kemeja: 11- -


t
Pola depan:
Buatlah pola dasar badan depan untuk anak laki-laki, perubahannya:
P-S nalkl/zcm. Lr
A - S = 1/zlebar punggung atas : 32 cm:2:16 cm-
A - M :, panjang kemeja 40 cm.
L - L' M - M' : | 1/z cm (kelebihan bahan untuk tempat kancing) G
I
H-H' : 2cm.
R-R' : 11/zcm. t
M'-Z: G_H': 20 1/zcm.
TltlkZ naik I cm.
K-K': S-S' turun2I/zcm.
Hubungkan titik K'- L'- M' - Z -P.'- H'- S'- K'menjadi pola
lC,
badan
depan . I

Hubungkan titik K - K' - S' - S - K menjadi polapas bahu yang dapat T


disatukan dengan pola badan belakang.

164
Pola belakang:
Dari pola dasar badan depan untuk anak laki-laki, perubahannya:
Q - Q' : narkl/z cm-
F - Q' : 1/z lebar punggung atas : 32 cm : 2: 16 cm .
H-H' : 2cm. zlt
r!l

R-R' 11/zcm.
I
I

F-N turun5cm.
F-N-T sudutsiku-siku
:
N-N' X-X' : lebarlipit :21/zcm.
H' - R'-Y : H' -R' -Z(llhatpoladepan)
Hubungkan titik O - F - N - T - Q' - O menjadi pola pas bahu
belakang.
Hubungkan titik N'- X'- Y - R'- H'- T - N'menjadi pola badan
belakang.

Pola lengan:
A-D B-C panjanglengan15cm.
A -.B D-C 1/zlingkar kerung lengan : 28 cm :2: 14 cm.
B_E 1/zA_B: 1.1cm 2:Jcm.
D-F 1/z ltngkar lengan : 24
cm : 2 : 12 cm.
7 bagian
belakang
Kerung lengan depan:
A-G E-H 1/qA-E.
Titik G ke kiri 1 cm dan titik H ke kanan 1 cm
Kerung lengan belakang: baglaa
A-I 1/sA-F .

Titik I ke"kiri 11/q cm


Titik J ke kanan l/a cm.
t\ depan

\\
{J
Pola kerah sport:
A-B C-D 1/zlingkarleher :30cm:2: 15cm.
A-B C-D lebarkerah5cm.
D-E naiklcm.
C-C' 1cm.
D-F 1/aleher:5 cm.
E-C lebar ujung kerah 5 cm.

165
Rancangan bahan celana:
Lebar kain : 115 cm, paryang : 55 ClTI

Keterangan Potongan ahan :

A. Bagian depan 2 potong


B. Bagian belakang 2 potong
/c. Ban prnggang 1 potong
D. Klep I potong
E. Saku 2 potong
F. Gulbi 1 potong
G. Taliban 4 potong

I
E: '1
I

rr
Rancangan bahan kemeja:
Lebar kain : 115 cm, panjang : 75 cm.

lttt

-a
L66
G. CELANA PANJANG ANAK

Ukuran yang diperlr.rkan :

1. Panjang celana
2. Lingkar pinggang
3. Lingkar pinggul
4. Lingkar pesak
5. % lingkar paha
6. % lingkar lutut
1. % lingkar kaki
8. Panjang lutut

Contoh ukuran:
1. Panjang celana 60 cm.
2. Lingkar pinggang : 52 cm.
3. Lingkar pinggul 64 cm.
4. Lingkar pesak 48 crn.
5. 1/z lingkar paha 24 cn.
6. 1/z lingkar lutut 18 1/z cn"t.
l. % lingkar kaki 13 crn,
8. Panjang lutut 35 cm.

Keterangan model:
- Kantong sisi.
- Ban sambung. Ar-_
lrr
trr
- Kerut sisi dengan bantuan karet elastik
- Kantong belakang tempel.
- Satu lipit di bagian depan.

Pola depan:
1. Buatlah garis siku:A, B, C. D, E.

il,
A-B lebar ban pinggang 3 crn "

A-C % lingkarpesak+4 cm: (,18 cm:3) +zl cm:20 cm.


A-D panjang lutut 35 cm.
A-E panjang celana 60 cn, .

2. Bagian paha:
C-F 1/zlingkarpaha-2 cm - 24 cm 2 cn:22 cm.
C-I 1/zC -F:22 ctt'r:2: 11 cm.
F-G kekiri3cm.
C-G 22cm 3cm:19cm.
C-H 1/zC -G: 19 cm :2:91/zcm.

167
a
Bagian pinggang:
B-J C-H:91/zcm.
B-V C-I : llcm.
K-L -- 52 cm: 4 :
1/a lingkar pinggang
13 cm.
J-K J-L :13cm:2:61/zcm.
K-K' : L-L' :lipit/kerut 21/zcm.
Titik L' turun 1,/z cm
Hubungkan titik K'- L'dan L'- G
G-U C-T :naik6cm.
4. Bagian kaki:
E-N C-I :11crr.
O-P 1/zlingkar kaki- 1cm:13 crn- l cm:12cm.
N-O N-P:12cm:2:6cm.
Titik P turun 1/z cm
Hubungkan titik V - I - N melalui Q
5. Bagian lutut:
R- S lutut- | 1/zcm:181/z cm- 1 1,/z cm:17 cm.
1/zlingkar

Q -R Q - S: iTcm:2:81,/zcm.
Hubungkan titikK' - T - C - R - O - P- S - F - U - L' - K'menjadipola
bagian depan.
6. Letak kantong sisi:
K'-n turun2cm.
n-m lebarkantong9cm.
YIY xr Z
7. Letak kupnat:
V - V' : lebar kupnat 21/z cm"
Panjang kupnat I 1/z cm atau 2 cm,

Pola belakang: Tr
Buatiah pola bagian depan terlebih dahulu. perubahannya:
1. Bagian pinggang:
L-X 2cm.
cr c--J--e
I
I
Hubungkan titik G - X terus ke atas
X-X':
X'-Y :
naik2cm.
1/+lingkar pinggang* 1 cm: (52 cm:4) + 1 cm:14 cm.
ni
J(,S

2.
Y - Y' :
Bagian paha:
X' - Z : tambahan untuk kerut 21/z cm. --t--
C-C' F-F':2cm.
3. Bagian lutut:
R-R' S-S' : l1/zcm.
4. Bagian kaki:
O-O': P-P' :1cm.

168
Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 100 cm.

a-a-a

-->

Peralatan celana:
A. Kantong sisi
B. Klep
C. Gulbi
D. Kantong belakang
E. Ban pinggang
F. Tali ban
lem q2 em+??.cm=?5 cn 1

14
I
l? kantop
I
sis117
Al 1
9

E,F,

169
H. MANTEL BAYI (BABY CAPE) DENGAN KERUDUNG

Pola mantel bayi:


Buatlahpersegi panjang : A- N - K - O
A-O N-K 15crn.
A-N O-K 16cm.
:
O-M naik2cm.
A-F 4cmdanK-Y:4cm. A
Hubungkan titik N - F - M - Y - N sesuai dengan model. H
D

Pola kerudung:
Buatlah garis siku : C -A- B.
A-H
A-F
5cm.
(A-H),1cm:5 cm- I cm:4cm. ta,'
H-D F-E 2cm.
H-I 1/z F -H : danD-U:l/zD -F. /4...
/\
E-C D-B 45cm.
Tarik garis penolong : B - C.
B-G 1/zB-C.
Tarik garis penolong : A - G dan diperpanjang sampai L
U-L E-C 45cm.
Hubungkan titik D - B - L - C - E - U - D menjadi pola mantel
bayi.

Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 75 cm

170
I. POLA DASAR GAUN ANAK

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkarbadan
2. Lingkar pinggang
3. Panjang punggung
4. Lebar punggung
5. Lebar bahu
6. Panjang gaun

Contoh ukuran:
1. Lingkar badan : 64 cm.
2. Lingkar pinggang : 56 cm.
3. Panjang punggung :24 cm.
4. Lebar punggung : 24 cm,
B
5. Lebar bahu: 8 cm. A -1
6. Panjang gaun:50 cm. D
-{ E
I
Pola gaun depan dan belakang: G
I
Buatlah sudut siku-siku: B - A - G. M o
A-B 1/+ lingkar badan : 64 cm : 4 : 16 cm . b T I

A-C B - E: panjang gaun: 50 cm. I


L N
C-E A-B:16cm.
A-F 1/+(A-B)+ I 1/zcm:(16cm :4)+ 11/zcm:51/zcm-
A-D turun11/zcm. Ir
Hubungkan titik D - F menjadi kerung leher belakang. t\
A-G 1/q(A-B)+2 cm- (16 cm:4) *2 cm:6 cm.
Hubungkan titik G - F menjadi kerung leher depan.
B-H turun21/zcm.
K
J
_JI
-17
F-I lebarbahu:8cm.
tl
D-K panjang punggung :24 cm.
D-L 1/zD -K:24 cm: 2 : 12 cm.
lj
D-M : 1/zD-L:6cm.
G_S 1/zG_L:31/zcm. \,
M - O : 1/zlebar punggung :24 cm:2: 12 cm.
Hubungkan titik i - O - N menjadi kerung lengan \
K-P 1/tlingkar pinggang: 56 cm : 4: 14 cm.
K-J turun11/zcm.
S-T 1/z lebar dada,

E-Q 3sampai 5cm.


