Anda di halaman 1dari 27

Job Evaluation

www.humanikaconsulting.com
Objectives

Sistematis dan faktual akan data


terkait pekerjaan.
Sebagai dasar untuk keadilan dalam
pengadministrasian upah dan gaji.
Manajemen dapat dengan akurat
mengukur dan mengontrol biaya
penggajian.
Menyediakan kerangka kerja untuk
me-review upah dan gaji secara
berkala.
Job Evaluation is …

Proses komparatif nilai


jabatan (baik di dalam
dan di luar organisasi)
yang merupakan
acuan dasar bagi
organisasi untuk
menentukan sistem
kompensasi sehingga
dicapainya internal
equiity. (malkovich,
2 informasi dalam Job
Evaluasi
Job content
adalah tipe performa
kerja, keterampilan dan
pengetahuan yang
diperlukan untuk
melaksanakan jabatan
tersebut.
Job value adalah
derajat kontribusi dan
derajat kesulitan
jabatan dalam
pencapaian tujuan
organisasi.
Job Evaluation –
Objectives

Traditionally In recent times


used for: is also being used
for:
Standardization of • For Job to person
existing wages :
matching
Standardization of • For
existing job Organizational
hierarchy Design and
Analysis
Job Evaluation –
Principles

We evaluate only the job


not the man
The factors for rating
should be clearly defined
and carefully selected.
The final plan should be
Job Evaluation -
methods
NON-ANALYTICAL
METHODS
Ranking system
Paired comparisons
Grade system
ANALYTICAL
Market Pricing
METHODS
• Point system / Hay
Methods
NON-ANALYTICAL
METHODS

Seluruh jabatan dibandingkan satu


sama lain untuk ditempatkan
dalam sebuah urutan dengan
pekerjaan standar yang telah
ditetapkan.
ANALYTICAL METHODS

Analitis, jabatan dianalisis menurut jumlah faktor


atau karakteristiknya, seperti keterampilan,
tanggung jawab dan usaha sehingga menghasilkan
skor numerik dari tiap jabatan yang dievaluasi.

a. Memberi skor nilai pada setiap


faktor menurut tingkat yang
ditetapkan pada faktor tersebut di
dalam pekerjaan.
b. Menjumlahkan nilai tingkat faktor
untuk menghasilkan nilai total.
c. Menempatkan pekerjaan tersebut
atas dasar nilai yang diperoleh ke
Job Evaluation Method
Ranking

Metode ini merupakan metode yang paling


sederhana, tercepat dan termurah. Cara
yang dilakukan adalah evaluator me ranking
jabatan secara keseluruhan berdasarkan
nilai yang dianut oleh organisasi, yang
kemudian disusun berdasarkan pada nilai
jabatan yang tertinggi hingga yang
Ranking
Advantages Disadvantages
1). Tidak ada definisi atau acuan
1). Relatif mudah
2). Sulit dalam melakukan pengurutan
digunakan. kembali ketika terjadi peningkatan
jumlah jabatan dan penambahan
2). Ranking dapat dilakukan pekerjaan
dengan cepat 3). Subyektifitas.
3). Relatif murah 4). Sulit dalam mencari rater dengan
diterapkan. pengetahuan yang cukup untuk
seluruh pekerjaan.
4). Sangat efektif dilakukan 5). Penentuan posisi peringkat
pada sebuah organisasi dipengaruhi oleh gaji yang sudah ada.
yang memiliki sedikit
jabatan (kurang dari 30
jabatan).
Ranking
Classification

Klasifikasi jabatan didasari oleh definisi dari


karakteristik atau kriteria grade, dimana tiap jabatan
akan dimasukkan ke grade yang dianggap cocok
dengan karakteristiknya. Deskripsi suatu grade
merujuk pada beberapa faktor sekaligus, misalnya
ketrampilan, kompetensi, pengalaman, inisiatif dan
tanggung jawab. Jumlah grade biasanya 4 sampai
dengan 8 (Armstrong & Baron, 1996).
Classification

Adventage Disadventa
ge
1). Mudah
digunakan 1). Penilaian
2). Mudah dalam klasifikasi
sifatnya
dipahami
subyektif.
3). Mudah
2). Beberapa
Classification
Point Factor Method

Metode ini merupakan cara yang paling sering


digunakan dan dinilai paling adil. Prinsipnya dengan
menggunakan karakteristik tertentu yang ada pada
jabatan untuk menjadi pembanding antarjabatan.
Karakteristik yang menjadi pembanding antar
jabatan, adalah:
1). Skill (pengalaman, pendidikan,
kemampuan)
2). Responsibilities (Keuangan,
Pengawasan)
3). Effort (Mental dan Fisik)
4). Working Conditions (Location,
Hazards, Lingkungan yang
ekstrem)
Point Factor Method
Adventage Disadventage
1) Lebih obyektif dan memberikan
pertimbangan yang rasional. 1) Lebih kompleks dalam
2) Adanya definisi masing-masing menyusunnya.
tingkatan pada tiap-tiap faktor
2) Penentuan skor faktor dan
3) Memungkinkan memetakan jabatan
dalam kategori tertentu dengan mudah. definisi level bersifat
subyektif.
4) Mudah untuk dilakukan perubahan
dibandingkan metode lainnya.
3) Membutuhkan waktu yang
5) Konsisten dalam penggunaannya. lama dalam
6) Mudah dipahami dan dimengerti oleh menggunakannya.
karyawan
4) Ketelitian dalam
pembuatan metode ini sangat
dibutuhkan.
Point Factor Method
Factor Comparison

Mengidentifikasi sejumlah faktor jabatan yang


akan diperbandingkan derajatnya.
Factor Comparison

Adventage Disadventage

1) Perbandingan 1) jika
jabatan satu ketidakadilan
dengan jabatan ditemukan dalam
lainnya menilai key job
yang digunakan
dibandingkan
sebagai dasar
pada
finansial, maka
comparable
Factor Comparison
Pelaksana Job Evaluation

a. Karyawan Intern
organisasi.
b. Konsultan dari luar
organisasi.
c. Gabungan antara
konsultan dan karyawan
internal organisasi.
Job Evaluation
Committee
Essential to the
success of all job
evaluation
processes is the
presence of expert
judgment.
Dipertimbangkan dalam
Job Evaluation
a. Jenis organisasi
b. Budaya organisasi
c. Jumlah jabatan /
peran yang dicakup
d. Skala dan
keberagaman kelompok
karyawan yang ada
e. Sumber daya yang
tersedia (waktu, orang,
dan anggaran)
Job Evaluation Procedure

1.Establish the purpose


2. Decide single Vs Multiple plan
3. Choose among methods
4. Obtain involvement of relevant stakeholders
5. Evaluate the result
Karya terbaik untuk …