Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN KEGIATAN /TERM OF REFERENCE

PROGRAM KUSTA

Program : Kusta

Sasaran Program : Penderita Kusta

Indikator Kinerja Program : Melakukan Penyuluhan mengenai penyakit kusta

Kegiatan : - Deteksi dini Kusta

- Follow up tatalaksana dan pencegahan cacat kusta


- Penemuan Kasus Kontak Kusta
- Penyuluhan Tentang Kusta
Sasaran Kegiatan : Masyarakat

Keluaran (Output) :

Indikator Keluaran (Output):100 % masyarakat dan keluarga mendapat informasi yang akurat
mengenai penyakit kusta

Alokasi Dana : Rp. 19.030.600,-

1. Latar Belakang
a. Dasar Hukum

b. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara


Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5063);
c. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir
dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5679);
d. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 298, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5607);
e. Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2015 tentang Kementerian Kesehatan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 59);
f. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Penyakit
Menular (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1755);
g. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 64 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja
Kementerian Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1508)
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2018
tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 64 Tahun 2015 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia
Tahun 2018 Nomor 945);
h. Gambaran Umum Singkat
Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit menular di Indonesia khususnya di
Makassar yang belum sepenunya bisa di kendalikan. Penyakit kusta adalah suatu penyakit dengan
tanda klinis berupa lesi, mati rasa, penebalan saraf tepi yang disertai dengan gangguan fungsi saraf
dan adanya bakteri tahan asam (BTA) positif yang membutuhkan MTD.
Meskipun penyakit kusta dapat di sembuhkan, akan tetapi di perkirakan pada saat ini masih
banyak penderita kusta dalam masyarakat yang belum terjamah oleh pihak kesehatan terutama
keluarga yang sering melakukan kontak langsung dengan penerita penyakit kusta, hal ini yang
mendorong sehingga dianggap perlu untuk melakukan kegiatan atau kunjungan ke rumah-rumah
untuk melakukan pemeriksaan fisik yang bertujuan untuk menemukan penderita secara dini
(DeteksidiniKusta ).
Sumber :DirektotatJendralPengadilanPenyakitdanPenyehatanlingkungan
PedomanNasional Program PengendalianPenyakitKusta.

i. Alasan Kegiatan Dilaksanakan


Untuk memberikan informasi mengenai penyakit kusta, pencegahan serta pengobatan yang
di terima oleh penderita kusta

j. Indikator Pelayanan
Untuk mendeteksi apabila ada penderita kusta yang malu untuk melakukan pemeriksaan ke
pelayanan Kesehatan

k. Keluaran/ Output
100% masyarakat dapat memahami pengetahuan mengenai penyakit kusta

2. Maksud dan Tujuan dilaksanakan Kegiatan


a. Maksud Kegiatan
Dapat terdeteksinya apabila ada penderita kusta dalam keluarga/masyarakat

b. Tujuan Kegiatan
Tujuan Umum
Menemukan penderita kusta yang ada dalam masyarakat
Tujuan Khusus
- Dapat melakukan pengobatan sesuai standar apabila di temukan pendita kusta
- Memberikan Informasi kepada masyarakat mengenai penyakit kusta
- Melakukan kunjungan rumah apabila ada yang terdeteksi penyakit kusta

3. Cara Pelaksanaan Kegiatan


- Menjelaskan kepada masyarakat tanda dan gejala penyakit kusta
- Pelaksanaan kegiatan penemuan kasus kontak kusta dilakukan secara aktif dengan
mngunjungi tempat tinggal penderita penyakit kusta
- Memastikan apakah penderita kusta sudah meminum obat paket kusta dengan benar

4. Tempat Pelaksanaan Kegiatan


Di wilayah kerja puskesmas Julok
5. Pelaksanaan Kegiatan
a. Penerima Manfaat
Penerima manfaat kegiatan ini adalah keluarga dan masyarakat

b. Pelaksana Kegiatan
Penanggung Jawab Program Kusta

c. Penanggungjawab Kegiatan
Penanggung Jawab Kegiatan ini yaitu Kepala UPTD. Puskesmas Julok

6. Jadwal Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan

No Uraian kegiatan J F M A M J J A S O N D
1. Deteksi Dini
Kusta √

2. Follow up √
tatalaksana dan
pencegahan
cacat kusta

3. Penemuan kasus √
kontak Kusta

4. Penyuluhan √
tentang Kusta

7. Biaya
Rencana Anggaran Kegiatan

NO RINCIAN KEGIATAN VOL BIAYA ANGGARAN


(Rp) (Rp)
1 Deteksi dini kusta 162 OT 9.620.000 9.620.000
2. Follow up tatalaksana pencegahan cacat 8 OT 520.000 520.000
kusta
3 Penemuan Kasus kontak Kusta 4 OT 260.000 260.000
4 Penyuluhan tentang kusta 74 OT 4.810.000 4.810.000
5. Konsultasi ke dinas 4 OT 640.000 640.000
6. ATK
Pulpen 1 kotak 22000 22000
Binder klip 1 kotak 2400 2400
Correction pen 1 pcs 6200 6200
Leaflet Kusta 1000 lembar 3.000.000 3.000.000
Foto copy 250 lembar 150.000 150.000
Total 19.030.600
Demikian Kerangka Acuan Kerja/ Term Of Reference (TOR) dibuat untuk dipergunakan
sebagaimana mestinya.

Mengetahui

Kepala UPTD. Puskesmas Julok Pembuat TOR

FAISAL, S. Kep RAHMI. A.Md.Kep

NIP. 19650525 198703 1 025 NIP. 198809052019032001