Anda di halaman 1dari 39

ASELULAR PATOGEN (VIRUS)

ZARASWATI DWYANA

Biologi FMIPA Universitas Hasanuddin 2019


The fact is happening
It’s not only dreaming…..

What caused it?

by gomes.hada@gmail.com lanju 2
t
Materi Kuliah
1. Pendahuluan
2. Sejarah penemuan ilmuwan ttg virus
3. Ciri-ciri virus/karakteristik virus
4. Struktur tubuh virus
5. Reproduksi/replikasi virus
6. Peranan virus bagi kehidupan
a. Virus yang merugikan (manusia,tumbuhan dan hewan).
b. Virus yang menguntungkan
Ilmu tentang Virus disebut Virologi.

Virus (bahasa latin) virion yang berarti


racun
Virus adalah organisme aselular (bukan
sel) yang tidak memiliki organel-
organel
Sejarah Penemuan Virus
1. Edward Jenner (1749-1823) adalah ilmuwan
pertama yang berhasil menemukan vaksin
mencegah penyakit cacar (variola). Penyakit
cacar (variola) disebabkan virus.
2. Louis Paster adalah ilmuwan Perancis yang
berhasil menemukan pusat infeksi penyakit
terdapat pada otak dan medula spinalis.
Selain itu, ia juga mampu memindahkan
infeksi tsb ke hewan percobaan di dalam
laboratorium.
3. Adolf Meyer (jerman), 1883 adalah ahli mikrobiolog
bahwa : daun tembakau berbintik-bintik kuning 
organisme lebih kecil dari bakteri. Buktinya :
menyemprotkan getah tanaman yang sakit ke tanaman
yang sehat ternyata tertular.
4. Dimitri Ivanowsky (Rusia), 1893. ahli botani 
tanaman tembakau terkena penyakit mosaik.
Kemudian menyaring melalui pori-pori yg sgt halus
ternyata masih mampu menginfeksi daun tembakau.
5. M.W. Beijerinck, 1897.( Belanda) penyakit tembakau
mengandung jasad hidup yang disebut virus
6. Wendell Stanley (Amerika Serikat), 1935.
7. Loffler dan Forsch (1897) ilmuwan dari Jerman
Virus yang menyerang hewan yakni penyakit
kuku dan mulut pada hewan ternak.
8. Reed (1900) menemukan virus menyebabkan
penyakit demam berdarah pada manusia.
Penyakit disebabkan nyamuk Aedes aegypti.
9. Laidraw dan Stuart Harris (1933-1936)
Menemukan virus influenza.
10. Jonas Salk (1953) menemukan vaksin pencegah
penyakit polio.
Karakteristik Virus
a. Ukuran tubuhnya rata-rata : 0,02-0,3 mikron
atau juga : 25-300 mikron (1 nanometer=1/1.000.000.000
m)
Virus yang berukuran paling kecil adalah Virus polio
(poliovirus).

b. Struktur tubuh : DNA(deoxyribonucleic acid)/RNA(ribonucleic


acid) yang dikeliling lapisan : kapsid (merupakan suatu
selaput tersusun dari unit2 protein disebut kapsomer.

c. Bentuk tubuh beranekaragam : bersegi banyak memanjang


(flamen), bentuk T dan bentuk batang (silindris) & virus
bulat.
Attention to comparison of size between eritrosit,
Bacterium of E.Coli and Bakteriofage T

by gomes.hada@gmail.com 9
d. Virus mempunyai dua fase yaitu di dalam sel
inang atau di luar sel inang . Sel inang yaitu :
sel makhluk hidup yang diinfeksi .
e. Virus dapat dikristalkan, tetapi apabila
berada pada sel dan jaringan hidup mampu
mengadakan replikasi, maka virus dapat
disebut sebagai makhluk peralihan.
f. Pada umumnya virus tidak mempunyai
membran plasma, sitoplasma, dan ribosom
sehingga belum disebut sebagai sel.
Contoh Virus
Contoh : Virus bulat (influenza virus)
Virus oval (virus rabies (rabies virus)
Virus yg batang (virus mozaik tembakau (Tobaco
mosaic virus/TMV).
Virus yg bentuk polihidris misal : Adenovirus
(penyebab penyakit demam).
Virus yg bentuk T, Misal : virus yang menyerang
bakteri (bakteriofage atau disingkat fage.
Struktur dan Fungsi