Titik Q naik 1 1/z cm.
C-R naik I sampai l1/z cm.
P'- P:' : l1/z cm, besar kupnat

t7t
Pola lengan:
Ukuran yang diperlukan:
1. Panjang lengan
2. Lingkar kerung lengan
3. Lingkar lengan

Contoh ukuran:
1. Panjang lengan: 14 cm.
2. Lingkar kerung lengan : 30 cm.
3. Lingkar lengan: 22 cm.

A -E panjang lengan: 14 cm.


A -C 1/a lingkar kerung lengan -t 2 cm: (30 cm : 4) + 2 cm: 91/z cm.
A -C-H : sudut siku-siku.
A H - l/zlingkar kerung lengan:30 cm : 2 : 15 cm.
E-F 1/zlingkar lengan:22 cm:2: 11 cm.
A-G G-B: B-I: i-H
Titik G naik l1/+ cm.
Titik I turun 112 cm"
Titik D naik 11/z cn.
Titik L turun 7z cm.
I
r- -T
E
,i \
-b.si."- A;n---
JL F depan i-
iu uetat<angr

172
J. GAUNANAK KERAH REBAH

Ukuran yang diperlukan:


1. Lingkarbadan
2. Panjang punggung
3. Lebarpunggung
4. Lebar dada
5. Lebar bahu
6. Lingkar leher
7. Lingkar pinggang
8. Panjang lengan
9. Lingkar kerung lengan 'j-,&'i
10. Lingkar lengan 1'* trl'
.1

11. Panjang gaun dari TM (Tengah Muka)


v, c'l;
'1,2 :4\':

Contoh ukuran:
1. Lingkar badan : 72 cm (sudah dengan kelonggaran).
2. Panjang punggung 27 cm.
3. Lebarpunggung 28 cm.
4. Lebar dada 27 cm.
5. Lebar bahu 91./z cm.

6. Lingkar leher 30 cm,


7. Lingkar pinggang 60 cm.
8. Panjang lengan 12 cm.
9. Lingkar kerung lengan 30 cm.
10. Lingkar lengan 25 cm.
11. Panjang gaun dari T.M 55 cm.

Keterangan model:
- Kerah rebah model bulat. l

- Lengan pof, diberi bis.


- Belahan tidak terbatas.
- Kancing hias 5 buah @,11/z cm. l
- Kantong tempel 2 buah. i,

Pola belakang
L Kerung leher:
A-F 1/a leher -t 1/z cm: (36 cm : 6) + 1/z cm.
: 51/z cm.
A-D turun 11Zcm.
F-F' 1cm.
D-D': turun1cm.
Hubungkan titik F' - D'

173
2. Lebar bahu:
F- I lebar bahu 91/z cm.
I - I' kekiri 1 cm.
J. D-X panjang punggung 2'7 cm.
X-L 1/z (D - X) - l cm :121/z cm.
4. Bagian badan:
N : : F'FI
5.
L- 1/+

Ba-eian pinggang:
lingkar badan 72 cm: 4 1B cm. ar -
X- P 1/+lingkarpinggang+kupnat:(60 cm : 4)+ 2cm: 17 cm" cl
6. B.agian bawah pakaian: vr
R-Q (L -N)*5 cm:18 cm*5 cm:23 cm.
N-P-Q: N-P-Qpoladepan
7. Bagian punggung:
D-M : 1/zD-L.
M - O : 1/zlebar punggung:28 cm :2:14 cm.

Pola depan
Buatlah pola badan belakang, perubahannya:
1. Belahan depan/kerung leher:
A-G 1/aleher
+ 1 cm:61/zcm.
G-V turunlcm.
2. Panjang gaun:
t
I 10 i
G-C panjang gaun 55 cm.
i
C-C' : V-V' : l1/zcmsampai2cm. I
I
I
Titik Q nalk 11/z cm.
3. Letak kantong:
I

Dari pinggang turun * 6 cm. CI


Lebar kantong + 10 cm,

Pola lengan pof vrv


Buatlahpola dasar lengan anak, sesuai dengan contoh ukuran, perubahannya:
A-V E-Y:5cmsampai6cm. L- cE
V-V': *21/zcm. f.-
S,. -'{ I

Y - Y' : 71/z cm.


F - F' 71/z cm.
Bentuklah garis dari titik V' - H - F' - Y' - V' sesuai gambar sebelah A

Potongan bis ban lingkar lengan


A -B C -D: lebarbisban5 cm.
A-C B -D:panjangbisbanlingkarlengan+kampuh 2J cm.
Arah bahan serong 45"

174
Pola kerah rebah
Kutiplah pola badan belakang bagian atas (D', F', I', O, M, D') dan pola
badan depan bagian atas (F', Y V', S, T, I', F').
Letakkanlah pola depan dan belakang sesuai gambar:
Kerung leher (F') befiemu, sedangkan ujung bahu (I') bertumpuk 2 cm.
V-P turunlcm.
Buatlah pola kerah sesuai model P - K: F' - G: D' - L: + 5cm.

Rancangan trahan gaun:


Lebar kain: 1 15 cm. panjang: 1 15 cm/125 cm.

Keterangan potongan bahan:


A. Badan belakang 1 potong
B. Badan depan 2 potong
C. Lengan 2 potong
D. Kerah 4 potong
E. Kantong 2 potong
F. Bis lengan 2 potong
G. Bis kerah 2 potong

t B1
t-
I

Rancangan bahan Vlieselin/kain keras I


I

cl

175
K. GAUN ANAK DENGAN KOMBINASI DI DEPAN

Ukuran yang diperlukan:


l. Lingkarbadan
2. Lingkar pinggang
3. Lingkar leher
4. Lebar bahu
5. Panjang punggung
6. Lebarpunggung
'7.. Lebar dada
8. Lingkar kerung lengan
9. Panjang lengan

ffi
10. Lingkar lengan
11. Panjang gaun dari TM(Tengah Muka)

Contoh ukuran:
1. Lingkar badan 72 cm (sudah dengan kelonggaran)
2. Lingkar pinggang 58 cm.
3. Lingkar leher 30 cm.
4. Lebar bahu 9 cm.
5. Panjang punggung 27 cm.
6. Lebar punggung 28 cm.
7. Lebar dada 27 cm.
8. Lingkar kerung lengan 30 cm.
9. Panjang lengan l4 cm.
10. Lingkar lengan 24 cm-
11. Panjang gaun dari TM 57 cm.

Keterangan model:
- Kerung leher model segi empat.
- Pas depan, berkombinasi.
- Berkerut. di atas pinggang.
- Lengan pof, berkerut karet.
- Ritsleting tengah belakang.
- Berikat pinggang bagian sisi.

Pola depan
Buatlah pola dasar gaun anak, perubahannya:
1. Kerung leher.
F-F' :2cmdanG-G':3cm.
G'- T' :51/z cm.
Hubungkan titik F'- T'- G'.

176
A, I'
2. Lebar bahu: DF-=
B -I :21,/zcmdanl-I' : 1 cm.
I
Hubungkan titik I'- T - N.
,
J. Panjang gaun:

4.
G- C : panjang gaun 57 cm.
E - Q :5 cm, titik Q naik 11/z cm.
Kerut pinggang:
'r
%l
X-J :turunl1/zcm.
P-P' :J-Z:*5cm- l(l-
J [-* -
.L

Z - Z' : C - C' : tambahankerut* 17 cm.


5. Pas dada:
F'-Y :5cm.
Z-W:10cm.
Hubungkan titikY -W - Z- G' - T' - F' - Y
6. Hiasan rok depan:
c_K :c,_K,:+91/zcm.
K-U :l4cm
Hubungkan titik W - U - K -K' - Z' -W h'

Pola belakang
Buatlah pola dasar gaun anak sesuai dengan ukuran. perubahannya:
1. Kerung leher:
F' :2 D' : cm. rFFrB
F cm dan D
lif;
_ _ 1,1/z '.il- -rT-
D'- Y :6 cm.
Hubungkan titik F'- Y - D'.
rl
2. Lebar bahu: o
B - I :21/zcmdanl - I':1cm.
Hubungkan titik I' - N
Bila ingin agak longgar titik I dapat turun I cm
3. Panjang gaun:
Panjang gaun sisi belakang/depan sama panjang,
4. Kerut pinggang:
P-P' :X-X':*5cm
X' - Z' : R - R' : tambahan kerut + 17 cm .

