Anda di halaman 1dari 16

PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

DINAS PENDIDIKAN
SMA NEGERI 6 OGAN KOMERING ULU
KECAMATAN PENGANDONAN
Jln. Lintas Sumatera Km. 45 Desa Semanding Kec. Pengandonan Kab. Ogan Komering Ulu
Telp. 082881680629 e-mail: sman6oku.yahoo.co.id NSSN : 3011110307006 NPSN : 10604728

PENILAIN KINERJA GURU SMAN 6 OKU


BIODATA GURU
1 Masa Penilaian :
2 Tanggal Penilaian :
3 Jenis Penilaian : Formatip (Formatip/Sumatip)
DATA DIRI
4 Nama :
5 NIP :
6 NUPTK :
7 Tempat/Tanggal lahir :
8 Pangkat/Jabatan/Golongan : Salah input data kolom angka input data
9 TMT sebagai guru :
10 Masa Kerja : tahun bulan
11 Jenis kelamin :
12 Pendidikan terakhir/ Spesialisasi :
13 Program keahlian yang diampu :
14 Jam pelajaran per minggu : 150 (diisi maksimum 24 jam untuk GM/ 150 siswa untuk guru BK)
15 Jenis guru : Guru BK
16 Tugas/Jabatan utama : Guru BK
17 Tugas Tambahan :

18 Tahun sertifikasi :
19 Nomor HP :
DATA SEKOLAH
20 Nama Instansi/Sekolah : SMA Negeri 6 Ogan Komering Ulu
21 Telepon/ Fax : 82881680629
22 Kelurahan : Semanding `
23 Kecamatan : Pengandonan
24 Kabupaten/Kota : Ogan Komering Ulu
25 Provinsi : Sumatera Selatan
,

Pengandonan,
Guru yang bersangkutan,

0
PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU
DINAS PENDIDIKAN
SMA NEGERI 6 OGAN KOMERING ULU
KECAMATAN PENGANDONAN
Jln. Lintas Sumatera Km. 45 Desa Semanding Kec. Pengandonan Kab. Ogan Komering Ulu
Telp. 082881680629 e-mail: sman6oku.yahoo.co.id NSSN : 3011110307006 NPSN : 10604728

PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/ MATA PELAJARAN

Nama
NIP
Tempat/Tanggal lahir
Pangkat/Jabatan/Golongan
TMT sebagai guru
Masa Kerja
Jenis kelamin
Pendidikan terakhir/ Spesialisasi
Program keahlian yang diampu
b Nama Instansi/Sekolah
Telepon/ Fax
Kelurahan
Kecamatan
Kabupaten/Kota
Provinsi

PETUNJUK PENILAIAN : 0 % s.d. 25% nilai 1


Skor 2, jika terpenuhi 26% s.d. 50% nilai 2
Skor 1, jika tyerpenuhi sebagian 51% s.d. 75% nilai 3
Skor 0, jika tidak terpenuhi/ tidak ada bukti 76% s.d. 100% nilai 4

No INDIKATOR KOMPETENSI Skor Jml skor Prosentase Nilai


A PEDAGOGIK
1 Menguasai teori dan praksis pendidikan
Guru BK/Konselor dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK,
1 sesuai dengan landasan dan prinsip-prinsip pendidikan serta pembelajaran
yang aktif, kreatif, mandiri, dan berpusat pada peserta didik/konseli.

Guru BK/Konselor dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK,


2 sesuai dengan usia, tahap perkembangan, dan kebutuhan peserta
didik/konseli.
Guru BK/Konselor dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK,
3 sesuai dengan keragaman latar belakang budaya, ekonomi, dan sosial
peserta didik/konseli
2 Mengaplikasikan perkembangan fisiologis dan psikologis serta perilaku konseli
Peserta didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK
1 sesuai dengan kebutuhan perkembangan mental, emosional, fisik, dan
gender.
Peserta didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK
2
sesuai dengan kebutuhan bakat, minat, dan potensi pribadi.
Peserta didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK
3
sesuai dengan harapan untuk melanjutkan pendidikan dan pilihan karir.
3 Menguasai esensi layanan BK dalam jalur, jenis, dan jenjang satuan pendidikan