Bagian-bagian partikel virus (virion) Kapsid


(protein)
Bagian luar
Selubung protein
(pembungkus asam
Partikel
nuklet)
(virion)
Molekul asam
nuklet (pembawa
informasi genetika)
Bagian dalam
Berbagai protein
(enzim)
by gomes.hada@gmail.com 12
Gambar : Struktur Virus
Bacteriofage
DNA
Kapsid
Protein Kapsid
Protein
DNA Animal virus

RETROVIRUS

DNA

Kapsid
Protein

13
Bagian-bagian struktur virus:
1. Pembungkus atau selubung (kapsid) yang tersusun oeh protein,
satu unit pembentuk kapsid disebut kapsomer.
2. Bahan inti yang terdiri dari asam nukleat, yaitu terdiri dari DNA saja
atau RNA saja. Asam nukleat berfungsi untuk mengendalikan
aktivitas replikasi (reproduksi) virus.
3. Kepala yang tersusun atas nukleokapsid yang berbentuk polihedral
(segi banyak), yaitu di sebelah dalam terdapat asam nukleat dan
diluar tersusun atas kapsid.
4. Pada beberapa virus, bagian sebelah luar dari kapsid diketemukan
adanya selubung virus (envelope) atau membran yang
menyelubungi kapsid yang berasal dari membran inang.
Selubung ini tersusun atas fosfolipid dan protein dari sel inang
serta protein dan glikoprotein dari virus. Selubung virus berfungsi
untuk membantu menginfeksi sel inang dan membawa beberapa 14
Virus Influenza Virus Oval
Gambar Virus
15
Kematian pertama akibat flu babi (swine flu) H1N1 di negara bagian Oaxaca, Meksiko.
Jenis Virus : H1N1, H1N2, H3N2, dan H3N1. Terbanyak H1N1.
GEJALA PADA BABI
* Peningkatan suhu tubuh, depresi, batuk, keluar cairan dari hidung atau mata, bersin,
susah bernafas, mata merah, tak mau makan.
GEJALA PADA MANUSIA
* Demam, lesu, kurang semangat, batuk, hidung meler, radang tenggorokan, mual,
muntah, diare.
* Tahap lanjut, terjadi sesak nafas. Kematian terjadi akibat kegagalan pernafasan.

16
• PENULARAN
Manusia terinfeksi virus H1N1 dari
babi melalui kontak langsung atau via
benda-benda yang terkontaminasi. Flu
babi menular dari manusia ke
manusia, lalu bercampur dengan virus
flu manusia lewat udara (bersin,
batuk).
• VAKSINASI
Sama dengan flu burung (H5N1).
Gunakan antivirus oseltamivir
(Tamiflu), zanamivir, mantadine, dan
rimantadine. Vaksin tersebut hanya
efektif jika diberikan pada tahap dini
saat infeksi sel paru-paru belum
terlalu parah.
Nama Virus dan Penyakit yang ditimbulkannya
Virus DNA Poxvirus Campak, cacar, myxomatosis pada kelinci, dan penyakit
pada burung hantu.

Herpesvirus Infeksi Mulut dan alat kelamin manusia, tumor

Adenovirus Infeksi Usus & alat pernapasan manusia, konjungtivitis,


dan Tumor.

