Anda di halaman 1dari 8

RESUME PERTEMUAN 11

ANALISIS PERANCANGAN SISTEM

Oleh

NAMA : RONALDO

NIM : 18076027

Dosen Pengampu Titi Sriwahyuni, S.Pd.,MT.

PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER

TEKNIK ELEKTRONIKA

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2020
PERANCANGAN DATABASE ( LANJUTAN )

3. DFD

Untuk membuat suatu sistem, maka kita juga harus mengetahui alur dari sistem terseb
ut. Agar pada saat perancangannya, sistem tersebut dapat dengan mudah untuk dibuat. Tidak
hanya itu, dengan alur perancangan juga dapat memungkinkan suatu sistem tergambar denga
n jelas dan juga profesional.

Menggambar alur suatu sistem dapat dilakukan dengan Data Flow Diagram atau biasa
disebut dengan DFD. Maka dari itu, Anda juga harus perlu mengenal lebih jauh mengenai ap
a yang dimaksud dengan Data Flow Diagram tersebut.

Dan pada kesempatan ini akan membahas mengenai pengertian Data Flow Diagram b
eserta dengan fungsi dan simbol-simbol dari Data Flow Diagram. Berikut penjelasan tentang
pengertian DFD (Data Flow Diagram) beserta fungsi dan simbol-simbol DFD.

Data Flow Diagram merupakan suatu model yang dapat memberikan suatu tampilan s
ecara visual, yang mana pada model tersebut dapat menggambarkan suatu aliran data maupun
informasi pada sebuah sistem.

Di dalam gambaran Data Flow Diagram tersebut akan menyatakan dari mana atau dar
i siapa orang yang telah terlibat pada proses suatu sistem yang dapat mendatangkan beberapa
indormasi, dan kemudian akan dikirimkan kemana atau kepada siapa informasi tersebut dapat
diperlkan untuk bisa diakses maupun disimpan.

Menggambarkan Data Flow Diagram biasanya menggunakan beberapa notasi untuk b


isa menggambarkan suatu alur dari data sebutah sistem, yang mana dalam penggunaannya ak
an sangat bisa membantuk untuk dapat memahami sistem tersebut dengan logika, jelas dan ju
ga terstruktur.

Dengan menggunakan DFD juga bisa dapat menjadi suatu alat bantu untuk Anda men
jelaskan serta menggambarkan suatu sistem yang tengah berjalan secara logis.
Fungsi Data Flow Diagram

Data Flow Diagram juga memiliki beberapa fungsi yang dapat berguna untuk kebutuh
an sistem. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari Data Flow Diagram yang dapat Anda lihat
dibawah ini :

Data Flow Diagram atau DFD merupakan suatu alat untuk membuat model yang mem
ungkinkan suatu professional sistem untuk bisa menggambarkan suatu sistemnya menjasi seb
uah jaringan proses fungsional. Dimana hal tersebut dapat dihubungkan dari satu dan lainnya
dengan alur data, bisa dengan cara yang manual dan juga dengan komputerisasi.

Data Flow Diagram ini juga merupakan suatu alat untuk membuat model yang sangat
sering digunakan oleh orang-orang, terkhusus ketika fungsi-fungsi sistem tersebut adalah bag
ian yang sangat penting dan juga kompleks dibandingkan dengan data yang sudah di manipul
asikan oleh suatu sistem.

Data Flow Diagram juga adalah salah satu alat yang dapat merancang suatu sistem ya
ng berorientasi pada suatu alur data dengan konsep dekomposisi yang bisa digunakan untuk d
apat menggambarkan analisa dan juga rancangan sistem yang lebih mudah untuk dapat dikom
unikasikan oleh suatu profesional sistem ke pengguna maupun kepada si pembuat program te
rsebut.
Data Flow Diagram Logis merupakan suatu representasi grafif dari suatu sistem yang
menampilkan beberapa proses di dalam suatu sistem tersebut dan juga aliran-aliran data yang
ke dalam dan juga ke luar dari beberapa proses tersebut.

Kita bisa menggunakan Data Flow Diagram Logis untuk membuat suatu dokumentasi
dari sebuah sistem informasi, dikarenakan Data Flow Diagram Logis bisa mewakili logika-lo
gika tersebut, contohnya seperti pada apa yang akan dilakukan suatu sistem, tanpa perlu menj
elaskan secara spesifik seperti dimana, bagaimana dan juga oleh siapa proses tersebut didala
m sistem akan dilakukan.

Kelebihan dan keuntungan dari Data Flow Diagram Logis jika dibandingkan dengan
Data Flow Diagram Fisik yaitu bisa memusatkan perhatiannya pada fungsi yang telah dilakuk
an oleh sebuah sistem.

