Anda di halaman 1dari 2

Kiat Mengatasi Masalah Besar Yang Membuat Stress Posted by Rahmat ST On October 10,

2012 10 Comments Masalah Besar Adalah Sarana Percepatan Peningkatkan Kualitas Diri Setiap
orang pasti mengalami sebuah episode kehidupan yang sulit, salah satunya menghadapi masalah
besar yang membuat kita stress bahkan bisa jadi putus asa. Namun, langkah pertama yang harus
kita yakini adalah bahwa masalah besar itu adalah sebuah ujian dan ujian itu untuk kebaikan kita
semua. Tiada seorang muslim tertusuk duri atau lebih dari itu, kecuali Allah mencatat baginya
kebaikan dan menghapus darinya dari dosa. (HR Bukhari) Barangsiapa dikehendaki Allah
kebaikan baginya, maka dia diuji (dicoba dengan suatu musibah) (HR Bukhari) Saya juga pernah
mengalami, saya yakin siapa pun itu. Saat saya mengalami masalah besar, ada pencapaian-
pencapaian besar yang belum pernah saya capai sebelumnya. Sahabat saya berkata, “Kamu bisa
jadi tidak akan meraih pencapaian ini jika kamu tidak sedang menghadapi masalah besar.” Bisa
jadi, dengan masalah besar yang ada dihadapan, kita terpacu untuk mengoptimalkan sebanyak
mungkin potensi yang kita miliki. Bukan hanya itu, masalah besar pun bisa menjadi sebuah
teguran, agar kita lebih dekat lagi dengan Allah. Mungkin selama ini kita melupakan-Nya karena
kesibukan dunia. Kunci bagaimana menjadikan masalah besar sarana perbaikan adalah sikap kita
dalam menghadapi masalah itu. Kesalahan-kesalahan Mengatasi Masalah Besar Panik Kesalahan
pertama yang sering terjadi adalah panik saat menghadapi masalah besar. Saat dikatakan supaya
jangan panik, dia berkata “Bagaimana saya tidak panik? Masalahnya ….”. Pertanyaanya, Anda
mau panik atau mau solusi? Panik tidak akan memberikan manfaat, malah membuat pikiran
menjadi pendek dan tidak bisa mengatasi masalah. Yakinlah bahwa Anda mampu mengatasi
masalah itu. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah
berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. (QS.65:7)
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (QS.2:286) Saat
solusi belum terpikirkan. Saat tuntutan begitu besar. Saat ancaman ada di depan mata. Kita harus
tetap tenang, yakin bahwa apa pun yang terjadi, kita akan sanggup mengatasinya. Kuncinya
adalah keimanan. Harapan itu masih ada, selama iman ada di dada. Apakah Anda beriman
dengan kedua ayat diatas? masalah besar Ingin Mengatasi Masalah Besar Secara Instant
Kesalahan kedua adalah menginginkan masalah itu lenyap seketika. Dia mengeluh, katanya
sudah berusaha namun belum juga berhasil. Dia tambah stress. Namanya juga masalah besar,
tentu harus ada usaha besar agar kita bisa mengatasinya. Masalah besar perlu usaha yang besar,
perlu waktu untuk menyelesaikannya, dan perlu kesabaran. Saat kita mengharap masalah hilang
dengan instant, maka kita akan menyia-nyiakan pikiran kita, karena fokus memikirkan yang
tidak semestinya. Kita terus berkhayal untuk mendapatkan solusi jitu, menghilangkang masalah
dengan sekejap. Padahal waktu dan energi kita bisa digunakan untuk memikirkan yang lebih
produktif, yang realistis bisa menghasilkan. Ingin Semua Orang Mangasihaninya Ada juga orang
yang berharap semua orang mengasihaninya. Dia memelas kesana kemari berharap ada orang
yang mau dengan sukarela menghilangkan masalah yang dihadapinya. Mungkin, akan ada orang
yang menolong Anda. Namun kita harus tetap mandiri, sebab orang lain pun punya urusan dan
masalah masing-masing. Berharap pertolongan dan bantuan boleh, namun jangan berharap orang
lain yang menggantikan Anda untuk mengatasi masalah. Sekali lagi, semua orang punya urusan
dan masalah masing-masing, jadi harapan ini hanya akan menghabiskan waktu saja. Pertolongan
orang lain hanyalah pembuka jalan, Anda tetap harus mengayunkan kaki melangkah sendiri. Kiat
Mengatasi Masalah Besar Mulai Dari Yang Ada Mulai Dari Apa Yang Bisa OK, sekarang kita
akan mulai bagaimana cara mengatasi masalah besar. Langkah pertama adalah mulai dari yang