2
Layanan BK yang diprogramkan oleh guru BK/Konselor telah memenuhi
1 esensi layanan pada jalur satuan pendidikan formal, nonformal dan
informal.
Layanan BK yang diprogramkan oleh guru BK/Konselor telah memenuhi
2 esensi layanan pada jenis satuan pendidikan umum, kejuruan, keagamaan,
dan khusus.
Layanan BK yang diprogramkan oleh guru BK/Konselor telah memenuhi
3 esensi layanan pada jenjang satuan pendidikan usia dini, dasar dan
menengah, serta tinggi.
4 Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
1 Guru BK/Konselor berpenampilan rapih dan bersih.
Guru BK/Konselor berbicara dengan santun dan jujur kepada peserta
2
didik/konseli.
Guru BK/Konselor bersikap dan mendorong kepada peserta didik/konseli
3
untuk bersikap toleran.
Guru BK/Konselor memperlihatkan konsistensi dan memotivasi peserta
4
didik/konseli dalam melaksanakan ibadah
5 Menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas dan kebebasan memilih
Guru BK/Konselor merencanakan layanan BK yang mengacu kepada
1 pengaplikasian pandangan dinamis tentang manusia sebagai mahluk
bermoral spiritual, sosial, dan individu.
Pelayanan BK yang dirancang oleh Guru BK/Konselor mendorong kepada
2
pengembangan potensi positif individu.
Rancangan pelayanan BK mengacu kepada kebutuhan dan masukan balik
3
peserta didik/konseli.
Pelayanan BK dirancang untuk mengembangkan sikap toleran dalam
4
menjunjung hak azasi manusia pada peserta didik/konseli.
6 Menunjukkan integritas dan stabilitas kepribadian yang kuat
Guru BK/Konselor menunjukkan kepribadian, kestabilan emosi dan perilaku
1
yang terpuji, jujur, sabar, ramah, dan konsisten.
Guru BK/Konselor menunjukkan kepekaan dan bersikap empati terhadap
2
keragaman dan perubahan.
Guru BK/Konselor menampilkan toleransi tinggi terhadap peserta
3
didik/konseli yang menghadapi stres dan frustasi
7 Menampilkan kinerja berkualitas tinggi
Guru BK/Konselor memotivasi peserta didik/konseli untuk berpartisipasi
1
aktif dalam layanan BK yang diberikan.
Guru BK/Konselor melaksanakan pelayanan BK yang efektif sesuai dengan
2 rancangan untuk mencapai tujuan pelayanan BK dalam waktu yang
tersedia.

Guru BK/Konselor melaksanakan tugas layanan BK secara mandiri,


3
disiplin, dan semangat agar peserta didik/konseli berpartisipasi secara aktif.

8 Mengimplementasikan kolaborasi internal di tempat bekerja


Guru lain dapat menunjukkan contoh penggunaan hasil pelayanan BK
1 untuk membantu peserta didik/konseli dalam proses pembelajaran yang
dilakukannya.
Guru BK/Konselor merencanakan pelayanan BK dengan menyertakan
2
pihak-pihak terkait di sekolah.
Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti bagaimana menjelaskan
3
program dan hasil layanan BK kepada pihak-pihak terkait di sekolah.
Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti permintaan guru lain untuk
4
membantu penyelesaian permasalahan pembelajaran.
9 Berperan dalam organisasi dan kegiatan profesi BK
Guru BK/Konselor mentaati Kode Etik organisasi profesi BK (seperti
1
MGBK, ABKIN, atau organisasi profesi sejenis lainnya).
Guru BK/Konselor berpartisipasi aktif dalam proses pengembangan diri
2
melalui organisasi profesi guru BK/Konselor.

