Anda di halaman 1dari 12

RESUME KEPERAWATAN ANAK PADA By. Ny.

“S” DENGAN SEPSIS DI RUANG


NICU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PATUT PATUH PATJU LOMBOK
BARAT

OLEH:

NAMA : MUHAMMAD ASNUL HUSNI


NPM : 019 02 0963

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) MATARAM

2019
RESUME KEPERAWATAN ANAK

Nama Mahasiswa : Muhammad Asnul Husni Ruangan : NICU

NIM : 019.02.0963 No.Register : 86 79 27

Tanggal Pengkajian : 4-November - 2019 Jam : 17.00 WITA

IDENTITAS KLIEN

Nama “By Ny. S”


Jenis Kelamin Perempuan
Tempat Tgl. Lahir Sandik Atas, 30 Oktober 2019
Umur 6 hari
Anak Ke Pertama
Nama Ayah Tn “S”
Nama Ibu Ny ”S”
Pendidikan Ayah SMA
Pendidikan Ibu SMA
Agama Islam
Suku/Bangsa Sasak/ Indonesia
Alamat Sandik Atas, Batulayar, Lombok Barat
Tgl MRS 1 November 2019
Diagnosa Medis Sepsis + Ikterus Neonatrum
Sumber Informasi RM dan Orang tua Bayi

RIWAYAT KEPERAWATAN
No PENGKAJIAN DATA PASIEN

1 Keluhan Utama Ibu mengeluh bayinya demam selama 2 hari, tubuh


kuning
2 Riwayat Kesehatan Sekarang Keluarga pasien mengatakan pasien lahir spontan
pada pukul 12:44 Wita, Apgar skor 7-9 dengan berat
badan bayi 2900 gram, tangis keras, refleks
menghisap lemah, RR : 50x/m, S : 39,30 C, N :
173x/m, SPO2 : 95%, GDS: 59mg/dl
3 Riwayat Prenatal Kehamilan G1P0A0H1, ibu pasien rutin
memeriksakan kandungannya pada saat hamil.
4 Riwayat Natal Pasien lahir spontan dengan usia kehamilan 39
minggu.
5 Riwayat Postnatal Pasien lahir pukul 12.40 Wita, pada tanggal 30
Oktober 2019, dengan berat badan lahir 2900 gram
panjang badan 49 cm. APGAR score 7-9. Dengan
lingkar kepala 33 cm, lingkar dada 33 cm. Pasien
dibawa ke ruang nicu karena sepsis neonatrum
6 Riwayat Penyakit dahulu Keluarga pasien mengatakan tidak ada memiliki
kesehatan keluarga riwayat penyakit keluarga atau penyakit keturunn
7 Riwayat imunisasi Vaksin HB0 diberikan 12 jam setelah kelahiran.
8 Hasil pemeriksaan Fisik a. Keadaan umum : sedang
b. Tanda Vital :
N : 173x/menit RR : 50x/m S: 39,3oC, SPO2 :
95%
c. Status Gizi.
BBL : 2900 gram
BBS : 2600 gram
PB : 49 cm.
LD : 33 cm
LK : 33 cm
d. Reflek
 Refleks mencari (root reflex) ada
 Refleks mengisap (suck reflex) ada, tapi
lemah
 Refleks moro ada
e. Kulit
Warna kulit tubuh kuning, akral hangat
f. Kepala
Wajah simetris, rambut warna hitam, kepala
lonjong, ubun-ubun menonjol dan lunak, LK 33
cm
g. Mata
Warna conjunctiva tidak anemis, warna sklera
agak kuning, pupil menunjukkan refleksi
terhadap cahaya (+).
h. Hidung
Tidak ada cuping hidung, bentuk simetris,
berlubang, tidak ada lesi
i. Mulut
Bibir pucat, mukosa bibir kering
j. Telinga
Tidak ada kelainan dan terlihat bersih
k. Thorax
Bentuk simetris, tidak ada tarikan dinding dada,
menggunakan pernafasan perut, pernafasan
ireguler, tidak ada suara nafas tambahan,
frekuensi bunyi jantung 136x/menit RR : 50 x/m
l. Abdomen
Bentuk simetris, distensi perut tidak ada, tali
pusat masih dalam tahap perawatan
m.Genitalia
Genetalia lengkap, jenis kelamin perempuan,
tidak ada kelainan
n. Anus
Tidak ada kelainan bentuk pada anus
o. Ekstremitas
Tidak ada edema pada kedua ekstremitas,
terpasang infus di tangan kanan, akral hangat
8 Hasil pemeriksaan penunjang a. Pemeriksaan hematologi
 Hemoglobin 18,7 g/dl, nilai rujukan (14,9-
23,7)
 Eritrosit 6,05 10^6/ul, nilai rujukan (3,70-
6,50)
 Trombosit 256 10^3/uL, nilai rujukan (150-
450)
 Leukosit 14,92 10^3/uL, nilai rujukan
(10.00-26.00).
b. Pemeriksaan kadar bilirubin 20,27 mg/dL
c. Pemeriksaan glucose 59 mg/dL
10 STATUS NUTRISI Asi dengan Berat Badan 2600 gram
11 STATUS CAIRAN Input :
Asi dan cairan infus D5 ¼ NS 10 cc/ jam
output :
Bayi menggunakan pampers
12 TERAPI - Incubator
- Infus D5 ¼ NS 10 cc/ jam
- Injeksi ampicilin 133,7 mg/12 jam
- Injeksi gentamicin 13,3 mg/24 jam
- Foto terapi x 36 jam
13 DATA TAMBAHAN -

