Anda di halaman 1dari 10

CRITICAL JOURNAL REVIEW

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF


BERBASIS E-LEARNING

DISUSUN OLEH:

JOSARI SIMANJUNTAK (3173331024)

PENDIDIKAN GEOGRAFI

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2017

1
KATA PENGANTAR

Segala Puji bagi Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan Ridonya,
sehingga kami bisa menyelesaikan laporan kami tentang “Pengembangan model pembelajaran
interaktif berbasis E-learning”
Tidak lupa kami berterima kasih kepada dosen mata kuliah perkembangan peserta didik
yang telah memberikan tugas ini kepada kami dan juga memberi kami panduan sehingga
mempermudah dalam menyelesaikan laporan critical journal review ini.
Kami menyadari bahwa laporan kami ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karna itu
saya terlebih dahulu meminta maaf jika di dalam journal saya ini banyak terdapat kesalahan.

Medan ,05 oktober 2017

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

BAB II RINGKASAN

A. identitas journal

B. ringkasan isi journal

a.pendahuluan

b.metode penelitian

c.hasil penelitian

BAB III

PEMBAHASAN

a.kelebihan journal

b.kelemahan journal

BAB IV

PENUTUP

a.kesimpulan

b.saran

.
3

BAB I
A.LATAR BELAKANG MASALAH

Program studi Teknologi Pendidikan (TP) Program Pascasarjana (PPs) Universitas


Negeri Medan (Unimed) merupakan salah satu program studi yang ada di PPs Unimed. Salah
satu kawasan Teknologi Pendidikan adalah kawasan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Berdasarkan karakteristik mata kuliah ini, kesulitankesulitan dan rendahnya hasil belajar
mahasiswa dalam belajar desain instruksional, metode pembelajaran dosen yang masih
konvensional serta peluang integrasi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam
pembelajaran maka diperlukan sebuah inovasi pembelajaran Mata kuliah Disain Instruksional
yang berorientasi kepada peserta didik dan memfasilserta mempersiapkan peserta didik untuk
menghadapi masa depan yang ditandai dengan perkembangan teknologi informasi dan
persaingan global, salah satunya adalah dengan cara mengintegrasikan proses pembelajaran
disain instruksional dengan Teknologi Informasi Komunikasi yang lebih dikenal dengan istilah
pembelajaran interaktif berbasis e-learning.

Salah satu aplikasi dari pembelajaran e-learning adalah dengan menggunakan suatu
perangkat lunak (software) yang membantu perencanaan,perancangan, menganalisis,
mengimplementasikan, mengelola pembelajaran dan memberikan akses kepada peserta didik
terhadap materi kapanpun dan di manapun peserta didik berada yang dikenal dengan istilah LMS
(Learning Manajemen System).

B.Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan critical journal review ini adalah sebagai usaha dalam pemenuhan tugas
mata kuliah profesi pendidikan sebagaimana yang telah diutarakan dalam kontrak perkuliahan di
awal semester.

C.Manfaat Penulisan
Tentunya penulisa critical journal ini akan memiliki manfaat bagi penulis dan pembaca.
Bagi penulis, akan menjadi penambah pengalaman dalam mengkritik sekaligus dapat memahami
isi ataupun makna dari journal yang dikritik.

Bagi pembaca, dapat menjadi ilmu pemahaman yang dapat diimplementasikan, juga sebagai
suatu perbandingan ataupun menjadi sumber referensi/panduan dalam penulisan critical journal
lainnya.

BAB II
KAJIAN JOURNAL

A.Identitas Journal

Judul jurnal : Pengembangan model pembelajaran interaktif berbasis E-learning

Nama penulis : Sahat Siagian, dkk.

Volume : 22(2): |49-|6|,2016.

Tahun : 2016

Sumber : Jurnal penelitian bidang pendidikan , Universitas Negeri Medan.

ISSN : 2502-7|82

B.RINGKASAN ISI JOURNAL

a.pendahuluan

kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat yang menawarkan
berbagai kemudahan-kemudahan baru dalam pembelajaran memungkinkan terjadinya pergeseran
orientasi belajar dari outside guided menjadi selfguided dan dari knowledge as possession
menjadi knowledge as construction. Teknologi ini memainkan peran penting dalam memperbarui
konsepsi pembenaran yang semula fokus pada pembelajaran sebagai semata-mata suatu
penyajian berbagai pengetahuan menjadi .

Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan pada


learning material atau materi pembelajaran.Pendidikan yang mendapatkan sentuhan media
teknologi informasi telah mencetuskan lahirnya gagasan tentang elearning atau elektronic
learning.Terdapat berbagai jenis e-learning misalnya Moodle, Blackboard, Sakai, Dokeas
dll.Adapun elearning merupakan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik atau
jaringan internet untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi atau bimbingan.Selain itu e-
learning sebagai bentuk pendidikan jarak jauh yang dilakukan melalui media internet.

b.Metode penelitian
Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan. Model pengembangan
yang digunakan adalah model pengembangan Borg and Gall (1983) yang dimodifikasi [7].
Adapun langkahlangkah dari tahapan pengembangannya adalah sebagai berikut :

1) Research and information collecting (Perencanaan dan Pengumpulan Informasi Awal).


