Anda di halaman 1dari 7

TUGAS 7 FISIKA TEKNIK

Nama : Ahmad Rif’an Hanifudin

NIM : 41119120189

CONTOH SOAL PEMUAIAN ZAT PADAT

1. Sebuah benda yang terbuat dari baja memiliki panjang 100 cm. Berapakah pertambahan
panjang baja itu, jika terjadi perubahan suhu sebesar 50°C?
Penyelesaian
Diketahui:
L0 = 100 cm
∆T = 50 °C
α = 12 × 10-6 °C-1 (lihat di tabel koefisien muai panjang)
Ditanyakan: ∆L = ...?
Jawab:
L = L0 (1 + α∆T)
L = L0 + L0α∆T
L – L0 = L0α∆T
∆L = L0.α.∆T
∆L = 100 × 12 × 10-6 × 50
∆L = 0,06 cm
Jadi, pertambahan panjang benda tersebut sebesar 0,06 cm.

2. Pada suhu 20oC, panjang kawat besi adalah 20 m. Berapakah panjang kawat besi tersebut pada
suhu 100oC jika koefisien muai panjang besi 1,1 × 10-5/oC?
Penyelesaian
Diketahui:
T0 = 20oC
T = 100oC
L0 = 20 m
α = 1,1 × 10-5 C-1
Ditanyakan: L = …?
Jawab:
L = L0 [1 + α(T – T0)]
L = 20[1 + 1,1 × 10-5(100 – 20)]
L = 20[1 + 1,1 × 10-5(80)]
L = 20(1 + 8,8 × 10-4)
L = 20(1 + 0,00088)
L = 20(1,00088)
L = 20,0176 m
Jadi, panjang kawat besi tersebut pada suhu 100oC adalah 20,0176 m.

3. Sekeping aluminium dengan panjang 40 cm dan lebar 30 cm dipanaskan dari 40 oC sampai


140oC. Jika koefisien muai panjang aluminium tersebut (α) adalah 2,5 × 10-5 oC, tentuan luas
keping aluminium setelah dipanaskan.
Penyelesaian:
Diketahui:
A0 = 40 cm × 30 cm = 1.200 cm2
β = 2α = 2(2,5 × 10-5 oC) = 5 × 10-5 oC
∆T = 140oC – 40oC = 100oC
Ditanyakan: A = …?
Jawab:
A = A0(1 + β∆T)
A = 1.200(1 + 5 × 10-5 × 100)
A = 1.200(1 + 5 × 10-3)
A = 1.200(1 + 0,005)
A = 1.200(1,005)
A = 1206 cm2
Jadi, luas penampang aluminium setelah dipanaskan adalah 1206 cm 2.
CONTOH SOAL PEMUAIAN ZAT CAIR

1. Sebuah bejana tembaga dengan volume 100 cm 3 diisi penuh dengan air pada suhu 30oC.
Kemudian keduanya dipanasi hingga suhunya 100oC. Jika αtembaga = 1,8 × 10-5/oC dan γ air
= 4,4 × 10-4/oC. Berapa volume air yang tumpah saat itu?
Penyelesaian
Diketahui:
V0 tembaga = V0 air = 100 cm3
∆T = 100oC – 30oC = 70oC
α tembaga = 1,8 × 10-5/oC
γ tembaga = 3α = 3 × 1,8 × 10-5 = 5,4 × 10-5/oC
γ air = 4,4 × 10-4/oC
Ditanyakan: V air yang tumpah = …?
Jawab:
Untuk tembaga:
Vt = V0(1 + γ∆T)
Vt = 100(1 + 5,4 × 10-5 × 70)
Vt = 100(1 + 3,78 × 10-3)
Vt = 100(1 + 0,00378)
Vt = 100(1,00378)
Vt = 100,378 cm3
Untuk air:
Vt = V0(1 + γ∆T)
Vt = 100(1 + 4,4 × 10-4 × 70)
Vt = 100(1 + 3,08 × 10-2)
Vt = 100(1 + 0,0308)
Vt = 100(1,0308)
Vt = 103,08 cm3
Jadi, volume air yang tumpah adalah sebagai berikut.
V air tumpah = Vt air – Vt tembaga
V air tumpah = 103,08 – 100,378
V air tumpah = 2,702 cm3
2. Volume air raksa pada suhu 0oC adalah 8,84 cm3. Jika koefisien muai volume air raksa adalah
1,8 × 10-4/oC, berapakah volume air raksa setelah suhunya dinaikkan menjadi 100 oC?
Penyelesaian:
Diketahui:
V0 = 8,84 cm3
γ = 1,8 × 10-4/oC
∆T = (100 – 0) = 100oC
Ditanyakan: V = …?
Jawab:
V = V0(1 + γ∆T)
V = 8,84[1 + (1,8 × 10-4)(100)]
V = 8,84(1 + 1,8 × 10-2)
V = 8,84(1 + 0,018)
V = 8,84(1,018)
V = 8,99 cm3
Jadi, volume air raksa setelah dipanaskan menjadi 8,99 cm 3.

