Anda di halaman 1dari 8

BUKU JAWABAN UJIAN (BJU)

UAS TAKE HOME EXAM (THE)


SEMESTER 2020/21.1 (2020.2)

Nama Mahasiswa : Andrew William

Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 043049814

Tanggal Lahir : Jakarta, 10 Juni 2000

Kode/Nama Mata Kuliah : ISIP4216/Metode Penelitian Sosial

Kode/Nama Program Studi : 54/Manajemen-S1

Kode/Nama UPBJJ : 71/Surabaya

Hari/Tanggal UAS THE : Minggu, 13 Desember 2020

Tanda Tangan Peserta Ujian

Petunjuk

1. Anda wajib mengisi secara lengkap dan benar identitas pada cover BJU pada halaman ini.
2. Anda wajib mengisi dan menandatangani surat pernyataan kejujuran akademik.
3. Jawaban bisa dikerjakan dengan diketik atau tulis tangan.
4. Jawaban diunggah disertai dengan cover BJU dan surat pernyataan kejujuran akademik.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
Surat Pernyataan
Mahasiswa
Kejujuran Akademik

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Mahasiswa : Andrew William

NIM : 043049814

Kode/Nama Mata Kuliah : ISIP4216/Metode Penelitian Sosial

Fakultas : Fakultas Ekonomi

Program Studi : 54/Manajemen-S1

UPBJJ-UT : 71/Surabaya

1. Saya tidak menerima naskah UAS THE dari siapapun selain mengunduh dari aplikasi THE pada
laman https://the.ut.ac.id.
2. Saya tidak memberikan naskah UAS THE kepada siapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam pengerjaan soal
ujian UAS THE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya sebagai
pekerjaan saya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman sesuai dengan
aturan akademik yang berlaku di Universitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjung tinggi ketertiban, kedisiplinan, dan integritas akademik dengan
tidak melakukan kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan jawaban UAS THE melalui media
apapun, serta tindakan tidak terpuji lainnya yang bertentangan dengan peraturan akademik
Universitas Terbuka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian hari terdapat
pelanggaran atas pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan menanggung sanksi akademik
yang ditetapkan oleh Universitas Terbuka.

Jakarta, 13 Desember 2020

Yang Membuat Pernyataan

Andrew William
1. Seperti yang kita ketahui bahwa sekarang bahwa pandemi COVID-19
sedang berlangsung dan hal ini tentu membawa dampak yang besar
kepada seluruh aspek kehidupan. Pandemi ini membuat masyarakat
untuk membatasi kontak langsung sebisa mungkin. Hal ini dilakukan guna
menghindari penyebaran virus yang berasal dari Wuhan ini. Pemerintah
juga sudah membatasi kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan banyak
orang, tidak terkecuali banyak perusahaan menerapakan sistem work
from home. Tentunya, pekerjaan dilakukan secara daring dan untuk
keperluan kolaborasi, akan menggunakan zoom atau aplikasi kolaborasi
lainnya. Dilansir dari Lokadata (2020), per 26 Mei 2020, ada 1,1 juta
pekerja di Indonesia yang terpaksa harus mengikuti work from home
(WFH). Hal ini membuat para karyawan jadi tidak dapat berkolaborasi
secara langsung dengan rekan kerja dan atasannya. Tentunya dari segala
keterbatasan yang ada karena digelarnya sistem seperti ini, banyak
pekerja yang akhirnya menjadi jenuh (burnout) dan kelelahan kerja karena
membutuhkan interaksi sosial secara langsung. Menurut Prawirakusumah
dalam Septiana (2018) kelelahan kerja merupakan merupakan keadaan
tubuh baik fisik maupun mental yang merujuk pada penurunan daya kerja
dan berkurangnya ketahanan tubuh untuk bekerja. Kelelahan kerja
merupakan menurunnya kapasitas kerja dan ketahanan kerja dengan
ditandai oleh rasa letih, lesu, dan sensasi lelah (Wati & Haryono dalam
Septiana, 2018). Efek burnout dan kelelahan bekerja selama WFH
membuat performa kerja menurun. Kualitas pekerjaan karyawan tidak
sebaik biasanya. Dan pada akhirnya tingkat kinerja mereka di pekerjaan
yang akan menurun seiring berjalannya waktu. Tentunya hal ini akan
menjadi masalah yang serius perusahaan akan membutuhkan tenaga-
tenaga untuk menjalankan bisnisnya apalagi ditengah pandemi seperti ini.
Jakarta Pusat adalah salah satu daerah yang memiliki banyak sekali
perkantoran dan perusahaan yang akan terpengaruh oleh adanya
pandemi ini, dan banyak sekali perusahaan yang menerapkan sistem kerja
work from home. Maka dari itu, ditentukan:
a. Topiknya adalah analisis pengaruh sistem bekerja work from home
terhadap tingkat kinerja pekerja.
b. Berdasarkan pada latar belakang permasalahan yang sudah dijelaskan
diatas, maka Rumusan masalah yang akan diteliti adalah:
i. Bagaimana pelaksanaan work from home di Jakarta Pusat?
ii. Bagaimana pengaruh sistem bekerja work from home terhadap
tingkat kinerja pekerja?
iii. Bagaimana strategi tepat yang sekiranya dapat meningkatkan
tingkat kinerja pekerja selama pandemi?
c. Metode pendekatan penelitian yang tepat yang dapat digunakan untuk
menjawab rumusan masalah yang sudah dikemukakan adalah
pendekatan penelitian kausal komparatif. Alasan saya memilih
pendekatan ini karena untuk meneliti kemungkinan hubungan sebab-
akibat dari sistem WFH terhadap tingkat kinerja pekerja. Selain itu, juga
untuk mengukur sejauh mana sistem WFH akan mempengaruhi tingkat
kinerja pekerja.
2. Dalam menentukan desain penelitian, perlu selalu diingat bahwa seluruh
komponen penelitian harus terjalin secara rapi dan tertib. Pada umumnya,
desain penelitian sekaligus juga merupakan desain analisis data.
Berdasarkan pada metode pendekatan penelitian yang sudah dipilih, yaitu
penelitian kausal komparatif, maka desain penelitiannya adalah:
Masalah:
Pengaruh sistem bekerja work from home terhadap tingkat kinerja pekerja