ada dan dari apa yang bisa kita lakukan. Yang seringkali membatasi pemikiran kita adalah kita
berpikir terlalu muluk dengan berharap masalah langsung sirna. Coba pikirkan hal yang lebih
sederhana, mulailah bagaimana cara mengurangi masalah, selangkah demi selangkah. Contoh
saat memiliki utang yang besar. Jika kita berpikir untuk langsung melunasi utang, itu akan sangat
sulit. Cobalah berpikir bagaimana agar beban utang tersebut bisa berkurang. Mungkin negosiasi
agar lebih punya banyak waktu atau dicicil. Tentu saja negosiasi ini tidak selamanya berhasil,
namun patut dicoba. Jika kita berkaitan dengan hak orang lain, pastilah mereka akan menekan
kita untuk mendapatkan haknya dengan segera. Bahkan, bisa jadi kita berhadapan dengan orang-
orang yang sengaja membuat kita panik, agar kita melakukan apa pun untuk membayar haknya.
Sekali lagi, kita jangan panik. Kita harus yakin, bahwa selalu ada jalan. Panik akan membuat
pikiran ita buntu. Artinya mulailah berpikir dengan apa yang bisa dilakukan sekarang dan mulai
dari yang ada. Coba daftarkan hal-hal “kecil” yang bisa Anda lakukan sekarang yang sedikit
banyak bisa mengurangi masalah Anda. Lihatlah apa yang sudah Anda miliki, bagaimana cara
memanfaatkannya sehingga bisa mengurangi masalah Anda. Kadang, sebuah tindakan kecil
seperti menghubungi seseorang, bisa mengurangi masalah Anda. Pompa Pikiran Anda Ya, Anda
punya pikiran, pompalah pikiran Anda untuk menemukan solusi. Jangan pernah berkata “Saya
harus bagaimana lagi?”, “Saya bingung”, “Saya sudah menyerah”, “Saya sudah mencoba segala
cara”, dan kata-kata sejenis. Perkataan seperti ini akan menutup pikiran untuk mendapatkan
solusi. Munculnya kata-kata tersebut akibat panik dan cengeng. Jadilah pribadi yang tangguh,
tenang, dan Anda akan menemukan solusi jika Anda mau berpikir keras. Jujur, banyak orang
yang lebih suka mengeluh dan merengek daripada berpikir keras. Allah sudah memberikan
potensi berupa akal, gunakanlah! Gunakan pikiran Anda untuk menemukan solusi. Ingat, tidak
harus langsung mengatasi masalah secara keseluruhan, mungkin mencari solusi secara bertahap.
Pikirkan, berpikirlah kreatif, carilah informasi, carilah ide, carilah ilmu, dan belajarlah. Fokus
Pada Solusi Salah satu jebakan yang akan menghambat adalah saat pikiran kita fokus pada
masalah dan pada akibatnya jika tidak bisa mengatasi masalah. Pikiran kita hanya dipenuhi
dengan keluhan dan ketakutan. Jika demikian, pikiran kita tidak akan berfungsi. Kita tidak akan
menemukan solusi, karena kita tidak pernah memikirkannya. Jadi pikirkan solusi, maka Anda
akan mendapatkan solusi. Mungkin tidak solusi sepenuhnya, namun solusi tetap solusi. Bisa jadi
hanya bisa mengatasi 10% masalah Anda, tetapi itu jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.
Jika Anda bisa menemukan solusi yang mengurangi 10% masalah dan Anda lakukan sebanyak
10 kali, bukankah masalah ada selesai? Jangan abaikan dengan solusi kecil. Dapatkan
Pertolongan Allah Tentu saja, ini yang paling utama, yaitu pertolongan dari Allah. Sebesar apa
pun masalah kita, itu semua kecil bagi Allah. Jika Allah sudah berkehendak untuk menolong
kita, tidak ada yang tidak mungkin untuk terselesaikan. Mungkin, dengan ujian besar yang
sedang ada hadapi adalah media teguran bagi kita agar lebih mengingat Allah. Maka kita
dekatkan diri kita kepada Allah dan meminta pertolongan kepada-Nya. Bagaimana cara
mendapatkan pertolongan dari Allah? Saya sudah menulis artikelnya disini, silahkan dibaca.
Kesimpulan Artikel ini bukanlah mantra ajaib yang akan langsung mengatasi masalah Anda.
Saya harap, artikel ini sedikit banyak bisa mengurangi masalah Anda, setidaknya memperbaiki
sikap Anda dalam menghadapinya. Jika cara pikir atau sikap sudah benar, serta keyakinan Allah
akan menolong kita, insya Allah solusi itu akan datang, saya pernah mengalaminya

Sumber: http://www.motivasi-islami.com/kiat-mengatasi-masalah-besar-yang-membuat-stress/