Anda di halaman 1dari 5

KONTRASEPSI MANTAP

ILMU KANDUNGAN

 Sterilisasi  tindakan yang dilakukan pada kedua tuba fallopii atau vas
deferens yang mengakibatkan pasangan tersebut tidak akan memiliki
keturunan lagi.
 Tubektomy  prosedur bedah sukarela untuk menghentikan fertilitas
( kesuburan ) seorang perempuan secara permanen
~ jenis :
 minilaparotomi
 laparoskopi
~ mekanisme kerja  dengan mengoklusi tuba fallopi sehingga
sperma tidak dapat bertemu dengan ovum
 Di Indonesia sejak tahun 1974 berdiri PKMI ( perkumpulan
Kontrasepsi Mantap Indonesia ).
 Keuntungan sterilisasi :
1. motivasi hanya dilakukan sekali saja
2. efektifitas hampir 100 %
3. tidak mempengaruhi libido seksual
4. kegagalan dari pihak pasien tidak ada
 Tindakan untuk mencapai tuba fallopii :
1. trans abdominal ( laparatomi, mini laparatomi, laparaskopi )
2. trans vaginal ( kolpotomi posterior, kuldoskopi )
3. trans cervical / trans uterin ( sterilisasi histeroskopik )
Tindakan menutup lumen tuba fallopii :
 tindakan mengikat ( Madlener, clips, Falope ring, Yoon ring )
 tindakan operatif ( Pomeroy, Irving, Uchida, Kroener, Aldridge )
 tindakan kauterisasi tuba
Sterilisasi pada laparatomi dan kolpotomi posterior merupakan tindakan
tambahan
Keuntungan laparatomi post partum yaitu perawatannifas sekaligus
perawatan pasca operasi. Sayatan dilakukan longitudinal digaris tengah
distal dari pusat sepanjang 3 – 4 cm.
Mini laparatomi dilakukan saat interval, dengan sayatan garis tengah
diatas simphisis sepanjang 2 – 3 cm dan pemasangan elevator uterus
sehingga uterus yang dalam posisi retrofleksi diubah menjadi antefleksi
Laparaskopi : pemasangan elevator uterus kemudian dibuat sayatan kulit
dibawah pusat sepanjang 1 cm, kemudian pungsi dengan jarum Veress
menembus peritoneum. Buat pneumo peritoneum dengan gas CO2 1 – 3
liter dengan kecepatan 1 ltr/mnt lalu jarum Veress diangkat dan diganti
dengan trokart lalu dimasukkan laparaskopi. Tuba dijepit danpenutupan
tuba dengankauterisasi, cincin Yoon, cincin Falope atau flip Hulka. Posisi
pasien Trendelenburg
Kuldoskopi : pasien posisi menungging ( genupektoral ), speculum
dipasang dan bibir belakang serviks uteri dijepit dan ditarik keluar
kearah anterior seingga kavum Douglasi tampak diantara ligamentum
sakrouterinum kanan dan kiri. Pungsi dengan jarum Touhy sehingga
udara masuk dan usu terdorong ke rongga perut, lalu jarum diangkat
lubang diperlebar masukkan kuldoskopi.
Cara Madlener
Bagian tengan tuba diangkat dan dijepit dengan cunam Pean dan
bagian dasar lipatan yang terbentuk diikat dengan benang yang tidak
diabsorbsi. ( tidak dilakukan pemotongan )
Angka kegagalan 1 – 3 %
Cara Pomeroy
Sama dengan cara Madlener tapi menggunakan benang yang diserap
dan tuba diatas dasar lipatan dipotong.
angka kegagalan 0 – 0,4 %
Cara Irving
1. tuba dipotong diantara dua ikatan benang yang dapat diserap,
ujung proksimal tuba ditanamkan pada miometrium dan ujung distal
ditanam pada lig. Latum.
Cara Aldrige
peritoneum dari lig. Latum dibuka dan tuba bagian distal bersama
fimbria ditanam pada lig. Latum
Cara Uchida
pada mini laparatomi dimana daerah ampula tuba disuntik larutan
adrenalin dan air garam dibawah serosa tuba sehingga mesosalping
menggembung. Dibuat sayatan kecil dan serosa dibebaskan dari tuba
sekitar 4 –5 cm, tuba diikat dan dipotong. Ujung proksimal tuba
tertanam dengan sendirinya dibawah serosa dan ujung distal dibiarkan
diluar serosa
angka kegagalan 0 %
Cara Kroener
bagian mesosalping dibawah fimbria diikat 2 kali dengan benang
sutera dan seluruh fimbria dipotong
angka kegagaln 0,19 %
ILMU KEBIDANAN

 Tubektomi dapat dibagi berdasarkan atas saat operasi, cara mencapai


tuba dan cara penutupan tuba
 Saat operasi  dapat dilakukan pasca keguguran, pasca persalinan
ataumasa interval. Tubektomi pasca persallinan lewat 48 jam akan
dipersulit oelh edema tuba, infeksi dan kegagalan. Edema akan
berkurang setelah 7 – 10 postpartumtetapi telah terjadi involusi dan
mudah berdarah.
 Cara mencapai tuba
laparatomi hendaknya dijadikan kesempatan menawarkan
tubektomiterutama saat seksiosesaria.
laparatomi mini
paling mudah dilakukan saat < 48 jam post partum karena uterus
yang masih besar, tuba yang panjang dan dinding perut yang masih
longgar
informed consent  persetujuan yang diberikan oleh klien atau
kekeluargaan atas dasar informasi dan penjelasan mengenai tindakan yang
akan dilakukan terhadap klien tersebut