Anda di halaman 1dari 1

Smarter Health

Batu Ginjal (Nefrolitiasis)


Smarter Health

Batu ginjal atau nefrolitiasis adalah sejumlah besar


mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal. Batu
yang muncul dapat memiliki bentuk dan jenis yang
berbeda-beda. Kemunculan batu dalam ginjal biasanya
disebabkan oleh makanan dan minuman yang mengandung
bahan kimia tertentu.

Umumnya, batu pada ginjal berukuran tidak terlalu besar,


hampir menyerupai ukuran butir jagung atau butir garam.
Batu-batu tersebut bisa berwarna kuning atau cokelat, serta
bisa bertekstur lembut ataupun kasar.

Batu ginjal terjadi di sepanjang saluran urin, dimulai dari


ginjal, ureter yang membawa urin menuju kandung kemih,
kandung kemih, sampai uretra yaitu saluran kemih yang
membawa urin ke luar dari tubuh.

Kondisi batu ginjal termasuk kondisi yang cukup umum


terjadi dan biasanya menyerang orang di atas usia 40
tahun. Baik pria ataupun wanita sama-sama memiliki
potensi untuk mengalami gejala batu ginjal, namun
peluang pria untuk terserang gejalanya dua kali lipat lebih
besar dari wanita.

Gejala batu ginjal bisa berkembang di salah satu atau


kedua ginjal dalam tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan
rasa sakit yang luar biasa dan mengakibatkan infeksi ginjal
apabila tidak segera ditangani.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek


kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Hubungi Lewat WhatsApp

Penyebab Batu Ginjal (Nefrolitiasis)


Kandungan kimia dalam makanan dan minuman tertentu
bisa menyebabkan seseorang terkena batu ginjal. Limbah
dari kandungan kimia tersebut akan tertinggal dalam darah
dan membentuk kristal yang terkumpul dalam ginjal.
Seiring waktu, kristal yang terkumpul akan membentuk
benjolan seperti batu yang keras.

Biasanya, limbah yang mengkristal lebih mungkin


terbentuk apabila:

Kurang minum air.


Konsumsi beberapa jenis obat di saat bersamaan.
Memiliki kondisi tertentu yang meningkatkan kadar zat
tertentu dalam urin.

Batu ginjal terbentuk saat urin memiliki kadar mineral


tertentu yang sangat tinggi, seperti kalsium, oksalat, dan
asam urat. Apabila tubuh tidak memiliki kadar urin yang
cukup untuk menurunkan konsentrasi tinggi pada mineral,
batu akan terbentuk.

Bagi penderita batu ginjal yang mengalami gejala secara


berulang meski sudah disembuhkan, beberapa kebiasaan
mungkin menyebabkan gejala batu ginjal tersebut sulit
diredakan. Kebiasaan-kebiasaan itu antara lain:

Konsumsi makanan yang tinggi protein namun rendah


serat secara berlebih.
Kurang melakukan aktivitas fisik atau terus berada di
tempat tidur.
Memiliki riwayat keluarga dengan batu ginjal.
Pernah mengalami gagal ginjal atau infeksi kemih.
Sudah pernah menderita batu ginjal saat masih berusia di
bawah 25 tahun.

Beberapa jenis obat-obatan tertentu juga bisa memicu


munculnya batu dalam ginjal apabila dikonsumsi secara
berlebihan, seperti:

Aspirin, yaitu obat untuk menyembuhkan demam dan


pengencer darah.
Antacid, yaitu obat untuk menetralkan kadar asam
lambung.
Diuretik, yaitu obat untuk menambah kecepatan
pembentukan urin.
Obat untuk perawatan pasien HIV.
Jenis antibiotik tertentu.

Obat Herbal Khusus Ginjal No


1
Banyak Pasien Yang Sembuh​
Obat Alami Khusus Ginjal Resmi Izin BPOM. Paling
Diminati Karena Banyak Testimoni Sembuh.
bliherbal.com

BUKA

Konsultasi Dokter Spesialis Tentang


Batu Ginjal (Nefrolitiasis)
Diagnosa batu ginjal atau nefrolitiasis akan dilakukan oleh
dokter spesialis saluran kemih (urologi). Untuk
memastikan gejala batu ginjal yang diderita, dokter akan
melakukan serangkaian tes berupa:

Tes urin untuk memeriksa infeksi dan potongan batu.


Pemeriksaan batu yang keluar saat buang air kecil.
Tes darah untuk memastikan apakah ginjal masih
berfungsi dengan baik serta memastikan kadar zat
tertentu dalam tubuh yang menyebabkan batu ginjal.

Dokter mungkin akan memberikan alat tertentu kepada


pasien untuk mengumpulkan batu yang keluar saat buang
air kecil. Batu tersebut nantinya akan dianalisa untuk
menentukan metode penyembuhan yang tepat.

Apabila batu ginjal yang diderita cukup akut dan tes


melalui urin tidak berhasil dilakukan, dokter akan
menganjurkan pasien untuk menjalani serangkaian tes
lainnya berupa:

X-ray pada ginjal untuk melihat batu yang ada di dalam


ginjal. Namun, metode ini hanya akan menunjukkan
batu yang berukuran cukup besar dan tidak bisa
mendeteksi batu kecil.
CT Scan dengan pengambilan gambar dari beberapa
sudut pandang. Gambar-gambar tersebut nantinya akan
disatukan menggunakan komputer untuk menunjukkan
kondisi di dalam ginjal dengan lebih jelas.
Ultrasound menggunakan gelombang suara untuk
melihat kondisi dalam ginjal.

