Anda di halaman 1dari 37

RESUME

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Tn.S DENGAN TAHAP


PERKEMBANGAN KELUARGA ANAK REMAJA DI DUSUN GUBUK BARU
DESA BANYUMULEK KEC. KEDIRI KAB.LOMBOK BARAT

OLEH :

ANNISA FITRIANI
016.02.0608

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN PROFESI NERS


ANGKATAN XII C SEKOLAH TINGGI KESEHATAN
(STIKES)MATARAM
2016

1
LEMBAR PENGESAHAN

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Tn.S DENGAN TAHAP


PERKEMBANGAN KELUARGA ANAK REMAJA DI DUSUN GUBUK BARU
DESA BANYUMULEK KEC.KEDIRI KAB.LOMBOK BARAT

Telah diperiksa dan disetujui pada:


Hari / tanggal :
Tempat :

Mahasiswi

ANNISA FITRIANI
016.02.0608

Pembimbing Akademik Pembimbing Lahan

(Ns.Ageng Abdi Putra, (Ns.Arfit Naen, S.Kep)


M.Kep)

2
RESUME
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Tn.S DENGAN TAHAP
PERKEMBANGAN KELUARGA DENGAN ANAK REMAJA DI DUSUN GUBUK
BARU DESA BANYUMULEK KEC.KEDIRI LOMBOK BARAT

A. PENGKAJIAN
Tanggal pengkajian :
1.Identitas Umum Keluarga
a. Identitas Kepala Keluarga
Nama :Tn.S Pendidikan :SD
Umur :50 tahun Pekerjaan :Buruh
Agama :Islam Alamat :Banyumulek
Suku : Sasak No. Telp :082339351470

b. Komposisi Keluarga

No Umur( Hub. Pendidika


Nama L/P Pekerjaan
. th) Klg n
1. Tn.S L 50 Suami Buruh SD

2. Ny.N P 32 Istri IRT SD

3. An.I L 13 Anak Siswa MTs/SMP

3
i. Genogram

13

Keterangan : = laki-laki

=Perempuan

=laki-laki/perempuan meinggal

=klien/anak Remaja (An.I)

=hubungan perkawinan

=keturunan

=tinggal serumah

Keluarga Tn.M mengatakan Tn.”S” mengatakan bahwa ia


tinggal bertiga srumah bersama dengan istrinya Ny.N
dan anaknya An.I semata wayangnya yang saat ini sedang
duduk dibangku MTs.

4
ii. Type Keluarga :
1. Jenis type keluarga : Keluarga Tn.S merupakan
type keluarga traditional Nuclear dimana keluarga
ini terdiri dari atas ayah, ibu, dan anak yang
tinggal dalam satu rumah ditetapkan oleh sanksi-
sanksi legal dalam sebuah ikatan perkawinan,
satu/keduanya dapat bekerja di luar rumah.
2. Masalah yang terjadi dengan tipe tersebut :
Keluarga Tn. “S” tidak mempunyai masalah dengan
tipe keluarga tersebut.
iii. Suku Bangsa
1. Asal suku bangsa : keluarga Tn “S” bersuku
bangsa sasak.
2. Budaya yang berhubungan dengan kesehatan :
keluarga Tn “S” mengatakan masih percaya dengan
pengobatan tradisional seperti jampi-jampi
walaupun selalu membawa anggota keluarga yang
sakit ke fasilitas kesehatan.
iv. Agama dan kepercayaan yang mempengaruhi kesehatan :
keluarga Tn “S” mengatakan bahwa keluarganya
beragama Islam, dan percaya bahwa semua penyakit
datangnya dari Allah SWT dan merupakan sebuah
teguran dari Allah SWT.
v. Status sosial ekonomi keluarga
1. Anggota keluarga yang mencari nafkah : Keluarga
mengatakan yang mencari nafkah adalah Tn “S”
sebagai Buruh.
2. Penghasilan : penghasilan keseluruhan adalah ±
Rp 40.000,-/hari
3. Upaya lain : keluarga Tn “S” mengatakan tidak
ada upaya lain selain sebagai buruh.
4. Harta benda yang dimiliki : keluarga Tn “S”
mengatakan memiliki sebuah sepeda motor,

