Anda di halaman 1dari 5

SISTEM MEDIS

Sistem Medis Sebangai Strategi Adaptasi Sosial-Budanya


Sifat adaptasi dari suatu sistem medis nampak jelas dari definisi Dunn yang baru : “pola-
pola dari pranata-pranata sosial dan tradisi-tradisi budanya yang menyangkut perilaku yang
sengaja untuk meningkatkan kesehatan, meskipun hasil dari tingkah laku khusus tersebut
belum tentu kesehatan yang baik.( Dunn 1976:135).

Jane Goodall mendeskripsikan, ketika epidemi poliomyletis menyerang kelompok kera


simpanse yang sedang di pelajari di Tanzania. Dalam ketiadaan keterampilan untuk
menyembuhkan, maka menghidar atau meninggalkan adalah perilaku adaptasi yang
merupakan sejenis obat preventif, di mana”karantina”primitif mengurangi bahaya terkenanya
individu-individu sehat oleh kuman-kuman dan virus yang menular.

Di barat, sejak zaman masehi hingga jaman modern kini,penderita-penderita kustadi


kurtuk untuk hidup di luar dinding-dinding kota dan wajib memberi tahu semua yang mendekati
mereka dengan teriakan “kotor!kotor!”. di bagian dunia yang lain, orang kubu yang berdiam di
tuhan-hutan Sumatra, bila terancam oleh epidemi, mereka melarikan diri lebih ajuh kedalam
hutan dengan meninggalakan para penderita, yang berarti menjatuhkan hukuman mati sosial
kepada mereka sebelum mati secara fisik (Sigerist 1951 : 148).

Kita memandang setiap sistem medis sebagai mencakup semuma kepercanyaan


tentang usaha meningkatkan kesehatan dan tindakan serta pengetahuan ilmia maupun
keterampilan anggota-anggota kelompok yang mendukung sistem tersebut.

Teori Penyakit Dan Sistem Perawatan Kesehatan


Sistem medis dari semua kelompok, dapat dipecah ke dalam lebih sedikit dua ketegori
besar : (1) suatu sistem”teori penyakit” dan (2) sistem perawatan kesehatan”.

Sistem teori penyakit meliputi kepercanyaan-kepercanyaan mengenai ciri-ciri sehat,


sebab-sebab sakit, serta pengobatan suatu peranata sosial yang dan teknik-teknik
penyembuhan lain yang digunakan oleh para dokter.

Sistem perawatan kesehatan adalah melibatkan interaksi antara sejumlah orang,


sedikitnya pasien dan penyembuh. Fungsi perawatan kesehatan adalah untuk memobilisasi
sumber-sumber danya si pasien, yakni keluarganya dan masyarakatnya, untuk menyetakan
mereka dalam mengatasi masalah tersebut.
Beberapa Unsur Universal Dalam Sistem-Sistem Medis
1.Sistem medis adalah bagian integral dari kebudanyaan-kebudanyaan
Sistem medis adalah bagian-bagian dari kebudanyaan pada tingkatan yang lebih abstrak,
yang dalam isi maupun bentuknya mencerminkan pola-pola dan nilai-nilai yang kurang
nampak. Nyakin bahwa masyarakat yang sehat adalah dimana terdapat keseimbangan, di
mana ada keseimbangan, ada suatu distribusi yang seimbang dari berbagai barang, ada
keseimbangan dalam ekonomi, dalam keadilan, dalam kekuasaan, dan sebagainya.

2. Penyakit ditentukan oleh budanya


Penyakit adalah hal yang berbeda; penyakit adalah pengakuan sosial bahwa seseorang
itu tidak bisa menjalankan pesan moralnya secara wajar, dan bahwa harus dilakukan
sesuatu terhadapsituasi tersebut. Harus dibedakan antara penyakit (disease) sebagai suatu
komsep patologi dan penyakit (illness) sebagai suatu konsep kebudanyaan.

Penyakit-penyakit (disease) manusia menjadi penting secara sosial hanya apabila


diidentifikasi sebagai penyakit (illness), suatu kerusakan fisiologis yang nampak
mengancam individu yang bersangkutan dan masyarakat.

3. Semua sistem-sistem medis memiliki segi-segi pencegahan dan


pengobatan
Di kalangan masyarakat rumpu dan masyarakat petani, sulit untuk menenukan pejabat-
pejabat yang dapat mewajibkan atau melarang tingkah laku yang berhubungan dengan
derajad kesehatan. Hal-hal seperti karangtina, wajib imunisasi, standar minum air bersi,
sanitasi pembuagan sampah dan kotoran untuk masyarakt luas, membutuhkan mekanisme
hukum yang biasanya hanya dihubungkan dengan sistem-sistem pemerintah yang telah
berkembang. Hal ini bukan berarti bahwa sistem-sistem tersebut menurut definisinya adalah
medern.

Walaupun banyak praktek-praktek “pencegahan” pribumi tidak lebih dari tahanyul,


beberapa tindakan memberikan hasil, walaupun tidak untuk alasan yang diasumsikan.
Penduduk Mano di Liberia yang mempunyai praktek-praktek kesehatan yang jauh dari ideal
dari sudut pandangan medis, sangat bersih dalam kebiasaan diri mereka. Mereka mandi air
panas tiap senja, makanannya bersi dan di masak dengan baik, sertabuang air dilakukan di
semak-semak, bukan di lingkungan perumahan sehingga bebas dari kutu-kutu. (Harles
1941:73-74).
4. Sistem medis memiliki sejumlah fungsi
Apakah fungsi dari suatu sistem medis?” Untuk memulikan kesehatan pasien kembali
jika mungkin. Sistem teori penyakit adalah lebih jauh dari sekedar penjelasan yang
sederhana mengenai sebab penyakit, seperti yang di bawah ini.

