Anda di halaman 1dari 4

A.

Rencana Keperawatan
Diagnosa
No. SLKI SIKI
Keperawatan
1. Keletihan SLKI : keletihan SIKI: keletihan
Luaran Utama Intervensi Utama
Label : tingkat keletihan Label: edukasi
aktivitas/istirahat
setelah dilakukan intervensi
selama ..x..24jam, diharapkan Observasi:
keletihan dapat diatasi dengan 1. Identifikasi kesiapan
kriteria hasil: dan kemampuan
menerima informasi
- Verbalisasi kepulihan energy
tenaga meningkat Terapeutik
- Kemampuan melakukan
1. Sediakan materi
aktivitas rutin meningkat
- Verbalisasi lelah menurun dan media
- Sakit tenggorokan menurun pengaturan
- Selera makan membaik aktivitas dan
- Pola napas membaik istirahat
- Pola istirahat membaik 2. Jadwalkan
pemberian
pendidikan
kesehatan sesuai
kesepakatan
3. Berikan
kesempatan kepada
pasien dan keluarga
untuk bertanya

Edukasi

1. Jelaskan pentingnya
melakukan aktivitas
fisik/olahraga secara rutin
2. Anjurkan menyusun
jadwal aktivitas dan
istirahat
3. Ajarkan cara
mengidentifikasi
kebutuhan istirahat
misalnya
( kelelahan,sesak napas
saat aktivitas)
4. Ajarkan cara
mengidentifikasi target
dan jenis aktivitas sesuai
kemampuan

2. Gangguan SLKI : gangguan komunikasi SIKI: gangguan komunikasi


komunikasi verbal verbal
verbal Luaran Utama Intervensi Utama
Label : komunikasi verbal Label: promosi komunikasi :
defisit bicara
setelah dilakukan intervensi
selama ..x..24jam, diharapkan Observasi:
komunikasi verbal meningkat 1) Monitor kecepatan,
dengan kriteria hasil: tekanan, kuantitas,
- Komunikasi verbal volume, dan diksi bicara
meningkat 2) Monitor proses kognitif,
- Kemampuan mendengar anatomis, dan fisiologis
meningkat yang berkaitan dengan
- Kesesuaian ekspresi bicara( mis. Memori,
wajah/tubuh meningkat pendengaran, dan
- Afasia menurun Bahasa)
- Disfasia menurun 3) Identifikasi perilaku
- Respon perilaku membaik emosional dan fisik
- Pemahaman komunikasi sebagai bentuk
membaik komunikasi.
Terapeutik
1) Gunakan metode
komunikasi alternative
(misalnya menulis,mata
berkedip, papan
komunikasi dengan
gambar dan huruf)
2) Sesuaikan gaya
komunikasi dengan
kebutuhan (misalnya
berdiri di depan pasien,
dengarkan dengan
seksama, tunjukkan satu
gagasan atau pemikiran
sekaligus, bicaralah
dengan perlahan sambil
menghindari teriakan,
gunakan komunikasi
tertulis atau meminta
bantuan keluarga untuk
memahami uacapan
pasien)
3) Modifikasi lingkungan
untuk meminimalkan
pasien
4) Ulangi apa yang
disampaikan pasien.
aktivitas yang dipilih
5) Berikan dukungan
psikologis
Edukasi:
1) Anjurkan berbicara
perlahan
2) Ajarkan pasien dan
keluarga proses kognitif,
anatomis, dan fisiologis
yang berhubungan
dengan kemampuan
bicara
Kolaborasi:
1) Kolaborasi dengan rujuk
ke ahli patologi bicara
atau terapis.

Anda mungkin juga menyukai