Anda di halaman 1dari 4

Soal Ujian stase Onkologi Mei 2020

1. Beda well diff dengan grade 1


Jawab
Well diff merupakan derajat histopatologi yang dikategorikan sebagai grade 1. berdasarkan
3 hal yang dinilai yaitu tubular formation, nuclear pleomorfism, dan mitotic activity.
“Mohon maaf dokter dalam penulisan judul tersebut, saya kurang menambahkan dalam
kurung pada grade 1.

2. Jelaskan dengan lengkap apa yang dimaksud dengan doubling time


Jawab
Doubling time merupakan waktu yang diperlukan sel menjadi double atau ganda dalam hal
jumlah atau ukuran jaringan tersebut menjadi dua kali lipat dan berhubungan dengan siklus
sel tersebut. Doubling tumor merupakan waktu yang digunakan tumor untuk
melipatgandakan ukuran massa tersebut. Doubling tumor juga bisa menjelaskan
(memperkirakan) periode latent antara gangguan akibat adanya karsinogenesis dalam sel
sampai pada waktu tumor secara klinis terdeteksi atau teraba, biasanya Ketika tumor
mecapai ukuran 1 cm atau berat 1 gram dan membutuhkan sekitar 30 kali doubling time
dari satu abnormal sel menjadi tumor yang dapat dirasakan atau diraba. Doubling time
berbeda-beda pada setiap tipe histopatologi dan bahkan berbeda pada tumor-tumor dengan
subtype histopatologi yang sama. Doubling time sangat bervariasi, ada yang dalam waktu
pendek yaitu 10 hari atau bisa sangat lama yaitu dalam hitungan tahun dengan rata-rata
doubling time tumor yaitu 4 bulan.
Doubling Time merupakan substansi ukur yang baik dalam menilai agresivitas tumor.
Sebagai contoh mungkin kanker sudah terjadi pertama kali pada wanita usia 40 tahun, jika
tumor tersebut fast growing mungkin double timenya 2 bulan sehingga akan memakan
waktu 60 bulan (2 bulan x 30) atau 5 tahun sampai pasien merasakan adanya tumor
payudara dan akan terdiagnosis kanker pada usia 45 tahun. Namun jika tumor tersebut slow
growing, dengan doubling time adalah 2 tahun, pasien akan merasakan benjolan atau tumor
pada usia 100 tahun dan mungkin pasien sudah meninggal karena penyebab penyakit lain.
Begitu juga dengan metastasisnya, paling tidak membutuhkan 30 kali doubling time
sampai terasa atau terdiagnosis sebagai tumor metastasis.

3. Apa tanda keganasan pada pemeriksaan USG mamma ?


Jawab
Tanda keganasan pada USG adalah lesi heterogen, lasar, hipoekoik, batas tidak tegas
berspikula dan tidak beraturan, posterior acoustic shadowing, mikrokalsifikasi intralesi,
vaskularisasi intralesi. Selain itu juga bisa ditemukan penebalan kutis dan ligamentum
cooper, distorsi parenkim, infiltrasi ke kutis, otot pektoralis dan fasia.
Hasil pemeriksaan diinterpretasikan dalam Birads dengan pengkategorian
0 = perlu pemeriksaan selanjutnya
1 = tidak ditemukan massa atau kelainan
2 = ditemukan tanda massa benigna
3 = ditemukan massa kecurigaan benigna
4 = ditemukan massa dengan tanda kecurigaan maligna
5 = ditemukan massa dengan kecurigaan sangat tinggi mengarah ke maligna
6 = hasil biopsi mengkonfirm ke arah maligna

4. kemoterapi ini disebut apa ? bagaimana menilai respon ? menurut apa?


