Anda di halaman 1dari 4

BAB I.

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Magang
Dalam rangka menunjang aspek keahlian profesional Fakultas
Ilmu Komputer Universitas Amikom Purwokerto telah menyediakan
sarana dan prasarana penunjang pendidikan dengan lengkap, namun
sarana dan prasarana tersebut hanya menunjang aspek keahlian
profesional secara teori saja. Dalam dunia kerja nantinya dibutuhkan
keterpaduan antara pengetahuan akan teori yang telah didapatkan dari
bangku perkuliahan dan pelatihan praktik di lapangan guna
memberikan gambaran tentang dunia kerja yang sebenarnya.
Kemendikbud membuat konsep baru untuk mahasiswa yang
menjalankan magang di dunia industri. Konsep itu disebut sebagai
Kampus Merdeka Dalam konsep ini, mahasiswa lebih leluasa dalam
menjalankan magang di dunia industri sebelum lulus kuliah. Konsep
ini akan 'merevisi' praktik magang mahasiswa sebelumnya yang dinilai
durasinya terlalu singkat. Tak hanya di dunia industri, magang
mahasiswa nantinya memungkinkan mereka untuk 'mencicipi' belajar
di program studi lain namun tetap di dalam kampus yang sama. Dalam
kebijakan kampus merdeka ini, mahasiswa bisa magang di tempat-
tempat industri selama maksimal dua semester yang nilainya setara
dengan 40 SKS. Dengan kebijakan kampus merdeka ini, diharapkan
lulusan perguruan tinggi akan semakin dekat dengan sektor
industri,.Bagi mahasiswa bisa mendapat pengalaman yang cukup. Bagi
industri, juga akan mendapatkan SDM yang lebih baik, dan mungkin
bisa langsung direkrut jika cocok. Pola seperti ini diharapkan bisa
mengurangi biaya recruitment dan training awal (Permana 2020).
Pada awal tahun 2020 hingga saat magang ini selesai Indonesia
diterpa banyak permasalahan dari faktor ekonomi yang makin
menurun. Bagi kalangan masyarakat menengah kebawah sangatlah
memprihantikan karena banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK),
ini di sebabkan oleh dampak pandemik covid-19 yang makin lama tak
kunjung selesai, sehingga berdasarkan data Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemnaker) per 7 April 2020, akibat pandemi Covid-
19, tercatat sebanyak 39.977 perusahaan di sektor formal yang
memilih merumahkan, dan melakukan PHK terhadap pekerjanya.
Total ada 1.010.579 orang pekerja yang terkena dampak ini.
Rinciannya, 873.090 pekerja dari 17.224 perusahaan dirumahkan,
sedangkan 137.489 pekerja di-PHK dari 22.753 perusahaan. Sementara
itu, jumlah perusahaan dan tenaga kerja terdampak di sektor informal
adalah sebanyak 34.453 perusahaan dan 189.452 orang pekerja.
Namun, dalam catatan kebijakannya, tim riset SMERU (Social
Monitoring Early Response Unit) menyebut bahwa angka ini belum
menggambarkan tingkat pengangguran secara keseluruhan karena
belum memasukkan pengangguran dari sektor informal dan angkatan
kerja baru yang masih menganggur. Tim riset SMERU kemudian
melakukan simulasi penghitungan peningkatan pengangguran secara
total dan menghitung jumlah pengurangan penyerapan tenaga kerja
dari masing-masing sektor usaha akibat terjadinya kontraksi ekonomi
sampai akhir Maret 2020.
Mengutip catatan kebijakan SMERU, hasil simulasi menunjukkan
bahwa TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) meningkat dari 4,99
persen pada Februari 2020 (data BPS) menjadi sekitar 6,17 persen–
6,65 persen pada Maret 2020. Persentase ini setara dengan peningkatan
jumlah pengurangan penyerapan tenaga kerja yang mencapai sekitar
1,6 juta hingga 2,3 juta orang.
Dilihat dari sebaran sektornya, perdagangan adalah sektor yang
paling banyak mengalami pengurangan penyerapan tenaga kerja. Hasil
estimasi menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja di sektor ini
berkurang sekitar 677.100–953.200 orang. Namun, jika dilihat dari
proporsinya, konstruksi adalah sektor yang paling banyak mengurangi
penyerapan tenaga kerja dengan proporsi sebesar 3,2 persen–4,5
persen dari jumlah pekerja di sektor tersebut pada Februari 2020.
Meski demikian, ada sektor-sektor yang diperkirakan masih
menyerap tenaga kerja, seperti jasa pendidikan, informasi dan
komunikasi, jasa kesehatan dan kegiatan sosial, serta jasa keuangan
dan asuransi. Hal ini kemungkinan terjadi karena pada kuartal I 2020,
produk domestik bruto (PDB) sektor ini mengalami peningkatan jika
dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019 (Gustav Rizal
2020).
Oleh karena dampak negatif yang dialami masyrakat dari adanya
pandemic covid-19, laporan magang ini mengambil judul Pembuatan
Media Kampanye Protokol Pencegahan Penularan Covid 19, dimana
media berbentuk video tersebut dibuat untuk dilombakan pada
kompetisi Banyumas Covid (MasBasid). Kompetisi tersebut diadakan
dalam rangka menunjukan protokol kesehatan yang mumpuni. Pada
kompetisi tersebut PT. AMPU Kreatif Studio berhasil mendapatkan
penghargaan untuk kategori nominasi sepuluh besar.
B. Tujuan Magang
Adapun tujuan kegiatan magang adalah :
1. Membuat suatu karya hasil magang seperti Vidio Protokol untuk
dilombakan pada kompetisi media kampanye protokol pencegahan
penularan covid 19 .
2. Mengasah kemampuan dalam bidang praktik di dunia kerja seperti
editing vidio yang belum tentu dapat di bangku perkuliahan secara
teori maupun praktikum.
3. Memberikan pilihan untuk berkarya diluar jurusan yang didapatkan
oleh mahasiswa.

C. Manfaat Magang
Adapun manfaat kegiatan magang adalah:
1. Bagi Mahasiswa
a. Sebagai sarana pelatihan dunia kerja yang diminati.
b. Menyalurkan bakat keilmuan dan menambah pengalaman yang
dimiliki selain keilmuan yang ada di perkuliahan.
2. Bagi instansi Magang dan Instansi Pendidikan
Terciptanya hubungan yang baik dan adanya pertukaran informasi
antara PT.AMPU Kreatif Studio dengan Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Amikom Purwokerto.

D. Tempat Magang
Pelaksanaan magang dilakukan di PT. AMPU Kreatif Studio yang
merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang
fotograpy, videograpy, animasi, pengiklanan, dan support system live
streaming ternama di Purwokerto yang mana telah berhasil
membanggakan perusahaan dengan beberapa penghargaan tentunya.
Dengan melakukan kegiatan magang di PT.AMPU Kreatif Studio,
diharapkan penulis mendapatkan pengetahuan yang terkait dengan
topik yaitu Vidio Protokol Kesehatan Masbasid.

E. Jadwal Waktu Magang

Hari Jam Keterangan


Senin 10.00- 16.00 Mahasiswa masuk magang
Selasa 10.00- 16.00 Mahasiswa masuk magang
Rabu 10.00- 16.00 Mahasiswa masuk magang
Kamis 10.00- 16.00 Mahasiswa masuk magang
Jumat 10.00- 16.00 Mahasiswa masuk magang
Sabtu 10.00- 16.00 Mahasiswa masuk magang