Anda di halaman 1dari 5

TABEL PESANGON, UPMK, UPH, UP

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA


NOMOR 35 TAHUN 2O2I

Disclaimer: Penggunaan data dan informasi pada dokumen ini murni merupakan tanggung jawab pengguna. Pengguna data dan informasi tidak dapat menuntut apapun
dari penyusun dokumen jika terdapat kekeliruan data dan informasi yang tercantum di dalam dokumen ini. Untuk menghindari risiko kesalahan data dan informasi, silakan
merujuk langsung pada dokumen asli/ salinannya, yaitu PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA, NOMOR 35 TAHUN 2021, yang dapat diakses di
jdih.setneg.go.id/Produk.

UANG PESANGON UPMK


MASA KERJA
(PASAL 40, AYAT 2, PP NOMOR 35 TAHUN 2O2I) (PASAL 40, AYAT 3, PP NOMOR 35 TAHUN 2O2I)
< 1 Tahun 1 Bulan Upah 0 Bulan Upah
1 Tahun sampai < 2 Tahun 2 Bulan Upah 0 Bulan Upah
2 Tahun sampai < 3 Tahun 3 Bulan Upah 0 Bulan Upah
3 Tahun sampai < 4 Tahun 4 Bulan Upah 2 Bulan Upah
4 Tahun sampai < 5 Tahun 5 Bulan Upah 2 Bulan Upah

5 Tahun sampai < 6 Tahun 6 Bulan Upah 2 Bulan Upah

6 Tahun sampai < 7 Tahun 7 Bulan Upah 3 Bulan Upah


7 Tahun sampai < 8 Tahun 8 Bulan Upah 3 Bulan Upah
8 Tahun sampai < 9 Tahun 9 Bulan Upah 3 Bulan Upah
9 Tahun sampai < 12 Tahun 9 Bulan Upah 4 Bulan Upah
12 Tahun sampai < 15 Tahun 9 Bulan Upah 5 Bulan Upah
15 Tahun sampai < 18 Tahun 9 Bulan Upah 6 Bulan Upah
18 Tahun sampai < 21 Tahun 9 Bulan Upah 7 Bulan Upah
21 Tahun sampai < 24 Tahun 9 Bulan Upah 8 Bulan Upah
> 24 Tahun 9 Bulan Upah 10 Bulan Upah

Credit to: https://www.linkedin.com/in/abdul-qahar-musachir-4b11361a1/ Page | 1


TABEL PESANGON, UPMK, UPH, UP
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 35 TAHUN 2O2I
NO JENIS PHK PASAL PESANGON UPMK UPH UANG PISAH

Perusahaan melakukan penggabungan, peleburan, Sesuai Pasal 40


1 Pasal 41 1X 1X n/a
atau pemisahan Perusahaan. ayat (4)
Pengambilalihan Perusahaan (akuisisi) dan
Sesuai Pasal 40
2 perusahaan tidak bersedia melanjutkan hubungan Pasal 42, ayat 1 1X 1X n/a
ayat (4)
kerja dengan Pekerja/Buruh.
Pengambilalihan Perusahaan (akuisisi) yang
mengakibatkan terjadinya perubahan syarat kerja Sesuai Pasal 40
3 Pasal 42, ayat 2 0.5X 1X n/a
dan Pekerja/Buruh tidak bersedia melanjutkan ayat (4)
Hubungan Kerja.
Perusahaan melakukan efisiensi yang disebabkan Sesuai Pasal 40
4 Pasal 43, ayat 1 0.5X 1X n/a
Perusahaan mengalami kerugian. ayat (4)

Perusahaan melakukan efisiensi untuk mencegah Sesuai Pasal 40


5 Pasal 43, ayat 2 1X 1X n/a
Perusahaan mengalami kerugian. ayat (4)

Perusahaan tutup karena mengalami kerugian


Sesuai Pasal 40
6 secara terus menerus atau tidak secara terus Pasal 44, ayat 1 0.5X 1X n/a
ayat (4)
menerus selama 2 (dua) tahun.
Perusahaan tutup bukan karena mengalami Sesuai Pasal 40
7 Pasal 44, ayat 2 1X 1X n/a
kerugian. ayat (4)
Perusahaan tutup yang disebabkan keadaan Sesuai Pasal 40
8 Pasal 45, ayat 1 0.5X 1X n/a
memaksa (force majeure). ayat (4)
PHK dengan alasan Perusahaan dalam keadaan
Sesuai Pasal 40
9 force majeure namun tidak mengakibatkan Pasal 45, ayat 2 0.75X 1X n/a
ayat (4)
Perusahaan tutup.

Perusahaan dalam keadaan penundaan kewajiban Sesuai Pasal 40


9 Pasal 46, ayat 1 0.5X 1X n/a
pembayaran utang akibat mengalami kerugian. ayat (4)

Credit to: https://www.linkedin.com/in/abdul-qahar-musachir-4b11361a1/ Page | 2


TABEL PESANGON, UPMK, UPH, UP
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 35 TAHUN 2O2I
NO JENIS PHK PASAL PESANGON UPMK UPH UANG PISAH

Perusahaan dalam keadaan penundaan kewajiban


Sesuai Pasal 40
pembayaran utang bukan akibat mengalami Pasal 46, ayat 2 1X 1X n/a
ayat (4)
kerugian.
Sesuai Pasal 40
10 Perusahaan pailit. Pasal 47, ayat 1 0.5X 1X n/a
ayat (4)
Adanya permohonan Pemutusan Hubungan Kerja
yang diajukan oleh Pekerja/Buruh dengan alasan Sesuai Pasal 40
11 Pasal 48 1X 1X n/a
Pengusaha melakukan perbuatan merugikan ayat (4)
Pekerja/Buruh (sesuai Pasal 36 – g).

