Anda di halaman 1dari 25

https://forms.

gle/Ref1iPeHa17QjfEh7
RANCANGAN BUJUR SANGKAR
GREIC0 LATIN
 Rancangan bujur Sangkar Graeco-Latin (RBSGL) bertujuan un-
tuk menghilangkan tiga jenis variasi, yang digunakan apabila
ditemui suatu keadaan dimana respon dipengaruhi oleh tiga
sumber variasi selain perlakuan.
 Alasan disebut RBSGL yaitu
• Terdapat 4 buah faktor yaitu faktor baris, kolom, huruf-huruf
Latin dan huruf-huruf Greek.
• Keempat faktor mempunyai taraf yang sama.
• Setiap perlakuan hanya muncul sekali di setiap baris, kolom
dan huruf Greek.
 Model Statistik untuk Analisis RBSGL
Yijkl = + i + j + k + l+ ijkl
Dengan :
i = 1,2,3,…,p
j = 1,2,3,…,p
k = 1,2,3,…,p p = banyaknya taraf perlakuan
l = 1,2,3,…,p
 Yijkl
: hasil observasi yang dicatat dari baris ke-i, huruf
Greek ke-k, kolom ke-l dan perlakuan ke-j
 : rata-rata keseluruhan  i : efek baris ke-i
 j : efek huruf Latin ke-j k : efek huruf Greek ke-k
 l : efek kolom ke-l
 ijkl : sesatan random dengan ijkl ~ DNI(0, 2)
Langkah-langkah Analisis Statistik
Menentukan hipotesis
• Model efek tetap
H0 : µ1= µ2= ...= µa (Semua perlakuan memberikan
hasil yang sama terhadap respon)
H1 : paling sedikit µi  µj untuk sebuah i  j (Paling
sedikit dua buah perlakuan memberikan
hasil yang berbeda terhadap respon)
atau
H0 : 1   2  ...   a  0(Perlakuan tidak mempengaruhi
respon)
H1 : paling sedikit terdapat sebuah (Perlakuan mempe-
ngaruhi respon)
 Model efek random
H0 :   2  0 ( Tidak terdapat variabilitas diantara
perlakuan)

H1 :   0 (Terdapat variabilitas diantara perlaku-
2

an)
2) Menentukan α (0,05%, 0,01%)
3) Menentukan daerah kritis
H0 ditolak jika F0 > F(α, (p-1), (p-3) (p-1))
4) Menentukan statistik uji yaitu F0  RKPerlakuan
RKS
5) Menarik kesimpulan.
TABEL ANOVA
Sumber
db JK KT Fhitung Ftabel
variasi

Perlakuan p-1 JKP JKP/ p-1

Baris p-1 JKB JKB/ p-1

Kolom p-1 JKK JKK/ p-1

Huruf JKGreek/
p-1 JKGreek
Greek (p-1)
JKS/(p-3)
Galat (p-3) (p-1) JKS
(p-1)

Total p2-1 JKT


CONTOH RBSGL
Seperti penelitian pada RBSL, tetapi disini terdapat per-
lakuan jarak tanam dan 4 periode panen, dengan meng-
ambil 1 lahan tambahan dengan kemiringan 200. Pada pe-
nelitian kali ini akan ditambah dengan pemberian dosis
pupuk KASTING pada tanaman sawi yaitu dengan pupuk
dengan dosis α 5%, β 10%, γ 12%, dan dosis δ 15%.
Perlakuan yang diberikan adalah :
A = Jarak tanam 15x15 cm B = Jarak tanam 15x20 cm
C = Jarak tanam 15x25 cm D = Jarak tanam 20x20 cm
Data Hasil Penelitian RBSGL

Periode panen
Lahan I II III IV
Kemiringan 50 5,69 (Aα) 5,69 (Bβ) 5,70 (Cγ) 5,70 (Dδ)

Kemiringan 100 5,67 (Bβ) 5,60 (Aγ) 5,52 (Dδ) 5,52 (Cα)

Kemiringan 150 5,59 (Cγ) 5,58 (Dδ) 5,50 (Aα) 5,50 (Bβ)

Kemiringan 200 5,50 (Dδ) 5,52 (Cα) 5,50 (Bβ) 5,50 (Aγ)
ANALISIS STATISTIK
Periode panen

Lahan I II III IV Yi…


Kemiringan 50 5,69 (Aα) 5,69 (Bβ) 5,70 (Cγ) 5,70 (Dδ) 22,78

Kemiringan 100 5,67 (Bβ) 5,60 (Aγ) 5,52 (Dδ) 5,52 (Cα) 22,31

Kemiringan 150 5,59 (Cγ) 5,58 (Dδ) 5,50 (Aα) 5,50 (Bβ) 22,17

Kemiringan 200 5,50 (Dδ) 5,52 (Cα) 5,50 (Bβ) 5,50 (Aγ) 22,02

Y…l 22,45 22,39 22,22 22,22 Y ...