5
Televisi, perabot dapur (panci, piring dll), dan
Handphone.
5. Kebutuhan yang dikeluarkan tiap bulan :Keluarga
Tn “S” mengatakan biaya belanja dapur perbulan,
biaya listrik, lain – lain semuanya.
vi. Aktivitas rekreasi keluarga : Keluarga Tn.”S”
mengatakan untuk aktivitas rekreasi hanya pergi
pada saat hari-hari besar seperti Hari raya idul
fitri, lebaran ketupat.
b. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
i. Tahap perkembangan keluarga saat ini : keluarga Tn
“S” merupakan keluarga yang saat ini memiliki anak
yaitu An.I dengan usia remaja (13 tahun).
ii. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
dan kendalanya : tugas perkembangan keluarga Tn.
“S” sudah terpenuhi, diantaranya yaitu: memberikan
kebebasan yang seimbang dengan tanggung jawab
mengingat remaja yang sudah bertambah dewasa dan
meningkat otonominya, mempertahankan hubungan intim
dengan keluarga, mempertahankan komunikasi terbuka
antara anak dan orang tua, hindari perdebatan,
kecurigaan dan perdebatan, dan perubahan sistem
peran dan peraturan untuk tumbuh kembang keluarga.
iii. Riwayat kesehatan keluarga inti :
1. Riwayat kesehatan keluarga saat ini : Tn. “S”
menderita penyakit Sesak nafas sejak 5 tahun yang
lalu, sedangkan Ny. ”N” saat ini sedang menderita
radang mamae, dan An.I memliki riwayat penyakit
hepatitis pada waktu SD.
2. Riwayat penyakit keturunan : Keluarga Tn.S
mengatakan tidak mempunyai riwayat penyakit
keturunan.
3. Riwayat kesehatan masing – masing anggota
keluarga

6
Imunisasi
Tindakan
BB (BCG/
Keadaan Masalah yang
No Nama Umur (k Polio/
Kesadaran Kesehatan telah
g) DPT/HB/
dilakukan
Campak)
1. Tn “S” 50 Th 60 Compos - Sesak Berobat
mentis nafas ke
2. Ny. “N” 32 Th 56 Compos - Radang fasilitas
mentis mamae kesehatan

3. An. ”I” 13 Th Compos - - -


45
mentis

4. Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan :


Keluarga Tn.”S” mengatakan jika Tn.S kambuh sesak
nafas langsung dibawa ke rumah sakit sedangkan
jika Ny.N kambuh radang mamae seperti saat ini
langsung memeriksakan diri ke fasilitas
kesehatan.
iv. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya : Tn ”S”
mengatakan anggota keluarganya jika sakit hanya
menderita demam, pusing dan flu kecuali istrinya
Ny.N yang menderita radang mamae dan anaknya An.I
yang pernah menderita Hepatitis pada saat SD.
c. Pengkajian Lingkungan
i. Karakteristik rumah
1. Luas rumah : berdasarkan pengukuran luas rumah Tn
”S” 4 x 6 m2
2. Type rumah : berdasarkan observasi tipe rumah Tn
”S”permanen.
3. Kepemilikan : Tn ”S” mengatakan rumahnya atas
kepemilikan sendiri.

7
4. Jumlah dan ratio kamar / ruangan : berdasarkan
observasi dan wawancara 2 kamar tidur, 1 ruang
keluarga sekaligus ruang tamu, 1 dapur, 1 kamar
mandi dekat dengan dapur.
5. Ventilasi / jendela : berdasarkan observasi ada 5
jendela tapi jarang dibuka, ventilasi 5.
6. Pemanfaatan ruangan : berdasarkan observasi dan
wawancara ruangan di gunakan sebagai kamar tidur,
ruang keluarga, dapur, dan kamar mandi.
7. Septik tank : berdasarkan observasi septik tank
berada kurang dari 10 m berada di belakang rumah.
8. Sumber air minum : keluarga Tn ”S” mengatakan
selama ini minum dari air sumur yang sudah
dimasak.
9. Kamar mandi / WC : berdasarkan observasi kamar
mandi/ WC yang letaknya di dalam rumah.
10. Sampah : berdasarkan observasi dan wawancara
keluarga Tn ”S” mengumpulkan sampahnya di karung
dengan keadaan tertutup sebelum diangkut oleh
petugas ke tempat pembuangan akhir.
11. Kebersihan lingkungan : berdasarkan observasi
lingkungan rumah Tn ”M” cukup terawat.
12. Denah rumah :
u
Kamar Tn.S dapur Kamar
dan Ny.N mandi