177
Pola lengan pof
Buatlah pola dasar lengan anak sesuai dengan ukuran, perubahannya: vfv
A-V :E -Y: 5 cmsampai 6 cm.
V-V' :*21/zcm. -$
t
Y_Y':F_F':21/zcm.
I
Bentuklah kerung lengan depan dan kerung lengan belakang dari titik.
I
V'- H - F'- Y'- V'sesuai gambar sebelah.
\r
Rancangan bahan gaun:
Nama bahan: katun
Corak:polos
Lebar kain: 115 cm, panjang: 135 cm.

Keterangan potongan bahan :


A. belakang :
B.
Rok
depan
Rok
C. Badan belakang
:
:
2 potong
I potong
2 potong
AI
D. Badan depan : 1 potong
E. Lengan : 2potong
F. Tali pinggang : 2 potong
G. Lapisan kerung leher belakang : 2 potong
H. Lapisan kerung leher depan : I potong

Rancangan bahan kombinasi:


Nama bahan: katun.
Corak: bermotif.
Lebar kain: 115 cm, panjang: 45 cm

Keterangan potongan bahan :


A. Badan depan : 1 potong
B. Rok.depan : lpotong

178
CONTOH SOAL TINGKAT DASAR
SOAL 1

I. Persiapan:
l. Buatlah pola, perubahan model dan berilah tanda-tanda pola dari
sebuah baju main menurut model di sebelah dengan ukuran:
- Lingkarbadan:68 cm.
- Panjang punggung: 25 cm.
- Lebar punggung: 26 cm.
- Lebar bahu: 9 cm.
- Panjang celana dari bahu ke bawah: 50 cm.
- Lingkar pinggang: 54 cm.
- Tinggi pesak: 20 cm.
- Panjang pipa: 6 cm.
- Panjang lengan: 16 cm.
- Lin_ekar lengan: 23 cm.

2. Persiapkanlah bahan / perlengkapan yang sudah Anda beli


sesuai dengan Instruksi Ujian Nasional.

II. Menggunting dan menjahit


- Gunting dan jahitlah baju main tersebut di atas dalam
u'aktu 7 jam. Pekerjaan harus selesai (hingga bagian
luar dan dalam) serla siap untuk dipakai.

179
SOAL 2

I. Persiapan
1. Buatlah pola, perubahan model dan berilah tanda-tanda
pola dari sebuah Gaun Anak menurut model di sebelah dengan ukuran :

- Lingkar badan sudah dengan kelonggaran:72 cm.


- Lingkar pinggang: 58 cm
- Lebar dada: 25 cm.
- Lebar punggung: 26 cm"
- Panjang punggung: 2'7 cm.
- Panjang bahu: 8 cm.
- Lingkar bahu: 8 cm.
- Lingkar kerung lengan: 36 cm.
- Lingkar lengan: 22 cm.
- Panjang lengan: 14 cm.
- Panjang rok: 35 cm.

2. Persiapkanlah bahan/perlengkapan yang sudah Anda beli


sesuai dengan Instruksi Ujian Nasional.

Ii. Menggunting dan menjahit :


- Gunting dan jahitlah Gaun Anak tersebut di atas
dalam waktuT jam. Pekerjaan tersebut harus
selesai (hingga bagian luar dan dalam) serta
siap untuk dipakai.

180
SOAL 3

Buatlah pola, kemudian gunting dan jahitlah busana menurut model di sebelah ini.
Ukuran:
l. Lingkarbadan 70 cm (sudah dengan kelonggaran)
2. Panjang punggung 30 cm.
3. Lebarpunggung 28 cm.
4. Lebar muka 28 cm.
5. Panjang bahu 10 cm.
6. Lingkar pinggang 60 cm.
l. Lingkar leher 30 cm.
8. Panjang lengan 15 cm"
9. Lingkar lengan 24 cm.
10. Panjang baju dari pinggang : 40 cm.
Pekerjaan harus selesai bagian dalam dan bagian luar,
dalam waktu 7 (tujuh) jam.

w I

\,il
I 't'

J
I
!

181
BAB IX
POLA CELANA

A. RUMUS PERUBAHAN UKURAN POLA CELANA PANJANG


1. Ukuran lingkar pesak
a. Lingkar pesak 63 cm.
A-C: 1/zlingkarpesak + 51/z cm: (63 cm : 3) + 51/z cm : 261/z cm.
b. Lingkar pesak 66 cm:
A-C : 1/zlingkarpesak + 6 cm : (66 cm : 3) + 6 cm : 28 cm.
c. Lingkar pesak 69 cm:
A - C : 1/alingkar pesak + 61/z cm: (69 cm : 3) + 61/z cm:291/z cm.
d. Lingkar pesak 72 cm:
A-C : 1/zlingkar pesak+'7 cm: (72 cm:3)+7 cm:31 cm.
e. Lingkar pesak 75 cm:
A - C : 1/s lingkar pesak + 71/z cm: (75 cm : 3) + 71/z cm: 321/z cm.

2. Ukuran 1/z lingkar paha, 1/z lingkar lutut, 1/z I ingkar kaki
a. 1/zlingkarpaha 27 cm.
(lntuk pola depan:
C- :F 1/zlingkarpaha- 3 cm : 27 cm- 3 cm :24 cm.
S-T : 1/zlingkarlutut - 2 cm.
P-Q : 1/zlingkarkaki - l1/z cm.

Untuk pola belakang:


C-C': F-F':3cm.
S-S': T-T': 2cm.
P-P': Q_Q': 71/zcm.

b. 1/z.lingkar paha: 30 cm.


Untuk pola depan:
C- F: 1/zlingkar paha - 31/z cm:30 cm - 31/z cm:261/z cm,
S-T : l/zlingkarlutut - 2 cm,
P-Q : 1/zlingkarkaki - 11/z cm.

Untuk pola belakang:


c_c,: F_F,:31/zcm.
S-S': T-T':2cm.
P-P', : Q-Q',:11/zcm,

t82
c. l/zlingkar paha 33 cm.
Llntuk pola depan:
C - F : 1/zlingkarpaha - 4 cm : 33 cm - 4 cm :29 cm.
S - T : 1/zlingkar lutut - 21/z cm"
P- Q : 1/zlingkarkaki - 2 cm.
(Jntuk pola belakang:
C-C': F-F':4cm-
S-S',: T-T',:21,/zcm.
P-P': Q-Q':2cm. 'r-

d. 1/zlingkar paha 36 cm.


Untuk pola depan:
C- :F 1/zlingkar paha - 41/z cm: 36 cm - 41/z cm:311/z cm.
S-T : 1/zlingkar lutut - 21/z cm.
P-Q : l/zlingkarkaki - 2 cm.

(Jnttrk po\a be\akang:


c-c': F-F':41/zcm.
S-S': T-T':21/zcm.
P-P': Q-Q':2CM,

183
B. CELANA PENDEK I

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang celana
2. Lingkar pinggang
3. Lingkar pinggul
4. Lingkar pesak
5. 1/z lingkar paha
6. 1/z lingkar lutut

Contoh ukuran:
1. Panjang celana:45 cm.
2. Lingkar pinggang:68 cm.
3. Lingkar pinggul : 90 cm.
4. Lingkar pesak : 66 cm.
5. 1/z lingkar paha : 3 I cm .
6. 1/zlingkar lufut:28 cm.

Keterangan model:
- Ban terusan/ban lapisan
- Kantong depan siku
- Bagian depan polos
- Kantong belakang tempel, bagian sisi jahitan dalam
- Tali ban 5 buah

Pola depan:
1. Buatlah garis siku: A. B, C, D.
A - B : batas ban pinggang 31/z cm. A
A - C : 1/slingkarpesak+ 6 cm : (66 cm : 3) + 6 cm : 28 cm. B
A - D: panjang celana 45 cm.
2. Menentukan besar paha:
C - E : 1/zlingkarpaha - 3 cm : 31 cm - 3 cm : 28 crn.
1I\
E- F: 4 cm (pedomanrata-ratauntuk wanita dewasa, ukuran f \.1
sedang) tt
c_H : 1/zC _E : 28cm :2: 14cm.
li
I

C-F: 28cm-4cm:24cm. rr-


C - G : 1/z C - F : 24 cm : 2: 12 cm. Gi{ - -u
F
3. Menentukan besar pinggang:
A-I C-G:12cm.
A-R: C-H:14cm.
J - K : 1/+lingkarpinggang : 68 cm : 4 : 17 cm.
I-J I-K: 17cm : 2:81/zcm.

