Anda di halaman 1dari 11

TUGAS PENDAHULUAN

PRAKTIKUM GEOLOGI FISIK


PROGRAM STUDI TEKNIK PERMINYAKKAN
TAHUN 2021

MODUL 2 – Batuan Beku dan Piroklastik

Oleh :
Marcella Agatha Nathania Rimporok
PE-B /101320076

FAKULTAS TEKNOLOGI EKSPLORASI DAN PRODUKSI


UNIVERSITAS PERTAMINA

JAKARTA
2020/2021
PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa jawaban yang saya tulis disini merupakan hasil
pengerjaan sendiri. Jika ada sumber yang digunakan, maka saya mencantumkan sitasinya
dalam teks serta referensinya di daftar pustaka.

Yang Menyatakan,

Marcella Agatha Nathania Rimporok


NIM : 101320076

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM – GEOLOGI FISIK 2021


JAWABAN PERTANYAAN – 1
1. Reaksi Bowen

Reaksi Bowen adalah grafik yang menunjukkan susunan mineral yang dibentuk oleh
magma yang mendingin dengan cara tertentu (proses evolusi magma dan diferensiasi
magma) yang menyebabkan perubahan komposisi mineral magma. Dalam studi yang
dilakukan Norman L. Bowen, ditemukan dari tahun 1929 hingga 1930 bahwa mineral
terbentuk dan dipisahkan dari batuan cair dan mengkristal menjadi magma yang
didinginkan.

a. Discontinuous Series

Di sebelah kiri terdapat discontinuous series (disebut juga mineral mafik), di mana deret

ini dibentuk oleh mineral silikat mangan besi. Mineral-mineral discontinuous series

terbentuk dalam kisaran suhu tertentu dan bereaksi dengan larutan magma yang tersisa.

Mineral pada deret discontinous series yang pertama terbentuk adalah mineral Olivine.

Mineral Olivine terbentuk pada suhu 1800°C. Suhu yang semakin berkurang akan

membentuk mineral Pyroxene, tetapi pada magma yang jenuh oleh SiO2 maka terdapat

anomali bahwa mineral Pyroxyne lah yang akan terbentuk terlebih dahulu. Kejadian

anomali antara mineral Olivine dan Pyroxyne ini disebut pasangan “Ingcongruent

melting” dimana Olivine akan bereaksi dengan larutan sisa dan membentuk Pyroxyne.

Temperatur akan terus turun sampai 1100°C dimana akan terbentuk mineral yang

mengandung kalsium (CaFeSiO). Suhu yang terus menurun sampai dengan 900°C

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM – GEOLOGI FISIK 2021


membentuk mineral amphibole dan mineral biotit terbentuk pada suhu 600° yang

berarti semua besi dan magnesium dalam larutan magma telah habis dipergunakan

untuk membentuk mineral.

b. Continuous Series

Mineral di sebelah kanan termasuk mineral plagioklas. Tujuan dari continuous series

adalah agar mineral awal ikut serta dalam pembentukan mineral lainnya. Reaksi yang

mengubah komposisi plagioklas disebut "larutan padat", dan jika reaksi kesetimbangan

berlangsung terus menerus, berarti kristalisasi Na plagioklas Ca-plagioklas. Ketika

mineral kehilangan Ca, Na akan menggantikan Ca, jadi semakin rendah Ca, semakin

banyak Na, dan sebaliknya, semakin tinggi Ca, semakin kaya Ca, semakin buruk Na.

Dalam hal ini, anorthite adalah plagioklas kaya kalsium, dan Albit adalah plagioklas

kaya natrium.

c. Pertemuan Continous Series dan Discontinous Series


Kedua jalur reaksi sudah berakhir yang mengindikasikan habisnya mineral besi,
magnesium, kalsium dan sodium sehingga menyisakan pottasium, alluminium dan
silica. unsur – unsur sisa tersebutlah yang akan membentuk Potasium Feldspar.
Potasium feldspar yang mendapatkan tekanan yang tinggi, akan berubah menjadi mica
muscovite. larutan magma yang mengandung silica dan oksigen akan berubah menjadi
Quartz (Kuarsa). mineral Kwarsa merupakan mineral yang paling stabil diantara
seluruh mineral Felsik atau mineral Mafik, dan sebaliknya mineral yang terbentuk
pertama kali adalah mineral yang sangat tidak stabil dan mudah sekali terubah menjadi
mineral lain.
(Guru Geografi, 2021)

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM – GEOLOGI FISIK 2021


JAWABAN PERTANYAAN – 2

Sebutkan dan jelaskan tekstur dan struktur dari batuan beku beserta contoh gambarnya!