3
Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan organisasi profesi BK/Konselor
3
untuk membangun kolaborasi dalam pengembangan program BK.
10 Mengimplementasikan kolaborasi antarprofesi
Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti melakukan interaksi dengan
1
organisasi profesi lain.
Guru BK/Konselor dapat berkolaborasi dengan institusi atau profesi lain
2
untuk mencapai tujuan pelayanan BK.
Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan keahlian lain untuk membantu
3
penyelesaian permasalahan peserta didik/konseli sesuai kebutuhan.
11 Menguasai konsep dan praksis penilaian (assessment) untuk memahami kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli
Guru BK/Konselor dapat mengembangkan instrumen nontes (pedoman
1
wawancara, angket, atau format lainnya) untuk keperluan pelayanan BK.
Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan instrumen nontes untuk
2 mengungkapkan kondisi aktual peserta didik/konseli berkaitan dengan
lingkungan.

Guru BK/Konselor dapat mendeskripsikan penilaian yang digunakan dalam


3
pelayanan BK yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik/konseli.

Guru BK/Konselor dapat memilih jenis penilaian (Instrumen Tugas


Perkembangan/ITP, Alat Ungkap Masalah/AUM, Daftar Cek Masalah/DCM,
4
atau instrumen non tes lainnya) yang sesuai dengan kebutuhan layanan
bimbingan dan konseling.
Guru BK/Konselor dapat mengadministrasikan penilaian (merencanakan,
5 melaksanakan, mengolah data) untuk mengungkapkan kemampuan dasar
dan kecenderungan pribadi peserta didik/konseli.
Guru BK/Konselor dapat mengadministrasikan penilaian (merencanakan,
melaksanakan, mengolah data) untuk mengungkapkan masalah peserta
6
didik/konseli (data catatan pribadi, kemampuan akademik, hasil evaluasi
belajar, dan hasil psikotes).
Guru BK/Konselor dapat menampilkan tanggung jawab profesional sesuai
7 dengan azas BK (misalnya kerahasiaan, keterbukaan, kemutakhiran, dll.)
dalam praktik penilaian
12 Menguasai kerangka teoretik dan praksis BK
Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan hakikat pelayanan BK (tujuan,
1
prinsip, azas, fungsi, dan landasan).
Guru BK/Konselor dapat menentukankan arah profesi bimbingan dan
2
konseling (peran sebagai guru BK/konselor).
3 Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan BK.
Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan pelayanan BK sesuai kondisi
4
dan tuntutan wilayah kerja.
Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan pendekatan /model/jenis
5
pelayanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling.
Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan praktik format (kegiatan)
6
pelayanan BK.
13 Merancang program BK
1 Guru BK/Konselor dapat menganalisis kebutuhan peserta didik/konseli.
Guru BK/Konselor dapat menyusun program pelayanan BK yang
2 berkelanjutan berdasar kebutuhan peserta didik/konseli secara
komprehensif dengan pendekatan perkembangan.
Guru BK/Konselor dapat menyusun rencana pelaksanaan program
3
pelayanan BK.
Guru BK/Konselor dapat merencanakan sarana dan biaya
4
penyelenggaraan program pelayanan BK.
14 Mengimplementasikan program BK yang komprehensif
1 Guru BK/Konselor dapat melaksanakan program pelayanan BK.
Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan
2
pihak terkait dalam pelayanan BK.
Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perkembangan akademik, karier,
3
personal/ pribadi, dan sosial peserta didik/konseli.

