Anda di halaman 1dari 3

TUGAS UAS PELAYANAN BERFOKUS PASIEN (MK 102)

NAMA : FAHAD

NIM : 20180309148

MARS ESA UNGGUL ANGKATAN 7 KELAS B

DOSEN : Dr. RINA ANINDITA, SE, MM

Morman dan Blakely (Elanain, 2007) OCB adalah perilaku yang sering dilakukan
oleh karyawan untuk mendukung kepentingan organisasi meskipun mereka mungkin
tidak secara langsung mengarah pada keuntungan individu. Meningkatkan kinerja
bukan hanya pada in-role job tapi juga meningkatkan extra-role job nya merupakan
nilai lebih seorang karyawan dalam meningkatkan kemampuan dan aktualisasi diri
didalam organisasi.

Pembahasan terkait dengan stres kerja dan OCB ini sangat berkaitan dengan
perubahan era pelayanan kesehatan saat ini, OCB perlu dikembangkan dalam
organisasi kesehatan dikarenakan kebutuhan terhadap pergeseran pelayanan
kesehatan yang disebabkan perubahan pola pasien dan perubahan sistem
kesehatan yang sedang berjalan saat ini.

menghadapi era disruptif dalam pelayanan kesehatan, OCB dapat menjadi salah
satu solusi dalam meningkatkan kinerja petugas kesehatan, hal ini disebabkan
setiap orang diera ini dipaksa untuk bekerja lebih efektif dan efisien. OCB juga dapat
dijadikan pembelajaran untuk pegawai dilingkungan kerja nya sehingga dapat
menghasilkan persaingan kerja yang positif, saling mendukung dan meningkatkan
keeratan juga kekompakan dalam bekerja.

Selain intu perubahan pola pembiayaan kesehatan nasional juga menambah


pemikiran rumah sakit sebagai pusat pelayaan kesehatan harus menjalankan
organisasi secara efektif dan efisiensi dalam bekeja, maka dapat digambarkan
seorang pegawai yang memiliki perilaku OCB dapat dengan mudah melalui atau
bekerja di era disruptif dan perubahan sistem pelayanan kesehataan saat ini
dikarenakan efek positif dari OCB ini individu itu sendiri, kepada kelompok kerja nya
dan secara menyeluruh berefek terhadap organisasi yang dinaunginya.

Karyawan yang memiliki OCB akan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap
perusahaan tempatnya bekerja, dan dengan sendirinya akan merasa nyaman dan
aman terhadap pekerjaannya. OCB berorientasi pada perilaku dan diharapkan
perilaku tersebut mencerminkan nilai yang dihayati. Sifat dari OCB adalah pragmatis
sehingga dapat diaplikasikan pada  manajemen  perusahaan,  khususnya   yang
berkaitan dengan sumber daya manusia. Perusahaan tidak akan berhasil dengan
baik atau tidak  dapat  bertahan tanpa  ada  anggotanya  yang  bertindak  sebagai
good citizenship atau OCB.

Secara spesifik OCB dapat mempengaruhi kinerja perusahaan dalam hal:


mendorong peningkatan produktivitas manajer dan karyawan; mendorong
penggunaan sumber-sumber daya yang dimiliki perusahaan untuk tujuan yang lebih
spesifik; mengurangi kebutuhan untuk menggunakan sumberdaya organisasi yang
langka pada fungsi pemeliharaan;   menfasilitasi aktivitas koordinasi diantara
anggota tim dan kelompok kerja; lebih meningkatkan kemampuan perusahaan untuk
memelihara dan mempertahankan karyawan yang berkualitas dengan membuat
lingkungan kerja sebagai tempat yang lebih menyenangkan untuk bekerja;
meningkatkan stabilitas kinerja perusahaan dengan mengurangi keragaman variasi
kinerja dari masing-masing unit perusahaan; meningkatkan kemampuan perusahaan
untuk melakukan adaptasi terhadap perubahan lingkungan.

Saya sebagai tenaga medis merasa bahwa OCB sangat baik dalam mendorong
produktifitas dalam bekerja, tentunya dengan meningkatkan kinerja pada pekerjaan
pokok maka OCB dapat diraih dengan mudah sebagai tenaga medis, tugas utama
kita adalah melaukan asuhan dan pelayanan kepada pasien dirumah sakit, tugas ini
menjadi tugas pokok yang wajib dikerjakan dengan baik, pola OCB dapat diterapkan
dengan membantu rumah sakit dalam melakukan promosi kesehatan diuar rumah
sakit seperti penyuluhan di puskesmas, posyandu dan perusahaan. Disisi lain
pekerjaan tambahan yang dilakukan dengan sukarela ini menjadi motivasi kepada
tenaga medis untuk terus belajar dan meng- update ilmu pengetahuannya sehingga
dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.
DAFTAR PUSTAKA

Purbam, D.E. & Seniati, A.N.L. (2004). Pengaruh Kepribadian dan Komitmen Organisasi
terhadap Organizational Citizenship Behavior. Makara, Sosial Humaniora, Vo. 8, No.3,
Desember 2004. 105-111
Davis, K. & Newstrom, J.W. (1996). Perilaku dalam Organisasi. Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Muhdar, H.M .(2018). Organizational Chitizenship Behavior Perusahaan.
http://iaingorontalo.ac.id/berita-172-organizational-citizenship-behavior-perusahaan.html
diakses 24 Juli 2019