Struktur Batuan Beku


Berdasarkan tempat pembekuannya batuan beku dibedakan menjadi batuan beku extrusive dan
intrusive.

1. Struktur batuan beku ekstrusif


Batuan beku ekstrusif adalah batuan beku yang proses pembekuannya berlangsung dipermukaan
bumi. Batuan beku ekstrusif adalah lava yang memiliki berbagai struktur diantaranya:

NO STRUKTUR KETERANGAN GAMBAR

struktur yang memperlihatkan suatu masa


1 Masif
batuan yang terlihat seragam.

struktur batuan beku yang terlihat sebagai


2 Sheeting joint
lapisan

struktur yang memperlihatkan batuan terpisah


3 Columnar joint
poligonal seperti batang

struktur yang memperlihatkan lubang-lubang


4 Vesikular pada batuan beku. Lubang ini terbentuk akibat
pelepasan gas pada saat pembekuan

struktur vesikular yang kemudian terisi oleh


5 Amigdaloidal
mineral lain seperti kalsit, kuarsa atau zeolit

struktur yang memperlihatkan adanya


6 Struktur aliran kesejajaran mineral pada arah tertentu akibat
aliran

struktur yang menyerupai bantal yang


7 Pillow lava
bergumpal-gumpal

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM – GEOLOGI FISIK 2021


2. Struktur Batuan Beku Intrusif
Batuan beku ekstrusif adalah batuan beku yang proses pembekuannya berlangsung dibawah
permukaan bumi.

A. Konkordan
Tubuh batuan beku intrusif yang sejajar dengan perlapisan disekitarnya, jenis jenis dari tubuh
batuan ini yaitu :

NO STRUKTUR KETERANGAN GAMBAR

tubuh batuan yang berupa lembaran dan


1 Sill
sejajar dengan perlapisan batuan disekitarnya

tubuh batuan beku yang berbentuk kubah


(dome), dimana perlapisan batuan yang
asalnya datar menjadi melengkung akibat
2 Laccolith penerobosan tubuh batuan ini, sedangkan
bagian dasarnya tetap datar. Diameter laccolih
berkisar dari 2 sampai 4 mil dengan
kedalaman ribuan meter
bentuk tubuh batuan yang merupakan
kebalikan dari laccolith, yaitu bentuk tubuh
batuan yang cembung ke bawah. Lopolith
3 Lopolith
memiliki diameter yang lebih besar dari
laccolith, yaitu puluhan sampai ratusan
kilometer dengan kedalaman ribuan meter.
tubuh batuan beku yang menempati sinklin
atau antiklin yang telah terbentuk sebelumnya.
4 Paccolith
Ketebalan paccolith berkisar antara ratusan
sampai ribuan kilometer.
.

B. Diskordan
Tubuh batuan beku intrusif yang memotong perlapisan batuan disekitarnya. Jenis-jenis tubuh
batuan ini yaitu:

NO STRUKTUR KETERANGAN GAMBAR


tubuh batuan yang memotong perlapisan
disekitarnya dan memiliki bentuk tabular
1 Dyke atau memanjang. Ketebalannya dari
beberapa sentimeter sampai puluhan
kilometer dengan panjang ratusan meter
tubuh batuan yang memiliki ukuran yang
2 Batolith sangat besar yaitu > 100 km2 dan membeku
pada kedalaman yang besar.

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM – GEOLOGI FISIK 2021


tubuh batuan yang mirip dengan Batolith
tetapi ukurannya lebih kecil
3 Stock

Tekstur Batuan Beku

Tekstur batuan beku dapat dibedakan berdasarkan:

A. Tingkat kristalisasi
NO TEKSTUR KETERANGAN GAMBAR

batuan beku yang hampir seluruhnya


1 Holokristalin
disusun oleh kristal

batuan beku yang tersusun oleh


2 Hipokristalin
kristal dan gelas

batuan beku yang hampir seluruhnya


3 Holohyalin
tersusun oleh gelas

B. Ukuran butir
NO TEKSTUR KETERANGAN GAMBAR
batuan beku yang
hampir seluruhmya
1 Phaneritic tersusun oleh mineral-
mineral yang berukuran
kasar.
batuan beku yang hampir
seluruhnya tersusun oleh
2 Aphanitic mineral berukuran halus