(a) Suatu sistem teori penyakit memberikan rasional bagi pengobatan


Jika penyakit (illness) didefinisikan sebagai akibat masuknya suatu objek karena
ilmu sihir, maka pengeluaran objek itu adalah mutlak bagi kesembuhan si pasien. Jika
penyakit dianggap disebabkan oleh jiwa pasien yang berkeliaran di alam mimpi dan
tidak sempat masuk lagi kedalam tubuhnya waktu dia terbangun. Maka penyembuh
akan berusaha untuk menjebak atau membawa jiwa tersebut untuk masuk kembali
ketubuh.

(b) Suatu sistem teori penyakit menjelaskan “MENGAPA”

“ Mengapa ini terjadi padaku, pada saat ini dan di tempat ini?”. Maka sistem teori
penyakit tidak hanya mendiagnosis sebab dan memberikan pengobatan yang logis,
tetapi juga berhubungan dengan pertanyaan yang lebih luas lagi tentang apa yang telah
menunggu hubungan sosial si pasien. Keseimbangan apakah yang terdapat dalam alam
yang telah terganggu, dan mengapa, dengan tak terduga nasip buruk itu telah menimpa
individu tersebut. Dalam masyarakat tradisional, sedikitnya sistem kausalitas penyakit
jauh melewati sekedar penjelasan tentang apa yang terjadi. Sistem tersebut juga
menjelaskan mengapa, sehingga dengan demikian memantu memuaskan kebutuhan
dasar manusia untuk mengetahui.

(c) Sistem-sistem teori penyakit seringkali menjalankan peran kuat dalam memberi
sanksi dan dorongan norma-norma budanya sosial dan moral

Dalam teradisi Judeo-Kristen, sakit di jelaskan sebagai hukum Tuhan sebagai


akibat keselahan moral atas dosanya. Penyakit individu mencerminkan transgresi
pribadi sedangkan epidemi berarti kegagalan moral sosial yang utama. Ancaman dari
penyakit sebagai akibat dari tingkahlaku yang tidak diterima oleh masyarakat
memainkan peranan yang besar pada banyak masyarakat dalam usaha
mempertahankan aturan-aturan. Tiap penyakit yang gawat, di hubungkan beberapa
tingkahlaku sebelumnya yang menyangkut pelanggaran aturan-aturan normal; penyakit
di jelaskan sebagai ganjaran atas tingkahlaku yang buruk.
(d) Suatu sistem teori penyakit dapat memberikan rasional bagi pelaksanaan
konserpasi

Di kalangan beberapa penduduk pemburu, penangkap ikan, peramu dan petani


sederhana, penjelasan tentang penyakit (disease) memainkan peran yang kuatdalam
pengelolahan makanan yang terbatas. Seseorang yang ingin berburu tidak bias
melakukan hal itu setiap kali is menginginkannya, malainkan baru dapat
melaksanakannya setelah menjalani persiapan yang cukup menegangkan. Tujuannya
adalah agar tidak berburu secara berlebihan.

(e) Suatu sistem teori penyakit dapat mengatasi agrasi


Infaluk adalah sebuah atol kecil dengan penduduk sebanyak 250 orang (pada
saat penelitian), mendiami tanah seluar kira-kira setengah mil persegi, mengitari sebuah
laguna yang dua kali lebih besar dari wilanyah pemukiman. Salah satu kemungkinan
adalah menyalurkannya kembali ke dalan, yang tentunya akan merusak kepribadian
individu yang bersangkutan. Kemungkinan lain yang di temukan ifaluk adalah untuk
memindahkan dorongan agresif tersebut pada objek lain di luar masyarakat manusia.

(f) Peran nasional pengobatan tradisional


Pengobatan tradisional sering memainkan peranan penting dalam
pengembangan kebangsaan nasional, karena dia dapat melambangkan masa silam
negara yang bersangkutan dan tingkatan kebudanyaannya yang tinggi di masa lalu.
Secara singkat, sistem nedis merupakan organisasi yang kaya dan kompleks
yang memberikan banyak peranan dan tujuan. Perhatian yang diberikan hanyalah pada
masalah-masalah penyakit (disease) dan penyakit (illness) yang didefinisikan secara
sempit. Dalam kenyataannya mereka mencerminkan pola-pola dan nilai-nilai dasar dari
kebudanyaannya, dimana mereka merupakan salah satu bagiannya. Apabila di banding
dari konteks yang luas dalam satu lingkungan sosial-budanya yang menyeluru, barulah
tingkah laku sehat dari anggota kelompok manapun dapat dipahami sebelumnya.

Cacatan

Sistem perawatan kesehatan adalah melibatkan interaksi antara sejumlah orang,


sedikitnya pasien dan penyembuh. Fungsi perawatan kesehatan adalah untuk memobilisasi
sumber-sumber danya si pasien, yakni keluarganya dan masyarakatnya, untuk menyetakan
mereka dalam mengatasi masalah tersebut.

Kita memandang setiap sistem medis sebagai mencakup semuma kepercanyaan


tentang usaha meningkatkan kesehatan dan tindakan serta pengetahuan ilmia maupun
keterampilan anggota-anggota kelompok yang mendukung sistem tersebut.