Papovavirus Kutil pada manusia dan kanker pada hewan

19
Virus RNA Paramyxovirus NCD (tetelo pada ayam)
Myxovirus Influenza
Retrovirus Tumor kelenjar susu, leukemia, AIDS dan sarkoma
rous pada ayam

Rhabdovirus Rabies
Reovirus Muntah dan diare
Togavirus Demam berdarah
Picornavirus Infeksi perut, poliomyelitis, dan hepatitis A.
Virus Role

Influenza virus Hepatitis virus

21
AIDS virus Ebola virus
Lesson Materials
identify

Virus Role
Characteristi
c
Classification

Reproductio
n
Role
Smallpox virus Polio virus

22
Gondong virus Herpes virus
Lesson Materials
identify

Virus Role
Characteristi
c
Classification

Reproductio
ni
Role
RSV virus Madcow virus

23
Rabies virus Avian virus
Virus penyebab TMV Virus penyebab CTV

Virusbypenyebab
gomes.hada@gmail.com
Tungro Virus penyebab Mycovirus 24
Reproduksi/Replikasi Virus
• Virus menunjukkan ciri kehidupan,
yaitu reproduksi dalam sel organisme.
Sel tempat organisme disebut : sel
inang. Maka virus dapat hidup secara
parasit.
Cara reproduksi virus terdiri dari 2 tahap

1. Tahap pertama Siklus Litik, yang


mempunyai 5 (lima) tahap yakni :
a. Tahap adsorpsi (Penempelan)
b. Penetrasi
c. Sintesis
d. Pematangan
e. Lisis
Gambar 1 .Siklus Litik

Virus atau materi genetik


yang masuk ke dalam
sitoplasma sel inang

by gomes.hada@gmail.com 27
Siklus Lisogenik

28
• Siklus ini diberi nama lisogenik karena
sel inang pada tahap akhir siklus tidak
mengalami kerusakan atau kematian.

• Sel inang dapat bertahan dan tidak rusak


pada akhir siklus karena disebabkan sel
inang mempunyai ketahanan diri
terhadap serangan virus maka disebut
virulensi.
29
• Pada siklus lisogenik mempunyai empat (4)
tahap yaitu;

1. Adsorbsi (penempelan)
2. Penetrasi (Penyuntikan)
3. Penggabungan karena pada fase ini DNA
menyisip ke dalam DNA bakteri sehingga DNA
bakteri mengandung materi genetik virus. DNA
virus yang telah menyisip pada DNA bakteri tidak
dapat aktif untuk mengambil alih kendali
metabolisme dari DNA bakteri, dikarenakan
bakteri mempunyai virulensi.
DNA virus yang menempel pada DNA bakteri dan
tidak aktif disebut : Profage.

4. Pembelahan (Cleaveage)
• Pada fase ini, profage akan berada di dalam tubuh
bakteri selama bakteri masih mempunyai virulensi.
• Ketika sel bakteri mengalami pembelahan, DNA virus
juga ikut terkopi sehingga terbentuklah dua sel
bakteri yang masing-masing mengandung profage.
• Pembelahan sel bakteri dapat berulang-ulang dalam
beberapa generasi dan profagenya juga akan terbagi
dalam beberapa generasi dan profagenya juga akan
terbagi dalam beberapa generasi.
Perbedaan antara Siklus litik dan lisogenik
No Variabel Pembeda Siklus Litik Siklus Lisogenik

1. Kondisi awal Non virulen Virulen


Bakteri (sel inang)
2 Jumlah tahapan 5 tahap : adsorbsi, 4 tahap : adsorbsi, penetrasi,
penetrasi, Sintesis, pengabungan dan
pematangan dan lisis pembelahan

3 Kelanjutan siklus Terhenti, karena sel Dapat dilanjutkan dengan


inangnya siklus litik jika virulensi bakteri
rusak/mengalami lisis hilang
4 Kondisi akhir Mengalami lisis (mati) Tidak mengalami lisis (tidak
bakteri (sel inang) mati)
32
5. Peranan Virus bagi kehidupan

