Anda di halaman 1dari 12

TUGAS RANGKUMAN MATERI

MATA KULIAH
SISTEM INFORMASI

Dosen:
Anak Agung Alit Wiradyatmika ,S.E.,M.M.

Oleh:
I Kadek Aditya Dika Purnawan 118111976

PROGRAM STUDI MANAJEMEN


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSTAS PENDIDIKAN NASIONAL DENPASAR
201
MATERI KELOMPOK 1
Overview Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah sebuah sistem manusia atau mesin yang
terpadu (integrated) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen
dan pengambilan keputusan dalam organisasi.
Nash dan Robert
Menurut Nash dan Robert, manajemen sistem informasi adalah kombinasi dari user
atau orang, teknologi, media, prosedur, dan juga pengendalian, yang memiliki tujuan tertentu.
Tujuannya adalah untuk mendapatkan jalur komunikasi, memproses tipe transaksi, dan
memberi sinyal kepada manajemen terhadap kejadian di internal suatu organisasi atau
perusahaan.
Tujuan Sistem Informasi Manajemen
Adapun tujuan Sistem Informasi Manajemen yaitu :
1. Pengumpulan data dapat menyediakan informasi yang bisa mendukung pengambilan
keputusan.
2. Informasi berguna dalam perencanaan, pengendalian, evaluasi dan juga perbaikan
lanjutan.
3. Sistem informasi bisa dipergunakan sebagai dasar untuk perhitungan harga produk, jasa
maupun untuk tujuan lainnya sesuai yang diinginkan manajemen.
Manfaat Sistem Informasi Manajemen
Sistem informasi manajemen memiliki banyak manfaat baik bagi pihak manajemen maupun
untuk organisasi keseluruhan. Adapun manfaat Sistem Informasi Manajemen seperti:
1. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas data secara akurat dan realtime.
2. Memudahkan pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan,
dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan atau
koordinasi.
3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena unit sistem kerja yang terkoordinasi
dan sistematis.
4. Meningkatkan produktivitas dan penghematan biaya dalam organisasi
Fungsi Sistem Informasi Manajemen
Fungsi utama diterapkannya sistem infomasi manajemen dalam suatu organisasi adalah
sebagai berikut:
1. Mempermudah pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan
dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan komando
atau koordinasi dengannya.
2. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas data yang tersaji akurat dan tepat waktu.
3. Meningkatkan produktifitas dan penghematan biaya dalam suatu organisasi.
4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinir
dan sistematis.