Jawab :
Kemoterapi tersebut disebut dengan kemoterapi neoadjuvant. Menilai respon kemoterapi
didasarkan pada volume tumor dan marker tumor.
Penilaian respon kemoterapi
- Complete response
Seluruh kanker atau tumor menghilang, tidak terlihat lagi adanya kanker maupun
metastasis. Tumor marker turun ke angka normal. Respon bertahan lebih dari satu
bulan
- Partial response
Volume kanker mengecil lebih dari 30 persen. Tidak ada lesi baru ataupun metastasis.
Tumor marker angkanya menurun, tapi penyakit masih ada dan respon bertahan lebih
dari satu bulan.
- Stable disease / minimal response
Volume kanker mengecil kurang dari 25 % atau kanker tidak mengecil, juga tidak
tumbuh membesar. Tumor marker juga tidak berubah secara signifikan
- Disease progression
Kanker terlihat tumbuh membesar. Penyakit menunjukkan peningkatan ukuran
volume, juga peningkatan yang signifikan dari tumor marker.

5. Kenapa ditanya menstruasi, dan pemakaian kb ?


Status hormone pada pasien yaitu estrogen dan progesterone berpengaruh atau menjadi
factor resiko terjadinya kanker payudara. Riwayat menarche dan kehamilan pertama
dihitung sebagai interval waktu dimana masa tersebut diaman produksi estrogen terus ada
dan menginduksi pertumbuhan kelerjar payudara. Diferensiasi payudara tidak mencapai
terminalnya hingga kehamilan terjadi. Status menstruasi dan pemakaian KB juga untuk
melihat factor resiko kejadian kanker payudara karena berdasarkan status hormone tersebut
dalam tubuh.
Pajanan estrogen yang berlebih dan hubungannya dengan peningkatan risiko kanker
payudara oleh karena efek estrogen dalam peningkatan kecepatan mitosis sel payudara,
yang mana estrogen mengaktifkan reseptor estrogen pada sel kelenjar payudara dan
menstimulasi proliferasi sel, serta menghambat apoptosis. Peningkatan stimulus mitosis
dapat meningkatkan risiko dalam mutasi sel, sehingga stimulus mitosis yang diberikan oleh
estrogen ini dapat menjadi promoter kanker dan berkontribusi dalam progresi penyakit.
Estrogen juga dapat bertindak sebagai karsinogen jika bereaksi dengan metabolit yang
telah termutasi. Estrogen akan menginduksi penumpukan jaringan adiposa di payudara,
akan mengindukasi konversi periferal dari androgen menjadi estrogen, sehingga jumlah
estrogen akan semakin meningkat, begitu pula dengan kecepatan mitosis sel payudara.

6. kenapa ditanya riwayat keluarga ?


Jawab :
Riwayat keluarga dengan tumor payudara merupakan factor resiko terjadinya tumor
payudara. Pasien dengan Riwayat keluarga tingkat pertama (ibu dan saudara kandung)
mempunyai resiko 4-6 kali disbanding dengan wanita yang tidak mempunyai faktr resiko
ini. Usia saat terkena juga mempengaruhi factor resiko, pasien dengan ibu didiagnosis
kanker payudara saat usia kurang dari 60 tahun resiko meningkat 2 kali. Pasien dengan
keluarga tingkat pertama premenopause menderita bilateral breast cancer mempunyai
resiko 9 kali. Pasien dengan keluarga tingkat pertama post menopause menderita bilateral
breast cancer mempunyai resiko 4 – 5,4 kali. Selain itu Mutaasi gen BRCA1 dan BRCA 2
yang merupakan penyebab dari kanker payudara diturunkan secara autosomal dominant
link pada keturunannya.