4
Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya program pelayanan
4
BK
15 Menilai proses dan hasil kegiatan BK
Guru BK/Konselor dapat melakukan evaluasi proses dan hasil program
1
pelayanan BK.
Guru BK/Konselor dapat melakukan penyesuaian kebutuhan peserta
2
didik/konseli dalam proses pelayanan BK.
Guru BK/Konselor dapat menginformasikan hasil pelaksanaan evaluasi
3
pelayanan BK kepada pihak terkait.
Guru BK/Konselor dapat menggunakan hasil pelaksanaan evaluasi untuk
4 merevisi dan mengembangkan program pelayanan BK berdasarkan
analisis kebutuhan.
16 Memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika profesional
Guru BK/Konselor dapat memberdayakan kekuatan pribadi, dan
1
keprofesionalan guru BK/konselor.
Guru BK/Konselor dapat meminimalisir dampak lingkungan dan
2
keterbatasan pribadi guru BK/konselor.
Guru BK/Konselor dapat menyelenggarakan pelayanan BK sesuai dengan
3
kewenangan dan kode etik profesional guru BK/konselor.
Guru BK/Konselor dapat mempertahankan objektivitas dan menjaga agar
4
tidak larut dengan masalah peserta didik/konseli.
Guru BK/Konselor dapat melaksanakan layanan pendukung sesuai
5 kebutuhan peserta didik/konseli (misalnya alih tangan kasus, kunjungan
rumah, konferensi kasus, instrumen bimbingan, himpunan data)
Guru BK/Konselor dapat menghargai identitas profesional dan
6
pengembangan profesi.
Guru BK/Konselor dapat mendahulukan kepentingan peserta didik/konseli
7
daripada kepentingan pribadi guru BK/konselor.
17 Menguasai konsep dan praksis penelitian dalam BK
Guru BK/Konselor dapat mendeskripsikan jenis dan metode penelitian
1
dalam BK.
2 Guru BK/Konselor mampu merancang penelitian dalam BK.
3 Guru BK/Konselor dapat melaksanakan penelitian dalam BK.
Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan hasil penelitian dalam BK dengan
4
mengakses jurnal yang relevan.

Guru yang bersangkutan, Pengandonan, Agustus 2011


Penilai,

Catatan/ diskusi tindak lanjut:

Mengetahui:
Kepala Sekolah,

5
Wahyu Eko Romadhon,S.Pd,M.M
NIP. 196612131992011001

6
PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU
DINAS PENDIDIKAN
SMA NEGERI 6 OGAN KOMERING ULU
KECAMATAN PENGANDONAN
Jln. Lintas Sumatera Km. 45 Desa Semanding Kec. Pengandonan Kab. Ogan Komering Ulu
Telp. 082881680629 e-mail: sman6oku.yahoo.co.id NSSN : 3011110307006 NPSN : 10604728

PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/ MATA PELAJARAN

a Nama WAHYU EKO ROMADHON,S.Pd.,M.M


NIP 19661213.199201.1.001
Tempat/Tanggal lahir Yogyakarta/ 13 Desember 1966
Pangkat/Jabatan/Golongan GURU MUDA,III/c 3
TMT sebagai guru 1/1/1992
Masa Kerja 12 tahun bulan
Jenis kelamin Laki-laki
Pendidikan terakhir/ Spesialisasi S2/ Fisika
Program keahlian yang diampu Fisika
b Nama Instansi/Sekolah SMA Negeri 6 Ogan Komering Ulu
Telepon/ Fax 82881680629
Kelurahan Semanding
Kecamatan Pengandonan
Kabupaten/Kota Ogan Komering Ulu
Provinsi Sumatera Selatan

PETUNJUK PENILAIAN : 0 % s.d. 25% nilai 1


Skor 2, jika terpenuhi 26% s.d. 50% nilai 2
Skor 1, jika tyerpenuhi sebagian 51% s.d. 75% nilai 3
Skor 0, jika tidak terpenuhi/ tidak ada bukti 76% s.d. 100% nilai 4

No INDIKATOR KOMPETENSI Skor Jml skor Prosentase Nilai


A PEDAGOGIK
1 Menguasai teori dan praksis pendidikan
Guru BK/Konselor dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK,
1 sesuai dengan landasan dan prinsip-prinsip pendidikan serta pembelajaran 2 6 100% 4
yang aktif, kreatif, mandiri, dan berpusat pada peserta didik/konseli.

Guru BK/Konselor dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK,


2 sesuai dengan usia, tahap perkembangan, dan kebutuhan peserta 2
didik/konseli.