MATERI KELOMPOK 2
Dasar – Dasar Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan
kebutuhan- kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial
dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan
laporan-laporan yang diperlukan. Definisi yang umum, sistem informasi diartikan sebagai
suatu sistem dalam suatu organisasi yang mengolah data menjadi bentuk yang lebih berguna
untuk mencapai suatu tujuan.
Pengembangan Sistem Informasi
Pengembangan sistem dapat berarti menyusun sistem yang baru untuk menggantikan
sistem yang lama secara keseluruhan atau untuk memperbaiki sistem yang sudah ada. Sistem
yang sudah lama perlu diperbaiki atau bahkan diganti, dapat disebabkan oleh beberapa hal,
diantaranya yaitu :
1. Kesalahan yang tidak sengaja, yang menyebabkan kebenaran data kurang terjamin.
2. Tidak efisiensinya operasi pengolahan data tersebut.
3. Adanya instruksi-instruksi atau kebijaksanaan yang baru baik dari pemimpin atau dari luar
organisasi seperti peraturan pemerintah.
Sesungguhnya yang dimaksud sistem informasi tidak harus melibatkan komputer, sistem
informasi yang menggunakan komputer biasa disebut sistem informasi berbasis komputer
(computer based information system atau CBIS), tetapi dalam prakteknya sistem informasi
lebih sering dikait-kaitkan dengan komputer.
MATERI KELOMPOK 3
Bersaing Dengan Teknologi Informasi
Teknologi Informasi Strategis
Penting untuk melihat sistem informasi sebagai lebih dari serangkaian teknologi yang
mendukung kegiatan operasi bisnis yang efisien, kolaborasi kelompok kerja dan perusahaan,
atau pengambilan keputusan bisnis yang efektif. Teknologi informasi dapat mengubah cara
bisnis bersaing. Sistem informasi secara strategis yaitu sebagain jaringan kompetitif yang
penting, sebagai sebuah cara pembaruan organisasi dan sebagai sebuah investasi yang
diperlukan dalam teknologi , teknologi membantu perusahaan mengadopsi strategi dan proses
bisnis yang memungkinkannya untuk merekayasa ulang dan menciptakan ulang agar dapat
bertahan dan berhasil dalam lingkungan bisnis yang dinamis saat ini.
• Penggunakan Teknologi Informasi Sebagai Kunggulan Strategis
Penggunaan Strategis Teknologi Informasi
Perusahaan dapat memilih untuk menggunakan sistem informasi secara strategis, atau
perusahaan dapat merasa puas dengan menggunakan teknologi informasi untuk mendukung
operasi rutin yang efisien. Akan tetapi, jika perusahaan menekankan penggunaan strategis
bisnis dari teknologi informasi, manajemen perusahaan tersebut akan memandang teknologi
informasi sebagai faktor pembeda kompetitif yang utama.
• Membangun Bisnis yang Berfokus pada Pelanggan
Fokus strategis atas nilai bagi pelanggan ini mengakui bahwa kualitas bukan harga,
melainkan telah menjadi determian utama dalam persepsi pelanggan atas nilai. Dari sudut
pandang pelanggan, perusahaan-perusahaan yang secara konsisten menawarkan nilai
terbaik mampu menelusuri preferensi setiap pelanggannya, mengikuti tren pasar, pasokan
produk, layanan dan informasi, kapan saja, di mana saja, dan memberi layanan, pelanggan
yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap pelanggan.
• Merekayasa Ulang Proses Bisnis
Teknologi informasi adalah bahan utama dalam merekayasa ulang proses bisnis dengan
memungkinkan perubahan radikal atau proses bisnis yang secara dramatis akan
meningkatkan efisiensi dan efektivitasnya. Teknologi internet dapat memainkan peranan
besar dalam mendukung perubahan inovasi atas desain arus kerja,persyaratan pekerjaan,
serta struktur organisasi dalam sebuah perusahaan.
MATERI KELOMPOK 4
Perangkat Keras Komputer
Perangkat Keras Komputer (Hardware) adalah sebuah komponen fisik pada computer
yang digunakan oleh sistem untuk menjalankan perintah yang telah diprogramkan atau dalam
arti singkatnya sebuah komponen pada komputer yang bisa disentuh, dilihat dan diraba.
Macam – Macam Perangkat Keras Pada Komputer (Hardware):
1. CPU (Central Processing Unit)
CPU adalah pusat pengendali dan pemerosesan pada sebuah komputer yang mengatur
semua instruksi program dan semua aktivitas yang dilakukan dalam komputer, sehingga
CPU biasa disebut sebagai otak dari komputer.
2. Motherboard (Mainboard)
Mainboard adalah papan sirkuit utama yang berguna sebagai tempat macam-macam
komponen elektronik yang saling terhubung yang memiliki chip bios, port, slot dan jalur
konektor sebagai penghubung dari masing-masing perangkat.
3. Monitor
Monitor adalah sebuah perangkat keluaran yang digunakan untuk mengeluarkan hasil
pemerosesan yang dilakukan oleh komputer berupa informasi yang dibutuhkan oleh orang
yang memakai komputer.
4. Keyboard
Keyboard adalah sebuah perangkat masukan yang digunakan untuk memasukan data
berupa huruf, angka maupun symbol tertentu serta melakukan perintah-perintah untuk
menyimpan file dan membuka file. Keyboard disebut juga sebagai papan ketik pada
komputer.
5. Mouse
Mouse adalah sebuah perangkat masukan yang berguna sebagai penunjuk posisi
kursor/pointer pada layar monitor.
6. RAM (Random Access Memory)
Ram (Random Access Memory) adalah Tempat dimana kita menemukan instruksi-
instruksi yang hendak dikerjakan dan sebagai media penyimpanan sementara.
7. Harddisk
Harddisk adalah Perangkat keras yang terbuat dari bahan kaku yang berlapisi piringan
magnetik oksida yang mempunyai kapasitas penyimpanan yang sangat besar.
8. Processor
Processor adalah perangkat keras yang berguna untuk melakukan pembacaan, pengertian
dan melaksanakan perintah dari pelaksanaan program.

