Anda di halaman 1dari 4

BUKU JAWABAN UJIAN (BJU)

UAS TAKE HOME EXAM (THE)


SEMESTER 2020/21.1 (2020.2)

Nama Mahasiswa : Andrew William

Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 043049814

Tanggal Lahir : Jakarta, 10 Juni 2000

Kode/Nama Mata Kuliah : EKMA4116/Manajemen

Kode/Nama Program Studi : 54/Manajemen-S1

Kode/Nama UPBJJ : 71/Surabaya

Hari/Tanggal UAS THE : Rabu, 16 Desember 2020

Tanda Tangan Peserta Ujian

Petunjuk

1. Anda wajib mengisi secara lengkap dan benar identitas pada cover BJU pada halaman ini.
2. Anda wajib mengisi dan menandatangani surat pernyataan kejujuran akademik.
3. Jawaban bisa dikerjakan dengan diketik atau tulis tangan.
4. Jawaban diunggah disertai dengan cover BJU dan surat pernyataan kejujuran akademik.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
Surat Pernyataan
Mahasiswa
Kejujuran Akademik

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Mahasiswa : Andrew William

NIM : 043049814

Kode/Nama Mata Kuliah : EKMA4116/Manajemen

Fakultas : Fakultas Ekonomi

Program Studi : 54/Manajemen-S1

UPBJJ-UT : 71/Surabaya

1. Saya tidak menerima naskah UAS THE dari siapapun selain mengunduh dari aplikasi THE pada
laman https://the.ut.ac.id.
2. Saya tidak memberikan naskah UAS THE kepada siapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam pengerjaan soal
ujian UAS THE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya sebagai
pekerjaan saya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman sesuai dengan
aturan akademik yang berlaku di Universitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjung tinggi ketertiban, kedisiplinan, dan integritas akademik dengan
tidak melakukan kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan jawaban UAS THE melalui media
apapun, serta tindakan tidak terpuji lainnya yang bertentangan dengan peraturan akademik
Universitas Terbuka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian hari terdapat
pelanggaran atas pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan menanggung sanksi akademik
yang ditetapkan oleh Universitas Terbuka.

Jakarta, 16 Desember 2020

Yang Membuat Pernyataan

Andrew William
1. Berdasarkan kasus yang diberikan, maka:
a. Pada kasus diatas, terdapat indikasi hambatan komunikasi efektif ditinjau dari
persepsi, yaitu adanya selective perceptual yaitu ketika pimpinan perusahaan
XYZ memutuskan ingin memproduksi dan mengembangkan satu produk yang
baru ke pasar tanpa menunggu persetujuan manajer lain karena beliau
berpersepsi bahwa produk tersebut up-to-date dengan kondisi saat ini. Padahal
laporan pasar diperoleh bahwa informasi bahwa produk tersebut tidak akan
sukses di pasar. Lalu kenyataannya, produk tersebut memang tidak laku di
pasaran. Selain itu juga terdapat perbedaan persepsi diantara para manajer
ketika menginterpretasi hasil produksi tersebut di laporan. Tentunya hal-hal yang
sudah disebutkan akan menghambat efektivitas komunikasi guna mencapai
tujuan perusahaan.
b. Ada banyak upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan komunikasi yang
efektif yaitu,
i. Pemimpin seharusnya dapat berkoordinasi dahulu dengan jajaran manajer
untuk memperbincangkan mengenai usulan produk baru, hal ini dilakukan
untuk mendapatkan banyak masukan atau temuan baru,
ii. Dalam menganalisis hasil produksi, para manajer berbeda-beda dalam
menginterpretasinya ke dalam laporan. Hal ini dapat dikurangi dengan cara
menentukan standar yang jelas yang berlaku universal (untuk seluruh
departemen) dalam menulis laporan dan masing-masing departemen juga
bisa berkoordinasi terkait hal ini.
iii. Dalam berkomunikasi, para stakeholders harus tetap memperhatikan
karakteristik penerima dan pengirim dengan saling memberikan follow-up,
mengesampingkan perasaan pribadi dan mengutamakan kepentingan dan
tujuan perusahaan.
2. Berdasarkan kasus yang diberikan, terdapat hambatan dalam komunikasi yang efektif
karena adanya perbedaan bahasa dan tujuan yang dianut oleh marketing manager asal
Jepang di Prancis. Upaya yang dapat dilakukan oleh pimpinan guna menciptakan tim
yang handal adalah;
a. Penerangan (smoothing), pimpinan berusaha untuk meminimalkan lingkup dan
pentingnya pertentangan dan berusaha berbicara kepada salah satu pihak untuk
mengalah. Pimpinan dapat mendekati manajer pemasaran yang berasal dari
Jepang dan menjelaskan bahwa di Prancis, nilai-nilai yang dianut berbeda dengan
Jepang yang lebih konservatif. Dengan informasi yang jelas, argumentasi yang
kuat, dan diplomasi yang friendly, diharapkan manajer pemasaran tersebut akan
mengerti karena pada akhirnya strategi pemasaran yang dibuat harus bisa
meningkatkan sales dimana penggunaan strategi yang sesuai dengan budaya
Prancis akan lebih cocok.
b. Jika dengan cara baik-baik manajer pemasaran masih tidak dapat menerima,
akan digunakan cara yang lebih memaksa dengan cara menetapkan aturan
mayoritas (majority rules) dimana mayoritas akan memilih strategi pemasaran
yang cocok dengan budaya Prancis dan setelah itu hasil dari penetapan itu
langsung ditetapkan oleh pimpinan dengan cara penekanan (forcing).
3. Berdasarkan kasus yang diberikan, sebagai pimpinan perusahaan, John D. Rockefeller
merupakan pemimpin yang dapat merangkul karyawan-karyawannya dan memberikan
inspirasi kepada mereka sehingga para karyawannya dapat mencapai tujuan
perusahaan bersama-sama. Jika ditinjau berdasarkan teori kontemporer, maka
Rockefeller menggunakan pendekatan sistem dalam kepemimpinannya, dengan sistem
terbuka, sinergi antara subsitem yang berbeda, dan penerapan aliran yang kuat dari
input ke proses transformasi (kegiatan dan produksi) hingga output (pencapaian
tujuan) dengan tetap memperhatikan feedback dan lingkungan eksternal dalam
pengambilan keputusannya. Selain itu, Rockefeller juga sepertinya mengadopsi
pendekatan situasional dengan melihat situasi yang dihadapi. Rockefeller dalam
kepemimpinannya juga mengadopsi pendekatan hubungan manusiawi baru
(neohuman relation) dengan cara berhubungan sosial yang baik (engage) karyawan-
karyawannya dan memberikan inspirasi demi mencapai tujuan. Rockefeller sendiri juga
merupakan seseorang yang sangat menghargai kemampuan sosial.

DAFTAR PUSTAKA

Hanafi, M. 2019. Manajemen. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Anda mungkin juga menyukai