7. apa tujuan diperiksa karnofsky skore ? sebutkan nilai2 nya


Jawab :
Karnofsky skor merupakan skor yang digunakan untuk melihat kondisi umum pasien dan
untuk memnentukan kulaitas hidup pasien serta kemampuan dalam menjalankan aktivitas
sehari-hari. Penilaian karnofsky skor untuk melihat kadaan pasien saat ini dan untuk
melihat progresifitas penyakit berdasarkan dari kualitas hidup pasien.
Skor karnofsky :
a. 100% – normal, tanpa keluhan, tanpa gejala penyakit
b. 90% – dapat menjalankan aktifitas sehari-hari, sedikit tanda dan gejala dari
penyakit
c. 80% – aktifitas sehari-hari normal namun sedikit kesulitan, dengan beberapa tanda
dan gejala penyakit
d. 70% – mampu merawat diri sendiri, tapi tidak dapat beraktifitas normal atau bekerja
e. 60% – butuh dampingan dan bantuan orang lain, masih dapat mengurus kebutuhan
dasar pribadi
f. 50% – membutuhkan lebih banyak bantuan orang lain, dan perawatan medis
g. 40% – terbatas pada tempat tidur dan kursi, membutuhkan perawatan medis khusus
h. 30% – terbatas pada tempat tidur saja, tidak dapat mengurus diri sendiri
i. 20% – sakit berat, membutuhkan banyak perawatan dan pengobatan
j. 10% – keadaan kritis, perjalanan penyakit fatal rapid progressive
k. 0% – meninggal.

8. sebutkan definisi ulkus, peau d orange, retraksi papila , skin dimpling, nipple discharge dan
sebut mekanisme nya
Jawab :
a. Ulkus merupakan diskontinuitas jaringan kulit berbentuk cekungan dengan
terdapat jaringan nekrosis dan merupakan luka kronik. Ulkus yang melibatkan kulit
dan jaringan payudara terjadi oleh karena infiltrasi sel kanker ke pembuluh arteri
dan atau arteriol.
b. Peau d’orange tampilan kulit yang menyerupai kulit jeruk. Peau d’orange pada
kanker payudara terjadi karena adanya infiltrasi ke saluran limfatik, terjadi edema
local sehingga menyebabkan tampilan seperti kulit jeruk
c. Retraksi papilla merupakan keadaan tertariknya papilla kea rah dalam. Retraksi
papilla terjadi Ketika tumor menginvasi ductus di belakang papila
d. Skin dimpling merupakan perubahan tampakan kulit yang terlihat menekuk
kedalam. Skin dimpling terjadi saat kanker menginvasi ligamentum suspensorium
cooper dan menyebabkan dermis tertarik sehingga terjadi skin dimpling.
e. Nipple discharge merupakan cairan yang keluar melalui papilla mamma. Hal ini
biasa terjadi pada DCIS (Ductal Carcinoma in situ) atau kanker in situ pada ductus.

9. sebutkan pembagian anatomi kgb aksila ? menurut siapa ?


Jawab
Surgical level (Berg’s level) dari kelenjar getah bening payudara dikelompokkan menjadi
3 yaitu
- Level I (low axillary) yaitu kelompok KGB yang berada di lateral otot pektoralis minor
yang meliputi kelompok KGB mammaria eksterna dan KGB vena aksilaris
- Level II (Mid axillary) yaitu KGB di posterior pektoralis minor yakni KGB sentral
- Level III (High axillary) yaitu KGB di sebelah medial pektoralis minor sampai dengan
ligamentum Halsted yaitu kelompok KGB subklavikula

10. Apa definisi MRM menurut siapa jenis2 nya ?


MRM (Modified Radical Mastectomy) adalah operasi pengangkatan seluruh jaringan
payudara beserta tumor, nipple areola komplek, kulit di atas tumor dan fascia pectoral
(dengan atau tanpa perctoralis minor) serta diseksi aksila level I-II/III
Jenis-jenis MRM :
a. Patey modification
MRM dimana perctoralis minor dibuang dan dilakukan diseksi aksila level III.
Pectoralis major dipertahankan
b. Scanlon modification
MRM dimana pectoralis minor dibelah, tidak dibuang, sehingga tampak KGB level III
dan dilakukan diseksi KGB level III
c. Auchincloss modification
MRM dimana mempertahankan pectoralis mayor dan minor, diseksi KGB aksila
dilakukan hanya pada level I-II.