MATERI KELOMPOK 5
Perangkat Lunak Komputer
Perangkat lunak (software) adalah istilah umum untuk berbagai jenis program yang
digunakan untuk mengoperasikan dan memanipulasi komputer dan perangkat periferalnya.
Satu cara yang umum dari penggambaran perangkat lunak dan perangkat keras adalah dengan
mengatakan bahwa perangkat lunak merupakan bagian variabel dari sebuah komputer dan
perangkat keras merupakan bagian tetap.
Fungsi Perangkat Lunak
Secara umum perangkat lunak pada komputer memiliki dua fungsi utama :
1. Pemroses data, perintah atau instruksi khusus. Dengan begitu, pengguna bisa
mengoperasikan komputernya sesuai dengan hasil kerja yang diinginkan.
2. Untuk sarana interaksi yang mengkoneksikan pengguna.

MATERI KELOMPOK 6
Manajemen Sumber Data
Manajemen sumber data merupakan aktivitas manajerial yang mengaplikasikan
teknologi sistem informasi seperti manajemen database, gudang data,dan alat-alat manajemen
data lainnya dalam tugas untuk mengelola sumber daya data organisasi, agar dapat memenuhi
kebutuhan informasi pihak-pihak yang berkepentingan dengan bisnis mereka.
Data yang terorganisir dengan baik dapat menghasilkan Informasi, pengorganisasian
data untuk mencegah terjadinya duplikasi yang tidak diperlukan. Data yang terorganisasi dan
saling berkaitan antara satu sama lainnya merupakan Basis data (database). Sedangkan untuk
mengelola dan mengorganisasikandatabase yang dibangun dalam suatu Sistem dibutuhkan
suatu pengelolaan database yang di sebut dengan sistem manajemen basis data (Database
management system – DBMS). DBMS merupakan sofware yang akan menentukan
bagaimana data diorganisasikan, disimpan, diubah, diambil kembali, pengaturan mekanisme
pengamanan data, mekanisme pemakaian data secara bersama.
Sumber-sumber data :
1. Sumber Data Internal umumnya disimpan dalam data base perusahaan. Data tentang
people, products, services, dan processes.
2. Data Personal adalah dokumentasi dari expertise pegawai perusahaan umumnya dipelihara
oleh pegawai.
3. Estimasi penjualan
4. Opini tentang para pesaing
5. Business rules
6. Procedures
7. Sumber data External dapat berasal dari database komersial ataupun laporan-laporan 8.
Pemerintahan
8. Internet dan Commercial Database Services dapat diakses melalui internet.
Masalah pemrosesan file secara tradisional dapat diatasi melalui pendekatan
manajemen data yang disebut dengan Database Management System (DMBS). DMBS adalah
software utama dalam pendekatan manajemen database. Software ini mengendalikan
pembuatan, pemeliharaan dan penggunakaan database organisasi dan end users. Ada pun
yang disebut dengan Database Interrogation, dimana end user menggunakan database untuk
meminta informasi dari database dengan menggunakan fitur query atau report generator.

MATERI KELOMPOK 7
Telekomunikasi dan Jaringan
Untuk mendukung oprasi bisnis dalam jaringan telekomunikasi telah memanfaatkan
internet,intranet dan jaringan komunikasi lainnya. Hal ini bisa di kategorikan sebagai
perkembangan dari Tren komunikasi ,banyak juga dari tren komunikasi ini jaringan antar
jaringan yang terbuka yaitu bisa memanfaatkan suara,video dan lain sebagainya. Banyaknya
kolabrasi antar bisnis menyebabkan ledakan dari revolusi internet termasuk untuk hal
perdagangan komersial dan lain lain.
Akses utama dalam memudahkan untuk berbisnis adalah alasan dari ledakan revolusi
internet,guna untuk memudahkan akses aman untuk si pelaku bisnis. Banyak nya strategi
yang dibuat perusahaan dalam peningkatan strategi pemasaran antara lain yaitu saling
bertukar informasi ,berkolaborasi informasi hal ini jelas jelas memanfaatkan nilai bisnis
internet.
Peranan internet pun tidak pernah lepas dari sebuah bisnis antara lain yaitu
mengumumkan dan membagi informasi,mengembangkan dan menyebarkan aplikasi yang
penting .sedangkan dari peranan internet sendiri yaitu untuk menghubungkan sumberdaya
internet dari sebuah perusahaan misal intranet dari pelanggan ,pemasok dan mitra bisnis.
Jaringan telekomunikasi yang paling umum dan sering kita dengar antara lain yaitu LAN dan
WAN yang interkoneksi menggunakan klien/server komputasi jaringan ,rekan ke rekan dan
teknologi ke jejaring internet. Dan adapula yang sering kita dengar dalam perkembangan
teknologi dan komunikasi yang paling umum dan sering kita gunakan adalah modem
termasuk alternatif dari sebuah jaringan yang melibatkan prosesor komunikasi ,selain modem
juga ada multiplekser &prosesor antar jaringan.