Tinjauan Pustaka:
Bekerja dari rumah atau work from home merupakan sistem yang dipilih pemerintah untuk
mengurangi penyebaran virus corona tipe baru (SARS-CoV-2) penyebab Covid-19. Dengan
bekerja dari rumah diharapkan akan menjaga jarak sosial, yakni mengurangi mobilitas orang,
menjaga jarak fisik, dan mengurangi kerumunan orang. Namun, menurut money.kompas.com
(2020), ada 80% pekerja yang mengalami burnout dan akhirnya berpengaruh kepada kinerja.

Hipotesis:
Sistem bekerja work from home mengakibatkan penurunan tingkat kinerja pekerja (hubungan
negatif).

Asumsi Hipotesis:
Asumsi hipotesis didapat dengan cara melihat penelitian terdahulu. Berdasakran survei dari
Katadata (2020), 68% dari pekerja dari raksasa teknologi merasakan kelelahan mental
berlebih saat WFH dan 60% mengaku jam kerja mereka bertambah. Lingkungan kerja sangat
berpengaruh terhadap kinerja pekerja. Dalam jangka pendek hal yang dirasakan pekerja
karena buruknya lingkungan fisik adalah kelelahan kerja (Iridiastadi & Yassierli, 2014). Tidak
terkecuali sistem work from home yang belum dapat dapat teradaptasi sempurna oleh
pekerja. Pada akhirnya, akan mengakibatkan penurunan kinerja pekerja.

Cara pendekatan:
Subjek yang diteliti adalah pekerja yang menerapakan sistem work from home di
Perusahaan--perusahaan di Jakarta Pusat. Pengumpulan datanya akan dilakukan secara
survei sekunder lewat google form. Teknik pengambilan sampelnya adalah random sampling
berdasarkan dari kategori-kategori yang sudah ditentukan. Setelah itu, analisisnya akan
dilakukan secara kualitatif dengan cara menggunakan data-data yang sudah dikumpulkan
kemudian diolah untuk mendapatkan strategi yang sekiranya dapat menjawab hasil dari
penelitian. Jika hasilnya memiliki hubungan positif, maka dicari strategi yang sekiranya dapat
mempertahankan kinerja, kalau memiliki hubungan negatif maka akan dicari strategi untuk
meningkatkan kinerja para pekerja.