Adanya putusan lembaga penyelesaian perselisihan


hubungan industrial yang menyatakan Pengusaha
tidak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud Sesuai Pasal 40 Kebijakan
12 Pasal 49 n/a n/a
pada Pasal 36 - g terhadap permohonan yang ayat (4) Perusahaan
diajukan oleh Pekerja/Buruh dan Pengusaha
memutuskan untuk melakukan PHK.

Pekerja/Buruh mengundurkan diri atas kemauan Sesuai Pasal 40 Kebijakan


13 Pasal 50 n/a n/a
sendiri. ayat (4) Perusahaan
Pekerja/Buruh mangkir selama 5 (lima) hari kerja
Sesuai Pasal 40 Kebijakan
14 atau lebih berturut-turut dan telah dipanggil 2 kali Pasal 51 n/a n/a
ayat (4) Perusahaan
secara resmi.
Pekerja/Buruh melakukan pelanggaran ketentuan
yang diatur di dalam Perjanjian Kerja, Peraturan
Sesuai Pasal 40 Kebijakan
15 Perusahaan, Perjanjian Lainnya dan sebelumnya Pasal 52, ayat 1 0.5X 1X
ayat (4) Perusahaan
telah meneriman SP1, SP2, dan SP3 secara
berturut-turut.

Credit to: https://www.linkedin.com/in/abdul-qahar-musachir-4b11361a1/ Page | 3


TABEL PESANGON, UPMK, UPH, UP
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 35 TAHUN 2O2I
NO JENIS PHK PASAL PESANGON UPMK UPH UANG PISAH

Pekerja/Buruh melakukan pelanggaran yang


Sesuai Pasal 40 Kebijakan
16 bersifat mendesak yang diatur di dalam Perjanjian Pasal 52, ayat 2 n/a n/a
ayat (4) Perusahaan
Kerja, Peraturan Perusahaan, Perjanjian Lainnya.

Pekerja/Buruh tidak dapat melakukan pekerjaan


selama 6 (enam) bulan akibat ditahan pihak yang
Sesuai Pasal 40 Kebijakan
17 berwajib karena diduga melakukan tindak pidana Pasal 54, ayat 1 n/a n/a
ayat (4) Perusahaan
yang
menyebabkan kerugian Perusahaan.

Pekerja/Buruh tidak dapat melakukan pekerjaan


selama 6 (enam) bulan akibat ditahan pihak yang
Sesuai Pasal 40
18 berwajib karena diduga melakukan tindak pidana Pasal 54, ayat 2 n/a 1X n/a
ayat (4)
yang tidak
menyebabkan kerugian Perusahaan.

Pekerja/Buruh dinyatakan bersalah oleh pengadilan


sebelum berakhirnya masa 6 (enam) bulan karena Sesuai Pasal 40 Kebijakan
19 Pasal 54, ayat 4 n/a n/a
melakukan tindak pidana yang menyebabkan ayat (4) Perusahaan
kerugian Perusahaan.

Pekerja/Buruh dinyatakan bersalah oleh pengadilan


sebelum berakhirnya masa 6 (enam) bulan karena Sesuai Pasal 40
20 Pasal 54, ayat 5 n/a 1X n/a
melakukan tindak pidana yang tidak menyebabkan ayat (4)
kerugian Perusahaan.

Pekerja/Buruh mengalami sakit berkepanjangan


atau cacat akibat kecelakaan kerja dan tidak dapat Pasal 55, ayat 1 Sesuai Pasal 40
21 2X 1X n/a
melakukan pekerjaannya setelah melampaui batas dan ayat 2 ayat (4)
12 (dua belas) bulan.

Credit to: https://www.linkedin.com/in/abdul-qahar-musachir-4b11361a1/ Page | 4


TABEL PESANGON, UPMK, UPH, UP
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 35 TAHUN 2O2I
NO JENIS PHK PASAL PESANGON UPMK UPH UANG PISAH
Sesuai Pasal 40
22 Pensiun. Pasal 56 1.75X 1X n/a
ayat (4)
Sesuai Pasal 40
23 Meninggal Dunia. Pasal 57 2X 1X n/a
ayat (4)

Credit to:
Abdul Qahar Musachir
Linkedin: https://www.linkedin.com/in/abdul-qahar-musachir-4b11361a1/
Website: multiple.co.id / konsultaniso.web.id / mhi.co.id

Feel free to contact me for any assistance in leveraging your business thru international standard development:
• ISO 9001 (Quality Management);
• ISO 45001 (Health and Safety Management);
• ISO 14001 (Environment Management);
• ISO 27001 (Information Security Management);
• ISO 22000 (Food Safety Management);
• HACCP CODEX ALIMENTARIUS;
• Contractor Safety Management System (CSMS) - Especially for PERTAMINA vendor requirements;
• Competency-Based Human Resource Management;
• Job Analysis, Job Evaluation, Structure Grading

Credit to: https://www.linkedin.com/in/abdul-qahar-musachir-4b11361a1/ Page | 5