184
TitikKturun 1cm.
Hubungkan titik J - K dan K - F
F-L: C-M:naik8cm.
M - L: garis penolong pinggul
Menentukan besar lutut:
L?
D-N: C-G:12crn.
N-O: 1cm, D
P - Q : 1/zlingkarlutut - 2 cm:28 cm - 2 cm : 26 cm.
L5
O-P: O-Q:26cm:2:13cm.
Titik Q turun l1/z cm.
Hubungkan J - M - C - P - Q - E dan J - K - L -
menjadi pola depan
5. Menentukan kantong:
K-T: *6cm.
J-U: tuiun*8cm.
T-V: turun*7cm.
Hubungkan titik T - V - U menjadi kantong depan.

Pola belakang:
Buatlah pola bagian depan terlebih dahulu, perubahannya:
1. Bagian pinggang:
K - W: ke kiri 3 cm.
Hubungkan titik F - W dan diperpanjang ke atas
W - X: nark21/z cm.
X - Y : l/+lingkarpinggang + kupnat : (68 cm : 4) + 3 cm : 20 cm.
2. Bagian paha:
C-C': E-E':3cm.
3. Bagian lutut:
P-P': Q-Q':2cm.
Hubungkan titik Y - C'- P'- Q'- E'- X - Y menjadi pola belakang
4. Mene,ntukan kupnat:
Y - Z : 1/z (Y - X) - 1/zcm : (20 cm : 2) - 1/z cm: 91/z cm.
Y - Z -Z' : sudut siku-siku
Z - Z' : 11 cm (panjang kupnat)
Tirik Z ke kiri dan ke kanan l1/z cm (untuk besar kupnat 3 cm)
5. Menentukan kantong tempel:
Dari garis pola ban (Y - X) ttrunSl/z cm sampai 9 cm.
Lebar kantong sesuai selera, misalnya + 12 cm. Jika dihitung dari
kupnat, jarak ke kiri/kanan masing-masing 6 cm.

185
6. Membuat kantong dan ban pinggang
19
1

*pinggang+4cm

Rancangan bahan:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 75 cm .

E,

l,-".

Rancangan bahan kantong dan ban pinggang:


Lebar kain: 115 cm, panjang: 30 cm.

Keterongan peralatan:
kan!onB
A. Klep bagian luar depan
B. Klep bagian dalam
C. Gulbi
D. Lapisan kantong depan/luar
E. Lapisan dalam/kecil
F. Ban pinggang/lapisan
G. Isi ban
H. Kantong depan
I. Tali ban pinggang

186
C. CELANA PENDEK II

Ukuran yang diperlukan:


l. Panjang celana
2. Lingkar pinggang
3. Lingkar pinggul
4. Lingkar pesak
5. 1/z cm lingkar paha
g. 1/z cm lingkar lutut

Contoh ukuran:
l. Panjang celana:45 cm.
2. Lingkar pinggang : 68 cm.
3. Lingkar pinggul : 90 cm.
4. Lingkar pesak: 69 cm.
5. 1/z cm lingkar paha : 33 cm.
6. 1/z cm lingkar lutut : 30 cm.

Keterangan model:
- Ban sambung/terusan
- Kantong depan sisi serons
- Bagian depan lipit dua
- Kantong belakang satu, model bobok lebar 1 cm.
- Tali ban 5 buah

Pola depan:
1. Buatlah garis srku: A, B, C, D.
A - B : lebar ban pinggang 31/z cnt.
A - C : 1/s lingkar pesak r' 61/z cm: (69 crn : 31 'r 6t72 cm - 291/z cm.
A -D : panjang celana 45 cni.
2. Menentukan besar paha:
C - E : l/zlingkarpaha - 3 cm : 33 cm - 3 cm : 30 cm.
E-F: 4 cm (pedoman untuk wanita dervasa rikuran sedang)
c_H : _E:30cm : 2: i5 cm.
1/zC

C-F: 30cm-4cm:26cm.
c _G : l/zC _F:26cm : 2 : 13 cm.
3. Menentukan besar pinggang:
B-I C-G:13cm.
B-R: C-H:15cm.
J - K : 1/+Iitgkarpinggang : 68 crri : 4 : i7 cm"
I-J I -K: 17 cm:2:81/zctn.

187
K - K': J - J' : 3 cm (tambahan untuk lipit)
Titik K'turun 1 crn
Hubungkan J' - K' dan K' - F
F-L: C-M:naik81/zcm.
4. Menentukan besar lutut:
D-N: C-G:13cm.
N-O:1cm.
P - Q : 1/zlingkarlutut - 2 cm:30 cm - 2 cm : 28 cm.
O-P: O-Q:28cm:2:14cm.
Titik Q turun 11/z cm.
Hubungkan J' - M - C - P - Q - E. 10
L - K' - J' adalah pola depan.
5. Menentukan lipit & kantong:
J-T turun2cm.
T - U : lebarkantong 13 cm.
J-S 1/zJ-I:4cm.
Besar lipit S: ke kiri l\/q cm dan ke kanan l|/q cm.
Besar lipit R: ke kiri l3/+ cm dan ke kanan 13/q cm.

Pola belakang:
Buatlah pola bagian depan terlebih dahulu, perubahannya:
1. Bagian pinggang:
K-V: kekiri3cm.
Hubungkan F - V dan diperpanjang ke atas.
V - V': nalk21/z cm.
V'-W: 1/+lingkar pinggang* l cm +2cm: (68 cm:4) + 1cm,
+ 2 cm:20 cm.
2. Bagianpaha:
C-C': E-E':3cm.
3. Bagi4n lutut:
p-p': e-e':2cm.
Hubungkan W - C'- P'- Q'- E'- L'- V'- W menjadi pola
belakang.
4. Menentukan kupnat: \\
W X: X - y:
_ Vs (W _ V,) _ 1/z cm: (20 cm :3) _ 1/z cm. --1r I
:61,/z cm.
X - X': Y - Y': panjang kupnat 51/z cm"
Besar kupnat : X dan Y adalah 1 cm.
5. Menentukan kantong:
X'-Z: Y'-Z':3cm.
Z - Z' : lebar kantong 12 cm,

188
Keterangan peralatan:
A. Kantong depan
B. Klep

NE
C. Lapisan kantong
D. Gulbi
E. Isi ban pinggang
F. Ban pinggang 18ira
G. Kantong belakang
H. Paspol bawah
I. Isi paspol
J. Paspol atas
K. Tali ban
rT .E
14

I4
L. Pengeras kantong sisi
F_l
I8
1cn
Rancangan bahan:
Lebar kain: 150 cm, panjang: 75 cm.

1.4
t,
rl
tt
l,

189
Rancangan bahan kantong:
Lebar kain: 115 cm, panjang: 50 cm

kantong
belakang

Rancangan bahan tran pinggang:


Lebar kain: 90 cm, panjang: 25 cm

190
D. CELANA SELUTUT

Ukuran yang diperlukan:


l. Panjang celana
2. Lingkar pinggang
3. Lingkar pinggul
4. Lingkar pesak
5. 1/z lingkar paha
6. 1/z lingkar lutut
7 . 1/z lingkar betis
8. Panjang lutut

Contoh ukuran:
1. Panjang celana:75 cm.
2. Lingkar pinggang : 64 cm.
3. Lingkarpinggul : 88 cm.
4. Lingkarpesak - 66 cm.
5. 1/zlingkar paha:30 cm.
6. 1/zlingkar lutut:23 cm.
7 . 1/zlingkar betis : 781/z cm.
8. Panjang lutut: 53 cm.

Keterangan model :

- Ban sambung kecil 2 1/z atau3 cm.


- Bagian depan dengan satu kupnat
- Bagian belakang dengan satu kupnat
/ii'1
- Kantong sisi.
|"1
- Tali ban 5 buah. v r '!.^!-
I

Pola depan: i
1. Buatlah garis siku: A,B,C,E. _rt I

s \l HI
A - B' : lebar ban pinggang 3 cm. .z)
I

A- C : 1/zlingkar pesak+ 6 cm: (66 cm:3) + 6 crn- 28 cm.