3. Sebuah panci berisi air penuh dengan volume 6 liter. Air dalam panci tersebut kemudian
dipanaskan, sehingga mengalami kenaikan suhu sebanyak 80 oC. Berapakah volume air yang
akan tumpah dari panci tersebut? (koefisien muai air = 0,004/ oC)
Penyelesaian:
Diketahui:
V0 = 6 liter
∆T = 80oC
γ = 0,004 /oC
Ditanyakan: ∆V = …?
Jawab:
∆V = V0. γ. ∆T
∆V = 6 x 0,004 x 80
∆V = 1,92 liter
Jadi, volume air yang tumpah sebesar 1,92 liter
CONTOH SOAL PEMUAIAN ZAT GAS

1. Gas dalam ruang tertutup mempunyai tekanan 1 cmHg. Jika kemudian gas tersebut ditekan
pada suhu tetap sehingga volum gas menjadi 1/4 volum mula-mula, berapa tekanan gas yang
terjadi?
Penyelesaian
Diketahui:
P1 = 1 atm
V2 = 1/4 V1
Ditanyakan: P2 = …?
Jawab:
P1V1 = P2V2
1V1 = P2(1/4V1)
V1 = 1/4V1P2
P2 = 4 atm
Jadi tekanan gas yang terjadi sebesar 4 atm

2. Volume gas pada suhu 27oC adalah 300 cm3. Berapakah volume gas jika suhunya diturunkan
menjadi 15oC pada tekanan sama?
Penyelesaian
V0 = 300 cm3
T0 = 27oC
T = 15oC
Ditanyakan: V saat 15oC
Jawab:
Untuk mencari volume pada suhu 15oC, kita dapat menggunakan persamaan berikut.
1
𝑉 = 𝑉0 |1 + ∆𝑇|
273
1
𝑉 = 300 |1 + (15 − 27)|
273
−12
𝑉 = 300 |1 + |
273
V = 300[1 + (-0,044)]
V = 300(0,956)
V = 286,8 cm3
Jadi, volume gas saat bersuhu 15oC adalah 286,8 cm3

3. Suatu gas volumenya 0,5 m3 perlahan-lahan dipanaskan pada tekanan tetap hingga volumenya
menjadi 2 m3. Jika energi yang dikeluarkan gas tersebut 3 × 105 joule dan suhu semula sebesar
150 K. Hitunglah:
a) Tekanan gas tersebut
b) Suhu akhir gas tersebut
Penyelesaian
Diketahui:
V1 = 0,5 m3
V2 = 2 m3
W = 3 × 105 joule
T1 = 150 K
Ditanyakan: P dan T2
Jawab:
a) Usaha/energi adalah gaya dikali perpindahannya, sedangkan tekanan adalah gaya persatuan
luas penampang.
W = F∆s
Karena P = F/A, maa F = PA sehingga:
W = PA∆s
A∆s menghasilkan perubahan volume sehingga:
W = P∆V
P = W/∆V
P = (3 × 105)/(2 – 0,5)
P = (3 × 105)/1,5
P = 2 × 105 N/m2
b) Untuk panas pada tekanan tetap
V/T = konstan
V1/T1 = V2/T2
T2 = V2T1/V1
T2 = (2 × 150)/0,5
T2 = 300/0,5
T2 = 600 K