Guru BK/Konselor dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK,


3 sesuai dengan keragaman latar belakang budaya, ekonomi, dan sosial 2
peserta didik/konseli

2 Mengaplikasikan perkembangan fisiologis dan psikologis serta perilaku konseli


Peserta didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK
1 sesuai dengan kebutuhan perkembangan mental, emosional, fisik, dan 2 6 100% 4
gender.
Peserta didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK
2 2
sesuai dengan kebutuhan bakat, minat, dan potensi pribadi.

Peserta didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK


3 2
sesuai dengan harapan untuk melanjutkan pendidikan dan pilihan karir.

3 Menguasai esensi layanan BK dalam jalur, jenis, dan jenjang satuan pendidikan

Layanan BK yang diprogramkan oleh guru BK/Konselor telah memenuhi


1 esensi layanan pada jalur satuan pendidikan formal, nonformal dan 2 6 100% 4
informal.

Layanan BK yang diprogramkan oleh guru BK/Konselor telah memenuhi


2 esensi layanan pada jenis satuan pendidikan umum, kejuruan, keagamaan, 2
dan khusus.

Layanan BK yang diprogramkan oleh guru BK/Konselor telah memenuhi


3 esensi layanan pada jenjang satuan pendidikan usia dini, dasar dan 2
menengah, serta tinggi.

4 Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

1 Guru BK/Konselor berpenampilan rapih dan bersih. 2 8 100% 4

Guru BK/Konselor berbicara dengan santun dan jujur kepada peserta


2 2
didik/konseli.

Guru BK/Konselor bersikap dan mendorong kepada peserta didik/konseli


3 2
untuk bersikap toleran.

Guru BK/Konselor memperlihatkan konsistensi dan memotivasi peserta


4 2
didik/konseli dalam melaksanakan ibadah

5 Menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas dan kebebasan memilih
Guru BK/Konselor merencanakan layanan BK yang mengacu kepada
1 pengaplikasian pandangan dinamis tentang manusia sebagai mahluk 2 8 100% 4
bermoral spiritual, sosial, dan individu.

Pelayanan BK yang dirancang oleh Guru BK/Konselor mendorong kepada


2 2
pengembangan potensi positif individu.

Rancangan pelayanan BK mengacu kepada kebutuhan dan masukan balik


3 2
peserta didik/konseli.

Pelayanan BK dirancang untuk mengembangkan sikap toleran dalam


4 2
menjunjung hak azasi manusia pada peserta didik/konseli.

6 Menunjukkan integritas dan stabilitas kepribadian yang kuat

Guru BK/Konselor menunjukkan kepribadian, kestabilan emosi dan perilaku


1 2 6 100% 4
yang terpuji, jujur, sabar, ramah, dan konsisten.
Guru BK/Konselor menunjukkan kepekaan dan bersikap empati terhadap
2 2
keragaman dan perubahan.

Guru BK/Konselor menampilkan toleransi tinggi terhadap peserta


3 2
didik/konseli yang menghadapi stres dan frustasi

7 Menampilkan kinerja berkualitas tinggi

Guru BK/Konselor memotivasi peserta didik/konseli untuk berpartisipasi


1 2 6 100% 4
aktif dalam layanan BK yang diberikan.

Guru BK/Konselor melaksanakan pelayanan BK yang efektif sesuai dengan


2 rancangan untuk mencapai tujuan pelayanan BK dalam waktu yang 2
tersedia.

Guru BK/Konselor melaksanakan tugas layanan BK secara mandiri,


3 2
disiplin, dan semangat agar peserta didik/konseli berpartisipasi secara aktif.

8 Mengimplementasikan kolaborasi internal di tempat bekerja


Guru lain dapat menunjukkan contoh penggunaan hasil pelayanan BK
1 untuk membantu peserta didik/konseli dalam proses pembelajaran yang 2 8 100% 4
dilakukannya.

Guru BK/Konselor merencanakan pelayanan BK dengan menyertakan


2 2
pihak-pihak terkait di sekolah.

Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti bagaimana menjelaskan


3 2
program dan hasil layanan BK kepada pihak-pihak terkait di sekolah.

Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti permintaan guru lain untuk


4 2
membantu penyelesaian permasalahan pembelajaran.

9 Berperan dalam organisasi dan kegiatan profesi BK


Guru BK/Konselor mentaati Kode Etik organisasi profesi BK (seperti
1 2 6 100% 4
MGBK, ABKIN, atau organisasi profesi sejenis lainnya).

Guru BK/Konselor berpartisipasi aktif dalam proses pengembangan diri


2 2
melalui organisasi profesi guru BK/Konselor.

Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan organisasi profesi BK/Konselor


3 2
untuk membangun kolaborasi dalam pengembangan program BK.

10 Mengimplementasikan kolaborasi antarprofesi

Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti melakukan interaksi dengan


1 2 6 100% 4
organisasi profesi lain.

Guru BK/Konselor dapat berkolaborasi dengan institusi atau profesi lain


2 2
untuk mencapai tujuan pelayanan BK.
Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan keahlian lain untuk membantu
3 2
penyelesaian permasalahan peserta didik/konseli sesuai kebutuhan.

11 Menguasai konsep dan praksis penilaian (assessment) untuk memahami kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli

Guru BK/Konselor dapat mengembangkan instrumen nontes (pedoman


1 2 14 100% 4
wawancara, angket, atau format lainnya) untuk keperluan pelayanan BK.

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan instrumen nontes untuk


2 mengungkapkan kondisi aktual peserta didik/konseli berkaitan dengan 2
lingkungan.

Guru BK/Konselor dapat mendeskripsikan penilaian yang digunakan dalam


3 2
pelayanan BK yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik/konseli.

Guru BK/Konselor dapat memilih jenis penilaian (Instrumen Tugas


Perkembangan/ITP, Alat Ungkap Masalah/AUM, Daftar Cek Masalah/DCM,
4 2
atau instrumen non tes lainnya) yang sesuai dengan kebutuhan layanan
bimbingan dan konseling.

Guru BK/Konselor dapat mengadministrasikan penilaian (merencanakan,


5 melaksanakan, mengolah data) untuk mengungkapkan kemampuan dasar 2
dan kecenderungan pribadi peserta didik/konseli.

Guru BK/Konselor dapat mengadministrasikan penilaian (merencanakan,


melaksanakan, mengolah data) untuk mengungkapkan masalah peserta
6 2
didik/konseli (data catatan pribadi, kemampuan akademik, hasil evaluasi
belajar, dan hasil psikotes).

Guru BK/Konselor dapat menampilkan tanggung jawab profesional sesuai


7 dengan azas BK (misalnya kerahasiaan, keterbukaan, kemutakhiran, dll.) 2
dalam praktik penilaian

12 Menguasai kerangka teoretik dan praksis BK

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan hakikat pelayanan BK (tujuan,


1 2 12 100% 4
prinsip, azas, fungsi, dan landasan).

Guru BK/Konselor dapat menentukankan arah profesi bimbingan dan


2 2
konseling (peran sebagai guru BK/konselor).

3 Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan BK. 2

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan pelayanan BK sesuai kondisi


4 2
dan tuntutan wilayah kerja.

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan pendekatan /model/jenis


5 2
pelayanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling.

Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan praktik format (kegiatan)


6 2
pelayanan BK.

13 Merancang program BK
1 Guru BK/Konselor dapat menganalisis kebutuhan peserta didik/konseli. 2 16 200% 4

Guru BK/Konselor dapat menyusun program pelayanan BK yang


2 berkelanjutan berdasar kebutuhan peserta didik/konseli secara 2
komprehensif dengan pendekatan perkembangan.

Guru BK/Konselor dapat menyusun rencana pelaksanaan program


3 2
pelayanan BK.

Guru BK/Konselor dapat merencanakan sarana dan biaya


4 2
penyelenggaraan program pelayanan BK.