I
\l
-i
A - D : panjang lutut 53 cm. I

A-E : panjang celana: 75 cm. I


2. Menentukan besar paha:
C -F : 1/zlingkarpaha- 3 cm: 30 cm - 3 cm :27 cm. Dl
C-I 1/zC -F:27 cm:2:131/zcm. I

F-G: 4 cm (angka rata-ruta untuk wanita dewasa ukuran sedang)


C - G:
I
2J cm - 4 cm:23 cm.
C-H: 1/zC - G:23 cm :2: 111/zcm. I

3. Menentukan besar pinggang: I

B_J: C_H:ll1/zcm. .L
B_V: C_I:731/zcm.
t9t
K-L : :64
1/+lingkar pinggang cm: 4: 16 cm.
J-K: J-L:16cm:2:8cm.
K_K': L_L': l1/zcm.
L'turun I cm.
Hubungkan K'- L'dan L'- G.
G_U: C_T:na1kg1/zcm.
4. Menentukan besar betis :

E-M= C-H:ll\/zcm.
M - N: ke kanan l1/z cm.
O - P : 1/z lingkar betis - l1/z cm: 181/z cm - I1/z cm : 17 cm.
N - O - N - P : 17 cm : 2 : 81/zcm.
Titik P turun 1,/z cm.
Hubungkan N - I - V melalui Q.
5. Menentukan besar lutut:
R-S : 1/zlingkarlutut - 2 cm: 23 cm : 2 : 21 cm.
Q - R: Q - S:21cm:2:101/zcm.
HubungkanK - T - C - R - O - P - S - F - U - L - K
adalah pola bagian depan
6. Menentukan kantong sisi:
K'- X: turun 3 cm.
X-Y : lebar kantong 14 cm.
Panjang kantong sisi:32 cm.
Besar kantong dalam : 18 cm.

Pola belakang:
Buatlah pola bagian depan terlebih dahulu, perubahannya:
1. Bagian pinggang: I
T,
L-X : kekiri 3 cmsampai 5 cm. --]u'
Hubungkan G - X dan diperpanjang ke atas.
i
X X':
- naik21/z cm sampai 3 cm. t
ct
X'-Y : 1/+lingkarpinggang + kupnat : (64 cm : 4) + 3cm : 19 cm, --t-
2. Bagian paha:
C-C': F-F':3cm.
3. Bagian lutut:
R-R': S-S':2cm.
4. Bagian betis: Rls
o_o,: P_P':l1/zcm. f-
HubungkanY- T' - C' - R' - O' - P' - S' - F' - U' -X' -y
adalah pola bagian belakang.
5. Menentukan belahan sisi bawah:
O'- Z : naik 12 cm (atau sesuai selera)
O'- Q: Z - Z' :3 cm lebar belahan

192
6. Menentukan kupnat pinggang :

Y-Y': 1/z (Y -X') - t/rcm: (19 cm : 2) - 1/zcm: 9 cm.


Y' ke kiri dan ke kanan l1/z cm.
Lebar kupnat 3 cm.
Y' -I :panjangkupnat* 11 cm.
7. Kontrol lingkar pinggul:
(T - U) + (T'-U') :1/zlingkar pinggul * 1 cm sampai 2 cm:
(88 cm:2)+2 cm:46 cm.
8. Kontrol lingkar pesak:
(L - U - F) + (X' - U' - F') : lingkarpesak - lebarban depan (3 cm)
dan ban belakang (3 cm): 66 cm - 6 cm: 60 cm.

Pola ban pinggang:


Buatlah pola ban pinggang sebagai berikut:

Ilngkar plnggang + 9 cn = 73
'5 cn
Zcm

Peralatan celana selutut:

64 cm 74 cm

llnckar, nLlggaqg.-t-
€+
}o-s-
-.
llngkar plnggang + 9 64 ?3 ca

Keterangan;
:2 potong t28
E m
A kantong sisi
:2 potong
321. -/
B pelapis kantong sisi
C klep : 1 potong
D gulbi : 1 potong
E tali ban :5 potong
F ban pinggang : I potong
G isi ban pinggang : 1 potong

193
Rancangan bahan:
Lebar kain: 150 cm, panjang: 85 cm

tepl bahan

1cn

I
I

i
I
1* cn

194
E. CELANA PANJANG MODEL JEANS

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang celana
2. Lingkar pinggang
3. Lingkar pinggul
4. Lingkar pesak
5. 1/z lingkar paha
6. 1/zhngkar lutut
7 . 1/z lingkar kaki
8. Panjang lutut

Contoh ukuran:
1. Panjang celana:95 cm.
2. Lingkar pinggang:68 cm.
3. Lingkar pinggul :92 cm.
4. Lingkar pesak: 69 cm.
5. 1/zlingkar paha: 30 cm.
6. 1/zlingkar lutut :24 cm.
7. 1/zlingkar kaki : 161/z cm.
8. Panjang lutut: 53 cm.

Pola depan: Ar
1. Buatlah garis siku: A, B, C, D, E E; K- -;ir'
A - B : lebar ban pinggang 31/z cm. tl
A-C : % lingkarpesak+ 61/zcm:(69 cm 3)+61/zcm:291/zcm
A - D : panjang lutut 53 cm.
A - E : panjang celana 95 cm.
2. Menentukan besar paha:
C - F : 1/zlingkarpaha - 3 cm : 30 cm - 3 cm : 2J cm.
C-I 1/zC -F : 27 cm : 2 : 131/z cm.
":
F - G : * 4 cm (pedoman untuk wanita dewasa ukuran sedang).
C-G: 27 cm-4cm:23cm.
C- H : 1/z C- G:23 cm :2: ll1/z cm,
D
3. Menenrukan besar pinggang:
B-J: C-H:111/zcm,
B-V: C-I:.731/zcm.
K-L : 1/tlingkarpinggang : 68 cm : 4 : 77 cm. I

J-K : J-L: 17 cm : 2:81/zcm. I

Titik L turunl./z cm I
HubungkanK-LdanL-G
I
G- U: C- T: naik 872 cm.
I

E L
195
4. Menentukan besar kaki:
E-M: C- H: lll/z cm.
M - N: ke kanan l1/z cm.
O-P : 1/z lingkar kaki - 1
1/z cm: 161/z cm - 11/z cm: 15 cm .

N-O: N-P: 15 cm : 2:'71/z cm.


Titik P turunl/z cm,
Hubungkan N - I - V melalui Q
5. Menentukan besar lutut:
R- S : 1/zlingkar lutut-
2cm:24cm-2:22cm.
Q-R: Q-S:22cm: 2:11cm.
Hubungkan titik K - T - c -R- o -P-s-F- u - L - K menjadi pora bagian depan.
6. Menentukan kantong:
K - K': turun 7 cm.
L-J' : 6cm.
J'- L' : turun 5 cm.
Hubungkan J' - L' - K' sesuai dengan model.

Pola belakang:
Buatlah pola bagian depan terlebih dahulu, perubahannya:
1. Bagian pinggang:
L-X:kekiri3cm.
Hubungkan G - X dan diperpanjang ke aras.
X - X': naik2l/z cm. 2\fr ur
X'-Y: 1/+lingkar pinggang+ 1cm(68 cm:4)+
1cm: lB cm.
2. Bagian paha: ---rl-- nf
C-C': F-F':3cm.
3. Bagian lutut:
R-R': S-S':2cm.
4. Bagian kaki:
o_o,: P_P,:11/zcm.
Hubungkan Y - T'- C'- R'- O'- P'- S'- F'- U'- X'- y, adalah pola
bagidn belakang.
5. Menentukan garis hias:
Y - Y': turun 4 cm.
X' -Z: turun 6 cm.
Hubungkan Y' - Z
6. Menentukan kantong:
Lebar kantong: atas 13 cm, bawah 12 cm.
Letak kantong dari garis hias turun I atau 2 cm.
Letak kantong dari sisi 4 cm
Bentuk kantong sesuai dengan selera

196
1. Kontrol lingkar pinggul:
(T -U)+(T'-IJ'): tTr lingkarpinggul*2 cmsampai 3 cm: (92cm:2)+2 cm:48 cm,
8. Kontrol lingkar pesak:
(L - U - F) + (X'- U'- F'): lingkarpesak - lebar ban depan dan belakang:69 cm-7 cm:62 cm.

Peralatan celana panjang:

15

,r L'1.
rJ" lt I 15
;Ll ^ 2'
ll rB 6
,l
20

H
4

2
cm

(68 cm t Z) 10 44

Keterangan:
--
A. Kantong depan:2 potong
B. Pelapis luar : 2 potong
C. Pelapis dalam :2 potong
D. Klep: 1 potong
E. Gulbi: 1 potong
F. Kantong belakang: 2 potong
G. Tali ban: 6 potong
H. Isi ban pinggang:2 potong
I. Ban pinggang : 4 potong

197
Rancangan bahan:
Lebar kain: 150 cm, panjang: I l0 cm

I
I

"ta*
.,

Rancangan bahan ban pinggang dan kantong:

198
F. CELANA PANJANG DENGAN DUA LIPIT

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang celana
2. Lingkar pinggang
3. Lingkar pinggul
4. Lingkar pasak
5. 1/zlingkar paha
6. 1/zlingkar lutut
7. 1/zlingkarkaki
8. Panjang lutut

Contoh ukuran:
l. Panjang celana : 95 cm.
2. Lingkarpinggang :68 cm.
3. Lingkar pinggul :92 cm.
4. Lingkar pasak : 69 cm.
5. 1/zlingkar paha: 33 cm.
6. 1/zlingkar lutut :26 cm.
7. 1/zlingkar kaki : 161/z cm.
8. Panjang lutut: 53 cm.