Nursing Pathway

Infeksi pada ibu

Masuk ke dalam tubuh janin

Terjadi infeksi awal

Infeksi menyebar ke seluruh tubuh janin

Organ kepala Organ Hati Organ Pernafasan Sistem Gastrointestinal

Perubahan set point


Eritrosit banyak Lisis Fungsi tidak optimal Kemampuan
pada hipotalamus
menghisap meunrun

Menghasilkan panas Bayi akan sesak


tubuh Hiperbilirubinemia
Nutrisi tidak
tercukupi
Ikterik Neonatus Gangguan Pola Nafas
Peningkatan suhu
tubuh
Perubahan nutrisi
kurang dari kebutuhan
tubuh
Hipertermi
No RM : 86 79 27
Nama Pasien : By. Ny Saftika Dwi Anjaniawati
Tanggal : 4 November 2019
N SUBJEK OBJEK ANALISA TUJUAN RENCANA TINDAKAN EVALUASI
O MASALAH
1. Ds: Do: Sepsis Setelah Observasi: Observasi: S: -
 Ibu pasien  Kulit bayi neonatus dilakukan  Identifikasi  Memonitor O:
mengatakan teraba panas tindakan penyebab penyebab  S : 36,80C
anaknya  Nadi : Menyebar ke keperawatan hipertermia hipertermia  N : 137x/m
demam 173x/m seluruh tubuh selama 1 x 24  Monitor  Memonitor  RR : 44x/m
 RR : 50x/m bayi jam hipertermia suhu tubuh suhu tubuh  Kulit masih
 Suhu : tertasi dengan  Monitor Kolaborasi: teraba
39,3oC Perubahan set kriteria hasil : haluaran  Berkolaborasi hangat
 SPO2 : 95% point pada          Suhu tubuh urine pemberian  terpasang di
hipotalamus dalam rentang  Monitor cairan dan
 Terpasang incubator
normal komplikasi elektrolit A: masalah
incubator
Menghasilkan          Nadi dan RR akibat intravena
 Diagnosa teratasi
panas tubuh dalam rentang hipertermia Edukasi : sebagian
medis sepsis
normal Terapeutik:  Menganjurka P: lanjutkan
neonatrum
Peningkatan          Tidak ada  Longgarka n ibu untuk intervensi
suhu tubuh perubahan n atau KMC Observasi:
warna kulit lepaskan  Monitor
Hipertermia pakaian suhu tubuh
Kolaborasi: Kolaborasi:
 Kolaborasi  Kolaborasi
pemberian pemberian
cairan dan cairan dan
elektrolit elektrolit
intravena intravena
Edukasi : Terapeutik:
 Anjurkan  Longgarka
ibu untuk n atau
KMC lepaskan
pakaian
Edukasi:
 Anjurkan
ibu untuk
KMC

