Anda di halaman 1dari 3

Bauran Pemasaran

Bauran pemasaran adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai
tujuan pemasarannya dalam pasar sasaran, yang terdiri dari product, price, place, promotion,
people, process, dan physical evidence.

1. Product:
Product merupakan keseluruhan konsep objek atau proses yang memberikan sejumlah nilai manfaat
pada konsumen.
2. Price:
Penentuan price berfungsi mempengaruhi image produk, serta keputusan konsumen untuk membeli
atau tidak.
3. Place:
Place dalam service merupakan gabungan antara lokasi dan keputusan atas saluran distribusi.
4. Promotion:
Kegiatan promotion dilakukan untuk memperkenalkan produk.
5. People:
People berfungsi sebagai service provider dalam hubungannya dengan pemasaran jasa sangat
mempengaruhi kualitas jasa yang diberikan.
6. Process
Process merupakan gabungan semua aktivitas hal-hal rutin dimana jasa dihasilkan dan disampaikan
pada konsumen.
7. Physical evidence
Physical evidence merupakan lingkungan fisik atau tampilan fisik tempat jasa diciptakan dan
langsung berinteraksi dengan konsumen.

Hasil penelitian

Penilitian mengenai Penilaian konsumen terhadap strategi bauran pemasaran di Rumah Makan Olive
menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi yang digunakan sebagai objek sejumlah 9920
konsumen. Sempel penelitian ini adalah konsumen di rumah makan Olive Chicken yang berjumlah
100 orang dengan teknik nonprobality sampling yakni sampling incidental. Instrumen pengumpulan
data menggunakan angket atau kuesioner dengan Skala Likert.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Novi Dwi Utami menunjukkan bahwa ditinjau dari segi profil
konsumen dan aspek bauran pemasaran adalah sebagai berikut:

1. Profil Konsumen

Hasil penelitian terhadap profil konsumen di rumah makan Olive Chicken ditinjau dari segi jenis
kelamin, pekerjaan, pendapatan per bulan, daerah tempat tinggal, frekuensi kedatangan dan umur
diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

a. Konsumen

Konsumen di rumah makan Olive Chicken mayoritas perempuan,

Hal tersebut sesuai dengan teori yang disebutkan (Basu dan Handoko, 1982) bahwa wanita
mempunyaisifat emosional dan berperilaku konsumtif dibanding pria.

b. Jenis Pekerjaan
Berdasarkan jenis pekerjaan konsumen mayoritas merupakan mahasiswa yang dengan rata-rata
pendapatan < Rp 1.000.000, hal tersebut dipengaruhi lokasi rumah makan yang dekat dengan
kampus atau sekolah.

c. Tempat tinggal

Berdasarkan aspek tempat tinggal, mayoritas konsumen berasal dari kota Yogyakarta, walaupun
ada beberapa yang berasal dari luar kota Yogyakarta.

d. Umur

Jumlah konsumen di rumah makan Olive, Chicken mayoritas berumur 20 tahun. Hasil penelitian
terhadap profil konsumen rumah makan olih ditinjau dari segi umur menguatkan pendapat dari
Loudon dan Bitta (1993) bahwa remaja adalah kelompok yang berorientasi konsumtif karena
remaja suka mencoba hal-hal yang baru, tidak realistik dan cenderung boros. Perilaku konsumtif
pada masa remaja, antara 12-20 tahun dapat terjadi karena usia remaja merupakan masa
peralihan dan pencarian identitas. Frekuensi atau jumlah kedatangan mereka rata-rata 1-3 kali
perbulan.

2. Bauran Pemasaran

Ditinjau dari beberapa aspek bauran pemasaran yaitu, product, price, place, promotion, people,
process dan phisycal evidence terdapat beberapa aspek yang mendapatkan penilian positif dan juga
negatif.

Aspek yang mendapatkan penilaian positif meliputi:

a. Product

Rumah makan Olive Chicken mampu memberikan kualitas product yang sesuai dengan keinginan
konsumen, sehingga konsumen merasa puas dan akan kembali lagi.

b. Price

Rumah makan Olive Chicken mempunyai harga yang terjangkau seperti yang diharapkan konsumen.
Walaupun menawarkan harga terjangkau, namun rumah makan Olive Chicken mempunyai kualitas
produk yang tidak kalah dengan rumah makan yang menawarkan produk ayam goreng yang sama
seperti KFC, MCD, CFC dan lain sebagainya

c. Promotion

Rumah makan Olive Chicken sudah melakukan kegiatan promotion yang dapat mempengaruhi
konsumen untuk membeli dan terlibat dalam event-event tertentu.

d. People

Rumah makan Olive Chicken mempunyai karyawan yang ramah dan mampu berkerja sesuai dengan
bidangnya sehingga dapat memberikan kenyamanan
Aspek yang mendapatkan penilaian negatif meliputi .

a. Place
Melihat penilaian konsumen terhadap aspek place ini dari kategori presepsi memang
menunjukan bahwa konsumen setuju dengan setiap pernyataan, namun sebenarnya konsumen
memiliki harapan yang besar dari lokasi yang disediakan oleh rumah makan Olive Chicken. Selain
lokasi yang strategis rumah makan Olive Chicken sebaiknya juga memperhatikan tempat parkir
yang disediakan agar memberikan kenyamanan kepada konsumen

b. Process
Melihat penilaian konsumen terhadap aspek process ini dari kategori presepsi memang
menunjukan bahwa konsumen setuju dengan setiap penyataan, namun sebenarnya konsumen
memiliki harapan yang besar dari pelayanan yang disediakan oleh rumah makan Olive Chicken.
Rumah makan Olive Chicken dianggap kurang responsif oleh konsumen, oleh karena itu pada
aspek process ini memiliki skor negatif.

c. Physical Evidence
Melihat penilaian konsumen terhadap aspek physical evidence ini dari kategori presepsi
memang menunjukan bahwa konsumen setuju dengan setiap pernyataan, namun sebenarnya
konsumen memiliki harapan yang besar dari tampilan fisik yang dimiliki oleh rumah makan Olive
Chicken. Tata letak dan suasana ruangan rumah makan Olive Chicken kurang menarik menurut
konsumen, selain itu rumah makan Olive Chicken tidak menyediakan ruangan khusus untuk
acara tertentu. Oleh karena itu pada aspek physical evidence ini memiliki skor negatif.

Sumber:

BMP Analisis Kasus Bisnis

http://eprints.uny.ac.id/30760/1/Novi%20Dwi%20Utami%2010511244010.pdf