Gejala Batu Ginjal (Nefrolitiasis)


Batu ginjal yang berukuran kecil biasanya jarang
menimbulkan gejala tertentu. Bahkan, batu ini sulit
dideteksi melalui urin yang keluar saat buang air kecil.

Sementara, batu ginjal yang berukuran lebih besar dapat


menimbulkan gejala berupa:

Suhu tubuh tinggi


Berkeringat
Mual dan muntah-muntah
Urin berdarah
Infeksi urin
Rasa sakit di perut (beberapa kasus, pria merasakan
nyeri di buah zakar.

Gejala pada batu ginjal tidak selalu muncul secara


langsung setelah batu tumbuh. Biasanya, penderita baru
akan merasakan gejalanya setelah batu semakin membesar
dan bergerak di seputar ginjal sampai ureter.

Ketika batu mulai bergerak, penderita mungkin akan


merasakan sakit di punggung bagian bawah dan rasa ingin
buang air kecil terus menerus. Saat buang air kecil,
penderita akan merasakan perih seperti terbakar pada
kandung kemih.

Cara Mengobati Batu Ginjal


(Nefrolitiasis)
Batu ginjal yang berukuran kecil sering kali sulit dideteksi
dan tidak menimbulkan gejala tertentu. Namun, batu ini
tetap perlu diobati supaya tidak mempengaruhi kinerja
ginjal.

Dokter mungkin akan merekomendasikan pengobatan


dengan:

Obat anti-mual
Lebih banyak minum air dalam sehari
Konsumsi obat pereda nyeri seperti ibuprofen
Obat alpha-blocker untuk memudahkan batu keluar
melalui urin

Pada batu ginjal yang berukuran lebih besar, diperlukan


pengobatan yang lebih signifikan. Batu berukuran besar
biasanya hanya bisa diatasi melalui operasi.

Operasi yang umumnya dilakukan untuk mengangkat batu


ginjal besar adalah:

Shock Wave Lithotripsy (SWL). Prosedur ini dilakukan


dengan memecahkan batu dari luar tubuh menggunakan
gelombang kejut dari alat medis tertentu. Batu yang
pecah nantinya akan keluar melalui urin.
Ureteroskopi. Prosedur ini dilakukan dengan tabung
kecil panjang yang dipasangi kamera di bagian
ujungnya. Tabung tersebut akan dimasukkan ke dalam
tubuh melalui ureter dan kandung kemih.
Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL). Prosedur ini
termasuk prosedur pengangkatan batu ginjal dengan
tindak invasif minimal.

Sambil menunggu batu keluar melalui urin, pasien akan


diberikan obat-obatan untuk dikonsumsi. Obat-obatan
tersebut biasanya berfungsi untuk meredakan nyeri atau
rasa tidak nyaman lainnya yang dirasakan.

Estimasi Biaya Pengobatan Batu


Ginjal (Nefrolitiasis)
Biaya pengobatan batu ginjal atau nefrolitiasis berbeda-
beda, tergantung jenis batu yang ada pada ginjal dan
penanganan yang dilakukan.

Untuk menghitung estimasi biaya pengobatan batu ginjal


atau nefrolitiasis di dalam atau luar negeri, tanyakan pada
Smarter Health.

Mencegah Batu Ginjal (Nefrolitiasis)


Batu ginjal atau nefrolitiasis umumnya lebih mudah
menyerang orang dengan kondisi:

Obesitas
Menderita encok
Pasca operasi usus
Memiliki penyakit ginjal tertentu

Biasanya, salah satu faktor pemicu tumbuhnya batu pada


ginjal adalah zat kimia yang tertinggal di darah. Zat kimia
tersebut bisa saja berasal dari makanan dan minuman yang
dikonsumsi.

Oleh sebab itu, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan


untuk mencegah zat kimia menjadi limbah yang
mengkristal dan terkumpul di ginjal. Upaya-upaya tersebut
antara lain:

Banyak minum air, termasuk jus, teh, atau kopi.


Meminum air mineral dengan tambahan irisan lemon.
Hindari minuman bersoda.
Hindari mengonsumsi terlalu banyak makanan
bergaram.
Kurangi konsumsi makanan yang mengandung protein
terlalu berlebih.
Kurangi konsumsi makanan organik dengan kandungan
oksalat, seperti bayam dan kentang.

Batu ginjal bisa saja muncul dari makanan atau minuman


organik yang dikonsumsi saat diet. Untuk menghindar dari
kondisi batu ginjal, rancanglah program diet sehat yang
seimbang.

Perawatan Pasien Batu Ginjal


(Nefrolitiasis) di Rumah
Setiap pasien batu ginjal menjalani proses perawatan yang
berbeda-beda. Dokter mungkin akan menganjurkan untuk
membatasi atau berhenti mengonsumsi makanan tertentu
yang dicurigai sebagai pemicu pertumbuhan batu ginjal.

Jagalah kebersihan urin dengan mengonsumsi lebih banyak


cairan. Jus, teh, dan kopi memang tidak dianggap sebagai
jenis minuman yang harus dihindari, namun perawatan
dengan air mineral tentunya lebih baik.

Saat tubuh merasa lelah atau saat sedang berada di area


dengan suhu panas, tingkatkan kadar air mineral yang
dikonsumsi. Laksanakan program diet dengan
berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu.

Leave a Comment

Smarter Health
Back to top