Keterangan model:
- Ban sambung
- Bagian depan lipit dua.
- Kantong depan sisi serong
t. \,'
- Kantong belakang bobok, 1 buah.
\i lili
- Tali ban 6 buah.

Pola depan:
L Buatlah garis siku:A, B, C, D, E
A - :B lebar ban pinggang 31/z cm.
.l'ffi
A -C: 1/zlingkar pesak + 61/z cm: (69 cm : 3) + 61/z cm:291/z cm.
A -D: panjang lutut 53 cm.
-E :
A panjang celana 95 cm.
2. Menentukan besar paha:
--1--
C - F : 1/zlingkarpaha - 3 cm: 33 cm - 3 cm: 30 cm.
C-I 1/zC-F:30 cm:2:15 cm.
F - G : -l4 cm (pedoman untuk wanita dewasa ukuran sedang).
C-G:30cm-4cm:26cm.
c _ H: 1/zC _G:26cm:2:13 cm.

199
J. Menentukan besar pinggang:
B-J: C-H:13cm.
B-V: C-I:15cm.
K - L : l/+lingkarpinggang : 68 cm : 4 : lJ cm.
J-K : J-L: 17 cm:2--81/zcm.
K - K': L - L':3 cm (tambahan lipit)
Titik L'turun 1 cm
Hubungkan K'- L'dan L'- G,
G-U: C-T:naik8lZcm.
4. Menenrukan besar kaki:
E-M: C-H:13CM,
M - N: ke kanan l1/z cm.
O - P : 1/z lingkar kaki - l1/z cm: 161/z cm - l1/z cm : 15 cm.
N_ O : N_ P: 15 cm : 2:71/zcm.
Titik P turun 1/z cm.
HubungkanN - I - V melalui Q .

5. Menentukan besar lutut:


R-S: 1/zlingkar lutut - 2 cm: 26 cm - 2 cm: 24 cm.
Q-R: Q-S:24cm:2:12cm.
HubungkanK' - T- C - R - O - P- S - F - U - L' - K', menjadipolabagian depan
6. Menentukan kantong/lipit:
K - W: turun 2 cm.
W - W' : lebar kantong 131/z cm.
K-Z: 1/zK-J.
Z: lebar lipit : 21/z cm.
Y :31/z cm.
lut
Pola belakang:
Buatlah pola bagian depan terlebih dahulu, perubahannya: __"]__\
I eF
1. Bagian pinggang:
L - X,: ke kiri 3 cm,
Hubungkan G - X dan diperpanjang ke atas
X - X': nalk21/z cm.
X'-Y: 1/alingkar pinggang+ I cm +2cm(kupnat):(68 cm:4)+ 1cm.
* 2 cm:20 cm.
2. Bagianpaha:
C-C': F-F':3cm.
3. Bagian lutut:
R-R': S-S':2cm.
4. Bagran kaki:
o_o,: P_P,:Ll/zcm.
HubungkanY- T' - C' - R' - O' - P' - S' - F' - ll' - X' -Ymenjadi polabagian
belakang.
o10 u N PPr

200
5. Menentukan kupnat:
y_n : n_m:1/e(y _X,)_r/, cm:(20cm:3) _1/zcm:6i/zcm.
n-h d:panjangkupnat 51/zcm"
Besarkupnat:n-m:1cm.
6. Menentukan kantong:
h-e d-k:3cm.
e-k lebar kantong 12 cm.
7. Kontrol lingkar pinggul:
(T - U) + (T'- IJ'1:tTr lingkarpinggul * 5 cm: (92 cm 2)+ 5 cm:51 cm.
8. Kontrol lingkar pesak:
(L' - U - F) + (X' - U' - F') : lingkar pesak - lebar ban depan dan belakang
: 69 cm - 7 cm:62 cm.

Peralatan celana: 6

Keterangan :
A. Kantong depan:2 potong
B. Pelapis kantong:2 potong
C. Klep: I potong
D.Gulbi:lpotong
E. Kantong belakang:2 potong
m IB
m
F. Paspol bawah:2 potong
G. Paspol atas- 2 potong
H. Pelapis paspol:2 potong
I. Isi paspol atas:2 potong
J. Isi paspol bawah : 2 potong
K. Tambahan kantong:2 potong
L. Tali ban:6 potong
M. Ban dalam : 2 potong a
N. Isi ban:2 potong

E
O. Penguat saku:2 potong
14
P. Ban pinggang luar:2 potong
Q. Pelapis ban dalam:2 potong

fo-,tt
t-4 fr I L

I
,- 14

L-L]
2*Fl-r] 14
m 1B

z*l-E;:l
14

201
Rancangan bahan:
Lebar kain: 150 cm, panjang: 110 cm

Rancangan bahan untuk bagian dalam: Rancangan hahan ban pinggang:


Lebar kain: 1 15 cm, panjang: 60 cm.

kantong
belakang

kautong
depan

o.r datan
J

202
G. CELANA PANTALON WANITAISLACK

Ukuran yang diperlukan:


1. Panjang celana
2. Lingkar pinggang
3. Lingkar pinggul pas
4. Tinggi duduk
5. Panjang lutut
6. 1/zlingkar lutut
7 . 1/z lingkar kaki

Contoh ukuran:
1. Panjang celana:95 cm,
2. Lingkar pinggang : 68 cm.
3. Lingkar pinggul pas : 92 cm.
4. Tinggi duduk :27 cm"
5. Panjang lutut:53 cm.
6. 1/zlingkar lutut :23 cm"
7 . 1/z lingkar kaki : 19 cm.

Pola depan:
1. Buat garis siku: A- B - C - D
A-B :
A-C:
A- D :
tinggi duduk:27 cm.
panjang lutut: 53 cm.
panjang celana : 95 cm.
'\ml
2. Menentukan besar paha:
: 1/+lingkarpinggul : 92 cm : 4 : 23 cm.
B-E
B-H : 1/zB -E: 23 cm : 2 : ll1/z cm. --l-,-i\{
Hl
E-F :
B-G:
1/10 lingkar pinggul
1/zB -F :
3. Menentukan besar pinggang:
- 5 cm :
(92 cm: 10)
(23 cm + 4 cm) :2:131/z cm.
- 5 cm :4 cm.
,rl IG
-_&;
'\
EF

A-l : B-H:ll1/zcm
J - K : 1/+lingkarpinggang: 68 cm : 4 : lJ cm"
I-J I - K: 17 cm :2:81/z cm" r .i .ll
llliI
cl
J - M : K - L : l1/z cmuntukkupnat.
Titik L turun 11,/z cm dari garis penolongnya. I

n-m: lebarkupnat:3cm" I

n-t : panjangkupnat:* 11 cm. I

B-O: E-N:naik+7cm" l.r


O -N: adalahgaris pinggul"
l'i
I

DL
\\
203
-l
1. Menentukan besar kaki:
D-P- B-G:131/zcm
Q-R: 1/zlingkar kaki-2cm:19 cm-2 cm:17cm.
P-Q : P-R: 17 cm : 2: 181/zcm.
Titik R turun 1/z cm .

Menentukan besar lutut:


Tariklah garis penolong: G - P melalui titik S.
T - U : 1/zlingkarlutut - 2 cm : 23 cm - 2 cm: 21 crn.
S-T : S-U-21 cm :2: 102cm.
Hubungkan titik M - O - B - Q - R - U - F - N - L - M.
menjadi pola bagian depan

Pola belakang:
Buatlah pola bagian depan terlebih dahulu, perubahannya: Lt
l. Bagian ping-uang:
I-V H-E:111/zcrn I

V-W: kekiri5cm I

W-X: naik+2crn. --l--


X - M': 1/+lingkar pinggang + 3 cm: (68 cm:4) + 3 cm:20 cm.
2. Bagian paha:
-i,r--i16E
F-F': E-F:4CM.
B-B': 3cm.
3. Bagian lutut:
U-U': T-T':2CM.
4. Bagian kaki: r sl u
---f--
R-R',: a-a':2cm
Hubungkan X - F.
N'-Y: %N'-F.
Garis yang menghubungkan N{'- O'- B'- T'- Q'- R'- U'- F'- Y - N'
- X - M', adalah pola bagian belakang
5. Membuat kupnat belakang:
M'- e: e - h : l/s(M'-X) -1/z cm: (20 cm:3) -1/zcm:61/zcm.
M'-g: e-d: h-b: turun*8cm"
Dari titik e dan h ke kiri dan ke kanan masing-masing: (3 cm : 2) :

2:2 cm, dibagi kupnat.