Simbol-Simbol Data Flow Diagram

Untuk menggambarkan rancangan sistem menggunakan Data Flow Diagram memerlu


kan atau membutuhkan simbol-simbol. Dimana simbol-simbol tersebut memiliki arti yang ak
an mengarahkan kemana alur sistem itu akan mengalir.

Simbol-simbol Data Flow Diagram juga memiliki beberapa jenis. Berikut beberapa simbol di
bawah ini adalah simbol-simbol dari Data Flow Diagram.

1. Simbol External Entity

External Entity atau biasa disebut juga dengan terminator adalah simbol yang bisa ber
upa suatu organisasi, orang, sekelompok orang, maupun perusahaan yang sama tetapi yang di
luar kendali oleh sistem yang tengah dibuat modelnya.
Termonator ini juga bisa berupa suatu departemen, divisi maupun sistem yang terdapa
t di luar sistem yang akan berkomunikasi dengan suatu sistem yang tengah dikembangkan.

2. Simbol Process

Diatas merupakan simbol dari proses. Sebuah proses yaitu aktivitas maupun kerja yan
g akan dilakukan oleh mesin, komputer maupun orang dan nantinya akan menghasilkan sebu
ah arus data yang akan masuk ke dalam suatu proses untuk bisa dilakukan arus data yang aka
n keluar dari proses tersebut.

Proses juga bisa ditunjukkan dengan sebuah simbol longkaran maupun dengan simbol
persegi panjang yang memiliki garis tegak lurus di bagian dalamnya seperti pada gambar diat
as.

3. Simbol Data Store


Simbol diatas merupakan simbol dari Data Store. Data Store umumnya sangat berkait
an dengan storage atau penyimpanan , contohnya seperti database maupun file yang berkaitan
dengan penyimpanan dengan komputerisasi. Dan Data Store juga sering diberikan nama yang
sesuai dengan nama dari file penyimpanannya, contohnya yaitu seperti dosen, mahasiswa, ma
tkul dan lain sebagainya.

4. Simbol Data Flow

Simbol diatas merupakan simbol dari Data Flow. Data Flow juga sering disebut denga
n arus data, yang mana sering disimbolkan dengan tanda panah. Arus data tersebut juga meng
alir diantara suatu proses, data store, dan juga terminator. Kegunaan arus data juga untuk men
unjukkan suatu arus data yang bisa berupa masukkan untuk sebuah sistem maupun hasil dari
suatu proses sebuah sistem.

5. Simbol Input atau Ouput

Diatas merupakan simbol dari input maupun ouput. Simbolnya yaitu berbentuk jajar g
enjang seperti pada gambar diatas. Simbol tersebut juga meupakan representasi dari input ma
upun output yang terdapat pada Data Flow Diagram.

Jenis DFD
1. Diagram Level 0 (Diagram Konteks)

Diagram level 0 atau bisa juga diagram konteks adalah level diagram paling rendah ya
ng mengambarkan bagaimana sistem berinteraksi dengan external entitas. Pada diagram kont
eks akan diberikan nomor untuk setiap proses yang berjalan, umumnya mulai dari angka 0 un
tuk start awal.

Semua entitas yang ada pada diagram konteks termasuk juga aliran datanya akan lang
sung diarahkan kepada sistem. Pada diagram konteks ini juga tidak ada informasi tentang dat
a yang tersimpan dan tampilan diagramnya tergolong sederhana.

2. Data Flow Diagram Level 1

DFD level 1 adalah tahapan lebih lanjut tentang DFD level 0, dimana semua proses ya
ng ada pada DFD level 0 akan dirinci dengan lengkap sehingga lebih lengkap dan detail. Pros
es-proses utama yang ada akan dipech menjadi sub-proses.

Perbedaan DFD Level 0 dan DFD Level 1

Ada perbedaan antara 2 level DFDtersebut yang perlu Anda ketahui, berikut ini perbedaanny
a:

DFD level 0 hanya mengambarkan sistem secara basic saja.

DFD level 0 hanya menjelaskan aliran data dari input sampai output.

DFD level 1 mengambarkan aliran data yang lebih kompleks pada setiap prosesnya yang kem
udian terbentuklah data store dan aliran data.

DFD level 1 mengambarkan sistem secara sebagian atau seluruhnya secara mendetail.

Contoh DFD
Jika masih bingung tentang contoh Data Flow Diagram, kami memiliki beberapa cont
oh DFD yang bisa Anda jadikan referensi, berikut beberapa contoh DFD :

Contoh Data Flow Diagram

Anda mungkin juga menyukai