A. Virus yang merugikan :


1) Penyakit pada manusia disebabkan virus :
a. Influenza(flu)  menyerang saluran pernapasan. Gejala
penyakit antara lain : pilek, batuk,
pening.
-b. Cacar : disebabkan oleh virus Herpesvirus varicella.
-c. Campak : disebakan oleh virus paramyxovirus. Gejalanya
seperti : demam tinggi, batuk, dan rasa nyeri di seluruh tubuh.
-d. Hepatitis (pembengkakan hati). Ada 3 macam virus
hepatitis yakni A,B dan C (non A dan non B). Yang paling
berbahaya adalah virus B, gejalanya : demam, mual, dan muntah
serta muncul gejala penyakit kuning.
33
e. Polio, pada umumnya menyerang anak-anak. Gejalanya :
demam, sakit kepala, tidak enak badan, mengantuk, sakit
tenggorokan, mual dan muntah.
f. Herpes, menyerang membran lendir di mulut, alat kelamin, mata
dan kulit.
g. Rabies (gila anjing) menyerang sistem saraf pusat penderita.
Gejala rabies pada manusia : sakit kepala, gugup, demam, lesu.
h. AIDS (Aquired Immune Defticiency Syndrome) virus penyebab
AIDS adalah HIV (Human Immunodeficiency Virus) terhadap sel
darah putih sehingga tubuh tidak dapat melawan bibit penyakit
yang masuk ke tubuh.
i. Ebola, pernah mewabah di Zaire, Afrika tahun 1995. Virus ini
disebabkan pendarahan hebat pada penderita. Gejala adalah
sakit kepala, muntah darah, dan kerusakan jaringan tubuh. 34
j. Virus DHF (dengue hemoage fever); menyebabkan demam berdarah.
K. Virus trakom; ditandai dengan bintik- bintik merah pada selaput mata.
L. Poliomeylitis ; (virus ARN) Faring dan usus halus, kemudian darah:
neuromotorik di vertebrata/tulang punggung.

2) Penyakit pada hewan disebabkan virus :


a. NCD (New Castle Disease) penyakit menyerang saraf ternak unggas,
misalnya : ayam dan itik sering disebut : tetelo atat cekak.
b. RSV (rous sarcoma virus) penyakit kanker pada ayam.
c. FMD (Foot and Mouth Disease) penyakit ini menyerang kuku dan mulut
hewan ternak seperti : kerbau, sapi, domba dan kuda.
d. Rabies (Rabdovirus) penyakit rabies pada anjing, kucing, dan kera.
e. Cacar(vacinia) penyakit pada sapi.
35
3) Penyakit pada tumbuhan disebabkan virus :
a. Mozaik (bercak-bercak kuning) pada daun tembakau,
disebut TMV (Tobacco Mozaik Virus). Terjadi juga pada
tanaman Tomat.
b. Daun menggulung terjadi pada tanaman kapas dan lobak.
Penyebab penyakit ini virus TYMV.
c. Citrus vein floem degeneration virus (CVPD), menyerang pada
batang jeruk.
d. Virus Tungro, menyerang wereng cokelat, wereng hijau dan
padi
e. Potato yellow dwarf virus (PYDV) menyerang tanaman kentang.
f. Virus cacar, menyerang pada daun cengkeh.

36
B. Virus yang menguntungkan

1). Virus dapat dimanfaatkan dalam bidang rekayasa genetika (vektor


mutasi gen) maupun penelitian di bidang kedokteran.
2). Virus yang digunakan untuk memproduksi interferon berfungsi
untuk mencegah replikasi virus di dalam sel hospes. Interferon
merupakan protein kecil yang dihasilkan oleh sel normal sebagai
respon terhadap infeksi virus.
3). Virus digunakan untuk pembuatan vaksin. Vaksin adalah
mikroorganisme patogen yang telah dilemahkan sehingga sifat-sifat
patogenitas penyebab penyakitnya hilang, tetapi sifat-sifatnya
antigenitas penimbul antibodi tetap.

37
Presentation media

BIOLOGY
Grade/semester: X(ten)/I
Level : Senior High School

38
Lesson Material
identify

Indicator
1. Identify characteristic,
structure dan virus replication
2. Make summary about virus
utility and dangerous of life
3. Collect data of disease type
that because of virus
4. Explaining the way of infection
and disease prevention
because virus

by gomes.hada@gmail.com 39