N SUBJEK OBJEK ANALISA TUJUAN RENCANA TINDAKAN EVALUASI


O MASALAH
2. Ds: Do: Sepsis neonatus Setelah dilakukan Observasi : Observasi : S :-
 Ibu pasien  Keadaan tindakan  Monitor  Monitor O:
mengatakan umum bayi Menyebar ke keperawatan ikterik ikterik pada  Terlihat warna
bayinya sedang seluruh tubuh selama 1 x 24 jam pada sclera dan kulit, sclera
kuning  Warna kulit bayi kebutuhan hati sclera dan kulit bayi. masih tampak
bayi tampak berfungsi dengan kulit bayi.  Monitor kuning
kuning, akral Menyerang baik dengan  Monitor tanda-tanda  Terpasang
hangat bagian organ hati kriteria hasil : tanda- vital foto terapi
 Warna sclera  Tanda – tanda tanda Terapeutik:  Terpasang
agak kuning Eritrosis banyak vital dalam vital  Siapkan infuse D5 14
 Kadar lisis batas normat Terapeutik: lampu NS
bilirubin  Risiko infeksi  Siapkan fototerapi  S : 36,80C
20,27 mg/dL Hiperbilirubinem terkontrol lampu dan  N : 137x/m
 Diagnose ia fototerapi incubator  RR : 44x/m
medis ikterus dan atau kotak A : Masalah
Ikterik incubator kecil belum teratasi
Neonatus atau kotak  Berikan P : Intervensi
kecil penutup dilanjutkan
 Berikan mata pada Mandiri :
penutup bayi Observasi :
mata pada Edukasi :  Monitor
bayi  Anjurkan ikterik pada
Edukasi : ibu untuk sclera dan
 Anjurkan menyusui kulit bayi.
ibu untuk sesering  Monitor
menyusui mungkin tanda-tanda
sesering Kolaborasi: vital
mungkin  Kolaborasi Terapeutik:
Kolaborasi: pemeriksaa  Siapkan
 Kolaboras an darah lampu
i vena fototerapi dan
pemeriksa bilirubin incubator atau
aan darah direk dan kotak kecil
vena indirek Edukasi :
bilirubin  Anjurkan ibu
direk dan untuk
indirek menyusui
sesering
mungkin
Kolaborasi:
 Kolaborasi
pemeriksaaan
darah vena
bilirubin
direk dan
indirek

N SUBJEK OBJEK ANALISA TUJUAN RENCANA TINDAKAN EVALUASI


O MASALAH
3. Ds: Do: Sepsis Setelah Observasi: Observasi: S:
 Ibu pasien  Mukosa neonatus dilakukan  Kaji refleks  Ibu
mengatakan bibir kering tindakan hisap dan  Mengkaji mengatakan
reflex  BBL : 2900 Menyebar ke keperawatan menelan refleks hisap selalu
menghisap gr seluruh tubuh selama 1 x 24  Kaji berat dan menelan memberikan
anaknya  BBS : 2600 bayi jam badan  Mengkaji ASI kepada
lemah gr kebutuhan dengan berat badan anaknya
 PB : 49 cm. Terganggunya nutrisi menimbang dengan O:

 LD : 33 cm sistem terpenuhi berat badan menimbang  Refleks


pencernaan dengan setiap hari berat badan menghisap
 LK : 33 cm
 Tali pusat kriteria hasil :  Pantau input setiap hari masih lemah
sudah kering Kemampuan  Refleks dan output  Memantau  Berat badan
 Terpasang menghisap menghisap  Kaji tingkat input dan meningkat
incubator menurun dan hidrasi output 2605 gram
menelan Kolaborasi: Kolaborasi:  Terpasang di
Nutrisi tidak baik  Pantau  Memantau incubator
tercukupi  Berat pemeriksaan pemeriksaan  Terlihat ibu
badan laboraorium laboraorium memnyusui
Perubahan bertambah sesuai sesuai anaknya
nutrisi 20-30 gr/ indikasi indikasi A : Masalah
kurang dari hari Edukasi : Edukasi : teratasi sebagian
kebutuhan  BAB  Anjurkan  Menganjurka P : Lanjutkan
tubuh lancar ibu untuk n ibu untuk intervensi
memberika memberikan Observasi:
n ASI ASI  Kaji berat
badan
dengan
menimbang
berat badan
setiap hari
 Pantau input
dan output
Kolaborasi:
 Pantau
pemeriksaan
laboraorium
sesuai
indikasi
Edukasi :
 Anjurkan ibu
untuk
memberikan
ASI