T B
ruang
keluarga

Kamar
An.I s

ii. Karakteristik tetangga dan komunitas RW


1. Kebiasaan : Tn ”S”mengatakan salalu mengikuti
gotong – royang dan acara-acara yang begitu juga

8
Ny ”N” selalu mengikuti acara-acara yang ada di
kampung.
2. Aturan / kesepakatan :Keluarga Tn.”S” mengatakan
tidak terdapat peraturan tertentu di dalam
lingkungan tempat tinggal yang terpenting sopan
saja.
3. Budaya : Keluarga Tn.”S” mengatakan tidak
terdapat budaya-budaya tertentu di dalam
lingkungan tempat tinggal hanya budaya saling
tolong menolong dalam bertetangga.
iii. Mobilitas geografis keluarga : Keluarga Tn.”S”
mengatakan tidak pernah berpindah-pindah rumah.
iv. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan
masyarakat : Keluarga Tn. ”S” hanya bisa berkumpul
pada sore dan malam hari karena siang hari sibuk
akan aktivitas masing-masing. Interaksi dengan
masyarakat keluarga Tn.”S” mengatakan baik, jika
ada waktu senggang sering berkumpul dengan
masyarakat dan tetangga sekitar.
v. Sistem pendukung keluarga : Keluarga Tn. ”S”
mempunyai fasilitas air yang cukup bersih dan motor
sebagai alat transportasi, mempunyai seorang anak
yaitu An.I yang sedang bersekolah di MTs dan
mendapatkan dukungan psikologis dari keluarga yang
baik.
d. Struktur Keluarga
i. Pola / cara komunikasi keluarga : keluarga Tn ”S”
menerapkan pola komunikasi terbuka, dimana Tn ”S”
mengatakan apabila ada masalah selalu dibicarakan
secara terbuka bersama semua anggota keluarga.
ii. Struktur kekuatan keluarga : keluarga mengatakan,
Tn. ”S” selaku kepala keluarga mampu mempengaruhi
dan mengubah perilaku anggota keluarga.

9
iii. Struktur peran : Tn. ”S” berperan sebagai kepala
keluarga sebagai peran formal dan buruh sebagai
peran informalnya. Sedangkan Ny. ”N” memiliki peran
sebagai Ibu Rumah Tangga dan An.I memiliki peran
sebagai anak.
iv. Nilai dan norma keluarga : berdasarkan wawancara
keluarga sangat berpegang pada nilai dan norma yang
telah disepakati, seperti membiasakan diri untuk
selalu berpamitan ketika akan berpergian ke luar
rumah dan menghormati kedua orang tua.
e. Fungsi Keluarga
i. Fungsi afektif : keluarga mengatakan selama ini
mempunyai ikatan yang kuat, kasih sayang dan saling
memperhatikan serta menghargai satu sama lain.
ii. Fungsi sosialisasi
1. Kerukunan hidup dalam keluarga : keluarga
mengatakan selama ini kerukunan selalu tercipta
dengan baik.
2. Interaksi dan hubungan dalam keluarga : keluarga
mengatakan hubungan antara suami dan istri saling
menghargai satu sama lain.
3. Anggota keluarga yang dominan dalam pengambilan
keputusan : Keluarga Tn. ”S” mengatakan orang
yang dominan dalam pengambilan keputusan adalah
Tn.”S”.
4. Kegiatan keluarga waktu senggang : Keluarga Tn
”S” mengatakan jika ada waktu luang selalu
berkumpul dengan keluarga sambil nonton televisi
dan bercengkrama dengan tetangga .
5. Partisipasi dalam kegiatan sosial : Tn ”S”
mengatakan selalu ikut dalam kegiatan masyarakat
seperti gotong royong, yasinan rutin.

10
iii. Fungsi perawatan kesehatan
1. Pengetahuan dan persepsi keluarga tentang
penyakit / masalah kesehatan keluarga : Keluarga
mengatakan hanya tahu penyakit sesak Tn.”S” yang
kambuh apabila terkena hujan dan hanya sedikit
tahu tentang cara penanganannya, sedangkan untuk
sakit yang diiderita oleh Ny.”N” keluarga
mengatakan tidak tahu banyak tentang penyakit
yang dialami dan bagaimana cara penangannya.
2. Kemampuan keluarga mengambil keputusan tindakan
kesehatan : Keluarga mengatakan apabila ada salah
satu anggota keluarga yang sakit terutama jika
Tn.”S” sesak nafasnya kambuh biasanya keluarga
langsung membawa ke rumah sakit untuk diberikan
penangannan yang tepat. Selain itu, keluarga Tn.S
juga mengatakan memberikan kebebasan kepada
An.I /memberikan otonomi dan tanggung jawab pada
An.I.
3. Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang
sakit : Keluarga mengatakan tidak mengerti
bagaimana cara merawat Tn ”S” pada saat sesak
nafasnya kambuh dan jika Ny.”N”merasakan nyeri
pada payudaranya keluarga mengatakan tidak tahu
cara merawat Ny.”N” hanya diberikan obat oleh
dokter.
4. Kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah
yang sehat : Keluarga mengatakan selalu
membersihkan rumah jika dalam keadaan kotor.
Jendela jarang dibuka, tampak lantai dalam
keadaan bersih, tampak ruangan bersih, dan
halaman bersih.
5. Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas
kesehatan di masyarakat : Keluarga mengatakan
selama ini sarana kesehatan yang dimanfaatkan

11
adalah Puskesmas, Rumah sakit, Klinik dan Dokter
praktek, dan kadang-kadang menggunakan pengobatan
alternatif.