MATERI KELOMPOK 9
Sistem Bisnis Elektronik
Bisnis elektronik yaitu penggunan Internet serta jaringan dan informasi teknologi
lainnya untuk mendukung perdagangan komersial, kerja sama dan komunikasi perusahaan,
dan situs yang mendukung proses bisnis, baik dari jaringan perusahaan dan dengan pelanggan
– pelanggan serta mitra bisnisnya.
Sistem perusahaan lintas fungsional. Banyak aplikasi bisnis elektronik yang utama
dan hubungan interelasinya. Aplikasi – aplikasi tersebut merupakan sistem perusahaan lintas
fungsional terintegrasi, seperti perencanaan sumber daya perusahaan (enterprise resource
planning – ERP), manajemen hubuungan pelanggan (customer relationship management –
CRM), dan manajemen rantai pasokan (supply chain management – SCM), aplikasi ini dapat
saling terhubung melalui sistem integrasi aplikasi perusahaan (enterprise application
integration - EAI), sehingga pelaku bisnis lebih mudah mengakses sumber daya informasi
mereka butuhkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis. Sistem
kolaborasi perusahaan (enterprise collaboration system - ECS) adalah sistem lintas fungsional
yang mendukung dan meningkatkan komunikasi dan kolaborasi di antara tim dan kelompok
kerja dalam sebuah organisasi.

MATERI KELOMPOK 10
Sistem Bisnis Perusahaan
Sistem Bisnis Perusahaan adalah sistem informasi yang berbasis komputer yang
berfokus pada sistem yang juga mencakup 3 komponen utama dalam bisnis perusahaan dan
itu ditujukan untuk membantu tiga operasi terbesar perusahaan tersebut, hubungan pelanggan,
perencanaan sumberdaya, dan rantai pasokan. Masing-masing operasi ini membutuhkan
fokus yang unik, dan juga sistem untuk dapat mendukungnya, tetapi mereka semua memiliki
satu tujuan yang sama. Dengan ini kami dapat menyimpukan bahwa dengan diterapkannya 3
operasi terbesar dalam perusahaan tersebut dengan baik dan benar akan dapat membantu
sistem operasional perusahaan dengan akurat dan tepat.
CRM ( customer relationship management) merupakan hubungan kerja sama antara
pihak provider dengan customer sehingga kedua belah pihak saling menguntungkan. Ada
banyak manfaat bisnis yang potensial dari manajemen hubungan pelanggan. Sebagai contoh,
CRM memungkinka sebuah bisnis untuk mengidentifikasi dan membuat target bagi
pelanggan yang terbaik, mereka yang paling menguntungkan bisnis, sehingga mereka dapat
di pertahankan sebagai pelanggan abadi. ERP merupakan kekuatan teknologis dari bisnis
elektronik, sebuah kerangka kerja transaksi di seluruh perusahaan berkaitan dalam
pengolahan pesanan penjualan, manajemen dan pengendalian persediaan, perencanaan
produksi dan distribusi, dan keuangan. Yang menjadi alasan utama kegagalan atau ketidak
puasan dari gagasan CRM adalah kurangnya pemahaman dan persiapan. ERP membuat
sebuah kerangka kerja untuk mengintegrasikan dan meningkatka proses bisnis internal
perusahaan yang menghasilkan perbaikan yang signifkan dalam kualitas dan efesiensi
layanan pelanggan, produksi, dan distribusi.
Penyebab kegagalan utama dalam proyek ERP adalah manajer bisnis dan pelaku TI
dari perusahaan perusahaan ini meremehkan kompleksitas dari perencanaan, pengembangan,
dan pelatihan yang di butuhkan untuk menyiapkan sistem ERP baru yang akan mengubah
bisnis dan sistem informasi secara radikal. SCM ( supply chain management) adalah konsep
atau mekanisme untuk meningkatkan produktivitas total perusahaan dalam rantai suplai
melalui optimalisasi waktu, lokasi, dan aliran kuantitas bahan. sistem SCM dapat
memberikan kunci manfaat bisnis seperti pengolahan pesanan yang lebih cepat dan lebih
akurat; pengurangan level persediaan; percepatan waktu ke pasar; biaya transaksi dan bahan
yang lebih rendah; dan hubungan strategis dengan pemasok. Penyebab masalah dalam
manajemen rantai pasokan adalah kurangnya pengetahuan perencanaan permintaan yang
tepat, alat dan petunjuk adalah sumber utama dari kegagalan SCM