=89,28
Huruf Greek (pemberian pupuk), Perlakuan (jarak tanam) Y.j..
α = Y..1. = 22,23 A = 22,29
β = Y..2. = 22,36 B = 22,36
γ = Y..3. = 22,39 C = 22,33
δ = Y..4. = 22,3 D = 22,3
 Uji hipotesis
H0 : Tidak terdapat pengaruh dari keempat perlakuan
jarak tanam terhadap jumlah produksi tanaman sawi
H1 : Terdapat pengaruh dari keempat perlakuan jarak
tanam terhadap jumlah produksi tanaman sawi
 Digunakan α = 5% dan Daerah kritis :H0 ditolak jika
Fhitung > F(0,05 ; 3 ; 3 ) = 9,28
PERHITUNGAN STATISTIK
Y 2 ....
JKT =  = 0,1044
2
Y ijkl
i j k l N
p
Y 2 i ... Y 2 ....
JKB = p  N = 0,08105
i 1

p
Y 2 ...l Y 2 ....
JKK = p 
N
= 0,01045
l 1

p Y 2 . j .. Y 2 ....
JKP =  = 0,00075
j 1 p N
p
Y 2 ..k . Y 2
....
JKG =  = 0,00375
j 1 p N
JKS = JKT - JKB - JKK - JKP - JKG = 0,1044 - 0,08105 -
0,01045 - 0,00075 - 0,00375 = 0, 0084
TABEL ANOVA
Sumber variasi db JK KT F
Perlakuan 3 0,00075 0,00025 0.0893
Baris 3 0,08105 0,027
Kolom 3 0,01045 0,00348
Greek 3 0,00375 0,00125
Galat 3 0,0084 0,0028
Total 15 0,1044 9,28
KESIMPULAN

Karena Fhitung = 0,0893 < F(0,05 ; 3 ; 3 ) =


9,28 maka H0 tidak diterima, yang artinya
tidak terdapat pengaruh dari keempat
perlakuan jarak tanam terhadap jumlah
produksi tanaman sawi .
Metode Uji Rata-rata
 Uji berpasangan (pair comparison) untuk memban-
dingkan rata-rata antar suatu perlakuan
 Uji kontras (contrast comparison):
 Group comparison untuk membandingkan antar
kelompok perlakuan
 Ortogonal polinomial contrast untuk menduga
arah / trend
Multiple / Pair Comparison Tests
• Uji pembandingan nilai-nilai tengah perlakuan
• Uji lanjut (posthoc tests) dari ANOVA jika terdapat hasil yang
signifikan (hipotesis H0 ditolak)
• Beberapa uji adalah :
- Uji BNT (Beda Nyata Terkecil,= Least Significance Difference
- Uji BNJ (Beda Nyata Jujur = Honestly Significance Difference
- Uji Jarak Berganda Duncan = (Duncan's Multiple Range Test
- Uji Dunnet = Perbandingan terhadap Kontrol
Uji Beda Nyata Terkecil (BNT)
(LSD = Least Significance Difference)

• Fisher's Least Significance Difference Test (LSD Test)


• Menguji ada/tidaknya perbedaan perlakuan yang berpasang-
pasangan
• Semakin banyak perlakuan yang dibandingkan, semakin besar
tingkat kesalahan.
• Uji hipotesis : H0 : i = i' vs. H1 : i  i'
• Umum digunakan jika jumlah perlakuan relatif kecil,
• Tingkat ketelitian uji BTN : nilai kritis KATAGORI SEDANG.
 Rumus Nilai kritis BNT jika ulangan sama
𝟏
𝟐𝒔𝟐 𝟐
𝑩𝑵 𝑻 𝑳 𝑺𝑫 = 𝒕  ; 𝒅𝒃𝒈
𝒓

Atau
𝟏
𝟐 𝑲𝑻𝑮 𝟐.𝑲𝑻𝑮
= 𝒕∶ 𝒅𝒃𝒈 .
𝟐
𝑩𝑵𝑻 = 𝒕∶ 𝒅𝒃𝒈
𝒓 𝒓
 Rumus Nilai Kritis jika ulangan tak sama
𝟏
𝟐
𝟐
𝟏 𝟏
𝑩𝑻𝑵/𝑳𝑺𝑫 = 𝒕: 𝒅𝒃𝒈 𝒔 +
𝒓𝒊 𝒓𝒋

Atau
𝟏
𝟐
𝟏 𝟏
𝑩𝑵𝑻 = 𝒕 ∶ 𝒅𝒃𝒈 𝑲𝑻𝑮 +
𝒓 𝒓
Kriteria Pengujian
Kriteria pengambilan keputusan uji BNT:
 Jika beda dari dua perlakuan lebih besar > dari BNT
maka kedua perlakuan tersebut berbeda sangat
nyata atau nyata pada taraf …
 Jika beda dari dua perlakuan < atau sama dengan
BNT maka kedua perlakuan tersebut tidak berbeda
nyata pada taraf .
CONTOH
Seorang peneliti yang ingin mengetahui apakah ada penga-
ruh yang signifikan dari beberapa varietas (Var. A, B, C, D, E, F
dan G) terhadap produktivitas tanaman padi di sebuah wila-
yah. Untuk itu dilakukan percobaan dengan design RAL Hasil
pengukurannya adalah sebagai berikut:
TABEL ANAVA

𝟏
𝟐 𝑲𝑻𝑮
=
𝟐
𝑩𝑵𝑻 = 𝒕∶ 𝒅𝒃𝒈 𝒓
𝟐𝒙𝟏.𝟏𝟕𝟓
𝒕𝟎.𝟎𝟓:𝟏𝟒(𝟐.𝟏𝟒𝟓) . = 𝟏. 𝟗𝟎
𝟑
Hasil Uji Lanjut BNT
BNT
T E F G C D B A KODE
0.05 : 14

E 11.60 a 1.90
F 11.50 0.10 a

G 10.93 0.67 0.57 a

C 10.33 1.27 1.17 0.60 a

D 10.30 1.30 1.20 0.63 0.03 a

B 8.23 3.37 3.27 2.70 2.10 2.07 b

A 7.17 4.43 4.33 3.76 3.16 1.06 1.06 b


Urutan nilai rata-rata perlakuan bisa dari nilai kecil ke nilai terbesar atau sebaliknya