iv. Fungsi reproduksi


1. Perencanaan jumlah anak : Keluarga Tn. ”S”
berencana untuk memilki 2 anak tetapi karena
kondisi kesehatan Ny.”N” yang sedang menderita
radang payudara sehingga menunda untuk memiliki
anak sampai kondisi Ny.”N” membaik.
2. Akseptor : Keluarga Tn.”S” mengatakan Ny.”N”
sudah tidak menggunakan KB (Drop Out KB) karena
penyakit radang mamae yang sedang diderita.
v. Fungsi ekonomi
1. Upaya pemenuhan sandang pangan : keluarga Tn ”S”
mengatakan selalu berusaha memenuhi kebutuhan
sandang pangan dengan bekerja giat dan selalu
berdo’a.
2. Pemanfaatan sumber di masyarakat : tidak ada.
f. Stress dan Koping keluarga
i. Stresor jangka pendek : Keluarga Tn.”S” mengatakan
hanya memikirkan tentang penyakit radang mamae yang
sedang diderita oleh Ny.”N”.
ii. Stresor jangka panjang : Tn ”S” mengatakan khawatir
jika kekambuhan tiba-tiba sesak nafas Tn.”S” karena
kurangnya pengetahuan dan ketidakmampuan keluarga
dalam merawat Tn. ”S”.
iii. Respon keluarga terhadap stresor : keluarga selalu
berusaha menekan kekhawatiran dan kecemasannya
dengan tetap berdoa dan tetap berusaha untuk
memeriksakan dan pengobatan pada Ny.”N”.
iv. Strategi koping : keluarga mengatakan biasanya
sholat malam selalu dilakukan.

12
v. Strategi adaptasi disfungsional : Tn ”S” mengatakan
dalam menghadapi masalah, keluarga selalu saling
menghargai dan menyikapi dengan ikhlas.
g. Keadaan Gizi Keluarga
Pemenuhan gizi : Keluarga mengatakan selalu berusaha
menyediakan makanan yang bergizi bagi keluarga seperti
sayur dan lauk pauk meskipun ikan kadang-kadang ada
dan makan 3 kali sehari.
h. Harapan Keluarga
i. Terhadap masalah kesehatannya : keluarga berharap
kesehatan Tn ”S” dan Ny.”N” dapat mengalami
perubahan yang lebih baik sehingga tidak tambah
parah.
ii. Terhadap petugas kesehatan yang ada : keluarga
berharap agar petugas kesehatan dapat lebih teliti
lagi dalam mengidentifikasi masalah kesehatan
keluarga dan masyarakat pada umumnya, serta mampu
memberikan pendidikan kesehatan sebagai ilmu
pengetahuan bagi masyarakat awam dan tidak lupa
pengobatan gratis.

13
i. Pemeriksaan Fisik

Nama Anggota Keluarga


No. Variabel
Tn ”S” Ny ”N” An.I
1. Riwayat Klien Ny ”N” An.I
penyakit saat mengatakan mengatakan mengatakan
ini penyakit yang penyakit yang penyakit
dideritanya dideritanya yang
adalah sesak adalah radang diderita
nafas, sudah mamae sejak hanya flu
dialami sejak beberapa dan batuk
5 tahun yang tahun yang saja tetapi
lalu. lalu. keluarga
Tn.”S”
mengatakan
pada saat
SD An.I
menderita
penyakit
kuning.
2. Keluhan yang Saat di kaji Saat dikaji Saat dikaji
dirasakan klien tidak Ny.”N” An.I tidak
mengeluh mengeluh mengeluh
apapun karena nyeri pada sakit
asmanya tidak payudaranya. apapun.
kambuh
3. Tanda dan Tn ”S” tidak Saat dikaji Tidak ada
gejala menunjukkan Ny.”N”
tanda dan terlihat
gejala apapun lemah sambil
memegang
payudaranya.
4. Riwayat Keluarga Ny ”S” Keluarga
penyakit mangatakan mengatakan Tn.”S”
sebelumnya Tn.”S” sudah menderita mengatakan
menderita radang mamae An.I pernah
penyakit sejak menderita
sesak sejak 5 beberapa penyakit
tahun yang tahun lalu hepatitis

14
lalu . pada saat
SD.
5. Sistem Berdasarkan Berdasarkan Berdasarkan
kardiovaskuler pemeriksaan pemeriksaan pemeriksaan
dan wawancara dan wawancara dan
Suara jantung Suara jantung wawancara
1 & 2 normal, 1 & 2 normal, Suara
tidak tidak jantung 1 &
terdengar terdengar 2 normal,
suara suara tidak
tambahan tambahan terdengar
TD:100/80 TD : 130/90 suara
mmHg mmHg tambahan
N : 72 x/ N : 80 x/ TD:100/80
menit menit mmHg
S : 36,5ºC S : 38,5ºC N : 75 x/
Mamae menit
bengkak, S : 37ºC
merah, dan
terasa nyeri.
6. Sistem Tidak ada Tidak ada Tidak ada
respirasi tarikan tarikan tarikan
dinding dada. dinding dada. dinding
Tidak Tidak dada.
terdengar terdengar Tidak
wheezing wheezing terdengar
R : 24 R : 25 wheezing
x/menit x/menit R : 23
x/menit

