Anda di halaman 1dari 1

Pada televisi, sinyal warna primer RGB (Red, Green, Blue) diproses dalam rangkaian

Matriks. Maka dari rangkaian Matriks ini nantinya kemudian dipancarkan sinyal luminan
dan juga sinyal krominan. Program yang dipancarkan oleh transmitter TV, jikalau warna
diterima oleh receiver Televisi monokrom (hitam putih), maka yang berguna hanya
sinyal luminan, sedang jika program tersebut diterima oleh receiver TV berwarna, maka
kedua sinyal itu digunakan yakni, sinyal luminan dan juga sinyal krominan. Pada sinyal
luminasi penggabungan dari ketiga warna primer, agar dapat memperoleh sinyal
luminasi, maka diperlukan perbandingan yang disesuaikan dengan tingkat kepekaan
indra mata dalam menangkap intensitas kuat cahaya. Mata memiliki kepekaan yang
paling tinggi terhadap intensitas kuat warna hijau maka menggunakan 59%. Kemudian
untuk merah 30% dan biru 11% (mata paling kurang peka terhadap warna biru). Jadi
untuk memperoleh sinyal luminan adalah dengan memperhatikan sifat kepekaan mata
terhadap intensitas kuat cahaya warna dan menggabungnya menjadi satu dengan
demikian perbandingan itu ditulis sebagai berikut:
Y = 0,3M + 0,59H + 0,11B
Sinyal luminan dinyatakan dengan Y, tegangan dinyatakan dengan V, maka tegangan
sinyal luminan dinyatakan dengan VY, tegangan sinyal merah dinyatakan dengan VM,
tegangan sinyal hijau dinyatakan dengan VH, dan tegangan sinyal biru VB, lalu untuk
menyatakan tegangan luminansi:
Y = 0,3M + 0,59H + 0,11B
Tegangan luminansi:
VY = 0,3VM + 0,59VH + 0,11VB
Jadi, kalau tegangan yang dihasilkan kamera merah dikalikan 0,3, tegangan kamera
hijau dikalikan 0,59 dan tegangan yang dihasilkan kamera biru dikalikan 0,11, 
kemudian hasil kali dari ketiga tegangan tersebut dijumlahkan, maka akan didapatkan
gambar monokrom atau hitam putih. Pada sinyal selisih warna, electron gun dalam
tabung gambar perlu dikendalikan dengan tegangan dari tabung kamera Merah, Hijau
dan Biru. Jika saat transmitter sedang melakukan pemodulasian RGB, maka pada
receiver setelah terjadi pendeteksian akan terdapat pula RGB. Sinyal RGB ini yang akan
mengendalikan electron gun dalam tabung gambar. Begitu kurang lebih proses yang
terjadi pada sinyal luminasi dan juga sinyal krominan.