Selain itu, untuk operasionalisasi variabelnya adalah:

 Variabel terikatnya adalah kinerja pekerja


 Variabel bebas adalah penerapan work from home yang memiliki
beberapa varian nilai lainnya, yaitu:
o Lama waktu kerja,
o Kondisi internet,
o Kompatibilitas perangkat,
o Gaji dan tunjangan.
3. Dalam suatu penelitian, diperlukan teknik pengumpulan data untuk
mendapatkan data-data yang akurat, teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut:
a. Penelitian Kepustakaan (Library Research) yang memanfaatkan
perpustakaan sebagai sarana dalam mengumpulkan data, dengan
mempelajari buku-buku sebagai bahan referensi yang berhubungan
dengan penelitian ini.
b. Penelitian Daring (Online Research) yaitu kegiatan penelitian yang
penulis lakukan dengan berhadapan langsung dengan objek yang
diteliti lewat survei daring lewat google form dan menyasar survei ini
kepada informan guna mendapatkan keterangan secara langsung.
Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
dengan metode kualitatif yaitu dengan mendeskripsikan serta
menganalisis data yang telah diperoleh yang selanjutnya dijabarkan
dalam bentuk penjelasan yang sebenarnya. menganalisis data, Untuk
mengolah dan penulis menggunakan data model interaktif yang meliputi
empat komponen, di antaranya:
a. Pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan dan survei daring,
b. Reduksi data yang sekiranya banyak dan terdapat banyak outlier,
c. Penyajian data lewat analisis dari hasil survei tersebut dengan content
analysis untuk mendapatkan kata-kata kunci yang berkaitan dengan
penelitian.
d. Penarikan kesimpulan setelah analisis.
4. Sistematika penulisan yang digunakan laporan ini adalah:
a. BAB I PENDAHULUAN yang berisi mengenai latar belakang, rumusan
masalah, tujuan dan sasaran, ruang lingkup, dan sistematika penulisan.
b. BAB II TELAAH PUSTAKA yang berisi mengenai kajian literature
terhadap sistem work from home, kinerja pekerja, dan faktor-faktor
yang mempengaruhi kinerja pekerja.
c. BAB III METODOLOGI yang berisi mengenai kerangka pemikiran
penelitian, metode pengumpulan data, kebutuhan dan jenis data, serta
pengembangan metode analisis yang akan digunakan di dalam
penelitian ini. Pada penelitian ini menggunakan metode pengumpulan
penelitian perpustakaan dan penelitian daring dan kemudian diolah
secara kualitatif menggunakan content analysis.
d. BAB IV HASIL DAN TEMUAN yang berisi tentang uraian gambaran
umum wilayah studi, penjelasan kondisi eksisting, analisis pengaruh
sistem kerja work from home terhadap tingkat kinerja pekerja.
e. BAB V DISKUSI DAN PEMBAHASAN yang berisi mengenai kesimpulan
berupa pengaruh sistem kerja work from home terhadap tingkat
kinerja pekerja dan perumusan strategi yang tepat yang sekiranya
dapat meningkatkan tingkat kinerja pekerja selama pandemi.
f. DAFTAR PUSTAKA yang memuat seluruh bahan pustaka yang dijadikan
rujukan oleh peneliti, baik yang berbentuk buku teks, laporan
penelitian, jurnal, majalah, koran, atau sumber-sumber dari internet.

DAFTAR PUSTAKA

Aslichati, L., Prasetyo, B. P., & Irawan, P. 2008. Metode Penelitian Sosial. Tangerang
Selatan: Universitas Terbuka.

Ashal, R. A. 2020. Pengaruh Work From Home Terhadap Kinerja Aparatur Sipil
Negara di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum,
14, (p.223-242)

Dewayani, T. (2020). “ Bekerja dari Rumah (Work From Home) Dari Sudut Pandang
Unit Kepatuhan Internal”. Melalui https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/
baca/13014/Bekerja-dari-Rumah-Work-From-Home-Dari-Sudut-Pandang-Unit-
Kepatuhan-Internal.html#:~:text=Bekerja%20dari%20rumah%20atau%20work
%20from%20home%20merupakan%20sistem%20yang,fisik%2C%20dan%20mengu
rangi%20kerumunan%20orang. [13/12/20]

Kurnia, A. M. (2020). “Survei PPM Manajemen: 80 Persen Pekerja Mengalami gejala


Stres Karena Khawatir Kesehatan”. Melalui https://money.kompas.com/read/2020
/06/05/133207026/survei-ppm-manajemen-80-persen-pekerja-mengalami-gejala-
stres-karena-khawatir[13/12/20]

Miles, Matthew B. 1992. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-
Metode Baru. Jakarta: Universitas Indonesia.
Septiana, D. (2018). Hubungan Antara Persepsi Terhadap Beban Kerja dengan
Kelelahan Kerja pada Polisi Lalu Lintas Kabupaten Sleman. Skripsi thesis,
Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Septiana, T. W. (2020). “Work from home juga bisa bikin burnout, ini tanda-tanda
dan cara mengatasinya”. Melalui https://kesehatan.kontan.co.id/news/work-
from-home-juga-bisa-bikin-burnout-ini-tanda-tanda-dan-cara-
mengatasinya?page=all [13/12/20]

Anda mungkin juga menyukai