7. Sistem GI Trac Bising usus Bising usus Bising usus


normal normal normal
(10x/mnt)
8. Sistem GCS 15 GCS 15 GCS 15
persyarafan (normal) (normal) (normal)
9. Sistem kekuatan otot Kekuatan kekuatan
muskuloskeletal : otot otot :

15
5 5
5 5 5 5
5 5 5 5
5 5
10. Sistem Tidak terkaji Tidak terkaji Tidak
genitalia terkaji

16
PENGKAJIAN DATA FOKUS
No. kriteria Pengkajian
1. Mengenal Keluarga mengatakan hanya tahu
masalah penyakit sesak Tn.”S” yang kambuh
kesehatan apabila terkena hujan dan hanya
sedikit tahu tentang cara
penanganannya, sedangkan untuk sakit
yang diiderita oleh Ny.”N” keluarga
mengatakan tidak tahu banyak tentang
penyakit yang dialami dan bagaimana
cara penangannya.
2. Mengambil Keluarga mengatakan apabila ada salah
keputusan satu anggota keluarga yang sakit
terutama jika Tn.”S” sesak nafasnya
kambuh biasanya keluarga langsung
membawa ke rumah sakit untuk diberikan
penangannan yang tepat. Selain itu,
keluarga Tn.S juga mengatakan
memberikan kebebasan kepada An.I
/memberikan otonomi dan tanggung jawab
pada An.I.
3. Merawat Keluarga mengatakan tidak mengerti
anggota bagaimana cara merawat Tn ”S” pada
keluarga yang saat sesak nafasnya kambuh dan jika
sakit Ny.”N”merasakan nyeri pada payudaranya
keluarga mengatakan tidak tahu cara
merawat Ny.”N”hanya diberikan obat
yang diresepkan oleh dokter.
4. Memodifikasi Keluarga mengatakan selalu
lingkungan membersihkan rumah jika dalam keadaan
kotor. Jendela jarang dibuka, tampak
lantai dalam keadaan bersih, tampak
ruangan bersih, dan halaman bersih.
5. Memanfaatkan Keluarga mengatakan selama ini sarana
sarana kesehatan yang dimanfaatkan adalah
kesehatan Puskesmas, Rumah sakit, Klinik dan
Dokter praktek, dan kadang-kadang
menggunakan pengobatan alternatif.

17
TIPOLOGI MASALAH KESEHATAN
No. Daftar Masalah Kesehatan
1. Ancaman - Resiko terjadinya kekambuhan
penyakit
- Risiko terjadinya kenakalan
remaja/pergaulan bebas pada
remaja

2. Kurang / tidak - Kurang pengetahuan


sehat - Perubahan pertumbuhan dan
perkembangan

3. Defisit/potensial - Potensial perilaku mencari


bantuan kesehatan

ANALISA DATA
No. Data Problem Etiologi
1. S : - Keluarga Risiko Kurangnya
mengatakan terjadinya informasi
hanya tahu kekambuhan tentang penyakit
penyakit
penyakit
sesak Tn.”S”
yang kambuh
Ketidakmampuan
apabila
keluarga dalam
terkena
hujan dan mengenal masalah

hanya
sedikit tahu
tentang cara Risiko
penangananny terjadinya
a, sedangkan kekambuhan
untuk sakit Hepatitis pada
yang
An.I
diiderita
oleh Ny.”N”
keluarga

18
mengatakan
tidak tahu
banyak
tentang
penyakit
yang dialami
dan
bagaimana
cara
penangannya.
- Keluarga
Tn.S
mengatakan
An.I pernah
menderita
penyakit
Hepatitis
pada saat
SD.

O:- keluarga
tidak mampu
menyebutkan
pengertian
dari
hepatitis
- Keluarga
tidak mampu
menyebutkan
penyebab
dari
hepatitis
- Keluarga
tidak mampu
menyebutkan
penanganan
dari