204
Peralatan celana panjang wanita (slack): f 5

r
A. Klep luar: I potong
B. Klep dalam: I potong
C. Gulbi: 1 potong
D. Ban pinggang:2 potong
E. Isi ban pinggang:2 potong
F. Tali ban: 6 potong
H

7a Linskar tjnss3.lg + : cj!-


t3

--.
L

Rancangan bahan:
Lebar kain: 150 cm, panjang: 110 cm.

20s
BAB X
TEKNIK PEMBUATAN SKETSA BUSANA

Pelajaran menjahit pakaian erat kaitannya dengan gambar-gambar. Seorang pembuat busana yang baik
biasanya membutuhkan gambar untuk menerangkan maksudnya kepada pihak lain misalnya pembuat pola.
penjahit, atau pemesan. Sebuah gambar, sekalipun sangat sederhana. seringkali meman-q dapat membantu
memperjelas sebuah bentuk busana. Gambar busana yang dimaksudkan sebagai penjelasan atas sebuah busana.
sering disebut sebagai sketsa atau paham gambar. Biasanya setelah melihat oran-r akan lebih mudah
-eambar.
memahami busana yang dimaksudkan.

Pembuatan sketsa mempakan mata pelajaran yang sekaran,g mulai banvak diajarkan di kursus-kursus
keterampilan menjahit pakaian, baik tingkat dasar, terampil, maupun rnahir. Hal ini tentu saja akan memberi
nilai tambah bagi lulusan kursus tersebut, karena keterampilan membuat sketsa busana akan menunjang
pengungkapan ide kreatif yang dibutuhkan dalam pembuatan busana.

A. PENGERTIAN SKETSA BUSANA


Sketsa busana adalah suatu bentuk atau garis yang menggambarkan/mengandung ide tentang suatu bentuk
pakaian sefta modelnya, yang dapat diselesaikan atau diwujudkan dalam bentuk pakaian yang sebenamya. Dari
definisi tersebut di atas maka dalam pembuatan sketsa busana, hendaknya diperhatikan pengerlian dan tujuan
garis sketsa.

Tujuan pembuatan sketsa busana:


1. Sebagai alat untuk menggambarkan ide si perancang yang akan rnenjadi _eambaran tentang sebuah
busana. Gambarjuga dapat menjadi alat pengembangan sumber ide dalarn mencipta dengan berbagai variasi.
bentuk dan model pakaian.
2. Sebagai panduan agar apa yang diciptakan sesuai dengan keinginannya, dapat dimengerti oleh orang lain
dan dapat diselesaikan atau diwujudkan dalam bentuk busana yang sebenamya.

Sketsa busana harus betul-betul jelas dan


rinci agar orang yang diserahi tugas untuk mewujudkan dapat
memahami bentuk dan model pakaian, pemilihan bahan dan pelengkap pakaian, ukuran yang diperlukan dan
perbandingannya, hingga teknik penyelesaian pakaian.

Beberapa hal yang perlu diperhitungkan untuk mendapatkan desain busana yang baik, antara lain: bentuk/
model pakaian, anatomi tubuh, umur, wakfu dan kesempatan, kepribadian si pemakai, kondisi sosial ekonomi,
pemilihan bah anlpelengkap pakaian seft a lingkungan berpakaian.

Seseorang akan berhasil membuat gambar sketsa atau gambar mode yang baik, bila banyak melatih diri
dan mengikuti petunjuk atau teknik pembuatan sketsa. Pembuatan sketsa hendaknya memperhatikan
perbandingan/proporsi garis dalam sketsa, serla hasil busana yang diinginkan agar dapat dibaca atau dipahami
oleh orang lain, terutama bilamana sketsa yang dibuat atau dikerjakan oleh orang lain.

206
Biasanya setiap orang mempunyai kecenderungan yang berbeda dalam menggambarkan busana yang
dikehendaki. Hal ini tidak menjadi masalah sejauh hasil sketsa dapat memberi gambaran dengan tepat. Hasil
sketsa memang tidak selalu harus sebagus lukisan seorang artis atau ilustrator karena siswa kursus menjahit
tidak ditujukan untuk menjadi seperli mereka. Meskipun demikian hasil gambaran tetap harus memenuhi kriteria
sketsa yang benar, misalnya ketepatan proporsi, garis busana, model, bentuk busana, siluet, dan lain-lain.

Kriteria sketsa busana yang baik adaiah yang mampu mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:
1. Tujuan pembuatan sketsa busana.
2. Bentuk dan makna model pada sketsa.
3. Proporsi dan detail garis pada sketsa.
4. Posisi garis kerah/kerung leher.
5. Posisi garis lengan/kerung lengan.
6. Bentuk garis badan, pinggang, pinggul dan kaki.
7. Perbandingan garis hias pada sketsa.
8. Garis penutup dan belahan pada sketsa.
9. Garis bagian bawah pada sketsa.
10. Pemilihan bahan dan pelengkap pada sketsa.
1 1. Teknik penyelesaian busana.

B. JENIS-JENIS SKETSA BUSANA

Jenis-jenis sketsa busana yang harus diketahui siswa pelajaran menjahit pakaian:
a. Sketsa desain.
b. Sketsa desain produksi.
c. Ilustrasi mode/desain ilustrasi.
d. Desain produksi anatomi.

a. Sketsa Desain

Desain Sket adalah rancangan permulaan dari desainer, berupa garis-garis model pakaian dilihat dari
bagian depan dan belakang. Dalam pengembangan sumber ide dan penerapannyadapat mempergunakan wama
atau tidak berwama.

207
b. Sketsa Desain Produksi
Sketsa Desain Produksi adalah suatu desain sket yang dibuat dengan maksud untuk diproduksi atau dibuat
dalam jumlah besar. Dalam sket diuraikan: model, ukuran teknik penyelesaian serta keterangan larn yang dianggap
perlu/penting
KeaeJa : liereh dasl

1ih,+
irlncess
kan ci nE
daiar

stlk dalan

Iiott I

"ur*Urn /
I
\\
.fi \-
w
\) ru
:iep
pa lsu
c. Ilustrasi Mode / Desain Ilustrasi laJu: Erincess

Adalah desain sket yang paling dasar. Pada ilustrasi semacam ini biasanya hampir tidak ada keterangan
karena desainer hanya memberi arahan dasar tentang ide yang teffuang dalam bentuk gambar tersebut. Mereka
yang akan mewujudkannya dapat agak bebas menginterprestasikan gambar tersebut serta memilih materi sesuai
keinginan si pembuat. Makna sket/paham gambar dapat dipahami dengan pengeftian garis model yang terkandung
dalam gambar model atau ilustrasi.

208
d. Desain Produksi Anatomi
Desain produksi anatomi adalah suatu desain busana yang dibuat dengan maksud untuk diproduksi massal
(dibuat dalam jumlah besar). Desain dibuat dengan proporsi tubuh secara keseluruhan (bagian depan dan
belakang).

C. TEKNIK PEMBUATAN SKETSA

Peralatan yang diperlukan untuk membuat sketsa busana:


1. Kertas putih. sebagai rvahana gambar. Dapat dipilih HVS ukuran folio.
2. Pensll gambar 28 atau 3B.
3. Penghapus yang baik.
4. Pensil waffra.
5. Spidol warna.
6. Rafido.
7. Penggaris, dll.

a. Anatomi dan figur


Sebelum mulai menggambar sebuah busana, sebaiknya diajarkan pengetahuan mengenai anatomi tubuh.
Untuk menggambar figur badan secara utuh, anatomi yang lengkap mutlak diperlukan. Bahkan meskipun
kita hanya menggambar satu bagian busana, pengetahuan tentang anatomi manusia juga akan membantu
penentuan proporsi tubuh.

209
Figur dalam sketsa busana sedikit berbeda dengan figur manusia pada umumnya. Perbandingan yang
digunakan dalam membuat gambar manusia biasanya I dibanding 6 sampai 7 bagiankepala. Sedangkan
dalam figur untuk ilustrasi mode, mode perbandingan yang diperlukan adalah I dibanding 10 bagian kepala.
Maksud dari perbandingan ini adalah dalam sebuah gambar figur manusia pada umumnya, ukuran panjang
kepala sebesar atau 1/t dari keseluruhan panjang tubuh. Sedangkan pada figur untuk keperluan ilustrasi
1/a

mode, ukuran kepala adalah sebesar r/,,, dari keseluruhan figur. Oleh karena itu, gambar dalam ilustrasi mode
cenderung tampak lebih panjang dan lebih tinggi daripada gambar manusia ukuran normal. Biasanya
perpanjangan dilakukan pada bagian kaki, sehingga gambar yang dihasilkan adalah bentuk tubuh yang
langsing tinggi.