Dalam hal ini dilakukan studi literatur terkait dengan permasalahan yang dihadapi,

2) Planning (Perencanaan). Pada tahap ini kegiatan terkait dengan perumusan kecakapan
dan keahlian yang berkaitan dengan permasalahan,

3)Develop preliminary of product (Pengembangan Format Produk Awal). Pada tahap ini
akan dikembangkan bentuk permulaan dari pembelajaran elearning yang akan dihasilkan
dalam pengembangan model pembelajaran,

4) Preliminary field testing (Uji Coba Awal). Tahapan ini merupakan tahapan ujicoba
dalam skala terbatas berdasarkan observasi atau angket,

5) Main product revision (Revisi Produk Pembelajaran).Pada tahap ini akan dikaji dan
dilakukan perbaikan terhadap produk pembelajaran awal yang dihasilkan berdasarkan
hasil uji coba awal,

6) Operational product revision (Uji Coba Lapangan). Pada tahap ini akan dilakukan
perbaikan/penyempurnaan terhadap hasil ujicoba lebih luas,

7) Final product revision (Revisi Produk Akhir).

c.hasil penelitian

Hasil yang diperoleh padapenelitian ini adalah sebuah produk berupa model pembelajaran
interaktif berbasis e-learning berbantuan edmodo.Pada tahap pertama di tahun pertama ini
dilakukan analisis terhadap model pembelajaran interaktif berbasis e-learning yang paling tepat
digunakan dalam pembelajaran disain instruksional, melalui survei pada studi pendahuluan.
Dalam mengembangkan model pembelajaran matakuliah Desain instruksional ini dilakukan
dengan memperhatikan rekomendasi yang dikemukakan oleh Borgand Gall.Penyajian hasil
penelitian ini mengikuti tahapan pengambangan yang telah diuraikan sebelumnya. Hasil
penelitian yang diperoleh

7
dalam setiap tahapan penelitian dan pengembangan disajikan sebagai berikut: Tahapan yang
dilakukan pada studi pustaka ini adalah

1) Mendaftar semua variable yang perlu diteliti,

2) Mencari setiap variable masalah melalui analisis ,

3) Memilih deskripsi bahan-bahan yang diperlukan dari sumber-sumber yang tersedia,

4) Memeriksa indeks yang memuat variabel-variabel dan topik masalah yang diteliti,

5) Selanjutnya yang menjadi lebih khusus adalah mencari artikel-artikel, bukubuku, dan biografi
yang sangat membantu untuk mendapatkan bahan-bahan yang relevan dengan masalah yang
diteliti,

6) Setelah informasi yang relevan ditemukan, peneliti kemudian "mereview"dan menyusun


bahan pustaka sesuai dengan urutan kepentingan dab relevansinya dengan masalah yang sedang
diteliti,

7) Bahan-bahan informasi yang diperoleh kemudian dibaca,

dicatat, diatur, dan ditulis kembali.

8) Dalam langkah terakhir,yaitu proses penulisan penelitian dari bahan-bahan yang telah
terkumpul dijadikan satu dalam sebuah konsep penelitian yang merupakan hasil tinjauan pustaka.

8
BAB III

PEMBAHASAN

A.Kelebihan Journal

Journal ini berjudul Pengembangan model pembelajaran interaktif berbasis


E-learning, menerangkan bagaimana pembelajaran e-learning dengan menggunakan suatu
perangkat lunak (software) yang membantu perencanaan,perancangan, menganalisis,
mengimplementasikan, mengelola pembelajaran dan memberikan akses kepada peserta didik
terhadap materi kapanpun dan di manapun peserta didik berada yang dikenal dengan istilah LMS
(Learning Manajemen System).

Saran yang diberikan begitu bagus, sehingga dapat memberi dorongan buat para
pembacanya bagaimana cara pemakaian E-learning yang benar.

B.Kelemahan Journal

Tidak adanya penulisan pertanyaan wawancara yang seharusnya sebagai pelengkap akan
ke sah an berjalannya suatu penelitian.

Journal terlalu banyak menggunakan kata baku/ilmiah, yang secara tidak langsung sulit dipahami
dan di mengerti.

9
BAB IV

PENUTUP

1.Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa pembelajaran model interaktif


berbasis E-learning sangat lah bermanfaat bagi para pelajar, maupun bagi semua yang
membutuhkannya. Karna, di manapun dan kapan pun, kita bisa melakukan proses
pembelajaran.Hal ini akan membuat kita untuk mempermudah mendapat kan suatu informasi.

Oleh karena itu,saya setuju dan berpuas hati tentang penelitian ini, sehingga saya dapat
memahami proses penggunaan pembelajaran model interaktif berbasis E-learning.

2.Saran

Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan para mahasiswa, sebaiknya


segeralah mengikuti proses berjalannya waktu, terutama pada pesatnya perkembangan teknologi
dan komunikasi agar kitabisa memahami dan mengerti bagaimana proses pembelajaran seiring
dengan berjalannya waktu.Semoga penulisan critical jurnal review ini dapat bermanfaat dan
perlu di ketahui bahwa jurnal ini sangat perlu di baca dan di pahami oleh para pelajar, karena
dapat memperlancar proses belajar kita.

10

Anda mungkin juga menyukai