C. Bentuk kristal
Bentuk mineral yang terlihat melalui pengamatan mikroskop yaitu:
NO TEKSTUR KETERANGAN GAMBAR
1 Euhedral bentuk kristal yang sempurna
bentuk kristal yang kurang
2 Subhedral
sempurna

bentuk kristal yang tidak


3 Anhedral
sempurna

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM – GEOLOGI FISIK 2021


D. Berdasarkan kombinasi bentuk kristalnya
NO STRUKTUR KETERANGAN GAMBAR
sebagian besar kristalnya dibatasi oleh
Unidiomorf
1 bidang kristal atau bentuk kristal euhedral
(Automorf)
(sempurna)
Hypidiomorf sebagian besar kristalnya berbentuk euhedral
2
(Hypautomorf) dan subhedral
Allotriomorf sebagian besar penyusunnya merupakan
3
(Xenomorf) kristal yang berbentuk anhedral

E. Berdasarkan keseragaman antar butirnya


NO TEKSTUR KETERANGAN GAMBAR
ukuran butir penyusun batuannya
hampir sama
1 Equigranular

ukuran butir penyusun batuannya


tidak sama
2 Inequigranular

(Noor,2012)

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM – GEOLOGI FISIK 2021


JAWABAN PERTANYAAN – 3
Sebutkan dan jelaskan klasifikasi yang ada di batuan beku (Busch, 2015) dan batuan
piroklastik (Fisher, 1966)!

BATUAN BEKU
Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis, "api") adalah jenis batuan yang
terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi,
baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai
batuan ekstrusif (vulkanik). Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan
yang sudah ada, baik di mantel ataupun kerak bumi. (Noor,2012)

(Science Never Dies, 2015)

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM – GEOLOGI FISIK 2021


BATUAN PIROKLASTIK
Piroklastik berasal dari kata dalam bahasa Yunani, dimana pyro berarti api dan klastos berarti
pecah. Tekstur dari batuan tersebut yaitu memiliki ciri terdapat butiran fenokris dan memiliki
massa dasar seperti batuan porfiritik. Struktur dari fragmennya bengkok dan terdeformasi,
tekstur ini terjadi karena erupsi dari ledakan material yang berukuran debu yang dihembuskan
ke udara.
(IlmuGeografi.Com, 2016)

Diagram segitiga peristilahan batuan campuran untuk piroklastik (Fisher 1966)

(Sumber : Geological Melankolia, 2017)

Material piroklastik dapat dikelompokkan berdasarkan ukurannya sebagai berikut (Chmid,


1981 vide Fisher, 1984).

Ukuran Sebutan
Tak terkonsolidasi Terkonsolidasi
(mm) (piroklastik)

64 Bomb, block Bomb,block tephra Aglomerat,breksi


2 Lapillus Tephra lapilli Batu lapilli
piroklastik
1/16 Debu kasar Debu kasar Tuff, debu kasar
1/256 Debu halus Debu halus Tuff, debu halus

(Geological Melankolia, 2017)

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM – GEOLOGI FISIK 2021


REFERENSI

Geological Melankolia. 2017. KLASIFIKASI BATUAN PIROKLASTIK

http://geologicalmelankolia.blogspot.com/2017/03/klasifikasi-batuan-piroklastik.html

Guru Geografi.2021. Seri Reaksi Bowen dan Kristalisasi Magma.


https://www.gurugeografi.id/2017/04/seri-reaksi-bowen-dan-kristalisasi-magma.html diakses
pada 22 Februari 2021 pukul 01.17

IlmuGeografi.Com.2016. Batuan Piroklastik : Pengertian, Struktur dan Klasifikasinya.

https://ilmugeografi.com/geologi/batuan-piroklastik

Noor, Djauhari.2012.Pengantar Geologi Edisi Kedua.Bogor: Fakultas Teknik-Universitas

Pakuan

Science Never Dies. 2015.KLASIFIKASI BATUAN BEKU.


https://geohazard009.wordpress.com/2015/03/11/klasifikasi-batuan-beku/ diakses pada 22
Februari 2021 pukul 22.37

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM – GEOLOGI FISIK 2021