Cara membuat perbandingan figur tubuh wanita:

1. Figur tubuh manusia normal (1 : 7):


- Buatlah 7 buah garis horisontal dengan jarak yang sama.
- Buatlah gambar bulat telur di bagian teratas. Bagian ini akan menjadi kepala.
- Pada bagian kedua buatlah leher dan pundak.
- Di bagian ketiga perpanjang lengan dan buatlah pinggang dan dada.
- Bagian keempat merupakan tempat untuk menggambar pinggul dan pangkal paha.
- Pada bagian kelima, enam dan tujuh, adalah tempat menggambar kaki.

2. Figur tubuh untuk keperluan mode (1 : 10):


- Buatlah 10 buat garis horisontal dengan jarak yang sama. Untuk sebuah kertas gambar ukuran
kwarto, biasanya jarak maksimal setiap garis adalah 2,5 cm.
- Buatlah gambar bulat telur di bagian teratas, yang akan menjadi kepala. Tambahkan sebuah garis di
bagian bawah bulatan tersebut hingga setengah bagian kedua, kemudian tariklah garis pundak ke
arah kanan dan kiri sepanjang 2 kali lebar kepala.
- Dari ujung kedua garis tersebut buatlah garis ke arah tengah di setengah bagian bidang keempat
hingga membentuk sebuah segitiga besar. yang akan membantu membentuk bagian badan atas torso.
- Dari ujung bawah segitiga tersebut buatlah garis ke kiri dan kanan sepanjang 11/z lebar kepala.
Tariklah garis ke arah tengah hingga 1/z bagian atas bidang kelima. hingga membentuk segitiga
kecil. Segitiga ini akan membantu membentuk bagian pinggul dan pangkal paha.
- Dari kedua ujung segitiga kecil tariklah garis ke arah bawah hingga bidang kesepuluh. Kedua garis
ini akan membentuk kaki-kaki. Posisi kaki dapat dibuat sesuai selera, tergantung imajinasi. Tetapi
' sebaiknya diperhatikan pose kaki dan torso serla pinggul yang akan selalu berhubungan, agar hasil
akhir sketsa tidak kaku (luwes).
- Tambahkan dua garis dari ujung atas segitiga besar hingga bidang ke 5 atau 6,yangakan membentuk
dua buah lengan. Sama seperti kaki, posisi lengan juga dapat dibuat sesuai imajinasi pembuatnya,
asalkan tetap sesuai dengan pose keseluruhan.
- Setelah melalui tahap ini, tergambarlah kerangka yang terdiri dari garis-garis, yang disebut sebagai
kerangka benang. Kerangka semacam ini dapat dibuat dalam berbagai macam pose.
Setelah kepala, segitiga besar (torso), segitiga kecil (pinggul). garis tangan, dan garis kaki dibuat,
kita dapat mulai menambahkan bentuk-bentuk tangan, kaki, leher pundak, torso, dan pinggul pada
kerangka benang tersebut.

210
- Setelah sketsa membentuk badan yang lebih utuh, tambahkan dada, wajah, telinga, dan rambut.
- Pada tahap ini, kita bebas menggambarkan bentuk busana yang diinginkan. Jangan lupa untuk
menambahkan asesoris pelengkap yang diperlukan misalnya sepatu, perhiasan, tas, atau topi.

Penggambar yang telah mahir biasanya dapat langsung menggambar figur tanpa bantuan garis-garis.
Sedangkan bagi pemula, garis-garis tetap diperlukan hingga mampu menggambar kerangka tanpa bidang-bidang
pembantu. Setelah melalui tahap ini biasanya akan lebih mudah bagi penggambar untuk menuangkan ide tentang
sebuah bentuk busana yang diinginkan. Tetaplah berlatih hingga mendapatkan gaya sketsa sendiri.

Untuk mereka yang tidak diarahkan menjadi ilustrator, tentu saja tidak perlu menghasilkan sketsa-sketsa
berunsur seni tinggi. Melainkan cukup gambar sederhana, yang penting dapat menjelaskan apa yang dikehendaki.
Untuk keperluan tertentu dalam industri mode, gambar tidak perlu dibuat lengkap. Kadang-kadang agar lebih
jelas. seorang pembuat gambar cukup mengambar bagian kerah, lengan, atau detail-detail tertentu dari sebuah
busana. Sekali lagi, penekanannya adalah agar ide si pembuat gambar dapat diterjemahkan dengan tepat oleh
mereka yang melihat, dan terutama yang akan mewujudkannya.

2tt
l --ttsl I

212
b. Latihan Membuat Sketsa Busana

Setelah mulai mampu menggambar figur yang telah jadi, kini saatnya kita menggambar busana yang
diinginkan. Berikut ini adalah beberapa contoh model-model dasar yang dapat digunakan untuk berlatih

fl

Dasar Rok Rok Span

1. Pembuatan sketsa dari berbagai macam lipit/kerut:

Lipat Hadap Lipat Sungkup Pias Enam

213
Pias Delapan Lipat Kipas
Setengah Lingkaran (% klok)

TT?

//

Lingkaran Penuh (klok) Model Kerut


Lipit Pipih

Dasar Celana Rok


Kerut Bertingkat Kulot Lipat Dua
(kulot)

214
2. Pembuatan sketsa dari berbagai macam kerung leher:

)i
Kerung leher Kerung leher bulat Kerung sabrina

Kerung siku Kerung bulat lancip Kerung leher


ditinggikan

Kerah Shang ha,v Kerah kemeja Kerah shiller

215
Kerah kelasi & Lengan Kerah rebah
Kerah setali
lipat keluar

Lengan tulip Kerah garbo & lengan


Kerah dipitakan
setali

Kerah sirkel Kerah 1/z tegak Kerah kelepak &


raglan

216
Shiller penuh

Shiller runcing Shiller runcing Shang hay


tefiutup terbuka

Shang hay tertutup


Kerah setali Kerah selendang

Kerah kemeja / dasi


Kerah kemeja / kaki kerah
tertutup Kerah kemeja
terusan
terbuka

217
3. Pembuatan sketsa dari berbagai macam lengan

Lengan licin
Lengan kerut
U
Lengan lipit
Lengan pof

Lengan kerut bawah


Lengan lonceng
Lengan tulip

Lengan slit
Lengan setali Lengan raglan
berkerut

218
4. Gambar sketsa berbagai penutup belahan pakaian:

Tidak terbatas Terbatas Kancing dalam

Tidak terbatas Belahan tersembunyi


Terbatas

Belahan tersembunyi Belahan ritsleting Belahan dua lajur

219
TENTANG PENULIS

Soekarno lahir di Surakarta pada tanggal 17 April l94l.Ia menyelesaikan


Sekolah Mode Vak & Kler Maker Indonesia dalam waktu 5 tahun. dan setelah itu
diangkat menjadi guru di STM bagian busanaimode.

Pada tahun 1967 Soekarno pindah ke Jakarla^ dan bekerja sebagai guru di
Pusat Kursus Negeri Jakarla Selatan. Mulai tahun 1969 ia mendapatkan tugas sebagai
Kepala Bagian Menjahit Pakaian, yang sering bertugas ke daerah-daerah di Indonesia,
memberikan penataran bagi guru-guru menjahit pakaian pada pendidikan luar sekolah/
pendidikan non formal.

Soekamo suka berorganisasi kemasyarakatan, karena dalam organisasilah dia dapat belajar men-uembangkan
bakat dan sumber idenya. Organisasi yang diikutinya adalah sebagai pengurus di Ikatan Penulis Indonesia
(IPINDO). Beliau juga pemah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Ahli Menjahit Busana indonesia (IAMBI).
Saat ini Beliau bertugas sebagai Ketua Sub Konsorsium Menjahit Pakaian di Direktorat Pendidikan Masyarakat.

Sudah hampir 40 tahun Soekamo menekuni dunia mode dan mengabdi sebagai guru/tenaga pendidik non
formal dan formal di SMKK, PPPGK (Pusat Pengembangan Penataran Guru Keterarnpilan) dan IKIP Jakarta
Di samping itu ia juga rajin menulis buku, terutama yang membahas bidang
(sekarang Universitas Jakarta).
keterampilan/mode studi penunjang, dan ilmu keguruan. Hingga saat ini tidak kurang dari 45 judul buku &
karya tulis telah terwujud, yang ditujukan untuk berbagai jenjang pendidikan: Warga Belajar. Keguruan, penguji
Praktek sampai tingkat Penatar. Buku ini adalah buku pertama yang bekerja sama dengan Penerbit PT Gramedia
Pustaka Utama.
Banyak penghargaan yang telah diterimanya antara lain dari Menteri Pendidikan. Menteri Tenasa Kerja. Menteri
Perindustrian, Pupuk Kaltim dan berbagai Lembaga organisasr lv{asvarakat.

220

Anda mungkin juga menyukai