19
hepatitis

2. S :- keluarga Risiko Otonomi dan


Tn.S juga terjadinya tanggung jawab
mengatakan kenakalan yang diberikan
memberikan
remaja/pergaulan orang tua serta
kebebasan kepada
bebas pada kebebasan yang
An.I /memberikan
remaja diberikan oleh
otonomi dan
orang tua
tanggung jawab
pada An.I.
O :
- Tn.S selalu
memberikan Ketidakmampuan
izin kepada keluarga dalam
An.I pergi mengambil
bersama keputusan
teman-
temannya
- Tn.S
Risiko
memberikan
terjadinya
kebebasan
kenakalan
kepada An.I
dalam remaja/pergaulan

bergaul bebas pada


remaja
3. S : - Keluarga Potensial Pemanfaatan
mengatakan perilaku mencari pelayanan
apabila ada bantuan kesehatan oleh
salah satu
kesehatan keluarga.
anggota keluarga
yang sakit
terutama jika
Kemampuan
Tn.”S” sesak
nafasnya kambuh keluarga dalam

biasanya memanfaatkan
keluarga pelayanan
langsung membawa kesehatan

20
ke rumah sakit
untuk diberikan
penangannan yang Potensial
tepat.
perilaku mencari
- Keluarga
bantuan
mengatakan
kesehatan
selama ini
sarana
kesehatan yang
dimanfaatkan
adalah
Puskesmas,
Rumah sakit,
Klinik dan
Dokter praktek,
dan kadang-
kadang
menggunakan
pengobatan
alternatif.

O : keluarga
langsung ke
pelayanan
kesehatan jika
penyakit
keluarga kambuh

21
B. RUMUSAN DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Resiko terjadinya kekambuhan penyakit pada An.I
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam mengenal
masalah.
2. Risiko terjadinya kenakalan remaja/pergaulan bebas
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam
mengambil keputusan.
3. Potensial perilaku mencari bantuan kesehatan berhubungan
dengan kemampuan keluarga dalam memanfaatkan sarana
pelayanan kesehatan.

22
PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA
Diagnosa I
Resiko terjadinya kekambuhan penyakit pada An.I berhubungan
dengan ketidakmampuan keluarga dalam mengenal masalah.

No. Kriteria Skor Pembenaran


1. Sifat masalah Keluarga tidak
Skala : Ancaman mengetahui pengertian
2 2 dari hepatitis,
x 1=
3 3 penyebab, dan
penanganan dari
hepatitis.
2. Kemungkinan masalah Kemungkinan keluarga
dapat diubah dapat menjaga kondisi
2
Skala : hanya
x 2=1
2 fisik dan menjaga
sebagian
kesehatan An.I
3. Potensial masalah Keluarga dapat
untuk dicegah memeriksakan kembali
Skala : cukup 2 2
x 1= kondisi riwayat
3 3
penyakit hepatitis yang
dialami An.I
4. Menonjolnya masalah Keluarga merasa masalah
Skala : ada tidak harus segera
masalah, tetapi ditangani karena
tidak perlu segera 1 1
x 1= kondisi An.I yang masih
ditangani 2 2
baik-baik saja dan
tidak mengeluh sakit
apapun
Total skor 1,83

23
Diagnosa II
Risiko terjadinya kenakalan remaja/pergaulan bebas berhubungan
dengan ketidakmampuan keluarga dalam mengambil keputusan.
No. Kriteria Skor Pembenaran
1. Sifat masalah Keluarga memberikan
Skala : Ancaman 2 2
x 1= kebebasan dan otonomi
3 3
pada An.I
2. Kemungkinan masalah Keluarga dapat
dapat diubah memberikan nasihat
Skala : Dengan kepada An.I ataupun
mudah
hukuman jika An.I
2
x 2=2 membuat suatu kesalahan
2
yang berat dan
memberikan kebebasan
didertai dengan
tanggung jawab.
3. Potensial masalah Apabila keluarga
untuk dicegah membatasi pergaulan
Skala : Tinggi 3
x1=1 An.I dan memberikan
3
otonomi tapi dengan
tanggung jawab.
4. Menonjolnya masalah Keluarga tidak
Skala : masalah merasakan masalah
tidak dirasakan 0
x 1=0 karena sampai saat ini
2
An.I tidak menimbulkan
masalah apapun.
Total skor 2
3
3

24
Diagnosa III
Potensial perilaku mencari bantuan kesehatan berhubungan
dengan kemampuan keluarga dalam memanfaatkan sarana pelayanan
kesehatan.
No. Kriteria Skor Pembenaran
1. Sifat masalah keluarga langsung
Skala : keadaan membawa keluarga jika
1 1
sejahtera
x 1=
3 3 ada anggota keluarga
yang sakit
2. Kemungkinan masalah Keluarga mampu
dapat diubah memanfaatkan sarana
2
Skala : dengan
x 2=2
2 pelayanan kesehatan
mudah
yang ada
3. Potensial masalah Keluarga mengetahui
untuk dicegah fungsi dan manfaat
3
Skala : tinggi
x 1=1
3 pelayanan kesehatan
yang ada
4. Menonjolnya masalah Keluarga tidak
Skala : masalah merasakan masalah
tidak dirasakan 0
x 1=0 karena keluarga selalu
2
memanfaatkan pelayanan
kesehatan yang ada.
Total skor 1
3
3

25
BERDASARKAN RUMUSAN PRIORITAS DI ATAS, MAKA DAPAT DIKETAHUI
PRIORITAS PERMASALAHAN PADA KELUARGA TN ”S”ADALAH SEBAGAI
BERIKUT :
1. Risiko terjadinya kenakalan remaja/pergaulan bebas
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam mengambil
keputusan.
2. Potensial perilaku mencari bantuan kesehatan berhubungan
dengan kemampuan keluarga dalam memanfaatkan sarana
pelayanan kesehatan.
3. Resiko terjadinya kekambuhan penyakit pada An.I
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam mengenal
masalah.