14 Mengimplementasikan program BK yang komprehensif

1 Guru BK/Konselor dapat melaksanakan program pelayanan BK. 2 8 100% 4

Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan


2 2
pihak terkait dalam pelayanan BK.

Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perkembangan akademik, karier,


3 2
personal/ pribadi, dan sosial peserta didik/konseli.

Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya program pelayanan


4 2
BK

15 Menilai proses dan hasil kegiatan BK

Guru BK/Konselor dapat melakukan evaluasi proses dan hasil program


1 2 8 100% 4
pelayanan BK.

Guru BK/Konselor dapat melakukan penyesuaian kebutuhan peserta


2 2
didik/konseli dalam proses pelayanan BK.

Guru BK/Konselor dapat menginformasikan hasil pelaksanaan evaluasi


3 2
pelayanan BK kepada pihak terkait.

Guru BK/Konselor dapat menggunakan hasil pelaksanaan evaluasi untuk


4 merevisi dan mengembangkan program pelayanan BK berdasarkan 2
analisis kebutuhan.

16 Memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika profesional

Guru BK/Konselor dapat memberdayakan kekuatan pribadi, dan


1 2 14 100% 4
keprofesionalan guru BK/konselor.

Guru BK/Konselor dapat meminimalisir dampak lingkungan dan


2 2
keterbatasan pribadi guru BK/konselor.

Guru BK/Konselor dapat menyelenggarakan pelayanan BK sesuai dengan


3 2
kewenangan dan kode etik profesional guru BK/konselor.

Guru BK/Konselor dapat mempertahankan objektivitas dan menjaga agar


4 2
tidak larut dengan masalah peserta didik/konseli.
Guru BK/Konselor dapat melaksanakan layanan pendukung sesuai
5 kebutuhan peserta didik/konseli (misalnya alih tangan kasus, kunjungan 2
rumah, konferensi kasus, instrumen bimbingan, himpunan data)

Guru BK/Konselor dapat menghargai identitas profesional dan


6 2
pengembangan profesi.

Guru BK/Konselor dapat mendahulukan kepentingan peserta didik/konseli


7 2
daripada kepentingan pribadi guru BK/konselor.

17 Menguasai konsep dan praksis penelitian dalam BK

Guru BK/Konselor dapat mendeskripsikan jenis dan metode penelitian


1 2 8 100% 4
dalam BK.

2 Guru BK/Konselor mampu merancang penelitian dalam BK. 2

3 Guru BK/Konselor dapat melaksanakan penelitian dalam BK. 2

Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan hasil penelitian dalam BK dengan


4 2
mengakses jurnal yang relevan.

Guru yang bersangkutan, Pengandonan, Agustus 2011


Penilai,

WAHYU EKO ROMADHON,S.Pd.,M.M

Catatan/ diskusi tindak lanjut:

Mengetahui:
Kepala Sekolah,

Wahyu Eko Romadhon,S.Pd,M.M


NIP. 196612131992011001
Lampiran 2C
REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU BP/BK

a Nama :
NIP :
Tempat/Tanggal lahir :
Pangkat/Jabatan/Golongan : GURU MUDA,III/d 4
TMT sebagai guru :
Masa Kerja :
Jenis kelamin :
Pendidikan terakhir/ Spesialisasi :
Program keahlian yang diampu :
Jumlah siswa bimbingan : 150 (Maksimum diisi 150 siswa)
b Nama Instansi/Sekolah :
Telepon/ Fax :
Kelurahan :
Kecamatan :
Kabupaten/Kota :
Provinsi :

Periode Penilaian Formatip Tahun


1/1/2013 sampai 1/31/2013 Sumatip 2013
(tanggal/bulan/tahun) (tanggal/bulan/tahun) Kemajuan