MATERI KELOMPOK 11
Sistem Perdagangan Elektronik
Sistem Perdagangan Elektronik, Perdagangan melalui jaringan elektronik atau e-
commerce didefinisikan sebagai aktifitas perdagangan melalui jaringan elektronik dengan
menggunakan perangkat komputer. E- commerce melibatkan lebih dari satu perusahaan, dan
dapat diaplikasikan hampir disetiap jenis hubungan bisnis. E-commerce mengizinkan
produsen untuk menjual produk-produk dan jasa secara online. Calon pelanggan atau
konsumen dapat menemukan website produsen, membaca dan melihat produk-produk
memesan dan membayar produk-produk secara online.
Berikut beberapa contoh dari praktek e-commerce:
1. Menerima pembayaran kartu kredit untuk transaksi penjualan online
2. Menghasilkan pendapatan dari iklan online
3. Pertukaran saham melalui broker online
4. Penyaluran informasi kepada perusahaan melalui intranet
5.
penjualan produk digital melalui website

MATERI KELOMPOK 12
Membangun Strategi Bisnis TI
Pokok bahasan ini adalah mencari dasar untuk strategi tertentu untuk interface antara
S/ TI tertentu dan manajemen organisasi. Strategi ini pada dasarnya membahas pencocokan
dan pengintegrasian fungsi S TI ke dalam organisasi bisnis, dan oleh sebab itu hal ini harus
didefinisikan oleh manajemen. Jika isu ini tidak dibahas baik pada tingkat korporasi dan pada
masing-masing unit bisnis adalah tidak mungkin proses bisnis akan konsisten dengan strategi.
Mempunyai strategi saja bukan kunci menuju sukses bisnis. Mengimplementasikan dan
kemudian mengupdate strategi sejalan dengan kemajuan bisnis itulah kunci suksesnya.
IT memainkan peran yang kuat dalam menciptakan bentuk-bentuk baru produk
ekosistem bisnis. Ekosistem bisnis adalah jaringan pemasok, distributor, perusahaan
outsourcing, perusahaan jasa transportasi, dan teknologi manufaktur yang saling berkaitan.
Sebagai contoh, Microsoft milyar PC di seluruh dunia dan ratusan ribu bisnis bergantung
pada platform Microsoft, EBay: Jutaan orang dan ribuan perusahaan bisnis menggunakan
platform ini. Wal Mart: Enterprise sistem yang digunakan oleh pemasok untuk meningkatkan
efisiensi.
Produk dan layanan IT menunjukkan efek jaringan yang kuat dan berpotensi
menciptakan situasi "winner take all", Jaringan menyebabkan biaya yang dikeluarkan untuk
menambah partisipan lainnya nol atau sedikit, sebaliknya keuntungan yang diperoleh bisa
semakin besar. Bertentangan dengan hukum penurunan laba pada produk industri dan
pertanian. Contohnya, Nilai dari Internet tumbuh secara eksponensial dengan kenaikan linier
pengguna. Strategi yang hagus, menggunakan IT untuk membangun produk dan jasa yang
menyebabkan efek jaringan. Peluang manajemen, Perusahaan menghadapi perkembangan IT
berbasis peluang untuk mendapatkan keunggulan strategis.
MATERI KELOMPOK 13
Mengembangkan Solusi Bisnis
Ketika pengembangan sistem untuk penyelesaian masalah diterapkan untuk
pengembangan solusi sistem informasi terhadap masalah bisnis, maka hal ini disebut
Information Systems Development (pengembangan sistem informasi) atau Application
Development (pengembangan aplikasi). Bagian ini akan menunjukkan kepada anda
bagaimana pendekatan sistem dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi dan sistem e-
business yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis perusahaan, karyawan, dan pihak-pihak lain
yang berkepentingan terhadap perusahaan (stakeholder). System penyelesaian masalah
menggunakan orientasi sistem untuk merumuskan masalah untuk memahami masalah atau
dan peluang kan solusi. Menggunakan System : ea salah satu aspek paling penting dari
pendekatan sistem. Konsultan manajemen dan penulis, Peter senge menyebut pemikiran
sistem sebagai The Fifth Dicipline (disiplin kelima). Senge mengungkapkan bahwa
menguasai pemikiran sistem bersamaan dengan disiplin penguasaan diri, model mental visi
bersama, dan pembelajaran tim merupakan hal yang vital untuk pemenuhan pribadi dan
sukses berbisnis di dunia yang selalu berubah.
Menggunakan pendekatan sistem untuk mengembangkan solusi sistem informasi
dapat dipandang sebagai proses multi langkah yang disebut Information Systems
Development Cycle (siklus pengembangan sistem informasi), yang juga dikenal sebagai
System Development Life Cycle-SDLC (siklus hidup pengembangan sistem) Langkah
pertama dalam proses pengembangan sistem adalah System Investigation Stage (tahap
investigasi sistem). Tahap ini dapa melibatkan pertimbangan proposal yang dihasilkan dari
proses bisnis TI Tahap investigasi juga termasuk studi awal solusi sistem informasi yang
diusulkan untuk memenuhi prioritas bisnis perusahaan dan peluang seperti yang
diidentifikasikan dalam proses perencanaan.