26
Hari / Tujuan
Diagnosa
No tangga Kriteria Standar Intervensi
Keperawatan
l
1. Kamis Risiko Setelah Setelah Kognitif  Keluarga mampu  Diskusikan dengan
, 22 terjadinya dilakukan dilakuka mengenal pengertian keluarga tentang
Desem kenakalan tindakan n pergaulan bebas kenakalan

ber remaja/perg keperawat tindakan  Keluarga mampu remaja/pergaulan bebas

2016 aulan bebas an selama keperawa mengenal macam-macam  Jelaskan tentang


kenakalan remaja. pengertian kenakalan
berhubungan .....hari tan
 Keluarga mampu remaja/pergaulan bebas.
dengan keluarga selama..
ketidakmamp mampu ..hari
mengenal akibat dari  Jelaskan tentang macam-
kenakalan macam kenakalan
uan mengambil keluarga
remaja/oergaulan remaja/pergaulan bebas
keluarga keputusan mampu Afektif
bebas seperti penyalahgunaan
dalam terkait menghind
 Keluarga mampu NAPZA.
mengambil dengan ari mengenal cara  Jelaskan tentang akibat
keputusan. An.I terjadin mencegah kenakalan dari kenakalan
ya remaja. remaja/pergaulan bebas
pergaula psikomoto
 Keluarga mampu seperti timbulnya
r
n bebas mengidentifikasi penyakit HIV/AIDS
pada cara menghindari  jelaskan tentang cara

27
An.I kenakalan remaja mencegah kenakalan

 Keluarga mampu remaja/pergaulan bebas.

membimbing dan  Diskusikan dengan


memantau serta keluarga tentang cara
membatasi pergaulan mencegah kenakalan
An.I remaja/pergaulan bebas
 Diskusikan dengan
keluarga tentang
menghindari kenakalan
remaja/pergaulan bebas
 Diskusikan dengan
keluarga tentang
pergaulan An.I di Luar
sekolah
2. Jumat Potensial Setelah Setelah Kognitif  Keluarga mampu  Diskusikan dengan
, 23 perilaku dilakukan dilakukan menyebutkan keluarga tentang
Desem mencari tindakan tindakan pelayanan kesehatan pelayanan kesehatan
bantuan keperawata keperawat utama/primer.
ber utama/primer
kesehatan n an selama  Jelaskan pengertian
2016  Keluarga mampu
berhubungan selama ... .....
Afektif menyebutkan fungsi

28
dengan ..hari hari dan manfaat sarana puskesmas
kemampuan keluarga keluarga pelayanan kesehatan.
 Diskusikan dengan
keluarga mampu mampu  Keluarga mampu
keluarga tentang fungsi
dalam mempertaha meningkat menyebutkan sarana
dan manfaat sarana
memanfaatkan nkan dan kan pelayanan kesehatan
pelayanan kesehatan
sarana meningkatk perilaku yang ada.
pelayanan an keluarga  Diskusikan dengan

kesehatan . kemampuan dalam keluarga tentang sarana

dalam mencari pelayanan kesehatan yang

memanfaatk bantuan ada.

an saran kesehatan
pelayanan .
kesehatan.
3. Sabtu Resiko Setelah Setelah Kognitif  Keluarga mampu  Diskusikan dengan
, 24 terjadinya dilakukan dilakukan menyebutkan konsep keluarga tentang
Desem kekambuhan tindakan tindakan penyakit Hepatitis Hepatitis yaitu :
penyakit keperawata keperawat  Keluarga mampu  Jelaskan pengertian
ber
pada An.I n an mencegah kekambuhan Hepatitis
2016
berhubungan selama...h keluarga penyakit Hepatitis
Afektif  Jelaskan penyebab
dengan ari selama... pada An.I Hepatitis
ketidakmampu keluarga .hari  Keluarga mampu

29
an keluarga mampu keluarga menerapakan gaya  Diskusikan dengan
dalam mengenal mampu hidup sehat pada An.I keluarga tentang cara
mengenal masalah mencegah Psikomoto mencegah kekambuhan
masalah kesehatan kekmbuhan r penyakit Hepatitis pada
keluargany penyakit An.I
a hepatitis  Diskusikan dengan
pada An.I keluarga bagaimana Gaya
hidup sehat.