NO KOMPETENSI NILAI *)
A Pedagogik
1 Menguasai teori praktis pendidikan 4
2 Mengaplikasikan perkembangan fisiologis dan psikologis serta perilaku konseli 4
3 Menguasai esensi layanan BK dalam jalur, jenis dan jenjang satuan pendidikan 4
Kepribadian
B
4 Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
4
Menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas, dan kebebasan
5 4
memilih
6 Menunjukkan integritas dan stabilitas kepribadian yang kuat 4
7 Menampilkan kinerja berkualitas tinggi 4
C Sosial
8 Mengimplementasikan kolaborasi internal di tempat bekerja 4
9 Berperan dalam organisasi dan kegiatan profesi BK 4
10 mengimplementasi kolaborasi antar profesi 4

D Profesional
Menguasai konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan dan
11 4
masalah konsel
12 Menguasai kerangka teoritik dan praktik BK 4
13 Merancang progream BK 4
14 Mengimplementasikan program BK yang komprehensif 4
15 Menilai proses dan hasil kegiatan BK 4
16 Memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika profesional guru 4
17 Menguasi konsep dan praksis penelitian dalam BK 4
Jumlah hasil penilaian kinerja guru 68
*) Nilai diisi sesuai laporan dan evaluasi PK Guru. Nilai minimum 1 dan maksimum 4

,
Guru yang dinilai Penilai Kepala Sekolah
-------------------------- --------------------------- -----------------------------------
Lampiran 1D
FORMAT HASIL PENILAIAN KINERJA GURU

a Nama : 0
NIP : 0
Tempat/Tanggal lahir : 0 / Saturday, December 30, 1899
Pangkat/Jabatan/Golongan : GURU MUDA,III/d
TMT sebagai guru : Saturday, December 30, 1899
Masa Kerja : 0 tahun 0 bulan
Jenis kelamin : 0
Pendidikan terakhir/ Spesialisasi : 0
Program keahlian yang diampu : 0
Jumlah siswa bimbingan : 150 (Maksimum diisi 150 siswa)
b Nama Instansi/Sekolah : 0
Telepon/ Fax : 0
Kelurahan : 0
Kecamatan : 0
Kabupaten/Kota : 0
Provinsi : 0

Periode Penilaian Formatip 0 Tahun


1/1/2013 sampai 1/31/2013 Sumatip 0 2013
(tanggal/bulan/tahun) (tanggal/bulan/tahun) Kemajuan 0

Nilai PK Guru Untuk :


1
Pembelajaran/ Bimbingan 68
Konversi nilai PK Guru ke dalamn skala 0-100 sesuai dengan Permeneg & PAN & RM No. 16 tahun 2009
2 dengan rumus : Nilai PKG (100) = (Nilai PKG)/Nilai PKG maksimum x 100
Nilai PK Guru Kelas/ Mata Pelajaran 100
Sebutan dan presentase angka kredit sesuai dengan Pertmenneg PAN dan RB No. 16 Tahun 2009
3
Pembelajaran / Bimbingan Amat baik 125%

Perolehan angka kredit (untuk pembelajaran) yang dihitung berdasarkan rumus berikut :
4 [(AKK-AKPKB-AKP)x(JM/JWM)xNPK]/4
Pembelajaran / Bimbingan 24.38
Perolehan angka kredit tugas tambahan per tahun sebagai : Jml
5 1) Wali Kelas : 5% x 24.38 0.00
2) : 2% x 24.38 0.00
Catatan:
Nomor 5 untuk 1) Kegiagatan selama satu tahun
2) Kegiatan kurang satu tahun ,

Guru yang dinilai Penilai Kepala Sekolah

-------------------------- --------------------------- -----------------------------------

Contoh kegiatatan Tugas Tambahan Guru :


Menjadi Pembimbing khusus Kegiatan satu tahun
Menjadi Wali Kelas Kegiatan satu tahun
Menyusun Kurikulum Kegiatan satu tahun
Pengawas Penilaian dan Evaluasi Kurang satu tahun
Membimbing guru pemula/ program induksi Kegiatan satu tahun
Membimbing program ektra kurikuler Kurang satu tahun
Menjadi Pembimbing pada peny, publikasi ilmiah Kurang satu tahun
Membimbing kelas (Guru Kelas) Kegiatan satu tahun