MATERI KELOMPOK 14
Tantangan - tantangan Keamanan dan Etika
Teknologi Informasi (TI) telah mengubah wajah dunia secara kontemporer, karena T
saat ini tidak hanya menghubungkan dunia pada satu platform tunggal tetapi juga membantu
dalam integrasi berbagai masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Namun
perkembangan sistem informasi (SI) yang berhubungan dengan perubahan teknologi
informasi yang baru saat ini sering juga terkait dengan kondisi keamanan dan permasalahan
etika. Hal ini benar, karena ada tantangan yang bisa ditimbulkan dari dampak perkembangan
TI dan SI saat ini yaitu yang ditimbulkan dari internet dan perdagangan elektronik yang bisa
memunculkan tindakan perlindungan bagi privasi dan kekayaan intelektual.
Seiring dengan hal ini, kemungkinan bagi isu isu yang menyangkut etika
bermasyarakat juga akan berkembang bersamaan dengan hukum dan peraturan terkait
perilaku yang menyebabkan terganggunya keamanan dalam TI dan SI yang bisa berdampak
negative Namun selain sisi negative kondisi ini juga ada sisi positifnya yaitu meningkatnya
kemampuan komputerisasi masyarakat dan memberikan bantuan kemudahan dan kepraktisan
dalam mengelola dan mengirimkan informasi, tetapi masyarakat juga harus selektif dan bisa
segera mengambil tindakan jika TI dan SI tidak diterapkan sebagaimana mestinya, dan bisa
memicu konflik etika.

MATERI KELOMPOK 15
Manajemen Perusahaan dan Manajemen Global Terkait TI
Sistem informasi merupakan alat penting untuk menciptakan nilai bagi perusahaan
yang memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan pendapatan atau menurunkan biayanya
dengan memberikan informasi yang dapat membantu manajer membuat keputusan yang lebih
baik dalam memperbaiki kegiatan bisnis. Dalam menjalankan sistem informasi bisnis global
pun menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan teknis dan pendekatan perilaku. Kedua
pendekatan tersebut dimaksudkan agar pengusaha dapat memenuhi semua tujuan dari bisnis
strategi sistem informasi. Bisnis yang semakin kompetitif akan membantu manajemen dalam
pengambilan keputusan