30
CATATAN IMPLEMENTASI
No. Hari /
Waktu Tindakan keperawatan Paraf
Dx. tanggal
1. Senin, 26 16.00-17.00  Mendiskusikan dengan keluarga tentang kenakalan
Desember 2016 wita remaja/pergaulan bebas
 Menjelaskan tentang pengertian kenakalan
remaja/pergaulan bebas.
 Menjelaskan tentang macam-macam kenakalan
remaja/pergaulan bebas seperti penyalahgunaan
NAPZA.
 Menjelaskan tentang akibat dari kenakalan
remaja/pergaulan bebas seperti timbulnya penyakit
HIV/AIDS
 Menjelaskan tentang cara mencegah kenakalan
remaja/pergaulan bebas.
 Mendiskusikan dengan keluarga tentang cara
mencegah kenakalan remaja/pergaulan bebas
 Mendiskusikan dengan keluarga tentang
menghindari kenakalan remaja/pergaulan bebas
 Mendiskusikan dengan keluarga tentang pergaulan

31
An.I di Luar sekolah
2. Selasa, 27 16.00-17.00  Mendiskusikan dengan keluarga tentang pelayanan
Desember 2016 wita kesehatan utama/primer.
 Menjelaskan pengertian puskesmas

 Mendiskusikan dengan keluarga tentang fungsi dan


manfaat sarana pelayanan kesehatan
 mendiskusikan dengan keluarga tentang sarana
pelayanan kesehatan yang ada.
3. Rabu, 28 16.00-17.00  Mendiskusikan dengan keluarga tentang Hepatitis
Desember 2016 wita yaitu :
 Menjelaskan pengertian Hepatitis
 Menjelaskan penyebab Hepatitis

 Mendiskusikan dengan keluarga tentang cara


mencegah kekambuhan penyakit Hepatitis pada An.I
 Mendiskusikan dengan keluarga bagaimana Gaya
hidup sehat

32
EVALUASI KEPERAWATAN
No. Hari /
Evaluasi Paraf
Dx. tanggal/jam
1. Kamis, 29 S :
Desember 2016  Keluarga mengatakan mengetahui dan memahami tentang
kenakalan remaja/pergaulan bebas
 Keluarga mengatakan mengetahui dan memahami sedikit cara
mencegah kenakalan remaja/pergaulan bebas.
 Keluarga mengatakan mengetahui dan memahami tentang
menghindari kenakalan remaja/pergaulan bebas.
 Keluarga mengatakan akan memantau pergaulan An.I pada saat
di luar jam sekolah

O :
 Keluarga mampu menyebutkan tentang kenakalan
remaja/pergaulan bebas
 Keluarga mampu menyebutkan sedikit tentang cara mencegah
kenakalan remaja/pergaulan bebas
 Keluarga mampu menyebutkan tentang menghindari kenakalan
remaja/pergaulan bebas

33
A :masalah teratasi sebagian
P : lanjutkan intervensi
 Menjelaskan kembali tentang cara mencegah kenakalan
remaja/pergaulan bebas.
 Mendiskusikan kembali tentang pergaulan An.I di luar jam
sekolah.

2. Jumat, 30 S :
Desember 2016  Keluarga mengatakan mengetahui tentang pelayanan kesehatan
primer
 Keluarga mengatakan mengetahui dan memahami tentang fungsi
dan manfaat sarana kesehatan.
 Keluarga mengatakan mengetahui tentang sarana pelayanan
kesehatan yang ada di masyarakat.

O :
 Keluarga mampu menyebutkan tentang pelayanan kesehatan
primer
 Keluarga mampu menyebutkan tentang fungsi dan manfaat sarana
kesehatan
 Keluarga mampu menyebutkan sarana kesehatan terdekat yang

34
ada di masyarakat

A :masalah teratasi
P : intervensi dihentikan
.3. Sabtu, 31 S :
Desember 2016  Keluarga mengatakan tidak begitu paham tentang penyakit
hepatitis
 Keluarga mengatakan memahami sedikit tentang cara mencegah
kekambuhan penyakit Heptitis pada An.I
 Keluarga mengatakan mengetahui bagaimana gaya hidup sehat

O :
 Keluarga belum mampu menyebutkan tentang penyakit hepatitis
 Keluarga belum mampu menyebutkan tentang cara mencegah
kekambuhan penyakit hepatitis
 Keluarga mampu menyebutkan bagaimana gaya hidup sehat

A :masalah belum teratasi


P : lanjutkan intervensi
 Menjelaskan kembali kepada keluarga tentang penyakit
Hepatitis

35
 Menjelaskan kembali kepada keluarga tentang cara mencegah
kekambuhan penyakit Hepatitis pada An.I

36
60